IRENE DAN CONAN

(PART 6)

LANJUT CHAPTER 6 !

ENJOY !

MOHON READ AND REVIEW DARI PEMBACA SEMUANYA JIKA TERDAPAT KEKURANGAN..THANKS


KEESOKAN SENIN

Hari senin ini adalah hari yang paling santai untuk Irene, karena ia hanya mengikuti satu mata kuliah praktikum farmasi mulai dari siang hari dan berakhir sore hari, Seperti biasa, Irene dan Sakura berpisah di persimpangan jalan dan akhirnya Irene pulang sendirian.

"Sepertinya selama ini ada yang salah antara aku dengan Kudo, apa ya kesalahanku?", ucap Irene

"Hai Irene !", sahut Conan dari kejauhan

"Hai !", balas Irene dari seberang jalan

Tak sengaja Irene bertemu dengan Conan dan Haibara di tengah jalan. Irene berlari mendekati Conan dan Haibara yang berada di seberang pinggir jalan. Sementara itu, ekspresi Haibara tetap dingin tanpa menyapa Irene seolah acuh.

"Darimana Kudo?,, eh maksudku Shinichi?, kau sudah pulang sekolah ?"

"Sudah Irene, seperti biasanya sekolahku pulang jam segini"

"Begini Shinichi, maafkan aku jika aku selama ini aku keliru memanggilmu Kudo. Itu kan nama marga keluarga kita, seharusnya kau dipanggil Shinichi, bukan Kudo."

"Hahaha..Tidak apa-apa Irene, lagian kita kan saudara, dan untuk apa sapaan itu dipermasalahkan?"

"Sebenarnya sih tidak ada apa-apa Shinichi , hanya saja kita terlihat aneh jika aku memanggil kau Kudo karena kita saudara, kalau orang lain yang bukan saudara memanggilmu Kudo itu baru wajar"

"Ya sudah tidak apa-apa jika aku ingin dipanggil Shinichi"

"Baiklah Shinichi. Lalu Haibara sendiri, apakah kau juga pulang bersama Shinichi ?"

"Iya, seperti biasanya Irene. Terkadang aku pulang bersama Kudo, dan terkadang aku pulang bersama teman-temanku"

"Teman-teman ?, siapa mereka?"

Tak lama kemudian, muncul tiga bocah dari kejauhan yang mengejar dan menyapa Conan serta Haibara. Akhirnya ketiga bocah tersebut berhasil mengejar keduanya dengan penuh kelelahan.

"Hai Conan, Haibara, tunggu kami !", sahut ketiga bocah tersebut.

"Darimana saja kalian?, ditunggu untuk pulang bersama kok tidak muncul-muncul juga?", ucap Conan

"Maaf, kami tadi ada suatu urusan, jadi saja aku dan teman-teman membuat kau dan Haibara menunggu", ungkap gadis mungil bernama Ayumi tersebut

"Lho, kakak perempuan ini siapa yang bersamamu dan Haibara, Conan?" ucap Ayumi sambil menatap dengan penuh keheranan

"Iya, aku juga penasaran. Soalnya aku baru pertama kali melihat perempuan ini. Apakah ada kasus yang harus kita tangani dengan perempuan ini? ", ucap Mitsuhiko

"Sepertinya kau sudah mengenal perempuan ini Conan ?, siapa dia sebenarnya?", ucap Genta.

"Bukan Begitu Mitsuhiko. Sebelumnya, kenalkan dulu, dia adalah Irene. Irene adalah saudara jauhku yang datang dari Amerika. Dia sekarang sedang menempuh kuliah di jurusan Farmasi Universitas Beika", ucap Conan sambil menunjukkannya kepada Irene.

"Wow !, jadi perempuan ini adalah saudara jauh Conan ?", ucap ketiga bocah tersebut dengan penuh kekaguman.

"Benar anak-anak yang manis, senang sekali bisa berkenalan dengan anda semua", ucap Irene dengan senyuman

Akhirnya ketiganya berkenalan dengan Irene. Masing-masing berjabat tangan dengan Irene sambil menyebutkan namanya masing-masing.

"Wah !, senang sekali bisa berkenalan dengan kakak. Kak Irene ternyata baik hati dan ramah ya?", ucap Ayumi dengan kagum

"Terima kasih ya anak manis. Senang juga berkenalan dengan kamu. Kamu juga baik hati dan ramah kok" balas Irene kepada Ayumi dengan tersenyum.

"Lalu kau Mitsuhiko, sebelum berkenalan dengan saya, sepertinya kau ingin menyelidiki diri kakak. Jangan-jangan kau adalah seorang detektif cilik ya?", Tanya Irene kepada Mitsuhiko

" Aku bukan detektif cilik kak Irene, tapi aku adalah anggota dari grup detektif cilik"

"Grup detektif Cilik?, apakah kalian semua adalah anggota grup detektif cilik?"

"Tepat sekali kak Irene, kami telah membentuk Tim ini sejak pertama kali berkenalan dengan Conan. Sebagai bukti keanggotaan, kami memiliki lencana grup ini yang dibuat oleh professor Agasa", ungkap Genta kepada Irene sambil menunjukkan lencananya kepada Irene.

"Begitu. Wah !, kalian hebat sekali !, bisa membuat perkumpulan semacam ini", puji Irene

"Begitulah kak Irene. Walaupun terkadang diantara kami berbeda-beda pendapat, tetapi visi dan misi kami tetap sama", ungkap Ayumi kepada Irene

"Bukan hanya itu saja kak Irene, kami juga selalu memecahkan suatu kasus secara bersama-sama jika ada kasus yang menimpa kami maupun ada orang yang meminta tolong untuk dipecahkan kasusnya", ucap Mitsuhiko kepada Irene

"Kalian benar-benar berbakat !. Kak Irene senang mendengarnya", ucap Irene dengan senyuman

Akhirnya perjalanan Irene pulang menuju apartemennya dilanjutkan lagi. Akan tetapi kali ini Irene ditemani oleh Conan, Haibara beserta Ayumi, Genta, dan Mitsuhiko. Selama perjalanan, Irene mengobrol dengan ketiga teman sekolah Conan dan Haibara tersebut. Canda dan tawa mewarnai obrolan mereka. Irene tampak menikmati obrolan dengan ketiga teman yang baru dikenalnya tersebut. Walaupun secara fisik ketiganya masih bocah SD, namun pemikirinnya hampir sama dengan anak remaja kebanyakan.

"Nah kak Irene, perjalanan kita sampai disini saja, karena tempat tinggalku dan kedua temanku ini berada berdekatan di ujung jalan sana", ucap Ayumi kepada Irene beserta Mitsuhiko dan Genta yang akan berpamitan pada Irene.

"Baiklah Ayumi. Genta dan Mitsuhiko. Kalian hati-hati di jalan ya"

"Baik Kak Irene !", ucap ketiganya secara serentak

"Oh iya kak Irene, sebelum aku pulang, aku ingin memberitahu kalau aku bersama teman-teman dan yang lainnya akan jalan-jalan ke Tropical Land akhir pekan minggu depan. Kalo kakak sendiri mau ikut tidak?", tawar Ayumi kepada Irene

"Dengan senang hati kakak menerima tawaranmu Ayumi"

"Terima Kasih kakak mau ikut ke Tropical land nanti"

"Iya anak manis. Dengan senang hati kakak akan menemani kalian jalan-jalan"

"Kalau begitu kami permisi dulu kak. Sayonara"

"Sayonara juga semua"

Akhirnya ketiganya pergi meninggalkan Irene, Conan dan Haibara. Tak lama setelah itu, Haibara juga berpamitan kepada Conan dan Irene untuk masuk ke rumah Profesor Agasa yang berada di depannya.

"Kudo dan Irene, aku masuk dulu ke rumah profesor", ucap Haibara dengan ekspresi dingin

"Iya Haibara", keduanya menyahut bersamaan

Tak lama setelah itu, Handphone Irene berbunyi karena ada SMS masuk,

Kak Irene,Bisa berkunjung ke rumahku tidak?

Hari ini aku ingin mengajakmu makan malam bersama lagi di rumahku

Kuharap kau bisa datang kak Irene agar acaranya meriah

RAN

Irene pun membalas SMS dari Ran tersebut

Ok Ran, sekarang juga aku kesana

Kebetulan aku bertemu Conan di tengah jalan,jadi aku ke tempatmu bersama Conan

Tunggu aku ya.

"SMS dari siapa Irene?", Tanya Conan

"SMS dari Ran, Shinichi. Katanya hari ini dia mengajakku makan malam bersama seperti beberapa hari yang lalu. Langsung saja kukatakan kalau aku bertemu denganmu dan kita kesana bersama-sama"

"Begitu Irene. Mungkin Ran masih rindu dan ingin bertemu denganmu untuk mengobati rasa rindunya"

"Mungkin saja Shinichi, karena sudah lama aku,kamu, Ran dan yang lainnya tak berjumpa denganku selama bertahun-tahun. Mereka pastinya ingin mengobrol banyak denganku"

Sesampainya di kantor Detektif Mouri yang sekaligus menjadi rumah Ran, Irene dan Conan disambut meriah oleh Ran, Sonoko dan ayah Ran, Kogoro Mouri.

"Selamat datang Irene dan Conan !", sahut ketiganya dengan meriah.

"Terima kasih kak Irene, kau telah datang menghadiri acara ini", sambut Ran dengan senyuman.

"Sama-sama Ran, senang berjumpa dengan kau lagi", balas Irene dengan senyuman.

Ternyata yang memberi kejutan tidak hanya ketiganya saja, tetapi ada dua orang lagi yang baru muncul dari dapur ikut di dalam rumah tersebut.

"Hei !, gadis itu adalah orang yang menabrakku dan kamu beberapa hari yang lalu seusai dia menelpon di trotoar jalan ketika berjalan kaki kan?"

"Benar, aku masih ingat wajah dan gelagatnya"

"Menabrak ?", tanya Ran, Sonoko, Kogoro dan Conan bersamaan

"Iya benar, dia orangnya, tetapi setelah itu dia langsung meminta maaf kepadaku dan berjanji tidak akan mengulanginya"

"Lalu, sebenarnya kalian berdua ini siapa?, kok kalian telah mengenal semua orang yang ada disini?", Tanya Irene

"Sebelumnya kuperkenalkan. Namaku Heiji Hattori"

"Dan aku adalah Kazuha Toyama"

"Aku dan Kazuha adalah teman Ran dan Conan dari Osaka. Aku kesini bersama Kazuha karena sedang ingin berlibur di kota Beika selama beberapa hari dan mengunjungi teman-teman yang ada disini"

"Begitu, aku tak menyangka orang yang menabrakmu dan dia beberapa hari yang lalu ternyata adalah teman kalian semua."

"Sudah, lupakan saja peristiwa itu gadis, lebih baik kita berkenalan dulu biar lebih akrab", ucap Kazuha

Akhirnya Irene berkenalan dan berjabat tangan pada Kazuha dan Heiji dengan ramah seolah-olah tidak pernah ada peristiwa yang terjadi diantara ketiga orang tersebut.

"Nah, kalau begitu, kita mulai saja acara ini", ucap Ran untuk membuka acara tersebut.

Akhirnya acara makan malam bersama pun dimulai. Semuanya makan di satu meja makan khas Jepang secara bersama-sama di ruang tengah. Aneka hidangan buatan Ran yang dibantu oleh teman-temannya tersaji di meja tersebut. Bagi Irene, perkenalan kepada Heiji dan Kazuha pada makan malam tersebut seolah menghapus kejelekan yang terjadi beberapa hari yang lalu. Suasana kekeluargaanpun terlihat disitu. Tak hanya itu, Ran dan Sonoko melanjutkan obrolannya pada kakak kelas SD-nya, Irene dari beberapa hari sebelumnya yang belum terselesaikan.

"Huh akhirnya kenyang juga", ucap Kogoro

"Tapi acara ini benar-benar mempererat pertemenanku dengan kakak kelas SD-ku yang tercinta ini, Kak Irene, bukan begitu Kak Irene?", ucap Ran kepada Irene

"Benar sekali Ran. Aku sangat senang menerima undanganmu lewat SMS. Terlebih bisa mempererat pertemananku dengan adik-adik kelas yang telah kukenal akrab ketika SD dulu", ucap Irene dengan ekspresi bahagia

"Jadi kau adalah kakak kelas Ran dan Sonoko ketika SD?", Tanya Kazuha kepada Irene

"Benar Kazuha, kami adalah teman akrab sejak SD walaupun berbeda angkatan", balas Irene kepada Kazuha

"Begitu. Tak kusangka dunia ini begitu sempit hingga akhirnya kau bisa dipertemukan kembali disini",ucap Kazuha dengan kekaguman.

"Itu berarti kau juga mengenal Sh…", ucap Heiji

Ketika Heiji berbicara, Conan menginterupsinya

"Hattori dan Kak Irene, bisakah kalian keluar dulu bersamaku sebentar?"

"Memangnya ada apa Conan?", Tanya Irene kepada Conan.

"Ada hal yang ingin kubicarakan antara kau dan Hattori. Sebentar saja.

"Ya sudah Conan, asal jangan lama-lama", ucap Irene kepada Conan

"Baik kak Irene"

Akhirnya ketiganya keluar dari ruang tamu rumah Ran dan menuju pintu depan.

"Shinichi, sebenarnya apa yang kau ingin kau bicarakan ?", tanya Irene.

"Apa ?, kau telah mengetahui identitas asli orang ini ?", Tanya Heiji dengan penuh keheranan.

"Benar Heiji, aku telah diceritakan oleh Shinichi tentang identitas dirinya yang sebenarnya"

"Lalu bagaimana kau bisa diceritakan seperti itu?", Tanya Heiji kepada Irene

"Ceritanya panjang sekali, aku dan Shinichi akan menceritakan semua ini"

Akhirnya Conan dan Irene menceritakan itu semua kepada Heiji secara kronologis. Akhirnya Heiji paham mengapa Irene bisa mengetahui permasalahan tersebut.

"Jadi begitu Irene?, kau dan Kudo adalah sepupu kandung?"

"Benar Heiji, aku dan Shinichi adalah sepupu"

"Dan kau sendiri sekarang kembali ke Jepang lagi untuk kuliah disini?"

"Benar Heiji, aku sekarang sedang kuliah di Universitas Beika jurusan farmasi"

"Sudah paham yang telah kujelaskan tadi Hattori?", Tanya Conan kepada Heiji

"Sudah Kudo. Tapi yang terpenting adalah tetap jaga kerahasiaan ini dan tetap mempertahankan rasa saling percaya dan kekeluargaan kepada kalian berdua"

"Baik Heiji", ucap Irene.


TO BE CONTINUED (PART 7)

MOHON REVIEW DARI PARA PEMBACA SEMUA