Summarry :

"Aku merindukanmu.. Benar-benar merindukanmu" ucap Yesung ketika membenamkan kepalanya pada perpotongan leher Ryeowook.

Mendapati jawaban Ryeowook sesuai harapannya, Yesung mengeratkan pelukannya dan mengecup leher Ryeowook. Membuat Ryeowook merinding dan memukul pelan lengan Yesung yang melingkar di perutnya.

...

...

Enno KimLee Presents

"For You – Epilog"

Main Cast : YeWook

Slight : KyuMin, RyeoLli, KyuLli

Warn : BoyxBoy, drama, fluffy

Don't Like..? Don't Read..!

If you've read, please leave a comment

It's easy, Right.

No CoPas.. Okeh..


YeWook saling memiliki..

YeWook masih terikat SMEnt..

YeWook punya orang tua, saudara-saudara nya, serta shipper..

Tapi Yesung punya saya, dan cuma dengan Baby Wookie saya rela berbagi #dilemparDdangkoma

Dan cerita ini murni milik saya!


"Kenapa Yesung hyung mengadakan pamerannya saat musim dingin?" desah Kyuhyun saat ia dan Sungmin menunggu lampu lalu lintas berubah warna.

"Karena Ryeowook yang menyukai salju, Kyu" jelas Sungmin yang menatap Kyuhyun di balik kemudi.

"Aku pikir karna hati Yesung hyung yang dingin seperti salju, dia kan – aww.." ringis Kyuhyun menghentikan ucapannya.

"Jangan berkata yang tidak-tidak Kyu. Aku tak suka kekasihku selalu mencampuri urusan orang lain" ucap Sungmin yang memalingkan wajahnya.

"Bukan maksudku hyung, hanya saja mereka membuatku bingung."

"Untuk apa kau pikirkan? Apakah jika aku yang melakukan itu, kau akan meninggalkanku, begitu?

"Ya! Tentu aku tak akan meninggalkanmu, Sungmin hyung. Aku akan menentang permintaan ayahmu. Aku benar-benar tak mengerti jalan pikiran mereka"

"Tapi aku ragu, Kyu. Aku ragu jika kita yang menghadapinya. Benar kata kau, aku juga tak mengerti dengan semua yang di lakukan pasangan itu"

Lampu lalu lintas berubah warna, dan Kyuhyun kembali melajukan mobilnya menuju tempat pameran di daerah Gangnam. Menghentikan pembahasan mereka tentang Yesung dan Ryeowook.


Ryeowook melajukan mobilnya dengan perlahan menuju daerah Gangnam. Sebelumnya ia ingin datang telat, tapi sang penyelenggara pameran selalu menelponnya semenjak ia membuka matanya di pagi hari. Jadilah ia berangkat sekarang walau agak segan.

Ryeowook menatap ke luar mobil saat lampu lalu lintas berubah merah. Salju mulai turun lagi, ia memandangi butiran salju yang melayang-layang di luar. Ia tersenyum dengan pemandangan ini. Ia menyukainya. Sangat menyukainya.

Walau udara terasa dingin, tapi ia merasa bahagia melihat butiran salju yang berjatuhan dari langit. Ia juga bisa bergelung seharian dalam selimut untuk menghangatkan tubuhnya. Tentu saja saat seperti itu, sang kekasih akan dengan senang hati menemaninya. Kebiasaan aneh Ryeowook di awal musim dingin.

15 menit kemudian..

Ryeowook menghela nafas sebelum membuka pintu mobil lalu menutupnya pelan dan berjalan ke gedung di depannya. Ia melilitkan syal yang melingkar di lehernya saat angin dingin dan butiran halus salju menerpa tubuhnya. Ia pun memasukkan kedua tangan ke long coat putihnya.

Ryeowook berdiri di depan pintu masuk saat melihat mobil putih yang sangat ia kenal melewatinya tadi.

"Sungmin hyung.." teriaknya saat lelaki bertubuh sedikit gemuk itu keluar dari mobil putih itu.

Sungmin yang di teriaki oleh Ryeowook memberikan senyum manisnya. "Semangat sekali eoh.. Tak sabar bertemu kekasih sibukmu itu rupanya" ujar Sungmin saat tiba di samping Ryeowook.

Ryeowook menggeleng dan merangkul bahu Sungmin. "Aku merindukanmu hyung. Kemana saja enam bulan terakhir ini hmm? Apakah kau bersama si Evil itu huh?" ujar Ryeowook saat mendengar seseorang meneriaki nama hyung tersayangnya ini.

"Kyuhyun belakangan ini suka mengunjungiku, jadi aku tak perlu pulang. Kyu bilang, Sulli sekarang sudah menikah eoh? bagaimna bisa? Bukankah ia menyukai kekasihmu itu?"

"Sungmin hyung~" suara rengekan terdengar di telinga Ryeowook dan membuat ia berdecak.

"Jangan berisik Kyu. Ini pameran foto, bukan taman bermain" ujar Ryeowook yang melihat Kyuhyun menampilkan rayuannya saat Sungmin memarahinya karna berteriak.

Beruntung Kyuhyun datang, jadi ia tak harus memberi penjelasan tentang pernikahan Sulli. Ryeowook pun tak bercerita pada siapapun, ia menyimpan semua sebagai kenangan. Tak ingin mengungkit "masa itu" lagi.

"Tak apa baby~ toh tempat ini juga ramai." sebuah suara membuat Ryeowook menoleh. Matanya menatap lembut pemilik suara itu dan seulas senyum tersungging di bibirnya.

"Yesung hyung" sapa Ryeowook saat Yesung berdiri di sampingnya dan memeluk bahunya.

"Kau datang terlambat baby. Sekarang sudah ramai, dan waktu kita tak akan banyak"

"Masih banyak waktu untuk kita hyung. Itu pun jika kau ingin menghabiskannya denganku"

"Kau mulai lagi baby.. Sekarang cepat ikut aku" ucap Yesung seraya membawa Ryeowook pergi bersamanya. Meninggalkan sepasang lelaki yang berdiri terkekeh melihat pasangan yang pergi itu.

Kyuhyun dan Sungmin menatap kepergian Ryeowook bersama Yesung. Mereka tahu benar bahwa Ryeowook sudah kembali ceria setelah "masa itu".


"Kemarilah.." ujar yesung saat ia membawa Ryeowook ke sebuah ruangan dan ia hanya berdiri di depan pintu, sedangkan Yesung sudah duduk di sofa yang cukup untuk dua orang.

"Untuk apa kita kesini hyung? Acaramu sebentar lagi di mulai" ujar Ryeowook saat Yesung kembali berdiri dan menarik tangannya, mengikuti Yesung.

Yesung mendudukkan kembali dirinya dan membawa Ryeowook ke pangkuannya. Ia mendudukkan Ryeowook menyambing dan kemudian memeluknya. Meresapi kehangatan yang menghantui di musim dingin ini.

"Aku merindukanmu.. Benar-benar merindukanmu" ucap Yesung ketika membenamkan kepalanya pada perpotongan leher Ryeowook.

"Aku juga, hyung. Kini kita sudah bertemu, bukan? Cepat bangun dan selesaikan acara hari ini, setelah itu kita bisa menghabiskan waktu semaumu" ujar Ryeowook seraya mengusap lembut rambut pirang Yesung yang sedikit bergelombang.

Ryeowook menatap lurus ke depan saat Yesung menyandarkan kepalanya pada bahunya. Ia tersenyum mengingat "masa itu". Masa dimana hubungannya dengan Yesung terasa berat.

..Flashback..

Taman itu terasa sepi, padahal ada beberapa orang yang sedang duduk dan berbincang. Ryeowook mengedarkan pandangannya ke sekeliling taman dan menghembuskan napasnya perlahan. Entah kenapa ia menerima ajakan Sulli untuk bertemu malam ini, padahal Yesung masih belum sadarkan diri di rumah sakit.

Ryeowook yang saat itu tertidur di ruang koleksi foto Yesung terbangun karna getaran ponselnya tak kunjung henti. Setelah terbangun dari tidur karna lelah menangis, ia segera mengangkat telpon itu dan sangat tak menyangka bahwa Sulli yang mengajaknya bertemu. Sulli mengatakan akan kembali ke China dan menikah disana, membuat Ryeowook mengerutkan kedua alisnya.

Akan kembali ke China? Akan menikah? Bukankah Sulli masih sakit dan ia menyukai Yesung? Sungguh, Ryeowook sungguh bingung.

"Ryeowook oppa~" suara lembut mengalun, memanggil nama Ryeowook yang terduduk di bangku di bawah lampu taman.

Grep!

Sulli, pemilik suara lembut itu langsung memeluk tubuh Ryeowook yang kini telah berdiri. "Kau harus yakin bahwa Yesung oppa akan segera sadar dan jangan meragukan cintanya" ujar Sulli.

Ryeowook melepas pelukan mereka dan menatap Sulli dengan terkejut. "A-apa yang kau ka-katakan, Sulli-yah?" ujarnya sedikit terbata.

"Aku sudah tahu sejak awal tentang hubungan kalian, oppa." ujar Sulli lagi.

"Kyuhyun oppa benar, aku memang tak seharusnya datang sehingga membuat hubungan kalian jadi seperti ini. Sungguh.. Aku tak tahu jika akhirnya akan jadi seperti ini. Aku.. Kyuhyun menyadarkanku dari keegoisanku untuk bersama orang yang kusukai dan kucintai sekaligus.."

"Kyuhyun menghubungiku dan meminta bertemu tepat saat kau memutuskan meninggalkan Yesung oppa di pagi hari itu. Ia juga memberitahuku keberadaanmu, dan hari dimana kalian kecelakaan, sebenarnya aku dalam perjalanan ke rumah Ahjussi Kim untuk menemui Yesung oppa dan mempertemukan kalian berdua.."

Dan di bawah langit malam yang sedikit mendung itu, Sulli menceritakan semuanya. Semua rahasia yang hanya diketahui oleh nya dan kedua orang tuanya. Sebuah rahasia yang membuat Ryeowook merasa lega disaat kesedihannya kini.

Kim Yesung tak akan meninggalkannya.

Bahwa Sulli tak sakit parah, hanya anemia.

Sulli memang menyukai kekasihnya itu, tapi itu dulu saat mereka duduk di bangku sekolah dasar. Kim Yesungnya yang sangat perhatian pada tetangga kecilnya -yang adalah Sulli- saat ia menolong Sulli dari gangguan bocah kecil lainnya.

Dan rahasia bahwa Sulli akan menikah tiga bulan lagi.

...

...

Sulli membuka pintu kamar Yesung di rawat dan mendapati Ryeowook sedang membaca majalah di sofa tak jauh dari ranjang. Kemudian ia menghampiri Ryeowook dan perlahan duduk di sebelahnya. "Ryeowook oppa~" ujarnya.

Membuat Ryeowook menoleh dan tersenyum lalu kembali melanjutkan kegiatan membaca majalahnya. Menimbulkan decakan kesal dari Sulli. Sudah dua hari sejak Sulli menceritakan rahasia itu, ia merasa Ryeowook malah mengacuhkannya.

"Kau tak sayang padaku lagi, oppa~" lirih Sulli.

Ryeowook yang mendengar ucapan Sulli hanya bisa menggelengkan kepalanya. Ia kemudian meletakkan majalah itu di meja di depannya dan duduk menghadap Sulli. "Aku sayang padamu. Jika tidak, aku tak akan menerima permintaan Appa Kim untuk kau yang ingin menghabiskan waktu dengan kekasihku untuk terakhir kalinya" ujar Ryeowook penuh penekanan di dua kata terakhir.

Ryeowook mengambil tangan Sulli yang saling bertaut. Lalu membawa tubuh Sulli ke pelukannya. "Ini sudah seminggu Sulli-yah, tapi kenapa ia belum juga membuka matanya?" lirih Ryeowook.

Sulli menggelengkan kepalanya lemah, ia juga tak tahu kenapa oppanya itu masih belum mau membuka matanya. Padahal kekasih yang sangat dicintainya itu selalu berada di sampingnya.

"Sebaiknya kita makan dulu. Kau pasti belum makan kan oppa? Kau boleh saja tak sarapan tapi tak boleh meninggalkan makan siang" tanya Sulli dan di jawab dengan anggukan lemah dari Ryeowook.

"Jja~ kita makan siang bersama untuk yang terakhir kalinya. Nanti sore aku akan kembali ke China"

"Kenapa mendadak sekali? Kau tak ingin melihat oppamu sadar? Ya Tuhan Sulli~ tega sekali kau padaku. Siapa yang nanti akan menemaniku makan siang? Aku tak suka sendirian" ujar Ryeowook yang kaget dengan pengakuan Sulli.

Yang benar saja, Sulli bilang akan menemaninya makan siang selama Yesung belum sadar. Lalu sekarang? Sulli dengan tanpa dosa bilang akan kembali ke China? What the..

"Aku sudah lama memesan tiketnya oppa. Nanti saat Yesung oppa sadar, kau harus langsung mengabariku dan aku akan langsung datang kemari."

Dan setelah mereka makan siang di cafe rumah sakit, Ryeowook dikejutkan dengan keadaan kekasihnya itu. Kim Yesungnya telah membuka matanya. Kim Yesungnya sudah sadar dari koma.

..flashback off..

"Kim Ryeowook.. Menikahlah denganku" ucapan Yesung membuat Ryeowook kembali dari lamunannya.

Ia menoleh dan mendapati Yesung sedang menatapnya.

"Menikahlah denganku, Kim Ryeowook" ujar Yesung sekali lagi.

Ryeowook menatap mata hitam Yesung dan ia mendapati kesungguhan disana. Tak ingin semua pengorbanannya sia-sia, makan hanya anggukan kepala yang Ryeowook berikan sebagai jawaban atas pertanyaan Yesung.

Kim Ryeowook, menerima Kim Yesung untuk menikah dengannya.

Mendapati jawaban Ryeowook sesuai harapannya, Yesung mengeratkan pelukannya dan mengecup leher Ryeowook. Membuat Ryeowook merinding dan memukul pelan lengan Yesung yang melingkar di perutnya.

"Aku mencintaimu, Kim Ryeowook.. Dan kau tak boleh naik motor dengan lelaki lain, kau tak boleh memeluk pria lain selain diriku." ujar Yesung seraya mengelus pipi tirus Ryeowook.

"Namanya Kibum hyung.. Ia kekasih dari Changmin, teman Kyuhyun. Dan peluklah aku sepuasmu" dan setelah Ryeowook mengucapkan tiga kata terakhir, Yesung megecup bibir mungil Ryeowook lalu membawa tubuh mungil itu bersandar pada sandaran sofa. Sejenak melupakan mereka di luar yang sedang menanti acara di mulai

..The End..

#Happy30thYesung

#HappyBirthdayKingOfSelca

Apakah kebingungan kalian sudah terjawab di Epilog ini? Atau malah tambah bingung?

Ataukah malah mengecewakan?

Jika Epilog ini mengecewakan dan malah tambah bingung, silahkan lempar saya dengan Kim Jong Woon. Akan saya terima dengan senang hati dan tangan terbuka #slapped

Dan maaf jika publishnya telat pake banget! Saya baru sempat re-edit #bow

Ps : Jika kalian mau, kalian bisa ke Blogku terlebih dahulu untuk melihat ff yang di publish disana sebelum aku publish disini.

wwwdotzheyrasky73dotwordpressdotcom (ganti tulisan dot dengan tanda titik)

So… Wanna Gimme your Review…?