Ashita No Naruto
.
Genre:Romance /Humor/Family.
.
Rated: M ( Vulgar / LIME )
.
Saya author newbie yang baru belajar menulis, jadi author yang sudah berpengalaman tolong bantu aku ya, agar menjadi penulis yang karyanya menarik dan enak dibaca dan kasih aku nasihat, pendapat, kritik dan saran yang membangun .^_^.
.
Thanks banget atas bantuannya :-)
.
Disclaimer: Saya cuma minjem karakternya dari karya Masashi Kishimoto saja untuk menulis cerita yang masih abal ini.
.
Pairing :SasuFemNaru, ItaFemNaru, GaaFemNaru, ShikaFemNaru, SaiFemNaru, dan NejiFemNaru gak tau mau pilih yang mana? ( Rahasia nanti juga tahu ) Dan masih banyak pair lainnya ~ baca yah .^_^. ~
.
Warning: FemNaruto, HalfCanon, OOC, MISTYPO(S) gaje, Vulgar, T+ , ide pasaran, humor garing, update mungkin lama coz masih newbie :-( tapi diusahain cepat. AMIN.
DON'T LIKE DON'T READ
.
Summary:
"Naru…"
"Dobe…"
"Naruto..."
"Kau memilih siapa?..."
Naruto tidak tahu harus memilih siapa diantara mereka?...
"Aku…."
( Baca aja yah kalau reader minna penasaran .^_^. )
GOMENASAI MINNA, q updatenya sangat lama, pake banget. In the real world q ga sempet ngetik coz selama bulan mei q kuliah pulang malem terus n sekarang lagi ppl. Untung ada waktu liburan semester walau hanya seminggu, jadi ngebut ngetiknya. Nah sekarang baru sempat publish.
.
Chapter 6 trouble date part 2
Kencan dengan Itachi pun selesai. Berakhir dengan Itachi yang mengikhlaskan Naruto untuk kebahagiaan adik tersayangnya dan tanpa Naruto sadari tumbuh benih-benih cinta terhadap Itachi, Itachi pun juga tidak menyadarinya.
Sekarang hormon dan jiwa Naruto 100% sudah mengarah ke arah perempuan sesungguhnya. Hanya saja Naruto tidak menyadarinya, dia masih menganggap dirinya sendiri perempuan yang belum sempurna seutuhnya dan juga masih mencintai perempuan. Padahal dia sudah bisa mencintai laki-laki, INGAT Naruto belum menyadari hal itu. Ya.. ini berkat keuletan Itachi yang dengan sabar merubah sifat Naruto yang jahil, pemalas, berandal, jorok, urakan, tidak disiplin, menjadi feminim dan rajin, dan Naruto menyukai Itachi. Tapi Naruto menyangkal hal itu, dia menganggap cintanya hanya sebatas saudara saja. Karena Naruto baru pertama kali mempunyai saudara dan ia tidak bisa membedakan cintanya kepada Itachi sebagai saudara atau laki-laki.
Hari ini saatnya Gaara kencan dengan Naruto. Gaara sudah mempersiapkan semuanya dengan matang. Dengan meminta bantuan kakak-kakaknya, Gaara berencana mengajak makan malam Naruto di tempat penginapannya.
Flashback
Gaara berada di atas atap penginapannya, sedang melihat Itachi dan Naruto pulang ke kediaman Namikaze setelah selesai bersih-bersih di mansion Uchiha. Gaara melihat Naruto sangat bahagia bersama Itachi, dan dia benci itu. Dia sedang memikirkan cara bagaimana dia mendapatkan hati Naruto. Tapi kendalanya Gaara tidak punya pengalaman sama sekali tentang kencan, merayu, mendapatkan hati seorang perempuan dan hal-hal lainnya yang berbau cinta dan perempuan. Sedangkan saingannya banyak dan berpengalaman menurut Gaara.
"Oi.. Gaara.. Sedang apa kau di atas atap?... " teriak Kankuro menjulurkan kepalanya lewat jendela, karena tidak mendapatkan jawaban dari Gaara, Kankuro pun menyusulnya ke atap.
"Gaara?... "
"Nii-san... Aku tidak ingin Naruto direbut oleh orang lain. Apa nii-san bisa membantuku untuk mendapatkan hati Naruto? Karena kau tahu aku sama sekali tidak berpengalaman tentang cinta dan perempuan. " Gaara mengatakannya dengan sungguh-sungguh dan memohon agar Kankuro bisa membantunya mendapatkan Naruto.
"Baiklah aniiki dan neesan akan membantumu mendapatkan hati Naruto, nah kapan tiba giliranmu berkencan dengan Naruto?, "
"Besok, dan aku tidak tau apa yang harus aku lakukan. Karena aku belum pernah berkencan sebelumnya, "
"Baiklah... Tenang saja kau pasti akan mendapatkan Naruto. Nah besok kau harus... Psst.. Psst... nanti aku akan berunding lagi dengan Temari nee-san dan memberitahukan kepadamu lebih rinci lagi tentang kencan besok, " Kankuro memberi tahu cara berkencan kepada Gaara dengan berbisik di telinga Gaara dengat semangat dan bahagia. Kankurou sangat bahagia karena adiknya bahagia.
Flasback end
.
XXXXXXXXXX
Hari ini tiba giliran Gaara berkencan dengan Naruto. Perasaan Gaara campur aduk, senang karena bisa bertemu dan bersama Naruto, takut dan cemas kencannya akan gagal karena tak ada pengalaman kencan sebelumnya. Gaara mengunjungi rumah Namikaze untuk menjemput Naruto, dengan alibi kepada Naruto ingin mengajak Naruto berlatih bersama. Setelah sampai di kediaman Namikaze...
"Hn. Jangan berharap banyak Sabaku karena Naruto akan menjadi milikku, " ancam Sasuke ke Gaara dan sengaja menyenggol/ menabrak pundak Gaara dengan pundaknya. Setelah melakukan itu Sasuke pergi untuk melaksanakan pekerjaannya sebagai ketua anbu.
Setelah kepergian Sasuke, Naruto muncul dari dalam rumahnya untuk menemui Gaara yang berdiri menunggu Naruto di depan pintu.
"Itachi-nii aku pergi latihan bersama Gaara, jaa-nee..."
Itachi pun menghampiri Naruto juga Gaara dengan memakai apron, karena Itachi baru saja selesai mencuci piring bersama Naruto, sedangkan Sasuke tadi merapikan meja makan dan membawa piring kotor ke wastafel.
'Chotto matte... hitai-ite milikku ketinggalan di ruang baju ganti' (ruangan di depan kamar mandi tempat penyimpanan handuk, jubah mandi, cermin dan wastafel tempat cuci muka & gosok gigi, tempat ditaruhnya pakaian kotor, tempat mencuci pakaian).
"Nee Gaara aku ke dalam dahulu ya, ada yang ketinggalan. Tunggu sebentar, tidak akan lama dattebayo..."
"Gaara boleh aku berbicara sebentar denganmu, " tanya Itachi serius.
Gaara menghampiri Itachi."Ada apa sulung Uchiha? Apa kau ingin mengancamku?, " Gaara mengatakan dengan suara datar dan sepelan mungkin agar tidak terdengar oleh Naruto.
"Aku tidak akan mengancammu karena itu sangat tidak berguna. Aku hanya ingin memberi nasihat saja. Kalau kau ingin mendapatkan Naru kau harus membiasakan Naru sebagai perempuan. Yah, seperti mengerjakan pekerjaan rumah, dan yang biasa dilakukan perempuan lainnya. Naruto butuh bantuan agar dia terbiasa menjadi perempuan. Jadi bantulah Naruto, demi kebaikan Naruto dan semuanya. " balas Itachi tak kalah datar
Gaara menimbang-nimbang perkataan Itachi dan Gaara memutuskan membantu Naruto. Lagi pula tidak ada ruginya, akan menguntungkan semua orang dan juga demi kebaikan Naruto.
"Hn baiklah, tanpa kau beritahu cepat atau lambat Naruto akan terbiasa menjadi perempuan. Karena Naruto akan menjadi istri dan ibu dari anak-anakku." jawab Gaara percaya diri.
"Kau sungguh sangat percaya diri sekali Sabaku, aku patut ancungi jempol atas usahamu itu. "
Itachi melanjutkan "Sudah lupakan saja yang barusan ku katakan. Aku akan fokus demi kebaikan Naruto, aku sudah mengajarinya masak, merangkai bunga, dan bersih-bersih rumah. Kalau kau ingin mengajarkan hal yang sudah aku sebutkan tak masalah, alangkah sebaiknya kau mengajari Naruto hal lainnya selain yang sudah ku sebutkan. Itu lebih bagus karena keterampilan Naruto akan bertambah dan Naruto akan menjadi perempuan sesungguhnya, " saran Itachi dengan tulus.
"Hn, " balas Gaara.
XXXXXXXXXX
.
Naruto dan Gaara menuju ke tempat latihan, Naruto mengawali percakapannya dengan Gaara "Ne Gaara tadi kau dan Itachi-nii sedang membicarakan apa? Sepertinya serius sekali, " tanya Naruto dengan rasa ingin tahunya.
"Bukan apa-apa Naru, " balas Gaara datar.
"Jadi kau mau kita latihan di mana?, " tanya Naruto antusias
"Bagaimana di hutan, dekat dengan danau?, " saran Gaara.
"Boleh juga, saran yang bagus, " jawab Naruto penuh semangat, karena Naruto sudah tidak sabar ingin latihan.
.
Sesampai di hutan Gaara dan Naruto pun mulai berlatih bersama. Naruto menerima / bersedia berlatih bersama Gaara karena ia ingin memastikan kekuatannya sudah pulih seperti dulu, masih sama (berkurang sedikit) / tambah menurun akibat perubahannya sebagai perempuan.
"Nah Naru sekarang bagaimana kalau kau mencoba dengan menggunakan mode Kyuuby?, " saran Gaara.
"Yosh... Baiklah. Aku akan mencobanya, " semangat Naruto.
Sekarang Naruto sedang berada di bawah alam sadar milik Naruto, lebih tepatnya berada di tempat / ruangan yang menyegel Kyuubi. Yah itu dulu pada saat Kyuubi masih monster jahat dan penuh kebencian sehingga disegel. Tidak dengan Kyuubi yang sekarang, yang sudah tidak jahat dan penuh kebenciaan, sekarang dia sudah berteman akrab dengan Naruto. Bukan Kyuubi seorang saja yang berteman dengan Naruto tapi monster berekor lainnya yaitu dari satu sampai delapan pun berteman dengan Naruto. Kyuubi yang sedang tidur panjang pun karena kelelahan atau sedang dalam tahap pemulihan sehabis perang bangun dari tidurnya.
"Hei Gaki... Kau menggangguku saja, ada apa kau menemuiku? Dan juga kau seperti kurang kerjaan saja menemuiku dengan memakai jurus oiroke no jutsu (dengan berubah menjadi perempuan), " heran Kyuubi dengan tingkah Naruto yang menurutnya sangatlah konyol.
"Hiee... Kyuu-chan tidak tahu kalu aku sudah berubah menjadi perempuan secara permanen? Aku kira kau sudah tahu dan menyadari perubahanku. " seru Naruto dengan wajah terkejut.
"Apa yang kau katakan barusan bocah? Aku pasti salah dengar, mungkin karena aku masih setengah sadar karena baru bangun setelah tidur panjangku. Bisa kau ulangi lagi!, " perintah Kyuubi.
"Aku tidak menggunakan jurus oiroke no jutsu, aku sudah berubah menjadi perempuan secara permanen, " jawab Naruto sebal karena Kyuubi memintanya mengulangi perkataannya barusan.
XXXXXXXXX
.
"Ha... Ha... Ha... Jadi seperti itu. Sehingga kau berubah menjadi perempuan secara permanent. Kau adalah manusia yang banyak kejutan ya. Mungkin saja nasibmu jelek atau kau sangat beruntung. Dan berhentilah memanggilku dengan sebutan Kyuu-chan" sebal Kyuubi yang tidak suka Naruto memanggilnya Kyuu-chan. Hello dia adalah monster yang harus ditakuti karena kuat dan menyeramkan, bukan binatang peliharaan yang unyu-unyu.
"Sepertinya tidak bisa Kyuu-chan karena kau sepertinya juga sedang meledekku karena aku berubah menjadi perempuan permanent, " balas Naruto tak mau kalah.
"Terserah kau sajalah. Sekarang jawab pertanyaanku, ada apa kau kemari sehingga membangunkan aku dari tidur yang panjang?. "
"Kyuu pinjamkan aku sedikit kekuatanmu, aku ingin mengetahui kekuatanku sudah kembali atau masih belum stabil atau tambah berkurang dengan latihan bersama Gaara. " ucap Naruto serius.
"Baiklah, barsiap-siap lah. "
"Hm."
.
"Nah Naru apa sekarang kau sudah siap?, " tanya Gaara.
"Yosh... Aku sudah siap. " semangat membara keluar dari Naruto.
XXXXXXXXXX
Setelah bertarung, lebih tepatnya berlatih, kekuatan Naruto dinyatakan oleh Gaara dan kyuubi sudah kembali pulih. Kekuatan Naruto yang dulu pada saat latihan bersama tim tujuh dan Itachi berkurang disebabkan perubahn Naruto sehingga kekuatan Naruto tidak stabil. Sekarang kekuatan Naruto sudah kembali seperti dulu. Walau kekuatan Naruto seperti dulu tetap saja dia perempuan yang pasti ada titik kelemahannya, tidak seperti dia yang seorang laki-laki. Karena sekuat apapun perempuan, fisik laki-laki lebih kuat dibanding fisik perempuan.
.
Kruyuk
kruyuk
"Apa kau lapar?, " tanya Gaara khawatir.
"Gomen Gaara perutku tidak bisa diajak kompromi, membuatku malu saja." jawab Naruto sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Kau mau makan apa Naru biar aku yang teraktir." tawar Gaara.
"Hontouni? Tapi tidak usah Gaara, aku tidak mau merepotkanmu." tolak Naruto halus, tidak enak hati (tidak mau merepotkan Gaara).
"Ayo, "ajak Gaara sambil mengandeng aka menyeret Naruto.
Naruto yang diseret Gaara kebingungan " Nani.. Kenapa kau menyeretku? Sebenarnya kita mau ke mana?, " tanya Naruto heran.
"Bukankah kau lapar? Jadi ayo pergi makan siang!, " Gaara menjelaskan kenapa tiba-tiba iya menyeret Naruto.
.
Sesampainya di ichiraku, Naruto dan Gaara duduk di bangku dan meja yang tersedia sambil menunggu pesanan yang mereka pesan. Gaara dengan porsi biasa dan Naruto porsi jumbonnya. Pesanan siap disajikan dan diantarkan oleh Ayame putri dari Teuchi ke Naruto dan Gaara.
"Wah tumben kazekage-sama berkunjung ke konoha dalam waktu cukup lama, apa karena ada bidadari di konoha yang turun dari langit sehingga kazekage-sama betah. " goda Ayame ke pasangan GaaNaru.
Gaara tanpa sadar merespon dengan semburat merah dimukanya, tapi tidak kentara karena dia berhasil menyembunyikannya dengan wajah poker face andalannya.
"Kalian sangat serasi sekali, Gaara kazekage pemimpin Suna dan kau Naru Hokage pemimpin Konoha, " lanjutnya.
"Jangan didengarkan Gaara! Ayame-neechan memang biasa menggodaku terus. Neechan jangan menggodaku terus aku jadi tidak enak dengan Gaara, mana mungkin seorang kazekage menyukaiku? Aku saja baru jadi perempuan setengah bulan yang lalu dan sampai sekarang belum terbiasa dengan perubahanku, yah bisa dikatakan jauh dari keriteria Gaara. Lagi pula kita berdua adalah sahabat dekat jadi tidak mungkin seperti yang Ayame-neesan pikirkan, benarkan Gaara?, " jelas Naruto, biar Ayame tidak salah paham.
"Hn, "
XXXXXXXXXX
Gaara hanya merespon dengan sekenanya saja pertanyaan Naruto, dia sibuk dengan pikirannya sendiri 'Mata ini indah melihatmu. Rasa ini, rasakan cintamu. Jiwa ini, getarkan jiwamu. Jantung ini, detakkan jantungmu. Dan biarkan aku menyimpan sejuta harapan, aku padamu. Rasa ini tulus padamu, takkan berhenti sampai nanti ku mati. Biarkan aku jatuh cinta, pesona ku pada pandangan saat kita jumpa. Biarkan aku 'kan mencoba, tak perduli kau berkata'tuk mau atau tidak. Kau begitu naif Naruto. Tentu saja aku sangat mungkin menyukaimu, kau hanya terlalu rendah hati. Padahal kau adalah perempuan yang sangat sempurna untukku dan anak-anakku kelak. '
Naruto adalah orang yang memiliki sifat rendah hati, pikir Naruto Gaara tidak mungkin mencintainya karena banyak alasan dan bukti bahwa Gaara tidak mungkin mencintainya:
1. Naruto masih menyukai perempuan, yah menurutnya padahal sudah bisa menyulkai laki-laki. 2. Belum terbiasa dengan perubahannya sebagai perempuan (hanya sedikit bisa memasak, tidak bisa dandan, dan hal-hal perempuan lain lakukan). 3. Mereka sahabat. 4. Kriteria Gaara yang pasti bukan Naruto, yah karena Naruto merasa banyak kekurangan. Masih banyak perempuan yang lebih cantik, feminim, anggun, baik dan pantas untuk Gaara. Secara Gaara seorang kazekage jadi dia akan memilih/ menyukai perempuan yang lebih sempurna dibanding dirinya (Naruto). 5. Dan lain-lain.
.
Gaara dan Naruto menyantap makanan yang mereka pesan.
"Ada apa Gaara?, " tanya Naruto kaget tiba-tiba saja Gaara mengusap bibirnya dengan ibu jari miliknya (milik Gaara).
"Ini..." sambil menunjukan kuah ramen yang belepotan, yang sudah dibersihkan oleh ibu jari Gaara. Lalu Gaara menjilatnya. 'Hn nikmat, ' lanjutnya dalam hati.
Naruto yang melihat Gaara menjilat ibu jarinya pun tercengang, tak habis pikir dengan kelakuan Gaara tersebut lalu dia memarahi Gaara "Gaara kenapa kau menjilatnya? Seharusnya kau mengelapnya! Itu kotor dan jorok dattebayo, "
"Kotor? Jorok? Itu tak mungkin, tadi itu nikmat. Kecuali kau rabies, Naruto. Apakah kau rabies?, " tanya Gaara menjahili Naruto.
"Tentu saja tidak, " jawab Naruto sambil menyilangkan kedua tangannya, lalu menggembungkan pipinya sebal.
"Jadi tak ada yang perlu kau khawatirkan Naru, " balas Gaara sambil mengacak rambut Naruto dengan sayang.
Tanpa Naruto sadari, muncul semburat merah di wajahnya karena jarak Naruto dan Gaara begitu dekat.
'Kawaii, kau seharusnya tidak usah memperlihatkan wajah seperti ini Naru. Aku khawatir tidak bisa mengendalikan diriku untuk menyerangmu sekarang juga, ' batin Gaara.
"Kau seharusnya makan dengan pelan-pelan, sehingga tidak berlepotan seperti tadi, " lanjut Gaara setelah selesai mengacak rambut Naruto.
XXXXXXXXXX
.
Pada saat bersamaan Sasuke sedang berjalan menuju ke arah Naruto berada, alias kedai ramen ichiraku. Naruto yang melihat Sasuke menuju ke arahnya pun, membuat rencana untuk menyingkirkan Sasuke sehingga Sasuke dan Sakura bersatu dan voila taruhannya akan dimenangkan olehnya (Naruto). Tanpa diketahui Naruto hubungan Sakura dan Sasuke sudah kandas, dan sekarang hubungan mereka hanya sebagai teman, sahabat dan saudara, tidak lebih (poor Naruto sungguh polos).
Sasuke pun memasuki kedai ramen dan dia tidak senang dan cemburu melihat Naruto dan Gaara sedang makan bersama.
.
"Sasuke sedang apa kau ke sini?, " tanya Naruto basa basi.
"Membeli kue dobe, " balas Sasuke acuh tak acuh.
"Benarkah?, " tanyanya memastikan.
"Paman apa paman menjual kue juga? Aku baru tahu kalau paman selain menjual ramen paman juga menjual kue, " tanya Naruto polos.
.
"Ternyata kau benar-benar dobe ya, dasar dobe. Tentu saja mau beli ramen. Kalau beli kue aku akan pergi ke toko kue, dobe payah, " balas Sasuke kesal. Sebenarnya Sasuke tidak ingin membuat Naruto kesal, Sasuke reflek melakukan hal tersebut karena dia sangat cemburu.
"Yak...Aku juga tahu hal itu teme, tapi apa salahnya kalau aku ingin memastikan saja." bela Naruto tak mau kalah.
"Kau bisanya hanya cari alasan saja dobe. Tidak mau menerima kenyataan kalau kau benar-benar dobe., "
"Hei teme asal kau tahu saja ya aku menanyakan hal tersebut ada alasannya. Karena mie ramen buatan paman Teuchi adalah ramen yang paling 'enak sedunia' , mungkin saja kue buatan paman Teuchi juga enak. Dan aku juga ingin membeli dan mencobanya. " balas Naruto sambil merentangkan tangan pada saat mengatakan ramen paling enak sedunia.
.
"Matte... Hei teme kau selalu saja mengataiku dobe... Dobe.. Dobe... . Aku itu tidak dobe, aku ini ninja jenius, dattebayo. Coba saja kau katakan sekali lagi, akan ku hajar kau. " kata Naruto kesal.
"Boleh, kau boleh menghajarku di ranjang cinta kita. Akan aku katakan sebanyak kau mau, dasar dobe... Dobe... Dobe..., " balas Sasuke meledek, ingin melihat wajah cantik Naruto ketika Naruto marah dan kesal.
"Bungsu Uchiha sekali lagi kau menghina Narutoku kau akan merasakan akibatnya, " ancam Gaara dengan aura mengintimidasi, panas melihat keakraban Sasuke dan Naruto.
"Naruto-ku, kata mu? Dia Naruto-ku, " balas Sasuke menantang, sambil menunjuk dirinya sendiri saat bilang Naruto-ku..
"Naruto-ku kau bilang? Kau hanya bermimpi teme. Karena aku sudah mencintai orang lain, yang pastinya bukanlah dirimu. Benarkan Gaara-kun?, " Naruto memanas-manasi Sasuke dengan memeluk lengan Gaara. Sambil mengedipkan mata memberi kode ke Gaara, supaya membantunya berpura-pura menjadi kekasih Naruto.
.
Di saat yang bersamaan, Sasuke yang tahu Naruto mencoba memanas-manasinya bersikap tak peduli, Sasuke duduk di samping Naruto dan memesan mie ramen ke paman teuchi.
"Sudahlah anata jangan meladeni orang yang menyebalkan seperti dia, lebih baik kita melanjutkn acara kencan kita yang sudah diganggu oleh seseorang yang menyebalkn seperti teme. " lanjutnya.
Gaara mengernyit heran kenapa tiba-tiba Naruto bersandiwara, tapi tak lama kemudian Gaara mengikuti alur Naruto. Cepat atau lambat dia akan tahu alasannya, kenapa Naruto melakukan sandiwara.
"Hn, "
"Gaara-kun aaa..." Naruto menyuapi mie ramen ke mulut Gaara, dan Gaara menikmatinya dengan senang hati. Karena kali pertama dia merasakan disuapi oleh Naruto perempuan yang dia cintai.
"Apakah enak Gaara-kun? , " tanya Naruto menggoda.
"Hn, Kalau kau yang suapi semua makanan akan terasa enak, " jawab Gaara.
.
Sasuke yang mendengar jawaban Gaara hanya mendengus geli 'Kalau kau yang suapi semua makanan akan terasa enak? Katanya? Coba saja kau katakan setelah mencicipi masakan dobe sebelum dia sama sekali belum pernah belajar masak-memasak. Akan ku pastikan rasanya tidak enak, beracun, berakhir muntah dan ke rumah sakit. '
Naruto menghentikan acara romantis dadakannya dengan Gaara (menyuapi Gaara) dan menoleh ke arah Sasuke "Kenapa kau senyam senyum sendiri ? Memang ada yang lucu, " ucap Naruto tersinggung. Bukannya termakan jebakannya sehingga Sasuke cemburu, kesal. Malah Sasuke senyum-senyum sendiri.
"Bukan urusanmu dobe. Urus saja urusanmu sendiri usuratonkanchi, " ejek Sasuke ke Naruto.
.
Pesanan yang dipesan Sasuke matang dan diantar ke Sasuke. Sasuke siap menyantap mie ramen ekstra tomat yang dipesannya tapi diganggu oleh Naruto. Sehingga ramen yang hampir masuk ke mulutnya tidak ia santap, dan kembali ke asalnya (mangkuk).
"Terserah kau sajalah... Ne teme, sesuai perjanjian akulah yang menang. Jadi kau tidak boleh menarik kata-katamu. KAU harus menepati janjimu, kau saja yang harus pergi menjauh dari kehidupanku. Hus... Hus... Pergi sana... " tantang Naruto percaya diri kalau dia sudah menang dari taruhannya. Sambil menggerakan tangannya ke atas ke bawah hendak mengusir.
"Maksudnya kau saja apa dobe? Dan kau menang? Buktinya apa dobe?, " tanya Sasuke tidak mengerti pernyataan Naruto yang berkata KAU SAJA yang pergi. Bukankah seharusnya dia dan Itachi? Bukan hanya dia seorang (Sasuke yang pergi dari kehidupan Naruto tanpa Itachi/ Itachi tidak diusir oleh Naruto. Sedangkan yang taruhan berebut cinta Naruto mereka berdua bukan Sasuke seorang diri).
"Pertama karena Itachi-nii sudah ku anggap kakak kandungku begitupun sebaliknya, jadi kau seorang diri saja yang pergi dari kehidupanku. Kedua apa kau tuli dan buta? Tidak melihat kemersaan antara aku dan Gaara? Aku sudah mencintai orang lain selain dirimu Uchiha. Orang lain yang kumaksud adalah Gaara, Gaara adalah kekasihku. Kami sangat serasi, benarkan Ayame-neesan?, " jelas Naruto dan diakhiri meminta dukungan dari Ayame.
"Benarkah? Bukannya tadi kau bilang..., " heran Ayame.
"Tentu saja benar dattebayo, " sela Naruto, gelagapan takut ketahuan berbohong. (Padahal sudah ketahuan, Naru saja yang tidak tahu).
.
.
"Ha... Ha... Ha... Dasar baka, dobe, usuratokanchi. Kau tahu, buaya itu tidak bisa dikadali Naruto. Kau itu SANGAT PAYAH dalam hal berbohong dan berakting dobe. Terserah kau mau berbicara apa, aku tidak akan mempercayainya "
"Maksudmu apa hah? Kenapa kau berpikir aku sedang membohongimu?, " tantang Naruto.
"Pertama tadi aku melihat kau memberi kode ke mata panda, dobe. Kedua dari jauh aku melihat kau bertingkah laku biasa saja dan ketika aku sampai didekatmu tiba-tiba saja kau menjadi mesra, ketiga walau dia benar-benar kekasihmu pun kau harus kencan dengan 4 orang lagi termasuk denganku dan setelah itu kau boleh memilih diantara kita. Jadi itu mustahil kau kekasih dia." jelas Sasuke membongkar kebohongan Naruto.
Naruto berdecak kesal lalu berubah ke mode on memohon "Baiklah aku mengakuinya, aku memang berbohong. Aku melakukan itu karena aku ingin kau bahagia Sasuke, jadi menikahlah dengan Sakura. Dia itu sudah...,"
.
Perkataan Naruto diselak oleh Sasuke "Aku sudah bertemu dengannya, hubungan kami sekarang tidak lebih dari teman, sahabat dan saudara. Sakura sudah menerimanya dengan ikhlas, jadi tak ada yang perlu kau khawatirkan. Dan hentikan tingkah konyolmu itu dobe! Dengan mencoba menjodoh-jodohkanku dengan Sakura. Apa kau buta? Sakura SAMA SEKALI TIDAK mencintaiku, dia hanya kagum dan terobsesi terhadapku, dan dia TIDAK mengorbankan apa-apa. Jadi jangan mendramatisirkan keadaan dobe."
'Benarkah apa yang dikatakan oleh teme? Sakura-chan tidak mencintai teme? Aku belum bisa mempercayainnya, kapan-kapan aku akan berbicara empat mata dengan teme. ' ucap Naruto dalam hati.
"Syukurlah kalau begitu, tapi kau jangan merasa lega dulu ya teme. Nanti akan ku buktikan ucapanmu itu dengan bertanya kepada Sakura-chan secara langsung. Dan kapan kau melakukan hal tersebut? (menolak cinta Sakura) Sakura-chan tidak bilang apa-apa kepadaku." ucap Naruto lega sekaligus penasaran.
"Urusai, itu bukan urusanmu dobe, " balas Sasuke.
Naruto yang dibalas ketus oleh Sasuke hanya menggembungkan pipinya imut pertanda kesal. Lalu mereka melanjutkan acara memakan ramen yang tertunda dan menghabiskannya.
XXXXXXXXXX
.
"Chotto matte, nande? Aku kencan dengan 4 orang lagi? Dan apakah kau menolak Sakura-chan dengan baik-baik? Tidak secara kasarkan? Kau tidak membuatnya menangis dan menyakiti hatinya kan?, " tanya Naruto berturut-turut tidak mengerti dan khawatir setelah dia, Sasuke dan Gaara sudah selesai menghabiskan ramennya.
"Aku tidak ingin dibenci oleh mu dobe, jadi aku menolaknya dengan cara baik-baik dan memberinya pengertian. Maksud dari kau harus kencan dengan 4 orang lagi adalah kau harus berkencan dengan baka aniki, panda, pemalas, senyum bodoh, rambut panjang dan terakhir adalah aku dobe. Setelah itu kau harus memilih diantara kita untuk menjadi suamimu, dan kau umumkan pada saat kau dilantik menjadi hokage kalau perlu. " jelas Sasuke.
"Orangnya kan ada 6, tapi kenapa aku harus kencan dengan 4 orang lagi? Sejak kapan aku sudah berkencan? Baka aniki adalah Itachi, lalu yang lain siapa? Kau memberi nama mereka dengan julukan yang tidak-tidak teme. " tanya Naruto.
"Hn, " balas Sasuke malas menjelaskan secara detail kepada Naruto yang menurutnya sangat dobe.
"Jawab dengan benar teme! Jangan bergumam tidak jelas, "paksa Naruto.
Gaara pun menjawab semua pertanyaan Naruto yang tidak direspon oleh Sasuke "Keenam orang itu adalah Uchiha Itachi, aku, Nara Shikamaru, Shimura Sai, Hyuuga Neji, dan bungsu Uchiha. Kami semua mencintai dan menyukaimu Naru. Agar tidak terjadi pertumpahan darah dan peperangan kami memutuskan membuat kesepakatan setiap individu dari kami secara bergilir/ bergantian kencan bersamamu selama tiga hari. Setelah semuanya kebagian kencan denganmu, kau harus memutuskan memilih salah satu dari kami untuk menjadi suamimu. Dan kau sudah berkencan dengan Itachi, sekarang adalah giliranku, sisanya 4 orang lagi, "
"Kalian semua benar-benar menyebalkan! Seenaknya saja kalian melakukan kesepakatan tanpa memberi tahu kepada ku dahulu, dattebayo. Aku adalah aku, bukan sebuah barang yang hendak kalian perebutkan dan dimilliki. Siapa dalang yang mengusulkan aku harus berkencan dengan 6 orang secara bergilir? Aku harap HENTIKAN lelucon yang tidak lucu ini (Naruto tidak mau berkencan bergilir). Masalah jodoh, suami atau pasangan hidup aku bisa mencarinya dan memilihnya sendiri."
"Apakah kau tidak dengar? Kami bersepakat untuk berkencan denganmu secara bergiliran. Dengan kata lain kami semualah dalang tersebut yang mengusulkan kencan secara bergiliran. Benarkah dobe? Kau yakin? Kalau kita semua menghentikan kencan bergilir cepat atau lambat akan terjadi peperangan antar klan-klan yang ada di konoha, bahkan sampai luar desa. Apa kau mau itu terjadi dobe?, " ucap Sasuke menakut-nakuti Naruto.
Naruto jadi kepikiran dengan kata-kata Sasuke. Dari pada terjadi peperangan lebih baik dia saja yang mengalah. Lagi pula setelah selesai kencan tinggal menolaknya saja bukan? Ya itu kalau tidak menyukai semua 6 laki-laki tersebut, jodoh mana ada yang tahu "Kalau aku tidak memilih diantara kalian dan memilih orang lain bagaimana? Kalian berdua tahukan cinta tidak bisa dipaksakan, mungkin saja hatiku berlabuh bukan diantara kalian (Itachi, Gaara, Shikamaru, Sai, Neji, dan Sasuke)." tanya Naruto.
Sasuke dan Gaara menjawab secara bersamaan "Dengan caraku sendiri, aku akan menilai orang lain tersebut cocok atau tidaknya dengan dirimu Naru/ dobe. "
Naruto yang mendengar ucapan Sasuke dan Gaara yang secara bersamaan hanya memutar kedua bola matanya bosan. Tak habis pikir kenapa mereka ingin sekali ikut campur dalam segala hal pribadinya.
"Ne paman berapa semuanya?, "
"Aku saja yang bayar semuanya dobe, " putus Sasuke seenaknya.
"Nani? Akulah yang seharusnya yang bayar uchiha bungsu. Karena sekarang adalah giliran KENCANKU, " balas Gaara tak mau kalah.
Mereka berdua saling berebut siapa yang akan membayar ramen, tanpa mereka sadari Naruto sudah memesan satu porsi lagi untuk dibawa pulang yang nanti akan dikasih ke Itachi. Setelah memesan Naruto pun membayar semua pesanan yang ia makan dan juga ramen untuk Itachi, beserta ramen yang dimakan Sasuke dan Gaara.
"Minna jaa ne.. " kata Naruto tanpa berniat menghentikan pertengkaran Sasuke dan Gaara yang sepele menurut Naruto, lalu pergi dari kedai ichiraku menuju ke rumahnya.
"Hei hentikan pertengkaran kalian berdua! Lihat! Tanpa kalian sadari Naruto sudah membayar semuanya dan dia sudah pergi." kata paman Teuchi.
"'NANI?... NARU/ DOBE chotto matte!, " ucap mereka secara bersamaan.
XXXXXXXXXX
.
Gaara dan Sasuke berhasil menyusul Naruto, "Dobe kenapa kau pergi tanpa bilang terdahulu kepadaku? Kau berani sekali membayar semua ramen yang telah kita makan, padahal aku sudah bilang aku yang traktir. " ucap Sasuke intimidasi ke Naruto, karena harga dirinya sudah direndahkan oleh Naruto. Seharusnya laki-laki yang mentraktir bukan perempuan yang mentraktir.
Sekarang gantian Gaara yang memprotes kepada Naruto sambil menarik tangan Naruto agar Naruto berhenti berjalan "Berhenti Naruto, kenapa kau pergi begitu saja? Dan bukankah sekarang giliranku yang berkencan denganmu? Jadi aku yang seharusnya mentraktirmu ramen. Ini terimalah, " kata Gaara sambil memberi beberapa lembar uang ke Naruto.
Naruto berhenti berjalan, menoleh atau memutar badan ke belakang dan melepas tangan Gaara "Tidak usah Gaara, kau tak usah sungkan kepadaku. Aku membayar semua ramen karena aku tidak ingin warung ramen ichiraku favoritku hancur karena pertengkaran tidak jelas kalian, juga aku sudah berpamitan kepada kalian berdua. Kalau tidak percaya tanyakan saja kepada paman Teuchi. Kalian berdua saja yang tidak dengar, asyik dengan pertengkaran yang tidak ada ujungnya. "
"Baiklah tidak apa kalau kau menolak traktiranku kali ini, tapi nanti malam kau tidak boleh menolaknya Naruto. Nanti kau harus datang ke penginapanku untuk makam malam bersama. Ingat TIDAK ADA PENOLAKKAN. " ucap Gaara datar memaklumi Naruto sekaligus mengajak Naruto makan malam.
"Umm... Baiklah akan aku usahakan. " balas Naruto mengiyakan ajakan Gaara.
"Arigatou Naru karena kau telah bersedia datang ke kediamanku (penginapan sementara). Jaa ne... Naruto, "
Setelah berpamitan dengan Naruto, Gaara dan Sasuke beradu pandang dan mengeluarkan deathglare mematikan milik masing-masing.
'Hm.. Kau yang akan kalah pantat ayam Uchiha.'
'Hn... Dalam mimpimu panda Sabaku.'
'Akulah yang akan mendapatkan hati dobe/ Naruto' ucap mereka bersamaan di dalam hati.
' Aku akan mempersiapkan semuanya yang terbaik untukmu Naru, ' lanjut Gaara di dalam hati.
XXXXXXXXXX
.
"Ya akan ku usahakan katamu? Kau seperti orang sibuk saja dobe." ejek Sasuke memulai pertengkaran yang merupakan kesenangan & hiburan tersendiri bagi Sasuke.
"Aku sedang tidak mud meladenimu teme, jaa... Aku duluan, " pamit Naruto menuju ke rumahnya meninggalkan Sasuke yang menyusul di belakang Naruto.
.
Naruto dan Sasuke tiba di rumah kediaman Namikaze bisa dikatakan rumah Naruto. Naruto masuk kedalam rumah dan mencari Itachi, tanpa Naruto ketahui ternyata Itachi sedang tidak berada di dalam rumah. Pada saat bersamaan Itachi masuk kedalam rumah dengan berpakaian jounin lengkap.
"Tadaima.. , " teriak Naruto.
"Itachi-nii aku membawa makan siang untukmu. Kau ada di mana?, " lanjut Naruto.
Tiba-tiba ada seseorang yang menjawab salam Naruto dari belakang setelah Sasuke masuk ke dalam rumah ( Itachi masuk ketika baru saja Sasuke masuk duluan ke dalam rumah Namikaze, lalu menjawab salam Naruto yang terdengar olehnya sampai di luar rumah). "Okaeri nasai... Kau imouto yang sangat perhatian , tak 'seperti' seseorang tentunya... Terima kasih Naruto... " kata Itachi mengakhiri dan menghampiri Naruto untuk menerima ramen pemberian Naruto untuk makan siang dirinya.
Sasuke yang merasa tersindir menjawab sambil mendengus kesal "Hn.. Sedang menyindirku? Aku tak perduli. Baka aniki nanti setelah aku mandi aku ingin berbicara empat mata denganmu. " Sasuke pun menuju dan masuk ke dalam kamar untuk istirahat sejenak.
Naruto mempersiapkan makan siang Itachi dengan menaruhnya ke dalam mangkuk dan menungunya diruang makan selagi Itachi cuci muka.
"Itachi-nii ini makanlah, sudah ku persiapkan semuanya, " kata Naruto agar Itachi segera ke ruang makan.
ItachI tiba di ruang makan lalu duduk di samping Naruto "Ada acara apa? Kenapa Naru mentraktir nii- san?, "
"Tidak ada acara apa pun, hanya saja karena Itachi-nii selalu mentraktir ku jadi aku akan membalasnya juga dengan mentraktir ramen. " jawab Naruto.
Lanjut Naruto " Lagi pula ini tidak seberapa dengan semua yang pernah Itachi-nii berikan kepada Ku. Jadi tak perlu sungkan, nah sekarang aaa, " Naruto ingin menyuapi Itachi.
"Nii-san Bisa sendiri Naru, kau tak usah menyuapi nii-san. " Itachi menolaknya dengan halus.
"Demo..… Aku ingin menyuapi nii-san. Kalau nii-san tidak suka Naru suapi ya sudah, Naru pergi saja. " ucap Naruto kecewa, bersiap beranjak dari tempat duduk.
Itachi yang melihat Naruto kecewa pun menarik tangan Naruto agar Naruto duduk kembali.
"Kau jangan pergi, baiklah lakukan apa yang ingin kau lakukan. Tapi apa alasannya Naru ingin mensuapi nii- san?, " tanya Itachi.
" Apa tidak boleh seorang adik ingin bermanja-manja dengan kakaknya? " tanya Naru.
"Tentu saja boleh, " jawab Itachi.
" Nah sekarang aaa.,.."
Sasuke pov (Selagi di kamar mandi).
Benarkah yang ku dengar dari Naruto kalau hubungannya dengan Itachi-nii hanya sebagai saudara? Bukankah Baka aniki juga sangat mencintai Naruto? Apa ini strateginya untuk mendapatkan Naruto? Berpura-pura menjadi saudara sehingga dia bebas bersama Naruto dan mendapatkan Naruto pelan-pelan. Atau jangan-jangan dia sengaja berkorban demi kebahagiaan diriku, dan mengorbankan kebahagiaan dirinya. Awas saja kalau hal itu terjadi lagi (Itachi mengorbankan kebahagiaannya/ melindunginya demi Sasuke). Aku tidak rela Itachi-nii berkorban dengan cara merelakan Naruto untukku. Sudah cukup penderitaan yang Itachi-nii terima selama ini, aku tidak ingin menambahinya lagi. Bukankah dia bilang dan berjanji akan memperebutkan Naruto secara adil? Tapi kenapa dia bertindak bodoh. Aku tahu baka aniki sangat sayang kepadaku tapi kalau mengorbankan perempuan yang ia cintai dengan merelakan dobe untukku, itu akan membuatku seperti PECUNDANG. Aku tidak butuh pengorbanan, pertolongan, belas kasihan darimu BAKA ANIKI. Kalau benar kau berkorban untukku, aku akan menghajarmu liat saja nanti.
Sasuke pov end
XXXXXXXXXX
.
"Kalian mesra sekali, aku sampai cemburu melihatnya, " sindir Sasuke, ketika melihat Naruto menyuapi Itachi.
"Kau baka otouto kekanakan sekali, kau seperti seorang suami yang sedang cemburu ketika istrinya menyuapi anaknya sendiri, " balas Itachi.
"Nani.. Nani... apa yang sedang kalian bicarakan? " bingung Naruto.
"Hn, " jawab mereka barengan.
"Terserah kalian lah, aku mau mencuci piring dahulu. "
"Dobe.. aku akan membantumu, ".
.
prang...
"Itai... jari telunjukku berdarah. Bagaimana ini.." panik Naruto.
"Dasar dobe. Sini biar cepat sembuh. " Sasuke mencabut pecahan piring dan menghisap jari tangan Naruto.
"Hentikan Suke!... itu jorok. " kata Naruto dengan semburat merah yang muncul di wajahnya.
"Kalau aku tidak menghisapnya kau akan mati kehabisan darah dobe, " balas Sasuke menakut-nakuti Naruto.
'Ada apa dengan si Teme, Kenapa dia tiba-tiba baik kepadaku? Biasanya dia sangat menyebalkan. Hangat sekali ketika jariku berada dalam mulut si teme. kenapa jantungku berdetak begitu kencang? Apa karna masih kaget karena kejadian tadi. (Jari manis terkena pecahan piring)'
"Hn sudah selesai. Kau seharusnya lebih berhati-hati dobe! Jangan selalu ceroboh! kau selalu membuatku khawatir saja. " marah Sasuke karena khawatir.
Naruto reflek memeluk Sasuke saking bahagianya "Arigatou Suke, karena kau sudah mengkhawatirkanku, "
"Hn, "
.
Setelah selesai mencuci piring Naruto pergi ke rumah Sakura memastikan perkataan Sasuke benar atau tidak dia menolak Sakura dengan halus, tanpa menyakiti Sakura.
"NANI? Jadi benar kau sudah menyerah dengan si teme? Dan dia benar-benar menolakmu dengan baik-baik tanpa menyakiti hatimu?, " heboh Naruto, setelah mengetahui fakta sebenarnya dari orangnya secara langsung.
"Kalau kau bertanya sekali lagi aku tak akan segan-segan memberimu benjolan di kepalamu Naru, walau kau telah berubah menjadi perempuan sekalipun aku tidak akan mengurangi kekuatanku agar pikiran lemotmu menjadi lancar. Ya, benar aku sudah menyerah dan ikhlas karena Sasuke mencintaimu Naruto. Kau perempuan yang tepat untuknya. Dan dia menolakku dengan baik-baik. Hubunganku sekarang dengannya hanya sebatas teman, sahabat dan saudara, bisa dianggap aku adik perempuan baginya, " jawab Sakura dengan sabar.
"Sakura kau tidak perlu berkorban untukku. Kau harus bahagia dengan si teme. Aku sungguh tidak mencintai Sasuke, '
"Cukup Naruto! Semua ini sudah keputusanku, aku ingin kalian berdua bahagia. Kalian berdua sebenarnya saling mencintai. "
Lanjut Sakura "Jawab aku Naru, benarkah kau membawa Sasuke hanya sekedar menepati janji kepadaku? Bukan karena keinginan hati kecilmu? Kau tahu, kau sungguh banyak berkorban agar Sasuke kembali pulang ke desa konoha. Apa kau yakin tidak ada dasar cinta sama sekali. Cinta antara perempuan dan laki-laki dewasa? Pikirlah baik-baik Naruto buat apa kau ditaktirkan menjadi perempuan selamanya kalau bukan kau dan Sasuke ditakdirkan bersama. Kau sebenarnya mencintai Sasuke, lebih tepatnya saling mencintai. Tapi kau adalah orang yang sangat kurang peka terhadap hati kecilmu yang mencintai Sasuke dengan tulus. Kau terus menyangkalnya Naruto, kau menutup hatimu terhadap Sasuke karena kau sudah berjanji terhadapku dan tidak ingin menyakitiku. Jadi kau tak perlu berkorban demi aku Naruto. Raihlah kebahagiaanmu sendiri. Aku akan membencimu kalau kau terus mengorbankan dirimu demi kebahagian orang lain, apalagi orang tersebut adalah diriku." jelas Sakura pura-pura kesal. Sakura ingin membantu Sasuke agar Naruto menyukai Sasuke tanpa paksaan.
"Bahkan pada saat kau masi laki-laki dan bertengkar konyol dengan Sasuke kau kelihatan sangat mesra dan kau menikmatinya kan? Kau menyukai ekspresi Sasuke yang berubah-ubah pada saat bertengkar konyol tersebut. Kau tahu Sasuke banyak mengeluarkan ekspresi ketika hanya pada saat bersamamu saja, sedangkan selain dirimu dia hanya berekspresi dingin dan datar. Kau tidak ingin menyesal untuk kedua kalinyakan Naruto? Kau sudah kehilangan Hinata dan apakah kau mau kehilangan Sasuke orang yang selama ini tanpa kau sadari, kau cintai dengan tulus?, " lanjut Sakura.
Setelah mendengarkan apa yang dikatakan Sakura Naruto berpikir keras 'Benarkah aku selama ini mencintai Sasuke? Bukan sekedar cinta sebagai teman, sahabat, rival , dan saudara?, '
"Naruto jangan bengong... Tenang saja aku akan mendukungmu 100%. Kalau kau sudah memilih Sasuke orang yang harus kau kasi tahu pertama kali adalah aku, ok. Tentunya setelah kedua orang tua-mu. Aku sudah tahu kok tentang perebutan cintamu dengan kencan bergilir. Aku harap kau memilih Sasuke Naruto. Bukankah kau sudah berjanji akan hidup dan bahagia bersama pada saat perang, agar Sasuke pulang ke desa konoha. kau adalah sahabat baiku Naruto bahkan sudahku anggap kau saudara, aku ingin kau bahagia dan mendapat yang terbaik. Laki-laki yang mencintaimu dengan tulus, menerima-mu apa adanya, dan mengerti kelebihan dan kekuranganmu luar dan dalam. Laki-laki itu adalah Sasuke, aku jamin kalian akan saling mencintai dan bahagia sampai akhir hayat "
"Um... Baiklah akan ku pikirkan baik-baik. Sakura aku pulang dulu ya, karena sekarang waktunya aku berkencan dengan Gaara. Jaa..., "
"Baiklah aku akan memikirkannya. Apa aku mencintai Sasuke atau tidak, "
"Bagaimana dengan Itachi-nii? " tanya Sakura penasaran.
"Apa maksudmu? Bukankah Itachi-nii tidak ada hubungannya. " balas Naruto tidak mengerti maksud pertanyaan Sakura.
"Kau tadi menyebutnya Itachi-nii dengan nii-san? Hubunganmu dengannya apa sekarang? Kekasih kah ? (panggilan sayang sebagai kekasih, ya walau kekasih tetap memanggil nii-san) Teman kah (karena umur Itachi lebih tua dari Naruto panggilan sopannya nii-san)? Atau kakak? (panggilan adik kepada kakaknya, angkat atau pun kandung). " tanya Sakura.
"Tentu saja aku memanggilnya nii-san karena dia adalah kakakku yang paling hebat sedunia memangnya ada apa Sakura-chan? "
"Hanya bertanya saja memang tidak boleh, "
' Rencanaku berhasil untuk membahagiakan kedua orang yang kusayangi. Terima kasih Itachi-nii kau adalah kakak yang sempurna bagi Sasuke. Kau benar-benar menyayangi Sasuke dengan merelakan Naruto untuk Sasuke, walau sebenarnya kau sama tulusnya dengan Sasuke yang juga mencintai Naruto.' kata Sakura dalam hati.
Naruto pulang ke rumah untuk bersiap-siap sebelum kencan dengan Gaara.
XXXXXXXXXX
Dikediaman Namikaze terjadi pertengkaran uchiha bersaudara, tepatnya di taman samping rumah. Sasuke terus menyerang Itachi dengan taijutsu, sedangkan Itachi terus menangkis dan menghindar. Tanpa mereka sadari Naruto menyaksikan semua pertengkaran tersebut sampai akhir sehabis pulang dari rumah Sakura. Ya itu menurut Naruto menyaksikan hingga akhir. Tapi karena Itachi mengetahuinya jadi Itachi mencegahnya dengan memberi genjutsu ke Naruto sehingga Naruto tidak tahu semuanya.
"Naruto bilang kau sudah dianggap saudara olehnya. Juga bahwa kau tidak mencintainya sebagai kekasih tetapi hanya mencintainya sebagai saudara. Mau mu sebenarnya apa baka aniki? Apakah kau mau merelakan Naruto untukku tanpa bersaing dengan adil? Mengorbankan cintamu untukku?, " kesal Sasuke.
"Kenapa kau tiba-tiba saja menyerangku? Ada apa baka otouto? Maksudmu apa? Bisakah kau hentikan pertengkaran yang tidak jelas seperti ini! , " balas Itachi
"Che... kau jangan pura-pura tidak tahu, aku tahu kau mengerti maksudku baka ITACHI. Kau sebenarnya menganggap aku apa hah? Apa kau menganggapku sampah? Orang yang tak berguna? Pecundang? Sehingga aku harus menerima belas kasihanmu agar bisa mendapatkan cinta Naruto?, "
Tanpa disadari Sasuke dan Naruto Itachi memberi genjutsu ke Naruto, agar rencana mempersatukan Naruto dan Sasuke tidak berantakan.
.
Di dunia nyata
Sasuke masih saja menyerang Itachi tapi Itachi terus bertahan dan menghindar.
"Maksudmu aku mencintai Naruto dan berkorban dengan merelakan Naruto untukmu Sasuke? Aku tidak seperti itu, "
Sasuke berhenti menyerang Itachi "Benarkah? Bukankah selama kau hidup kau terus berbohong? Membohongi dirimu sendiri dan juga berbohong demi melindungiku? Dan sekarang kau bilang kau tidak mengorbankan dirimu demi aku? Omong kosong... Kau hanya berkata jujur ketika kau mati saja dan sekarang kau hidup, kau pasti sedang berbohong. "
"Buktinya apa? Dan bisakah kita berbicara dengan santai tidak ada yang menyerang dan bertahan seperti ini!, " usul Itachi.
"Aku tahu dari tatapan dan tingkah lakumu, kau benar-benar mencintai Naruto dengan tulus. Tapi karena tujuanmu hidup kembali adalah memperbaiki kesalahanmu di masa lalu yaitu untuk membangun klan Uchiha dan membahagiakanku, kau berkoban demi aku. Kau berkorban dengan merelakan Naruto, perempuan yang kau cintai untukku dan membantuku secara diam-diam untuk mendapatkan hati Naruto. Kau mencoba menutup hatimu dengan cara mencintai Naruto sebagai saudara. Dan dengan cara tersebut peluang ku dalam mendapatkan Naruto semakin banyak, karena sainganku dalam mendapatkan hati Naruto hilang satu. Bukankah seperti itu?, "
"Mengaku sajalah!, " lanjut Sasuke.
"Jadi seperti itu kau menganggapku selama ini (tukang bohong). Benar... Aku melakukan hal tersebut, "
Bukh
"Hn... Kau pantas mendapatkannya. "
Sasuke memotong perkataan Itachi dengan memukul (menonjok) wajah Itachi tepat di pipi kiri itachi untuk melampiaskan kekesalannya. Sedangkan Itachi dengan sengaja tidak menghindarinya karena merasa bersalah kepada Sasuke.
Itachi menyeka darah yang mengalir di ujung bibirnya akibat tak sengaja tergesek pada saat sasuke memukul pipinya "Ya, aku memang pantas mendapatkannya. Tapi aku mengundurkan diri sekarang atau nanti apa bedanya. Lagipula aku sudah menyadari bahwa Naruto mencintaimu dan kalian saling mencintai. Jadi aku mengundurkan diri dari mendapatkan hati Naruto, dan mengubahnya hanya cinta sebatas saudara saja. Ketahuilah Sasuke aku sama sekali tidak berkorban dan membantumu. Dan kau bukanlah seorang pecundang, akulah yang pecundang karena menyerah sebelum berperang. "
"Ternyata benarkan dugaanku selama ini. Berhentilah kau berkorban untukku baka aniki, aku sudah dewasa bukan seorang bayi. Kau harus bertanggungjawab atas semua kekacauan ini, kau harus tetap berkompetisi dalam mendapatkan hati dobe secara adil. Kalau tidak aku akan membencimu dan tidak akan memaafkanmu. Jadi sia-sia saja kau hidup kembali karena kau hanya merendahkan harga diriku, kau sama sekali tidak membuatku bahagia, kalau kau tetap mengorbankan perempuan yang kau cintai untuk diriku"
"Ingat Itachi asal Naruto bahagia dengan siapa pun selain dengan diriku dan juga mereka saling mencintai, aku juga turut merasakan bahagia dan aku akan menerimanya dengan lapang dada. Jadi bersungguh-sungguhlah mendapatkan hati si dobe. "
"Baiklah aku akan melakukan apa yang kau mau. Sebelum itu maukah kau memaafkan kakakmu yang bodoh ini?, " sambil mengulurkan tangan untuk meminta maaf. ' Hn, aku akan melakukan rencana B untuk mempersatukan Sasuke dan Naruto. Maafkan baka aniki otouto, ini ku lakukan demi kebahagiaanmu. ' lanjutnya dalam hati.
"Hn, "
Mereka berdua pun berpelukkan.
.
Di dunia Naruto, tanpa disadari Naruto karena Naruto sudah diberi genjutsu oleh Itachi.
"Kenapa kau tiba-tiba saja menyerangku? Ada apa baka otouto? Maksudmu apa? Bisakah kau hentikan pertengkaran yang tidak jelas seperti ini! , " balas Itachi
"Che... kau jangan pura-pura tidak tahu, aku tahu kau mengerti maksudku baka ITACHI. Kau sebenarnya menganggap aku apa hah? Apa kau menganggapku sampah? Orang yang tak berguna? Pecundang? Sehingga aku harus menerima belas kasihanmu agar bisa mendapatkan cinta Naruto?, "
Sasuke pun menghentikan penyerangannya.
"Maksudmu aku mencintai Naruto dan berkorban dengan merelakan Naruto untukmu Sasuke? Aku tidak seperti itu, "
"Buktikan!, "
"Aku hanya menguji kalian berdua, dengan berpura-pura mencintai Naruto. Apakah kau dan Naruto saling mencintai atau tidak, dan ternyata kalian memang saling mencintai. Naru saja yang tidak pekak, dia memang begitu orangnya. Tapi nasib sial menimpaku yaitu aku terjebak oleh pheromon Naruto dan terjadilah kecelakaan yang tak terduga (ciuman). Tapi aku sudah bisa mengendalikannya dan sekarang aku akan mencintai Naruto dengan setulus hatiku, sebatas saudara tentunya. "
"Dan kau tidak usah terlalu berlebihan dan cemburuan baka otouto, " lanjut Itachi.
Genjutsu yang mempengaruhi Naruto sudah berakhir begitu juga dengan pertengkaran dua bersaudara Uchiha. Hari sudah sore, Naruto menuju ke kamar mandi dan setelah itu bersiap-siap untuk berkencan dengan Gaara.
XXXXXXXXXX
Naruto pergi ke penginapan Gaara dengan memakai baju dress berwarna biru muda dan rambut yang tergerai karena ia baru saja habis keramas dengan jepitan bunga matahari di jidat kirinya. Ketika sampai di penginapan Naruto disambut dengan hangat oleh kankurou (wajah kankurou tanpa dilukis) dan juga Temari. Naruto digiring ke ruang makan yang sederhana dengan makanan dan minuman yang mewah. Ketika sampai di ruang makan Gaara menyambut Naruto dengan mengandeng tangan Naruto dan mempersilahkan Naruto duduk untuk segera menikmati makanan dan minuman yang sudah disediakan.
"Wah banyak sekali makanannya, pasti enak-enak. " semangat Naruto dengan wajah berbinar bersiap-siap ingin menghabiskan semua makanan dan minuman yang terhidang di meja makan.
"Hn... Naru, kau sekarang sangat cantik, " puji Gaara.
Naruto pura-pura merengut kesal untuk menjahili Gaara "Jadi cuma sekarang saja aku cantik dan waktu lainnya (tadi, kemarin, kemarin lusa, minggu lalu) aku jelek?" tanya Naruto.
"Maksudku bukan seperi itu, jangan salah paham. Waktu lainnya kau juga cantik tapi sekarang lebih cantik karena aku pertama kali melihatmu memakai dress. "
"Ha... Ha... Ha... Kau lucu sekali Gaara, tadi aku hanya bercanda. kau ternyata tidak memiliki rasa humoris sekalipun. Gomen ne, " ucap Naruto memeriahkan suasana.
"Hn, "
Gaara dan Naruto pun makan malam bersama, Kankurou dan Temari sudah pergi duluan entah ke mana tidak ingin mengganggu kencan Gaara. Naruto memakan daging steaknya dengan berantakan, Gaara pun menyuapi Naruto, mereka saling menyuapi. Setelah acara makan malam mewah plus romantis selesai Gaara mengajak Naruto berdansa.
"Mau kah kau berdansa denganku Naruto!, " ajak Gaara, sambil mengulurkan tangannya.
"Nani berdansa?, "
"Hn, "
"Gomen Gaara aku sama sekali tidak bisa berdansa dattebayo, "
"Aku akan mengajarimu Naruto, tak perlu sungkan, "
"Baiklah. "
Naruto dan Gaara berdansa bersama, wajah mereka dekat sekali hingga bisa merasaka terpaan nafas meraka masing-masing. Mereka berdua sangat menikmati dansa mereka, terkadang Naruto tanpa sengaja menginjak kaki Gaara dan Naruto pun segera minta maaf.
Sekarang adalah acara puncak kencan Gaara, Gaara akan melamar Naruto secara pribadi. Niat Gaara setelah lamarannya diterima oleh Naruto ketika kedua orang tua Naruto pulang selesai misi, ia akan melamar ke hadapan kedua orang tua Naruto dan memboyong Naruto ke suna untuk menjadi istrinya.
Kini Naruto sedang berada di atas balkon sendiri tak lama kemudian Gaara datang menghampiri Naruto.
Gaara memegang (menggenggam) tangan Naruto.
"Gomen Naru aku tidak bisa memberikan kencan yang terbaik untukmu karena aku sama sekali tidak berpengalaman tentang hal tersebut."
"Kau tidak usah merendah Gaara aku jadi merasa enak jadinya, " canda Naruto.
Gaara melihat tangan Naruto lebih tepatnya jari manis telapak kanan Naruto. Gaara melihat jari manis tersebut dilingkari cicin emas, di atasnya ada diamon stone saphire berbentuk oval yang dikelilingi permata black pearl berbentuk segi empat kecil. Sangat cocok dipakai Naruto.
"Cincin ini apakah milikmu Naru?, " tanya Gaara penasaran.
"Iya cincin ini miliiku, Itachi-nii yang memberikannya kemarin sore. "
"Jadi kau sudah memilih si Uchiha sulung sebagai calon suamimu?, "
"Nani? Memilih apa? Mana mungkin Gaara, Itachi dan aku sekarang adalah adik kakak. Itachi-nii bilang dia hanya terpengaruh pheromonku saja, sebenarnya dia mencintaiku hanya sebatas saudara saja. Dia kakak yang sempurna, beruntung sekali aku memiliki kakak seperti dirinya. Jadi tidak mungkin. Buktinya adalah ini, ini adalah simbol persaudaraanku dan Itachi-nii, " Naruto menunjukan cincinnya di hadapan Gaara agar lebih jelas melihatnya, lalu menurunkannya kembali.
'Kau memang terlalu naif Naruto, orang buta saja tahu kalau Uchiha sulung mencintaimu dengan tulus sama seerti diriku. Buktinya dia yang antusias sekali membantumu sehingga kau menjadi perempuan seutuhnya. ' kata Gaara di dalam hati sambil memutar kedua bola mata bosan.
Gaara mengeluarkan kotak cincin dari saku celananya, lalu membuka kotak tersebut. Gaara melepaskan genggamannya dari tangan Naruto lalu berlutut di depan Naruto seperti seorang pangeran yang melamar putri yang dicintainya.
"Naruto maukah kau menikah denganku, menjadi istriku dan ibu dari anak-anakku kelak?, " kata Gaara menyatakan cintanya (melamar) ke Naruto.
"Baiklah sebelum aku menjawab pernyataanmu, aku ingin bertanya terlebih dahulu kepadamu. Kenapa kau mencintaiku Gaara? Aku orang aneh, tiba-tiba saja berubah jadi perempuan, kekuranganku banyak, apa kau mencintaiku hanya karena terpengaruh oleh pheromonku seperti Itachi-nii?, " tanya Naruto.
Gaara bangun/ berdiri dari berlutut di depan Naruto seperti seorang pangeran yang melamar putri yang dicintainya. Sambil tetap memegang kotak yang berisi cincin di tangan kanannya.
"Kurasa aku mencintaimu bukan karena terpengaruh oleh pheromonmu Naruto. Karena bila dekat denganmu aku terasa nyaman dan jantungku berdetak kencang. Dan pertama kalinya aku merasakan hal ini. Kau dan aku saling mengerti satu sama lain, merasakan pahitnya kesendirian dan dibenci orang lain. Kau adalah seorang yang pertama kali mengakui keberadaanku. Teman pertamaku, mengajari bagaimana caranya berteman, menerima kelebihan dan kekuranganku. Kaulah yang merubahku Naruto, Aku yang seperti ini yaitu dihormati, diakui dan diberi kasih sayang melimpah oleh penduduk Suna pun itu karenamu Naru. Kau jangan terlalu merendah Naru, aku akan menerima kelebihan dan kekuranganmu sama seperti kau menerima kekurangan dan kelebihan yang ku milikki. Kau tidak aneh, kau adalah orang yang spesial yang telah merebut hatiku. Dan kita mempunyai cita-cita yang sama yaitu mempunyai keluarga yang bahagia. Masalah tempat tinggal, aku akan mengundurkan diri menjadi Kazekage dan akn tinggal di Konoha. Aku akan bersamamu, melindungi, mencintai dan membahagiakanmu Naruto. Aku tidak tahu harus berkata apalagi untuk mengungkapkan kenapa aku mencintaimu. Apa semua itu sudah cukup untuk menjawab pertanyaanmu? , " ucap Gaara menakhiri.
"Kau tak perlu menjawabnya sekarang, karena masih banyak waktu untuk kau memutuskan hal tersebut. Aku tahu ini sangat sulit untukmu, memilih antara aku dan lainnya siapa yang akan jadi suamimu kelak. Ikutilah kata hatimu Naruto, kau pasti tidak akan menyesal. Aku tunggu jawabanmu pada saat pelantikanmu Naruto dan setelah kau selesai berkencan dengan lainnya juga. Aku akan berusaha membuat kencan 2 hari kedepan tidak mengecewakanmu dan membosankan seperti ini. "
xxx referensi lagu xxx
( St12, biarkan jatuh cinta )
Chapter 7 end
(Minngu, 16 agustus 2015)
Minna kasi pencerahan atau ide bagaimana acara kencan GaaNaru untuk 2 hari kedepan ya dan pair NejiNaru juga! versi ninja.
klo GaaNaru lagi keabisan ide, lum ada atau nemu inspirasi lagi. klo NejiNaru pair ini kan jarang banget. Kalau Sai, Shikamaru dan Sasuke udah ada edi.
terima kasih banyak udah baca, nunggu, dan mau memberi inspirasi :-)
