Ghost Lover Club

By:Hikary & Shuukai

Disclaimer: Bleach punya Tite Kubo

Rated : T

Warning :OOC, Gajeness, Alur kecepatan dan sebagainya

Enjoy My Fic


Chapter V: Teke-Teke (Kashima Reiko-san)

Tek… Tek… Tek… Tek…

"Wah, malam ini agak mengerikan ya?"ujar seorang pria berambut coklat, Kyoraku Shunshui

"Kau benar,"ujar seorang gadis berambut hitam, Ise Nanao

Tek.. Tek.. Tek..

"Suara apa itu?sepertinya ada yang mengikuti kita?"kata Nanao

"Sudahlah, perasaanmu saja Nanao-chan,"ujar Kyoraku lagi

"Tapi bagaimana kal-"

"Dimana kakiku… "

"Hah, dasar apa-apaan ini!tidak lucu!"kata Kyoraku lagi

"Ky-Kyoraku… "

"Tenanglah ini hanya lelucon!"kata Kyoraku lagi

"Dimana kaki ku… "

"Mana aku tau, itu urusanmu!"kata Kyoraku lagi

Tiba-tiba mahluk itu mengeluarkan sabit panjangnya dan segera menebas Kyoraku sehingga ia langsung meninggal di tempat. Lalu ia segera mengambil ke dua kakinya. Karena takut Nanao pun segera lari dari tempat itu.

Tek-Tek-Tek-Tek-Tek

Nanao semakin takut saat mendengar suara itu semakin mendekat.

"Tidak! Jangan ganggu aku!"teriak Nanao lagi

"Dimana kakiku…"

"A-aku ti-tidak t-

"Kakimu berada di rel kereta Meishin!"ujar seorang pria berambut raven hitam dengan mata bewarna violet

"Apakah kau tau siapa aku?"

"Kamen Shini Ma(KaShiMa)"

Hantu itu pun menghilang.

"Ka-kau… "

"Yo!apa yang kau lakukan malam-malam disini?"tanya pria tersebut

"Ku-Kusaka A-Arigatou… "

"Sama-sama,"ujar Kusaka seraya terseenyum lalu segera menghampiri jenazah Kyoraku yang letaknya tidak jauh dari mereka.

"Tenanglah di alammu, Kyoraku-san,"ujar Kusaka lalu pergi dari tempat itu. "Ayo pulang, ku antar ke asrama,"ujar Kusaka lagi

"Iya… "

Lalu mereka pun berjalan menuju ke asrama yang letaknya tidak begitu jauh dari tempat tersebut.

"Ano… apa yang kau lakukan malam-malam di tempat seperti ini?"tanya Nanao

"Oh aku? Hanya jalan-jalan sekaligus cari angin segar,"ujar Kusaka lagi.

Setelah beberapa saat mereka sampai di Asrama. Setelah berpisah, Kusaka pun menuju ke kamar Asramanya. Saat ini semuanya sedang berkumpul di kamar Kusaka.

"Aduh loe lama bener,"protes Kaien

"Nggak sabaran bener, nih,"kata Kusaka melempar sebotol teh botol ke Kaien

"Woi, His. Loe nggak makan udah berapa hari nih,"kata Kaien lagi

"Nggak, gue masih belum mood untuk makan,"ujar Hisagi dengan nada malas

Semenjak insiden di Acemila Hospital, Hisagi kehilangan nafsu makannya secara total.

"Nih, loe minum teh aja dulu,"kata Kusaka seraya melempar sebotol teh kea rah Hisagi

"Thanks,"ujar Hisagi menangkap minuman tersebut.

"Beberapa orang di temukan mati tidak wajar, dengan kaki putus. Pelaku masih dalam pencarian. Menurut masayarakat ini adalah ulah dari Kashima Reiko yang merupakan salah satu Hantu. Namun kebenaran hal ini masih belum dapat di pastikan… "

"Hm… udah beberapa hari ini, masih dengan gossip yang sama,"ujar Ichigo lagi

"Kau benar,"ujar Hisagi

"Eh, gossip apaan?"tanya Kaien

"Itu tentang orang-orang yang di temukan meninggal tapi dengan Kaki hilang,"ujar Ichigo lagi

"Hie!"kata Kaien kaget

"Pelakunya kejam banget,"ujar Rukia lagi

"Pelakunya Kashima Reiko-san,"ujar Kusaka seraya meneguk minumannya

"Kashima Reiko?"tanya Kaien

"Itu, hantu yang menurut sejarahnya meninggal karena di perkosa, lalu ditinggalkan. Namun saat ia melewati Rel kereta api, ia terlindas. Sehingga tubuh bagian atas dan bawahnya terpisah. Sejak saat itu ia selalu mencari bagian bawah tubuhnya,"ujar Kusaka lagi

"Hie, mengerikan. Ngomong-ngomong bagaimana cara menenangkannya?"tanya Ichigo

"Menemukan kakinya adalah cara satu-satunya,"ujar Hisagi lagi

"Kakinya dimana?"tanya Kaien

"Kalau menurut legenda di rel kereta Meishi, karena disanalah tempat dia tertabrak,"ujar Kusaka

"Tapi kejadiannya kan sudah lama, bagaimana cara kita menemukannya?"kata Kaien lagi

"Makanya ia terus bergentayangan karena tidak ada yang berhasil menemukan kakinya,"ujar Hisagi lagi

"Lalu dia akan memotong kaki orang-orang yang tidak bisa menjawab pertanyaannya,"ujar Kusaka lagi

"Emang dia nanya apaan?"tanya Tasuki

"Dia akan bertanya dimana kakinya? Lalu dari mana tau? Atau kadang dia bertanya siapa dia,"ujar Kusaka lagi

"Hm… yang pertama Rel kereta Mesihi kan?"kata Kaien

"Benar untuk jawaban pertanyaan kedua, Kashima Reiko-san yang telah memberi tau. Dan jawaban ke tiga adalah KamenShiniMa,"ujar Hisagi

"Bukannya KaShiMa?"tanya Kaien

"Memang, tapi kalau kau menjawab itu maka ia akan memotong kakimu, makanya kau harus menjawab Kamen(topeng) Shini(Kematian) Ma(Iblis) jadi Kashima. Tapi gue nggak pernah bertemu dengan youkai ini,"ujar Hisagi lagi

"Gue pernah dan baru tadi,"ujar Kusaka santai

"He! Apa?"kata Kaien kaget

"Kog bisa?"kata Ichigo kaget

"Jadi emang ada ya?"kata Hisagi kaget

"Yep, begitulah. Dan untung gue ingat jawaban dari pertanyaan tersebut,"ujar Kusaka lagi

"Bagaimana kalau kita lari saja?"tanya Rukia

"Percuma, sejauh apapun Kau lari, ia akan terus mengejarmu. Jadi tidak ada gunanya kau mau lari sampai kemanapun,"ujar Kusaka lagi

"Mengerikan… "ujar Rukia lagi

"Jadi bagaimana kalau kita basmi dan tenangkan arwahnya!"kata Kusaka lagi

"Apa!"sorak yang lain shock

"Kalian kenapa sih?kita ini kan Indigo. Masa gitu aja takut?"kata Kusaka lagi

"Gue ogah, masih trauma dengan kejadian suster ngesot di Rumah sakit,"ujar Hisagi lagi

"Yah, nggak seru His. Kita kan temen, ya. Kapan lagi coba kita bisa beram-"

"Mana ada beramal yang kayak gitu,"protes Hisagi lagi

"Siapa ya? Yang mengatakan jadi Indigo itu harus berani dan tidak boleh takut?"ujar Kusaka lagi

"Awas loe Kusa,"gerutu Hisagi

"Baiklah ayo!"kata Kusaka semangat, yang di setujui dengan helaan nafas oleh teman-temannya.

"Baiklah untuk misi ini kita bagi jadi dua kelompok,"ujar Kusaka lagi

"Eh?"

"Kelompok pertama yang mencari kaki Kashima di Rel kereta Meishi, dan kelompok ke dua yang mencari dan menahan Kashima-san,"ujar Kusaka lagi

Semua langsung bertampang horror

"Oke,gue mending menghadapin Kashima langsung dari pada harus ngegali-gali yang gituan deh,"ujar Hisagi

"Oke loe gimana Kai?"tanya Kusaka

"Gue nyari kaki aja deh,"ujar Kaien

"Oke lo Chi?"tanya Kusaka

"Gue bantuin Hisa untuk melawan Kashima,"ujar Ichigo

"Baiklah. Gue akan mencari kaki. Lalu Tatsu dan Ruki kalian juga bantu kami untuk mencari,"ujar Kusaka lagi

"Baiklah,"

"Ayo lakukan!"sorak Kusaka

"He?Sekarang?"tanya Hisagi kaget

"Yep, nggak mungkin besok siang kan?"kata Kusaka lagi

"Dsar,"gerutu mereka

Lalu ahirnya tim pencari pun berangkat bersenjatakan senter.

"Oke!good luck,"ujar Ichigo

"Ayo kita juga Chi,"ujar Hisagi

"He?Maksud loe?"tanya Ichigo kaget

"Ya cari si Kashima lah,"ujar Hisagi lagi

"Eh?dicari?!"kata Ichigo shock

"Tentu saja, nggak mungkin di telepon kan?"kata Hisagi lagi

Ahirnya mau tak mau mereka pun mencari Kashima Reiko-san itu.

"Menurut legenda katanya ia biasa muncul di Toilet,"ujar Hisagi lagi

"He?bukannya yang di toilet itu Hanako?"tanya Ichigo

"Bukan hanya Hanako, tapi juga yang lain seperti Akamanto atau dikenal dengan Aoikami akaikami, lalu Aka-"

Srek… Srek…

"H-hisa… itu… "

"Ayo lihat,"ujar Hisagi lagi

"T-tunggu,"ujar Ichigo seraya mengikuti Hisagi

Saat membuka pintu kamar mandi tiba-tiba muncul sesosok mahluk dengan tubuh bewarna kemerahan yang mempunyai lidah panjang dan menjilati lumut-lumut di sekitar kamar mandi. Ichigo langsung enek. Menyadari ada yang datang ia segeera berniat untuk sembunyi

"Akaname-san, jangan takut. Kami datang hanya untuk bertanya,"ujar Hisagi lagi

"Pertama kalinya ada orang yang tidak takut denganku, jadi ada apa?" tanya Akaname

"Kami hanya ingin mengetahui tentang Kashima Reiko-san,"ujar Hisagi lagi

"Sebaiknya kalian hindari saja. Dia youkai berbahaya dan bisa membunuh kalian,"ujar akaname lagi

"Terima kasih atas sarannya Akaname-san, tapi kami harus menenangkan arwahnya. Kami tidak bisa membiarkan korban terus bertambah karena kemunculannya,"ujar Hisagi lagi

"Baiklah, apa kalian tau dimana kakinya?"tanya Akaname lagi

"Rel kereta Meishi kan?"ujar Ichigo

"Benar, tapi apa kalian tau dimananya?"tanya Akaname lagi

"Kalau itu… "

"Sudah kuduga kalian tidak tau. Bagaimana kalau ku bantu?"tanya akaname lagi

"Benarkah? Terimakasih,"ujar Hisagi lagi

Tek… Tek…

"Gawat dia datang! Ayo pergi1"ujar akaname

"Percuma, Ichi kau pergi dengan akaname. Biar aku yang tahan dia,"ujar Hisagi lagi

"Eh tapi… "

"Sudahlah. Kalau tidak begini maka aka nada korban-korban lainnya,"ujar Hisagi lagi

"Baiklah… Hati-hati,"ujar Ichigo lalu pergi dengan akaname tersebut

"Iya,"ujar Hisagi

Ichigo Pov`s

"Akaname-san, memangnya kau tau kemana kakinya Kashima-san?"tanyaku

"Begitulah, aku pernah deengar katanya kakinya berada di arah selatan rel kereta,"ujar akaname lagi

"Oh begitu, jujur aku hawatir dengan Hisa. Apa dia baik-baik saja ya?"tanyaku

"Tenang saja, dia itu demon king… Kau tidak perlu hawatir,"ujar akaname lagi

"Demon king? Maksudmu?"tanyaku

"Ah, kita sudah dekat," ujar akaname lagi

"Ichi?loe ngapain disini? Loe kan harusnya sama Hisa- Gya!"sorak Kaien kaget

"Tenang aja Kai, dia akaname-san. Dia Youkai yang baik kog,"ujarku lagi

"Akaname ya?Youkai yang hidup di toilet. Tapi bagaimana kau bisa menemukannya?Dia adalah youkai langka yang tidak pernah mau menampakkan wujudnya dihadapan orang,"ujar Kusaka lagi

"Ah, ceritanya panjang… Jadi akaname-san dimana?"tanyaku lagi

"Ayo ikut aku," Akaname lagi

Lalu kami pun mengikutinya menyusuri rel kereta api meishi.

End Of Ichigo Pov`s

Hisagi Pov`s

Bisa ku jamin sebentar lagi Teke-teke atau lebih tepatnya Kasima Reiko-san akan datang. Aku bisa mendengar suara langkah kakinya mendekat.

Tek… Tek… Tek… Tek… Tek…

Di sudut ruangan terlihat sesosok mahluk yang merayap ke tempat ini. Aku segera berlari dan meninggalkan tempat itu. Tek-tek-tek-tek-tek-tek-tek-tek

Bisa ku dengar langkahnya yang semakin cepat mengejarku. Saat menoleh dia sudah tepat berada di belakangku. Segera ku langkahkan kakiku lebih cepat menuju ke halaman belakang asrama yang sepi dan tidak ada orang lalu berhenti disana. Ia juga berhenti

"Dimana Kakiku… "tanyanya

Jujur aku masih trauma dengan kasus rumah sakit dan mungkin setelah ini aku semakin kapok untuk nonton film suster ngesot. Dia terlalu mirip atau bahkan jauh lebih mengerikan. Rambutnya yang acak-acakan dan hanya berjalan dengan sikunya, jauh lebih mengerikan dari suster ngesot.

"Dimana kakiku… ?"tanyanya lagi

"Rel kereta Meishin,"ujarku

"Dari mana kau tau?"tanyanya lagi

"Kashima Reiko-san lah yang memberitahuku,"ujarku lagi

"Siapa aku?"tanyanya lagi

"Kashima ups… "

Dengan cepat ia segera menuju ke arahku seraya mengeluarkan sabitnya. Segera ku keluarkan pisau perakku dan menahan serangannya. Untuk ukuran youkai tak berkaki dia bisa dibilang cukup kuat, atau lebih tepatnya sangat kuat. Aku segera mundur saat ia terus menekan sabitnya.

"Cih… Ichi cepatlah! Aku tidak bisa menahannya lebih lama,"gumamku lagi

End Of Hisagi Pov`s

Ichigo Pov`s

"Ini tempatnya,"ujar Akaname lagi

"Baiklah, ayo gali," ujarku

Lalu kami pun mulai menggali tempat itu dan-

"Hya! Kaki! " sorak Kaien shock.

"Bagus, ayo gali lagi,"ujar Kusaka

Kami terus menggali hingga ahirnya kaki atau tepatnya bagian bawah tubuhnya berhasil di temukan. Lalu kami segera kembali ke asrama dan mencari Hisagi yang saat ini pasti bertarung dengan Kashima Reiko.

"Hisa!" teriak Kaien

"Ketemu Kakinya?" tanya Hisagi yang masih menahan serangan dari Kashima Reiko tersebut.

"Iya,ini," sorak Kaien yang langsung ngelempar Kaki itu tepat ke arah Kashima Reiko.

"Kakiku… T-terima kasih… "ujar Kashima Reiko lagi lalu menghilang.

"Hah, syukurlah. Ahirnya selesai juga ya,"ujar Kaien

"Ayo kita kembali ke asrama,"ujar Kaien lagi.

"Iya,"ujar yang lain.

Ahirnya kami pun kembali ke Asrama kami untuk beristirahat.

End Of Ichigo Pov`s

The EnD

"Huwa! Napa jadi Gaje gini?Mana kesannya juga kayak film action. Woi!Shu,"sorak Hikary

"Hehehe, habis gue juga takut ngebaca legendanya, apalagi setelah baca notesnya. Kalau membacanya maka akan datang dalam waktu sebulan,"ujar Shuukai lagi

"Woi! Emang dia bisa menyeberang?"protes Yukineko

"Kenapa tidak. Oke, Makasih banyak pada Yuzuna Yukitou-san dan Prince akuma Kazuhito yang sudah setia mereview fic-fic gaje dan nggak jelas ini,"ujar Hikary lagi

Tap… Tap… Tap…

"Loe sia- Gya!"sorak Yukineko lalu ngacir.

"K-k-K-"

"Gya! Kitsune! Kawai!"sorak Hikary

"Ugh… "

"Miaw… "

"Wah! Nek- Gya! Ba-Bake Neko!"sorak Hikary lalu ngacir

"woi… Gue jangan ditinggal! Oke ditunggu reviewnya. Chapter selanjutnya BakeNeko to Kitsune!"Jya nee!"sorak Shuukai lalu ngacir