Tittle : Hello / Goodbye
Genre : Friendship/Romance
Rating : T
Main Cast : Song Yunhyeong & Jung Chanwoo
Other Cast : YG Family
Disclaimer : Cast milik orang tua dan agency owe cuman minjem nama doang
Warning : Typo berdesir bagai ombak di samudra,cerita abal abal, BL
.
.
Halo dedek balik
Kali bawa yunchan
Banyak banget yang nge review minta yunchan
Nih dedek kasih yunchan nih tapi reviewnya jangan lupa ya
Awas kalo gak review
Happen reading
.
.
Get Ready, Showtime
.
.
'Hello, I know you
But you don't know me
We haven't talked for all this time
I just looked at you hanging out from far away'
'hai Yunhyeong hyung' batin Chanwoo saat melihat senior yang ia sukai melewati gerbang
Chanwoo mengenal sunbaenya itu tapi ia tak mengenalnya dan mereka juga tak pernah berbicara sebelumnya, Chanwoo hanya melihatnya dari kejauhan dan tak pernah berani mendekatinya.
'Should I approach you or not? Should I talk to you or not?
Would this hello sound better or that? Would you greet me back?
I only think about it again today and the opportunity leaves'
'apa aku harus menghampirimu atau tidak? apa aku bisa berbicara denganmu Yunhyeong sunbae?' pikir Chanwoo
'apa suaraku bagus saat mengucapkan halo padamu sunbae? apa kau akan mengucapkan salam balik padaku?' batinnya
'aku hanya berpikir lagi hari ini dan jawabannya mungkin kau akan meninggalkanku' lanjutnya
Chanwoo mendesah pelan ditidurkannya kepalanya yang terasa berat di meja sekolahnya dan memejamkan matanya perlahan
'Do you know how lonely it is to be alone?
Do you know how sad I get when I see you avoiding me?'
"Chanwoo-ya ireona" Donghyuk yang merupakan teman sebangku Chanwoo membangunkannya yang tertidur karena guru killer mereka Mr. Kwon telah memasuki kelas
Chanwoo menggeliat pelan, Donghyuk yang meilhat respon temannya segera menggoncangkan tubuh gajah/? milik Chanwoo
Chanwoo segera terbangun setelah merasakan goncangan pada tubuhnya dan mengusap pelan matanya agar bisa membuka matanya perlahan.
Segera ia membernarkan duduknya saat melihat Mr. Kwon sedang mengajar.
Saat pelajaran berlangsung Chanwoo tak dapat fokus pada materi yang diterangkan pada Mr. Kwon ia hanya meilhat keluar jendela tepat ke lapangan basket dan mendapati sosok manis yang selama ini menjadi incarannya siapa lagi kalau bukan Song Yunhyeong yang sedang bermain basket dengan teman sekelasnya.
Chanwoo mengembangkan senyumnya saat melihat pangerannya bermain basket sungguh sangat keren saat sang pangeran bermain basket, ingin sekali ia menyeka keringat sang pangeran tapi dibuangnya pikirannya itu karena ia tau ia bukan siapa-siapa dari sang primadona sekolahnya itu.
'hyung kau tau aku sangat kesepian disini' batin Chanwoo
Tanpa sengaja mata mereka bertemu pandang tapi dengan cepat Yunhyeong memutus kontak mereka.
'hyung kenapa kau seperti menghindari kontak mata denganku?' pikir Chanwoo
'Don't leave me far behind
Leave me right here like this
Just being with you all together
Will make me feel secure
Don't leave me alone
Let me be with you all
Just being with you all together
Will make me feel secure'
Selama seminggu setelah kejadian 'kontak mata dengan pangerannya, Chanwoo berusaha memberanikan dirinya untuk mendekati sang pangeran.
Saat di kantin, Chanwoo melihat sang pangeran pujaan hatinya sedang duduk sendiri emnunggu pesanannya melihat keadaan tak disia-siakannya keadaan itu. Chanwoo segera berjalan mendekati Yunhyeong yang tak jauh dari tempatnya berdiri, belum sampai ia ke tempat tujuan sang pangerannya segera pergi menjauh dari tempatnya karena ditarik teman-temannya.
'hyung jangan tinggalkan aku seperti ini' teriak Chanwoo dalam hatinya
'aku hanya ingin bersamamu hyung dan berada disampingmu hyung' batinnya
'Don't hate me
Don't hate me'
'sepertinya kau membeciku hyung' batin Chanwoo saat melihat Yunhyeong tersenyum merekah dengan teman-temannya
'aku mohon jangan membenciku hyung' batinnya
'You always act the same only to me
The shadow is only over me
Alone in a lost orbit, a boat left alone on the waves, less than me
Because I'm always alone
I won't even put my hopes up high, will you even call my name?
Like a dusty harmonica
My throat clogs up and only a hoarse sound comes out'
Saat pulang sekolah, Chanwoo sengaja pulang agak terlambat selama ia pulang cepat atau terlambat juga tidak akan yang memarahinya karena ia tinggal sendiri di apartementnya.
Tak sengaja ia melihat sosok yang ia kenal siapa lagi kalau bukan Song Yunhyeong sang pangeran hatinya yang sedang duduk di koridor sekolah sambil memegangi lututnya, dengan segera Chanwoo berjalan menghampiri sunbaenya itu.
"gwaechana sunbae?" tanya Chanwoo
"appo" jawab Yunhyeong sambil memegangi lututnya yang berdarah
"sunbae bisa berjalan?" tanya Chanwoo "akan kuantar sunbae pulang" lanjutnya
Yunhyeong hanya mengangguk menanggapi pernyataan Chanwoo
'disaat seperti ini saja kau terlihat seperti biasanya cool' batin Chanwoo
'untung sekolah ini sepi dan hanya aku dan Yunhyeong sunbae' pikir Chanwoo
'hyung bisakah kau memanggil namaku sekali' batin Chanwoo sambil memapah Yunhyeong berjalan
Chanwoo hanya ingin Yunhyeong memanggil namanya sekali saja itu harapan terbesarnya tapi mungkin sunbaenya itu memanggil namanya.
Chanwoo terlihat seperti harmonika yang usang yang jarang dipakai.
Chanwoo telah mengantarkan sunbaenya itu sampai di halte bus terdekat dan segera berpamitan pulang ketika bus yang ditumpangi Yunhyeong sudah melaju meninggalkan halte dan segera ia berjalan pulang.
'I secretly get upset inside in a dark place
I somehow have pride so I can't admit that I'm alone
Every morning, with the unsatisfactory bitter air
The fog in my heart covers the sunlight
Can you understand it?
Not at all'
tak butuh waktu lebih dari 15 menit Chanwoo sudah sampai di apartementnya, segera ia merebahkan dirinya di ranjang empuk miliknya
'aku tidak bisa memiliki kebahagiaan karena aku sendiri dan setiap pagi terasa begitu pahit hanya ada kabut dihatiku yang ditemani dengan sedkit sinar matahari yang melewati ventilasi jendela' bati Chanwoo dan tanpa disadari sebuah liquid bening membanjiri air matanya.
'hyung aku mencintaimu sungguh mencintaimu hyung' batinnya sambil mengahpus air matanya dengan punggung tangannya
'bisakah kau mengerti kalau aku mencintaimu hyung?' tanyanya pada diri sendiri 'sepertinya tidak hyung'
Dan malam yang dingin itu Chanwoo terlelap setelah menangis hampir 5 jam/?
.
.
END
.
.
Gaje ya?
Emang
Maaf kalo gaje ya
Lagi buntu soalnya :3
Jan lupa reviewnya
thanks
