Siwon tercengang karena dia baru saja menyadari sosok namja yang terkulai lemas diatas ranjang pengantin itu adalah sosok yang tidak asing baginya. Dia kembali memperhatikan sosok namja itu yang ternyata adalah Changmin kekasih Kyuhyun.
Yunho hendak memulai aksinya untuk menikmati tubuh semua korbannya yang dia panggil pengantin. Yunho mulai melakukan penetrasi sambil menciumi bibir Changmin yang tampak kaku dan warnanya sedikit membiru.
Yunho segera menghentikan aksinya lalu memeriksa denyut nadi pengantinnya itu.
"brengsek! Namja ini sudah mati" reaksi Yunho tampak biasa saat mendapati korban barunya sudah tidak bernyawa
"sebenarnya namja ini punya penyakit apa sih? Jantungkah? Ginjalkah? Atau hati?" Yunho terus memeriksa tubuh Changmin yang sudah kaku
"apakah N20 sudah merusak organnya? Yunho menduga – duga obat N20 yang sudah dia masukan kedalam tubuh Changmin bereaksi keras sehingga merusak organ yang tadi dia sebutkan
Changmin adalah korban yang terakhir dijerat Ji Hoo karena insiden penyerempetan yang dia lakukan terhadap Ji Hoo. Namja dengan mobil seperti truk itu adalah Changmin dengan mobil Herrier-nya.
Changmin yang saat itu hendak pergi menemui selingkuhannya, tidak sengaja menyerempet Ji Hoo hingga terjatuh dan mendapatkan luka yang cukup parah. Seperti yang sudah Ji Hoo lakukan terhadap Siwon, Changmin dibujuk untuk masuk kedalam rumah tua itu.
Mobil Changmin Yunho bawa dan segera memarkirkannya dibasement appartement Maple tempat mobil BMW Siwon ditemukan yang tak lain adalah appartement Changmin sendiri.
Changmin yang baru menjadi pengantin Yunho selama dua hari ternyata tidak bertahan. Dia mati sejam yang lalu sebelum Yunho dan Siwon datang.
Yunho segera melepaskan selang infusan dari tangan Changmin, dia melepaskan selang oksigen dari hidung Changmin. Dengan langkah yang tenang dan sangat santai Yunho membungkus jasad Changmin dengan sprei yang dia ambil dari dalam lemari.
Menggulung jasad itu lalu mengikatnya dengan tali. Dia segera memakai kembali pakaiannya dengan lengkap. Mengangkat jasad itu kedalam gudang dan nyimpannya didalam peti yang memang selalu tersedia digudang itu. dia lalu mendorong peti itu hingga lift barang dan memijit tombolnya sehingga peti itu turun kelantai bawah.
Yunho kembali kedalam rumah dan membuka karpet akses menuju pintu rahasia. Menuruni tangga dengan santainya menyalakan alarm mobil pick up. Lift barang yang membawa peti itu ternyata menuju garasi. Yunho segera membuka pintu lift barang itu lalu mengeluarkannya. Dia dorong sekuat tenaga peti itu dan mengangkatnya ke mobil pick up.
Yunho masuk kedalam mobil pick-up nya setelah membuka pintu garasinya. Mobil itu melaju dan garasi kembali terkunci dengan otomatis.
Semua proses itu disaksikan oleh Siwon dengan ekpresi geram melihat pembunuh berdarah dingin itu yang tampak sangat tenang tanpa merasa bersalah sedikitpun.
Mobil itu melaju dengan kecepatan penuh menuju bukit dimana vila pribadi Yunho berada. Yunho menurunkan peti itu segera setelah dia sampai divilanya. Membuka gudang vila itu untuk membawa skop. Dia gali tanah kosong dibelakang vila itu dengan skop tersebut hingga mendapatkan kedalaman yang cukup.
Peti berisi jasad Changmin dia masukan kedalam galian tanah yang baru digalinya. Dia kubur peti itu hingga tidak terlihat. Tidak ada jejak tentang keberadaan Changmin dari awal dia diculik hingga kematiannya. Itu yang ada dalam pikiran Changmin karena dia tidak tahu Siwon menyaksikan semua itu.
Siwon semakin emosi dan ingin sekali memukul bahkan membunuh Yunho. Dia kembali mengumpulkan energinya juga konsentrasinya sama seperti saat dia hendak menyentuh Kyuhyun. Namun nihil Yunho tidak dapat disentuh.
Siwon semakin teringat Kyuhyun yang sudah dia tinggalkan dikamar rawatnya. Dia berfikir keras bagaimana cara memberitahukan Kyuhyun tentang berita kematian Changmin kekasihnya.
Karena ingatan akan Kyuhyun yang begitu kuat, membawa Siwon kembali kekamar rawat dengan seketika tanpa menyaksikan langkah apa yang Yunho lakukan selanjutnya
Siwon and Kyuhyun moment
Siwon sudah kembali berada dikamar Kyuhyun. Dia memandangi wajah namja yang kini dia cintai itu dengan tatapan duka. Siwon menangis saat menatap wajah Kyuhyun yang tertidur pulas.
Disofa dia melihat eomma tidur tidak kalah lelapnya dengan Kyuhyun. Air mata Siwon kembali menetes dengan deras
"kyuhyun-ah! Miane hyung tidak bisa menyelamatkan Changmin. Hyung hanya menyaksikan dia pergi secara tragis" Siwon mencoba untuk menyentuh wajah Kyuhyun yang pucat itu
Perlahan mata Kyuhyun terbuka karena sentuhan itu. ternyata Siwon mendapatkan kekuatannya kembali untuk dapat menyentuh Kyuhyun. Kyuhyun tampak begitu gembira saat melihat Siwon ada dihadapannya
"hyung-ah! Kamu kembali" sapa Kyuhyun pelan karena takut membangunkan eommanya
"nee!" jawab Siwon menahan air matanya yang hendak menetes
"waeyeo? Apa hyung sudah menemukan tubuh hyung?" Kyuhyun masih memelankan suaranya
"ani! Hyung tidak menemukan tubuh hyung dirumah itu" Siwon tidak bisa menahan air matanya dan menetes semakin deras
"hyung-ah! Aku mohon jangan seperti ini! Aku akan sangat sedih melihat hyung begini" Kyuhyun mencoba menyentuh tangan Siwon yang duduk ditepi kasurnya
"istirahatlah! Hyung akan menemanimu! Besok kita bicara lagi" Siwon berbaring disamping Kyuhyun dan memeluk namja tampan itu dengan erat.
Kyuhyun kembali tidur dalam pelukan Siwon dengan tenang dan damai. Dia tidak tahu kalau Siwon sedang menahan duka untuknya tentang kematian Changmin yang baru saja disaksikannya.
The next day
Eomma pergi meninggalkan Kyuhyun setelah menyiapkan semua yang Kyuhyun butuhkan. Kyuhyun tidak sabar untuk segera bercerita dengan Siwon
"hyung-ah! Bagaimana bisa hyung tidak menemukan tubuh hyung dirumah itu? aku melihatnya! Tubuh hyung masih hidup dengan selang infus menempel ditangan" Kyuhyun membuka percakapan
"mola Kyuhyunah" jawab Siwon kaku
"lalu dimana namja brengsek itu menyembunyikan tubuhmu hyung?" Kyuhyun tampak berfikir keras
"sudahlah Kyu! Kamu tidak perlu memikirkannya! Hyung sudah pasrah" Siwon lagi – lagi putus asa
"andwe hyung! Kamu tidak boleh menyerah" Kyuhyun berusaha memberinya semangat
"boleh saya cerita tentang mimpi saya tadi malam hyung?" Kyuhyun mencoba mengalihkan bahasan
"tentu saja! Ceritalah" Respon Siwon datar
"kenapa semalam aku bermimpi tentang Changmin yang pamit padaku hendak pergi kesuatu tempat yang sangat jauh. Dia pergi membawa peti kotak yang cukup besar. Aku membujuknya untuk membawaku serta tapi dia langsung mencegahnya. Aku masih ingat dia mengatakan sesuatu" Kyuhyun mencoba mengingat mimpi yang tadi malam dialaminya
"ahh aku ingat! Dia bilang masih banyak masalah yang harus aku selesaikan. Jika aku sudah membereskan semua masalah itu baru aku boleh menyusulnya pergi" Kyuhyun menatap Siwon dengan ekspresi penuh tanya
"mimpimu itu memang sangat aneh Kyuhyun-ah" Siwon tampak lebih gugup
"anehnya lagi dalam mimpi aku menangis sampai aku terbangun ternyata aku memang menangis" Kyuhyun berekspresi bingung
"Kyuhyun-ah!" Siwon memanggil Kyuhyun
"hmmm" jawab Kyuhyun menatap Siwon
"apa kamu sangat merindukan Changmin?" tanya Siwon dengan ekpresi haru
"entahlah!" jawab Kyuhyun mencoba menjaga perasaan Siwon
"gwencanayeo! Jujurlah hyung pasti akan mengerti" Siwon menepuk bahu Kyuhyun lembut
"jujur aku tidak pernah merasa kehilangan seperti saat ini hyung! Dia memang sering pergi lama meninggalkan aku. Tapi dia selalu kembali dan membayar rasa rinduku. Entah kenapa saat ini, baru empat hari tidak melihatnya aku merasa sangat kehilangan. Kenapa kata hatiku mengatakan dia tidak akan pernah kembali padaku hyung! Apakah dia memang ingin mengakhiri hubungan denganku?" Kyuhyun tak mampu membendung air matanya
"Kyuhyun-ah!" Siwon peluk Kyuhyun dengan erat dan ikut menangis bersamanya
"apa yang sebenarnya terjadi padaku hyung? Aku harus jatuh cinta pada arwahmu! Aku juga tidak mampu melepaskan Changmin yang sudah mengasihiku" Kyuhyun berbisik lirih
"miane! Miane Kyuhyun-ah" Siwon semakin larut dalam sedih itu
"tetaplah bersamaku hyung! Aku takut sendirian jika memang benar Changmin ingin mengakhiri hubungan denganku" Kyuhyun menceracau
"Changmin pasti sangat mencintaimu Kyu! Hyung yakin rasa cintanya terhadapmu mungkin lebih besar dari cinta yang hyung miliki" Siwon berusaha menguatkan hati Kyuhyun
Siwon semakin tidak mampu menyampaikan berita duka tentang Changmin pada Kyuhyun yang masih rapuh karena luka fisiknya. Siwon masih menunggu waktu yang tepat untuk menyampaikan berita itu pada Kyuhyun suatu saat nanti.
The day after
Seminggu sudah Kyuhyun dirawat pasca operasi pemasangan pen pada kaki dan lengannya. Dia sudah boleh meninggalkan rumah sakit untuk rawat jalan.
Untuk pertama kalinya appa mewakili eomma untuk menjemput Kyuhyun dirumah sakit. Berita tentang hilangnya Changmin sudah mulai menyebar dimedia massa baik cetak maupun elektronik. Kyuhyun menduga – duga apakah Changmin juga merupakan korban selanjutnya dari dokter psikopat itu? karena sampai saat kepulangannya dari rumah sakit, Changmin masih tidak menunjukan batang hidungnya untuk menjemput dia. Siwon masih berusaha menutupi kematian Changmin dari Kyuhyun.
Appa membantu mendorong kursi roda Kyuhyun menelusuri lorong rumah sakit, masuk lisft dan melewati lobi. Ditengan perjalanan appa baru tersadar dia ketinggalan ponsel yang sedang dai charge dikamar rawat Kyuhyun
"Kyuhyun-ah! Appa tinggal kamu disini sebentar yah! Ponsel appa tertinggal diatas, appa harus kembali untuk membawanya" appa pamit pada Kyuhyun
"gwencanayeo appa" jawab Kyuhyun senyum
"appa tidak akan lama" appa pergi meninggalkan Kyuhyun disisi lobi
Kyuhyun memandangi wajah Siwon yang tampak serius memperhatikan sekitar lobi. Tatapan Siwon tertuju pada satu arah dimana dia melihat dokter psikopat itu sedang berbicara dengan seseorang.
Siwon tidak bisa melihat wajah orang itu karena posisinya sedang membelakanginya. Tapi Siwon sangat mengenal dengan pasti sosok orang itu yang tak lain dan tak bukan adalah Heechul hyung kesayangannya.
"hyung!" teriak Siwon mengagetkan Kyuhyun
"waeyeo?" tanya Kyuhyun kaget
"psikopat itu sedang berbicara dengan Heechul hyung! Bagaimana mereka bisa saling mengenal?" Siwon tampak sangat gelisah
"mwo? Heechul hyung mengenali dokter gila itu" Kyuhyun sama kagetnya dengan Siwon
"Kyuhyun-ah! Hyung minta kamu bujuk Heechul hyung untuk menjauihi dokter gila itu" Siwon memohon
"ottokhe?" Kyuhyun bingung
"hampiri dia dan jauhkan dia dari pembunuh itu" Siwon makin tidak bisa menutupi kecemasannya
"nee!" Kyuhyun segera memutar roda kursinya untuk menghampiri Heechul yang sedang berbincang akrab sekali dengan Yunho
"hyung!" sapa Kyuhyun sedikit berteriak mengagetkan Heechul dan Yunho
"Kyuhyun-ssi!" Heechul ternyata masih mengingat Kyuhyun
"nee!" jawab Kyuhyun gugup saat melihat Yunho
"kamu kenapa?" tanya Heechul saat melihat kaki dan lengan Kyuhyun dibalut perban
"aku terjatuh hyung dan terpaksa harus mengalami operasi pemasangan pen dikaku juga lenganku
"miane hyung tidak tahu jadi tidak sempat menjengukmu" Heechul menggenggam tangan Kyuhyun
"apa yang sedang hyung lakukan disini? Dan apakah hyung mengenal dokter Yunho?" Kyuhyun mulai mengorek
"ah yah! Supir appa menabrak penyebrang jalan dan harus menerima perawatan dirumah sakit ini! Karena appa sibuk jadi hyung menggantikan appa untuk menyelesaikan urusan administrasi. Kebetulah sekali hyung berjumpa dokter Jung disini! Dia adalah kawan lama hyung masa SMU dulu" jawab Heechul mengagetkan Siwon sang dongsaeng juga Kyuhyun
TBC
author nepatin janji kaaan kasih update kilat!
miane buat biasnya Changmin! author bikin Changmin mati dengan cara tragis
saat ngetik bagian kyu yg dpt mimpi soal changmin author sempet terbawa suasana loh jd sedikit meneteskan air mata
gimana dengan kalian?
jangan lupa reviewnya yah!
hadiahnya update kilat
gumawaooooo saranghaeeeeee
