Camping tinggal 4 hari lagi.

Dan Jungkook hanya ingin menyerah namun saat kenangan Taehyung membentaknya, Taehyung menghinanya, Taehyung yang selalu bersikap dingin padanya, Jungkook tersenyum kecil. Entah, ia masih mengingat sebulan tanpa malu ia mengejar pangerannya, bahkan terkesan seperti masochist yang semakin gila jika disakiti. Kenapa kemarin ia bisa kuat lalu sekarang, saat mendekati waktunya, ia malah ingin menyerah?

Apa memang dari awal ini sudah salah?

"Kookie~" Jungkook bahkan malas untuk melakukan apapun pagi ini, apalagi membalas sapaan penuh ceria dari kakak kelasnya yang paling tenar, Jung Hoseok yang merupakan ketua dari organisasi mading di sekolahnya. Organisasi yang cukup besar dengan setiap hari mengolah gosip yang ada.

"Kau sudah dengar? Tidak pasti belum dengar- karena ini eksklusif untukmu! Hanya untukmu, Jeon!" Jungkook hanya memutar kepalanya malas, kasihan kakak kelasnya sudah begini cerewet dan membuang tenaga.

"Hm hyung ada apa?"

"Nah! Sini-sini!" Hoseok meraih kepalanya, mengarahkan bibirnya ke telinganya. Membisikan sesuatu, dan bisikan tersebut berhasil membuat yang lebih muda membola dengan mulut yang terbuka.

"Ini eksklusif kan! Bagaimana? Beritaku memang paling-"

"Kau-kau serius- hyung?" Entah kenapa rasanya sangat sakit, hatinya sesak luar biasa.

"Tentu saja!"

Dan Jungkook rasanya hanya ingin menyerah saja.

"Camping nanti ada acara api unggun kan? dan saat api unggun ada acara menari dan biasanya disitu kita akan menyatakan perasaan kita untuk seseorang! Dan kabarnya Taehyung- Pangeran kelas sebelahmu telah menerima ajakan dari wanita tercantik dari sekolah kita- Lisa untuk menari bersama!"

~Love Fighter!~

"Hari ini tidak usah mengajariku, aku lelah."

Jungkook menghela napas saat laporan terkirim didapatnya. Ia hanya tidak sanggup untuk bertemu Taehyung saat ini, jadi ia hanya bisa mengirimkan pesan. Pesan yang paling singkat yang pernah Jungkook kirim untuk Taehyung. Hati kecilnya berharap, agar Taehyung sedikit saja merasa aneh dengan pesan singkat yang dikirimnya, tapi gosip tentang Lisa sunbae dan Taehyung- hah, Lisa canti sekali dan Taehyung tampan. Ya, mereka cocok.

Hatinya kacau sekali.

Kepala mungilnya berkecamuk, bagaimana ia bisa kalah start untuk mengajak Taehyung berdansa sih?

Eh tapi mana mungkin aku berdansa dengannya, karena pasti aku akan berjalan dengan tangan dibawah.

Jungkook bahkan membolos hari ini, bersembunyi di ujung perpustakaan, menghindari siapa saja yang mungkin menegurnya dalam keadaan benar-benar kacau, apalagi Taehyung atau apalagi Lisa. Tapi-

"Oh- hai! Jung- Jeon Jungkook, ya?"

Bangsat, Jungkook mengumpat. Itu Lisa, kakak kelas tercantik dan termanis lalu pintar dalam segala hal dan jago dalam bermusik dan sangat ahli dalam bahasa inggris- dan dia adalah pasangan dansa dari Kim Taehyung dan- Sialan. Sialan. Sialan.

"Ya, sunbae? Kenapa disini?" Uh-oh kenapa disini? Apa pantas bertanya begitu pada senior?

"Ingin mencari referensi tentang berdansa!" Lisa tersenyum manis dan Jungkook ingin muntah.

"Kau, sedang apa? Membolos ya? Bagaimana mau pintar jika membolos Kookie-ah?" Lisa tertawa kecil, harusnya itu sangat manis bagi semua yang melihat.

Tapi- dasar sok cantik! Mentang-mentang sudah pintar lalu bisa menghina orang! Membolos? Kau pikir ini gara-gara siapa bodoh? Dasar! Orang seperti ini tidak pantas untuk Taehyung-ku! Tentu saja itu ungkapan penuh kejujuran Jungkook yang terucap keras di dalam hati, ya tentu saja di dalam hati.

"Tidak sunbae, aku hanya sedang tidak enak badan." Tersenyum kecil, formalitas untuk senior.

"Sakit? Kenapa tidak ke UKS? Kau ini lucu sekali sih!" Dan- dan-dan hei! Lisa mencubit pipi Jungkook!

Dia- saingan terberatku- mencubit pipi yang mutlak- seharusnya- hanya boleh disentuh oleh Taehyungku- yang mutlak hanya boleh dicium Taehyungku! sunbae kurang ajar!

"Ah sunbae jangan cubit-cubit, sakit tau!" Jungkook sedikit ketus, guys!

"Ih habis kamu lucu sih!" Lisa tersenyum manis lagi.

Kamu? Kenapa perempuan sok cantik ini sangat sok akrab? Benar-benar tidak pantas untuk pangeranku!

"Kamu tau tidak? Camping nanti aku akan berdansa dengan Kim Taehyung! Aaaaa~ senangnyaaa!"

Ya, selamat bersenang-senang. Dan selamat berduka untukku!

"Aku akan menyatakan cintaku padanya, aku bahkan sudah menyiapkan kejutan untuknya! Dan oh iya- kau kan dekat dengannya ya? Kau temannya kan? Apa dia cerita sesuatu? Pasti dia senang ya berdansa denganku?"

Kau pikir aku mau tau?

"Doakan aku semoga aku berhasil ya Kookie-ah! Dan oh iya- satu lagi tapi jangan bilang Taehyung ya!-"

Jungkook memutar bola mata saat seniornya itu mendekati telinganya dan berbisik-

"Aku akan mencium Taehyung saat dansa nanti!"

Dan Jungkook lemas.

TBC!

Halo! Saya apdet lagi, semoga masih ada yang nunggu ya! Ini gaakan lama lagi end, ga sampe 4 chap lg tapi gatau deh ehe. Maaf ya kalo ga panjang, gatau knp lg mau apdet segini, tp ff lain jg apdet soalnya ehe. Kenapa Lisa? Coz we gonna get it ma luv u can bet it on black we gon double the stack on them whuh!/ngerap/

Tetep review yaaa SiStah~