Teacher's Problem
Ch 7:Kuro vs Hanny.
Balik lagi minna~. Saya Update lagi.
Yudanto:cepet amat updatenya
Biarin! Lebih cepat, lebih baik!
Yudanto:alesan.
Apa lo bilang?*death glare*
Yudanto:*pingsan seketika*
Yaaah, dia pingsan. Kalau begitu, mari kita balas review!
Yuki Hiiro:sebelumnya, saya ucapkan terimakasih karna masih setia membaca fic saya. Tenang, saya juga benci ulangan. KENAPA ULANGAN ITU TIDAK DIMUSNAHKAN SAJA?! #stress gara-gara UTS. Ehm, ini Update-annya. Silakan dinikmati (^-^)
Berhubung Yudanto masih belum bangun saya akan langsung membacakan Deslaimer
Desclaimer:saya hanya mempunyai fic ini saja. Selebihnya bukan milik saya.
"GIMANA NEEEHHH?!"jerit Azizah. "nyantai dulu bro! kita pikirin pelan-pelan dulu."Kata Raisa yang sudah kembali normal. "kita sudah membocorkan 2 info penting"Kata Hanny sambil memasang wajah seperti Japan yang lagi serius. "lo lagi kesel yak?"Tanya Atir. "darimana lo tau?" "kan, kalo elo lagi kesel, elo langsung jadi kayak Japan"Jawab Atir. "sudah, sudah! Mending kita suruh Hanny nyanyi aja!"Usul Safanah. "oke!"kata Hanny yang langsung merebut Gitar milik Naldy. "WOI!"seru Naldy. Tapi, dihiraukan oleh Hanny yang sudah mulai nyanyi sambil memainkan gitar.
"Saa saa Chichiue, oshyaku wa ikaga
Moshi moshi Hahaue, Moshi moshi Hahaue
Mukashi ni tabeta nikujaga no
Ano aji ga wasurerarenai no desu
Maru kaite chikyuu
Maru kaite chikyuu
Maru kaite chikyuu
Nihon to moushimasu
Marukaite chikyuu
Jitto mite chikyuu
Hyotto shite chikyuu
Nihon to moushimasu
Aa hitofude de
Mieru subarashii sekai
Hakumai wa saikou da
Appare da!
("Reigi reisetsu wo omonjiru tsustumashiyaka na watashi mo tamani wa youki na uta wo utau no sa")
Maru kaite chikyuu
Maru kaite chikyuu
Maru kaite chikyuu
Nihon to moushimasu
Maru kaite chikyuu
Hatto shite chikyuu
Funzori kaette chikyuu
Nihon to moushimasu
Aa hito nikomi de
Nakeru ofukuro no aji
("Shitataki wa hozome ga yoi")
Haretara higasa zenkai de
kakuremino!
Naa Naa aniue, maguro wo choudai
Tsuide ni aneue, wasabi wo oome ni
OIOI Ooji, heiwa wo chikaou
HAIHAI bouya (Souchi no tameni mo da)
Guigui Chichiue oshyaku wa ikaga
Moshi moshi Hahaue, Moshi moshi Hahaue
Mukashi ni tabeta nikujaga no
Ano aji ga wasurerarenai no desu
Kurashi no umami wa
shunkashuutou
Maru kaite chikyuu
Maru kaite chikyuu
Maru kaite chikyuu
Nihon to moushimasu
Aa hitofude de
Mieru subarashii sekai
Hakumai wa saikou da
Appare da!
Aa sekaijuu ni
Nemuru shiawase no Recipe
Shouyu ga areba anshin no
nagatabi da!" selesai Hanny bernyanyi, Tiba-tiba, ada sebuah suara. "sudah selesai menyanyi?"Tanya Kuro yang sudah berdiri di depan kelas. "sudah."Jawab Hanny sambil mengembalikan gitar Naldy.
"kau, kau, dan kau. Ikut aku"kata Kuro sambil menunjuk Hanny, Raisa, dan Vella. "memangnya kenapa?"selidik Vella. "jangan banyak Tanya. Ayo ikut aku ke kantor."Jawab Kuro. Raisa yang menangkap sinyal bahaya langsung bertanya. "apa yang kau dengar?" "semua yang kalian bicarakan tadi. Termasuk lagu itu."Jawab Kuro. Hanny tanpa ba bi bu lagi, langsung menyerang Kuro dengan salah satu stik drumnya. "aku terpaksa harus menutup mulutmu"Kata Hanny sambil mengayunkan stik drumnya. "sayangnya, aku menolak."Kata Kuro sambil menangkis serangan Hanny dengan Katananya yang masih disarungin.
"ayo kabur!"perintah Raisa yang diikuti oleh anggukan cepat dari seluruh bawahannya (ex. Hanny). "jangan harap bisa lari!"seru Kuro. Tapi, Hanny segera menghalanginya. "lawanmu adalah aku"Kata Hanny sambil merubah dirinya menjadi 2p!Hanny yang jauh lebih kuat dari diri aslinya.
"sial"Umpat Kuro sambil menyerang Hanny. Hanny menghindari serangan Kuro dan langsung melompat untuk menyerangnya dari atas. Sayang, Kuro mengetahuinya dan menangkis serangan Hanny. Kuro menyerang Hanny dari samping dan berhasil di hindari oleh Hanny.
Kedua orang itu saling menyerang dengan senjata masing-masing. Pertarungan pun terus saja berlangsung dengan keadaan imbang. Mereka sama-sama kuat, sama-sama cepat, dan sama-sama lihai.
"hebat juga kau"komentar Kuro. "kau juga. Meski aku tak terlalu kaget"balas Hanny. "heh. Kau benar-benar mengetahui kami."Kata Kuro sambil membuang katananya. "kami mengetahui kalian sejak lama."Kata Hanny sambil membuang sepasang stik drumnya. "sudah kukira" "kenapa tidak langsung bilang ke Pak Kiku?"Tanya Hanny sambil menyiapkan kuda-kuda. "bukan itu tujuan para Axis powers"Jawab Kuro sambil menyiapkan kuda-kuda. "HEEAAAHHH!" Kedua orang itu langsung melanjutkan perkelahian yang kini dilakukan tanpa senjata kecuali teknik beladiri masing-masing.
Perkelahian itu berlanjut hingga 1 jam lamanya. Tampak Kuro maupun Hanny sudah kelelahan. Dan mereka pun menyerang satu sama lain untuk yang terakhir kalinya. Bukk. Hanny terkena pukulan dari Kuro tepat di perutnya. Membuat Hanny pingsan seketika. "kuat juga ni anak."Gumam Kuro. "sudah kau dapatkan anak itu?"Tanya Kirana. "sudah. Tapi yang lainnya kabur." "tidak apa-apa. Ivan dan Katyusha sudah mengejar mereka."Kata Kirana.
Sementara itu, Vella merasa cemas. "kenapa Vell?"Tanya Nadhif. "kayaknya Hanny kalah."Jawab Vella. "tidak. Hanny tidak mungkin dikalahkan semudah yang kau pikirkan Vell."Kata Raisa. Tiba-tiba, Langkah Raisa terhenti. "kenapa berhenti Ra?"Tanya Syifa saat melihat Raisa berhenti. "kalian sudah lelah da~?"Tanya seorang laki-laki yang memakai syal. Tampak ada seorang perempuan dengan rambut pendek disampingnya. "Rusia dan Ukraina"desis Raisa. "ayo kita bersenang-senang da~"Kata Ivan dengan senyum manis tapi juga menyeramkan.
.
.
.
.
.
.
TBC
Huff! Selesai juga.
Yudanto:*baru bangun* lho? Ada apaan ni?
Nanti gue jelasin. Oh ya! Sebenarnya semua murid 8-19 punya 2p! kecuali Haikal karna dia sudah dalam 2p!nya sendiri dari awal.
Yudanto:akhir kata, RnR please?
