CHAPTER VII: THE MYSTERIOUS HACKER!
"Masalah system dalam Radiant garden ini? Jangan-jangan……" kata-kata Leon terhenti sejenak." Bagaimana jika kita semua pergi ke Ansem Study dan men-check kerusakan system disana? Aku punya firasat buruk terhadap semua ini….." lanjutnya lagi.
"yah….aku juga setuju akan perkataan Leon, aku juga berprasangka buruk akan ada sesuatu yang buruk menimpa dunia Tron dalam Space Paranoids." Timpal Sora.
"Space…paranoids….?? Tron? Apa itu?" Tanya Riku dengan wajah bertanya-tanya.
"Oh….itu….Space paranoids adalah tempat dimana data-data dari M.C.P (Master Computer Program) terkumpulkan disana. Yang aku takutkan sekarang adalah keadaan disana sekarang…" Jawab Sora terhadap pertanyaan Riku.
Riku pun mengangguk mengerti. "Kalau begitu mari kita sekarang kesana juga! Jangan sia-siakan waktu kita yang sempit ini lagi."
"Tunggu dulu, aku ikut!" seru Cid seraya bangkit dari tempat duduk di depan komputernya." Aku juga ingin tahu masalahnya dan barangkali aku dapat menyelesaikan masalah tersebut. Dan…..Leon, bisakah kau bersama Yuffie membantuku memperhatikan layar monitor ini? Hanya untuk berjaga-jaga bila ada orang-orang tak dikenal yang masuk…Kalau kau melihat sesuatu, beritahu kita melalui mini device ini." Cid pun menyodorkan sebuah device yang sama dengan yang ia berikan pada Sora.
Sora dkk pun mengangguk. Cid, Sora, Kairi, Riku, Yuffie, beserta Cloud pun mulai berjalan menuju ruang control dalam Radiant Garden….yaitu dalam "ansem study"
"Ansem study"
Sora dkk mulai memasuki ruangan computer tersebut perlahan serta mengamati sekelilingnya. Tak menunggu lama lagi, Cid langsung mengoperasikan computer dalam Ansem study.
"Bagaimana Cid?Apakah semua baik-baik saja?" Tanya Sora tak sabar.
Namun Cid yang sibuk mengetik sesuatu mengabaikan pertanyaan Sora. Raut wajahnya berubah serius seraya berusaha membuka akses dalam computer tersebut yang pastinya selalu diakhiri dengan tulisan, "PASSWORD INCORRECT"
"Ini masalah serius…..seseorang meng-hack computer ini serta mengubah password dan akses membuka computer ini…." Ucap Cid pada yang lainnya.
"Apa?! Aksesnya tidak bisa dibuka? Apakah tidak ada jalan lain?" Tanya Sora lagi kepada Cid.
"Ada satu harapan….yaitu dengan piringan disc yang kubawa ini." Cid merogoh kantong celananya dan mengeluarkan sebuah piringan disc berwarna merah." Disc ini berfungsi sebagai pembuka akses menuju tempat Tron dan melihat sendiri apa yang terjadi selagi kita tak dapat menemukan kode passwordnya."
Sesudah memasukkan piringan tersebut, Cid mulai mencoba mencari akses ke tempat Tron.
"Ah ada! Aku menemukan aksesnya! "Seru Cid.
"Benarkah??!! Kalau begitu, bisa kau transfer kami semua menuju dunia Tron?" Sora yang sudah tidak sabar ingin tahu keadaan Tron mulai mendesak Cid untuk segera membawanya kesana.
"Er…..aku belum selesai berbicara…..sebenarnya akses ini hanya muat mengangkut 1 orang saja berhubung terbatasnya kemampuan disc ini….." "Jadi, sepertinya aku tidak dapat mengangkut kalian semua kesana…" lanjut Cid.
"Satu orang? Berbahaya jika hanya seorang yang bisa masuk…..kurang lebih 2 orang untuk keamanan…." Ucap Riku kepada Cid.
"Yah…mau bagaimana lagi? Kemampuan disc ini terbatas karena belum ku up-grade." Ucap Cid seraya mengangkat bahu. " Yang jadi masalahnya siapakah yang bersedia masuk ke dalam dunia itu sendiri?"
Semuanya pun hening….sampai ketika ada jawaban dari seseorang.
"Aku." Jawab Sora mantap.
Semua mata tertuju pada Sora. Riku dan Kairi yang mendengar tersebut agak terkejut.
"OK, berarti sudah ada seorang yang bersedia. Bagaimana jika kita mulai sekarang Sora?" Tanya Cid yang sedang bersiap-siap membuka aksesnya.
"Yup. Transfer aku kesana sekarang." Jawab Sora seraya maju ke tempat dimana laser yang berfungsi mentransfernya waktu itu.
"Sora! Berhati-hatilah!" seru Kairi yang berada di dekat Riku dan Cloud. "Semoga kau dapat menemukan dan mengatasi masalah tersebut sendiri." Ucap Riku seraya mengangkat ibu jarinya.
Sora pun tersenyum pada Kairi dan Riku seraya mengangkat ibu jarinya sebagai balasan kepada Riku. " Jangan khawatir semuanya! Aku akan baik-baik saja!" Serunya lagi semangat.
"OK, mari kita mulai sekarang!" Cid pun menekan sebuah tombol. Sinar laser pun muncul dan mulai menyinari dan mentransfer seluruh badan Sora dengan cepat.
XXXXX
Sora membuka matanya dan melihat suasana dalam Space Paranoids. Masih dalam suasana dan baju khusus berwarna biru dalam space paranoids yang ia sudah lihat sebelumnya. Soal tempat…tampaknya ia berada pada "Simulation hangar". Sora mulai berjalan pelan menelusuri jalan di tempat itu. Tiba-tiba…..
INTRUDER ALERT! INTRUDER ALERT!
Sora hanya bisa mendengar suara tersebut berulang-ulang kali di telinganya. Nampaknya bukan hari keberuntungan baginya, Ia dikepung oleh beberapa Debugger . Sora pun mulai mengeluarkan keybladenya dan membasmi Neox-neox tersebut.
"huh…lagi-lagi Neox-neox ini mengkopi siasat para nobody dalam menguasai dunia ini…." Gerutu Sora sejenak seraya menghancurkan debugger neox yang terus muncul.
Satu Debugger di belakang Sora menyetrumnya dengan listrik tegangan tinggi. Namun serangan tersebut tidak terlalu berpengaruh pada Sora. Segera Sora menghancurkan para debugger sambil terus berlari menghindar ke "l / O Tower: Hallway"
"Tron!!!Dimana kau??? " Seru Sora yang terengah-engah dikejar Debugger dan Proto debugger .Ditengah perjalanan menuju "l / O tower: Communication room" pintu menuju kesana pun seketika ditutup dengan listrik-listrik bertegangan tinggi. 3 buah Neox lainnya pun turun menghalangi Sora.
Neox di tengah tampak sangat besar, berbentuk bulat oval dan memiiki sepasang tangan serta mata yang besar yang berfungsi sebagai laser di tengahnya, bagian tubuh berbentuk kerucut lancip dibawahnya berfungsi sebagai magnet untuk melayangkannya di udara. Neox tersebut berlapiskan baja dengan 2 buah Neox disampingnya yang berbentuk mirip satelit.
"INTRUDERS MUST BE DESTROYED…"
Sora pun melangkah mundur melihat Neox yang sangat besar tersebut. Ia mencoba untuk lari, tapi ia mengurungkan niatnya ketika melihat sejumlah debugger dan proto debugger jauh di belakangnya.
2 Satellite debugger itu berpisah dari Cyber Guardian di tengahnya dan membentuk formasi segitiga dengan Sora yang berdiri di tengahnya.
Sora yang melihat keadaannya berusaha untuk mengeluarkan blizzaga, thundara, serta magnet yang semuanya tak ada pengaruh bagi neox-neox itu. Tak lama kemudian, ketiga neox tersebut mengeluarkan laser-laser yang tepat mengenai Sora. Laser-laser listrik yang berkekuatan 4 x lipat lebih besar daripada serangan debugger tersebut menyetrum Sora dan menghilangkan kesadarannya dalam seketika. Armor biru yang dikenakan Sora yang telah terkapar tak berdaya tersebut mengeluarkan asap kelabu sebagai hasil serangan "Delta force" Neox-neox yang dashyat tersebut.
Sebelum para Neox berbuat tindakan selanjutnya pada Sora, beberapa makhluk berbentuk mirip robot kecil melompat dan menyerang Neox-neox itu dengan serangan mereka.
XXXXX
"Uh…." Sora membuka matanya perlahan dan berusaha bangkit. Namun beberapa luka serangan Neox tadi di tubuhnya membuatnya kesakitan.
"Hey? Kau sudah sadar Sora?" Sebuah suara terdengar di dekat Sora.
Agak terkejut, Sora berkata," T…Tron? Eh…apa yang terjadi ketika aku diserang oleh Neox-neox tersebut?"
"Berterimakasihlah padaku…aku berhasil mengalihkan pandangan neox-neox itu dengan robot-robot penjaga yang kubuat, dan setelah berhasil, aku cepat-cepat membawamu menuju tempat yang aman, yaitu di tempat yang telah selesai kubuat untuk keamanan pada saat situasi darurat.Neox-neox itu tak akan bisa menjangkau tempat ini!" Ucap Tron pada Sora.
Sora menghela nafas"Whew…tadinya kukira kau telah ditangkap oleh Neox-neox itu, dan ternyata dugaanku salah…… Ngomong-ngomong terima kasih ya atas pertolongannya!"
"Kau tak perlu berterimakasih padaku…bukankah suatu kewajiban untuk menolong teman?" ucap Tron lagi."Ngomong-ngomong kau datang kesini sendiri?"
"Yah….itu juga karena seseorang meng-hack computer system Radiant garden ini. Dan satu-satunya jalan adalah memakai disc yang diberikan Cid untuk mentransfer ku kesini, namun hanya satu orang yang bisa masuk. Yaitu aku sendiri…" Jelas Sora.
"hmm…iya, aku mengerti. Sekarang masalah kita disini adalah para Neox yang seenaknya mengatur system disini. Dan salah satu jalannya adalah menghancurkan Neox factory yang tidak jauh dari sini untuk menghentikan perkembangannya." Ucap Tron lagi.
"Kalau begitu mari kita pergi kesana sekarang juga! " Seru Sora.
"Hmm…sepertinya agak susah untuk menembus system pertahanan dalam pabrik itu….satu kesalahan saja, tamatlah kita. Dan aku tak pernah bisa masuk kedalam sana." Ucap tron seraya menggelengkan kepalanya.
"Kita tak pernah tahu sebelum kita mencoba, betul?" Ucap Sora berusaha menyemangati Tron. "Kalau kita tak mau mencoba untuk masuk ke dalam Neox factory, Neox disini akan semakin banyak dan semaki sulit untuk dikalahkan."
"Aku setuju dengan perkataanmu, Sora! Tidak peduli apa yang akan terjadi, setidaknya kita telah berusaha demi kepentingan dunia M.C.P yang sekarang adalah kau sendiri, Sora!" Ucap Tron setuju.
Maka mereka pun segera pergi menuju Neox factory yang tidak jauh dari tempat ini.
Apakah yang akan menanti mereka disana?
XXXXX
Neox Reference:
-debugger : (Jenis Neox yang menjadi parasit di computer, berkaki empat, dan memiliki mata di tengah yang berfungsi sebagai laser, tingginya kurang lebih 105 centi)
-proto debugger: (tipe debugger yang lebih kuat, tingginya sama).
-satellite debugger: ( Tipe debugger yang berukuran lebih kecil daripada debugger biasa. Berbentuk satelit, dapat melayang. Memiliki mata laser di tengahnya.)
-Cyber Guardian:( Merupakan Neox parasit yang bertubuh besar, memiliki mata laser yang 3x lipat lebih besar daripada debugger lainnya. Dilapisi dengan baja dan berwarna abu gelap. Neox ini adalah penjaga wilayah-wilayah tertentu dalam Space paranoids)
