My Love My Kiss My Heart
Chapter VII
Pairing :
Kyuhyun x Yesung
Slight
Kyuhyun x Seohyun
(nb : Bagi yang tidak suka pairingnya tolong tekan tanda x dipojok kanan atas. Gomawo)
Genre :
Romance
Angst
Death Chara
Rating :
T
Warning :
YAOI AREA
Disclaimer :
Super Junior
Girls Generation
Uri saranghaejana ~ Davichi feat T-ara
Seven Years Of Love ~ Kyuhyun Super Junior
Attention :
Author tekankan lagi, bila tidak suka dengan pairingnya silakan keluar dari fanfic ini.
Buat para Kyumin n Yewook shipper. Aku menghargai fandom kalian. Tapi, bisakah kalian hargai FANDOM kami juga?*author lagi marah besar sampai banting almari pakaian Yesung (?)
Untuk penggunaan huruf 'z' sebagai pengganti 's' itu sudah menjadi kebiasaan dan ciri khas author. Rasanya ada yang janggal jika menggunakan huruf 's' yang sudah digunakan berabad-abad(?) jadi harap maklum.
Author : Kim Rae Joon a.k.a Jhey Joonie
~ Happy Reading ~
Author POV
Kini ayah dan anak itu telah kembali ke apartemen mereka. Tanpa sepatah kata yang terucap dari dua pasang bibir mereka. Tatapan kelelahan terpancar dari kedua pasang mata onyx tersebut. Sang ayah langsung beranjak untuk membersihkan diri dan pergi tidur.
Berbeda dengan sang ayah yang langsung pergi tidur, kini Kyusung sedang mengutak – atik laptopnya. Dia mulai memasangkan wireless untuk koneksi internet laptopnya, kemudian dia mengirimkan pesan e-mail kepada Donghae, teman appanya.
~ E-Mail To Donghae ~
Ahjussi, ini Kyusung, mianhae, aku pakai e-mail appa. Mungkin ahjussi belum tahu apapun tentang Kyusung. Tapi Kyusung pengen ahjussi memberitahu Kyusung suatu hal. Dapatkah kita Video Call atau chatting? Tapi pakai e-mail Kyusung,Kyusung tunggu. Ini e-mail Kyusung, .
Kim Kyusung
~ E-Mail END ~
"Aku harap Donghae Ahjussi belum tertidur."gumam Kyusung beranjak untuk mandi.
Hanya butuh waktu 15 menit untuk Kyusung mandi dan berganti pakaian, setelah itu Kyusung keluar kamarnya dan membuka pintu kamar appanya. Dia melihat appanya sedang tertidur pulas, ya, seperti malaikat. Kyusung lalu beranjak masuk dan duduk disebelah ranjang Yesung. Dia belai surai merah rambut appanya. Kyusung usap pipi halus Yesung dengan kasih sayang.
"Eomma mianhae, aku tahu apa yang akan aku lakukan ini salah, tapi aku tidak ingin eomma menderita seperti ini. Aku tahu eomma masih sangat menyayangi 'namja' itu. Tapi Kyusung janji, Kyusung akan buat dia menyesal dan bertekuk lutut sama eomma, sebelum dia kembali sama eomma."gumam Kyusung membelai rambut eommanya.
"Kyuhhh,"igau Yesung.
_ECH_
"Kyunnie-ah,"igau Yesung.
"Eommaaa,"gumam Kyusung pelan.
"Kyunnie-ah, jebal nal ullijima. Ojik naegen neo hanappunya. Jebal nal ttonagajima."igau Yesung seperti orang yang terisak.
"Jebal ttonagajima,"igau Yesung terisak dan mengeluarkan airmata.
'Eomma, Uljimaaa.'batin Kyusung menjerit.
Kyusung kini mengusap airmata Yesung yang jatuh dari mata Yesung. Menatap wajah sang eomma yang begitu tertekan, menambah rasa sakit saat dia membaca semua isi diary yang diberikan Heechul. Kyusung telah tahu semuanya, semua tentang masa lalu dan siapa Kyuhyun yang selalu diigaukan Yesung sedari dulu. Seorang namja yang telah mencampakkan dirinya dan eommanya hanya untuk seorang yeogya.
Kilatan tajam kini terlihat dari pandangan mata Kyusung. Dalam hati dia tidak akan membiarkan Kyuhyun kembali pada eommanya, tapi hanya Kyuhyun yang mampu mengobati eommanya. Namun, Kyusung berjanji untuk mengembalikan Kyuhyun ke pangkuan Yesung. Tapi, dia tidak akan pernah menerima Kyuhyun menjadi appanya. TIDAK AKAN PERNAH.
Kyusung kini beranjak dari kamar Yesung, dan pergi kekamarnya. Melihat apakah Donghae sudah membalas e-mail darinya. Dihapusnya pesan terkirim dari e-mail Yesung lalu dibukanya email miliknya. Di lihatnya ada sebuah inbox dari email yang tak dikenalnya. Kyusung lalu membuka e-mail tersebut.
~ E-Mail Start ~
Kyusung? Berarti kau anak Jongwoon? Wah, ada yang bisa ahjussi bantu? Bisakah kita mulai Video call? Ahjussi lagi bosen,
~ E-Mail End ~
Kyusung lalu mengaktifkan videocall gmailnya. Dia bisa melihat wajah Donghae. Dan sebaliknya, Donghae juga bisa melihat wajah Kyusung. Wajah yang sangat dikenalinya, wajah yang setiap hari selalu dilihatnya sepintas.
"Neo? Donghae Ahjussi?"tanya Kyusung.
"Ne, Kyusung. Kau mau tahu tentang apa?"tanya balik Donghae.
"Aku ingin alamat rumah Cho Kyuhyun, alamat perusahaan Cho Kyuhyun, alamat rumah orang tua Cho Seohyun, dan Kehidupan mereka seperti apa?"ucap Kyusung to the point.
"Ye? Untuk apa kau menginginkan hal yang begitu 'tabu' dikatakan oleh anak umur 10-11 tahun sepertimu."ucap Donghae.
"Ya! Jangan bicarakan tentang umur padaku!"ucap Kyusung setengah berteriak.
'Aish, anak ini seperti Kyuhyun kalau lagi marah.'batin Donghae bergidik ngeri.
"Arraseo. Besok akan aku kirim ke e-mailmu. Semua yang kau minta akan aku kirimkan besok siang."ucap Donghae.
"Syukurlah, gomawo Donghae hyung. Bolehkan aku memanggilmu hyung?"ucap Kyusung.
"Aish, tentu saja. Kau adalah anak Jongwoon. Aku ini juga masih bujang, hahahaha."ucap Donghae berusaha untuk tersenyum.
"Aku tahu hyung sangat mencintai appa, makanya aku ingin meminta bantuan dari hyung."ucap Kyusung membuat Donghae gelagapan.
"Darimana ka-? Ya! Kau ini! Aish jinja?."ucap Donghae.
"….."Kyusung menunduk dan berusaha menyembunyikan rasa sakit saat melihat sang appa menangis hanya karena seorang namja bernama CHO KYUHYUN.
"Kyusung-ah, Waegurae?"tanya Donghae menatap iba.
"Anhi, Gwaenchanayo."ucap Kyusung mengusap airmatanya yang sempat mengalir dipipinya.
'Anak sekecil ini.'batin Donghae.
"Hyung, sekitar dua minggu lagi aku akan ke Korea, bisakah hyung membantuku untuk melakukan rencanaku disana?"tanya Kyusung penuh harap.
"Ye? Kau akan ke Korea? Apa appamu membolehkan Sungie?"tanya Donghae.
"Dia memperbolehkan hyung, mungkin besok appa akan menelephonmu. Tapi aku minta jangan beritahu apapun kalau aku sudah menghubungimu duluan."ucap Kyusung.
"Waeyo?"tanya Donghae.
"Sudah turuti saja kataku."ucap Kyusung.
"Aish…. Baiklah, aku akan tutup mulut, tapi ada satu syarat? Bagaimana?"tanya Donghae.
"Kalau membuat appa jatuh cinta padamu, mianhae aku tidak bisa hyung."tolak Kyusung.
"Ya! Bukan itu syaratnya! Babo!"teriak Donghae.
"Hehehehe, geundae mwoya?"tanya Kyusung
"Apa yang sedang kau rencanakan, Kim Kyusung?"tanya Donghae menatap Kyusung tajam.
"Ye? Aachh, hanya sebuah pembalasan manis dariku. Itu saja,"ucap Kyusung enteng.
"Hei, kau pikir aku mudah tertipu dengan ucapanmu itu? Ayolah, jujur saja pada hyung. Apa yang akan kau lakukan, alasan, dan pada siapa?"tanya Donghae.
"Arrata, sampai saat ni aku masih menyelidiki apakah yang telah dilakukan appa pada tuan muda Cho, sampai mengakibatkan mereka bercerai, selain itu, apakah ada alasan lain yang mendesaknya menceraikan appa. Mungkin sampai saat ini, appa tidak tahu kalau aku selalu mendengarkannya menangis, diluar dia biasa untuk tertawa, tapi dalam hatinya dia menangis pilu. Dan semua itu hanya karena dua onggok manusia berbisa layaknya tuan muda Cho dan istri mudanya."ucap Kyusung penuh dendam.
"Apa kau sudah matang dengan apa yang kau lakukan? Dan siapa yang telah memberitahumu permasalahan itu?"tanya Donghae.
"Sudah! Soal itu, mianhae itu rahasia."ucap Kyusung tegas.
"Baiklah, mulai sekarang aku akan memberimu informasi tentang apapun mengenai Kyuhyun dan Seohyun padamu. Dan ini akan menjadi rahasia kita."ucap Donghae.
"Ech? Cheongmal? Yaksok?"tanya Kyusung sambil mengacungkan jari kelingking miliknya.
"Yaksok,"ucap Donghae membalas acungan kelingking dari Kyusung.
'Anak sekecil ini, bukankah dia Genius? Ach salah, dia sangat genius melebihi sang Kyuhyun. Aku tahu, inilah yang membuatmu bertahan di London Jongwoon. Hei, tunggu, Bukankah ini menarik? Kyuhyun vs Kyusung? Ach salah, Kyusung vs Kyuhyun?'batin Donghae menyeringai.
"Ya sudah kalau begitu hyung, sekarang aku harus tidur, aku capek, ja~"ucap Kyusung sambil mematikan laptopnya.
Kyusung lalu beranjak untuk pergi tidur, dia senang ada yang membantunya. Dia senang karena pasti sahabat appanya -ralat eomma- pasti tidak akan tinggal diam.
'Aku akan datang Korea… Persiapkan dirimu!'batin Kyusung menyeringai.
Kini Donghae tengah mencari semua data yang dulu pernah dia lakukan saat kehilangan jongwoon. Dia tidak mengira, semua data yang diangganya sia-sia kini akan berguna. Mungkin, dia sudah merelakan Jongwoon untuk pergi. Tapi suatu saat dia percaya akan ada pembalasan yang manis dari tuhan untuknya.
~ To be Continou ~
Yesung : Ya! Terlalu pendek cepat dilanjutkan lagi! *getok punggung Joonie pake cakar ddangko. #emang punya?#
Joonnie : Shireo,, *nangis* huweee appaaa,,
Kyuhyun : Waeyo changi? Kok nangis, kan tambah jelek? Uljima..*membelai rambut joonie.
Joonie : Ya! Eomma sama appa sama saja tidak ada bedanya,,, baiklah aku akan buat kalian menderita lihat saja! *marah*
Kyusung : Ya, eonnie. Andwaeyo.. jangan buat eomma terluka lagi cukup appa saja.
Joonie : andwaeyo, appa dan eomma sama saja. Dan kau yang akan menjadi penghalang mereka bersatu Kyusung-ah. *smirk*
Kyusung : Naege? Wae? Naege? Aiisshhh, eonnie gomawo..
#Joonie sweetdrop.
#Kkoming and Melow cakar Kyusung
#Kyuhyun : oh anakku, mianata
#Yesung pingsan
~ Continued ~
Mentari kini telah datang menggantikan tugas sang Bulan. Terlihat namja diranjang tersebut menampakkan biasnya. Namja yang terlihat sangat lelah, baik fisik maupun batinnya. Namja yang sedang mengerjapkan kedua kelopak matanya menatap kamarnya dengan tatapan sendu.
"Darimana kau tahu ketiga lagu tersebut, Sungie-ya."gumam Yesung lirih.
Dia kini merenggangkan tubuhnya, setelah itu Yesung beranjak mandi dan mengganti pakaiannya. Setelah selesai, dia berencana untuk menelephon Donghae dan memberitahunya kalau dia ingin menitipkan anaknya untuk sementara waktu.
_PIP_PIP_PIP_PIP_PIP_
_TRRRUUUTTTT_
"Yeoboseyo,"ucap Donghae.
"Hae-ah, ini aku Jongwoon."ucap Yesung.
"J-Jongwoon? Benarkah ini kau?"tanya Donghae berteriak histeris.
_JDUAK_
"Aarrgghh, appeu. Ya! Hyukjae apa yang kau lakukan! Onyet sialan."umpat Donghae yang mendapat pukulan tepat dikepala belakangnya..
"Apa yang kau katakan barusan, Dasar ikan! Apa kau tidak lihat? Heh? Pak presdir sedang ada disini."ucap Eunhyuk menunjuk presdir yang kini berada dibelakangnya.
"Jongwoon bentar, jangan tutup dulu teleponnya."bisik Donghae.
"Ye? Owh, ne."ucap Yesung dari seberang telephon yang sedang merasakan kegaduhan di tempat Donghae.
"Se-Selamat pagi, Pak. Apa ada yang bisa aku bantu?"tanya Donghae membungkukkan badannya.
"Anniyo. Aku hanya ingin melihat karyawanku bekerja. Dan aku ingin mengambil laporan keuangan bulan ini, Lee Donghae hyung."ucap Presdir.
_DEGH_
'Suara ini?'batin Yesung.
'Bagaimana dia bisa tahu kalau aku Donghae,'batin Donghae
"Aacchh,, Mianhamnida pak, laporannya sudah selesai, tapi belum saya printing. Jeoseonghamnida,"ucap Donghae membungkuk bersikap wajar.
"30 menit lagi, serahkan laporan itu ke ruanganku, aku ingin bicara empat mata padamu."ucap presdir beranjak pergi keruangannya.
'Tidak salah lagi, ini suara Kyuhyun.'batin Yesung kaget.
"Aish, syukurlah, aku masih bisa bernafas lega. Jongwoon, apakah kau masih ada disitu?"tanya Donghae.
"Apa tadi itu Kyuhyun, Hae-ah?"tanya Jongwoon.
"Owh, Ne. Mianhae, aku tidak tahu kalau dia ada di belakangku tadi. Cheongmal mianhae."ucap Donghae.
"Gwaen-Gwaenchanayo Hae-ah. Hehehe,"ucap Yesung menyembunyikan keterkejutannya.
"Ada apa kau meneleponku Jongwoon-ah, bukankah ini waktunya bekerja? Apakah ada hal penting sehingga kau menyempatkan untuk meneleponku?"tanya Donghae.
"Anhi, semalam aku habis konser, jadi aku cuti kekantor hari ini."ucap Yesung.
"Kau? Penyanyi? Apa jangan-jangan kau ini adalah."ucap Donghae terputus saat Jongwoon angkat bicara duluan.
"Ne, Aku adalah orang yang biasa kalian sebut dengan Kim Yesung."ucap Yesung.
_DEGH_
'Jadi benar, kau adalah Yesung.'batin Donghae bersorak.
"Kau terkenal Jongwoon-ah, sangat terkenal. Maka dari itu kau tidak ingin kembali ke Korea eoh?"tanya Donghae.
"Annhi, bukan itu. Aku hanya ingin menenangkan hati dan fikiranku untuk bisa menerima semuanya Hae,"jawab Yesung.
"Sebelas tahun apa itu belum cukup, woon-ah?"tanya Donghae.
"Tak semudah membalikkan telapak tangan Hae. Tak semudah itu."ucap Yesung.
"Ach, Arrata, lalu ada apa kau meneleponku?"tanya Donghae.
"Aku ingin menitipkan anakku padamu Hae, mungkin hanya sekitar dua sampai empat mingguan. Nanti aku akan menjemputnya kesana."ucap Yesung.
"Apa kau yakin membiarkan anakmu sendirian di Korea Jongwoon?"tanya Donghae.
"Aku tidak punya pilihan Hae, anak itu hanya akan bilang ya jika dia mau dan tidak jika dia tidak mau."ucap Yesung.
"Apa kau boleh bertanya? Jika kau menjawab dengan jujur, anggap saja ini sebagai balasan aku menunggumu selama 11 tahun kehilanganmu."ucap Donghae.
"Jigeum mwoya, Hae?"tanya Yesung.
"Anakmu itu sebenarnya anakmu dengan siapa Jongwoon."ucap Donghae.
"Dia,,, Kenapa kau menanyakan itu Hae?"tanya Yesung.
"Sudah jawab saja Jongwoon."ucap Donghae.
"Dia anak Kyuhyun Hae, aku mengandung dan melahirkannya. Bisa dibilang aku adalah pria yang bisa mengandung. Apa aku ini benar-benar special?"ucap Yesung.
_DEGH_
'Jadi, dugaanku? Tidak meleset?'batin Donghae.
"Tentu saja, kau anak manusia yang paling special. Baiklah, siapa nama anakmu? Nanti aku akan menjemputnya dibandara."ucap Donghae berpura-pura.
"Kim… Kim Kyusung.. itu nama dia."ucap Yesung.
"Baiklah, aku akan menjemputnya. Kalau begitu aku harus menemui Kyuhyun dulu untuk memberikan laporan. Ja~"ucap Donghae.
"Donghae tung-"ucap Yesung terputus saat Donghae sudh menutup telephonnya.
_TUT_TUT_TUT_
Yesung menutup teleponnya, dan beranjak kekamar anaknya, dia melihat Kyusung masih tertidur pulas. Yesung kini masuk kamar anaknya dan duduk ditepian ranjang anak semata wayangnya kini. Di tatapnya penuh dengan cinta dan kasih, dibelainya dengan lembut surai coklat milik Kyusung.
"Waktu kau kecil kau sangat mirip denganku Sungie-ah. Tapi sekarang kau lebih mirip dengan Kyuhyun."gumam Yesung.
"Aku tahu, kenapa kau seperti ini. Aku tahu kenapa kau tidak ingin aku menemanimu ke Korea changi. Aku tahu karena kau berusaha untuk melindungiku dari Kyuhyun."ucap Yesung.
"Kini kau sudah besar changi, kau akan tahu yang sebenarnya. Kau akan mengalami luka setelah ini. Seberapa pun aku akan mengelaknya kau akan tetap anaknya. Aku harap kau jangan lari seperti appamu. Algaechi?"ucap Yesung.
"Tapi changi, seberapa besar kau membencinya, dia tetaplah appamu. Seberapa besar kau membencinya saat ini, aku yakin kau bisa mencintainya sebesar apa yang kau benci dari dia saat ini."ucap Yesung.
Yesung meneteskan airmatanya, dia merasakan airmatanya mengalir membanjiri pipinya. Yesung dengan segera keluar dari kamar Kyusung. Dia tidak ingin Kyusung melihatnya menangis. Dia beranjak dari kamar Kyusung kembali kekamarnya sendiri.
Kyusung yang sedari tadi pura-pura tidur saat tangan Yesung membelai rambutnya mulai membuka matanya. Mendalami lagi apa yang telah dikatakan Yesung. Mulai mengerti apa yang Yesung coba ungkapkan padanya. Kyusung kini berfikir untuk mencari tahu yang sebenarnya terjadi dengan kedua orang tuanya.
'Aku akan kembalikan appa padamu eomma, itu janjiku.'batin Kyusung.
_SEOUL_KOREA_
Donghae kini sudah berada diruangan Kyuhyun, dia juga sudah menyerahkan berkas miliknya pada Kyuhyun. Namun, entah mengapa sejak 15 menit yang lalu Kyuhyun tdak bergeming untuk menatap mata Donghae. Sedangkan Donghae hanya menelan air liurnya dengan susah payah. Hey, bukankah ini mengerikan? Jika kita ditatap Presiden Direktur yang mana seperti kita melakukan kesalahan.
"Lee Donghae,"ucap Kyuhyun tiba-tiba.
"Ne, Pak Pres-"ucapan Donghae terpotong oleh Kyuhyun.
"Aku tahu kau adalah Lee Donghae sahabat Jongwoon hyung. Aku tahu semuanya dari awal sejak pertama kali kau melamar pekerjaan disini."ucap Kyuhyun nanar.
_DEGH_
'Bagaimana bis-? Hey-hey tatapan mata macam apa itu? Terluka? Atau tertekan?'batin Donghae.
" Aku berpura-pura tidak mengenalimu, karena aku ingin tahu, apa yang ingin kau selidiki dariku dan Jongwoon hyung. Dan aku juga ingin tahu, perkembangan apa yang telah kau dapatkan selama 11 tahun ini."ucap Kyuhyun menahan luka menyesakkan didadanya.
"Mungkin, sudah saatnya aku membongkar semua rahasia-ku padamu."ucap Donghae.
"Rahasia?"ucap Kyuhyun menatap Donghae penuh harap.
"Haaahhh,"Donghae menghela nafas berat.
"Sejak kepergian Jongwoon 11 tahun yang lalu dari Korea aku mencari tahu penyebab kenapa Jongwoon pergi dari Negara yang dulu sangat dicintainya. Bahkan dia tidak pernah kembali lagi kesini saat pemakaman Raejoon ahjumma. Saat aku bertanya pada Heechul hyung dimana Jongwoon berada, dia hanya bilang kalau Jongwoon masih ingin untuk menyendiri."ucap Donghae.
"Raejoon Halmeoni sudah wafat?"tanya Kyuhyun.
"Ne, sekitar 5 tahun yang lalu beliau meninggal bersama Hyunjoon ahjussi karena sebuah kecelakaan pesawat saat mereka berdua hendak kembali ke Hokaido."ucap Donghae.
Flashback ON
Hari itu terlihat sangat mendung, gerimis pun mengguyur sebuah tepat pemakaman kecil disebuah kota terpencil di Jeju. Hanya tatapan kehilangan yang terlihat dari seorang naja bersurai coklat tersebut. Para peziarah kini sudah beranjak pulang sebelum gerimis mengguyur kota kecil nan damai tersebut.
"Heechul hyung, sudahlah, relakan Raejoon ahjumma dan Hyunjoon ahjussi berstirahat dengan tenang. Apa kau ingin melihat mereka menangis diatas sana?"tanya Donghae.
"Annhiyo Hae-ah. Tentu saja aku tidak ingin, hikz, hanya saja aku ingin meluapkan sedihku disini."ucap Heechul terisak.
"Hyuuung,"ucap Donghae beranjak memayungi Heechul, karena hujan semakin deras.
Seorang namja nan manis kini berlarian menelusuri pemakaman yang disinggahi Heechul. Namja itu tampak menangis deras, disampingnya terlihat sesosok wanita yang tengah berduka dengan apa yang terjadi dengan keluarganya.
"Meoniiiiii,"teriak namja itu kemudian memeluk salah satu nisan didepan heechul.
"Jongjin-ah, uljima."ucap Louyi.
"Meoni-ah, waeyo? Kenapa kau meninggalkan kami juga? Kenapa kau meninggalkan kami? Kenapa secepat ini meoni pergi ketempat appa dan eomma? Wae?"isak Jongjin.
"Jongjin-ah. Tenangkan dirimu."ucap Heechul.
"Geundae waeyo hyungie? Wae?hikz,,,hikz,,,hikz,,,"isak Jongjin yang kini tengah dipeluk oleh Heechul.
"Hyung juga tidak ingin beoji dan meoni pergi secepat ini. Tuhan sangatlah menyayangi mereka melebihi kita, makanya Tuhan tidak ingin mereka tertekan ataupun berfikir lebih keras daripada ini. Algaechi?"ucap Heechul yang meski tersenyum airmatanya tetaplah mengalir membanjiri pipinya.
"Meoni-ah, beoji-ah, istirahatlah dengan tenang, kami disini akan selalu bersama untuk menghadapi masalah yang sangat pelik ini. Karena kami yakin bisa menghadapinya. Dan untuk Jongwoon, mianhata, aku tidak bisa menyakinkannya ntuk mengantarkanmu kesini. Aku yakin suatu saat dia akan kesini menemuimu juga appa dan eomma."ucap Heechul.
'Jadi? Jongwoon tidak ingin kembali ke Negara ini? Dimana dia saat ini berada?'batin Donghae bertanya-tanya.
"Hyung, hujan mulai deras, mari kita kembali ke apartement milik Jongjin."ucap Donghae.
"Ne, Louyi-ah, bawa Jongjin kembali keapartement. Aku ingin pergi membeli sesuatu disupermarket."ucap Heechl.
"Ne, oppa."ucap Louyi membopong Jongjin.
"Donghae, kau ikut aku. Aku tahu, ada sesuatu yang ingin kau ketahui dari Jongwoon."ucap Heechul.
Jongjin kini sudah kembali ke apartemennya di Seoul bersama dengan Louyi, sedangkan Heechul kini mampir disebuah kedai bubur dipingir jalan diperbatasan kota Seoul.
"Apa yang ingin kau tanyakan padaku Hae?"ucap Heechul to the point.
"Apa yang menyebabkan Jongwoon tidak ingin kembali ke Korea lagi hyung? Bukankah ini adalah Negara yang dicintainya?"tanya Donghae.
"Geurae, semua ini karena tuan muda marga CHO, yang membuat Jongwoon enggan untuk menemaniku kemari."ucap Heechul.
'KYU?KYUHYUN? Apa yang telah dilakukannya?'batin Donghae masih bingung.
"Ap- Apa yang telah namja itu lakukan pada Jongwoon, hyungie?"tanya Donghae.
"Bukankah kau sudah mendengar kalau mereka bercerai?"tanya heechul.
"Tentu aku tahu tentang itu hyung."ucap Donghae.
"Penyebab mereka bercerai adalah sahabat Jongwoon sendiri, Seohyun, Annhi, dulu sahabat, mungkin saat ini sudah jadi penghianat buat Jongwoon. Dan aku juga menyelidiki kalau semua ini juga campur tangan Nyonya Cho sendiri."ucap Heechul.
"Benarkah itu hyung? Bukankah dulu Seohyun juga mencintai Jongwoon? Aku pernah melihat Seohyun menyatakan perasaannya pada Jongwoon."tanya Donghae.
"Dalamnya lautan bisa kau ukur Hae, dalamnya hati manusia apa kau bisa mengukurnya? Sebesar apa kau lihat 'dia' mencintai Jongwoon, yang kulihat hanyalah kedangkalan belaka."ucap Heechul meremehkan.
"Apa maksud hyung?"tanya Donghae tambah pusing.
"Suatu saat kau akan tahu Hae, suatu saat kau akan tahu, apa yang sebenarnya terjadi. Aku yakin ' My Little Devil ' akan membuka semua kedok milik Seohyun dan mertuanya,"ucap Heechul.
"Little Devil? Maksudnya?"tanya Donghae tambah tidak mengerti.
"Sudahlah Hae, cepat habiskan buburmu, kita harus kembali ke Seoul malam ini jika, karena besok aku sudah akan kembali ke London."ucap Heechul.
"Ne, hyung."ucap Donghae tanpa bisa membantah, namun dibenaknya masih ada beberapa pertanyaan yang masih menggantung.
Flashback OFF
"Begitulah ceritanya Kyu, aku juga masih tidak mengerti apa yang dimaksudkan Heechul hyung yang menyangkut pautkan eommamu dalam masalahmu dan Jongwoon."ucap Donghae.
"Jadi Heechul hyung sudah tahu?"gumam Kyuhyun lirih.
"Ye?"tanya Donghae seakan Kyuhyun mengatakan sesuatu.
"Lalu apa yang dimaksudkan dengan 'Little Devil' hyung?"tanya Kyuhyun/
"Mollayo, aku juga tidak tau Kyu, aku yakin itu mengenai sesuatu yang berusaha melindungi Jongwoon."ucap Donghae.
'Little Devil? Tunggu bukankah aku pernah melihat kata-kata itu? Tapi dimana? Aku lupa.'batin Donghae.
"Baiklah Donghae hyung, selanjutnya aku minta bantuanmu untuk mencari dimana Jongwoon hyung berada. Bisakah hyung membantuku?"ucap Kyuhyun menatap Donghae dengan tatapan menyesal.
"Haahh, aku akan membantumu semampuku Kyu."ucap Donghae.
"Gomawo hyung."ucap Kyuhyun tersenyum tulus.
_ECH_
'Barusan itu apa?'batin Donghae.
"Oh ya hyung, bukankah baru saja kau menerima telephon dari Jongwoon hyung?"tanya Donghae.
_DEGH_
"Hehehehe, iya Kyu. Waegeurae?"tanya Donghae gugup.
"Apa yang kalian bicarakan? Bolehkah aku tahu?"tanya Kyuhyun.
"Aish, hanya tanya kabar saja Kyu tidak ada yang special."ucap Donghae gugup.
"Owh, kalau begitu hyung kembalilah ke tempatmu. Ohya hyung, apakah kau mau menjadi sekretaris pribadiku?"tanya Kyuhyun.
_ECH_
"Bukankah itu terlalu cepat Kyu? Aku hanya tidak ingin diistimewakan oleh atasan hanya aku kenal dan akrab dengan mantan istrinya. Jane~ aku akan kembali ketempatku."ucap Donghae beranjak pergi dari ruangan Kyuhyun.
"Kau pasti membenciku jugakan hyung?"gumam Kyuhyun
Kini Donghae telah kembali ke tempatnya, dia kini sedang menulis apapun yang diterima dan dicatatnya dalam sebuah block note saku kesebuah e-mail yang semalam telah 'bermain' dengannya. Setelah selesai mengetikan semua apa yang diketahuinya. Kini Donghae mengirimkan pesan emailnya, dan 15 menit kemudian Kyusung menerima dan membalasnya dengan ucapan gomabta.
Donghae POV
LITTLE DEVIL'S
Sepertinya aku pernah melihatnya, tapi dimana? Ach molla, aku yakin aku akan menemukannya nanti. Kenapa aku malah membantu Kyuhyun sich! Padahal semalam aku sudah berjanji untuk membantu Kyusung. Aku berada diantara dua manusia setan. Haaahhh~ taatlah riwayatku….
Author POV
~ Dua Minggu Kemudian ~
_LONDON_
"Changi, aku akan menjemputmu ke Seoul nanti setelah urusan appa selesai, appa ingin menemui appa dan eomma disana."ucap Yesung.
"Ne, eomma, arraseoyo."ucap Kyusung.
"Hati-hatilah, Donghae itu orangnya sangat tidak bisa diam. Tapi jika dia sedang tidur jangan pernah mengganggunya, kalau tidak maka kau akan dipanggangnya."pesan Yesung.
"Ech? Jeongmal?"ucap Kyusung bergidik ngeri.
"Ahahaha, ya sudah, kau cepat naik sana."ucap Yesung.
"Ne, appa. Annyeongie. Nan bogoshipeoso."ucap Kyusung beranjak untuk check ini.
"Annyeong, nado bogoshipeoso changi."ucap Yesung.
Kyusung melangkah dengan riang menuju loby keberangkatannya ke Korea. Sedangkan Yesung kini beranjak ke tempat perusahaannya dan menyelesaikan masalah yang terjadi, dan dengan cepat dia akan menyusul Kyusung ke Korea.
"Korea aku datang. The Little Devil's Arrest."gumam Kyusung berkali-kali.
~ To Be Continou ~
Jiaaahhh,, selesai juga #lap ingus*lagi flu*
Yesung : Kyusung-ah, aku akan segera kesana.
Kyusung : Ya! Andwae yo… apa kau ingin ketemu dengan Kyuhyun.
Yesung : SHIREO!
Kyuhyun : Waeyo hyung? *nangis*
Yesung : Kyuh-ahh
Kyusung : #taris Yesung. Eomma ayo pulang.
Donghae : Readerdeul, atas nama Author nae minta Reviewnya lagi ne, gomawo…
Joonie : Kyuhyun, Kyusung, Yesung, Donghae, heechul, dan kerabat kerja *?* mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa…
#dilempar ddangkoma sama kkoming.
