Nightmare

By Leenahanwoo

Napas Kid menderu, setengah badannya masih tertutupi selimut. Law yang terkejut kemudian terbangun dan mendekati, mengusap bahu Kid yang gemetar.

"Mimpi buruk?" tanyanya pendek. Kid mengangguk sebagai jawaban.

"Killer …"

"Kid," potong Law cepat. "Killer baik-baik saja dan sedang di apartemennya bersama Penguin."

Tanpa banyak bicara, Kid memeluk tubuh Law dan menenangkan diri. Mimpi itu terus menghantui, walau Killer tak pernah menyalahkan. Killer kehilangan sebelah kaki karena kecerobohannya. Jika saja saat itu dia …

"Berhenti menyalahkan dirimu," bisik Law sembari mengusap bahu Kid perlahan. "Killer menyayangimu, kau tahu itu."

Kid mengangguk, walau rasa bersalah itu tak pernah hilang seutuhnya.

(Request by Naruchan11. Keyword: mimpi dan Killer)