Your Heart
Main Cast:
Kim Ryeowook (yeoja)-(mianhe Oppa..)
Eunhyuk (yeoja)-(mianhe juga unyuk oppa)
Donghae (namja)
Kyuhyun (namja)
Other Cast:
Leeteuk (yeoja)-(jeongmal mianhe)
Zhoumi (namja)
Henry (namja)
Pairing: KyuWook, slight HaeHyuk
Genre: Romance / angst
Rate: T
Warning: GS, Gaje, Typo, tak sesuai EYD.. persiapkan mental dan fisik sebelum membaca ff ini.. kkkkk, alur berasa lari marathon.
Disclaimer: cast yang ada di ff ini semuanya milik Tuhan, saya Cuma meminjam nama.
**Selamat Membaca**
Pagi itu Donghae tengah bersiap berangkat kerja. Sarapannya sudah dibuatnya sendiri. Sementara Ryeowook masih tidur dengan nyenyak di kamarnya.
"selamat pagi donghae hyung…" sapa seseorang sambil menghampiri Donghae yang sedang duduk di meja makan
"eeh Kyu, ayo masuk. Kau sudah sarapan?" tanya Donghae sambil mengambil setangkup sandwich ke atas piring.
"belum Hyung heehe.. oia Wookie mana? Apa dia masih belum bangun?" tanya Kyuhyun sambil menoleh kiri kanan merasa heran karena Donghae hanya sarapan sendirian
"belum Kyu, Dia masih tidur"
"eehhmm… Hyung boleh tidak kalau aku membangunkan Wookie?"
Mendengar itu, Donghae melotot.. "ya sudah sana bangunkan dia, suruh sarapan.." kata Donghae sambil memasang tampang imutnya lagi.
"aah Hyung, kau membuatku takut. Kupikir kau sedang marah tadi.."
"sudah sana.."
Kyuhyun benar-benar sudah akrab dengan Donghae dan Ryeowook. Donghae sudah menganggap Kyuhyun seperti namdongsaengnya sendiri. Dan Kyuhyun yang tidak memiliki Hyung, merasa Donghae sebagai Hyungnya sendiri..
Kyuhyun berjalan mendekati pintu yang ber-cat putih. Dibukanya perlahan pintu kamar itu, lalu dia menyelinap masuk. Dia berjalan perlahan-lahan sambil mengendap-endap takut membangunkan pemiliknya. Kyuhyun memperhatikan seisi kamar Ryeowook, dinding yang dicat dominan dengan warna ungu muda, buku yang tertata rapi di rak buku, meja hias berisi perlengkapan make-up Ryeowook yang tersusun rapi. Hmmh sangat sedap dipandang.
Sesosok tubuh menggeliat diatas kasur, dengan selimut tebal yang masih membungkus tubuhnya. Kyuhyun mendekatinya, lalu tersenyum sendiri. Ditatapnya yeoja yang tengah tertidur itu, lamaaa sekali. Kebetulan posisi Ryeowook kini sedang menghadap Kyuhyun, jadi namja itu dengan leluasa dapat memperhatikan wajah tirusnya yang sedang memejamkan mata. Dengan hati-hati Kyuhyun menempelkan kepalanya di atas bantal, jarak mereka sangat dekat, bahkan Kyuhyun kini dapat merasakan hembusan nafas lembut Ryeowook. Kyuhyun masih tetap diposisinya, dengan mata yang masih memperhatikan wajah imut Ryeowook. tangannya terangkat lalu menyusuri setiap lekuk wajah Ryeowook. Perlahan Ryeowook mengerjapkan mata, merasa ada yang mengganggu tidurnya.
Perlahan kelopak matanya terbuka,
"hhmmh,, kyunnie.." gumam Ryeowook setelah melihat ada Kyuhyun tepat dihadapannya. Kyuhyun yang melihatnya hanya tersenyum saja. Dia berpikir bahwa Ryeowook masih belum sadar betul dari tidurnya.. daaan tak perlu menunggu waktu lama untuk membuktikannya..
"Kyuniiiiieee….. apa yang kau lakukan di kamarku?" teriak Ryeowook dengan suara tenor 7 oktafnya yang memekakkan telinga, sambil matanya melotot dan mengeratkan selimutnya.
"haahaha… Wookie, kamu itu lucu sekali siyh.. hahaha…"tawa Kyuhyun semakin menjadi, setelah dilihatnya Ryeowook semakin beringsut dan semakin mengeratkan selimutnya..
"yaaa, siapa yang mengijinkanmu masuk hah? Cepat keluar sana!" perintah Ryeowook
"aku hanya mau membangunkanmu saja. Lagian kamu ini yeoja, tapi jam segini baru bangun. Ayo cepat turun. Donghae Hyung menyuruhmu sarapan.." kata Kyuhyun sambil duduk di ranjang Ryeowook.
"yaaaa.. kamu ngapain malah duduk.. cepat keluar sana!' perintah Ryeowook sekali lagi sambil menendang-nendang kakinya ke Kyuhyun..
"baiklah baiiiikkk… sleeping beauty.. jangan lama-lama ya, cepat turun" kata Kyuhyun sambil berjalan kearah pintu, tapi sebelum tangannya membuka kenop pintu dia menoleh kearah Ryeowook "cepat turun ya, kalau tidak aku akan menciummu.. mmmuuaah…" kata Kyuhyun sambil memonyongkan bibirnya..
"aaaiishh…" Ryeowook geram, lalu melempar sebuah bantal kearah Kyuhyun dan membuat namja itu keluar dari kamarnya.
Donghae merasa aneh mendengar Kyuhyun turun dari kamar Ryeowook sambil tertawa-tawa.
"Gwencanha Kyu?"
"haha.. tidak apa-apa Hyung.. Wookie itu kelihatan sangat manis kalau baru bangun tidur." Jawab Kyuhyun sambil senyum-senyum, lalu mengeluarkan PSP dari saku jaketnya.
"kamu itu kerjaannya Cuma main game saja, ayo sarapan dulu temani Hyung.."
"hehe.. gomawo Hyung, aku menunggu Wookie saja.." kata Kyuhyun tetap memainkan PSP nya.
"Kyu,,, emmhh, Hyung mau tanya"
"tanya apa Hyung?" jawab Kyuhyun cuek
"emmhh, apa kamu suka sama Wookie?" tanya Donghae hati-hati.
Sejenak Kyuhyun mem-pause game nya, lalu menatap Donghae
"kalau iya bagaimana Hyung? Hyung akan merestui ku kan?"dengan mata yang berbinar Kyuhyun menjawab pertanyaan Donghae.
"hyung siyh senang, kalau kalian bisa jadian, tapiii kau belum mengenal Wookie terlalu lama. Ada banyak hal yang belum kamu ketahui Kyu.."
"memangnya ada apa Hyung?" tanya Kyuhyun penasaran.
"kau tanyakan langsung saja pada Wookie.. emmh, Hyung harus segera berangkat sekarang.." kata Donghae setelah melihat jam tangannya sekilas.
"ingat ya kalian harus sarapan dulu ya..!" amanat Donghae..
"baiik Hyung… hati-hati di jalan" jawab KYuhyun..
Saat ini Kyuhyun jadi memikirkan kata-kata Donghae tadi.
Kyuhyun pov
Ada banyak hal yang belum kuketahui… hhmm memangnya ada apa ya?
Hmmh memikirkan Wookie membuat aku merasa flying.. haha.. Aku sangat suka kalau sudah berduaan dengan Wookie dan menggodanya, hahhaha, wajahnya itu selalu merona,, emmh apakah dia juga menyukaiku ya? Tapi tapi tapi… tunggu dulu, emmh memang ada yang aneh siyh dengan Wookie. Tiap kali aku mau mencoba menciumnya dia selalu menghindar. Kenapa ya? Aah apa mungkin dia malu, kan aku belum menembaknya.. atau ada sesuatu yang dia sembunyikan? Kira-kira Apa ya yang dia sembunyikan dariku? Apa Wookie sudah punya kekasih? Tapi tidak mungkin ah. Selama aku mengenal Wookie, belum pernah aku melihatnya dekat dengan namja. Kecuali dengan Zhoumi Hyung dan Henry. Ah tidak, tidak mungkin, tidak mungkin ada hubungan antara ZhouRy dengan Wookie, Aku perhatikan diantara mereka tidak ada cinta samasekali..
Wook-aah kamu sudah menyita hidupku.. kamu punya rahasia apa siyh sebenarnya?
Kyuhyun pov end
"looh mana Donghae Oppa?" tanya Ryeowook sambil duduk disamping Kyuhyun.
"tadi sudah berangkat.. ayo cepat kamu sarapan dulu. Tadi Donghae Hyung sudah berpesan agar kamu sarapan.."
Ryeowook menuangkan susu stroberi ke dalam gelas lalu meminumnya perlahan..
"kamu sendiri sudah sarapan belum Kyu?" tanya Ryeowook.
"belum.. tadi bangun tidur, terus mandi, tak lupa menggosok gigi, lalu membereskan tempat tidurku lalu aku kemari deeh.." kata Kyuhyun sambil bernyanyi..
"hmmh,, ya sudah kalau begitu ayo sarapan dulu.."
"aku tidak mau ah. Sandwich terus aku sudah bosan. Aku ingin masakan korea.." kata Kyuhyun manja..
"kamu ini, ya sudah bikin sendiri sana.." jawab Ryeowook cuek
"hehehe.. tapi aku tidak bisa memasak Chagi.. kamu buatkan ya.."
Deg..
Jantung Ryeowook seolah berhenti berdetak demi mendengar Kyuhyun memanggilnya dengan sebutan "Chagi"
"yaaa… kamu jangan sembarangan memanggilku. Chagi? Iiihh menggelikan.." kata Ryeowook sambil memberikan death glare kepada Kyuhyun. Ryeowook mencoba menyembunyikan kegugupannya..
"kalau begitu masak-kan buatku ya… gomawo.." kata Kyuhyun cuek sambil memainkan PSPnya lagi..
"kau ini… iisshh…"
Kyuhyun hanya tersenyum, dia yakin walaupun Ryeowook marah padanya tapi ujung-ujungnya dia tetap akan mengabulkan keinginannya itu.
Sreeett
Ryeowook bangkit dari duduknya.. KYuhyun hanya melirik dengan ekor matanya, lalu tersenyum "tuuuhh kaaannn…" innernya. Ryeowook menuju ke kulkas lalu membukanya. Sambil berpikir akan masak apa untuk sarapan Kyuhyun.
"Kyunie, kamu mau dimasakin apa?" tanya Ryeowook
"terserah kamu saja Yeobo.." jawab Kyuhyun asal.
"YAA.. geuman hae.. aku buatkan salad saja ya?" mendengar itu Kyuhyun langsung lompat dari tempat duduknya..
"andweee.. aku tidak suka sayur.. jajangmyun saja ya, TANPA tambahan sayuran.." kata Kyuhyun memohon..
"ne.. kebetulan niyh ada satu bungkus lagi jajangmyun instan..kkkkk" inner Ryeowook..
Hanya menunggu sepuluh menit saja, jajangmyun special ala chef Ryeowook jadi juga (ala Farah quin) kkk.
"waaa gomawo baby.. kamu itu memang ya.. udah cantik, imut, manis, pintar masak lagi.. aku mau doong jadi suamimu.." kata Kyuhyun menggoda Ryeowook..
-bluusshh- wajah Ryeowook memerah..
"aah Kyu hentikan dong.. kamu bikin aku jadi malu saja" kata Ryeowook sambil manyun..
"cepat habiskan makanannya. Nanti bantu aku buka toko" perintah Ryeowook..
"okee… baby.." jawab Kyuhyun sambil ketawa..
~skiiiippppppp tiiiiiimmmeeee~
Hari ini adalah hari yang sangat membahagiakan bagi HaeHyuk. Kenapa? karena tadi pada jam sepuluh pagi ikrar setia sebagai suami istri telah mereka ucapkan. Tawa bahagia kini menyelimuti keduanya. Leeteuk, Kyuhyun, Ryeowook, ZhouMi dan Henry satu per satu memberikan selamat untuk mereka. Ditambah dengan seluruh tamu undangan yang hadir, mereka mengucapkan selamat pada Donghae dan Eunhyuk.
Setelah kesibukan agak mereda, Ryeowook memilih duduk menyendiri di bawah pohon. Disana dia menangis sendirian. Donghae yang melihatnya segera mengikuti Ryeowook, dia merasa sangat khawatir pada adik kesayangannya itu.
"wookie… kenapa kamu mengangis?" tanya Donghae kaget setelah dilihatnya bahu Ryeowook bergetar.
"hikkss.. Oppa, kenapa kesini? Hikkss.." kata Ryeowook sambil menghapus air matanya.
"Oppa khawatir padamu.. waeyoo Wookie.. ehmmh? Apakah kamu tidak senang dengan pernikahan Oppa?" tanya Donghae cemas
"aniyoo.. hiks.. hanya saja setelah Oppa menikah hikks.. aku bagaimana?"
Donghae mengerutkan alisnya tanda tak mengerti
"apa maksudmu saengi?"
"aku bukannya tidak senang dengan pernikahan Oppa, aku bahkan sangat bahagia untuk Oppa. Tapi, nanti aku tidak bisa bermanja-manja lagi pada Oppa, pasti nanti Oppa hanya akan peduli pada eunhyuk oenni saja. Iya kan?" (yeeesss author seneng, akhirnya tidak perlu menulis tentang Hae-Wook moment lagi.. tiba-tiba Wookie memberikan death glare pada author.. "awas lu thor.." kata Wookie, menyeramkan.. dan akhhirnya author melanjutkan menulis cerita sambil #pout) hahah okeh abaikan saja..
"hahaha.. Wookie kamu ini. Dengar, sampai kapanpun kamu adalah tetap adik oppa, dan Oppa selamanya adalah kakakmu.. walaupun Oppa sudah menikah, Oppa tidak akan sekalipun melupakanmu, dan kamu juga masih boleh manja-manja sama Oppa" kata Donghae sambil memeluk Ryeowook.. (liat thor, gue menang kan? Kata Wookie)- (okeh dan author tambah envy)
"Oppa janji ya.." pinta Ryeowook masih sambil memeluk Donghae..
"ne.. Oppa janji saengi.. sekarang jangan sedih lagi ya.."
Ryeowook hanya menganggukan kepalanya..
Malam itu, Ryeowook ikut Leeteuk pulang ke panti karena Donghae akan melaksanakan tugas wajib sepasang pengantin baru, yaitu.. jreng jreng jreng.. (reader tebak aja deh), dan Ryeowook tidak ingin tidur sendirian di rumah.. akhirnya dia memutuskan ikut Oemmanya saja..
~di kamar pengantin~
Hyukkie sudah duduk di atas ranjang, dengan mengenakan gaun tidur yang tipis. Melihatnya saja membuat Donghae kesulitan bernafas, lalu Donghae mendekati Eunhyuk dan duduk didepannya. Keduanya terlihat sangat canggung. Donghae menatap wajah Eunhyuk dalam dan hal ini membuat wajah Eunhyuk terus merona, apalagi kalau ada Donghae seperti saat ini, rasanya jantungnya ingin melompat dari tempatnya saja.
"chagi… saranghae…" kata Donghae sambil menatap wajah Eunhyuk..
"ehm nado saranghae.." jawab Eunhyuk sambil menunduk malu-malu. Perlahan telunjuk Donghae menuju dagu Eunhyuk dan mengangkatnya agar dia dapat menatap matanya
"baby, I love u" kata Donghae dengan bahasa Inggris..
"hae… I love u too" jawab Eunhyuk dengan wajah yang sudah memerah menahan malu.
Perlahan DOnghae mendekatkan wajahnya sambil berbisik tepat di telinga Eunhyuk "emmhh.. Are U ready baby?" tanya Donghae seduktif, membuat Eunhyuk meringis geli.. tanpa menunggu jawaban dari Eunhyuk, Donghae langsung mencium bibir Eunhyuk dengan mesra. Lalu perlahan dia menyusupkan kepalanya di leher eunhyuk yang mau tak mau membuatnya mendesah..
"aah… hae.. ah…."
Donghae masih terus dengan aktifitasnya menikmati leher Eunhyuk yang putih, sesekali dia memberikan gigitan kecil yang membuat Eunhyuk semakin mendesah dan memejamkan matanya, mendengar desahan Eunhyuk membuat Donghae lebih bersemangat. Lalu tiba-tiba..
Grebb..
Tangan Eunhyuk menahan kepala Donghae, dengan susah payah dia mulai berbicara
"hae.. tahan dulu…" kata eunhyuk sambil terengah-engah..
"waeyo baby..?" tanya Donghae heran..
"jangan sekarang, .." kata Eunhyuk dengan wajah yang semerah tomat
"waeyo..?" tanya Donghae tak mengerti
"aku malu Hae…." Kata Eunhyuk sambil menunduk malu-malu
"loooh kenapa harus malu chagi? Sekarang kan kita sudah sah sebagai suami istri.."
"iya.. tapi itu dong lihat,, banyak reader yang masih membaca Hae…"
"oooh banyak reader ya.. kalau begitu tunggu sebentar ya?"
"kamu mau kemana Hae?" tanya Eunhyuk…
"mau mematikan lampunya dulu, jadi nggak ada yang ngintip. Termasuk authornya juga.." kata Donghae sambil tersenyum evil.
Dan ..
Seet..
Lampu pun mati..
(Dan author juga tidak tahu apa yang HaeHyuk lakukan, yang terdengar sekarang hanya suara desahannya saja. Reader bayangin sendiri aja ya.. kkkk)..
~O~
Ryeowook dan Leeteuk sudah sampai dipanti dengan diantar Kyuhyun.
"gomawo ya Kyu, sudah mengantar kami..emmh ini kan sudah malam apa kamu mau menginap disini?" tawar Leeteuk
"aahh tidak ahjumma… aku mau langsung pulang saja" jawab Kyuhyun
Sebelum Ryeowook turun, Kyuhyun menahan tangannya..
"ada yang mau aku bicarakan Wookie.." kata Kyuhyun..
"ada apa kyunie, apa hal yang penting?" tanya Ryeowook.
Kyuhyun hanya menganggukan kepala sebagai jawabannya.
"kalau begitu, tunggu disini ya. Aku minta ijin pada Oemma dulu" kata Ryeowook sambil menghampiri Leeteuk yang sudah jalan mendahuluinya.. tak lama kemudian Ryeowook sudah kembali menemui Kyuhyun yang sudah berdiri di luar mobilnya..
"ada apa Kyunnie?" tanya Ryeowook..
"saranghae Wookie…"
"eumh?"
"aku mencintaimu Wookie. Sejak pertama kali aku melihatmu aku sudah jatuh cinta padamu Wookie.. setiap malam aku seperti orang gila.. tidak bisa tidur karena terus memikirkanmu.. selalu terbayang senyumanmu.. selalu terngiang suaramu.. aku harap kamu juga bisa mencintaiku Wookie. Aku memang bukanlah orang yang sempurna, tapi aku akan mencoba untuk mencintaimu dengan sempurna, dengan seluruh cinta yang kumiliki.." -hening..
"aku tidak meminta jawabanmu sekarang, tapi kuharap kamu bisa mempertimbangkan perasaanku padamu.. pikirkanlah Wookie.. jeongmal saranghae…" huhfh sekarang perasaan Kyuhyun sudah lega, seolah beban berat dalam hidupnya sudah terangkat.
Tapi bagaimana dengan Ryeowook? saat ini dia tidak bisa berkata apapun. Hatinya sedang bingung..
Disatu sisi dia juga mencintai Kyuhyun, tapi disisi lain dia juga masih menunggu Sungmin pulang..
"kyu.. sebenarnya aku…."
END ya END
Atau TBC
** huwaaaa… author nutup muka…**
**malu banget iiii pas nulis malam pengantinnya HaeHyuk** (belum pengalaman soalnya)
** Kyuhyun kurang romantis pas nembak Wookie?** (susah bikin yang romantis-romantisan)
**alurnya masih berasa cepet?** (sebelum di publish, author udah baca berulang-ulang, hahaha, mian kalau masih cepet)
**Gomawo atas masukannya, author nggak marah ko, Cuma NGAMBEK aja.. hahaha nggak deh Cuma becanda**
**kritik, saran dan masukan sangat author harapkan untuk memperbaiki chap berikutnya**
**apalagi kalau masukannya ke dalam rekening author…. Loh?** (author mata duitaaaaaan)
**gamsahamnida untuk yang setia memberikan review: park chaesoo, array ryeowook always, fiewook, ryeo ryeo ryeong, kyute evilMagnae, santysomnia, thiefhanie, jas merah, meymelii, aidagracilla29, rye, haelfishy, ms kim.**
**semoga masih berkenan memberikan reviewnya readerdeul ^^ **
**mian, cuap-cuapnya kepanjangan**
**see u next chap** ^^
