Apa kabarnye para readers! Lama kita gak jumpa

Maaf kalo ane baru ngapdate cerita ini yee :v

Oke kite langsung aja ke TKP!

Summary: Kehidupan Keluarga besar Naruto di Kota Manchester, Inggris. Di mana dia dan kakaknya menemukan 3 Wanita cantik yang pingsan di Taman Kota dan mengalami Tragedi mengerikan yang menimpanya.

Genre: Family, General, Mystery, Romance, and Tragedy.

Warning: Normal life, Original branded name, AU, Typo, Abal, Gak nyambung, Real Hooligans, Real player name (for chapter 5 and 6), OOC Character, Mild language, dan masih banyak lagi.

Disclaimer: Naruto punya Masashi Kishimoto dan HS DxD punya Ichiei Ishibumi.

Chapter 7 : CHAOS ON THE STREET!

Sir Matt Busby Way, Manchester, 23/12/2015, 17.30 PM

Di tempat kerusuhan, Naruto berdiri dengan tegap sambil memegang sebuah pipa besi di tangannya. "Kurang ajar! Berani-beraninya mereka membuat onar di wilayah ini. Tak akan ku maafkan!" kata Naruto dengan geram melihat kelakuan para Hooligan liar itu.

"Hey kalau mau beraksi jangan sendirian donk!" Sasori muncul di samping Naruto.

Naruto teeranjat dan menoleh ke arahnya. "Kakak! Kukira kau pulang!"

"Dasar bodoh, aku kan sudah berjanji pada ibu mu untuk menjagamu kalau terjadi apa-apa" kata Sasori menatap Naruto menyeringai.

Naruto terkekeh. "Hehehe tenang saja kak, aku akan baik-baik saja!" kata pemuda jabrik itu menggosok hidungnya.

"Kau ini" kata Sasori geleng-geleng kepala.

Naruto kemudian menoleh ke arah kerumunan orang. "Ayo kak kita habisi mereka!" katanya tersenyum dan dahi yang berkerut.

Sasori mengangguk. "Ya, aku juga muak melihat perilaku mereka yang seperti itu. Mereka benar-benar pecundang!" kata Sasori dengan kesal terhadap para GUVNORS.

"Ayo kak kita bantu para Red Army!" kata Naruto menatap Sasori dan memegang erat pipa besinya.

Sasori cuma mengangguk tanpa menatap Naruto lalu mereka berdua berlari menuju kerumunan orang yang berjarak 500 meter di depan mereka.

Beberapa menit kemudian, Naruto dan Sasori sampai di tempat kerusuhan. Di situ mereka melihat beberapa orang membawa berbagai macam senjata seperti Botol Bir, Pipa besi seperti yang di pegang Naruto, bahkan ada yang memakai Brass Knuckles! .

Red Army berjumlah 30 orang sedangkan Guvnors sekitar 50 orang lebih. Naruto dan Sasori berada di barisan tengah. Jarak antara kedua suporter itu 50 meter. Adu mulut pun mulai terjadi dari kedua suporter itu hingga beberapa menit kemudian kerusuhan pun telah pecah!.

Baku hantam pun mulai terjadi dari kedua Hooligan itu. Red Army begitu keteteran menghadapi perlawanan dari para Guvnors! karena mereka kalah jumlahSehinggaSuporter Manchester United itu pun terpaksa mundur dari keganasan Hooligan Rivalnya itu.

Naruto berlari ke belakang dan bersembunyi di sebuah gang kecil yang tak jauh dari tempat kerusuhan itu. Dia pun mengumpat dengan kesal. "Sial, Red Army kalah jumlah!"

Sasori lalu muncul dan ikut bersembunyi bersama Naruto. "Brengsek! Kita keteteran!" katanya dengan nafas yang terengah-engah.

Salah seorang suporter Red Army yang sedang bersembunyi di belakang Mobil berkata kepada mereka. "What will we doing now, dude!" katanya dengan wajah panik.

Lalu seseorang di samping pria yang bersembunyi itu mengeluarkan sebuah benda peledak. "Hey, i have Molotov!" kata orang itu sambil menunjukkan bom molotovnya kepada mereka.

"You don't say!, let me throw that thing!. If that Molotov is blow, you charge and kick that bastard-ass, okay!" Sasori memberi penjelasan pada mereka.

"Okay dude!" angguk pria itu diikuti dengan yang lainnya yang juga sedang bersembunyi untuk melindungi diri. Kemudian Pria itu memberikan molotovnya pada Sasori. Sasori kemudian menyulut molotovnya dan berteriak ke arah Guvnors dan sebagian Red Army yang tersisa di sana.

"HEY WATCH OUT!" teriak Sasori. Para Red Army yang melihat Sasori sedang memegang molotov yang menyala kemudian berlari menghindar agar tidak terkena ledakan. Para Guvnors terpaku beku lantaran terkejut melihat Sasori yang memegang bom itu.

"EAT THIS MORON!" Sasori kemudian melempar molotovnya ke arah Guvnors tepat sasaran.

'BLAAARRR!'

Sasori lalu berteriak dengan lantang ke arah Red Army. "CMON! CHARGE!". "YEAAAA!" teriak para Red Army termasuk Naruto. Lalu mereka semua berlari ke arah Guvnors dan menyerang mereka tanpa ampun!.

"YOU BITCH!" 'BLETAK!' Naruto memukul musuhnya dengan penuh amarah menggunakan pipa besinya.

"LOSER!" 'BUAAGGH!' Sasori dengan wajah datar menghajar rahang musuhnya dengan kaki jenjangnya.

"WE ARE RED ARMY, DUDE!" 'PRANGG!' Kata salah seorang Red Army yang tadi bersembunyi di belakang mobil. Dia memukul lawannya menggunakan Botol kaca dan begitulah kekacauan yang terjadi di jalanan malam di kota manchester.

Sudah sejam kerusuhan belum berhenti hingga akhirnya Polisi anti huru-hara datang untuk membubarkan mereka semua. Kedua suporter itu lari kocar-kacir saat Polisi-Polisi itu menangkap mereka.

Banyak orang yang luka-luka dan juga tertangkap akibat dari kerusuhan tersebut. Beruntung Sasori dan Naruto berhasil lolos dalam kondisi yang terluka. Pelipis kiri Naruto sobek kecil dan lebam di pipi sebelah kanannya akibat terkena pukulan. Sedangkan Sasori menderita lebam di bahu kanan pipi yang lebam di sebelah kiri, dan mulut yang sedikit bengkak.

Mereka berdua beristirahat di sebuah bar dan memesan minuman. "Kau baik-baik saja, Naruto?" tanya Sasori menatap pipi bengkak Naruto.

Naruto meminum sebentar lalu berkata. "Aku tidak apa-apa kak, kalau kakak?" tanya balik pemuda Jabrik sambil tercengir.

Sasori menggeleng. "Aku tidak apa-apa, tenang saja" Sasori meminum birnya lalu berkata lagi. "Hey nak, bagaimana perasaan mu setelah ikut kerusuhan tadi?"

Naruto menjawab dengan senyum kecut. "Aku sebenarnya takut sih kak melakukan hal itu. Tapi kalau ada yang membuat onar dan menyerang red army seperti itu aku akan maju!" kata Naruto menatap Sasori dan mengepalkan tangannya.

Sasori tertawa. "Kau ini memang seorang Red Army! Aku kagum padamu jagoan!" kata Sasori mengusap rambut jabrik Naruto. "Nah setelah ini kita akan menghadapi amukan ibu mu yang menyeramkan itu" kata Sasori dengan nada gemetar.

"Kakak benar, habislah kita" kata Naruto dengan kepala tertunduk. Kemudian mereka memandang satu sama lain dan melakukan cheers sambil tertawa lebar. "Hahahaha!"

TO BE CONTINUED...

SEMOGA KALIAN TERHIBUR DAN MAU MEREVIEW FIC ANE INI. ANE MINTA MAAF KALO PERKATAAN DAN PERCAKAPAN ENGLISH-NYE JELEK DAN KURANG PAS!.

OKE CUMA SEGITU AJE, TETEP TERUS PANTENGIN FIC ANE YEE.

PAMIT ALA PANTUN:

KE PARIT BAWA PALU

ANE PAMIT PULANG DULU! :v