Chapter sebelumnya :

Ia melihat seorang anak jatuh kedanau dan ia yang berteriak minta tolong. Tanpa berfikir panjang, lucy langsung melompat menolong anak itu,lucy berenang sekuat tenaga,dan berhasil menggapai anak itu dan membawa kepinggiran danau. Pertama-tama lucy menaikkan anak yang hampir saja tenggelam,lalu baru ia naik.

"hey hey,kau tidak apa-apa? Bangun laaaah" ucap lucy sambil melakukan CPR. Setelah itu anak yang ditolong lucy memuntahkan air yang masuk dan ia kembali bernafas dan membuka matanya.

"ari-ariigatou" ucapnya lemah sambil berusaha untuk bangkit.

"iya sama-sama,kau tidak apa-apa? Hey sepertinya kita seumuran ya? Namamu siapa? Aku lucy,lucy heartfilia,salam kenal" ucap lucy sambil membantu anak itu bangkit berdiri dan tersenyum.

"ah-aaah aku….aku….namaku sting,Sting Euclife" ucap anak itu malu-malu dan pipinya memerah melihat senyuman lucy.


Setelah lucy menolong anak yang bernama sting,terdengar seseorang yang memanggil nama Sting dari kejauhan.

"stiiiiiing-kuuuun,dimana kamuuu?" teriak seorang wanita yang mencari sting. 'mungkin itu ibunya' pikir lucy. Kemudian terlihat seorang wanita yang mempunyai rambut panjang berwarna hitam. dia menghampiri sting yang sudah basah kuyup.

"Sting-kun kau kenapa?kenapa bisa basah kuyup seperti ini? kau tidak apa-apa?" tanya perempuan itu.

"oba-chan jangan lebay,aku tidak apa-apa,tadi aku jatuh kedanau" ucap sting,meyakinkan tantenya bahwa dia tidak sebenarnya dia sekarang tidak apa-apa karena sudah ditolong oleh lucy. Wanita yang disebelah sting yang merupakan tantenya menyadari keberadaan orang lain,maka ia segera menoleh kearah lucy. lucy tepat berada dibelakang wanita itu.

"kau..kau ini siapa?apa kau yang menyebabkan sting-kun jatuh kedanau,kurang ajar kau ini!" ucapnya sambil berjalan kearah lucy namun ditahan oleh sting.

"ada apa sting-kun?" ucap wanita itu sambil menoleh kearah sting yang mengenggam pergelangan tangan tantenya.

"bukan dia,jangan ganggu dia,dia sudah menolongku,sudah ayo kita pulang,jangan mencari keributan,dan apabila oba-chan ribut,kau sangat menarik perhatian orang banyak." ucap sting sambil berjalan dan menyeret tantenya dari hadapan lucy. Lucy yang melihat adegan itu semua hanya kebingungan.

"anak yang aneh dan tantenya juga aneh" ucap lucy dengan pelan. Dan ia melihat keadaan tubuhnya yang basah kuyup,ia memutuskan untuk kembali ke gereja tempat detective genzou dan ibunya berada. Ia berlari agar cepat sampai. Dan sesampainya didekat gereja ia melihat ibu dan detective genzou menunggunya didepan gereja tersebut. Lucy menghampiri mereka.

"astaga lucy,kamu kenapa bisa basah kuyup begini?" tanya ibunya dengan panik. belum sempat lucy menjawab detective genzoupun berbicara

"lucy,kamu tidak apa-apa kan? kenapa kamu begini?" tanya detetctive genzou.

"ibuuuu,genzou-saaaan, bagaimana aku menjawab pertanyaannya kalau kalian tetap bertanya. begini, aku certain,saat aku keluar gereja ini aku melihat pemandangan danau,dan pada saat itu aku mendengar orang minta tolong,setelah aku mencari-cari ternyata ada anak seumuranku tenggelam didanau,tanpa pikir panjang,aku langsung menolongnya" jelas lucy sambil tersenyum ke ibunya dan detective genzou.

"ya ampun lucy,kau baik hati sekali nak, dan sekarang dimana anak itu?" tanya detetctive genzou sambil celingak-celinguk.

"dia sudah dijemput sama keluarganya,sepertinya ia tinggal dekat-dekat sini,ia bernama sting euclife" ucap lucy.

"baiklah-baiklah,kita sudah selesai lucy,sekarang kita pulang untuk kamu bisa membersihkan diri kamu dan kita berangkat lagi untuk fitting baju,oke" ucap layla samnil merangkul putrinya.

"baiklah ayo kita kembali ke mobil" ajak detective genzou. Mereka jalan menghampiri mobil mereka,tanpa mereka ketahui bahwa ada seseorang yang mengamati mereka dari kejauhan.

"lucy heartfilia...kita akan bertemu lagi..." ucap orang itu yang ternyata sting euclife sambil tersenyum.


Dilain tempat...

Natsu merasa bosan berada dikamarnya selama setengah hari,dia ingin main dengan lucy,tapi apa daya,karena lucy sedang pergi dengan keluarganya ,jadi dia diam saja dirumah,lebih tepatnya berdiam di kamarnya. natsu yang sedang berleha-leha ditempat tidur,dikejutkan dengan ketukan pintu dari seseorang.

Tok

Tok

Tok

"siapa?" tanya natsu sambil bangkit duduk dipinggir tempat tidurnya.

"ayah,tolong buka pintunya" jawab orang itu yang ternyata adalah ayah natsu bingung kenapa ayahnya datang kekamarnya. ia segera menuju pintu kamarnya dan membukakan pintu untuk ayahnya.

"ada apa ? tumben ayah kekamar ku" ucap natsu,dingin. mengingat setelah kejadian itu dia dicuekin dan mereka berdua tidak pernah lagi saling tegur sapa.

"ayah mencarimu karena ada yang ingin ayah bicarakan padamu" jawab ayah natsu,igneel.

"apa?" tanya natsu,singkat.

"kau tidak mempersilahkan ayahmu masuk kekamarmu dulu?" tanya igneel

"a-aah iya,ayo masuk" jawab natsu sambil memberi jalan ayahnya untuk masuk. setelah ayahnya masuk,natsu menutup pintu dan menghampiri ayahnya yang sedang memandang keluar jendela.

"ayo bicaralah" ucap natsu.

"kau sudah memutuskan akan masuk SMA mana?" tanya igneel tanpa menatap anaknya.

"sudah" jawab natsu dengan enggan

"terus?kau mau masuk mana?" tanyanya lagi,lagi-lagi tidak menoleh ke arah natsu.

"fairytail,sekolah favorit" jawab natsu.

"kenapa kau memutuskan untuk masuk kesekolah itu?" tanya ayahnya,sambil menengok kearah anaknya dan menatap mata anaknya.

"karena sahabatku masuk ke SMA itu" ucap natsu,santai. Ayahnya mendengar jawaban itu hanya menaikkan alis,dan berkata..

"karena sahabat? apa kau punya sahabat natsu? aku tidak pernah tau kau punya sahabat disini,lagipula kau tidak pernah mengajak main sahabatmu kerumah ini" ungkap igneel.

"terserah kau kalau tidak percaya,aku tidak mau berargumen apapun denganmu" ucap natsu sambil tiduran ditempat tidurnya.

"baiklah,jadi aku sekarang tau alasanmu suka pulang malam dari sekolah,kau main dengan sahabatmu itu? begitu?" tanya igneel dengan ekspresi yang tidak terbaca.

"hmmm apa pedulimu?" tanya natsu,tidak menatap ayahnya tapi ia membaca majalah.

"KAU! makin kurang ajar ya dengan ayahmu sendiri!" bentak igneel.

"baiklah,kalau kau sudah selesai berbicara denganku,kau boleh keluar dari kamarku,ayah." ucap natsu masih membaca majalahnya. Tanpa memberi jawaban igneel keluar dari kamar natsu dan membanting pintu kamar natsu. Setelah ayahnya keluar, natsu membanting majalahnya ke bawah tempat tidur. Dan tiba-tiba pintu kamar natsu terbuka dan memperlihat kan wendy yang datang.

"anikiiii,kau berantem lagi dengan ayahhhhh?" tanya wendy sambil berlari dan memeluk tubuh kakaknya.

"kau ini,membuatku kaget wendy,bisakah kau tidak berlaku seperti itu?" ucap natsu sambil membalas pelukan adiknya.

"jawab aku kak,kau berantem lagi? aku mendengar ayah berteriak" ucap wendy yang masih memeluk natsu sambil menengadahkan wajahnya ke natsu.

"tidak,kita hanya berbicara,kau tenang saja" ucap natsu sambil mengelus-ngelus kepala wendy,dan tersenyum.

"benarkah?" tanya wendy meyakinkan.

"iya wendy manis bolo-bolooooooo,nanya muluuuu" ucap natsu sambil melepas pelukan wendy daan mencubit pipi adikknya.

"sa-saaaaaakiiiit anikiiiiii,lepasiiin" ucap wendy.

"hahahahaha baiklah-baiklah,sudah kau kembali kekamarmu,aku mau istirahat" ucap natsu sambil melepaskan cubitannya.

"baiklah aniki,istirahatlah kalau begitu" ucap wendy sambil berjalan keluar kamar natsu. setelah wendy keluar kamar,natsu kembali ketempat tidur dan merebahkan dirinya.

'berbicara heh,sudah lama aku tidak berbicara dengan cara yang benar oleh ayah' pikir natsu. Dan tak lama setelah itu, natsu pun tertidur pulas.


Dilain tempat...

"aku sudah bilang padamu sting-kun,jangan keluar rumah sendirian,kau tau,kau tidak boleh terlihat oleh orang banyak" ucap Minerva,tante Sting.

"aku bosan dirumah" ucap sting sambil memainkan tabletnya.

"terserah kau saja sting-kun, aku hanya menasehatimu dan aku sangat mengkhawatirkanmu,kau tau musuh-musuh keluargamu,yang membuat keluarga,lebih tepatnya usaha keluargamu menjadi hancur ada diluar sana,aku tidak ingin ponakanku yang aku sayang ini diapa-apain orang-orang itu,kau mengerti!" ucap Minerva setengah berteriak pada sting.

"iyaiya oba-chan,jangan cerewet, kau sangat berisik sekali,kau tahu. Sekarang aku mau tahu,sampai mana kau mencari tahu tentang keluarga Dragneel." Ucap sting,santai. Masih memainkan tablet.

"hmm begini,sting-kun. Keluarga dragneel,usaha keluarga mereka maju sangat pesat, sekarang mereka termasuk perusahaan yang terkaya. Dan keluarga terkaya karena usahanya itu." Jawab Minerva.

"anggota keluarganya?" tanya sting,sambil menatap Minerva.

"kepala keluarga bernama igneel,istrinya bernama grandine tapi dia sudah meninggal, istrinya sekarang bernama hotaru,dan putra pertamanya bernama Natsu Dragneel,ia seumuran denganmu sting-kun. Dan terakhir, putri bungsu yang bernama Wendy Dragneel." Jelas Minerva sambil menatap sting yang memperhatikannya.

"baiklah kalau begitu,jangan ganggu aku,aku ingin istirahat" ucap sting sambil berbaring ditempat tidurnya.

"oke,aku keluar dari kamarmu" jawab Minerva sambil keluar dari kamar sting.

'Natsu Dragneel….' Ucap sting sambil tersenyum sinis.


Dirumah lucy…

Sesampainya dirumah,Lucy segera mandi dan bersiap-siap untuk pergi fitting baju. Karena dia akan mengiringi pengantin,jadi dia ikut membuat baju.

"lucy,kau sudah selesai?" tanya layla dari luar kamar lucy.

"sudah buuu,tunggu sebentar" jawab lucy dari dalam kamarnya. Lucy sudah memakai pakaian yang rapi. Ia memakai tanktop hitam,memakai jeans skirt dan blazer merah, rambut pirangnya terurai dengan indah. Setelah ia selesai melihat dirinya di cermin. Ia keluar dari kamarnya.

Ia menghampiri ibunya yang menunggu di ruang tengah. Ia melihat dari depan kamar, ibunya sedang bercanda-canda dengan riangnya dengan detective genzou. Ia segera menghampiri ibu dan detective genzou.

"ibu, genzou-san, aku sudah siap, apa kita harus berangkat sekarang? atau nanti dulu? Hihihi" ucap lucy sambil terkikik melihat ibunya kaget.

"eee-eeh lucy,ayo kita berangkat sekarang,nanti kesorean" ucap ibunya sambil bangkit berdiri dari sofa dan berjalan beriringan dengan detective genzou.

"hahaha baiklah baiklah" jawab lucy sambil mengikuti ibunya dan detective genzou untuk keluar rumah dan berangkat naik mobil.

Dalam perjalanan mereka berbincang-bincang tentang rencana pernikahan dan sambil tertawa bahagia.

'Tuhan,semoga kebahagiaan yang tidak tergantikan ini tidak kau renggut kembali dariku dan ibuku' ucap lucy dalam hati sambil menatap ibunya yang tertawa bahagia.


Sesampainya di toko baju pernikahan,mereka memilih baju-baju yang bagus dan memfittingnya. Dan setelah menjatuhkan pilihan,mereka membelinya dan pulang dengan gembira. Diperjalanan, lucy tertidur.

"lucy,apa kau senang?" tanya detective genzou. Detective genzou menunggu jawaban. Tapi tak dijawab oleh lucy.

"lucy…" panggil detective genzou sekali lagi. Dan masih tetap sama,tidak ada layla yang menengok ke belakang dan terlihat putrinya sedang terlelap tidur.

"hahaha dia tertidur genzou-san" ucap layla sambil tertawa pelan agar putrinya tidak terbangun.

"iya yaa,mungkin dia capek. Dia ikut keliling untuk mencari gereja,menolong anak didanau dekat gereja,terus pulang,dan berjam-jam memilih baju tadi" ucap detective genzou sambil menoleh kearah layla, dan tersenyum. Laylapun membalas senyum detective genzou.

Setelah lama diperjalanan,sampailah mereka dirumah.

"lu-" panggil layla untuk membangunkan anaknya,tetapi dicegah oleh detective genzou.

"jangan,dia terlihat pulas sekali,aku akan menggendongnya kekamarnya,kau tolong bawakan barang-barang yang tadi kita beli" ucap detective genzou,sambil menggendong lucy yang masih terlelap tidur.

Sesampainya detective genzou di kamar lucy,detective genzou membaringkan lucy ditempat tidur,dan membukakan sepatunya dan menyelimuti lucy. Setelah itu ia membelai rambut lucy dengan penuh kasih sayang.

"oyasumi lucy…" ucap detective genzou dengan pelan agar tidak membangunkan lucy.

Setelah keluar dari kamar lucy,detective genzou melihat jam dinding yang sudah menunjukan pukul 9 malam. Betapa capeknya dia hari ini tapi sekaligus senang. Ia melihat layla yang sedang membereskan barang-barang yang tadi dibeli. Dan ia menghampiri layla.

"sudah layla-san,sudah malam,kau istirahatlah,besok pagi baru dibereskan" ucap detective genzou sambil menatap layla-san yang sedang sibuk merapikan barang-barang.

"tidak apa-apa,sebentar lagi mandilah,dan istirahat" ucap layla sambil senyum

"baiklah,setelah ini kau juga mandi dan istirahat ya" jawab detective genzou. Dan layla hanya menganggukkan kepalanya,tanda setuju. Setelah selesai beberes,layla mandi dan beristirahat karena sudah larut malam.


SKIP TIME 1 bulan kemudian~

Pagi-pagi lucy sudah bangun dari tidurnya,ia tidak bisa tidur karena pagi ini merupakan pengumuman kelulusannya. Ia akan pergi kesekolah bersama natsu untuk melihat hasil ujian. Ia mandi dan memakai seragam dengan rapih. Setelah itu,lucy keluar dari kamar dan ikut sarapan dengan calon ayahnya dan ibunya.

"ohayoooou ibu,ohayoooou genzou-san" ucap lucy sambil duduk dikursi makan untuk sarapan bersama.

"ohhayou lucy" jawab ibunya yang sedang menyiapkan sarapan.

"ohayooou lucy" jawab detective genzou yang sedang membaca Koran sambil menunggu sarapan siap. Tiba-tiba ia menutup korannya dan memandang lucy.

" hey lucy,hari ini pengumuman kelulusanmu kan? Semoga kau lulus ya lucy" ucap detective genzou sambil mengacungkan jempolnya.

"iya arigatooou genzou-san" jawab lucy sambil mengangguk-angguk tanda setuju.

"baiklaaaah,sarapan sudah siap,ayo sarapan" ajak ibu lucy,layla.

Mereka bertiga sarapan dengan lahapnya. Setelah sarapan,lucy pamit berangkat kesekolah.


Dirumah natsu….

Natsu bangun pagi,langsung bergegas untuk mandi,dan ia memakai seragam sekolahnya dengan rapih dan tidak lupa syal kesayangannya. Ia bergegas keluar kamar dan sarapan.

Ia hanya mengambil selembar roti dan meminum susu dan langsung berangkat sekolah. Dirumahnya, hari ini tidak ada siapapun, hanya ada dia dan pengurus rumah. Ayahnya, ibu tirinya, dan adiknya sedang pergi kerumah saudaranya karena ada acara keluarga. Natsu malas ikut dengan kegiatan seperti itu. Lagipula hari ini dia harus kesekolah dan bertemu lucy dan melihat apakah dia lulus atau tidak.

Sesampainya disekolah,lucy menunggu natsu didepan gerbang melihat kekanan dan kekiri. Banyak mobil yang lewat depan sekolahnya. Dan dari kejauhan ia melihat natsu sudah datang.

"natsuuuuuuuuu" panggil lucy sambil melambai-lambaikan tangannya. Lucy melihat natsu lari menghampirinya.

"hey,kau sudah nunggu lama? Maaf ya kalo lama hehehe" ucap natsu sambil nyengir.

"ahhh tidak apa-apa,ayo kita masuk" ajak lucy.


Dilain tempat…lebih tepatnya dimobil

Sting bersama dengan Minerva naik mobil untuk belanja keperluan pagi-pagi. Minerva yang menyetir dan sting duduk disebelahnya. Sting hanya melihat keluar jendela. Dan tiba-tibaaa

Sting melihat orang yang dikenalnya dari kejauhan,anak wanita,berambut pirang panjang,dan… cantik menurut sting.

'itu lucy…dia dewi penolongku…' ucap sting dalam hati. Ia tersenyum karena sebentar lagi ia akan melewati didepan lucy. Saat sebentar lagi mobil sting melewati lucy. Sting mendengar lucy berteriak memanggil seseorang. dan betapa kagetnya sting mendengarnya.

"natsuuuuuuuuu" teriak lucy.

'natsu? Apakah itu natsu dragneel?' tanya sting dalam hati. Sting melihat anak laki-laki sedang berlari menghampiri lucy. anak laki-laki itu memakai syal putih kotak-kotak,berambut pink,spike.

'apa itu natsu? Apa itu natsu dragneel? Dewi penolongku dekat dengannya?' tanya sting dalam hati,kecewa.


Setelah masuk kedalam sekolah,lucy dan natsu berlari kemading sekolah,ia berdesak-desakkan untuk sekedar melihat namanya,apakah mereka lulus atau tidak. Dilihat mereka dengan teliti,ketemuuu daaaannnn….

"yeeeeeeeeeeeeessssss aku LULUUUUUUUUUUUUUUUSSSSSSSSSS" ucap natsu dan lucy berbarengan. Akhirnya mereka keluar dari kerumunan,dan mereka berteriak-teriak gembira. Mereka tidak peduli dengan orang lain yang berada disekitarnya. Tanpa mereka sadari,mereka sudah saling berpelukan. Lucy yang menyadari hal itu,ia malu dan wajahnya memerah,dan begitupun natsu. Lucy berusahaa untuk melepaskan pelukannya,tapi natsu…tidak.. dan ia berkata…

"lucy,arigatooouuuu" ucap natsu sambil tetap memeluk lucy dengan hangat.

"untuk apa natsu?" tanya lucy yang masih malu dan wajahnya tetap memerah.

"untuk semuanya,luceee,untuk semuanya….mari kita berjuang untuk masuk SMA itu sama-sama,aku yakin kita bisa" ucap natsu sambil melepaskan pelukannya dari lucy. dan memperlihatkan pipinya yang merona.

"i-iiya natsu,pasti" ucap lucy sambil tersenyum.

Setelah mereka melihat hasil kelulusan,mereka masuk kekelas untuk pengumuman selanjutnya dari wali kelas masing-masing.

"selamat bagi kalian semua,kalian yang lulus dengan nilai yang baik,terutama lucy heartfilia" ucap mira-sensei. Murid-murid yang berada dikelas termasuk natsu dan lucy terkejut mendengar ucapan mira-sensei.

"waaaaah sugooooi luceeeee, selamat ya selamaaaaat" ucap natsu histeris. Lucy hanya menundukkan kepalanya karena dia malu.

"yasudah begini anak-anak,besok adalah perayaan kelulusan kalian,jadi bilang pada orang tua kalian, orang tua kalian harus datang melihat anak-anaknya wisuda dari SMP ini,kalian mengerti?" ucap mira-sensei sambil tersenyum.

'orang tua ya?hmm' pikir natsu dalam hati. Sedih. Dia berfikir apakah ayahnya akan mau datang kepesta kelulusannya.

"baiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiikkkkkkkkkkk ssssensseeeeeeeeeeiiiiii" ucap seluruh murid dikelas.

"baiklah,itu saja yang sensei ingin umumkan,kalian boleh pulang,sekali lagi selamat yaaa minnaaaaa" ucap mira sensei sambil keluar dari kelas.

"hey luce,ibumu kapan akan menikah? Dalam waktu dekat ini kan?aku diundang kaaaan? Hihi" tanya natsu sambil terkekeh.

"iya diundang dong,hmm dalam waktu dekat ini,tinggal 3 hari lagi harus datang yaa" jawab lucy.

"iya aku pasti datang,baiklah,ayo kita pulang" ajak natsu sambil bangkit dari kursinya. Dan lucy mengikutinya dari belakang.

Mereka pulang bersama,dan mereka pisah dijalan untuk kembali kerumah masing-masing.

Sesampainya dirumah…

"ibuuuuu aku pulaaaaaang" teriak lucy sambil membuka sepatunya dan buru-buru masuk kerumah untuk memberitahu bahwa ia telah lulus.

"lucyyyy,okaeriii. Bagaimana-bagaimana? Kau lulus kan?" tanya genzoupun ikut memandang lucy yang masih berdiri.

"luluuuuuuuuuuuuuuusssssss buuuuuuuu, dan kau tau? Aku lulus dengan nilai yang terbaikkkkkkkkkkkkk,hmmm besok pesta kelulusan,kalian akan datang kan?"tanya lucy sambil tersenyum.

"oh jelas,kami akan datang untuk anak kamiiiiiiiii" jawab detective genzou,heboooh.

Mereka tertawa riang bahagia.


Sementara itu, dilain tempat...

"oba-chan tolong,cari tahu ciri-ciri natsu dragneel seperti apa dan juga digereja itu,kau tau kan gereja yang ada danau dan aku jatuh kedalamnya? tanya kapan ada pelaksanaan pernikahan disana" ucap sting sambil duduk dipinggir tempat tidurnya sambil memandang keluar jendela.

"un-untuk apa sting-kun?" tanya Minerva,ragu-ragu.

"kau cari tahu saja oba-chan,aku mohon" ucap sting dengan suara yang lembut.

"ba-baiklah,aku akan cari tahu" jawab Minerva sambil meninggalkan sting sendirian dikamar.

'lucy…dewi penolongku..kita akan segera bertemu lagi dan natsuu… apa dia natsu yang dibicarakan oleh oba-chan?' pikir sting dalam hati.


chapter terbaru lagi minnaaaaaa

aku lagi sempet nih update-update chapter baruuu

hmm,kira-kira chapter ini jelas gak?-_-''

gomenasaaaaai kalo ada kataa-kata yang ganyambung atau penulisan yang salah, kan author masih baruuu hehehe ^_^v


it's time to balas review lalalala~

Himiki-chan : yayayaaaa,sticy udah nongol nih,staytune yaa himiki-chan :D

Yuuki Hiruma : okeeey yuuki-san,staytune yaaa,chapter berikutnya bakalan seru nihhhh :D~


oke review lagi aja yaaaaa...

arigatooooou~