Aku Maknae Bukan Berarti Tak Bisa Dewasa

:V-I-X-X:

:Han Sang Hyuk-Hyuk:

::

Dorm VIXX

Nampak Hyuk yang berkali-kali menghembuskan nafas kesal. Dia baru saja selesai membaca beberapa mention dari penggemarnya atau hanya mention numpang lewat.

"Semakin memikirkannya semakin membuatku kesal!" ujar Hyuk.

"Hyuk? Namanya juga maknae! Dia terlalu dimanja!"

"Apa semua maknae memang selalu kurang ajar ya?"

"Selain maknae VIXX siapa lagi memang yang tidak kekanakkan?"

"Hyuk oppa kan maknae yang wajar dong!"

"Dia terlalu dimanja hyungdeulnya!"

"Bahkan saking dimanjanya ia kadang kurang ajar!"

"Ck, mereka saja yang tidak tahu!" gerutunya.

"Hyukkie? Apa yang kau lakukan?" Hongbin datang menghampiri kekasihnya itu dengan segelas coklat hangat.

"Ani, gwaenchana!" jawab Hyuk cuek. dia sedang kesal, oke? Dan dia tak ingin kekasih manisnya itu kena imbasnya.

"Kau ini kenapa sih? Mau cerita?" tanya Hongbin menawarkan.

"Tidak hyung, aku cerita bisa memarahimu nanti!" ujar Hyuk jujur, Hongbin malah mengerjapkan matanya bingung.

"Ne?" Hyuk yang melihatnya hanya tersenyum gemas, ia mencium bibir hyung kesayangannya itu sekilas lalu beranjak dari tempatnya.

"Aku pergi sebentar!" pamit Hyuk.

"Dia kenapa?" bisik Hongbin bingung juga khawatir.

.

.

.

"Hahhh~" Hyuk kembali menghela nafas lelah.

"Ck, kenapa tak mau hilang juga sih?" kesal Hyuk saat perkataan byeolbit dan bukan byeolbit berputar di kepalanya.

"ARRGHHH!" erangnya kesal. Untung tempatnya sekarang berdiri sedang sepi jadinya tak menarik perhatian.

"Kalau diingat, memang aku banyak bersikap kurang ajar pada hyungdeul. Tapi-" nampak Hyuk yang matanya menerawang menatap langit.

"Aku sungguh tak ada maksud apapun~" gumamnya kemudian. Dia menutup matanya sejenak.

"Aku pulang saja!" Hyuk kembali membuka matanya dan beranjak bangun dari tempatnya.

.

.

.

Dorm VIXX

"Aku pul-" perkataan Hyuk terhenti ketika matanya menatap Ravi yang sedang mencium Ken di sofa. Matanya memincing tajam.

"Kalian berhenti atau aku laporkan pada Leo appa?" tanya Hyuk mengancam lengkap dengan seringai jahilnya.

"Eungghh~ Ravihhh... adahh Hyukieeehhh~" Ken melepas ciuman Ravi dan pergi ke dapur untuk menutup rasa malunya dari sosok Hyuk yang menangkapnya berciuman.

"Dasar pengganggu!" kesal Ravi, Hyuk hanya memeletkan lidahnya saja lalu berlalu ke kamarnya dengan Hongbin.

"Kau belum tidur hyung?" Hongbin yang duduk bersandar menatap kekasihnya yang baru saja kembali.

"Kau sudah kembali?" Hyuk mengangguk lalu duduk di tepi ranjang.

"Baru saja. Kenapa belum tidur? Jarang kan kita dapat waktu luang~" Hongbin menggelengkan kepalanya sejenak. Jemari panjang Hyuk merapikan tatanan rambut hitam kekasih manisnya itu. seulas senyum terkembang di bibir Hongbin.

"Kau sudah baikan, Hyukiie?" Hyuk tertawa pelan dan mengangguk. Dia tahu kalau kekasihnya ini pasti akan mengkhwatirkannya. Beruntungnya dia mendapatkan Hongbin.

"Mian hyung aku tadi mengacuhkanmu~" ujar Hyuk bersalah, Hongbin mengangguk.

"Ne, gwaenchana aku tahu kau ada masalah meski kau sendiri tak bercerita!" ujar Hongbin ceria. Hyuk tertawa pelan, dia mencubit gemas hidung Hongbin lalu mencium sekilas bibir kekasihnya.

"Oh ne, Hyukkie aku tadi melihat mention yang sempat kau buka!" ujar Hongbin, Hyuk menghela nafas, baru saja ia lupa soal itu sekarang kekasihnya malah mengingatkannya.

"Kau bukan maknae manja kok! Hakyeon hyung memang sengaja memanjakanmu karena ia menganggapmu sebagai anaknya. Tenang saja, aku yakin kau juga punya alasan kan bersikap kurang ajar pada kami, hm?" Hyuk tersenyum kecil lalu mengangguk. Ia berbaring di sebelah Hongbin, dan namja manis itu ikut berbaring menyamping, sehingga sekarang mereka berhadapan.

"Jangan kau pikirkan perkataan mereka. Mereka tidak tahu apa yang terjadi sebenarnya. Kau jauh lebih bisa bersikap dewasa dibanding Ravi!" ujar Hongbin menghibur.

"Ne arraseoyo~" Hyuk memainkan jemarinya di rambut Hongbin.

"Kalau kau tidak bisa bersikap dewasa, untuk apa kau jadi semeku, Han Sang Hyuk?" Hyuk mencium bibir Hongbin lembut nan menutut. Menyampaikan rasa cinta dan terima kasihnya.

"Ermmhh~ cppkk~ Hyukkieehh~" Hyuk melepas ciumannya, saliva yang menetes ia usap lembut.

"Gomawo hyung, saranghae~" Hongbin mengangguk dengan senyum manis hingga dimplenya terlihat.

"Ne, na do!" balas Hongbin.

"Ayo tidur, besok jadwal padat sudah menunggu kita. Aku tak mau kau sakit!" ujar Hyuk. Hongbin mengangguk.

"Ne!" sahut Hongbin ceria. Hyuk tertawa pelan, ia peluk tubuh Hongbin.

"Gomawo saranghae~" lirih Hyuk sebelum terlelap.

.

.

'Bukan karena aku maknae aku tak bisa bersikap dewasa!'

.

.

END


oke ini HyukBin dan ini chap udah end

tapi tenang, bakal ada ff VIXX lainnya yang menyusul dengan cast yang sudah ditentukan

oke, review, read, fav, and follow

saranghae^^

mian ne kalau agak aneh chap yang ini