Haiii! Mika is back! Terimaksih reviewnyaaaaaaaaa! Silahkan embaca kembaliiii 0
Warning : bahasa gak baku, gj, aneh, berantakan, typo everywhere!
Dihari yang mendung...di pojokan kelas...terdapat seorang gadis blondie yang sedang patah hati...(nggak enak banget ya? #plak!) yaitu lucy...
"sudahlah,lu-chan...jangan menangis lagi..."ucap levi menenangkan lucy yang sesegukan.
"ta,tapi...tapi...di-dia..dia...hiks..."
"sudahlah lu-chan...masih banyak yang lain,kan..? lagipula lu-chan cantik,kok...pasti banyak yang mau denganmu..."ucap levi berusaha menyemangati.
"hiks...ta,tapi...tapi aku...aku...dia..."ucap lucy terbata-bata. Dia benar-benar sakit hati setelah di bohongi oleh sting eucliffe yang ternyata playboy cap kuda nomor 3 setelah loke dan hibiki. Parahnya lagi, sting menyebutkan semua gadis yang ia kencani sehingga membuat lucy benar-benar kapok bertemu dengan sting.
"sudahlah lu-chan...sebaiknya kita pulang sekarang...mau hujan,nih...aku nggak bawa payung...besok kita kan mau lomba dansa...kalau kita tidak masuk sekolah gara-gara sakit dan tidak mengikuti lomba dansa itu...aku yakin erza akan membunuh kita..." levi bergidik. Sementara lucy hanya mengangguk pelan. Ia tidak peduli apakah erza akan membunuhnya atau apapun itulah! Tapi yang jelas, pikirannya tentang sting sangat susah dihilangkan. "ayo lu-chan..!" levi menarik lucy keluar kelas menuju gerbang sekolah.
"wuaah! Hujan deras! lu-chan! Kita berteduh di bawah pohon itu saja!" tunujuk levi kepada sebuah pohon besar disebrang Lucy hanya menurut saja. Ia sedang tidak mood untuk berbicara. Jadi ia hanya duduk dan diam."lu-chan?"
"hm?"
"itu bukannya juvia ya? " tanya levi sambil memicingkan matanya. Lucy hanya diam mengangkat bahu.
"wah, iya juvia! JUVIAAAA! SINII!" panggi levi . gadis bernama juvia yang merasa dipanggil itupun berjalan kearah levi dan lucy, lalu duduk di sebelah kiri lucy.
"huuh...untung sekali aku bertemu dengan kalian...bajuku hampir basah semua" keluh juvia.
"ahaha...yah..sama..kami juga. Iya,kan lu-chan?" lucy hanya diam saja. Pikirannya melayang kemana-mana. "lu-chan!" levi menyikut lengan kanan lucy.
"ng? Ah, iya..." jawab lucy pelan. Levi hanya mendesah melihat kelakuan sahabatnya yang satu ini. Lucy itu orangnya sensitif sekali.
"hei, lucy...kau kenapa,sih?" tanya juvia.
"ngh...tidak apa-apa,kok..."jawab lucy.
"kau lagi patah hati ya? Makannya kau nangis...iya kan?" selidik juvia. Lucy sedikit kaget mendengar ucapan juvia. Darimana dia tahu? Pikir lucy.
"kok, tau?"
"dulu aku juga gitu,kok...mantanku ada 4 dan mereka bikin aku sakit hati semua...tapi sekarang...aku gak suka siapa-siapa lagi...takut kalau terjadi lagi..." tutur juvia. Sementara levi dan Lucy hanya diam menyimak. Lucy paham perasaan juvia. Dari raut wajahnya ketika bercerita, terlihat jelas kalau dia tidak bisa melupakan sakit hatinya.
.
.
"AHAHHAHA...HAHAHA!"
Tiba-tiba terdengar suara tawa dari dari belakang mereka bertiga. Lucy,levi dan juvia menoleh kebelakang. Ternyata disana ada natsu dan gray yang baru keluar dari minimarket dibelakang mereka. Lucy cepat-cepat memalingkan wajahnya. Ia tak mau bertemu dengan si pinky sialan di belakangnya. Namun sayang, natsu sudah melihatnya duluan.
Lucy p.o.v
Cih! Ngapain dia disini?! Ganggu suasana saja!
"ngapain,disini?!" tegur natsu kasar. Ngapain katamu? Ngapain?! Duduk,lah! Kau gak bisa lihat aku sedang duduk?
"duduk" jawabku dengan muka datar. Sebenarnya sih...aku berusaha menyembunyikan ekspresi wajah sedihku. Jangan sampai dia tahu kalau aku habis nangis.
"oh..duduk..." tiba-tiba natsu melemparkan bungkus snacknya yang sudah kosong kearahku. Kurang ajar! Apa-apaan ini?! Dasar pinky sialan!
"HEH! Dasar pinky kurang ajar! Kau kira aku tempat sampah apa?! Seenaknya saja melemparkan sampah kearahku!" teriakku. Untungnya jalanan sedang sepi.
"oh iya..aku lupa...kau kan bukan tempat sampah..." jawabny enteng. Heh...tumben dia waras. Baguslah!
"melainkan sampah" tambahnya. Sudah kuduga dia memang tidak waras... -_-
"yah..mending jadi sampah daripada menjadi kotoran sapi sepertimu...warna pink,lagi! Kotoran sapi macam apa,kau?!" sindirku. Khe khe khe...kotoran sapi! Levi dan juvia terkekeh mendengarnya. Gray yang berdiri dibelakang natsu pun ikut tertawa.
"diam,kau blondie kampret!"
"kau yang diam! Sudah! Sana pergii! Hus! Hus!"
Splash!
Natsu baru saja menyiramku dengan air dari botl minumnya. Tapi untungnya dia menyiramku dengan air mineral biasa. Tapi bukan itu masalahnya! Aku berteduh dibawah pohon agar bajuku tidak basah terkena air hujan, dan sekarang sia-sia sudah...ggrrrr...
"levi-chan, pinjam payungmu" pintaku pada levi-chan. Dia hanya menurut lalu memberikan payungnya padaku. "kau mau apa lu-chan?"
"KEMARI KAU SETAN PINKY! " (levi langsung sweatdrop)
"waaa...ada nenek sihir...lariiiii!" natsu berpura-pura takut padaku lalu melarikan diri. "tunggu dulu! Sini kau!" aku berlari menyusul setan pinky sialan itu! "mau lari kemana kau?! Sini!" hiks...bajuku basah kena hujan dan air natsu...TT^TT hah..masa bodoh!
"lu,lu-chan! Tunggu dulu! Payungku!"
Normal p.o.v
Lucy tak menghiraukan panggilan levi. Ia juga tidak peduli bajunya basah karena berlarian di tengah hujan yang deras. Pikirannya terfokus kepada mahkluk menyebalkan yang ia kejar.
"huh...lu-chan jahat...juva...gimana ni-! Waah! Juvia hilang!" pekik levi. Hohoho..penasaran kemana juvia?
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
TBC
Becanda...hahaha...(*digebukin readers*) okeh, ehem! Lanjut...(*babak belur*)
Juvia place :
Dua orang sedang berjalan dalam satu payung. Yaitu gray dan juvia. Tadi itu...waktu lucy mengejar natsu, gray menawarkan diri mengantar pulang. Jadi dengan setengah hati juvia menerima ajakannya (padahal sebenarnya mau,kan? *digebukin juvia*)
"namamu juvia,kan?" tanya gray.
"gak..namaku juleha..." jawab juvia enteng. Mendengar itu, Gray tertawa kecil.
"rumahmu dimana?" tanya gray lagi.
"di bumi"
"sama...aku juga..."ucap gray datar. "garing" batin mereka berdua.
"mau diantar sampai mana?"
"sampai situ aja..." tunjuk juvia pada sebuah halte bus.
"kau mau naik angkutan umum?" tanya gray heran.
"gak...aku gak punya uang..."
"trus?"gray berhenti berjalan.
"yaudah...tinggal jalan aja..."jawab juvia. Gray agak ragu dengan jawaban juvia. Ia merogoh saku celananya dan menemukan sejumlah uang, Kemudian ditariknya tangan juvia.
"hey! Lepaskan tanganku!"
"nih!" gray menaruh uang itu ditangan juvia.
"eh? Apa ini?" tanya juvia heran.
"kertas" jawab gray datar.
"GGR...AKU TAU! Ehem...ng...maksudku..untuk apa ini?"
"untuk bayar ongkos...sebaiknya kau pulang naik bus...aku tau rumahmu jauh dari sini..." juvia hanya diam dan menerima uang dari gray.
"te-terimak kasih..." ucap juvia.
"yah...sama-sama..."
Setelah itu gray pergi meniggalkan juvia di halte bus. Juvia hanya diam dan memerhatikan gray yang perlahan menjauh.
Gray...batin juvia sedikit blushing.
Strawberry street :
"HOI! SINI KAU PANTAT API!" teriak lucy masih mengejar natsu. "hahahaha! Tangkap aku kalau bisa! Larimu lambat sekali week!" ejek natsu.
"gggrrrr...! awas kau! Kalau sampai aku menangkapmu, tau rasa kau!" ancam lucy. Natsu hanya tertawa mendengar ancaman lucy. "oh ya?" kata natsu dengan nada mengejek.
"lihat saja nanti! Semoga kau tersandung batu!"
"bwahahaha! Tidak mung –! Waaaaa!"
BRUUK!
Natsu baru saja tersandung batu besar. Kepalanya membentur tanah dan mengeluarkan darah. Lucy agak kaget melihatnya. Namun kekagetanny itu tergantikan oleh senyum kemenangan. "sudah kubilang,kan? Salahmu sendiri sih..." kata lucy. Natsu menusap-usap kepalanya. "diam kau! Kepalaku Sakit tau!"
"huh! Dasar cengeng!"
"apa kau bilang?!"
"cengeng!" ulang lucy.
Natsu langsung menarik kaki lucy hingga ia terjatuh. "aww! Hei! Kau itu jatuh, gak usah narik kaki orang lain,dong!" teriak lucy di telinga natsu.
Natsu langsung menutup telinganya."hoi! Jangan teriak di telingaku! " natsu balas berteriak. Kini giliran lucy yang menutup telinga. "uuuh...sudahlah! aku mau pulang!" lucy berdiri membelakangi natsu.
"week! Aku juga mau pulang" natsu menjulurkan lidah. Setelah itu mereka berjalan pulang kerumah masing-masing. Tapi...
"kenapa kau mengikutiku?!" tanya lucy.
"heh! Siapa yang mengikutimu?! Ge-R! Dasar sok tahu! Rumahku di sebelah sana!" tunjuk natsu pada rumah bercat merah.
"loh? itu rumahmu?"
"iya! Memangnya kenapa?!"
"itu rumahmu?"
"iyaaaaa! Kau tuli ya?"
"rumahmu?"
Kali ini natsu kesabaran natsu benar-benar habis. Cewek berpita di depannya ini benar-benar tuli. Natsu menarik nafas panjang lalu menghembuskannya kembali.
.
.
"IYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!"
Lucy menutup telinganya rapat-rapat. Ia tak mau terkena radiasi akibat teriakan natsu atau anemia atau penyakit jantung atau penyakit lainnya. "kau sudah puas?" tanya natsu.
"tu,tunggu dulu! Kalau itu rumahmu...be-bbb,bbe-beraarrrrt-t-ti...kita bertetangga!" pekik lucy.
"a,apa? Tu-tunggu dulu,tunggu dulu! Kita? bertetangga? Bagaimana bisa?!" tanya natsu heran.
"rumah bercat pink di sebelahmu itu rumahku" jawab lucy.
Hening...
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
"AHAHAHAHA! KAU-haha...kau pasti bercanda! Hahaha!" tawa natsu terbahak-bahak. Pikirannya sekarang adalah bagaimana mungkin lucy adalah tetangganya, padahal selama ini mereka tidak pernah bertemu. Sedangkan lucy hanya memasang facepalm di wajahnya.
"hei,tolol! Aku tidak bercanda tahu... -_-" kata lucy. Natsu langsung berhenti tertawa dan terdiam.
"kau...tidak?"
"tidak -_-"
"jadi...kita benar-benar bertetangga?"
"sudahlah...aku mau pulang" lucy berjalan kerumahnya. Meninggalkan natsu yang masih bengong ditempat.
Levy house :
"hiks...bbrr..lu-chan jahat..achu! achu! Hiks...brrrr...kenapa aku jadi demam begini..? brr..achu! *srot* tega,tega..nya..kau..achu! *snif* lu-chan...payungku...ACHU!"
TBC
Akhirnya...selesaiiiii! gomen telat sehari! TT^TT butuh perjuangan bikinnya...jadi? bagaimana menurut kalian? Bagus gak? Apakah memuaskan? Ini balasan reviewnya~~~!
Tp Cuma chap 5 dan 6 :
5 :
Chijou akami : terimakasih! Terimakasih! Hehehe...sengaja agak di cepetin..
Sykisan : tenang saja! Bakal ada nalu moment yang kurang memuaskan kok! Salam kenal juga! XD XD terimakasih!
Minako-chan namikaze : terimakasih! TT^TT *terharu*
Gak...jangan kuatir mina-chan! Natsu gak bakalan kaget...malahan senyum-senyum..WAHAHAHA! #plak!
Ng...kalau soal sting jadi sepupunya natsu..itu..rada-rada...soalnya...ng..entahlah...gak enak aja ngejadiin sting sepupunya ntuh pantat api XD XD
Jadi cinderella? Wah..ide bagus! Tapi gimana?
Hii-chan dechiano : *terharu..hu..hu..* TT^TT terimakasih...oh...tenang aja...natsu pasti ama lucy!
TheZarkMoon : arigatou! nih dah lajuut! XD nalu moment coming soon! Nih udah di panjangin! XD
Monkey D nico : *terharu...hu..hu..* TT^TT arigatou ghozaimas...
6 :
Chavyn Agatha has something special to share with you : thank tou.. XD XD
dira salsabila : bakal dilanjutin kok...tenang aja! XD XD
Erine28 : *terharu* TT^TT terimakasih...mika bakal kerja lebih keras! (mungkin)
Monkey D nico : ?
