I think I Love U

.

.

.

.

Pairing:

WonKyu

.

.

Cast:

Choi Siwon

Cho Kyuhyun

.

.

Other Cast:

Kim Heechul

Henry Lau

.

.

Genre:

Drama, Romance

.

.

Disclaimer:

SM, God, Their Parents, Themself

.

.

Warning:

Gaje, Typos, YAOI, OOC, Mpreg

.

.

Rate:

T

.

.

.

.

.

.

Happy reading

.

.

.

.

.

.

"Katakan kau hanya bercanda kan dokter? Istriku tidak mungkin keguguran?." Siwon sangat prustasi mendengar perkataan doktet perihal kyuhyun yang keguguran.

"Sebaiknya kita bicara di ruanganku saja." Siwon mengikuti sang dokter menuju ruangannya.

"Silakan duduk tuan Choi." Siwon duduk tepang di seberang dokyer itu.

"Sebelumnya saya sungguh minta maaf karena tidak bisa menyelamatkan anak Anda, kandungan istri Anda sangat lemah ditambah lagi kondisi fisiknya yang tidak fit menyebabkannya tidak dapat mempertahankan kandungannya."
Tutur sang dokter

"Tapi tadi pagi dia baik-baik saja dok." Sangkal Siwon.

"Kondisi fisiknya bisa berubah drastis jika ia memiliki bebab pikiran dan kelelahan. Apa sebelumnya Anda dan istri Anda maaf sempat bertengkar?" Tanya dokter itu hati-hati takut menyinggung perasaan Siwon.

"Ne, kami sempat berselisih paham."

"Ku harap Anda bisa mengendalikan emosi Anda agar kondisi Istri Anda tidak down mendadak dan satu hal lagi sebaiknya jangan lakukan hubungan 'intim' selama beberapa bulan sampai kondisi istri Anda stabil."

"MWO!. Tapi dok apa hubungannya istri saya yang keguguran dengan melakukan hubungan 'intim'. Apa istri saya mengidap penyakit?" Tanya Siwon dengan raut wajah yang sulit untuk di ekspresikan.

"Sebenarnya begini tuan Choi….."

.

.

Siwon memasuki kamar tempat istrinya di rawat. Ia hampiri sang istri yang belum sadarkan diri karena pengaruh obat bius. Perlahan ia elus perut rata Kyuhyun dengan tatapan sedih.

"Maafkan appa aegya, maaf karena appa tidak bisa menjaga kalian dengan baik. Seharusnya kau masih ada di dalam sini." Air mata Siwon mengalir begitu saja memingat anaknya yang bahkan belum bisa ia sentuh dan ia lihat itu pergi.

"Eeuuggghh…." Erangan kecil keluar dari mulut Kyuhyun, Siwon langsung menoleh ke arah Kyuhyun.

"Aku dimana?" Tanya Kyuhyun lemah.

"Kau di rumah sakit Baby." Jawab Siwon, Kyuhyun tampak sedikit berfikir mungkin ia sedang memingat kejadian sebelum ia tidak sadarkan diri.

Kyuhyun tiba-tiba mengelus perutnya sambil menatap Siwon dengan penuh tanya. Siwon yang mengerti maksud tatap Kyuhyun langsung ikut membelai perut rata Kyuhyun.

"Gwenchana, dia baik-baik saja." Ujar Siwon.

"Kau tidak bohong kan hyung?" Pertanyaan Kyuhyun membuat Siwon tegang. Apa Kyuhyun menyadari kalau aegya nya telah tiada.

"Kenapa kau bertanya seperti itu Baby." Jawab Siwon sedikit gugup seraya membelai wajah Kyuhyun.

"Tadi aku bermimpi ada seorang anak kecil yang memanggilku eomma dan dia minta maaf karena dia harus pergi."

"Itu hanya mimpi jangan dipikirkan ne." Siwon langsung memeluk Kyuhyun erat. Merasa bersalah karena telah membohongi istri tercintanya. Maaf Baby karena aku terpaksa berbohong padamu, ini semua demi kebaikanmu.

Kyuhyun melepaskan pelukannya "Kau tidak akan meninggalkanku kan hyung?" Tanya Kyuhyun hampir menangis, ia baru ingat Siwon akan meninggalkannya sebelum ia merasakan sakit yang amat pada perutnya.

"Aniya, aku tak akan meninggalkanmu Baby. Maafkan hyung ne karena membuatmu bersedih seperti ini." Siwon menghapus jejak-jejak air mata di pipi chubby Kyuhyun.

Kyuhyun langsung memeluk tubuh Siwon sambil berujar 'saranghae' berkali-kali

.

.
Setelah satu minggu di rawat akhirnya Kyuhyun diperbolehkan pulang. Kyuhyun sangat senang karena bisa pulang kembali ke rumahnya, jujur ia tidak suka suasana di rumah sakit karena bau obat-obatan yang menyengat.

"Hyung mau makan apa untuk makan malam nanti biar aku yang memasakkannya." Tanya Kyuhyun yang langsung mendapatkan dead glare dari Siwon.

"Kenapa hyung mematapku seperti itu, aku kan hanya ingin memasak." Kyuhyun merendahkan suaranya dan menunduk tidak berani menatap Siwon.

Siwon menghampiri Kyuhyun dan mengangkat wajah Kyuhyun "Kau dengarkan Baby apa kata dokter, kau tidak boleh kelelahan." Jelas Siwon.

"Tapi aku kan hanya ingin memasak hyung, aku janji tidak akan sampai kelelahan. Swear." Kyuhyun menunjukkan jari telunjuk dan jari tengahnya di hadapan Siwon.

"Aniya, pokoknya tidak boleh. Kau tidak kasian pada uri aegya kalau sampe kau kelelahan, eoh. Aku tidak mau kalau kau sampai masuk rumah sakit lagi, arrachi." Tolak Siwon dan Kyuhyun hanya memanyunkan bibirkan kesal.

CUPP~~~

Siwon mengecup singkat bibir Kyuhyun.

"Kenapa cuma sebentar?" Protes Kyuhyun tidak terima hanya mendapat ciuman singkat.

"Sudah mulai nakal, eoh." Ujar Siwon mencubit hidung Kyuhyun.

Siwon langsung menyambar bibir Kyuhyun tanpa ampun, ia menarik tengkuk Kyuhyun untuk memperdalam ciumannya. Desahan demi desahan keluar dari mulut Kyuhyun.

Ciuman Siwon beralih ke leher jenjang sang istri. Kyuhyun begitu menikmati kiss mark yang diberikan Siwon di beberapa bagian tubuhnya. Kyuhyun tidak tinggal diam begitu saja, ia mulai membuka satu persatu kancing kemeja Siwon. Siwon mulai terbawa suasa, didorongnya tubuh Kyuhyun hingga terlentang di sofa. Tanpa menunggu waktu lama, Siwon langsung menindih tubuh sang istri yang begitu menggota. Perlahan dibukanya kancing kemeja Kyuhyun dan mengekspos sebagian bahu dan dada Kyuhyun.

Tiba-tiba Siwon teringat pesan sang dokter untuk tidak melakukan hubungan intim sampai kondisi Kyuhyun benar-benar pulih. Siwon mengancingkan kembali kemeja milik Kyuhyun kemudian membantu Kyuhyun untuk duduk.

"Kenapa berhenti?" Protes Kyuhyun sambil mempoud bibirnya dan melipat kedua tangannya di depan dada layaknya anak kecil yang sedang ngambek.

"Kau belum pulih Baby, aku tidak mau kau drop lagi karena kita melakukannya." Jelas Siwon tapi tak ada jawaban yang keluar dari mulut Kyuhyun malah bibir yang sedang dipoudkannya itu bertambah maju layaknya seekor bebek.

"Jangan memasang tampang seperti itu atau aku benar-benar tidak bisa mengendalikan diri untuk tidak memakanmu." Ancam Siwon.

Bukannya takut Kyuhyun justru menantang Siwon "Coba makan aku kalau berani." Kyuhyun memdongakkan wajahnya mendekati Siwon seperti menantang Siwon.

PUKK

Siwon menyentil jidat Kyuhyun pelan "Aku sungguh ingin makan tapi makanan yang sesungguhnya."

"YA CHOI SIWON PABBO." Teriak Kyuhyun kesal karena merasa dipermainkan suaminya.

"Hahaha…." Siwon malah tertawa terbahak-bahak melihat tingkah istrinya yang menggemaskan.

"Jangan tertawa." Perintah Kyuhyun sambil berdiri di depan Siwon dengan kedua tangan di pinggangnya. Namun, tawa Siwon justru semakin keras dan tidak bisa dihentikan.

Tiba-tiba Kyuhyun duduk dilantai melipat kedua kakinya dan menyembunyikan wajahnya di lututnya.

"Hiks…hiks.." Siwon langsung menghentikan acara tawanya mendengar isakan Kyuhyun. Ia langsung berlutut di hadapan Kyuhyun dan membelai punggungnya.

"Baby wae? Kenapa menangis?" Tanya Siwon.

"Hiks..hiks..hiks." Kyuhyun tak menjawab, ia terus saja menangis.

"BabyKyu maafkan Wonnie ne. Wonnie janji tak akan melakukannya lagi." Seketika itu Kyuhyun menampakkan wajahnya yang disembunyikannya.

"Yaksok?" Kyuhyun menjulurkan jari telunjuknya. Siwon yang mengerti langsung mengkaitkan jari telunjuknya dengan jari telunjuk Kyuhyun "Yaksok."

"Peluk" Pinta Kyuhyun seraya membentangkan kedua tangannya. Siwon langsung saja menyambar Kyuhyun membawanya ke dalam pelukannya.

"Wonnie kita makan di luar saja ne. Kyunnie mau makan bulboggi, spagetti, pasta, makaroni, pancake, ramyeon, ehmm apalagi ya…" Kyuhyun tampak berfikir makanan apa lagi yang ia inginkan.

"Kenapa banyak sekali, apa kau sanggup menghabiskan semuanya?"

"Aegya appa jahat masa eomma tidak boleh memesan semuanya." Adu Kyuhyun pada aegya nya sambil mengelus perut ratanya. Siwon miris melihatnya, apa ia sanggup terus menerus membohongi Kyuhyun.

"Wonnie kenapa diam, ayo kita pergi makan."

"Ah ne kajja."

.

.
Sebulan telah berlalu dan selama itu pula Kyuhyun tidak tahu perihal keguguran yang ia alami. Kyuhyun berkutat di dapur untuk menyiapkan makanan, selama ini ia belajar memasak dengan Reoywook sahabat semasa SMA. Ia ingin bisa menyiapkan makanan untuk suami dan anaknya.

Saat Kyuhyun akan menyelesaikan bagian akhir dari memasaknya sebuah lengan kekar melingkar di pinggangnya.

"Morning BabyKyu." Sapa Siwon sambil mengecupi leher Kyuhyun.

"Ahh..Wonnie..hhh henti–kan aku arrkk hampir selesai ahh." Tolak Kyuhyun diiringi dengan desahan.

Siwon terus saja menempel pada Kyuhyun hingga Kyuhyun selesai memasak dan meletakkan makanannya di meja makan. Setelah aktivitas menyialkan makanan selesai, Siwon memutar tubuh Kyuhyun menjadi menghadapnya.

"Morning kiss." Setelah berujar itu Siwon langsung menyambar bibir Kyuhyun tanpa ampun.

Pandangan Siwon kemudian beralih ke perut Kyuhyun kemudian mengecupnya "Morning Aegya."

"Hyung ada yang mau aku tanyakan?"

"Kau mau bertanya apa Baby?"

"Kenapa mimpi itu selalu datang? Apa ada yang kau sembunyikan dariku hyung?" Tanya Kyuhyun.

Siwon tahu sangat tahu mimpi yang dimaksud oleh Kyuhyun. Hampir setiap malam Kyuhyun selalu bermimpi bertemu dengan seorang anak kecil yang memanggilnya eomma dan meminta maaf karena harus pergi tidak bisa menemaninya.

"Hyung." Panggil Kyuhyun karena melihat Siwon yang bengong.

"Ah itu.." Siwon ragu untuk mengatakannya atau tidak jadi ia menggantungkan kalimatnya membuat Kyuhyun semakin menaruh curiga.

"Kau menyembunyikan sesuatu kan hyung. Katakan padaku hyung apa yang sebenarnya terjadi." Desak Kyuhyun.

"Itu…" Sungguh Siwon takut mengatakan yang sejujurnya, takut jika kondisi Kyuhyun langsung drop karena mengetahui kenyataan yang sesungguhnya.

"Apa ini ada hubungannya dengan uru aegya?" Pertanyaan Kyuhyun kali ini bagai batu hantam bagi Siwon. Siwon langsung memeluk tubuh Kyuhyun, ia tak sanggup mengatakannya tapi ia harus.

"Mianhae." Satu kata yang meluncur dari mulut Siwon seperti sudah menjawab seluruh pertanyaan Kyuhyun. Seketika itu tangis Kyuhyun pecah karena mengetahui kenyataan pahit ini.

.

.
TBC

.

Hahahahah aku berubah pikiran jadi mau namatin yang ini dulu..
yaho gimana nasib mom selanjutnya?