ZHITACHI PRESENT:
'Sword Art Online;
War God Online'

Yuhuu...muncul lagi nih bawa chapter baru. Oke mungkin ada beberapa Chara OC yang bermain disini untuk memeriahkan jalannya fict ini.

Oh yah,tentang chapter bukan menceritakan pertemuan Kirito dengan Asuna melainkan bertemu dengan seseorang yang penting di WGO. Mungkin chapter depan Kirito akan bertemu dengan Asuna saat melaksanakan tugas pertamanya menjadi Yussha.

Oke,tanpa cing 'N cong langsung di bawahin aja yah... ^.^

DISCLAIMER= KAWAHARA REKI
GENTRE=ADVENTURE,FANTASY,GAME,SUPRANATURAL,HISTORY,ROMANCE.
CHARA=KIRITO 'N ASUNA,KIRITO 'N SINON,OC,DLL.
RATE=T+
*WARNING=OC,TYPO ALWAYS BERTEBARAN,LATAR KESANA-KESINI,SEDIKIT OOC,KELANJUTAN SAO SEASON 2 VERSI ZHITACHI*

SUMMARY=1 tahun sudah Setelah kematian konno yuuki,Kirito dan teman-temannya melanjutkan petualangannya menyelusuri semua tempat di Aincrad. Tapi pada suatu hari,sekali lagi Kirito dipanggil oleh departemen kementrian telekomunikasi dalam negeri,Kikouka Seijirou untuk melakukan penyelidikan kembali dalam insiden matinya anak tunggal kepala presiden divisi VRMMORPG dan 200 player tanpa sebab setelah memainkan VRMMORPG 'War God Online'. Rintangan apa yang akan dihadapi oleh Kirito saat mencoba permainan WGO ini yang ternyata sebuah permainan yang bisa berdampak mempengaruhi jiwanya di dunia nyata.

Not like,dont read~...

Opening song 'Arrival Of Tears (11 eyes) '

-yuganda kakusei no naka de,akaki yoru ga me wo samaseba

-malam merah telah tiba di Hell Training,Kirito berdiri disebuah danau dengan merenung.

-kuroki yamitowano nemuri,tsukikage ni obieteru

-sambil melihat bayangannya dan pantulan cahaya bulan yang sangat terang.

-honoo ga tsutsumi kondeku,subetewo yakitsu kushite mo.

-dan tak lama bulan berubah menjadi hitam dan terjadi kerusuhan dimana-mana membuat Kirito tersadar dari lamunannya.

-inori dake ha tayasazu ni,tomo to kawashita asu no tame.

-dengan memegang keyakinan,Kirito berlari ke pusat kota.

-afureru namida renjou ni hibike,boukyaku no tsurugi he to.
-terus berlari menebas semua musuh yang ada dengan pedang Elucidator dan pergi ke arah gedung pusat.

-setsunasa ni oboreteyuku tamashii,fuyuu shiteyuku hikari.
-termelihat Mio dan teman-temannya sekarat didepan matanya dan tidak ada harapan untuk mereka selamat.

-sora wo kirisaite,kono sekai,kibou wo daite ikou.
-dengan marah,Kirito berlari ke musuhnya dan bersiap menebas serta layar tengah muncul tulisan..

'WAR GOD ONLINE'

Chapter 7 : bangkitnya roh raja Maou yang sebenarnya dan bertemunya pendiri WGO dari Neraka...

"kita akan menjadi musuh didalam WGO selamanya,Asuna..."

Asuna shock mendengar ucapan Kirito saat itu. Dengan lemas tangan Asuna hendak memegang pundak Kiri Kirito.

"Ki-Kirito kun..." panggil Asuna dan sebelum menyentuh pundak kiri Kirito,Kirito refleks mundur 2 langkah tanpa sebab.

"kenapa Kirito kun...? "

"maaf Asuna,tubuhku bergerak dengan sendirinya..."balas Kirito dan berbalik badan berjalan menuju ke pintu kamar.

Dan langkahnya terhenti 2 langkah sebelum tubuhnya keluar dari kamar Asuna.

"aku sudah mengatakan peringatan itu kepadamu dan juga ke Sugu. Janganlah kau mengikutiku karena aku tidak ingin teman-temanku bahkan orang yang kusayangi mengikuti game berbahaya ini selain diriku. Tetapi kenapa kau melanggarnya,Asuna..." ucap Kirito melirik sedikit ke arah Asuna.

"so-soal itu..."

"tidak usah dibalas,aku pulang..." jawab Kirito dan pergi dari kamar Asuna.

"nii-san..."panggil Sugu.

"hiks...kenapa denganku ini. Kenapa aku melanggar peringatan itu. Kenapa...? "ucap Asuna disaat isak tangisnya.

"tenanglah Asuna nii-san. Aku tahu Asuna nii-san sedang mengurangi beban yang ditanggung oleh onii-san dengan mengikuti game itu,tapi kita harus mengerti keadaan bahwa game itu memang sangat berbahaya bagi diri kita. Alasan onii-san melarang kita untuk mengikuti game itu adalah untuk memastikan keselamatan diri kita didunia virtual maupun didunia nyata..."ucap Sugu menenangkan Asuna.

"terima kasih telah menenangkanku Sugu. Terima kasih..."

Hari selanjutnya...

Semenjak pertemuannya dengan Asuna,Kirito tidak keluar dari kamarnya sampai siang hari dan membuat Sugu khawatir.

"onii-san cepatlah keluar,kau belum makan dari pagi..." ajak Sugu dan tetap dihiraukan oleh Kirito.

"onii-san..."panggil Sugu

Karena masih dihiraukan oleh kakaknya,Sugu membuka pintu kamar milik Kirito.

KRIET...

Terlhat Kirito yang sedang berdiri didepan jendela kamarnya.

"Onii-san..."panggil Sugu.

Dan perlahan Kirito membalikan badannya ke arah Sugu.

"Su..gu... "ucapnya lemas dan terlihat lingkaran hitam disekitar matanya.

"kau kenapa onii-san...?,kau tidak tidur tadi malam ? "ucap Sugu khawatir.

"a-aku...".

BRUK...
keseimbangan tubuh Kirito mulai memudar membuat dirinya terjatuh kelantai.

"ONII-SAN...!"

Mindscape Kirito...

'Kenapa kau melanggar janjiku Asuna,kenapa. Bukannya kau sudah berjanji kepadaku untuk tidak memasuki game itu tetapi kenapa kau melanggar janji kita...'

Sekarang tubuh Kirito sedang mengapung disebuah sungai yang sangat gelap tanpa ada cahaya sedikitpun. Dan perlahan tubuh Kirito mulai bangkit menjadi posisi berdiri.

"Kirito..." panggil seseorang.

"siapa itu...? "

Dan tak lama sesosok siluet datang ke hadapan Kirito.

"kau tidak usah tahu siapa aku,yang jelas aku hanya memberitahukan bahwa cepat atau lambat duniamu akan terjadi sebuah masalah yang cukup mengerikan. Percaya atau tidak itu terserahmu karena aku sudah memberitahukan kepadamu..."

"apa maksudmu..."

"dunia yang kau tempati akan terjadi sebuah kekacauan yang timbul akibat sebuah permainan yang kau mainkan,Kirito. Saat bulan diatas matahari,dimana sungai menjadi merah,dan para manusia saling membunuh. Disaat itulah duniamu akan terjadi kekacauan yang besar secara keseluruhan. Untuk mencegah kekacauan itu,hanya dibutuhkan 3 player dari 3 kubu serta memiliki tingkat tinggi yang mampu mengendalikan sistem kekacauan itu..."

"player dari jenis Shinigami,priest,dan dark ranger yang mampu menghentikan sistem itu..."

"jadi..."ucap Kirito terkejut.

"kembalilah keduniamu karena mereka sedang membutuhkan bantuanmu. Ikutilah permainan ini sampai akhir dan setelah itu kau akan mengetahui apa maksud dari perkataanku itu..."jawab sosok itu dan pandangan Kirito mulai memudar.

Kirito pun tersadar dari mimpinya dan sedikit-mulai sedikit membuka matanya dengan pelan.

"onii-san..."panggil Sugu.

"Sugu..."balas Kirito.

"akhirnya kau sadar juga,onii-san. Sekarang makanlah agar tubuhmu kembali fit..." ucap Sugu sambil menyerahkan beberapa roti dan air putih.

"terima kasih,Sugu..."

Beberapa menit kemudian...

Suasana kembali canggung usai Kirito menghabiskan beberapa roti.

"Sugu,aku akan kembali ke WGO karena ada beberapa informasi yang ingin kucari tentag game itu..."

"baiklah nanti malam onii-san harus kembali untuk makan malam..." jawab Sugu.

"ya iya..." ucapnya sambil memasang nervegear dan setelah itu membaringkan tubuhnya ke kasur.

"Link...Start "

WUSH...

Under World lantai 1...

Kirito sudah berada di Under World lantai 1 dimana tempat awal para player yang telah lulus dari test sebelumnya. Setelah puas melihat pemandangan yang ada ditempat itu,Kirito melanjutkan perjalanan menuju ke sebuah tempat yang ingin dia tuju.

Tempat yang dia tuju adalah sebuah taman yang terletak dijantung kota Under World lantai 1. Tak jauh dari kolam terlihat Mio yang sedang memandangi air kolam itu dengan tenang.

"akhirnya ketemu..."

"Mio..."panggil Kirito.

"Kirito kun.."balas Mio.

"aku ingin mengatakan sesuatu yang sangat penting..."

"apa itu...?"

"apakah efek dari game WGO ini bisa mempengaruhi ke dunia nyata...? "

"benar,memang kenapa Kirito kun...? "

'sudah kuduga...'batin Kirito.

"saat aku menemui seseorang entah kenapa tubuhku merasakan sesuatu yang buruk berada didepanku seolah dia adalah musuh terbesarku. Dan saat dia memegang tubuhku,tubuhku dengan refleks langsung menghindarinya..."

"jadi begitu..." balas Mio.

"apa maksudmu,Mio..? "tanya Kirito.

"aku bertaruh dia mengikuti game ini dan memilih ras Malaikat kan..." tebak Mio.

"ya,dia bilang seperti itu..."

"hmp..situasi ini sangatlah buruk bagimu,Kirito kun. Kau harus menghindari orang itu baik didunia virtual maupun didunia nyata. Karena kau sudah mengikuti game ini,tubuh dan jiwamu sebagian besar telah menjadi iblis serta mungkin kau tidak percaya akan tahayul ini. Bahwa seorang Iblis akan merasakan hawa Malaikat jika Iblis itu berada dekat dengan seseorang yang mempunyai hawa Malaikat. Dan tingkah lakunya menjadi sangat agresif saat didepan orang itu..." jelas Mio.

Setelah mendengar penjelasan dari Mio. Kirito berbalik badan dan berjalan.

"kau mau kemana,Kirito kun...? "tanya Mio.

Kirito berhenti dan memandangi Mio sesaat. Terlihat mata kirito yang tadinya hitam berubah menjadi merah darah.

'mata itu...'

"tempat dimana dunia ini menjadi akan gelap..."balasnya dingin dan kembali melanjutkan perjalanannya.

"kata-kata itu..." balas Mio terkejut usai mendengar ucapan Kirito.

"ucapan dari raja Maou yang sesungguhnya..."

~ZHITACHI~

Ditempat yang gelap dimana hanya ada tulang belulang yang berserakan ditanah itu. Terlihat seorang pemuda berambut hitam sedang berdiri dihadapan seekor naga yang besar.

"GRAAA...! "

"diam kau..."

CRASH...

Dan naga itu ambruk seketika usai menerima serangan dari pemuda itu. Beberapa saat kemudian pemuda itu memeriksa stat level miliknya.

"cih,masih belum..." ucap pemuda itu dengan kesal dan kembali berjalan ke lorong gelap itu sendirian.

UnderWorld lantai 7...

"Maou-sama,dimana Kirito... ? "tanya Ichigo ke gadis berambut merah.

"entahlah,mungkin dia pergi kesuatu tempat..."balasnya santai.

"aku juga tidak bisa merasakan kekuatan Kirito kun,Maou-sama... "ucap Karumu menambahkan.

"sebenarnya apa yang terjadi,ketua...?" tanya Yauca penasaran.

"saat Kirito kun menanyakan kepadaku tentang tubuhnya yang bereaksi secara tiba-tiba saat menemui seseorang,aku menjawab bahwa orang itu dari ras Malaikat setelah itu Kirito kun berubah menjadi dingin dan pergi menjauhiku..."jelas Mio.

"sepertinya orang itu sangat spesial baginya jadi tak heran dirinya menjadi dingin sekarang..." tambah Ayumu.

"bukan hanya itu,mata Kirito kun juga-..." perkataan Mio terpotong karena seseorang datang ke tempat Mio.

Tak lama Zerch datang dengan tergesa-gesa.

"Maou-sama,aku mendeteksi sebuah aura dari raja Maou terdahulu tepatnya dari arah hutan monster dilantai 3..."ucap Zerch.

Semuanya terkejut saat mendengar ucapan dari Zerch.

"baiklah,ayo kita pergi..."perintah Mio dan mereka pun menghilang bersama.

Di lantai 3...

CRASH...

BRUK...BRUK...BRUK...BRUK...BRUK...

"dasar orge lemah..." ucap pemuda berambut hitam usai menumbangkan 5 orge besar dalam satu serangan.

Dan pemuda itu berbalik badan karena merasakan beberapa energi yang sangat kuat.

"hm...? "

WUSH...

TAP...TAP...TAP...TAP...TAP...TAP...

"itu,Kirito kun..."ucap Mio tak percaya apa yang dia lihat didepannya.

"siapa kalian ? "ucap Kirito dengan nada berat.

'energi ini...'

"minna...lindungi aku jangan sampai Kirito kun mendekatiku,aku akan menetralkan energinya..." perintah Mio sambil menyatukan kedua tangannya.

"baik..."balas mereka ber 5.

"akan kuhancurkan satu per satu..." ucap Kirito tersenyum Iblis dan berlari menuju ke arah mereka ber 6.

TAP...TAP...TAP...

"biar aku yang akan menangani ini..."ucap Karumu mempersiapkan kuku Iblisnya dan berlari ke arah Kirito.

"hm,Succubus..."ucap Kirito di saat berlari.

TAP...TAP...TAP...

TAP...TAP...TAP...

SET...

Jarak mereka telah 2 Meter dan Karumu siap untuk mencakar Kirito tetapi Kirito tidak melakukan pergerakan apapun.

'Kena...'batin Karumu.

CRASH...
Karumu berhasil memberikan luka ke tubuh Kirito.

WUSH...
ternyata tubuh yang tadi diserang oleh Karumu bukanlah tubuh asli milik Kirito melainkan sebuah bayangan.

" Yami no Henge...ya "tebak Karumu.

WUSH...
tanpa diduga Kirito telah berada didepan wajah Karumu yang berjarak 15 cm.

"Succubus,ahli dalam kecepatan dan lemah dalam menyerang. Mampu menguasai pergerakan dirinya melalui pijakan udara dan bisa menghindari serangan dengan sangat tepat. Kelemahan dari Succubus adalah gaya menyerang yang berantakan dan..." ucap Kirito sambil menyiapkan tinju ke arah perut Karumu.

DUAK...
tubuh Karumu terlempar sejauh 2 meter.

"kau hanya terfokus ke kecepatanmu dan tetapi menghiraukan gerak-gerik dari musuhmu itu sendiri. Itulah kegagalan yang sangat fatal dalam dirimu,Succubus..." sambung sambil menatap tubuh Karumu dengan pandangan dingin dan pandangannya beralih ke arah mereka ber 4.

"ayo,Zerch..."ajak Ichigo berjalan 2 langkah kedepan sambil memegang pedang bulan sabit miliknya.

"ya..."balas Zerch.

"sekarang Vampire dan Shinigami,heh...cukup mudah bagiku "ejek Kirito.

"cih..."balas Ichigo dan berlari menuju ke arah Kirito.

SET...
Ichigo pun melompat dan mengambil ancang-ancang menyerang dari udara.

"HYAA..."

WUSH...

TEP...
Kirito menahan pedang besar milik Ichigo dengan kedua tangannya.

CRAK...
Tanah pijakan Kirito sedikit retak akibat serangan Ichigo.

"ba-bagaimana bisa kau menahan seranganku..."ucap Ichigo terkejut.

"Shinigami,keterbalikan dari Succubus. Kekuatan dalam menyerang yang sangat tinggi dan lemah dalam pergerakan. Mampu menghancurkan apapun saat kekuatan itu terkumpul ke arah senjata dan melepaskan kekuatan itu saat dirasa tepat. Pergerakanmu saat diudara mampu kubaca karena kau terlalu sibuk memfokuskan kekuatanmu kearah pedang mu..." ucap Kirito dan dan memegang pedang Ichigo dengan kuat lalu dilempar ke udara.

WUSH...

SET...
"ketahuilah,penderitaanku..." ucap Kirito sambil mengangkat tangan kanannya ke arah Ichigo dan muncul bola hitam yang pekat.

"Back Azazel..."

WUSH...
dan bola hitam itu melesat ke arah Ichigo dengan cepat.

'sialan...'

DUAR...

"sekarang..."pandangan Kirito beralih ke arah Mio.

SET...

"takkan kubiarkan..." henti Zerch tepat didepan Kirito sambil membawa bola hitam yang sama seperti serangan Kirito tadi.

"sialan..."

DUAR...

ZHITACHI

DUAR...

WUSH...

TAP...
Zerch mundur beberapa langkah usai mengirim bola hitam tadi ke tubuh Kirito.

"akhirnya... " ucapnya lega.

WUSH...

DEG...DEG...
'perasaan apa itu tadi...? 'batin Zerch buruk.

TEP...

"ini,kukembalikan..." tanpa diduga Kirito selamat dari serangan Zerch yang mematikan itu dan muncul dibelakang tubuh Zerch sambil membawa bola hitam yang sama.

"ba-bagaimana bisa..."jawab Zerch terkejut.

"HYAA...! "

DUAR...

Zerch jatuh ketanah dengan bar hp gauge tinggal 10 % . Sekarang pandangan Kirito beralih ke arah Ayumu dan Yauca dan berjalan perlahan ke arah mereka.

"Ayumu..."panggil Yauca.

"dimengerti..."balas Ayumu dan melompat tinggi ke udara.

"hm...?" ucap Kirito melihat Ayumu melompat tinggi ke udara.

WUSH...

TLING...

"HYAA...! "teriak Ayumu bersiap memukul Kirito melesat ke arah Kirito dengan sangat cepat.

" ! " Kirito bersiap menahan tinjuan dari Ayumu.

TEP...

DRAK...
Kirito mampu menahan serangan dari Ayumu dengan satu tangan dan tanah disekitar Kirito menjadi retak.

"hanya segini..."ejek Kirito.

"sialan kau,200 %..." ucap Ayumu menaikkan serangannya.

DRAK...

"400 %..."

DRAK...DRAK...

"600 %..."

DRAK...DRAK...

"800 %..."

DRAK...DRAK...DRAK...

"SERIBU PERSEN...! "

DUAR...

Asap besar mengepul ke udara tempat Ayumu dan Kirito bertarung.

"hosh...hosh..."ucap Ayumu kelelahan karena kekuatannya telah habis.

Saat asap mulai menghilang,terlihat Kirito masih berada dalam posisinya yaitu tenang dan tidak bergerak sedikitpun,tetapi dikeningnya telah mengeluarkan darah yang tidak banyak.

"ti-tidak mungkin..."ucap Ayumu tidak percaya.

"tak kusangka Zombie sepertimu mampu membuatku sedikit terluka..."ucap Kirito mempererat pegangannya dan menarik tangan Ayumu dengan kuat.

SET...

DUAK...

"akan kujelaskan pukulan yang bernama pukulan seribu tuhan kepadamu..."ucap Kirito saat memukul perut Ayumu dengan sangat kuat.

DUAK..DUAK...

"200 %..."

DUAK...DUAK...DUAK...

"ukh..."

" 400 %..."

DUAK..DUAK...DUAK..

"600 %..."

Tubuh Ayumu dilempar ke udara dan Kirito bersiap memukul kembali.

"800 %..."

DUAK..DUAK...DUAK...

"AKH..."

"terakhir,1000 %..." ucap Kirito bersiap melakukan tendangan satu kaki ke arah tubuh Ayumu yang telah sekarat.

DUAK...

WUSH...

DRAK...DRAK...

Tubuh Ayumu terlempar cukup jauh akibat tendangan itu.

"4 pengganggu telah selesai,sekarang tinggal 2 yang masih hidup..."ucap Kirito dan berjalan ke arah Yauca dan Mio.

"sudah selesai,Maou-sama...? "tanya Yauca.

"tinggal sedikit lagi..."jawab Mio.

"Maou...?"tanya Kirito.

"apakah kau Maou...? " tanya sekali lagi.

"itu bukan urusanmu..."ucap yauca dengan marah.

WUSH...
dan Kirito menghilang.

SET...

TAP...
Serta muncul didepan Yauca dengan pandangan dingin.

"aku tidak bertanya denganmu,Kitsune murahan..." jawab Kirito dan bersiap mencengkram leher Yauca.

SET...

TEP...

"argh...lepaskan aku "balas Yauca sambil berusaha melepaskan cengkraman tangan Kirito yang begitu kuat.

TEP...
tangan Kiri Kirito beralih ke arah kening Yauca.

"diam dan tenanglah di alam sadarmu..." kata Kirito dan Yauca pingsan usai Kirito mengucapkan kata itu.

BRUK...

"sekarang tinggal kau seorang yang masih bertahan..."pandangan Kirito beralih kearah Mio.

"ku tanya sekali lagi,apakah kau Maou...? " tanya Kirito sekali lagi.

"kalau iya kenapa...? "jawab Mio dengan nada marah.

"ternyata kau Maou,HAHAHA... jangan bercanda gadis lemah,kau hanya seorang Succubus lemah yang entah kenapa menjadi Maou di game ini. Akulah Maou sesungguhnya,tidak ada yang bisa menghentikanku bahkan tuhan sekalipun..." ucap Kirito dengan nada menghina.

"Succubus lemah sepertimu apakah mampu mengendalikan sistem neraka dengan baik,kurasa tidak. Dan saat perang dewa dimulai kembali,aku berani bertaruh kau pasti tidak akan turun tangan untuk melawan pasukan tuhan maupun burung kurus itu karena kau lemah. Aku yakin sekali..."

"aku mampu melihat dirimu dimasa lalu,tinggal dengan keluarga yang sudah hancur dan mempunyai 2 kakak yang tidak akur satu-sama lain. Saat mereka telah mati kau mengambil posisi menjadi pimpinan Maou dan mengendalikan dunia bawah dengan sesukamu da-..."

PLACK...
Mio menampar wajah Kirito untuk kedua kalinya dengan sangat keras.

"DIAM DAN KEMBALILAH,KIRITO KUN... ! "panggil Mio dengan nada keras.

DEG...DEG...

Beberapa detik mata Kirito kembali menjadi hitam dan kembali lagi menjadi merah secara tidak beraturan.

'perasaan ini...' batin Kirito dan beralih ke arah wajah Mio.

'Asuna...' entah kenapa diri Mio berubah menjadi Asuna yang sedang menangis.

"A...suna "ucap Kirito terbata-bata.

'ini...'

SET...

"teknik penyegelan jiwa..." ucap Mio sambil menekan tubuh Kirito dengan tangan kanannya.

"UWAA..."

CRANG...

Hawa kegelapan yang berada disekitar Kirito telah menghilang dan didepan Mio adalah Kirito yang dulu dia kenal.

"Mio..."panggil kirito.

"terima kasih atas tamparannya tadi..."sambungnya lagi sambil memegang pipinya yang tadi ditampar.

PLUK...

"baka,kau sudah membuatku repot..." Ucap Mio sambil memeluk tubuh Kirito.

"huh,gomen gomen..."

"sekarang kau harus membawa mereka yang terluka ke tempat medis..." pandangan Mio beralih ke teman-temannya yang telah sekarat akibat serangan Kirito tadi.

"apa yang terjadi disini...? "ucap Kirito terkejut melihat teman-teman Mio sekarat.

"sekarang itu tidak penting,yang jelas bawa mereka ke tempat medis secepatnya..."perintah Mio sambil membawa tubuh yauca dan Karumu.

"hai..."

Disuatu tempat...

"kau merasakannya,Ryouran..."

"aku merasakannya,dia telah bangkit kembali dalam sosok Shinigami..."

"tak kusangka awal dari reformasi dunia ini akan bangkit sebentar lagi..."

"lalu apa yang akan kau lakukan setelah ini,Shinro..? "

"hm,aku akan tetap disini untuk beberapa waktu dan bukannya kau kusuruh untuk menemui seseorang,Ryouran..."

"ya ya aku tahu..."

Rumah sakit UnderWorld lantai 7...

"Mio,jelaskan kepadaku apa yang terjadi kepada mereka berlima...? "tanya Kirito ke Mio yang sedang duduk di sebuah tempat duduk.

"baiklah akan kujelaskan dari awal.." jawab Mio dan dia menjelaskan kepada Kirito dari awal Kirito menyerang ke beberapa temannya dan berakhir ditampar oleh Mio.

"jadi begitu..."jawab Kirito sambil mengangguk-angguk.

"oh ya Kirito kun,besok kau harus menjalankan misi pertamamu sebagai Yussha dengan Karumu. Kuharap kau siap..."

"ba-..." ucapan Kirito terpotong karena entah kenapa kepala Kirito mendadak sakit seperti dihantam batu besar.

"ukh..."

"ke-kepala ku sakit se-sekali..."

"Kirito kun,kau kenapa..." ucap Mio khawatir.

"a-aku..."pandangan Kirito mulai memudar dan tubuhnya tidak kuat lagi untuk menahan tubuhnya lebih lama.

BRUK...

"KIRITO KUN...! "panggil Mio dengan keras.

Mindscape Kirito:...

Kirito sedang berjalan disebuah genangan air yang tidak tahu berapa kedalaman genangan air itu.

"Kirito kun..."panggil seseorang.

"siapa itu..? "tanya Kirito.

"kemarilah,berjalan lurus dan temui aku sekarang..."jawab suara aneh itu dan Kirito mengikuti asal suara itu.

"benar,teruslah berjalan.."

Tak lama terlihat sesosok pemuda berambut merah panjang sedang berdiri didepan Kirito dengan wajah tertunduk.

"siapa kau,kenapa kau memanggilku kesini..? "tanya Kirito ke pemuda itu.

"Kazuto Kirigaya,pemuda 18 tahun yang selamat dari kasus insiden SAO dan berhasil menyelamatkan seorang gadis bernama Asuna saat dia terjebak dalam kasus ALO. Memilki skill 2 pedang yang sangat hebat dan mampu mengendalikan pedang Elucidator milikku..."jelas pemuda itu.

"Elucidator milikmu ? . apa maksudmu ? "

"pedang itu dibuat di SAO yang saat itu dikendali oleh Kayaba tetapi dia mengambil inti bahannya dari game ini. Bisa dibilang game ini jauh lebih lama dan ada sangkut pautnya dengan SAO maupun game-game lainnya..."

"aku ti-.."

"kau telah mengingatkanku pada adik perempuanku yang kecil dan lucu. Kemampuanmu juga mengingatkanku pada diriku dahulu saat melawan pemuda dari Kuroi No Me Coffin puluhan tahun yang lalu..."jelas pemuda itu.

"jadi kau..." ucap kirito terkejut.

"aku adalah kakak keduanya. Namaku Shin Keiyakusha,salam kenal..."ucap Shin sambil mengulurkan tangan kanan ke arah Kirito.

"ka-kau kakaknya Mio..." ucap Kirito kembali terkejut setelah mendengar perkataan dari Shin.

'Shin Keiyakusha. Tunggu,nama 'Shin' seperti nama raja Iblis yang menciptakan dunia bawah ribuan tahun yang lalu. Jika itu benar dia yang menciptakan WGO ini berati...'

"apakah kau pendiri WGO ini,Shin-san...? "tanya Kirito.

Dan Shin berbalik badan.

"kau benar,aku salah satu dari 3 orang pendiri dari game ini. Keberadaanku dan tubuhku telah kusembunyikan didalam ruang dan waktu. Sebelum konflik ini terjadi,dunia ini telah damai selama ratusan tahun dan juga dunia ini dibagi menjadi 3 bagian yaitu dunia bawah yang dipimpin oleh kakak pertamaku,dunia tengah atau dunia yang menghubungkan ke surga ataupun ke neraka yang dipimpin oleh Malaikat Hitam,dan terakhir dunia atas atau surga yang dipimpin langsung oleh Michael..".

"tetapi kedamaian telah goyah akibat serangan dari beberapa pihak yang tidak setuju dengan 3 kubu dan berakhir perpecahan dari belah pihak kubu. Sebelum terjadi perang besar,Kami ber 3 mengadakan rapat besar di neraka untuk membahas tentang penyerangan ini..."

"saat sedang menghadiri rapat tentang pembagian kembali kekuasaan dan membahas penyerangan. Ternyata ada sebuah organisasi gelap yang memulai membuat kekacauan di seluruh negeri dan membantai sebagian dari pimpinan 3 belah pihak. Saat itu aku dan Mio masih anak-anak. Saat pimpinan organisasi itu tiba diruang rapat,kakakku melindungi aku dan Mio saat serangan besar mengarah kepadaku membuat dia meninggal. Sebelum dia meninggal dia memberiku sebuah sebuah segel pada dadaku dan menyegel sisi gelap kakakku ke dalam diriku. Itulah kenapa kau menjadi saat brutal saat melawan monster-monster bahkan tidak segan-segan melawan teman-teman Mio,Maafkan aku..." ucap Shin dan membuka dada kanannya yang terdapat segel segitiga merah.

'apakah nama organisasi yang menyerang tempat pertemuan adalah organisasi dari Kuroi No Me Coffin..? '

"kenapa kau berada dalam diriku,Shin-san...? "

"karena kau adalah rengkarnasi dari diriku. Pembawa masa depan ke dunia virtual ini. Maaf Kirito,waktuku hampir habis. Ingatlah perkataan ini,Kirito. Saat dirimu tidak mampu menahan kekuatan dalam dirimu,peluklah Mio dengan lembut karena hanya di alah yang mampu menetralkan kekuatanmu. Kedua,saat kau bertemu dengannya janganlah kau bersegan-segan untuk meyerangnya karena dia bukanlah sang pencipta melainkan seorang penghancur. Ketiga,jiwamu didunia ini dan dunia nyata telah saling terhubung karena kau sudah menjadi salah satu dari kami yaitu..." ucap Shin dan perlahan tubuhnya dan juga Kirito mulai menghilang.

"Seorang Shinigami..."

~TBC~