Title : Naruto : MAKE DESTINY PART I

Genre: Adventure( dengan sisipan Romance, Humor dan Family)

Disclaimer: Naruto bukan Punya saya tetapi milik Mr. Masashi Kishimoto

Rating : R

Pair : Naruto x ?

Warning : gaje, OC, OOC, Typo(mungkin), dan masih banyak lagi.

Balasan review

Naruto akan memiliki mokuton, tapi masuh lama. Mungkin pada part ke dua dari fictku ini. Perkiraanku sekitar chapter 50 atau 60 chapt pertama akan selesai.

Dan kekuatan naruto akan diketahui semua orang pada saat final exam nanti. Sasuke akan balas dendam pada itachi, plus pada naruto. Alasannya kenapa? Nanti pada akhir chapter pertama akan ketahuan.

Tentang tulisan junin, mksudnya jounin. Maaf banyak kesalahan karena kalau tiba tiba ide masuk kedalam kepalaku, tulisannya kadang kadang sudah kurang diperhatikan karena takut hilangnya ide. Menyelelesaikan fic ini adalah tujuan utama jangan sampai kandas ditengah jalan.

Tentang clan uchiha akan dibahas pada chapter yang lain. Dan kuchiyese, pada bagin pertarungan dengan hashirama senju edo tensei akan ketahuan

Make destiny

Kepedihan

.

.

.

.

.

.

.

Di kantor hokage, yondaime hokage duduk dengan menatap kearah langit di kursinya. Dia mencoba menengkan perasaannya mengingat masa 6 tahun berlalu dengan cepat. Pikirannya melayang keputra jinjurikinya menma namikaze senju.

Kemampuan menma kini bisa dibilang high chunin dan low junin. Menma mamiliki 3 element dengan primari angin. Menma manguasai element angin dengan baik selevel high jinin. Sama halnya dengan elementnya yang lain. Mokutonnya masih belum terlalu ia kuasai karena susahnya mengontrol mokuton. Namun perkembangannya sangat pesat untuk mokutonnya.

Dia bisa melakukan kukai koten selevel gurunya tenzo meski hanya 30 % dari level hashirama senju dan 50 % penguasaan pergerakan pohon. Namun itu tidaklah susah karena dia masih banyak memiliki waktu karena dia masih sangat muda.

Chakra controlnya sedikit lebih bagus ketika tsunade memutuskan memfokuskan pada chakra control 1 tahun terakhir. Tsunade melatih menma taijutsu super stength namun menma susah menerapkannya mengingat membutuhkan control chakra yang baik.

Menma juga telah menguasai rasengan meski membutuhkan kage bunshin karena lagi lagi masalahnya chakra control. Semua rata rata bermasalah pada chakra controlnya.

Untuk taijutsunya, menma bisa menjadi chunin dengan mudah hanya kurang pengalaman saja. Dia memiliki taijutsu style namiikaze dan uzumaki dari sisi ayah dan ibunya. Perpaduan mengerikan dengan kecepatan milik namikaze dan gaya tidak bisa diprediksi milik uzumaki.

Dia payah diasisi fuinjutsu dan kenjutsu. Menma sangat tidak menyukai kenjutsu dengan bergantung pada pedang menurutnya. Dia hanya menyukai pertarungan langsung tangan kosong tanpa menggunkan senjata.

Untuk fuinjutsu dia sangat tidak suka membaca huruf kanji yang menurutnya hanya membuang waktu dan membingungkan. dia bisa mencapai sampai level 4 dan memutuskan berhenti mempelajarinya karena level 5 sangat susah. Level lima adalah level transisi dari pemula menjadi medium, dan kanji yang dibutuhkan adalah yang baru.

Ini diartikan dia harus mempelajari kanji baru juga tehknik terbaru pada fuinjutsu level 5 itu. Minato dan kushina hanya menarik napas saat melihat menma yang dengan tegas menolak itu.

Menma selalu mengejek naruto karena dia hanya belajar ninjutsu madic seperti tsunade. Menma mengira naruto tidak bisa menggunakan human strength seperti dirinya. Pikirannya naruto sangat berada jauh dibawahnya dan dia dipanggil suster oleh menma dengan nada banci.

Disis lain, naruto mendapatkan gelor looser dari penduduk dan shinobi konohagakure karena levelnya yang jauh berada dibawah adiknya. Alasan yang lain juga karena dia adalah saudara tertua dalam krluarganya namun tidak dipercaya oleh namikaze minato sebagai clan head. Hal itulah yang menjadi dasar tiap ejekan untuk naruto.

Naruto sungguh berada diluar pemikiran minato namikaze. Sangat jarang ia melihat naruto dalam seminggu. Naruto juga tumbuh menjadi seseorang yang sangat dingin serta tidak memiliki teman seumurnya, bahkan 1 pun kecuali tsunade dan sandaime.

Naruto sering ingin dibunuh oleh uchiha dan dijadikan target utama karena dia orang terdekat shisui, terlebih ditemukannya pesan pesan shisui pada naruto di apartemennya. Pesan yang mengatakan keberadaannya jika ada misi dan tulisan tulisan mereka berdua. Kebencian mereka bertambah mengingat shisui adalah salah satu orang yang terlibat langsung pada pembantaian uchiha clan.

Tsunade ingin menghancurkan mereka yng selalu ingin menghacurkan dan menghina naruto, namun naruto selalu melarang tsunade dengan alasan biarkan mereka melakukan apapun sesuai kemauan mereka.

Tsunade hanya bisa terkagum kagum melihat sifat rendah hati dan kesabaran milik naruto. Hidupnya sudah sangat tragis dengan nasib yang ia alami. Dia tau betul apa arti kesendirian ditengah keramaian. Dari pertama dicueki orang tuanya dan kemudian dia bertemu shisui sebagai sosok keluarga baginya namun dia tewas dan menjadi miss nin. Tsunade hanya bisa menarik napas panjang bila membayangkan penderitaan naruto.

Namun satu hal yang tsunade tidak inginkan dan benar benar membuat tsunade khawatir, sifat naruto yang sangat haus pada kekuatan. Naruto sangat membenci kelemahan terlihat jika ia melihat suatu kesalahan sedikitpun pada latihannya maka ia akan sangat tidak menyukai itu. Dia menginginkan kekuatan yang sempurna tanpa kelemahan.

Minato tidak pernah habis pikir tentang sedikitnya pengetahuan yang ia miliki mengenai naruto. Berbanding terbalik dengan menma yang ia tau semua hal tentang dirinya. Naruto memang menutup dirinya pada mereka dan mereka menyuekinya. Tidak pernah terlintas dipikiran mereka tentang naruto dan bagaimana jika mereka mendekatinya.

"Memikirkan tentang apa minna kun?" Suara seorang perempuan berambut merah dengan pakaian merah meyalla menghias tubuhnya. Kimono seperti japanese style.

"Apa kita melakukan sesuatu yang salah?" Tanya minato pada kushina istri tercintanya. Kushina berjalan kearah samping minato dan merangkul di punggungnya

"Jangan bilang kau selingkuh" ucap kushina dengan menggertak minato.

"N-no.. Bukan itu.. " Jawab minato menatap kushina khawatir sedikittakut dengan perkataan kushina yang disisupi dengan tatapan mematikan

"Lalu tentang apa? Diluar lagi ada pesta dan kau masih disini.. "Ucap kushina menarik napas lega setelah mengetahui prediksinya salah.

"Hm.. Ada yang mengganggu pikiranku" jawab minato dengan memandang foto diatas mejanya. Difoto itu ada dua foto keluarga mereka, dengan kushina menggending seorang bayi dan minato memegang bayi tersebut juga. Foto kedua dengan bocah berusia 6 tahun berambut merah bermata biru dengan 3 pasang whisker diwajahnya berdiri dihadapan minato sedang kushina menggendong bayi dengan rambut merah.

"Apa yang salah dengan foto itu mina kun. Semuanya normal" ucap kushina dengan sedikit bingung menatap kearah foto keluarganya.

"Naruto" ucap pelan minato membuat kushina menatap minato penasaran

"Ada apa dengannya? Apa dia berbuat onar lagi?" Tanya kushina sedikit geram.

"Tidak.. " Jawab minato dengan lemas menatap kushina sambil memperlihatkn telapak tangannya pada kushina.

"Apakah kau merasa naruto adalah anak kita?" Tanya minato pelan membuat kushina menjadi risau.

"Dia anak kita minato. Kau tau jelas saat kahirannya dia yang lahir pertama lalu menyusul menma chan. Kenapa kau katakan itu?" ucap tegas kushina menatap minato. Minato mengambil foto keluarga diatas mejanya itu dan memperlihatkan pada kushina.

"Dia tidak ada disini" ucap minato dengan sedih. Kushina mengerti dan melebarkan matanya shok sadar seketika dengan apa yang mereka lakukan. Dadanya seperti menerima tusukan subah benda tajam yang menembus jantungnya.

"Ap-apa yang.. Ki-kita lakukan padanya..." Ucap shok kushina menatap minato memegang kedua bahu minato sedikit depresi

"Aku akhir akhir ini berpikir dengan semakin banyaknya yang membenci naruto dan menginginkan dia dihukum atas hubunganya dengan shisui." ucap minato dengan sedikit sedih pada nada perkataannya. Kushina perlahan menundukan wajahnya.

"Aku juga terkadang tidak bisa berpikir jernih tentang naruto. Aku bahkan hampir tidak mengetahui apapun tentang dia, apa yang dia suka, tidak suka, hobi, cita cita. Semua.. Aku tidak habis pikir ayah macam apa aku ini" ucap minato dengan sedikit penyesalan menunsuk menatap kedua telapak tangannya.

"Dan foto ini menjadi bukti kalau kita tidak pernah menganggap naruto ada. Kita hanya fokus pada menma. Aku mencoba mengingat kembali masa masa dulu dimana kita selalu menolaknya jika dia meminta latihan denganku, atau sekedar ingin menghabiskan waktu bersamaku ... Aku... Aku menolaknya... " Ucap lanjut minato dengan sedih menatap kedua telapak tangannya yang kini bergetar.

"Kita hanya melihat dia jika sedang bermasalah dan memarahinya tanpa tanya siapa yang salah, saya jadi berpikir tentang apa yang ia lakukan selama ini hanya mempertahankan diri. Tidak seharusnya kita menghukumnya tanpa bertanya alasan ia melakukan itu" ucap minato mencoba menahan air mata namun tidak bisa dibendung lagi.

"Cukup.. Cukup.. Minato..." Ucap kushina dengan tangisnya.

"Ayo kita ambil dia kembali dari tsunade, dia anak kita bukan anak tsunade" ucap kushina dan melangkah keluar

"Aku ikut.. Dia pasti sedang bertugas si rumah sakit" ucap minato dan mereka menghilang dengan kilatan kuning.

Di atas patung shodai seorang blonde jabrik pobi dangai miring menutup mata kirinya tinggi sekitar 150 cm dengan postur atletis, bisa dibilang cukup kekar. Dia memiliki wajah tampan yang bisa menghipnotis semua gadis di desa konohagakure. Tatapan dinginnya bisa membuat seluruh gadis konoha rela merangkak selamanya hanya untuk bisa bersamanya.

Dia sedang menatap kearah konohagakure yang sedang mengadakan pesta peringatan tragedi kyubi. Pesta megah karena bertepatan dengan ulang tahun sang pahlawan konoha menma namikaze senju. Pesta megah ini sengaja dibuat untuk menma seorang.

Dia menatap sayu ke terangnya lampu yang menghiasi konohagakure saat itu tapi sesungguhnya pikirannya sedang melayang di udara. Tatapan kosongnya membuat lamunannya mengingat kembali tragedi masa lalu dan apa yang telah ia gapai.

Flaahback

Satu bulan yang lalu, di training ground senju clan. Naruto berdiri dengan kokoh menggunkan taijutsu buatannya sendiri seperti prinsip gerakan yin dan yang (taichi style). Dihadapannya seorang dengan style yang berbeda.

Steyle khas seperti monyer dengan dua jari, jari telunjuk dan jari tengah didepan. Kaki kanan kedepan dan ditekuk sedang kaki kiri dibelakng di tekuk juga seperti kaki kanan. Dia adalah sarutobi hiruzen sandaime hokage dengan memakai satu set pakaian hitam ketat begitu juga naruto.

"Ok kedua sisi bersiap" teriak seorang tsunade senju di sisi bagian training ground.

"Hai" jawab dua guru dan murid yang berada salam masing masing style mereka.

"Sparing ini untuk melihat perkembangan naru chan selama latihan bersamaku dan sensei. Di perbolehkan menggunakan semua kemampuan dan keterampilan dunia shinobi, kuchiyese dan semuanya. Tidak boleh membunuh. MULAI" teriak protektor sparing all out antara dua sosok di tengah trainung ground. Tsunade senju kali ini bersikap seperti protektor pada exam

"Siap naruto kun.. " Ucap sandaime dengan senyum menatap kearah naruto. Perlahan naruto mengngguk tanpa melepaskan tatapannya pada gurunya itu.

"Kapanpun.. Jiji sensei" jawab naruto dengan sedikit senyum.

'Jiji sensei memiliki ton pengalaman dalam pertarungan. Melawan seorang kage sangat menarik dan menambah pengalamanku' pikir naruto menatap sandaime

'Naruto kun memiliki pukulan human strength tsunade chan. Menurut tsunade chan gerakannya sangat cepat dan menguasai shunshin no jutsu seperti shisui kun. Jika dipadukan dengan element raitonnya, kekuatan pukulannya 2 kali lipat pukulan tsunade chan dan kecepatannya meningkat drastis. Tapi dia masih kurang pengalaman. Saya rasa saya harus mengagetknnya' pikir sandaime kemudian langsung meluncur dengan kecepatan high junin menyerang kearah naruto dengan dua jari.

Naruto melihat kecepatan sandaime menyipitkan matanya berkonsentrasi full.

'Dia ingin mengejutkanku dengan kecepatannya yah.. Taktik yang bagus jiji. Tapi dalam hal kecepatan saya tidak akan kalah' pikir naruto melihat pukukan tangan sandaime. Dia menangkisnya dengan tangn kirinya kemudian memukul sandaime dengan tangan kanannya kearah wajah sandime.

Sandaime menangkis serangan naruto dengan tangan kirinya berputar dengan cepat menendang naruto dengan tendangan berputar dengan cepat menggunakan tumit kirinya. Naruto menangkis dengan kedua tangannya mendorong naruto kebelakang beberapa langkah.

'Sial tendangan jiji sangat keras' pikir naruto kembali ke standnya langsung menyerang sandaime dengan kecepatan yang sama saat sandime menyerang naruto. Naruto langsung memberikan tendangan menyamping kehadapan sandaime yang belum sempat berdiri karena efrk tendangan putarnya.

Sandaime menunduk berdasarkan insting dan pengalaman bertarungnya menghindari serangan naruto. Naruto yang kini stabil memberikan tendangan menusuk membelakangi sandaime yang menunduk. Sandaime menangkis kaki naruto menggunakan lengan kanannanya. Naruto yang melihat itu hanya bisa memberikan seringai diwajahnya.

Sandaime melebarkan matanya melihat ekspresi naruto dan saat kaki naruto ia tahan.

'Sial.. Tendangannya seperti tsunade chan' pikir sandaime menaikan lengan kirinya untuk menahan gerakan kaki naruto yang kini menggunakan dua tangannya. Sandaime terlempar kebelakang beberapa meter seperti naruto.

Disisi lain, tsunade senju yang menjadi pengamat pertarungan menatap kagum pada perkembangan muridnya yang menerima dengan baik ajaran human strengthnya.

'Sarutobi sensei dan naru chan sepertinya seimbang dalam kecepatan' pikir tsunade mengamati pertarungan mereka.

'1 sama skor mereka kini.. Hehehe sensei, bagaimana pukulan naru chan' pikir seringai jahat tsunade melihat gurunya terlempar kebelakang seperti naruto.

Sandaime kembali menyerang naruto dengan kecepatan tinggi menghilang dalam gerakannya menyisakan bayangan seperti bekas pergerakannya. Naruto tidak mau kalah dan menghilang dalam kecepatan yang sama.

Hanya terlihat bayangan bayangan pada gerkan mereka seperti pertarungan dua kage hebat. Suara perpaduan dua logam terdengar jelas dipertarungan mereka itu menghiasi indahnya sparing all out mereka. Diakhir gerakan, terlihat jelas sandaime menendang keras kearah perut naruto menggunkan kaki kanannya. Naruto yang tidak sempat melihat gerakan sandaime melebarkan matanya menerima tendangan sandaime

Brook

Tendangan itu menusuk perut naruto. Naruto memejamkan sebelah matanya kesakitan menerima tendangan sandaime. Naruto melayang keudara terlempar oleh tendangan itu. Naruto tidak membuang kesempatan itu melihat sandaime membelakanginya akibat pengaruh kerasnya tendangannya. Naruto lanngsung melakukan handseal dengan cepat

Katon : ryuuka no jutsu

Naruto menyemburkan api dari mulutnya berskala 4 meter dengan bentuk kepala naga mengaung dari mulut naruto yang berada di udara. Sandaime melirik naga api itu sekilas

'Pikiran yang bagus naruto kun.. Dan jutsu B high low A rank.. Tapi belum cukup untuk mengalahkanku' pikir sandaime melompat kedepannya dengan cepat menghindari katon naruto

Booooom

Ledakan pun terjadi menimbulkan asap tebal bercapur debu ditengah arena. Naruto mendarat dengan sempurna sambil memegang perutnya yang masih sakit menatap kearah asap bercampur debu di tengah pertarungan mereka.

Doton : yomi numa

Naruto melebarkan matanya saat mendengar suara sandaime menyerukan jutsunya. Tanah tempat berdiri naruto seketika menjadi lumpur yang menbuat naruto susah untuk berdiri. Naruto yang bertahan menjaga keseimbangan goyah akibat susahnya bergerak dilumpur buatan sandaime yang terus bergerak itu. Asap dan debu menghilang memperlihatkan sandaime yang masih melemparkan suriken pada naruto kemudian melakukan handseal berakhir dengan tiger

Suriken kage bunshin no jutsu

Sebuah suriken yang sandaime lemparkan berubah menjadi puluhan menyerang kearah naruto. Naruto mengankat tangan kirinya ditengah susahnya ia berdiri dan menerapkan handseal tiger

Shunshin no jutsu

Bisik pelan naruto menghilang dengan cepat kesamping kanannya sekitar 6 meter dengan kilatan petir. Serangan suriken sandaime akhirnya hanya bisa menyentuh angin semata.

"Huh.. Hampir saja" ucap pelan naruto menatap suriken menancap dilumpur jutsu sandaime yang perlahan berubah menjadi tanah.

Di sisi lain, tsunase senju kembali tersenyum melihat naruto yang selamat dari jutsu A rank milik sandaime itu. Dia menatap naruto dengan penuh kebanggaan

'Bagus.. Jadi dia sudah bisa menggunakan dengan baik shunshin no jutsu level 3 nya itu' pikir tsunade.

Itu adalah shunshin no jutsu terbaru naruto yang bergerak dengan kecepatan kilat merivali hiraisin, dengan handseal satu tangan. Shunshinnya itu hanya bisa dalam jangkauan maksimal 20 meter saja dengan konsentrasi dan chakra yang lumayan.

"Begitu ya.. Akhirnya kau sudah menguasai dengan baik jutsu buatanmu sendiri naruto kun" puji sandaime menurunkan tangannya dari handsealnya sambil tersenyum.

Kini jarak mereka sekitar 11 meter dengan di tengah agak kiri antara mereka ada kawah seluas 5 meter akibat jutsu katon naruto.

"Begitulah jiji sensei.. Tapi masih agak sedikit susah.. ' Jawab naruto serius menatap sandaime. Sandaime mengangguk perlahan dan menatap naruto dengan serius

"Baiklah.. Pelajaran kedua, ninjutsu" ucap sandaime melakukan handseal dengan cepat langsung menghirup udara membengkakan dadanya.

Katon : karyu endan

Sandaime menembakan api berskala 5 meter berbentuk semburan seperti lonjong menyerang naruto dengan cepat. Naruto tidak tinggal diam dan melakukan handaeal dengan cepat. Dia menutup handsealnya dengan memperlihatkan telapak tangannya pada sandaime. Ibu jari dan telunjuknya saling bertemu membentuk segitiga dengan telapak tangannya lurus

Suiton : suinjiheki no jutsu

Teriak naruto dengan sedikit keras. Seketika muncul gelombang air membentuk lingkaran berputar seperti tornado mengelilingi tubuhnya. Tinggi gelombang putaran air itu sekitar 10 meter berskala 4 meter untuk daerah lindungannya.

Sandaime perlahan menghilangkan jutsu katonnya dari mulutnya terkagum kagum menatap jutsu air naruto.

"Jadi kau sudah menyempurnakan tekhnik suiton nidaime sama" ucap sandaime dengan senyum menatap naruto yang kini menurunkan air penghalang jutsu sandaime.

"Begitulah.. Sekarang.. Saatnya serangan balik" jawab naruto melakukan handseal dengan cepat

Suiton : daibakufu no jutsu

Teriak naruto dengan pelan. Seketika genangan air sissa jutsu naruto membentuk sebuah gelombang yang meninggi sekitar 8 meter dihasapan naruto. Lalu dengan cepat menyerang kearah sandaime seperti sebuah ledakan gelombang air.

Disi lain tsunade senju menyempitkan matanya melihat tekhnuk suiton kakaknya itu berhasil naruto kuasai.

'Naru chan.. Kini kau bisa mudah menjadi high elit jounin dengan ninjutsumu. Dan mungkin akan seimbang dengan taijutsu plus sharinganmu. Sarutobi sensei maaih menahan diri, begitu juga kau naru chan, belum menggunakan sharinganmu. Pertarungan ini pasti akan seru' pikir tsunade kagum pada naruto.

'Dia melakukan A rank jutsu dengan santai.. Tsk.. Kau memiliki chakra monster naruto kun.. ' Pikir sandaime melakukan handseal kembali

Doton : doryujoheki

End

'Ni san.. Diamana kau sebenarnya... Kenapa kau pergi meninggalkanku aku kini sudah kuat.' pikir bocah itu sedih.

Dia sedang memikirkan seseorang yang selalu ia panggil nisan. Ni sannya yang telah 6 tahun menghilang entah dimana. Pikirannya selalu pada sosok shisui uchiha beberapa bulan terakhir dia sangat merindukannya

"Namikaze naruto"

naruto berbalik ketika mendengar suaranya dipanggil dari belakang dan melihat 3 shinobi selevel junin, 1 dari konohagakure, dan dua dari iwagakure. Dari konohagakure menggunakan pakaian junin normal, rambut pendek dengan tinggi sekitar 178 cm. Bola mata merah dengan 3 tomoe bersinar dimatanya menatap naruto.

"Saya akhirnya dapan menuntut balas pada kematian ayahku dengan membunuhmu" ucapnya dengan geram menatap naruto melepaskn KI yang cukup besar.

Disis lain, seorang iwa nin berbadan besar dengan rambut sebahu cokelat. Tinggi sekitar 185 cm hidung sedikit besar. Ada katana dibelakangnya menghiasi punggungnya.

"Dan serahkan tubuhnya untuk dieksekusi di iwagakure uchiha san" ucap sosok besar tersebut

Iwa lainnya dengan tinggi yang hampir sama memakai hita itae iwahagakure dilehernya. Di samping kiri pinggangnya ada samurai menghias dengan tangan kirinya diatas pegangan samurainya itu

"Momo sama rencana kita sepertinya berhasil dengan bantuan dari surimo uchiha" ucap si junin itu denganswdikit senyum menatap naruto

"Kau benar kura san, tsuchikage sama akan senang dengan hasil tangkapan kita" ucap momo memberikan seringai jahatnya.

Naruto perlahan berdiri dan berbalik menatap mereka membelakangi pesta di konoha gakure. Dia menatap kearah uchiha surimo dengan tatapan datar tanpa ekspresi

"Sejak kapan uchiha clan bekerja sama dengan iwa?" Tnya pelan naruto ditengah jarak 10 meter yang memisahkan mereka.

"Sejak aku merencanakan membunuhmu karena apa yang sisui pada keluargaku " ucap surime menipiskan pandangan ya menatap naruto tajam seolah ingin meremukkan badannya.

Naruto hanya menutup mata dan menrik napas panjang. Dia lalu dengan santai melipat kedua tangan didadanya membusungkan dadanya arrogant dihadapan 3 junin tersebut.

"Begitu yah, jadi semua karena dendam yang tidak aku lakukan, menarik..." Jawab pelan naruto.

"tapi apa kalian bisa membunuhku?" tanya naruto dengan nada sombong. Ekspresi dari tiga junin itu sangar geram pada naruto yang memandang remeh mereka.

"Apa susahnya membunuh bocah sepertimu" ucap nya dengan senyum sadist.

"Ayahku adalah salah satu elder dari uchiha clan. Aku menemuinya saat menjelang kematiannya dan menceritakan semuanya sebelum dia tewas. Dia menginginku membunuh shisui, tapi dia menghilang dan kini aku akan membunuhmu" ucapnya menatap naruto. Dia lalau menarik napas panjang melirik kearah dua junin iwagkure disampingnya itu

"So.. Menurut dugaanku kau akan membunuhku karena kemungkinan saya tau dimana shisui berada?" Tanya naruto dengan sedikit penasaran. Surime uchiha menghela napas sebelum menatap naruto. Tatapan kagum akan analiasa dari naruto. Angin yang berhambus dan percikan percikan cahaya kembang api membuat wajah surime sedikit jelas dengan bekas luka menyilang dipipinya seperti batosai.

"Memang benar kau cukup genius dalam analisa" ucpa surime dengan seringai evilnya menatap naruto.

"Sepertinya kalian akan sangat kecewa dengan hasil yang akan kalian dapatkan" jawab natuto memejamkan matnya

"Hahahaha.. " Ucap surime dengan tertawa sekeras kerasnya menatap kearah naruto. Dia seolah mengejek naruto akan kegeniusnannya itu membuat dua iwa nin sedikit bingung

"Seorang bocah bisa mengalahkan junin, dan seorang uchiha, tidak mungkin bocah" ucap surime dengan senyum dan tawa kemenangan memandang remeh naruto.

"Bahkan seorang genin bisa membunuh kage jika dia inginkan" ucap naruto dengan sinis

"Kabar mengatakan anak minato namikiaze memiliki DNA hashirama senju?" Tanya momo dan surime mengangguk menatap momo.

"Berarti dia memposes mokuton?" Tanya lanjut momo sedikit shok bercampur penasaran terlihat jelas diwajahnya dan rekannya.

"Well no.. Dia tidak memiliki mokuton. Saudara kembarnya yang memiliki mokuton sedang dia memikiki regenerasi super senju hashirama". Jawab surime uchiha membuat dua iwa nin mengangguk

"Baegitu yah" ucap iwa nin dengan pebgetahun baru dikepala mereka.

'Menarik jika onoiki sama tau, dia akan memasukannya keDNA nya membuat tubyhnya memiliki umur yang panjang' pikir momo dengan semangat menatap naruto.

Naruto mentatap datar pada mata sharingan 3 tomoe diahadapannya itu. Mata merah memecah kegelapan bagai sepasang mata hantu yang mengawasi anak manusia sebagai mangsanya. Naruto kembali meutup mata dan menarik napas dalam dalam

"Dugaan saya kau tidak memiliki pengetahuan tentang genjutsu menggunakan sharinganmu" ucap naruto dijawab anggukan pelan

"Bagaiman kau tau?" Tanya surime

"Karena jika dari tadi kau memilikinya kau akan menggunakannya padaku" jawab simple naruto

"Kau menerobos apartemen shisui dan mencari scroll berharap ada yang membatu dengan sharinganmu bukan?" Tanya naruto

"Kau memang sangat genius" ucap surime uchiha

"Apa kau tidak membaca pesan kotak rahasia tempat menyimpan pesan ditempat biasa?" Tanya naruto membuat uchiha melebarkn matanya shok tak percaya dengan apa yang ia dengarkan

"Semua scroll shisui ada disitu, tempat yang dilindungi genjutsu dimana hanya mangekyou sharingan yang dapat mengetahuinya. Saya mengrtahuinya karena saya menghafal lokasinya." Ucap naruto dengan senyum menatap surime yang makin penasaran

"Dimana itu.. Katakan sebelum saya membunuhmu"gertak surime melepaskan KI nya membuat naruto tertawa tipis meremehkan surime.

"Tenang.. Kau melepaskan KI yang membuat anbu akan tertarik padamu" ucap ejek naruto dan sekietika surime menurunkan KI nya.

"Surime.. Kau jangan macam macam. Jika anbu datang tamatlah riwayat mu" ucap gertak momo menatap surime namun surime hanya fokus pada naruto.

"Di penyimpanan itu ada juga scroll tentang kemampuan spesial 3 tomoe sharingan yang hanya bisa dibaca setelah memposes tomoe ketiga" ucap naruto pelan dengan surime memperhatikan dengan jelas

"Dan disana yang paling penting, ada tablet uchiha yang sangat penting dimana tablet itu bisa memberitahukanmu. Tentang cara mengaktifkan Mangekyou sharingan dan kemampuan tiap Mangekyou sharingan yang diduga hilang bersama madara." ucap naruto menatap serius menatap surime

Naruto terus memancing emosi surime dengan memompanya memberikan informasi tentang sesuatu yang ingin sekali ia ketahui. Bisa dilihat jelas bahwa surime arrogant power hungry seperti mayoritas uchiha.

"KATAKAN BOCAH SEBELUM SAYA MENGELUARKAN ISI JANTUNGMU" teriak surime yang sudah tidak than lagi.

"Kalian mau bermain?" Tanya naruto dengan menurunkan kedua tangannya menatap 3 jounin beda desa itu.

End

Yo.. Akhirnya chapter ini selesai juga. Lanjutan berikutnya adalah tentang pertarungan dan reaksi tsunade..

Saya sudah memutuskan saya akan mengupdate 2 kali 1 minggu. Antara selasa dan rabu, kemudian yang kedua jumat dan sabtu. Semoga kalian tidak kecewa pada chapter ini.

Seperti biasa, tulisannya mungkin masih banyak kekeliruan, harap dimaafkan. Mohon review karena semua review sangat bermanfaat untukku melanjutkan fic ini.. Thanks..