.

.

###

NEKOYA!

Chapter 6 – 'Boyfriend Candidate'

Park Chanyeol (21 th.) & Byun Baekhyun (28 th.)

###

.

.

"Kau yakin tak mau kubantu? Itu terlihat berat."

Baekhyun hanya berdehem menjawab pertanyaan Chanyeol. Tanpa ia pedulikan eksistensi pria jangkung di sampingnya, Baekhyun kembali membawa tas belanjaannya yang sangat berat itu, lalu berjalan menuju toko daging.

Ini adalah hari Minggu dan Nyonya Byun menyuruh Baekhyun untuk belanja ke pasar. Baekhyun sebenarnya tak keberatan, toh ini masih terlalu pagi untuk membuka bengkelnya. Tapi Baekhyun juga tak bisa menahan kekesalannya ketika Chanyeol-lah yang menemaninya ke sana. Dan sialnya, Baekhyun tak bisa protes karena itu adalah perintah ibunya.

Well, jika saja Yoonbin tidak sedang mengerjakan tugas kelompok, Baekhyun sudah pasti akan mengajak Yoonbin untuk pergi bersamanya. Tapi mengeluh sekarang juga percuma. Baekhyun sudah terjebak bersama si Park Cheesy ini—suka atau tidak.

Tidak apa, Baek. Yang harus kau lakukan hanyalah mengabaikan makhluk ini. Ya, itu tidak terlalu sulit, kan?—batin Baekhyun (sekali lagi) meyakinkan dirinya sendiri agar tidak meledakkan emosinya di publik.

"Ahjumma, aku beli daging sapi satu kilo ya."

"Tentu, Baekhyunnie. Yang biasa kau beli, kan?" tanya si Ahjumma penjual daging langganan Nyonya Byun.

"Ya, Ahjumma. Kalau bisa, berikan sedikit bonus juga ya~"

"Baiklah, khusus untuk Baekhyunnie yang manis~"

Baekhyun tersenyum senang. "Woah~ terima kasih banyak, Ahjumma~"

"Selamat pagi."

Senyum Baekhyun seketika luntur karena suara bass Chanyeol. Pikirnya, kenapa tiba-tiba makhluk ini bersikap sok akrab dengan si Ahjumma?

"Omo~ selamat pagi juga!" si Ahjumma menyapa sama ramah. Matanya menatap takjub ketampanan Chanyeol. "Apa kau juga mau membeli daging sapi, anak muda?"

"Oh, tidak. Aku hanya menemaninya belanja." jawab Chanyeol seraya menunjuk Baekhyun. Dan itu sontak mengundang kesimpulan aneh dalam benak si Ahjumma, terbukti dari senyuman lebar di sudut bibirnya.

"Ya ampun, Baekhyunnie. Kenapa kau tidak bilang bahwa pria tampan ini adalah kekasihmu?"

"EH?" Baekhyun melotot kaget. Dengan cepat ia menggelengkan kepalanya. "Itu tidak benar! Dia ini bukan kekasihku, Ahjumma!"

"Kalau bukan, lalu apa? Temanmu?"

Belum sempat Baekhyun menjawab, Chanyeol lebih cepat merangkul bahu Baekhyun dan memasang senyum (sok) tampan. "Katakan saja, aku adalah calon kekasihnya~"

Berbeda dengan si Ahjumma yang memekik, Baekhyun justru ingin muntah di tempat. Mimpi apa dia semalam sampai digombali si Park Cheesy ini di tempat umum?

"Aigoo~ manisnya! Kudoakan kalian segera pacaran, kalian benar-benar cocok~"

"AMIIIN!" seru Chanyeol sambil membekap mulut Baekhyun hendak protes.

"Kalau begitu, akan kuberikan tambahan setengah kilo daging sapi untuk kalian ya~"

"Omo! Terima kasih banyak, Ahjumma. Kau baik sekali, hehe!" Chanyeol nyengir kuda.

Selagi si Ahjumma sibuk menimbang daging sapi, Chanyeol memberikan kerlingan genit pada Baekhyun yang masih terdiam. Hell, tentu saja ia tahu Baekhyun senang mendapat tambahan daging setengah kilo, meski rautnya masih tidak terima karena Chanyeol menyebut dirinya sebagai 'calon kekasih Baekhyun'.

"Sama-sama, Baekhyunnie~" bisik Chanyeol kelewat percaya diri.

Baekhyun membuang muka. "Jangan sok! Tanpa kau pun, aku bisa mendapatkan bonus setengah kilo!" balasnya.

"Ya, ya, tentu saja kau bisa."

Baekhyun sontak mendelik tajam Chanyeol mendengar intonasi mengejek itu. "Apa-apaan intonasimu itu? Kau pikir aku tidak bisa?"

"Aku tidak bilang begitu."

"Memang tidak, tapi intonasimu mengatakannya dengan sangat jelas, tahu!"

"Aww~ kau memerhatikanku rupanya? Manis sekali~" goda Chanyeol sambil mencolek dagu si mungil.

"Aish, jangan sentuh aku, Park Cheesy!"

"Tapi kau tetap senang kan mendapat daging gratis setengah kilo?"

Baekhyun mati kutu. Tidak bisa dipungkiri ia memang senang.

"Oke, ini dia daging sapinya." Si Ahjumma kembali dengan satu setengah kilo daging sapi.

"Terima kasih banyak ya, Ahjumma~" Baekhyun menerima plastik berisikan daging sapi itu sambil tersenyum manis. Ia hendak memasukkan daging sapi itu ke tas belanjaannya setelah membayar, tapi itu sudah tidak ada di sampingnya, melainkan sudah berpindah ke tangan Chanyeol. "Apa yang kau lakukan? Cepat kembalikan tas belanjaanku."

"Tidak apa, biar aku saja yang bawa. Tanganmu sudah pegal, kan?"

"Aku masih kuat membawanya."

"Eyy~ sudahlah, Baekhyunnie. Jangan menolak kebaikan calon kekasihmu ini." Si Ahjumma membela Chanyeol.

"Ya, Baekhyunnie, tidak perlu malu menerima kebaikan calon kekasihmu yang tampan ini~" Chanyeol menimpali dengan seringaian jahil. Dan itu SANGAT berhasil membuat wajah Baekhyun semerah tomat. Ya, merah karena malu campur kesal. Ha.

"JUSTRU KAU YANG MEMBUATKU MALU, PARK CHEESY!"

Lalu kepala Chanyeol jadi korban kepalan tangan Baekhyun.

TBC

Kebayang sih malunya Baekhyun, wkwk! Mianhaeee, Bee~