Previously:

Luhan mengecup pipi Sehun. Sehun dan Luhan merebahkan tubuh mereka. Sehun menarik tubuh Luhan dan memeluknya erat, seakan-akan takut Luhan pergi meninggalkannya. Luhan menyenderkan kepalanya didada bidang Sehun. Mendengarkan detak jantung Sehun yang tidak beraturan, sama seperti miliknya. Dan mereka terlelap bersama.

I'm Your Past, Luhannie.

NC-21(maybe), OOC, GS, Typo, Alur acak-acak, bahasa ancur, DIRTY TALK

Chapter 7

Luhan terbangun dari tidur nyenyaknya. Sangat nyenyak, mungkin karena dipeluk Sehun? Tidak, itu sudah biasa. Luhan tidak tahu juga kenapa. ia meraba tempat yang tadi ditiduri Sehun. Kosong.

Luhan segera bangun dan mencari Sehun. Dikamar mandi tidak ada, didapur tidak ada, diruang tamu tidak ada. Ia merasakan tubuhnya menjadi hangat. Sehun memeluknya dari belakang dan berbisik. "Mencari ku Lu?" luhan mengangguk.

"Dimana mama Hun?" tanya Luhan bingung. Bukankah mama sudah pulang tadi.

"Mereka pergi lagi Lu. Ntah pergi kemana dan akan lama katanya. Jadi kita bisa membuat Oh kecil lagi." Ucap Sehun enteng yang dihadiahi jitakan dikepalanya.

"Mesum." Ucap Luhan dan melepaskan tangan Sehun dari pinggangnya. Sehun hanya terkekeh. Padahal, faktor yang membuatnya semakin mesum karena tubuh Luhan yang selalu menggodanya.

Luhan merasa lapar, akhirnya ia memutuskan kedapur untuk membuat makan siang untuknya dan Sehun. Tiba-tiba Sehun datang.

Sehun memeluk Luhan lagi dari belakang dan sesekali menghirup aroma vanilla dari leher Luhan. aroma yang sangat memabukkan bagi Sehun. Luhan sedang fokus memotong wortel. Karena Sehun semakin lama mengecupi tengkuknya, membuat Luhan geli. Dan itu membuat jari telunjuk Luhan teriris.

"Aww." Teriak Luhan kesakitan. Sehun menghentikan aktifitasnya dan melihat apa yang terjadi. Karena nya, jari telunjuk Luhan terluka. Sehun mencuci luka itu. Karena tidak mau berhenti, akhirnya Sehun mengulum jari itu.

Luhan hanya melihat Sehun dengan tatapan yang tidak bisa diartikan. Sehun melepas kulumannya dan mengecup jari telunjuk Luhan.

"Lain kali lebih berhati-hati saat memotong sayang." Kata Sehun lalu mengelus pipi Luhan.

"Itu semua karenamu." Ucap Luhan pura-pura kesal.

"Maaf sayang." Luhan hanya diam dan melanjutkan masaknya.

Setelah selesai memasak, mereka memakan nasi goreng kimchi buatan Luhan. rasanya sangat enak. Padahal Luhan tidak terlalu pintar masak. Luhan diam. Merenungi siapa lelaki kecil yang mirip dengan Sehunnya itu?

"Kau kenapa Lu?" Luhan menengok kearah Sehun, mendapati sehunnya sudah duduk disebelahnya. Ini saatnya menceritakan apa yang mengganjal dihatinya. Padahal ia sudah menceritakan ke Kyungsoo dan Baekhyun. Namun ini tetap mengganjal hatinya.

"Aku sering bermimpi tentang anak kecil laki-laki mirip sekali denganmu Hun. Memangnya kita pernah kenal dulu ya? Kenapa aku merasa tidak asing dengan suaramu dan wajahmu? Kalau kita memang pernah kenal.."

"...berarti kau cinta pertama dan terakhirku." Ucap Luhan. Sehun rasanya ingin menceritakan semuanya, Luhan juga cinta pertama dan terakhirnya juga! tapi Sehun harus menceritakannya secara perlahan. Mungkin ini saatnya menceritakan semuanya.

"Lu, dengarkan aku." Sehun menangkupkan wajah Luhan ditangannya. Menatap lekat manik rusa itu.

"Kau juga cinta pertama dan terakhirku Lu. apa dimimpimu ada lelaki sering membawamu ke lapangan basket? Jika iya, itu aku Lu. kau percaya kan?" Luhan mengangguk. Tuhan menjawab pertanyaannya. Ternyata lelaki yang ada dimimpinya adalah pacarnya sekarang. Oh Sehun.

"Tapi...kenapa aku tidak bisa mengingatnya Hun?" tanya Luhan yang membuat Sehun diam. Apa ia juga harus menceritakan kepada Luhan penyebab ia seperti ini? Oh Tuhan, sekarang Luhan ingin menangis rasanya. Sehun segera membawa Luhan kedalam pelukannya.

.

Italy. Ya, SuLay dan TaoRis sedang ada di italy. Mereka sedang merencanakan bagaimana membuat Luhan kembali mengingat Sehun.

"Apa yang harus kita lakukan kris-ah?" tanya Tao, sang istri.

"Kita harus sabar baby"

"Aku-"

Drttt Drrttt

Calling from Oh Sehun.

"Halo. Kenapa Hun-ah?"

"Ada kabar baik dan buruk ma."

"Ceritakan semuanya."

"Kabar baiknya, Luhan sudah mengingatku. Bukankah itu bagus? Beruntunglah Luhan tidak apa-apa. Tapi kabar buruknya, ia bertanya kenapa ia tidak bisa mengingatnya. Aku terdiam dan tidak menjawabnya. Haruskah aku menceritakannya?"

Inilah hal-hal yang ditakuti Tao. Ketika Luhan bertanya kenapa ia bisa seperti ini? Kenapa Luhan hanya bisa mengingat sedikit ketika waktu ia kecil? Tao diam. Suho, Lay, dan Kris menatap Tao bingung. Tao segera merubah menjadi speaker mode, agar semuanya bisa dengar.

"Hun-ah..."

"Ma, apa ada mama?"

"Mama disini sayang. Luhan kenapa hm?" Tanya Lay penasaran.

"Ia sudah mengingatku ma! Aku sedikit bahagia mendengarnya."

"Kenapa sedikit bahagia?"

"Karena Luhan tadi bertanya kenapa ia tidak bisa mengingatnya." Lay ikut bungkam. Semuanya bungkam. Beruntung karena Sehun melakukan telephone ini saat Luhan tengah tertidur pulas karena capek menangis mungkin.

"Hun-ah sepertinya sudah saatnya menceritakan semuanya. Tapi aku ingin kau berjanji kepadaku." Ucap Kris.

"Aku akan melakukan apapun untuk Luhan, pah."

"Aku ingin kau berjanji, kau akan selalu ada disisi Luhan bagaimanapun kondisi Luhan. kau mencintainya bukan? Jadi itu mudah. Dan aku ingin kau menjaga Luhan, menjaga semuanya. Apalagi menjaga perasaan Luhan. jika kau menyakitinya, aku tidak akan segan-segan memisahkanmu dengan Luhan." kata Kris tegas.

"Aku berjanji pah. Kau bisa mempercayakan itu kepadaku." Telephone terputus.

.

KaiSoo dan ChanBaek berencana mengajak HunHan pergi jalan bersama-sama. Karena selama berlibur, mereka jarang menghabiskan waktu bersama. Saat mereka sampai didepan pintu, ia kaget karena melihat Luhan yang membuka pintu.

Bagaimana tidak kaget. penampilan Luhan sangat berantakan. Pucat, mata sembab, dan rambut yang acak-acakan. Kyungsoo dan Baekhyun segera memeluk Luhan yang badannya sedikit hangat.

"Lu kau kenapa?" tanya Kyungsoo cemas. Baekhyun rasanya ingin menampar Sehun kenapa ia tidak bisa merawat pacarnya. Ia segera menghampiri Sehun yang ada didapur, sedang memasak untuk Luhan.

"Kenapa Luhan begitu hah?" tanya Baekhyun tidak sabaran. Chanyeol juga ikut berada didapur dan saat ia datang, ia menahan tangan Baekhyun yang hendak ingin menampar Sehun.

Sehun menceritakan semuanya. Ya, teman-temannya tentu tahu Luhan pernah jatuh dan mengalami amnesia ringan. Mereka tahu dari Sehun. Sebenarnya mereka sudah lama berteman, namun karena Luhan amnesia, jadi melupakan semuanya. Baekhyun mengerti. Ternyata menjadi Sehun yang perlu kesabaran extra.

"Tapi kenapa Luhan bisa sakit?"

"Ia tidak mau makan. Jadi aku berinisiatif memasak untuk Luhan." Baekhyun segera memanggil Kyungsoo dan mereka memasak bersama. Sehun menghampiri Luhan yang sedang berbaring di sofa.

"Lu, merasa lebih baik?" Luhan hanya diam. Tiba-tiba Luhan merasa pusing, kepalanya serasa berputar, ia memegang kepalanya untuk mengurangi rasa sakit, namun rasa pusingnya semakin menjadi. Sehun yang melihat itu segera mengambil obat dari . Luhan terduduk dan mengambil obat yang ada di tangan Sehun dan meminumnya. Rasanya lebih baik.

Sehun duduk disebelah Luhan dan menyenderkan kepala Luhan dibahunya. Kai dan Chanyeol yang melihat itu hanya tersenyum miris. Kasihan sekali temannya yang satu ini, harus bersabar sampai waktu yang tepat untuk mengembalikan ingatan sang pacar.

Baekhyun dan Kyungsoo membawa makanan. Mereka memasak nasi goreng kimchi dalam porsi banyak karena mereka juga belum makan.

"Lu ayo makan." Ajak Baekhyun dan Luhan mengangguk. Sehun tahu Luhan sedang lemas, akhirnya ia akan menyuapi Luhan.

"Lu ayo buka mulutmu" Luhan membuka mulutnya dan memakannya.

15menit setelah mereka makan. Mereka merasa kenyang. Mereka memutuskan bermain truth or dare. Kai memutar botol dan arah botol itu tertuju ke Chanyeol.

"Truth or dare?"

"Dare."

"Yadongan bersama baekki dan aku akan merekamnya." Kata kai santai.

"MWOYA?!" ucap Semua orang disitu kecuali Kai. Ya, tingkat kemesuman kai sangat dewa.

"Kau gila kai. Apa tidak bisa diganti?" Kai menggeleng.

"Ah! Bisa diganti! Baekki kau harus melakukan blowjob dan aku tetap akan merekamnya." Ucap Kai yang dihadiahi jitakan dari Kyungsoo dan Baekhyun.

"Kyung, harusnya kau tidak bersamanya. Kau tahu? Dia mesum." Kata Baekhyun.

"Untung Sehun tidak semesum Kai." Kata Luhan dan Sehun hanya terkekeh.

Karena BaekYeol tidak mau melaksanakan dare, akhirnya Kai memutar botol dan mengarah ke Sehun. Sehun memilih truth.

"Ceritakan masa kecilmu." Kata Chanyeol dan Kai bersamaan. Sehun terlihat berpikir. Dalam satu sisi, ini kesempatan emas untuk membantu Luhan mengingat masa lalunya. Namun disatu sisi lagi, ia takut membuat Luhan merasa pusing lagi karena memori ingatannya sedikit sedikit kembali.

Ia melihat kearah Kyungsoo dan Baekhyun dengan tatapan 'apa yang harus aku lakukan?' dan mereka berdua hanya mengangguk tanda menyetujui. Sehun mengambil nafas panjang.

"Jadi begini. Dulu aku mempunyai tetangga yang rumahnya berhadapan dengan rumahku. Ternyata tetangga itu memiliki seorang bidadari yang membuatku jatuh hati padanya.."

Luhan mendengarkan secara seksama. 'Sepertiinya aku pernah mengalami ini'.

"Dia cantik, memiliki mata yang indah, rambutnya berwarna blonde. Dia sering kuajak bermain saat sore hari ke lapangan basket. Aku memintanya menemaniku.."

Luhan merasa kepalanya berdenyut pelan, tapi ia tahan.

"Suatu hari. Kedua orangtua ku dan orangtuanya menjodohkanku dengannya. Namun ia menolak perjodohan itu. Awalnya aku tidak mau menolaknya, namun dia menolaknya membuatku terpaksa mengikuti kemauannya.."

Kepala Luhan berhenti berdenyut. Ia menutup matanya agar dapat mencerna semua perkataan Sehun dengan baik. Sungguh, ia pernah merasakan hal yang sama namun ia tidak bisa mengingatnya.

"Setelah acara perjodohan itu, keluarganya pindah ke London. Seminggu setelah kepergiannya ke London, aku merasa tidak ada yang berubah. Semuanya sama. Tapi ketika aku mendengar mama sedang bertelponan dengan seseorang, membuatku kaget. ternyata.."

"Ternyata bidadari itu mengalami kecelakaan ringan. Namun hasilnya sangat fatal. Hanya terpleset ditangga lalu ia melupakan semua kenangannya ketika masih kecil.." Sehun tersenyum miris. Luhan memeluk Sehun secara tiba-tiba.

"Sehunnie... terimakasih.. aku sudah mengingat semuanya." Semuanya kaget termasuk Sehun. Senyuman mirisnya terganti dengan senyuman bahagia. LUHAN SUDAH MENGINGAT SEMUA MASA KECILNYA!

Sehun menatap semua orang disitu‒kecuali Luhan‒ dengan tatapan 'terimakasih telah membantu ku mengingatnya.' Semuanya mengangguk dan tersenyum bahagia. Dalam pelukan Sehun, Luhan menangis.

"Sehun, maafkan aku. Maafkan aku tidak bisa mengingatmu hiks.. namun sekarang aku sudah mengingatmu dan aku berjanji aku tidak akan melupakanmu lagi hiks.." Sehun mengecup pucuk kepala Luhan. Semuanya segera memeluk pasangan masing-masing.

.

Setelah baekyeol dan kaisoo pulang, Sehun segera menelphone mamanya.

"Annyeong anakku sayang. Ada apa hm?"

"Ada berita baik ma! Aku telah berhasil membuat Luhan mengingat semuanya!" ucap Sehun girang

"Bagus sekali. Wah mama tidak sabar melihat kalian menikah nanti" Sehun mengerinyit heran.

"Mama tidak perlu menjodohkanku lagi. Sudah pasti aku akan menikahi Luhan nanti."

Lay tersenyum melihat anaknya yang telah dewasa itu. "Baiklah, mama berharap saat mama pulang nanti kau sudah melamar Luhan ya. Dan mama harap kau melamar didepan mama. Mama akan mengadakan makan malam bersama."

"Baik ma!"

Piip piip.

Sehun menutup telphonenya saat melihat Luhan keluar dari kamarnya hanya menggunakan bathrobe. Luhan segera duduk dipangkuan Sehun.

"Ada apa nyonya Oh?" Sehun menekankan kata Nyonya Oh dan Luhan terkekeh.

"Hanya ingin bermanja-manja dengan tuan Oh, memangnya salah?" Luhan mengecup pipi kanan Sehun. Sehun pikir Luhan menggodanya.

"Oh tuan Oh ku yang mesum, aku sedang tidak menggodamu sayang." Tebak Luhan sambil mengelus dada bidang Sehun yang membuat Sehun sedikit on. Namun Sehun membuang pikiran mesum itu dan menggendong Luhan ke kamar.

"Sayang pakai bajumu lalu kita tidur." Luhan segera melepas bathrobenya. Sehun hanya memandangi punggung mulus Luhan. dan Sehun tidak sengaja melihat payudara montok Luhan dari cermin. Luhan melepas bra nya dan segera memakai piyama.

Luhan masih tidak menyadari kalau Sehun sedang menatapnya dengan tatapan lapar. Ia segera ke ranjang dan tiduran disamping Sehun. Sehun membelai pipi Luhan sayang.

"Lu kau tidak ingin ke kamar mandi lagi kan?"

"Eh? Tidak kok. Kenapa?"

"Aku ingin bermain solo." Luhan masih berpikir untuk mencerna kata-kata Sehun barusan. Sehun segera masuk ke kamar mandi dan melakukan aktifitas solonya.

Luhan yang baru sadar segera mengerti dan terkekeh. Kasian Sehun harus bermain solo. Sebenarnya ia ingin membantu Sehun menuntaskannya namun tubuhnya berkata lain. Rasanya badannya ingin remuk. Jadi ia lebih baik tidur terlebih dahulu.

Sepuluh menit Sehun bermain solo akhirnya selesai. ia keluar dan melihat Luhan yang sedang tertidur. Ia menghampiri ranjang dan melihat wajah damai Luhan.

"Saranghae." Sehun mengecup kening Luhan dan ikut tertidur.

.

.

.

.

MASIH TEBECE.

HELLOOOOOOOOOOOOOOOOO lama ya updatenya? Maaf tbtb gamood nulis,feel udh ilang kemana tau. Tp akhirnya ada semangat lagi hehe. Mungkin ini bakal selesai di ch 8 atau 9. Oiya aku mau nanya, ntar kalo ff ini udh selesai mau dibuat sekuelnya atau gausah? Jawab ya hehe thankyouuu.

Balesan review:

lisnana1: iyaa ini udah dilanjut kok. Hehe thankyouu Makasih udah review,review lagi ya!:)

Guest: okedeee makasih sarannya! Ini udh update kok Makasih udah review,review lagi ya!:)

yongin: nee gpp kok. Lulu udah inget kok hehe. Inii udh updatekok. Makasih udah review,review lagi ya!:)

hsfuji: iyaa udh kok ini. Makasih udah review,review lagi ya!:)

EXOTICARMYsasha: luhan udh inget kok ini berkat bantuan sehunnya. Jd sehun udh gasedih lagi. Iyaa thankyouu ini udh update kok.Makasih udah review,review lagi ya!:)

: iya hunhan pada napsuan;((( iyaa ini udh dilanjutkok. Makasih udah review,review lagi ya!:)

Sanshaini Hikari: ini luhan udh inget kokkk. Makasih udah review,review lagi ya!:)

fuawaliyaah: ncnya gapanas ya?:( maaf masih masa pertumbuhan belum ngerti yang gituan/? Makasih udah review,review lagi ya!:)

candra: iyaa hahaha ssehun untung bgt hahaha. Kecepetan maaf soalnya biar gabanyak ch nya Makasih udah review,review lagi ya!:)

KyuraCho: haha emg sengaja biar pada penasaran/? Ini udh diupdatekok. Makasih udah review,review lagi ya!:)

MAAF KALAU ADA YANG BELUM KESEBUT DAN DIBALES