HELOOOO XD

Author anda yang tercinta telah kembali dari masa hiatusnyaaa 8D #disepakwarga.

Ada yang kangen saya gak? :D ada? Nggak ada? Yaudah saya hiatus lagi ;w; #dibantai.

Oke, karena banyak yang kangen saya, saya akan melanjutkan fic ini! XD #siapa yang kangen.

Maaf saya gak bisa balas review satu satu, soalnya sibuk ;w;

Huweeee! Kentang kagami dikuliti sama okaa-sannnn ;w; #gakurus.

Akhir akhir ini saya jadi tergila-gila sama kentang =w= #siapayangnanya.

:::::::::::::::::::::::

Disclaimer: KAN SUDAH DIBILANGIN ADA DI CHAP SEBELUMNYAAAA! NGAJAK BERANTEM!? #disepak. #digampar. #digoreng.

Warning: garing, OOC, dll. Pokoknya selesai baca ini, akan ada masalah dengan mata anda, XD #digampar.

:::::::::::::::::::::::::

Author POV

Ah, saya lupa kemarin sampe mana ya? XD #disepak.

Oh iya sampe si Len bunuh si Rin dan Rin bunuh si dokter :D replay aja yah, supaya tambah gaje XD #woii.


-REPLAY-

"Len... Mati?"

Dokter itu mengangguk. Rin jatuh terduduk. (Weeesss efek dramantis nieee)

"Len...Len, ke-kenapa harus sekarang... KENAPA?! Huhuhu...Len...hiks...hiks..." (Kagami: wah, ada reader yang nangis tuh 8D#disepak.)

Dokter itu menunduk.

"Ma-maafkan saya... Sebenarnya anak perempuan itu sangat sensitif di bagian wajah, jadi jika dihancurkan akan meninggal..."

"...Len bukan anak perempuan, dokter."

"Eh? Benarkah? Tapi dia manis sekali," kata dokter itu dengan blushing. (Ah, sampe dokternya aja gak tau Len itu cowok #ditimpuk pisang.)

Dan di saat itu juga Len menjadi arwah penasaran(?)

Ralat, maksudnya di saat itu juga cahaya menutupi Rin dan dokter itu.

"WAAAAAAA! Apa ini!?" Teriak Rin.

"I-ini... Menurut fakta ilmiah, ini adalah cahaya fantasi yang membawa orang tertentu ke dunia fantasi."

'Bukanya itu bukan fakta ilmiah? -_-' batin Rin.

CRIIIIIIIIIING! Cahaya itu makin terang. Rin makin takut, dokter malah tidur.(?)

Muncul seorang iblis(?) berambut twintail (miku: siapa itu?|kagami: entar lo juga tau).

"WAHAHAHAHAHAHAHAHA!"Iblis itu tertawa gila. Rin bergidik, "Aku adalah Hatsune Miku, iblis terkejam di dunia!"

(Miku: *ngasah negi*)

"A-apa... Miku!" Teriak Rin. Rin berlari menuju Miku ala fast(?) Motion.

"MIKU-nee, akhirnya kau kutemukan! Aku kebingungan kenapa ada di dunia cahaya ini! Dimana-mana ada cahaya dan-"

BUAK! Miku memukul Rin dengan Neginya.

"Siapa kamu? Aku tidak kenal kamu." Kata Miku dengan santainya. "Apa kau manusia?"

Rin mengangguk. Miku terkejut. Dokternya masih tidur mengambang di antara cahaya(?). "Kau harus dibunuh! Tidak ada yang boleh memasuki wilayah kekuasaanku!" Teriak Miku penuh kemarahan. Rambut twintail nya berkobar-kobar di udara.

"Ta-tapi! Aku kan te-"

PLAK!

Miku menampar Rin dengan negi besarnya. Yak, tepuk tangan dulu *plok plok plok*

"Kau bukan siapa siapaku! Kecuali musuhku!" Dan perkataan miku membuat Rin 'JLEB'.

Yak tepok tangan dulu *plok plok plok*

"Mi-miku... Aku ini kan-" Rin mengeluarkan air matanya. "Aku ini kan te-temanmu... Hiks... Apa kau gak ingat?"

Yak, mulai jadi dramantis. Tepok tangan dulu *plok plok plok*

"Aku gak ingat punya teman sepertimu! Temanku hanya-"

Tiba-tiba seorang iblis berambut biru penggila es krim keluar. Okeh, pasti reader dah tau siapa. Tepok tangan dulu. *plok plok plok*

"Miku, ada apa ribut-ribut?" Tanya Kaito.

"Itu tuh! Mahluk jelek (maaf rin) tak diundang datang!"

" Ah, dia kan petugas pembuang sampah ke TPA kan?" Tanya kaito dan itu membuat Rin 'JLEB'.

Mari tepok tangan dulu *plok plok plok*

"Betulkah? Tapi dia manusia!" Teriak miku.

Kaito lansung yandere. Mari tepok tangan dulu *plok plok*

"Kau harus diusir!" Kaito mengeluarkan pedang berbentuk stik es krim (kagami: ah seandainya ada pedang bentuk kentang :D #plak!)

Kaito mulai berlari ke arah Rin. Rin ketakutan.

Yak mari tepok tangan dulu *plok plok plok*.

"SYANAROOOOOO!" Teriak Kaito niruin fandom sebelah.

Yak mari tepok tangan dulu *plok plok*

'Gimana ini! Gimana ini! Aha! Aku harus pake cara andalan Len!' Batin Rin.

Dengan gesitnya Rin mengeluarkan sebuah foto dan mengarahkannya pada Kaito.

"Kaito! Lihatlah ini!" Teriak Rin.

Kaito lansung memandang foto itu dengan tatapan berbinar-binar.

Yak, mari tepok- #disumpel.

Kaito merampas foto itu dari Rin dan berlari entah kemana. Gak urus. Bukan anak saya,kok.

"Ah! Ka..BAKAITO! Mau kemana kamu!?" Teriak Miku heran. Tidak dihiraukan pertanyaan Miku, Kaito terus berlari sehingga akhirnya menghilang di kabut cahaya ini. Rin menyeringai.

"Kau!" Miku menunjuk Rin,"foto apa itu!? Kenapa kaito mendadak jadi aneh!?"

"Ah, aku tidak tau~"

Miku mengarahkan neginya ke arah Rin.

"Kau harus tanggung akibatnya!"

Miku berlari dengan kecepatan penuh ke arah Rin.

Baik, mari kita saksikan permisa.. Sang iblis berlari ke arah manusia dengan kecepetan 1000 km/jam!

CRASH! Miku menusuk perut Rin dengan neginya.

"CUT!"

Miku dan Rin terdiam dan menoleh ke asal suara.

"Harusnya miku menusuk di kepala Rin! Bukan di perut! Baik, kita ulang!" Ternyata itu adalah sutradara mereka yang cantik, baik hati dan tidak sombong! Kagamiii! XD (reader: *muntah berjamaah*)

"Action!"

Dan miku menusuk kepala rin tanpa ampun. Rin mengeluarkan darah melalui matanya! Wow! Saksikan yang satu ini! Miku juga menusuk mata Rin! Malah kepalanya yang keluar darah! Miku menelan mata Rin-iuh-dengan sadisnya! Miku juga mencongkel mata satunya! Wow! Bravo! Akting yang sangat bagus! #digaplok. Ah, mari kita lihat! Miku juga menjambak rambut Rin sampe rambutnya putus semua! (Rin: aku gundul, dong?|kagami: ah, kamu itu rambutnya cepat tumbuh. Gak usah kawatir!)

Miku memakan otak Rin seperti zombi. Rinnya mati. Sedangkan dokternya malah masih tidur. Entah nasib Rin selanjutnya apa, #dilindes.

Pasrah aja ya Rin? (Rin: gue dah mati, geblek!)

"Dan yang terakhir..." Miku mengangkat Rin dan megotongnya ke gunung berapi. Plung! Rin dibuang ke dalam gunung berapi.

Yak, mohon maaf untuk keluarga Rin, Len, dan fans Rin, mari kita doakan Rin... Semoga dia diterima disisinya... Hiks.. Hiks...Rin... Walau kau penggila roadroller dan jeruk, kaulah chara yang enak dinistakan ;w;

Dan...

TERIMA KASIH, MIKU! Kau sudah membunuh Rin, jadi aku gak usah menggaji Rin lagi! #dilindes. Pam ram pam ram pam~ HIDUP KENTANG! #heh.

Dan begitulah akhir dari fic ini...

Rin: GUE BELOM MATI!

Oh belum mati? Berarti gue harus gaji lo pake jeruk lagi ya... -hiks-

"Hahahahaha! Matilah kau!" Tawa Miku penuh kemenangan sambil menusuk kepala Rin.

Rin pun mati. Nah sekarang giliran sang dokter yang akan dibunuh oleh Miku.


-THE END- #ditabok.

Selesaaaaaiiiiiiiiiiiiii! Fic si kembar bandel akhirnya tamaaaat! XD #dibantai. Endingnya gaje banget yah? 'w'

Wah, reader mau aja ditipu XD ini belom endingnya kok! X3 #digoreng.

Maaf saat ini kagamin belom bisa balas review ;w;

Maaf bagi reader yang sudah menunggu updatenya fic ini DX

Yang review akan saya doakan jadi pinter, tambah cantik/ganteng #weleh, dapat jodoh #heh, dll XD

Eh, ada yang bisa nebak foto apa yang dikasih Rin ke Kaito? XD