Please, don't make me love you
.
Kyumin fanfiction
.
Chapter 7
.
Presented by hyuna
.
Genre : romance, hurt , drama
.
Rate T
Warning : GS, typo (s) , tidak sesuai dengan EYD
kyumin milik tuhan, orang tua mereka , super junior , ELF , sparkyu , pumpkins , joyer
dan saya adalah author yang meminjam nama mereka ˆ.ˆ"
"ini.." ucapnya sambil menyodorkan sapu tangan berwarna biru didepanku membuatku mendongak menatap seseorang
"ss..sejak. kapan kau disini? " tanyaku
"sejak kau masuk kesini" jawabnya singkat 'ini memalukan minnie-ah' tanpa disadari namja itu mengusap air mataku dengan sapu tanganya membuat jantungku makin berdebar
"biar aku saja" dengan sigap ku ambil alih sapu tangan itu membuatnya tersenyum perlahan
"kenapa kau tersenyum seperti itu?" ucapku dengan menatapnya tajam
"yeoja aneh" tawanya disertai pantulan cahaya matahari yang mengenai wajahnya membuatku terpesona 'kenapa aku baru menyadari kalau dia tampan' batinku
"baru menyadari ketampananku" ucapanya membuatku kaget
"mwo?! Siapa bilang kau tampan.. dasar namja tukang cari perhatian" kesalku membuatnya tersenyum
"wow.. julukan buruk untukku semakin bertambah sepertinya.." ucapnya
"memang itu julukan yang pantas untukmu" ketusku
"gwenchana aku menyukainya.. daripada diberi julukan yang menjijikan seperti penggemarku" jawabnya santai
" kau gila.. mana ada orang yang mau diberi julukan buruk! mwoya penggemar?! Namja sepertimu? Seharusnya mereka ku sarankan untuk memeriksakan matanya dan memakai kacamata tebal" kesalku sambil mengerucutkan bibir
"memang kenapa? Jangan-jangan kau mau menjadi penggemarku? Ohh~ aku tahu jangan-jangan hanya akal-akalanmu saja kan menyebutku namja sejuta wajah, namja tukang cari perhatian, namja.. ahh~ aku lupa.. " ucapnya sambil berhitung membuatku terbengong menatapnya "tapi manis sekali bila kau menyebutku 'kyu oppa, kyunie, ohh..pangeranku atau maukah menjadi pac.. '"
"tidakkk!" teriakku memotong ucapanya yang terkesan melebihkan dan membuatku merinding membayangkan jika seperti yang diucapkannya
"sebaiknya aku pergi.. akan ku kembalikan sapu tanganmu besok!" ucapku sambil beranjak meningalkannya sebelum pergelangan tanganku dicekal dan membuatku menatap nyalang namja itu
"bagaimana kalau kita membolos?" tawarnya sambil menggengam pergelangan tanganku erat
"cih.. bahkan kemarin kau yang memarahiku karena aku membolos dan sekarang malah kau yang mengajak membolos.. seharusnya namja popular sepertimu mencontohkan yang baik" kesalku sambil mengulangi ucapannya yang dulu membuatnya tersenyum
"kalau kau tidak mau yasudah" ucapnya sambil beranjak akan menuruni tangga
'apa sebaiknya aku ikut saja.. baiklah kali ini saja' pikirku kemudian berlari mengikutinya
"kyu, tunggu! Aku ikut" sambil mengikutinya dari belakang
...~~..~~..~~
"kau dulu yang naik tembok itu" ucap kyuhyun sambil berjongkok
"kau mau apa?" Tanya sungmin
"tentu saja sebagai panjatan kau naik kesana bodoh!" kesalnya
"aku bisa naik sendiri, kau naik saja duluan" sombong sungmin
"baiklah.. terserah kau" ucap kyuhyun sambil beranjak menaiki tembok dan mendarat terlebih dahulu
"cepatlah" teriaknya saat sudah mendarat dibawah
"sebentar cerewet sekali?!" teriak sungmin yang sedang berusaha menaiki tembok
"yaa! Kau mau bolos eohh?" teriak penjaga sekolah membuat sungmin meloncat dengan buru-buru "kita ketauan kyu.." teriak sungmin "ya ya! hati-hat.."
Kyaaaaaaaa kyuuuuuuuuu' teriak sungmin
Awassss' dengan siaga kyuhyun berjaga menangkap sungmin hingga akhirnya mereka berdua terjatuh
Brakk'
CUP
tanpa mereka sengaja bibir mereka bertemu dengan posisi sungmin diatas kyuhyun dibawa membuat mereka menerjapkan mata beberapa kali sebelum berdiri dengan wajah memerah bagai udang rebus sungmin berjalan terlebih dahulu sedangkan kyuhyun sibuk tersenyum dibelakangnya
"y..ya! cepat.. sampai kapan kau disitu" teriak sungmin tanpa menoleh kearah kyuhyun
"kau mau mengajakku kemana kyu?" Tanya sungmin memecah kecanggungan diantara keduanya
"kau ingin kemana?" tanyanya balik membuatku berfikir sejenak dan bergumam pelan 'ice scating, sungai han, taman bermain lotte world ' namun namja disebelahnya mendengar gumamanya kemudian berdiri
"ya kyu! kau mau kemana" ucap sungmin sambil mengikuti dari belakang
"kau ingin bermain ice scating kan?" tanyanya
"eoh.." gumam dengan wajah polosnya
"yaishh.." sambil berjalan meningalkan sungmin sendirian masuk kedalam gedung
-kyu pov-
"kyuuuu! Kemari.. palli" teriaknya sambil berjalan diatas es "anio.. aku tidak bisa" ucapku sambil berdiri dipingir arena
"ayolahh.. aku akan membantumu"
mohonya dengan aegyonya yang membuat jantungku berdebar cepat "baiklah.. berhenti merengek seperti anak kecil" ketusku sambil memasang spatu membuatnya mengerucutkan bibirnya 'aigoo.. bisa-bisa aku mimisan jika begini' batinku sambil berjalan pelan memegang pingiran karena sangat licin
"ayo.. pegang tanganku kyu" tawar sungmin dengan tangan kanan yang dijulurkan kearahku dan akupun menerimanya dengan senang hati sambil tersenyum sendiri 'aigoo.. tanganya halus sekali' batinku
" .ya! kenapa kau mengajaku ketengah.. aku takut jatuh" teriaku saat sungmin membawaku ketengah jauh dari pegangan yang dari tadi kuandalkan tiba-tiba sungmin melepas tanganku
"yaa!" keseimbanganku akhirnya hilang dan terjatuh dengan posisi terduduk 'sakit sekali' batinku
"bhahahaha.. kyunie kenapa? Sakit eohh" ejeknya 'aish yeoja menyebalkan itu.. membuatku malu saja' kesalku dalam hati karena ditatap para yeoja kemudian ku coba untuk berdiri namun gagal "aigooo.. kyunie oppa.. pangeran para yeoja.. kasian sekali sini biar ku bantu" entah berupa ejekan atau rasa iba aku tak tahu yang jelas tanganku terulur untuk menerima bantuanya dengan cepat dia lari dan berputar 'aishh.. ' kesalku
"ayolahh kyunie.. begini saja kau tak bisa" ejeknya lagi membuat semua yeoja menatap kearahku 'aigooo.. kau harus bertanggung jawab karena menurunkan kharismaku' batinku sambil berusaha berdiri walupun selalu jatuh
Srett
"ayo.." ucap minnie sambil memegang kedua tanganku dan tersenyum 'cantik' batinku kemudian berjalan pelan menuntunku
"jika ingin terjatuh bertumpulah pada kedua lututmu" jelasnya membuatku menganguk perlahan "cobalah" ucapnya sambil melepas tanganku perlahan "akh.. tidak bisa minnie-ah" jawabku karena sudah mencoba berkali-kali
"aish.. badanku sakit" gerutu kyuhyun membuat sungmin yang sedang bersantai menikmati pemandangan sungai han dan sibuk dengan ice creamnya menoleh "aigoo..baru segitu saja sudah menyerah" ucap sungmin
"lain kali aku tak mau kesana lagi" kesalnya "yasudah.. memangnya siapa yang menyuruhmu kesana?" jawabnya "aish.. kau it.." ucapanya terpotong saat sungmin menyuapkan satu sendok ice cream penuh kemulutnya "sudah jangan cerewet.. telan saja itu" membuat kyuhyun bungkam seketika dan mulai melanjutkan menyendokan ice cream kemulutku
Drrtt drtt
"eoh.. ada panggilan" ucap sungmin sambil mengeser layar iphonenya cepat
'siwon oppa calling' gumamnya pelan
"yeoboseyo" sapaku pada orang disebrang
"yeoboseyo minnie"
"wae oppa?" tanyaku
"kau tak kerumah sakit hari ini jadwal eommamu diterapi"
"omo! aku lupa oppa? Baiklah aku segera kesana" ucapku sambil mematikan ponsel dan memasukan kedalam saku
"kau mau kemana?"
TBC
maaf yaa reader kalo ceritanya makin ngebosenin :(
gimana dengan yang ini lanjut or tidak? :D
