Jeongguk menghela nafas. Entah sudah untuk yang keberapa kalinya. Sejujurnya ia merasa bersalah sudah mendiamkan Taehyung seharian kemarin. Biar bagaimanapun, Taehyung adalah satu-satunya orang yang terlihat tulus berteman dengannya sejauh ini, dan Jeongguk benar-benar tidak berniat untuk menatap Taehyung sesinis itu, apalagi mengabaikannya. Ia hanya… lelah?
Sedari kecil, Jeongguk terbiasa tidak pernah mengatakan apa yang dirasakannya. Ia terbiasa memendam semuanya sendirian, karena tidak ada orang yang benar-benar mau mendengarkannya. Ia selalu menjadi pendengar, memberikan kenyamanan bagi semua orang yang menumpahkan keluh kesah mereka kepadanya, lupa bahwa dirinya juga butuh didengar dan butuh kenyamanan. Ia selalu tersenyum ketika semua orang sedang bersedih dan butuh penopang, sekalipun dirinya sedang ingin menangis saat itu.
Ia hidup di balik topeng yang begitu cantik, karena semua orang menyukai topengnya.
Lalu tiba-tiba semesta mengirimkan Taehyung kepadanya, yang dengan mudah bisa melihat topeng yang selama ini Jeongguk kenakan. Dengan mudah memperlihatkan Jeongguk dunia dari sisi yang lain, yang tidak pernah ia ketahui sebelumnya.
Taehyung begitu bebas. Ia melakukan apa yang diinginkannya, tidak peduli apa pendapat orang. Ia berani menjadi yang pertama untuk melakukan sesuatu. Ia berani menyuarakan pendapatnya, sekalipun ucapannya mungkin bertentangan dengan pemikiran orang-orang kebanyakan—yah, biasanya ia akan membuka pikiran orang lain. Ia tidak hanya melihat segala sesuatu dari satu sisi, sehingga ia terbuka dengan berbagai pendapat.
Bagi Jeongguk seorang Kim Taehyung begitu bersinar sampai-sampai Jeongguk merasa dirinya hampir dibutakan oleh cahayanya.
Dan melihat kedekatan Taehyung dengan Jeonghan, entah mengapa Jeongguk cemburu. Taehyung adalah orang pertama yang bisa memahami Jeongguk dengan mudah, dan ia tidak rela jika harus membiarkan Taehyung dengan Jeonghan. Ia tidak rela jika harus kehilangan Taehyung.
Tapi apa Taehyung mau bersama dengan dirinya?
.
.
Sang Matahari
Epilogue
Author: wonhaevanevane
Main casts: Taehyung x Jeongguk
Genre: Drama, Hurt/Comfort
Rate: T
Note: Cerita ini muncul merupakan sebagian curahan hati, sebagian kisah nyata, sebagian pandangan, sebagian impian, dan sebagian imajinasi, yang muncul akibat percakapan saya dengan salah satu teman saya. Ingat, sebagian imajinasi. Jadi cerita ini tidak 100% terjadi.
.
Yang bersinar itu kau, hyung, bukan aku. Hari-hariku menjadi terang semenjak aku dipertemukan denganmu, karena kau membuka jendela pandangku tentang dunia dari sisi yang lain.
Jeon Jeongguk kepada Kim Taehyung
Mungkin sebenarnya kita sama-sama bersinar. Kita hanya tidak ingin berbangga diri dengan apa yang sudah kita miliki karena kita tidak ingin menjadi sombong. Namun jika aku memang bersinar, aku tidak keberatan menjadi Alpha Centauri B jika kau adalah Alpha Centauri A, karena kita akan saling mengorbit, menjadi terikat dan setia.
Kim Taehyung kepada Jeon Jeongguk
.
—fine
a/n:
Terima kasih sebesar-besarnya untuk yang sudah membaca, me-review, mem-follow, dan mem-favorit cerita ini, aku sayang kalian!
Untuk "Jeonghan", terima kasih karena kamu berperan begitu besar dalam kisah "Taehyung" dan "Jeongguk", sekalipun di kemudian hari kamu juga yang mengajarkan "Taehyung" seperti apa rasanya dikhianati.
Untuk "Jeongguk", kalau kamu membaca cerita ini dan kamu punya firasat bahwa kisah ini memang tentangmu (dan kalau kamu tahu siapa aku yang sesungguhnya), bolehkah kita sama-sama menutup mata? Biarkan aku tetap bertanya-tanya apakah kamu sudah mengetahui kebenarannya, dan akan kubiarkan kamu tetap bertanya-tanya tentang firasatmu.
Untuk kalian yang bingung konfliknya Jeonghan-Taehyung... anggep aja mereka berdua sama-sama baper jadi berantem hehe
Satu lagi, boleh aku minta pendapat dan saran lagi di kolom review?
-Hyerin
