Great Boskito Dragon

Disclaimer :: Naruto & Highschool DxD

Naruto [Masashi Kishimoto] & Highschool DxD [Ichie Ishibumi]

Pair : Naruto.U X ...

Warning : AU, OOC, abal, gaje, typo, Dsb

DONT LIKE DONT READ


.

.

.

" Selamat malam semuanya." Ucap wanita tadi, yang diketahui adalah Grayfia queen dari kakak Rias.

"Buchou, siapa dia?" tanya Issei yang belum mengetahui sosok wanita tersebut.

"Saya adalah kepala pelayan dari keluarga Gremory, apakah mereka perlu saya beritahu?." Ucap Grayfia.

" Tidak, biar aku saja yang memberi tahu mereka tentang semua ini." Ucap Rias malas

"Dengarkan, sebenarnya…" ucapan Rias terpotong karena tiba-tiba muncul lingkaran sihir merwarna merah dengan disertai kobaran api, lalu kemudian menampakkan seorang pria pirang dengan wajah yang tampak arogan dan menurut author lecek

"hah.. sudah lama seklai aku tidak berkunjung kedunia manusia. Aku datang untukmu Rias sayangku…" ucap Pria yang tadi muncul dari kobaran api.

"siapa orang ini?" tanya Issei.

"Dia adalah Raiser Phoenix-sama, keturunan murni dari iblis kelas atas. Dan anak ketiga dari keluarga Phoenix" ucap Grayfia seraya melirik Naruto yang berada di pojok ruangan sedang menyantap ramen

"Keluarga Phoenix?", Tanya Issei.

"Dia juga tunangan dari pewaris keluarga Gremory, dengan kata lain dia adalah tunangan dari Rias-Ojousama." Ucap Grayfia lagi.

"Tunangan?" teriak Issei dan itu sukses membuat Naruto tersedak dari acara makannya dan melotot dan Rias yang melihat Naruto tersedak hanya tersenyum

'Tunangan' Batin Naruto

"ya aku adalah tunangan dari sayangku Rias" Ucap Raiser sambil berjalan ke arah Rias dan membelai dagu serta rambut dari Rias denganmenghirup aroma rambut Rias dan kemudian menuju pahanya. Dan Naruto semakin melotot melihatnya

"Sudah hentikan itu Raiser. Aku sudah mengatakan kepadamu bahwa aku menolak menikah denganmu." , ucap Rias dengan nada amarah.

"Tapi Rias, sebagai pewaris keluarga Gremory, kau tidak boleh mengecewakan keluargamu dengan menolak pernikahan ini." Ucap Raiser dengan wajah arogannya yang membuat Naruto semakin muak

Rias kemudian melirik Pearagenya terutama Naruto yang seperti menunjukan raut muka sebalnya dan kemudia Rias meulai berbicara lagi.

"Aku tidak mengecewakan keluargaku, aku akan mempunyai suami. Tapi aku hanya akan menikahi orang yang aku cintai." , ucap Rias yang masih kukuh dengan pendiriannya

"Tapi kau tentu harus tau, bahwa kau harus mempertahankan garis murni keluarga iblis. Karena setelah perang, iblis berdarah murni sangatlah langka" , ucap Raiser.

"Mereka hanya terlalu gegabah. Aku tidak akan mengatakannya dua kali Raiser, aku tidak akan menikah denganmu." , ucap Rias. Raiser yang mendengar penolakan dari Rias pun langsung mendekati Rias dan memegang dagunya.

" Aku adalah pewaris keluarga Phoenix Rias, aku tidak akan membiarkanmu mengotori kehormatanku. Dan aku akan membawamu kembali ke neraka" , ucap Raiser dengan sedikit nada amarah.

"Buchou…!" Ucap Akeno, Issei, dan yang lainnya. Sementara Naruto yang melihat Riasdi kasari leh Raiser pun sangat marah, Ia marah pada Raiser yang yang telah menyentuh Rias dan memaksa Rias untuk menerima pernikahannya. Namun ia sadar bahwa ini adalah urusan iblis kelas atas dan dia sebagai Pearage hanya diam kecuali sang King memerintah

"Aku akan tetap membawamu Rias, bahkan jika aku harus membakar seluruh pelayannyamu" , ucap Raiser sambil mulai mengeluarkan api dari tubuhnya.

"Cih" Geram Naruto yang merasa Raiser dengan mudah bisa negalahkannya dan itu cukup untuk di dengar oleh Rias

"Tolong hentikan itu Raiser Phoenix-sama", ucap Grayfia mencoba menghentikan tindakan yang akan dilakukan Raiser.

"Ojou-sama, Raiser-sama, Sirzech-sama telah memperkirakan bahwa hal ini akan terjadi. Untuk itu ia membuat keputusan, Jika Rias-Ojousama masih bersikeras dengan penolakannya, maka akan diadakan rating game untuk menyelesaikan masalah ini." Ucap Grayfia. Raiser yang mendengar hal tersebutpun hanya tersenyum senang merasa dirinya akan menang mudah

"aku telah memainkan game ini berulang kali dan menang berturut-turut. Sementara kau bahkan belum pernah memainkannya dan tidak punya pengalaman sedikitpun. Selain itu Rias, apa mereka semua adalah pelayannyamu, sepertinya selain Ratumu, mereka semua tampak lemah. "

'ctik' muncul kobaran api dengan didalamnya terdapat lima belas orang wanita. "…aku memiliki lima belas, dengan kata lain satu set lengkap dengan ini aku pasti akan mudah." , ucap Raiser.

Setelah Raiser menunjuk salah satu dari wanita tadi yang menjadi Pearage dan merupakan ratu dari raiser . Kemudian maju dan mendekat ke Raiser lalu Raiser menciumnya di depan Rias dan para pelayannyanya. Issei yang tidak terima akan hal tersebut pun mengaktifkan sacred gearnya namun kali ini dengan aura yang lebih kuat dari biasanya. Kini ia menggunakan energi yang telah dibagikan Draig kepadanya.

'ternyata kekuatannya lebih besar dari yang kuduga.' Batin raiser.

'sejak kapan Issei memiliki kekuatan sebesar itu?' batin para pelayannya Rias

'Sepertinya ia benar benar telah bertambah kuat' batin Rias

'Ternyata Welsh Dragon telah menampakkan wujudnya seperti yang di bilang Azkara'

"Aku tidak akan membiarkan Buchou menikahi pria menjijikkan sepertimu. Tidak perlu Rating Game. Aku akan menyelesaikannya di sini sekarang juga. Hyaa…!" ucap Issei yang kemudian maju untuk meninju Raiser. Namun tinju Issei yang dalam kekuatan penuh tiba-tiba di tahan oleh seseorang. Orang itu adalah Naruto. Semua yang ada di sana terkejut akan tindakan Naruto. Terlebih sebelumnya, Naruto berada pada jarak yang cukup jauh dari Issei dan sedang menikmari Ramennya, Sehingga banyak terkejut dengan kecepatannya.

'Cepat sekali' Batin semua orang yang ada di ruangan itu maksud Author Iblis

Setelah menghentikan serangan Issei, Naruto lalu menatap tajam kearah Issei dan Raiser. Issei yang melihat tatapan tajam dari Naruto pun langsung terdiam dan menonaktifkan Sacred Gearnya

"Kau yang ada disana, kalau boleh jujur aku tidak suka dengan sikapmu dan sifatmu yang mesum itu, kau jangan merasa unggul dengan merasa memeliki set lengkap dan jangan pikir hanya kau saja yang bisa melenyapkan Pearage" Ucap Naruto pada Raiser dengan wajah sinisnya kemudian naruto seperti membaca mantra

"Kusanagi no Tsurugi Come"

dan terdengar suara gemuruh dari langit atas sana dan kemudian dengan keliatan kuning muncuk pedang yang menancap di lantai. kemudian Naruto mencabut pedang itu dan Rias yang melihat Naruto menggunakan pedang itu merasa Khawatir

"Naruto-kun" Panggil Rias yang merasa khawatir kepada Pawnnya dan Grayfia yang merasakan kekuatan besar pada pedang itu kemudian melerai keributan di antara mereka

"Naruto-kun, Raiser Phoenix-sama tolong hentikan kita disini bukan untuk pertumpahan darah tapi untuk berbicara baik-baik" Ucap Grayfia Kepada Naruto dan Raiser

"Cih... Gomen Grayfia-sama aku terlalu terbawa suasana" Jawab Naruto tapi masih menampakan wajah kesal dan kemudian pedang di tangan Naruto hilang dalam kilatan kuning

Sebenarnya Raiser juga terkejut akan hawa kekuatan yang Naruto tunjukkan. Namun ia menutupinya dengan tetap menampakkan wajah arrogannya. Sementara itu Grayfia yang baru mengenal Naruto hanya tersenyum mendengar perkataan Naruto tadi.

"sepertinya Rating game ini akan menarik, kau memiliki Pearage yang menarik" uajr Raiser kepada Rias dengan menyindir Naruto

"dan dalam Rating game nanti kau akan merasakan kekuatan api yang sebenarnya" Ucap Raiser kepada Naruto

"jangan sombong dulu, lebih baik kau buktikan jangan omong saja" Ujar Naruto dan semakin membuat Raiser kesal tapi kemudian Grayfia berbicara sehingga mereka tidak meneruskan acara adu mulut mereka

"baiklah kalau begitu, dengan demikian telah diputuskan bahwa akan diadakan Rating game dalam waktu satu minggu dari sekarang, Raiser Phoenix-sama dan Rias Ojou-sama kalian harus bersiap-siap" Ucap Grayfia sekaligus memotong adu mulut antara Naruto dan raiser

"ha'i Grayfia-neesama" Balas Rias kepada Queen kakaknya itu

Setelah ucapan dari Grayfia, Raiser dan para pelayannyanya meninggalkan ruangan tersebut, dan sebelum pergi Raiser mengucapkan sesuatu kepada Naruto "sampai jumpa lagi di Rating game Namikaze" yah seperti itulah kata-kata terakhir Raiser tapi bukan mati loh.

.

.

.

Kini hanya tinggal Rias dan para Pearagenya yang sedang membicarakan tentang Rating game yang akan di adakan satu minggu lagi

"Baiklah sudah diputuskan kita akan berlatih mulai besok di pegunungan" Ujar Rias dan mendapat anggukan dari semua pearagenya kecuali Naruto yang masih melamun

"Naruto-kun/ Naruto/ Naruto-senpai" panggil semuanya yang melihat Naruto masih melamun

"ehhh... iya ada apa?" tanya Naruto gelagapan

"kamu setuju kalau kita berlatih di pegunungan mulai besok" tanya Rias

"aku setuju, tapi maaf aku tidak bisa ikut" jawab Naruto

"kenapa" tanya Issei dan mendapat anggukan dari yang lainnya

"aku akan berlatih di Mansion Namikaze, aku inign mempelajari tentang Thunder Flash God dan cara menggunakan Kusanagi no Tsurugi, dan aku akan menyusul kalian pada hari keempat" jawab Naruto kepada semuanya

"Baiklah kalau begitu tapi kau harus menyusul pada hari keempat" ujar Rias kepada Naruto

"ha'i Buchou" jawab tegas Naruto

.

.

.

Kini Rias dan para Pearagenya kecuali Naruto yang berlatih di Mansion Namikaze, baiklah kita tinggalkan dulu aktor utama kita dan lihat pelatihan di Pegunungan

Di hari pertama Kini Issei sedang berlatih berpedang tepatnya bokuto alias pedang kayu dengan Kiba dan puluhan kali Issei meyerang kiba tapi hasilnya tetaplah nihil untuk mengenai Kiba

"Issei gunakanlah Bosteg Gear" Perintah Rias kepada Issei

"tapi Buchou kata buchou tidak boleh menggunakan bo-" Ujar Issei terpotong

"kecuali tenpa persetujuanku" ujar Rias dan membuat Issei mengangguk

"baiklah" Ujar Issei semangat

[BOOSTED GEAR]

dan kemudian muncul sebuah sarung tangan berwarna merah

[EXPLOSION]

[BOST] [BOST] [BOST] [BOST] [BOST] [BOST]

[BOSt] [BOST] [BOST] [BOST] [BOST] [BOST]

dan setelah meningkatkan kekuatannya sebanyak 12X Rias menyuruhnya berhenti dan kemudian meyuruh menembakkan tenaga yang tadi di kumpulkannya

[DRAGON SHOOT]

dan bisa terlihat di depannya sebuah gunung sekarang memiliki sebuah kawah tapi di muka gunung itu dan Rias cukup puas dengan hasil latihan Issei hari ini dan memutuskan untuk melanjutkannya besok

"baiklah latihan hari ini aku rasa cukup dan besok kita akan memulainya lagi" Ujar Rias dan mendapat anggukan dari para Pearagenya.

Di hari kedua Issei dan Asia berlatih ilmu sihir dengan Akeno tapi issei selalu gagal dan menyerah tetapi Asia malah sukses. dan itu membuat Author ketawa, tapi Akeno menghibur Issei agar tetap berusaha

"ilmu sihir bisa kau gunakan dengan pikiranmu, jika kau memikirkan sesuatu saat melakukan sihir maka akan berhasil" ujar Akeno kepada Issei

Dan sorenya Asia dan Issei mendapat tugas untuk memasak tapi Issei malah membuat kekacauan dengan mengupas semua kentang dengan sihir dari Boosted Gearnya jadi terpaksa mereka memakan kentang-kentang itu sampai habis dan Issei mendapat jatah paling banyak karena sebagai bentuk pertanggng jawaban.

Dan di hari ketiga Issei berlatih dengan sang maskot yaitu Koneko dengan berlatih pukulan tapi hasilnya tetap berakhir dengan issei yang babak belur

"... Lemah." Ujar Koneko

Seorang shoujo loli yang saat itu mengenakan kaus kuning memberikanku kata-kata kasar. Issei sangat terkejut. dan ini untuk kesekian kalinya Issei di pukuli oleh perempuan tapi ini yang paling parah seakan Koneko ingin membunuhnya dengan bringas

"... Kamu harus memusatkan ke tengah tubuh ketika Kamu memberikan pukulan. Kau memukul dengan akurasi dan juga dengan menyodorkan pukulan mu jauh ke dalam tubuh lawan. " Saran Koneko

Issei merasa memberinya saran seperti itu rasanya percumah karena di tidak akan pernah bisa menang melawan Koneko dalam hal bela diri. Koneko-chan mulai berputar-putar di sekitar lengannya kemudian menunjuk kepalan tangannya ke arahku.

"... Maka di sini lah putaran lainnya." Ujar Koneko dan kemudian medaratkan tinjunya kepada Issei dan berakhir dengan terkaparnya Issei

.

.

.

sedangkan di tempat Naruto yang sedang berlatih bersama Atarashi untuk menguasai Thunder Flash God dan Pedang Kusanagi no Tsurugi. dan setelah tiga hari berlatih keras dengan meminimalkan waktu Istirahatnya kini Naruto sudah bisa menggunakan Thunder Flash God tapi hanya untuk teleport jarak pendek karena di butuhkan energi dan ketahanan tubuh yang cukup untuk jarak jauh.

Kini Naruto sedang berlatih menggunakan pedang Kusanagi walau ada kemajuan tapi tetap saja menggunakan pedang itu seperti menguras tenaganya sampai habis bahkan hanya menggunakan 4 jurus saja Naruto langsung pingsan

"hah.. hah..." Kini Naruto sudah mulai lelah dan tangannya bergetar memegang pedang Kusanagi

"apa sudah menyerah Naruto? kau sudah menggunakan tekhnik pedang Namikaze sebanyak 4X, lebih baik dari pada kemarin" Ujar Atarashi

"masih belum, masih belum untuk mengalahkan Iblis api itu" Ujar Naruto dan kini menggunakan tekhnik pedang Namikaze lagi

"Namikaze Sword : blow constellation"

dan kini dengan gerakan sangat cepat Naruto menyerang Atarashi dari segala arah dan itu membuat pundak Atarashi terkena serangan dari Naruto dn sedikit merintih

"ini masih belum selesai jiji" Ujar Naruto

"Namikaze Sword : puncture lightning"

dan serangan yang ini sukses membuat Atarashi jatuh terseungkur setelah dengan kecepatan yang tidak bisa di bilang sangat cepat tapi benar-benar sangat cepat membuat perutnya tersayat dan akibat kehabisan tenaga setelah menggunakan tekhnik-tekhnik pedang itu kini Naruto pingsan lagi. Dan Atarashi bangkit dan berdiri di depan Naruto dan tersenyum tulus

"kau hebat Naruto, kau bisa menguasai tekhnik pedang klan Namikaze dan juga bisa mengalahkanku setelah berlatih tiga hari tanpa henti. Ayahmu pasti bangga jika bisa melihatmu tumbuh menjadi pemuda yang hebat" Ujar Atarashi tanpa sadar setetes air mata jatuh dari pelupuk matanya

.

.

Dan pagi harinya Naruto terbangun setelah pingsan setelah berlatih dengan Atarashi kemarin sore. dan sekarang adalah hari keempat dan ia harus menyusul Rias dan yang lainnya. tanpa di sadari Naruto atarashi sudah berada di dekatnya

"kau sudah sehat Naruto" tanya Atarashi

"seperti yang kau lihat jiji" jawab Naruto dengan merentangkan kedua tangannnya

"dan ini adalah hari keempat dan seperti yang kau bilang 4hari lalu bahwa kau harus menyusulnya, dan sebelum itu kau harus sarapan dulu, bisa-bisa kau pingsan lagi" ujar Atarashi samabil tertawa dan itu membuat naruto memerah karena malu mengingat ia slalu pingsan

dan kemudian Atarashi dan Naruto menuju keruang makan untuk sarapan. dan setelah selesai sarapan Naruto pamit kepada Atarashi

"Atarashi-jiji terimakasih bembinganmu selama 4 hari ini, dan aku pamit dulu" ujar Naruto

"hah, itu bukan masalah Naruto. kau sudah ku anggap anakku sendiri jadi tidak apa-apa" Balas Atarashi

"dan sepertinya aku harus pamit dulu jiji" ujar Naruto dan setelah itu menghilang dalam kilataan berwarna kuning

"sama seperti ayahnya, selalu menghilang" ujar Atarashi kepada dirinya

tak sampai 10 detik Naruto sudah sampai di tempat Rias dan yang lainnya dan mereka belum menyadari kedatangan Naruto. dan terlihat Rias sedang melatih Issei dengan membawa bawaan yang sangat banyak dan itu membuat Naruto tertawa. Dan Rias dan yang lainnya yang mendegar sebuah tawa dari arah belakang kemudian membalikan badannya dan terlihat Naruto yang tertawa sambil memegangi perutnya

"Naruto-kun kapan kau datang?" tanya Rias kepada Naruto yang tidak meyadari kedatangan Naruto

"ahh... baru beberapa menit yang lalu, dan maaf agak siang datangnya karena aku baru sadar" ujar Naruto sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, kemudian Rias dan yang lainnya mendekati Naruto

"sadar? apa kau pingsan lagi senpai?" tanya Koneko pada Naruto dan mendapat anggukan dari yang lainnya

"yah seperti itulah Koneko" jawab Naruto yang masih nyengir

"ternyata sama saja dengan Issei, tiap hari pingsan" Ujat kiba dan itu membuat Naruto tersinggung

"hey kiba jangan samakan aku dengan Issei" Ujar Naruto dan Issei yang mendengar itu hanya tertunduk

Dan Rias mendapat ide cemerlang untuk melihat sampai sejauh mana kekuatan Naruto yang sekarang

"baiklah Naruto-kun aku ingin melihat kemampuanmu yang sekarang, jadi Kiba jadilah Partnernya untuk berlatih kali ini" Ujar Rias kepada Knightnya

"ha'i Buchou, mari Naruto" ajak Kiba kepada Naruto

dan kini Kiba dan Naruto berlatih berpendang tetapi tidak menggunakan pedang kayu seperti Issei dulu tapi menggunakan pedang Asli. dan mereka selalu berjual beli serangan dan kiba tak menyangka kecepatannya bisa di tandingi oleh Naruto, Rias yang melihat pearagenya bertamabh kuat senang dan tersenyum

"kau hebat Naruto bisa mengimbangi kecepatanku" Ujar Kiba dengan santai

"tapi ini belum berakhir kiba" ujar Naruto dan membuat kiba waspada dengan gerakan Naruto

"Namikaze Sword : blow shadow"

Kemudian Naruto mengayunkan pedangnya dan terlihat di mata Kiba dan yang lainnya seperti bukan hanya satu pedang. dan kemudian serangan itu membuat kiba terkecoh membuat kiba terkena sayatan di perutnya tetapi Naruto sengaja untuk tidak mengenai kulitnya. Dan yang lainnya melihat Naruto terkejut karena dia berhasil mengalahkan kiba

"mengaku kalah?" tanya Naruto dan kiba tersenyum mendengarnya

"masih belum Naruto..." dan kemudian Kiba melesat dan dan hanya terlihat bayangan hitam

"cepat sekali" Ujar Naruto yang mengkis serangan tak terlihat dari Kiba dan itu membuat Rias khawatir karena pasalnya tidak ada yang pernah mematahkan serangan Shadow Killer kiba

"terpaksa..." Ujar Naruto dan kemudian mengatupkan kedua matanya

"Namikaze Sword : puncture lightning"

dan dengan gerakan yang sangat cepat bahkan tak terlihat Naruto menghunuskan pedangnya ke leher kiba dan itu membuat yang lainnya memandang Naruto dengan tatapan tak percaya

'Sejak kapa?' Batin kiba

"checkmate kiba yuuto" ujar Naruto dan kemudian Naruto mejauhkan pedangnya dari leher kiba

~-TBC-~


Yo minna chpater ini sudah selesai semoga pada suka

NB : maaf lagi gk bisa balas review karena batere keburu abis gk cukup jadinya hehe

INFO : Shinobi DxD akan di lanjutkan pada 20 April 2015 tapi dengan berbeda judul fiction. nanti berjudul Shinobi DxD (2)