Thanks to: Uchiha Yuki-chan, Yozora Ageha, meLissa sanchez, Sabaku No Kaoru, Naruchu-chan ga log in, lil-ecchan, Hatake gHee, Azumi Uchiha...
Maaf kepada para reviewer, saya lagi tidak ada waktu untuk membalas review kalian... Semoga dengan update-nya cerita ini kalian tidak kecewa...
News: naruto shippuden 63 sudah dapat kalian download secara free (no pay and no submit) di storyofnarutoanime(.)blogspot(.)com
Ganbatte ne...
Selamat membaca...
Sebelumnya
"Gigit dia" perintah Kiba.
Akamaru mulai mengendus-ngendus bagian tubuh Shikamaru. Mencari-cari bagian yang enak untuk digigit. Akamaru berhenti dibagian pergelangan kaki Shikamaru. Dijilat sebentar untuk membersihkan kuman-kuman yang berada di pergelangan kaki Shikamaru, lalu menggigitnya.
Selanjutnya
Sejarah R-12 Bag.5
author: hola-ucup-disini alias ucupneptune
satu menit belum ada reaksi, dua menit, tiga menit, empat menit dan lima menit.
"WAADDDAAAAAUUUUWWW, LEPASIN GUUAAAAA AAKKAAAMMAARUUU" teriak Shikamaru kesakitan.
"Hebat bener euy, Shikamaru bisa bertahan selama lima menit" Kiba menggeleng-gelengkan kepala. Sementara yang lainnya tertawa.
"Kiba tega bener loe sama gw?" teriak Shikamaru sambil mengelus-ngelus kakinya yang tergigit.
"Udah lanjutin lagi pertemuan kita. Jadi makan waktu yang banyak kan. Apa pendapat kalian?" tanya Naruto dengan serius.
"Kami setuju" jawab Shino.
"Yup bener" dukung Rock Lee dengan semangatnya.
"Ya sudah keputusan sudah dibuat. Ohh ya satu lagi, kita perlu nama untuk kelompok kita. Buat nambah semangat kita aja" kata Tenten yang semangat dan tak sengaja memegang tangannya Neji.
"Ehm, bagaimana kelompoknya kita namakan Rookie?" Neji ikutan angkat bicara.
"CCIIEEE EHM EHM" kata Ino teriak menunjuk-nunjuk tangan Tenten dan Neji.
"Kenapa sih? Tidak bisa liat orang seneng apa?" Tenten bilang sambil tetap memegang tangan Neji.
Sekarang Sasuke ikutan ngomong "Masalah nama kelompok sebaiknya tidak usah dibicarakan. Untuk saya cukup pendapat kalian saja yang bersedia membantu".
"Tidak bisa begitu dong Sasuke. Nama itu perlu agar bisa menambah gelora semangat muda kita" Lee ikut-ikutan dengan mengacung-ngacungkan jempol tangan kirinya.
"Gimana kalau kelompoknya kita namakan Rookie 12" Sakura berdiri dan berjalan ke tengah-tengah mereka.
"Alasannya apa?" tanya Sai.
"Alasannya karena kita bertemu dan berkawan pertama kali pada saat ujian Chunin kemarin" jawab Sakura.
"Ehh bentar dulu. Terus aku dikemanain JELEK?" tanya Sai.
Ino dan Tenten segera mendekati Sakura dan menahan amarahnya Sakura.
"Sai, maaf ya bukannya kami tidak memasukan kamu. Kamu tetap ada dikelompok ini. Cuman nama kelompok ini Rookie 12. Gimana Sai kamu tetap ikutan?" tanya Naruto.
"Baiklah aku tetap ikutan sesuai dengan perkataannya si kelamin kecil" jawab Sai.
"Sialan kamu Sai, kalau kamu bukan temanku sudah GW buat babak belur LOE" Naruto memandang Sai dengan amarah yang ditahan.
"Eh sepertinya namanya kurang enak didengar. Gimana kalau disingkat aja namanya" Chouji berpendapat.
"Disingkat? Emm lumayan juga nama itu, mudah diingat oleh orang lain" kata Sasuke.
"Berarti nama kelompoknya jadi apa?" tanya Naruto polos.
"Namanya jadi R-12, NARUTO BAKA" teriak Sakura.
"Menurut saya, sebaiknya kelompok ini tetap terbentuk setelah pencarian Itachi dan pembalasan dendam saya selesai. Saya harap kelompok ini tetap eksis" Sasuke melanjutkan minuman colanya.
"Hmm berarti kita harus punya tujuan" Neji menambahkan.
"Gini aja, tujuan kita adalah membantu orang-orang yang kesusahan dan membela yang lemah gimana? Kan kita nantinya bisa jadi seperti pahlawan gitu. Apalagi kita bisa mengatasi penyerangan yang dating ke Konoha seperti dulu si Orochimaru yang telah membunuh Sandaime ojii-san" kata Naruto sambil menuangkan minuman cola ke dalam gelas.
"Sa-saya se-setuju pen-dapatnya Na-Naruto-kun" Hinata mendukung Naruto.
"Wah terimakasih Hinata-chan. Sini biar kutuang minuman cola ke gelas kamu"
Begitulah cerita singkat tentang asal mula terbentuknya MAFIA R-12. Tujuan R-12 pada awalnya adalah membantu Sasuke dalam mengalahkan saudara kandungnya, Itachi. Lalu setelah itu membantu orang-orang yang kesusahan dan membela yang lemah.
R 12 dengan Tujuan Baru (Part 1)
Tiga tahun telah berlalu dan pembalasan dendam Sasuke telah terbalas, kini R 12 sesuai dengan berjalannya waktu merubah tujuan mereka. Pada awalnya mereka sangat membantu pekerjaan Godaime Hokage. Lama kelamaan mereka merasa bosan, lalu si Naruto menawarkan untuk melakukan aksi lain yang lebih menarik dan kalau bisa mendatangkan profit buat kelompok R 12.
Tawaran Naruto sebenarnya adalah bentuk kekesalan akan sikap council dan godaime yang menghambatnya dalam meraih cita-cita. Naruto demi mencapai cita-citanya untuk menjadi rokudaime, mengikuti segala persyaratan yang diberikan oleh godaime. Menjadi ANBU bahkan dengan pangkat Captain, terus menjalankan misi dengan tingkat kejahatan S, bahkan melakukan perjalanan diplomatik ke beberapa Negara tetangga. Akhirnya Naruto merasa seperti dipermainkan oleh council dan godaime. Dia yang juga dipilih oleh kelompok R 12 sebagai pemimpin kelompok mengambil sikap untuk berhenti menjadi ninja dan lebih memilih kelompok. Naruto mengembangkan kelompoknya dengan mengelompokkan menjadi beberapa divisi. Divisi-divisi tersebut dipimpin oleh satu orang yang dianggap cocok untuk memimpin. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, telah terbentuk enam divisi yang sangat diutamakan dan beberapa divisi kecil yang dipimpin oleh beberapa genin yang cerdas dan kuat.
Kelompok R 12 pada awalnya tidak mendukung sikap yang diambil Naruto. Naruto berpesan kepada mereka semua bahwa dia tidak akan memaksa dan bagi yang ingin berhenti, Naruto memperbolehkan. Mereka akhirnya tetap dalam kelompok, karena mereka merasakan kehidupan di kelompok lebih baik daripada menjadi seorang ninja suruhan. Mereka telah merasakan kehidupan kekeluargaan yang erat di dalam kelompok.
Misi R 12 selanjutnya setelah membantu Sasuke adalah mulai untuk mengembangkan bisnis. Awalnya Naruto bingung bisnis apa yang akan dilakukan kelompok ini. Ketika Gaara, Kankurou dan Temari datang ke Konoha, Naruto bertemu mereka. Naruto menyambut kawan lamanya di toko ramen Ichiraku.
"Gaara, lama kita tidak bertemu" Naruto mulai menyeruput ramennya.
"Hmm, Naruto gw denger katanya loe berhenti jadi ninja, kenapa?" Gaara mulai mengambil sumpit dan memakan semangkuk ramen di hadapannya.
"Iya Naruto, padahalkan loe dah bersusah payah untuk menjadi ninja seperti sekarang ini" Kankurou ikut bertanya.
"Ya gw udah nggak bersemangat lagi untuk menjadi seorang ninja" Naruto memandang mangkuk ramennya dan tersenyum "tapi sekarang gw dah punya kesibukkan sendiri kok".
"Emangnya loe ngapain Nar?" Temari mengambil gelas yang berisi air putih.
"Emm, gw ama team Rookie yang dulu, mendirikan sebuah kelompok dan kita akan melakukan bisnis" jawab Naruto bersemangat.
"Oh ya maaf nih, err nama kamu siapa?" Naruto menunjuk kea rah Temari yang duduk di samping Kankurou.
"Masa' loe lupa ama gw. Gw Kankurou bodoh" Kankurou salah paham.
"Bukan, ntuh cewek yang ada di samping loe bego" Naruto menunjuk lagi ke arah Temari.
"Ohhh ya ampun, gw… inget nggak waktu ujian chuunin dulu, gw yang bawa kipas… masa lupa sih" Temari mulai memakan ramennya lagi.
"Emang gw lupa, makanya gw nanya loe lagi" Naruto agak kesal.
"Yee jangan marah gitu sih, nama gw Temari" jawab Temari.
"Mmm, gw pernah denger nama itu kapan ya?" Naruto menyilangkan kedua tangannya di depan dada.
"Ya diujian chuunin waktu itulah" Gaara ngomong dan tetap sibuk memakan ramennya.
"Bukan-bukan, waktu itu kita ada pertemuan pertama kali dan ada yang ngucapin namanya Temari… mmm, kapan ya?" Naruto menggaruk-garuk kepala
Tiba-tiba lampu di sebelah kanannya menyala "Oh iya, gw inget. Loe pacarnya Shikamaru si pemalas itu kan?"
Temari tersedak dengan ramennya dan pipinya si Temari memerah. Gaara lalu menghentikan kegiatan makannya dan memandang ke arah Temari begitu juga dengan Kankurou.
"Temari, berarti kamu masih berhubungan dengan si pemalas itu ya?" Gaara menggeram seperti seekor anjing.
Kankurou yang melihat situasi yang tidak mengenakan lalu bicara "Gaara, please stay calm and cool. Please don't do anything stupid in here, calmdown".
Temari ketakutan melihat Gaara "Gaara, aku sama si rambut nanas nggak ada hubungan apa-apa. Naruto, gw sama si pemalas Cuma temen biasa… hehehe" Temari mencoba untuk tersenyum.
Naruto jadi bingung dengan sikap Gaara, Kankurou dan Temari.
"Ada apaan sih dengan kalian, kok keliatannya serius banget" akhirnya Naruto bertanya.
"Bagini Naruto, Gaara tuh kurang menyetujui kalau si Temari dekat dengan Shikamaru" Kankurou masih waspada akan kemarahan Gaara.
"Woi Gaara, Temari ntuh kan juga punya perasaan. Tega amat loe ngelarang saudara sendiri untuk pacaran ama orang yang disukain ama dia" Naruto menjitak kepalanya Gaara.
Gaara menoleh ke arah Naruto "Mmm Naruto, bukannya begitu. Gw nggak mau kalau saudara perempuan gw punya pacar apalagi menikah dengan orang yang gak punya semangat hidup. Kerjaannya Cuma tidur dan melihat awan terus. Nanti gimana dengan kehidupan Temari nee-chan kalau kayak gitu?".
'Hahh, sejak kapan si Gaara jadi perhatian ama gw?' pikir Temari.
'Nggak nyangka Gaara punya pikiran yang bijak' Kankurou terbengong-bengong ria mendengar ucapan Gaara.
"Ehh Gaara, tumben loe berpikiran baik dengan orang lain" Naruto juga merasa kaget dengan ucapan Gaara tadi "kayaknya dunia mau kiamat.
"Sialan loe" Gaara menjitak kepalanya Naruto.
"Oh ya, ngomong-ngomong kalian ke Konoha mau ngapain?" Naruto menyudahi mangkok yang 15-nya.
"Kita kemari mau menawarkan kerjasama ekspor dan impor dari Suna ke Konoha dan sebaliknya" jawab Temari yang sekarang tidak terlihat tegang.
"Hmm, dari Suna mau mengimpor apa dan mau mengekspor apa?" Tanya Naruto serius.
"Kami mau mengimpor bahan makanan dan kami akan mengekspor kerajinan tangan kami" jawab Gaara singkat.
"Berhubung Gaara sekarang adalah Godaime Kazekage Suna, jadi dia yang menawarkan diplomatiknya langsung" kata Kankurou.
Naruto berpikir sebentar 'Wah kebetulan nih, kelompok R 12 sekarang sedang mencari bisnis dan tidak akan mencampuri urusan dari Konoha lagi'.
"Gini aja Gaara, kebetulan kelompok gw sedang mencari bisnisan baru. Gimana kalau loe sebagai Kazekage melakukan kerjasama ama gw sebagai pemimpin R 12. Gw akan mencoba untuk memenuhi semua kebutuhan pangan desa Suna" Naruto menawarkan jasa "Jadi loe nggak usah repot dan berbelit-berlit dalam mengurusi birokrasi. Cukup dengan surat kerjasama dengan tanda tangan dari Kazekage sendiri".
Gaara tertarik dengan tawaran Naruto "Baiklah gw setuju. Satu lagi bagaimana dengan masalah harga?"
"Biar nanti Shikamaru dan Sasuke saja yang bertemu dengan kalian, soalnya untuk masalah ini mereka yang cukup mengerti dengan keadaan" jawab Naruto.
Mereka bertiga menganggukkan kepala.
"Ya sudah sebaiknya kalian mengikuti saya ke kantor saya, dimana teman-teman sedang bekerja di sana" Naruto mengarahkan jalan ke kantor R 12 setelah membayar ramennya.
Kantor R 12 sebenarnya agak jauh dan berbasis di kompleks Clan Uciha.
Kantor R 12
"Woi minggir, gw lagi nonton" teriak Kiba yang dihalangi Sai.
"Eh manusia anjing diem loe, gw lagi mencari-cari peralatan gambar gw nih. Eh Akamaru, loe ngumpetin alat-alat gw kan?" Sai menuding Akamaru.
Anjing putih dan besar yang tadi sedang tidur, bangun dan menjulurkan lidahnya "guk" hanya itu yang dikatakan Akamaru.
"Dah balikin aja sih, Akamaru" Kiba menyuruh Akamaru.
"Guk-guk" Akamaru mengatakannya.
"Hah, wahaahahaha" Kiba sepontan tertawa.
"Eh manusia anjing, kenapa loe ketawa?" Tanya Sai masih marah.
"Tau nggak, katanya Akamaru, perlatan gambar loe ada di septitank. Tadi waktu Naruto sebelum pergi ke Ichiraku, dia ke wc dulu dan boker. Dia nggak tahu kalau di lubang wc ada peralatan loe, jadi dia flush dah tuh wc-nya. Kacian deh loe" Kiba
Apa yang akan terjadi dengan Sai dan Kiba beserta Akamaru? Dan Apakah Gaara jadi berdagang dengan R-12? Tunggu kisah selanjutnya...
