Sebelumnya di Naruto no Aoi honō

"kakak keren sekali" teriak konohamaru.

"ayolah, aku baru mengganti pakaian, nanti berdebu pakaianku ini" protes naruto

Orang yang di sebut gaara itu muncul di atas pohon, pasir pasir melayang-layang di sekitar gara

"satu lagi orang yang aneh muncul, ah sudahlah, aku mau pulang, tou-san menunggu ku" ucap naruto

"tunggu, siapa namamu ? ibu ingin darahmu" ucap suara berat gaara.

"namaku naruto, senang berkenalan dengan mu" partikel partikel api muncul di sekitar naruto, berterbangan kesana kemari memenuhi area itu.

"a- apa ini. Seperti abu yang terbakar melayang di udara, sekuat apa ku naruto ? aku ingin melawan mu" ucap menma.

Chapter 7

Mendokusai!

Tepat jam 12 saat matahari terik menambah panas suasana Pertemuan menegangkan yang telah terjadi, sabaku no gaara dan naruto tepatnya

"iteteteteeeeee" pekik naruto karena di jewer oleh momosuke yang sebal karena di abaikan dari tadi, perut lapar juga menambah amarah momosuke karena tadi ia lupa memakan dango enak yang di belikan itachi.

"Naruto-kun tidak boleh berkelahi, ayo cepat pulang! Aku lapar?" ucap momosuke pura pura ngambek di depan naruto.

"i- iya Momo-chan, ayo kita pulang" ucap naruto bergidik melihat momosuke, membuat pastikel partikel api terbakar langsung hilang karena di jewer, sudah susah payah bertingkah keren, hah kasian sekali si naruto.

"ngomong-ngomong kenapa kalian berada di desa Konoha ? bukankan kalian ini ninja Suna Gakure ?" ucap naruto kepada trio sabaku.

"kami ini mengikuti ujian chuunin yang di laksanakan di desa Konoha" ucap datar temari.

"apa kau ikut hei naruto ? aku ingin membunuhmu, membuat pasirku ini basah dengan darahmu" sahut gara yang berada di atas pohon.

"tentu saja aku ikut, aku ingin melihat seperti apa jutsu-jutsu desa lain, pasti akan menarik melawan shinobi desa lain" balas naruto tanpa membalikkan badannya karena takut kena jitak momosuke lagi.

"aku juga ikut, aku ingin melawan kalian dan menunjukkan jutsu-jutsu klan ku, klan namikaze" ucap menma tidak mau kalah dengan naruto dan gaara.

"akan ku nantikan saat-saat yang mengasyikan seperti itu dan pastikan kalian jangan kalah duluan oleh peserta lain" ejek naruto kepada menma, sambil berjalan menjauh, lebih tepatnya di seret oleh momosuke menjauh.

"Ayo temari, kankurou kita kembali ke penginapan" ucap datar gara.

POFT

Ketiga ninja suna mengilang meninggalkan menma dan ketiga bocah.

Menma masih memandang punggung naruto yang masih terlihat "Aku tidak akan kalah semudah itu, lihat saja Naruto, Gaara" gumam Menma.

"Ayo kita pulang menma-niisan, nanti Kushina-baasan marah kalo kita pulang terlambat" ajak Konohamaru.

"yosh, aku juga ingin berlatih jutsu touchan, rasengan!" sambil memegang kepala konohamaru.

Ujian chuunin akan dilaksanakan 1 minggu lagi, konoha semakin di padati oleh shinobi-shinobi desa lain yang ingin ikut ujian ini, suna gakure, otto gakure, kumo gakure dan konoha gakure, ke empat desa ini yang mengikuti ujian.

"nee, Naruto-kun, apa saja jutsu ninja yang kau kuasai ?" ucap Monosuke disela-sela perjalanan pulang.

"taijutsu aku lumayan, ninjutsu tidak terlalu sepertinya, aku tidak berpengalaman juga menghadapi genjutsu" terang naruto.

"Berlatihlah ke rumah, akan ku ajari cara menghadapi genjutsu" ucap momosuke sambil tersenyum .

"pasti momo-chan, ngomong ngomong kenapa kau menggandeng tangan ku dari tadi ?" goda naruto.

"eeeeh" momosuke langsung melepaskan gandengan tangannya dan menutup muka merah yang menandakan malu.

Di tempat gelap ada dua sosok yang berbicara merencanakan sesuatu

"waktu yang di janjikan semakin dekat tuan, orochimaru juga sudah bergerak sekarang bersama anak buah hasil percobaan" ucap sosok bertopeng putih polos itu.

"Bersiaplah, kita akan menunggu tanda dari orochimaru memulai serangan pertama, dan konoha akan menjadi milik ku" ucap pria yang berada di kegelapan.

"Hai'" menghilang sosok bertopeng tersebut.

"aku harap rencana ini berhasil, aku ingin menguji seberapa tangguh bagian tangan ku ini, terasa sangat kuat" gumam sosok tersebut yang mengeratkan tangan kanan nya.

Ke esokan harinya, matahari mulai tinggi menghangatkan udara desa konoha tempat tokoh favorit kita berada, naruto sedang menuju rumah momosuke untuk berlatih menghadapi genjutsu.

"Momo-chan, naruto sudah datang, dia menunggumu di Dojo" ucap kohaku kepada momosuke yang sedang masak di dapur.

"hai' kaa-chan, tolong selesaikan ini, aku mau ke Dojo" ujar momosuke

Tap

Tap

Tap

Sreeek

Terbukalah pintu geser Dojo, terlihat naruto sedang melihat foto uchiha madara terpampang besar di tembok.

"Dia adalah kakek buyutku, sama seperti itachi nii-san, kami masih memiliki hubungan darah sebagai keturunan langsung uchia madara jii-sama" ucap momosuke di belakan Naruto.

"ehh, jadi momo-chan dan itachi-sensei masih ada hubungan darah, pantas saja itachu sensei sedikit protektif, hahaha" gelak tawa naruto mengakhiri kalimat.

DHUAG

Benjol kepala naruto karena jitakan momosuke.

"itaii, momo-chan kenapa sih, main jitak aja, sakit tau" protes Naruto.

"jangan banyak protes, disini aku adalah sensei, kau harus menuruti setiap perintah ku" momosuke berkacak pinggang sok sokan menjadi sensei yang sedang memarahi murid nya.

"i- i-ya momo-sensei" ucap naruto

"perempuan memang mengerikan, benar kata Sikamaru, kerjaannya marah marah terus, jebol pintu lah, main jitak lah, dasar merepotkan" pikir naruto.

"naruto-kun apa kau berpikir yang tidak tidak hah ?" sambil mengelus bogemannya momosuke mengintimidasi naruto.

"ti- tidak momo-chan, ayo mulai berlatih" ucap naruto.

"Baiklah, apa kau tau apa itu Genjutsu naruto kun ?" ujar momosuke.

"aku sama sekali tidak tau" ujar naruto sambil duduk bersila bak murid dojo

"hah, baiklah akan ku beri tahu apa itu genjutsu, Genjutsu atau ilusi adalah suatu teknik yang memainkan pikiran lawan, bisa juga di sebut hipnotis, dengan membelokkan realita sebenarnya dengan membuat musuh seperti tertidur, di alam mimpi atau bawah sadar mereka, kita mengendalikan dengan sesuka hati atau bisa juga langsung kita bunuh, Uchiha sendiri memiliki banyak ahli genjutsu, sepeti itachi nii-san, kami bisa membalikkan genjutsu berkat sharingan yang kami miliki, melepaskan genjutsu dengan melakukan kontak mata kepada musuh apabila kita udah ahli atau menyentuh salah satu baguan tubuh untuk memberikan efek genjutsu" panjang lebar momosuke menerangkan genjutsu.

"begitu ya, aku sendiri tidak tahu cara menghadapi genjutsu tersebut" ucap naruto.

"maka dari itulah aku akan mengajarimu cara menangkal genjutsu tingkat menengah, genjutsu sendiri menyerang otak, jadi kamu harus melapisi otak dengan chakra, chakra ini akan bekerja ketika kita di serang oleh pengguna genjutsu, hampir seperti alarm kebakaran, saat sensor mendeteksi asap maka alarm akan berbunyi untuk membangunkan orang di rumah" ucap momosuke.

"ah, mohon kerja samanya momo-chan" ucap naruto

"tentu saja murid ku" ucap momosuke berekspresi :P, entah bagaimana mendeskripsikan ekspresi seperti itu, hahaha

"apa kau pernah mendengar jutsu seperti chidori atau rasengan ?" ucap serius momosuke.

"seingatku belum, malah baru mendengangarnya" ucap naruto tanpa dosa.

"ah kau ini naruto, chidori adalah jutsu andalan hatake kakashi, jutsu yang di gunakan untuk menusuk lawan, di perkuat oleh elemen petir guna menambah kecepatan saat penusukan dan memberikan daya rusak kepada lawan, jantung adalah sasaran dari pengguna jutsu ini, rasengan hampir sama cara kerjanya" berhenti sejenak momosuke menjelaskan jutsu kepada naruto

"rasengan adalah jutsu andalan yondaime-sama, memadatkan chakra menjadi bentuk bola kecil berputar, dengan menubrukkan inti putaran terhadap musuh untuk memberikan daya hancur maksimal, apabila terkena luar dari titik putar rasengan maka akan mengurangi kerusakan jutsu tersebut, tentu bisa kau pantulkan menggunakan perisaimu itu naruto-kun, dengan sedikit memberi sudut agar mengubah laju dari jutsu tersebut, jika chidori akan sulit untuk mementalkannya karena dia dapat dengan mudah menembus perisaimu, maka berhati hatilah naruto kun" ujar momosuke.

"baiklah momo-chan, aku sangat tertolong dengan penjelasanmu ini, ah aku lapar, apa kau masak momo-chan ?" ucap naruto yang memegangi perut nya.

"hah, kau lama lama seperti akari saja, makan terus, ayo ke dapur, tadi aku sudah masak" sambil tersenyum momosuke berada di depan naruto yang hendak menuju dapur

Uchiha mansion yang sangat luas, sama seperti hyuga mansion, 2 clan kuat ini sedikit tidak akur

"hah, rumahmu luas sekali momo-chan, capek sekali menuju dapur saja, aku pasti lapar lagi jika harus kembali ke Dojo, hahaha" canda naruto.

"hahaha, kau bisa saja naruto-kun" balas momosuke

Matahari mulai terbenam memberi warna semburat orange di awan, latihan naruto pun sudaha selesai untuk hari ini, naruto dan momosuke sedang mengobrol di taman Uchiha Mansion Utama ( terdapat 2 mansion besar di perkampungan uchiha, 1 mansion tempat momosuke tinggal dan satunya mansion tempat sasuke dan itachi berada).

"di konoha sendiri terdapat banyak sekali klan klan besar dan kuat, jutsu-jutsu mereka juga unik dan tidak bisa di tiru sembarang orang, apa kau tahu itu naruto-kun ?" ucap momosuke tersenyum,

Momosuke sangat senang sekali sejak berteman dengan naruto, momosuke tidak punya teman sama sekali karena hampir tidak pernah keluar rumah, mungkin hanya main ke tempat sasuke sepupunya, tapi sasuke aneh kalau menurut momosuke, sasuke cenderung egois dan pendiam, tidak seramah naruto(tentu saja), mungkin karena uchiha Fugaku terlalu keras dan suka membandingkan dengan itachi membuat sasuke seperti itu.

"tentu aku tahu, tapi tidak begitu detil, aku akan senang jika kamu mau memberitahuku momo-chan" ucap ramah naruto.

"baiklah kalu muridku mau mendengarkan ku, ( sok jadi sensei si momosuke ) akan ku mulai dari klan inuzuka, klan ini berteman dengan anjing ( tentu saja karena nama klan berasal dari kata anjing ) menjadikan anjing sebagai patner, membuat kombinasi dengan partnernya, mereka tidak menggunakan ninjutsu seperti kami ( klan uchiha ), tapi menggunakan jutsu gabungan dengan hewan" ucap momosuke.

"dan selanjutnya nara, klan ini terkenal dengan kepandaian otak mereka ( mungkin berasal dari kata nara yang berarti belajar ) mereka terlihat biasa biasa saja, jurus andalannya adalah bayangan atau kage, bertarung menggunakan akal atau menggunakakn sedikit tenaga untuk menghasilkan sesuatu yang besar" tambah momosuke.

"klan aburame, klan yang mengendalikan serangga, mereka sedikit misterius dan jarang berkomunikasi" ucap momosuke sambil memegangi janggut bak detektif.

"naruto-kun, apa kau ingat hyuuga hinata ?" ucap momosuke.

"ah iya, dia gadis pemalu itu ya, cukup mani-" sebelum naruto menyelesaikan kalimatnya sudah terkena jitakan maut momosuke

Duaaag

"bukan itu maksud dari pertanyaan ku, klan Hyuuga, adalah klan tua dari konoha dan salah satu terbesar, uchiha dan senju adalah termasuk itu" ucap momosuke sebal.

"Hyuuga memiliki salah satu mata spesial yaitu byakugan, mata byakugan bisa melihat aliran chakra dalam tubuh manusia, dapat melihat 360 derajat dan dapat melihat sangat jauh berbeda dengan sharingan yang bisa di gunakan untuk menyerang, juuken adalah taijutsu andalan mereka, memukil titik chakra untuk menghentikan aliran chakra tersebut, terbaik dalam hal taijutsu" terang momosuke.

"jadi begitu ya, aku sudah mengerti sekarang, ini sudah malam, aku mau pulang dulu momo-chan, terimakasih makanannya, jaa nee" ucap naruto.

"i- iya, padahal aku belum memberitahumu tentang senju dan namikaze, jaa nee naruto" balas momosuke.

"kapan kapan juga bisa, lagian besok juga aku kesini untuk berlatih" ujar naruto seraya meninggalkan bangku yang di duduki

Waktu semakin bergeser larut, bulan terlihat besar sekali, mungkin karena sedang purnama, pasar malam sudah sangat ramai di padati pengunjung yang ingin merasakan makanan khas konoha.

Tokoh favorit kita sedang berjalan di distrik pertokoan konoha dan melewati warung ramen teuchi, tanpa sengaja bertemu menma dan paman genit berambut putih baru selesai makan ramen.

"hai naruto, dari mana saja kau ?" sapa menma.

"oh, hallo menma, paman genit, aku baru saja dari rumah momosuke untuk berlatih, kalian sedang apa ?" ucap polos naruto yang membuat jiraiya naik darah.

"siapa yang kau panggil genit, hey bocah tengik ?" ucap jengkel jiraiya.

"entahlah" balas naruto.

"kami baru saja berlatih jutsu baru, rasengan" ucap menma tiba tiba muncul bola biru di tangan menma, terdengar sedikit berisik seperti angin yang di padatkan dan berputar.

"jadi seperti itu rasengan ya, seperti yang di ceritakan momo-chan, berputar konstan dan memiliki pusat rotasi" pikir naruto

"wow, aku baru pertama kali melihat nya, apa itu kuat " ucap naruto.

"tentu saja baka-naruto, ini adalah jutsu andalan touchan, aku bisa menguasainya dalam waktu 10 hari" ucap bangga menma.

"ah begitu ya, kelihatannya tangan mu terluka menma ?" komen naruto melihat tangan menma yang terluka.

"karena aku terlalu keras berlatih, ngomong-ngomong apa yang kau latih di termpat momosuke-chan ? apa kau mendekati momosuke-chan ? aku tidak akan kalah" ucap menma berapi api.

"aku hanya berlatih menangkal genjutsu saja kok, ahahaha" naruto tertawa canggung.

"ah sudahlah, aku mau pulang, jaa nee" ucap naruto.

"bocah ini, menyembunyikan sesuatu" pikir jiraiya.

Tak terasa besok adalah hari pertama ujian chuunin, peserta tahun ini banyak sekali, terdiri dari 60 team yang berisi 3 orang setiap team.

"Sekali lagi Sasuke" ucap Itachi.

Katon Gokakyu No Jutsu

Tercipta api diameter 10 meter, api yang cukup besar

"bagus sasuke-kun" ucap itachi

Itachi dan sasuke sedang berlatih di ground private milik klan uchiha, akan tetapi mereka kedatangan 2 tamu yang tak terduga.

"hai sasuke-kun, itachi-sensei" ucap naruto dan momosuke bersamaan.

"hai naruto-kun, momosuke-chan"ucap ramah itachi

"Hn" ucap ketus sasuke tidak suka melihat momosuke dan naruto

"besar juga bola apimu sasuke-kun, ngomong ngomong aku ingin melihat bola api momo-chan juga" ucap naruto sambil menggunakan senyuman maut kepada momosuke

"baik baik" ucap momosuke

Katon Gokakyu No Jutsu

Jutsu api milik momosuke tidak terlalu besar hanya 7 meter tapi kecepatan lajunya dua kali lipat dari bola api milik sasuke.

"whoa, cepat sekali bola apimu momo-chan" ucap naruto tentu saja membuat sasuke tidak suka

Momosuke sendiri mempunyai bakat yang sangat luar biasa, bisa dengan mudah mempelajari jutsu tapi momosuke enggan berlatih keras, momosuke lebih suka memasak dan hampir tidak pernah berlatih, itu sebabnya staminanya cepat terkuras dan habis chakranya.

"aku juga bisa seperti itu" ucap ketus sasuke.

"sudah sudah, ayo kita kerumah, mikoto-kaasan membuat makanan yang banyak, kalian pasti suka" kata itachi.

"maaf itachi sensei, aku hanya mengantar momo-chan ke gedung hokage untuk mengirim dokumen penting" ucap naruto.

"jangan lupa besok adalah ujian chuunin hari pertama, jadi persiapkan diri kalian" ucap itachi

"hai sensei" ucap naruto dan momosuke bersamaan lalu menuju ke gedung hokage.

"sebaiknya kau tidak kalah duluan naruto, karna aku yang akan mengalahkanmu" ucap sasuke.

"akan kutunggu hari dimana kau bisa mengalahkanku sasuke-chan" ejek naruto

Setelah naruto dan momosuke mengantar dokumen mereka bertemu akari yang juga mengantar neneknya aka tsunade melapor ke hokage

"hai akari-kun" ucap naruto dan momosuke bersamaan.

"hai, apa kalian sudah siap untuk besok ? aku sih membantu nenek di rumah sakit, sambil mempelajari ninjutsu medis" ucap akari

"bagus sekali akari kun, kau menjadi lebih berguna lagi daripada hanyabisa menghabiskan jatah makan orang lain" ejek naruto

"hahaha, jangan begitu naruto-kun" bela momosuke.

"makasih momo-chan ku, kau membela ku dari si naruto-chan yang jahat" goda akari yang ingin melihat naruto cemburu.

"aku mau pulang, ayo momo-chan, kita tinggalkan monster biskuit ini" ucap naruto sambil menarik tangan momosuke menjauh.

"jaa nee akari-kun" ucap momosuke.

"jaa momo-chan ku, naruto-kyun" sambil memberi ciuman jauh ala lebay.

Ke-esokan harinya semua peserta mulai berangkat ke akademy guna mengikuti ujian chuunin

Seperti apakah ujian yang akan di selenggarakan oleh konoha.

To be continued . . .

Maaf atas keterlambatan update chapter, author mepet mepet nulis nya

Tinggalkan jejak dan berikan tanggapan anda atas fic ini,

Terima kasih sudah membaca