"RyoutAHO!! Cepat bangun atau kau akan terlambat!!" suara menggelegar dari Kise Rinko--kakak dari Kise Ryouta--memasuki indra pendengaran si pemuda bermata cantik itu. Sontak ia terbangun.

"Se-semua itu nyata?!" Kise memegani wajahnya, "Kurokocchi selamat?!"

"RYOUTAHO!!!"

Brak!

Pintu kamar di dobrak paksa oleh Rinko. "Kamu ngapain, sih?! Ayo bangun!!" teriaknya kesal.

Kise menoleh ke arah Rinko. "R-rinko-nee, tanggal berapa sekarang?!" tanyanya cepat.

"26 Maret," ucap Rinko malas, "ulang tahunmu masih lama, bodoh!"

Mendengar jawaban dari Rinko, Kise tersenyum sumrigah. "Yeay!! Arigatou, Kami-sama!!!" Kisr memeluk Rinko, "Kurokocchi selamat!!!"

"Ryouta!" Rinko melepas paksa pelukan Kise, "aku tidak peduli siapa itu Kurokocchi atau apapun itu, tapi lepaskan pelukanmu dan mandi sekarang!"

"Hai~" dengan gembira Kise melangkah ke kamar mandi setelah melepas pelukannya.

~TA~

Try Again

Epilog

By Vira D Ace

KnB isn't mine

Rating: T

Genre: Fantasy-Friendship-Tragedy

DLDR dan mohon maaf atas keterlambatannya!!!!

~TA~

"Hari ini tanggal 26 Maret. Dan zodiak yang berada dalam peringkat teratas adalah Cancer! Omedetou!"Midorima tersenyum ketika mendengar ramalam Oha-Asa pagi ini. "Akhirnya 26 Maret datang juga," gumamnya.

"Lucky item untuk Cancer hari ini adalah bola tenis. Selamat mulai hari dan do your best!!"

Midorima tidak ingin mendengar kelanjutan dari ramalan itu. Setelah mengambil bola tenis milik adiknya, Midorima berjalan santai menuju sekolahnya.

~TA~

"Atsushi, aku punya berita baik."

Murasakibara mendongak ketika Himuro meletakan tas nya di samping bangku si titan ungu. "Nani?" tanyanya malas.

"Kudengar dari Taiga, Kuroko sudah pulang ke rumahnha!" ujar Himuro, "yokatta, nee?"

"Darimana kau tahu kalau Kuro-chin menghilang?" Murasakibara ingat kalau di loop terakhir ia tidak masuk--you know what i mean.

"Taiga yang bilang," ucap Himuro santai, "tapi baguslah, Kuroko sudah pulang sekarang."

Murasakibara tersenyum kecut. Oh, Himuro pasti tidak tahu kalau Murasakibara dkk yang membujuk Kuroko pulang.

~TA~

"Dai-chan!!!" Momoi memanggil Aomine yang sedang tiduran di rooftop sambil membaca majalah Mai-chan nya--kebiasaan buruk nan bodoh bin hentai yang sepertinya tidak tidak akan hilang.

"Apa, Satsuki?" balas si navy blue malas, "aku lagi sibuk nih!!"

"Tetsu-kun sudah pulang!!!" Momoi melompat-lompat kegirangan bagai anak kecil yang baru dapat hadiah Natal, "karena itu, nanti aku akan memasak dan memberikannya padamu!"

Aomine sontak terlonjak. "EEEEEEEHHHH?!!!!!!"

~TA~

"Ayo latihan, Sei-chan!" Mibuchi melempar sebuah bola basket pada Akashi yang tengah berdiri di depan jendela gym.

Dengan tanggap Akashi menangkap bola tersebut. "Oke, Reo," ucapnya sambil berlari ke arah Mibuchi.

"Kudengar temannya Sei-chan ada yang hilang."

"Dia sudah pulang, kok."

"Hontouni?!"

"Mhm."

"Berarti Sei-chan senang, kan?"

"You're right."

"I will give you a hug, Sei-chan!!"

"N-nggak perlu. Makasih."

~TA~

Kuroko duduk termenung di balkon kamarnya. Bulan sudah menggantung di atas sana. Sambil menyeruput vanilla milkshake, pemuda bersurai baby blue itu kembali mengenang saat ia berada di sekolah hari ini. Kagami memeluknya erat dan teman-temannya di klub basket menyambutnya hangat.

"Kurasa mereka benar," Kuroko mengingat mantan rekan satu timnya, "aku beruntung mereka masih menolongku."

"Tetsuya,"

Kuroko menoleh ke arah pintu kamarnya yang terbuka, dan melihat neneknya berdiri di ambang pintu.

"Nenek," Kuroko tersenyum.

"Ayo makan malam."

Kuroko beranjak dari tempatnya. "Ha'i!"

Ketika melewati sang nenek, Kuroko dapat mendengar suara lirih wanita tua itu. "Jangan pergi lagi, ya?"

Dan senyum Kuroko makin mengembang.

~Try Again has been finished!~

Write time (di kertas, bukan updatenya)

Started: 20 November 2017

Finished: 26 November 2017

Jadi, minna-san. Dapat dilihat dari data di atas, kalau Vira menuliskan cerita ini di atas kertas hanya dalam seminggu (udah tahun lalu lagi :'v).

Makasih buat minna-san yang udah baca cerita ini, baik di wattpad maupun di FFn.

Maaf karena endingnya kurang memuaskan (karena ini epilog), dan jangan bingung kalau melihat ada epilog tapi ga ada prolog :v (saia mah emang gitu :b).

Jadi, minna-san. Terima kasih karena sudah setia menunggu TA hingga tamat sekarang (itu pun kalo ada yang nungguin :'v).

Maaf juga karena sudah membuat minna-san nunggu lama (ini fic harusnya udah tamat selasa kemaren, tapi karena Vira sibuk dengan fullday school, baru hari ini Vira up).

Btw, kalo dibuat sequel, apa harus Vira taroh disini atau di work lain? Do work lain aja kali ya :v (readers: kalo gitu ngapain nanya coeg?!)

Akhir kata, jaa matta nee~~