Title: Cheated!

Cast: Park Chanyeol, Byun Baekhyun, Kris Wu, Do Kyungsoo

Pairing: ChanBaek, KrisBaek, Chansoo

Warning: GS for UKE, typo, bahasa tidak baku

Disclaimer: semua cast bukan milik saya, namun cerita milik saya

.

.

.

.

.

PART 7

Sebenarnya Chanyeol hanya ingin mengantar Baekhyun kembali ke kelas setelah insiden menyebarnya foto ciuman mereka. Namun di tengah jalan satu persatu siswa Hannyeong SHS bermunculan dan mulai mengelilingi Baekhyun dan Chanyeol. Mereka mengeluarkan aura yang tidak bersahabat dan memandang keduanya seperti menghakimi.

Chanyeol menarik Baekhyun semakin mendekat saat ia melihat istrinya itu sepertinya ketakutan. Mengusap-usap punggung yeoja itu mencoba memberi kekuatan.

"S-Seolhyun-ah..."gagap Baekhyun saat melihat seorang siswa perempuan maju kedepan sambil bersidekap angkuh. Yeoja itu adalah ketua fanclub KrisBaek couple.

"Wae Baekhyun-ssi? Sekarang kau tahu bagaimana rasanya dikhianati oeh? Kau pasti tidak menyangka bahawa penggemar beratmulah yang menyebarkan berita perselingkuhanmu. Sakit bukan? Yah sama sakitnya seperti yang sekarang Kris-ssi rasakan!"murka Seolhyun.

"Seolhyun..aku.."rasanya suara Baekhyun tersumbat dan tidak mau keluar, rasanya sangat menyakitkan saat berpuluh pasang mata melayangkan pandangan menusuk padamu.

"Diam, aku tidak butuh pembelaanmu Baekhyun-ssi!"potong Seolhyun,"Seharusnya kau tahu posisimu di Sekolah ini, Kau dan Kris-ssi adalah lambang kesempurnaan di Sekolah ini. Apa kau ingat kasus pembullian semakin berkurang saat kalian menjadi IT couple di Hannyeong, semua siswa semakin bersemangat belajar dan berbuat baik denagn angan-angan akan bernasip sama seperti kalian. Tapi dengan perselingkuhan ini kau membuktikan bahwa kesempurnaan itu tidak ada, kau menghancurkan semua impian dan kepercayaan anak-anak Hannyeong!"

"Hiks.."Baekhyun tidak bisa menjawab, air matanya justru lolos tak terbendung. Jujur dia bisa merasakan kekecewaan teman-temannya. Chanyeol tidak bisa memberikan pembelaan di saat seperti ini, yang ia bisa hnaya merengkuh Baekhyun dan memberinya ketenangan.

"Singkirkan tanganmu dari Baekhyun-ssi, Park Chanyeol!"teriak Seolhyun tidak terima,"Dasar menjijikkan, aku tidak menyangka kalian berperilaku serendah ini, bermain dibelakang Kris-ssi dan Do Kyungsoo-ssi. Sebenarnya sudah lama aku mencium perselingkuhan kalian tapi aku dan para anggota fanclub lainnya selalu berusaha untuk melenyapkan bukti, semua itu kami lakukan demi nama baik Baekhyun-ssi dan juga Kris-ssi. Tapi saat tadi pagi aku melihat Park Chanyeol membawamu ke ruang kesehatan, saat itulah aku menyerah. Sudah tidak ada gunanya lagi kami melindungimu Baekhyun-ssi, toh kau tidak pernah perduli dengan perasaan kami. Kami yang setiap hari berusaha keras menjaga nama baikmu, kami yang selalu berusaha menutupi semua keburukanmu. Tapi pada akhirnya, kau berlaku seenaknya, seolah tak perduli jika hubunganmu dengan Park Chanyeol diketahui semua orang. Kau..pasti menganggap kami pemuja bodoh kan..?"suara Seolhyun tercekat karena menahan tangis.

Mendengar itu tangis Baekhyun benar-benar pecah,"Hiks..m-maaf...maafkan aku.."

"Hei, aku rasa kau sudah keterlaluan!"potong Chanyeol.

"Tutup mulutmu Park Chanyeol!"balas Seolhyun,"Aku tahu kau pewaris Hyundai, dengan pengaruh ayahmu kau bisa berbuat sesukamu. Tapi ada satu yang harus kau ingat, semua ini adat masyarakat kita, dan sekarang kau ditempat yang salah. Aku yakin sekarang kedua orang tuamu pasti kecewa jika mereka tahu kau mengambil sesuatu yang bukan milikmu,"

"Kau sekarang yang terlihat bodoh nona, Baekhyun itu memang milikku!"sepertinya Chanyeol terpancing emosi.

"Chanyeol!"cegah Baekhyun frustasi, sungguh dia tidak ingin semua ini jadi berlarut-larut. Para siswa yang mengelilingi mereka mulai kasak-kusuk karena pernyataan Chanyeol barusan.

Seolhyun hampir tidak percaya apa yang baru saja ia dengar. Sekarang dia benar-benar merasa bodoh,"O-ohh begitukah? Romantis sekali.."sindir Seolhyun dengan senyum miringnya. Setelah itu aura Seolhyun mengggelap,"Teman-teman urus dua pecundang ini,"perintah Selhyun seraya meninggalkan kerumunan ini. Tanpa diperintah siswa yang lain memberi jalan untuk Seolhyun. Baekhyun menatap sedih punggung penggemar setianya itu.

PLOK!

"Aouch!"pekik Baekhyun saat tiba-tiba sebuah telur dilempar ke kepalanya.

"Dasar tukang selingkuh! HUUUUU!"Teriak si pelempar

"DASAR BRENGSEK!"Chnayeol murka, tapi dia tidak bisa melawan karena dia kalah banyak. Sebisa mungkin Chanyeol melindungi tubuh Baekhyun dari telur dan tomat yang dilemparkan ke arah mereka.

PLOK!

"Dasar tidak tahu malu, pengkhianat!"

PLOK!

"Keluar kalian dari Hannyeong rendahan!"

PLOK!

"Mati saja kalian berdua, dasar menjijikkan!"

Makian dan sumpah serapah terus di lontarkan ke arah Baekhyun dan Chanyeol bersamaan dengan melayangnya telur dan tomat ke arah tubuh mereka. Baekhyun menangis tergugu, dia ketakutan. Seumur hidupnya dia tidak pernah menghadi situasi pembullian seperti ini,

"Hiks...Chanyeol aku takut..."serak Baekhyun.

'Sstt tenang Baek, tenang,"hibur Chanyeol dengan suara rendahnya.

"HENTIKAN KALIAN SEMUA!"tiba-tiba terdengar suara yeoja berteriak, menyebabkan terhentinya pembullian terhadap Chanyeol dan Baekhyun.

Sesaat Chanyeol merasa dia salah dengar, namun ternyata dugaannya benar saat dia mengangkat kepalanya dia melihat sosok Kyungsoo berdiri membelakanginya dan Baekhyun. Tangannya terentang seolah memberikan pembelaan pada kedua pendosa.

"Ya! Kyungsoo-ssi kenapa kau menghentikan kami, apa kau tidak tahu jika Park Chanyeol itu selingkuh di belakangmu!"teriak salah satu siswa.

"Ya benar! Ya benar!"para siswa yang lain ikut sahut menyahut.

'Kyungsoo-ssi...'batin Baekhyun sedih, dia sudah bisa membayangkan bagaimana hancurnya kekasih Chanyeol itu.

"Tolong hentikan semua ini.."pinta Kyungsoo dengan lirih.

"Wae, kenapa kami harus menghentikannya, memangnya kau tidak marah pada mereka?"

"Benar Kyungsoo-ssi, mereka berdua itu menghianatimu, sadarlah!"

"Aku...tidak marah kepada mereka,"jawab Kyungsoo pelan.

Seketika terdengar seruan tidak percaya dari siswa lain saat Kyungsoo mengucapkan itu. Bahkan Chanyeol dan Baekhyunpun ikut tidak percaya saat mendengarnya.

"Apa kau gila, kami tahu kau orang baik. Tapi mereka tetap bersalah dan berhak menerima semua perlakuan ini!"anak-anak yang lain tetap tidak terima.

"Aku mohon semua, tolong maafkan Chanyeol dan Baekhyun-ssi!"sentak Kyungsoo sambil membungkukkan tubuhnya 90°

Semua orang yang ada disana tercekat melihat aksi Kyungsoo, mereka menjadi tidak enak sendiri.

"Kyungsoo,'gumam Chanyeol sedih sambil mengepalkan kedua tangannya geram sekaligus kecewa, kecewa pada dirinya sendiri yang tidak mampu berbuat apa-apa di sat seperti ini.

"Noona, sudahlah. Berhentilah memberi pembelaan pada pacar bodohmu ini,"tiba-tiba saja muncul satu orang lagi di antara mereka. Membantu Kyungsoo untuk menegakkan tubuhnya kembali.

"Jongin-ah,"Sentak Kyungsoo sedikit terkejut dan namja disampingnya itu hanya memberikan senyuman tulus.

"Siapa kau?"tanya Chanyeol dari belakang.

merasa dipanggil Jongin akhirnya membalikkan tubuhnya menghadap Chanyeol tanpa melepaskan rangkulannya pada tubuh Kyungsoo,"Annyeong sunbae-nim, namaku Kim Jongin pacar baru Kyungsoo noona,"

"MWOOOOOO?!"koor anak-anak yang masih ada disana, seperti tidak percaya.

"K-kau..bukannya murid Kyungsoo itu?"balas Chanyeol penasaran.

"Ne, aku memang anak tahun pertama itu. Jujur saja, kami sudah lama menjalin hubungan di belakang sunbae-nim. Jadi aku harap sunbae-nim tidak terlalu merasa bersalah telah berselingkuh. Toh Kyungsoo noona juga melakukan hal yang sama dengan ku,"

Terdengar lagi koor ketidakpercayaan dari belakang. Seolah-olah mereka sedang menonton drama romance picisan.

"Benarkah itu?"tanya Chanyeol ke arah Kyungsoo mencari kebenaran.

Sedangkan yang ditanya hanya menunduk dalam, malu sekaligus takut,"M-maafkan aku Chanyeol, tapi sekarang aku sangat menyukai Jongin,"jawab Kyungsoo sambil memainkan ujung blzer milik Jongin.

Chanyeol kehilangan kata, semua begitu mendadak baginya.

"Wah, sepertinya aku juga harus ikut membuat pengakuan,"terdengar lagi suara menyahut, kali ini berasal dari pangeran Hafei, Kris Wu.

"K-kris.."sentak Baekhyun.

"Dengarkan aku semuanya, aku merasa tidak puas dengan apa yang menimpa Baekhyun sekarang. Dan kalian denagn seenaknya sendiri menafsirkan bahwa aku lah korban dalam hubungan ini. Tapi asal kalian tahu, aku sendiri tidak berbeda dengan mereka berempat. Selama ini aku juga memiliki kekasih selain Baekhyun,"terang Kris.

"Hahhhhhhhh?"seru siswa yang lain.

Baekhyun terhenyak mendengar itu,"B-benarkah?"

"Kalau kalian tidak percaya aku punya bukti di handphoneku. Jika dibandingkan dengan foto Baekhyun dan Chanyeol barusan, punyaku sudah pasti lebih 'hot',"Imbuh Kris seperti memanasi.

"Ohhhhhhhhhh?!"lihatlah reaksi dari siswa lain. Terlihat sekali jika mereka haus akan skandal

"Maka dari itu, berhentilah membully Chanyeol dan Baekhyun. Aku tahu mereka bersalah, tapi itu semua karena kita manusia biasa kan?"tanya Kris,"Selama ini kalian selalu memandang aku dan Baekhyun sebagai sosok yang sempurna. Seolah kami adalah dewa yang tidak pernah melakukan kesalahan. Tapi pada kenyataanya kami hanya manusia biasa, bukan berarti kami tidak menganggap fans yang mendukung kami. Tapi sejujurnya, kami jauh dari kata sempurna seperti apa yang selalu kalian alamatkan kepada kami. Jadi mulai sekarang aku mohon, perlakukanlah aku dan Baekhyun seperti siswa pada umumnya. Bukan idol lambang kesempurnaan seperti yang sudah-sudah,"

Semua terdiam mendengar kata-kata Kris yang sepertinya ada benarnya juga. pada dasarnya membully bukanlah cara yang baik untuk menyelesaikan masalah.

.

.

.

'Jadi..selama ini kau punya kekasih selain aku?"tanya Baekhyun pada Kris yang duduk di depannya. Saat ini mereka berempat sedang berkumpul di kantin walaupun saat ini sedang dalam jam pelajaran. Tentu saja Baekhyun dan Chanyeol sudah mandi dan berganti seragam kembali.

"Ceritanya panjang Baek, sejujurnya Baba lah yang memaksaku untuk menjadikanmu kekasih agar mudah menguasahi Sangyoong Company,"jawab Kris dengan perasaan bersalah.

"Kau..tidak pernah benar-benar mencintaiku?"tanya Baekhyun lagi

Kris terdiam dengan raut wajah menyesal,"..tapi aku menyyangimu Baek, mungkin bukan cinta,"

"Kenapa, sekarang kau cemburu Kris punya kekasih lain?"potong Chanyeol kesal dan Kyungsoo hanya cekikikan mendengarnya.

"Berhenti tertawa Kyung!"sengit Chanyeol,"Lagipula bagaimana kau bisa berpacaran dengan anak ingusan itu?"

Kyungsoo hanya tersenyum simpul,"Entahlah, mungkin karena kami sering bersama saja,"jawab Kyungsoo sambil tersipu malu

"Omoo, manis sekali,"sahut Baekhyun terharu

"Cih, bocah seperti itu apa bagusnya?"gumam Chanyeol tak suka.

"Wae, sekarang kau yang tidak terima jika Kyungsoo-ssi punya pacar baru?"balas Baekhyun kejam.

"Tidak, kenapa kau bisa berfikir seperti itu?"Chanyeol tidak terima merasa dipojokkan. Dan perdebatan itu pun terus berlanjut dengan diiringi suara tawa dari Kris dan Kyungsoo.

.

.

.

Sore itu Baekhyun mencoba test pack yang dia beli secara diam-diam unuk membuktikan kata-kata dr. Lee. Namun alangkah terkejutnya Baekhyu saat dia melihat dua garis merah di test pack miliknya. Ternyata dokter cantik itu tidak membual.

"Jadi benar aku hamil?"monolog Baekhyun pada dirinya sendiri,"Bagaima ini, apa aku harus memberitahunya pada Chanyeol?"Baekhyun jadi bimbang sendiri.

Belum sempat Baekhyun memutuskan untuk memberitahu Chanyeol atau tidak ternyata suara sang suami sudah terdengar di dalam kamar mereka. Maka denagn cepat Baekhyun memasukkan test pack itu ke dalam saku dan keluar dari kamar mandi.

"Ada apa Yeol, kenapa kau berteriak seperti itu?"tanya Baekhyun.

"Sepertinya bahan makanan kita sudah habis semua. Mau menemaniku belanja?"tawar Chanyeol.

Baekhyun berfikir sebentar lalu tak lama setelah itu mengangguk,"Baiklah ayo kita belanja!"jawab Baekhyun. Yeoja itu berfikir mungkin nanti saja setelah pulang dari belanja dia akan memberi tahu Chanyeol perihal kehamilannya.

Akhirnya mereka berduapun bergi berbelanja ke supermarket terdekat. Mereka membeli keperluan sehari-hari dan di tambah beberapa cemilan. Satu jam lebih mereka ada disana dan saat di rasa semua sudah cukup mereka memutuskan untuk pulang. Namun saat mereka ingin menuju kasir, Baekhyun melihat seorang anak bekisar umur 3 th menangis di gendongan ibunya. Entahlah, tanpa sadar Baekhyun mengusap perutnya sendiri.

"Hei, kenapa melamun. Katanya mau pulang?"tanya Chanyeo berusaha mendapatkan perhatian istrinya lagi.

"Chanyeol, lihatlah anak itu. Kasihan sekali, sedari tsdi dia menangis,"terang Baekhyun sambil menunjuk anak kecil yang dia lihat barusan.

"Hahh apanya yang kasihan, anak kesil memang bisanya cuma berisik,"jawab Chanyeol sedikit ketus.

DEG!

Sungguh Baekhyun tidak menyangka akan mendapat respon seperti itu dari Chanyeol. Tiba-tiba saja dadanya nyeri dan perasaannya tidak enak.

"C-chanyeol, apa kau tidak menyukai anak kecil?"tanya Baekhyun takut-takut

Chanyeol mendengar pertanyaan Baekhyun seperti tidak berminat,"Begitulah, aku memang tidak menyukai mereka. Anak kecil itu berisik dan menyusahkan,"

Tubuh Baekhyun melemas mendengar itu. Jadi benar Chanyeol tidak menyukai anak kecil, lalu bagaimana dengan banyinya? apakah Chanyeol tidak akan setuju jika Baekhyun hamil? Apakah Chanyeol akan memaksa Baekhyun untuk membuang bayinya? Pertanyaan pertanyan itu terus bermunculan di kepala Baekhyun. Membuatnya ragu untuk memberitahu Chanyeol akan kehamilannya. Mungkin untuk sementara waktu Baekhyun kan menyembunyikan kehamilannya dari Chanyeol.

TBC

Hallo ketemu lagi^^

Cuma mo bilang makasih ma para readers yang tetap setia ma ff ini, thanks alot mumuachhh