Hak Cipta Naruto Milik Masashi Kishimoto
Penjelasan:
"saya" pembicaraan normal
"saya" bijuu berbicara dan nama jurus, serta telepati
"saya/saya" flashback
X-X-X-X-X
Chapter 6: Hinata Hyuga
Hinata Hyuga, istri Naruto di masa depan, pada saat ini dia masih seorang bocah yang harus menghadapi ekspektasi klannya sebagai calon pemimpin klan yang kuat dan tangguh, tetapi kenyataannya dia hanya gadis biasa yang perlu bimbingan dan kasih sayang dari orang tuanya, ibunya telah meninggal tak lama setelah melahirkan adiknya, sedangkan ayahnya terlalu sibuk untuk memperhatikan kehidupan sehari harinya, ayahnya pemimpin klan Hyuga saat ini hanya muncul di hadapannya hanya saat latihan dan disaat Hinata butuh bimbingan soal latihannya ayahnya hanya menunjukkan emosi kekecewaan.
Hal tersebut membuat Hinata menjadi tertekan dan menjadi penakut, takut akan ayahnya tambah kecewa kalau Hinata bertanya soal latihan. hal itu terus menerus ia rasakan sehingga dia juga menganggap dirinya seorang yang gagal, di anime dan manga Narutolah yang menjadi inspirasi Hinata untuk tidak menyerah dan tetap maju dah akhirnya menjadi sosok pemberani bahkan disaat pein menyerang konoha dan hampir mengalahkan naruto tidak seorangpun yang berani menolong Naruto, hanya Hinata dengan berani menghadapi pein bahkan hampir membuat pein kewalahan dengan jurus Juuho Soushiken.
Tetapi coba bayangkan kalau seseorang membimbing hinata latihan, mengajarkan Hinata lebih percaya diri lebih awal dan orang itu juga yang memotivasi hinata hingga menjadi kuat di anime dan manga.
Naruto tidak sabar mengajarkan 1 atau 2 hal dari dunia modern kepada hinata, setelah latihan siang bersama Sasuke, ia pergi ke kedai ramen Ichiraku setelah mandi membersihkan diri dari keringat, sesampainya di kedai dia melihat Hinata telah menunggunya.
"Maaf telah membuatmu menunggu lama Hinata" ucap Naruto menghampiri Hinata
"Ga ga gapapa kok, a aku juga baru datang" dengan gagap hinata menjawab
"ok sebelum kita pergi latihan mari kita makan dulu, apa kau sudah makan siang?" tanya Naruto.
"Aku sudah makan namun karena latihan rutin klan aku menjadi lapar" jawab Hinata lagi.
"Ok kalau begitu kau harus mencoba ramen disini" sambil mengarah ke koki naruto menyampaikan pesanan "Teuchi Jiisan dua miso ramen untukku dan satu miso ramen untuk temanku"
"ok tunggu sebentar" jawab sang koki
"wah ini pertama kalinya kau membawa teman makan kemari Narutokun, boleh kau perkenalkan padaku" Ayame putri sang koki bertanya
"Perkenalkan ini teman baruku namanya Hinata Hyuga pewaris dari klan Hyuga ayame-nee" jawab naruto dengan bangga
"wah hebat bisa berteman dengan putri pewaris klan, perkenalkan namamu Ayame putri pemelik kedai ini Hinata-sama" Ayame memperkenalkan diri
"Hi.. Hinata saja sudah cukup Ayamesan" hinata tersipu menjawab perkenalan Ayame
"kalau begitu kau juga harus memanggilku ayame atau ayame-nee seperti Naruto memanggilku" sambil tersenyum melihat wajah imut malu hinata
"Tiga miso ramen spesial telah siap disantap" sang koki mengumumkan hidangan telah tersedia.
"Ini Hinata cobalah" sambil memberikan satu porsi buat Hinata
"Te terima kasih" jawab Hinata.
Itadakimasu, lalu Naruto dan Hinata mulai menyantap ramen mereka tak lama kemudian Hinata telah selesai menyantap ramennya, terkejut naruto memesan satu porsi lagi untuk hinata "Teuchi jiisan satu mangkuk lagi buat temanku dan hitung berapa yang harus ku bayar"
"hahaha karena hari ini pertama kalinya kau membawa teman ramen hari ini gratis untukmu" merasa senan sang koki memberi satu mangkuk lagi buat Hinata
"Terima kasih" ucap Naruto dan Hinata ke koki.
Setelah selesai makan naruto mengajak Hinata ke tempat latihan di depan pintu masuk hutan kematian.
"Na Naruto-kun mengapa kita kemari bukankah kita bisa berlatih di tempat lain?" Hinata heran mengapa naruto mengajaknya ke tempat terpencil
"Hinata aku mengajakmu kemari karena aku akan mengajarimu teknik rahasia dan aku tak mau orang lain mencuri teknik tersebut, dan satu satunya tempat yang cocok untuk itu ada disini"
"te teknik rahasia?" tanya Hinata
"Yup teknik rahasia, teknik yang akan ku ajarkan padamu ini bertujuan untuk relaksasi tubuh serta bisa meningkatkan daya fokus pikiran, selain itu jika kau menggabungkan teknik ini dengan teknik Juuken klan Hyuga aku yakin disaat kau menguasai teknik ini tidak akan ada seorangpun yang bisa melukaimu atau melukai orang yang ingin kau lindungi"
"Benarkah itu Naruto?" mendengar penjelasan Naruto Hinata merasa takjub dan tidak percaya
"Percaya padaku teknik yang akan kuajarkan ini sangat cocok untukmu, Teknik ini bernama Tai Chi, teknik ini memiliki prinsip menekan keseimbangan alami dalam semua hal dan kebutuhan hidup akan hal spiritual dan fisikal terhadap pola alam. seluruh hal yang ada didunia ini terdapat dua element yang berlawanan tetapi kedua element tersebut saling melengkapi. dengan prinsip tersebut jika kau mengaplikasikannya dalam pertarungan setiap serangan lawan memiliki kelemahan dan energi yang berbahaya yang diarahkan kepadamu disaat itu kau harus menemukan kelemahan itu atau menuntun energi lawanmu kembali kepadanya, dengan matamu itu aku yakin kau dengan gampang menemukannya" Naruto mencoba menjelaskan
"Baiklah pertama kau harus mengikuti semua gerakanku dan menghapalkannya" ucap naruto
"Pertama pernapasan" Kemudian Naruto memulai latihan pernapasan berdiri menarik nafas dalam dalam sambil tangan bergerak seperti menuntun masuk oksigen dari bawah ke atas menahan sejenak dan mengeluarkannya dengan dengan pola tangan melepaskan kebalikan dari saat menarik nafas yaitu dari atas kebawah.
"Lakukan pernafasan ini selama delapan kali sebelum dan sesudah kita melanjutkan gerakan berikutnya" setelah selesai naruto mengambil kuda kuda dan mulai memperagakan 24 gerakan Tai Chi
"Terdapat 24 gerakan didalam Tai Chi, Hinata kau boleh menggunakan matamu untuk memperhatikan aliran chakraku dan meniru seluruh 24 gerakan Tai Chi tersebut, kau harus bisa melakukannya sampai gerakanmu seperti air yang mengalir disungai" Naruto memberi intruksi.
Setelah beberapa kali percobaan sampai Hinata berhasil dan hapal semua gerakan Tai Chi akhirnya Naruto menyudahi sesi latihannya dengan Hinata dan memberi intruksi dan saran.
"Baiklah Hinata kau sudah berhasil menghapal ke 24 gerakan Taichi aku mau kau mengulangi gerakan pernafasan dan 24 gerakan Taichi sebelum dan sesudah tidur serta 1 kali di tengah hari bersamaku" lalu Naruto mengeluarkan secarik kertas "Oh iya ini tolong tempel di dinding aku mau kau menatap titik hitam di tengah kertas selama lima menit sebelum dan sesudah tidur ini akan membantumu tetap fokus, serta ketika kau berbicara aku ingin kau menatap mata lawan berbicaramu selama tiga detik sebelum kau berbicara aku yakin kau tidak akan gagap lagi"
"baiklah itu semua yang dapat aku ajarkan kepadamu sisanya terserah dirimu bagaimana cara menggabungkannya dengan teknik Juuken keluarga Hyuga" lalu naruto mengantar Hinata pulang kerumahnya
"Ok Hinata aku pamit dulu, aku berharap hal baik terhadap dirimu, dada" Naruto lalu pergi sambil melambaikan tanganya, tak sadar Hinata masih termenung memperoses semua ajarannya.
X-X-X-X-X
Catatan
24 Gerakan Tai Chi: Youtube /watch?v=TBvF6r6DOvc
TBC
