Kyuhyun dan siwon melepas pelukannya, siwon menghapus air mata kyuhyun, dia tersenyum "mengapa kau menangis?"
"Karna aku merindukan mu bodoh"kyuhyun memukul ringan dada siwon.
Siwon tersenyum

"HmM.. kalian ini"ibu kyuhyun menghampiri kyuhyun dan siwon, siwon tersenyum melihat kedatangan omma kyuhyun "sampai kapan kalian akan seperti ini, cepat makan, makanan sudah siap, cangmin dan appa mu sudah menunggu dimeja makan"
"Ada cangmin?" Siwon menatap kyuhyun menampilkan wajah bingung.
Kyuhyun menggangguk, menyembunyikan wajahnya didada diwon"omma memaksaku untuk pergi bersama cangmin tanpa mu"
Siwon membuang nafas, mengelus rambut kyuhyun "lalu kenapa kau tidak pergi bersamanya?"
"Aku tak mau pergi tanpa mu siwonie"
Omma kyuhyun menggeleng gelengkan kepalanya, "susah sekali membujuk kyuhyun, sudahlah kalian makan dulu"
Siwon tersenyum, "dia memang selalu seperti itu omonim, aku juga sudah lelah memberitahukan dia" siwon menggandeng tangan kyuhyun setelah dia melepaskan pelukan kyuhyun.

Mereka berjalan kemeja makan, mengikuti ibu kyuhyun yg berjalan didepan mereka, dimeja makan sudah dan ayah kyuhyun yg duduk dibangku utama dan cangmin duduk dibangku yg biasa kyuhyun tempati.

"Apa mereka selalu seperti itu dirumah?"
Ayah kyuhyun mengganggukkan kepalanya mendengar pertanyaan cangmin, "mereka memang selalu seperti itu sejak kecil, jadi ku harap kau bisa memakluminya"
"Hei itu bangku ku!"kyuhyun menunjuk cangmin dengan tangan yg bebas dari siwon, dan raut wajah yg tidak bersahabat.

"Apa itu tidak berlebihan, bahkan Mereka seperti kekasih bukan seperti majikan dan supir atau kakak dan adik seperti yg kalian bilang? "Cangmin masih berbicara dengan ayah kyuhyun, tak menghiraukan omelan kyuhyun terhadapnya.

"Sudahlah kau duduk disini saja kyuhyun" siwon menarik bangku disebelah cangmin.

"Apa kau cemburu dengan kedekatan mereka?" Ayah kyuhyun tersenyum jahil kepada cangmin.

"Aku tak mau duduk dengan dia " kyuhyun menyilangkan dangannya didadanya setelah siwon menarik bangku disebelah cangmin, siwon menarik nafas ibu kyuhyun geleng geleng kepala sedangkan ayah kyuhyun tersenyum dan cangmin masih menatap ayah kyuhyun tanpa memperdulikan kyuhyun yg sedang marah terhadapnya.

"Bagaimana aku tak cemburu ajusi, bahkan aku tak pernah semesra itu bersamanya"

"Apa kalian bertengkar?" Siwon menatap cangmin yg membelakanginya dan kyuhyun yg berada disampingnya secara bergantian.

"Bersabarlah cangmin, kelak kau akan mendapatkan lebih dari apa yg kyuhyun berikan kepada siwon"
Ayah kyuhyun tersenyum, melihat cangmin yg masih tak memperdulikan kyuhyun dan siwon yg masih berdebat soal tempat duduk bersama kyuhyun .

Kyuhyun menatap siwon" kau duduk disini dan aku duduk disamping omma saja"
"Baiklah" siwon mengalah, berdebat dengan kyuhyun sangat melelahkan untuknya.
kyuhyun berjalan memutari meja makan, dan duduk disebelah ommanya, dia masih tak ingin melihat cangmin.

"Kalian gagal berkencan berdua lagi?" Tanya ayah kyuhyun masih dalam senyum.
Cangmin menggangguk "sulit sekali mengajak kencan anak kecil yg masih nempel dengan babysitterNya ajusi" cangmin menarik nafas, memandang kyuhyun dengan prihatin, "bahkan dia tak ingin jauh dengan babysitternya" cangmin memandang kyuhyun dengan wajah mengejek,
kyuhyun menjulurkan lidahnya.
"Lihat dia bahkan menjulurkan lidahnya ajusi, dasar anak kecil "
Kyuhyun cemberut" aku bukan anak kecil tiaaang ... aku sudah besar"
"Kau menyebut ku apa?" Cangmin menunjuk dirinya
"Tiang " kyuhyun menjulurkan lidahnya
"Yak.. sejak kapan kau memberikan julukan seperti itu padaku, aku bukan tiang"
"Kamu tiang, lihat saja tinggimu hampir sama dengan tiang"
"Hei tinggiku bahkan seperti model, bahkan banyak pria yg menginginkan tinggi badan sepertiku"
"Percaya diri sekali kau"
Kyuhyun memandang cangmin dengan wajah mengejek, cangmin tersenyum mematikan "tentu, banyak yg bilang seperti itu pada ku GENDUT "
Kyuhyun Beridiri, tangangannya terangkat menunjuk cangmin, matanya melotot, ayah dan ibu kyuhyun sudah siap siap menutup telinga mereka, karna mereka akan tau apa yg akan terjadi selanjutnya.
"APA KAU BILANG.. HAH! KAAUU... " Kyuhyun baru akan melanjutkan omelannya kepada cangmin tapi..

"Sudahlah, kalian berdua seperti anak kecil saja" ibu kyuhyun mencubit paha kyuhyun yg berada disampingnya.
"Aw sakit omma" kyuhyun kesakitan karna ibunya mecubit dengan keras ditambah dengan kuku kuku yg panjang, kyuhyun mengelus pahanya pahanya , dan cangmin tersenyum menang.
"Rasakan " ejek cangmin, tatapan membunuh ditunjukan pada cangmin oleh kyuhyun" menyebalkan"
Ayah dan ibu kyuhyun hanya tertawa melihat tingkah anak dan calon menantu mereka, melupakan seseorang yg duduk disamping cangmin dengan wajah tersenyum pahit mendengar pembicaraan mereka.

"Kaliah berdua itu, sudahlah mari kita makan, kasian makanan ini jika diabaikan terlalu lama "
Ayah kyuhyun memulai makan setelah mempersilahkan keluarga dan calon keluarganya untuk makan.
kyuhyun duduk dan memulai makan setelah mendapatkan tatapan mematikan dari ibu kyuhyun.
-

"Hahaaaaa... " cangmin tertawa didalam mobil, sambil melajukan mobilnya, mengingat kejadian dimeja makan keluarga kyuhyun, bagaimana dia mengejek kyuhyun dan bagaimana kyuhyun marah dengan ekspresi yg sangat menggemaskan baginya, awalnya dia sempat prustasi dengan ucapan kyuhyun yg akan mengakhiri hubungan mereka, tapi setelah ibu dan ayah kyuhyun bilang tak usah khawatir dengan hubungan mereka sebelum makan tadi, dia tak memikirkan nya lagi, toh bagaimanapun kyuhyun akan menikah dengannya, mengingat perusahaan mereka yg akan bekerja sama dan kedua orang tua mereka yg sangat menginginkan mereka bersatu.
Cangmin adalah menantu idaman keluarga kyuhyun mengingat cangmin adalah anak yg pintar dan hidup kyuhyun pasti akan terjamin jika bersama dengan cangmin.
Sedangkan orang tua cangmin menganggap kyuhyun adalah menantu idaman mereka, selain cantik kyuhyun juga memiliki otak yg cerdas tak kalah dengan cangmin.
Jadi dimata kedua orang tua mereka, mereka adalah pasangan yg sangat cocok.

"Aku tak menyangka sangat menyenangkan menggoda mu kyuhyun, selama dua tahun ini kau tak pernah menunjukkan sikap yg menyenagkan mu ini terhadapku"

Cangmin tersenyum lagi, mengingat selama mereka berpacaran dulu, kyuhyun hanya menunjukkan sikap baiknya dan sikap tidak nyamannya terhadap cangmin.
Tapi tadi berbeda petengkaran tadi menampilkan sesuatu yg berbeda.
Meski hari ini dia gagal lagi mengajak kyuhyun berkencan berdua, dan berakhir berkencan dibelakang rumahnya dengan kyuhyun yg masih dalam mod tak baik mendengar ejekan yg selalu dilayangkan oleh cangmin.

TAPi cangmin sangat bahagia, ntahlah Dia merasa sekarang kyuhyun sudah bisa menerima kehadirannya, dan itu membuat dia tenang meninggalkan kyuhyun. Bahkan Cangmin sempat mencium pipi kyuhyun sebelum dia pulang, meski berakhir dengan teriakan kyuhyun yg menggema diseluruh penjuru rumahnya yg sangat besar.

"Hanya tinggal menunggu waktu untuk bisa bersamamu kyuhyun" cangmin tersenyum dan melanjutkan perjalanannya dengan hati bahagia
"Tunggu aku pulang kyuhyun"

"Sialan kau cangmin, mati saja kau mati kau, ku tendang kau dasar kurang ajar, sialan sialan.. "
Umpatan yg keluar dari mulut kyuhyun meluapkan kemarahannya dengan memencet tombol pspnya secara kasar.
"Aku tak akan memafkan mu, sialaaaan kau CANGMIIIIIINNNN "
dan berakhir dengan tulisan WINER di layar gamenya.
"HAHAHAHAAAAAA" dan tawa kyuhyun terdengar keseluruh rumahnya.

"Ada apa dengan nona kyuhyun, sepertinya dia sangat bahagia sekali?"
Suara salah satu maid yg sedang berada didapur.
"Mungkin nona sedang bahagia karna tadi tuan cangmin datang kesini"
Jawab salah satu teman sepropesi sama dengannya yg kebetulan berdiri didepannya.
Ckckkk
Tawa tertahan dari 4 maid yg kebetulan sedang berkumpul didapur.
"Iya padahal sebelumnya aku sempat takut mendengar pertengkarang mereka tadi"
Dan diangguki oleh ketiga temannya.
"Yah namanya juga saling cinta, wajar bukan jika mereka bertengkar, aku juga sering bertemgkar dengan kekasihku"
Hihihii...
Bla bla bla.. dan gosip panjangpun terjadi didapur yg hanya terisi oleh maid maid yg bekerja dirumah tuan cho.
Tanpa mereka sadari seseorang pria tinggi berbadan kekar dengan lesung pipi diwajahnya, mendengar ucapan mereka dibalik tembok yg menghalangi dapur dengan ruang makan.

Pria itu membalikan badannya, awalnya dia berniat akan mengambil minum, tapi ketika mendengar ucapan para maid didapur tadi, niatnya diurungkan pria itu kembali kekamar dengan fikiran yg berkecamuk di otaknya.

Pria itu siwon, berhenti didepan kamar kyuhyun, dia mendengar berbagai macam umpatan terhadap cangmin dibalik pintu kyuhyun yg tertutup rapat, hatinya merasa gelisah dia teringat akan ucapan kyuhyun kemarin malam di mobil.

*Flashback *

Siwon tersenyum bolehkan dia merasa bahagia dan mengangkat sakit hatinya yg tadi."jadi kau memgkhwatirkan ku?"

"Tentu saja bodoh"

"Tapi mengapa kau hanyamarah marah terhadap ku? Seharusnya kau juga memarahi cangmin tadi, aku sungguh malu tadi "

"Maafkan aku siwonie, aku tak bisa marah terhadap cangmin"

Nyuuttt~

Hati siwon sakit seketika ketika kyuhyun berbicara seperti itu, bukankah berarti kyuhyun sangat mencintai dan menyayangi camgmin.

"Apakah kau sangat mencintainya ? sehingga kau tak bisa marah terhadapnya" Tanya siwon dengan nada lemah

Kyuhun menarik nafas "aku hanya merasa belum terlalu dekat dengannya, ada perasaan asing yg mebuatku tak bisa untuk bisa melakukan yg ku ingin kan"

"Maksud mu?"

"Aku hanya merasa kami belum terlalu dekat dan aku belum merasa nyaman ketika bersamanya,"

*flashback end*

'Apa sekarang kau sudah merasa nyaman dengannya kyuhyunie'

Siwon melanjutkan langkahnya, memasuki kamarnya duduk dibangku depan meja belajarnya, dia membuka laptop dan menyalakannya, berniat akan belajar malam ini, untuk menengkan hatinya yg gelisah seharian ini.
Ketika laptop menyala, terpampang wajah kyuhyun dan siwon sebagai wallpaper nya, dengan kyuhyun yg merangkul lengan siwon dan tersenyum, foto ini diambil ketika mereka berlibur kepantai bersama sebulan yang lalu.
Siwon tersenyum getir 'apaka aku harus merelakan mu kyuhyunie, apa yg harus aku lakukan' siwon mengelus foto kyuhyun yg menjadi wallpapernya.
Ingatannya kembali tadi sore, dia melihat cangmin mengecup pipi kyuhyun ditaman belakang, dia yg berniat menghampiri kyuhyun berhenti berjalan, hatinya begitu hancur melihat kejadian tersebut, kakinya lemas dan dunianya terasa hancur.
Siwon mengenggelamkan wajahnya di kedua tangannya yg dia rebahkan dimeja, hatinya terasa sakit hari ini, kyuhyun yg bertengkar dengan cangmin, kyuhyun dan cangmin yg saling mengejek,.cangmin yg mencium pipi kyuhyun dan kenyataan ... kyuhyun yg sudah nyaman dengan cangmin.
'Apa sebentar lagi posisi ku akan tergantikan olehnya?' Setetes air mata keluar dari mata siwon yg tertutup oleh lengannya yg direbahkan dimeja.
'Bukankah ini yg terbaik untuk mereka, kau yg menginginkan ini siwon, bahkan sebentar lagi kau akan pergi dari sini'
Siwon mengangis dalam diam, dia menarik nafas .

'Bagaimana caranya untuk bisa merelakan mu bersama dengannya kyuhyunie'

Lama siwon dalam posisi seperti itu, hatinya hancur saat ini, dia mengangkat kepalanya, memusatkan perhatiannya kelaptop yg terabaikan olehnya, membuka file dan mengambil buku manajemen yg ada didepannya kemudian dia membukanya, matanya beralih kelaptop dan kebuku yg tadi dia buka.
Tapi otanya tak bisa berfikir dengan baik, berulang dia mempelajari pelajaran tersebut tapi tak satu pun ada yg masuk keotaknya, terkadang fikirannya kosong karna melamun.

Tok tok tok
"Siwonie aku masuk"
Kyuhyun membuka pintu kamar siwon, menghampiri siwon yg sendag memusatkan matanya didepan laptop. Sedikit cemberut karna siwon tak memalingkan wajahnya kearahnya.
Kyuhyun memeluk leher siwon dari belakang"siwonie aku sudah ngantuk"
Siwon kaget tetapi kyuhyun tak menyadari kekagetan siwon karna pelukannya , siwon tersadar dari lamunannya, dia tersenyum menyentuh tangan kyuhyun yg melingkar dilehernya.
"Mari kita tidur" siwon berdiri menuntun kyuhyun menuju kamarnya.

Sesampainya dikamar kyuhyun, siwon merebahkan dirinya dikasur kyuhyun dan diikuti kyuhyun, kyuhyun meletakkan kepalanya didada siwon yg tertidur terlentang, siwon mengelus rambut kyuhyun agar kyuhyun tertidur, tak ada pembicaraan. Hanya ada pelukan kyuhyun yg semakin erat.

Bip.
Satu pesan masuk dihandpone kyuhyun. Kyuhyun yg baru ingin terlelap terpaksa harus membuka matanya, siwon mengambilkan handpone kyuhyun yg terletak dimeja kecil dekat demgan posisi dia tertidur saat ini dan memberikannya kepada kyuhyun, kemudian dia melanju kan membelai rambut kyuhyun .

Kyuhyun membuka pesan masuk, dan seketika matanya terbuka lebar membaca pesan tersebut

From: Cangmin oppa

'Selamat malam kyundut
:D
Dan jangan lupa mimpikan oppa mu yg tampan ini '

"CANGMIN SIALAAAAAN"

Dan Teriakan kyuhyun mengagdetkan seisi rumah dengan teriakan kyuhyun dan siwon yg makin memejamkan matanya .

Dimobil tak hentinya kyuhyun mengumpat tak jelas, pagi ini cangmin memberikan pesan yg berakhir dengan kata gendut diakhir katanya, kyuhyun yg pulang dari lari paginya bersama siwon langsung menelpon cangmin dan marah marah, sama halnya dengan semalam, kyuhyun menelpon cangmin hampir satu jam, Itu adalah telpon terlama semenjak mereka berpacaran, siwon yg sedang menjalankan mobil hanya bisa terdiam memandang jalan, semalam selama kyuhyun menelpon cangmin dia hanya bisa terdiam dan merebahkan badannya mendengarkan umpatan kyuhyun kepada cangmi, meski berakhir dengan perdamaian akhrinya dan tawa yg keluar dari mulut kyuhyun, yg duduk disampingnya.

"Kyuhyuuuun... " teriakan seorang gadis menggema diseluruh kantin kampus.
Kyuhyun yg sedang duduk bersama siwon dan jaejong menoleh kesumber suara, disana dia melihat gadis mungil dengan rambut hitam yg dikuncir kuda sedang berlari kearahnya. Kyuhyun tersenyum melihat gadis tersebut, dia berdiri dan merentangkan tangannya bersiap untuk memeluk gadis tersebu.

"Donghaeeee... "
Donghae nama gadis tersebut memeluk kyuhyun, mereka lompat lompat dan berputar.
Dan tertawa bersama.
"Aku merindukanmu donghaeee "
"Aku jugaa kyuhyun"
"Kau melupankan ku?" Donghae dan kyuhyun berhenti memutar dan melihat kesumber suara.
"Ohh. Jaejoong... aku juga merindukan mu " donghae menghampiri jaejong yg berdiri dan kemudian memeluk jaejong.

"Owh.. siwon apa kabar.. ? Wah kamu semakin tampan saja"

"Aku baik donghae"siwon tersenyum kepada donghae
Donghae duduk disamping jaejong.

"Bagaimana dengan preaktek mu donghae?" Tanya siwon sambil meminum lemon teanya

"Sangat sulit , kamu tau aku berada ditempat yang sulit untuk mendapatkan sinyal, disana benar benar tempat yang jauh dari keramaian,.mau kemana mana saja jauh, ukhh sungguh menyebalkan, mengapa aku ditempatkan seperti itu" donghae menghela nafas.

"Bahkan untuk mengobati mereka saja sangat sulit, mereka masih percaya dengan dukun yg bisa mengobati mereka"

Jaejong mengelus punggung donghae yg terlihat lesu.
"Bersabarlah"

"Aku selalu bersabar jae" donghae mengambil minuman yg berada didepannya kemudian meminumnya.

"Yak .. ikan itukan minuman siwonie "
Kyuhyun menunjuk donghae yg sedang meminum minuman siwon dan menatap tajam donghae.

"Apa, ? Aku haus kyuhyun" donghae melihat kyuhyun dengan tatapan tanpa dosa.
"Kamu kan bisa membelinya donghaee"
"Tapi aku sangat lelah, semalam aku harus membuat laporan hasil magang ku kemarin"
"Yah. Tapikan tidak perlu meminum minuman siwonie ,"

Siwon dan jaejong hanya menggeleng gelangkan keplanya, melihat pertengkaran mereka.
Donghae adalah teman kyuhyun dan siwon sejak sma, berbeda dengan siwon, kyuhyun dan jaejong, donghae mengambil jurusan kedokteran, sehingga mereka jarang bertemu, mengingat donghae sangat sibuk dengan kuliahnya sebagai mahasiswa kedokteran ditambah selama enam bulan yg lalu donghae melaksanakan magangnya yg berada didesa pedalaman. Sehingga mereka tidak bertemu selama 6 bulan ini.

"Dimana hyukjae donghae?" Pertanyaan siwon menghentikan omelan kyuhyun.
"Dia masih ada kuliah siwon, mungkin sebentar lagi selesai"
Siwon menggukan kepalanya.
"Nah itu dia" donghae tersenyum bahagia ketika melihat pria berkulit putih dengan kaos putih yg tertutup kemeja kotak kotak merah tak terkancing dan celana jeans panjangnya. Menghampiri mereka, pria itu melambaikan tanangannya dan disambut oleh donghae.

Ketika samapai pria itu mengecup pipi donghae dan kemudian duduk disamping donghae.
"Apa yg aku lewatkan?"

"Pertengkaran anak kecil hyukjae"
Tatapan membunuh ditunjukan kepada jaejong oleh kyuhyun
"Aku bukan anak kecil jae"
"Kau memang anak kecil kyuhyunnn "
Kyuhyun geram, "kau dan cangmin sama saja jae"
Jaejong terkikik, kyuhyun berdiri
"Mau kemana kyuhyunie?" Siwon menggem tangan kyuhyun yg hendak pergi dari tempat duduknya.
"Aku ingin memesan minumanmu yg tadi diminum oleh ikan itu." Tunjuk kyuhyun menggunakan wajahnya kepada donghae yg sedang bersandar dilengan kekasihnya hyukjae.
"Sekalian aku pesan ramen ya kyuhyun"
"Pesan sendiri ikan "
"Yah.. hyukjae kyuhyun tidak mau memesankan aku ramen, aku kan sangat lapar" rajuk donghae kepada kekasihnya. Kyuhyun memutar malas matanya.
"Ikhh menyebalkan, baiklah dan kau hyukjae mau pesan apa"

"Aku pesan minum saja kyu" hyukjae tersenyum, mengelus tangan donghae yg dengan bergelayut manja dilengannya.

Kyuhyun melangkahkan kakinya meninggalkan jaejong, siwon , donghae dan hyukjae yg mulai berceloteh menceritakan pengalaman donghae selama magang dipedesaan.

"Apa kau harus memakai masker disini ?"

"Aku harus siwonie, aku tak ingin tertular penyakit rabies"

"Maksudmu?"

Kyuhyun memandang siwon sebentar, "sudahlah kita masuk kedalam"

Kyuhyun dan siwon memasuki bandara, hari ini kyuhyun akan mengantar cangmin pergi, setelah perdebatan panjang tadi pagi akhrinya kyuhyun setuju untuk mengantar cangmin pergi, dan mereka bertemu dibandara.

Cangmin menaikan satu tangannya melambai untuk memanggil kyuhyun yg sudah terlihat olehnya.
"Kyunduuuuutttt ... " panggilan baru cangmin untuk kyuhyun. Dan cangmin sangat menyukainya.
Kyuhyun memutar matanya, melihat cangmin dengan kesal, kemudian menghamprinya.
"Berhenti memanggilku dengan sebutan menjijikan tersebut oppa" kyuhyun mencubit lengan cangmin.
"Aww.. ini sakit kyundut" cangmin mengelus lengannya yg tadi dicubit kyuhyun.
"Yak berhenti memanggilku seperti itu" kyuhyun memukul mukul cangmin dengan tas yg dibawanya.
"Aw aw aw.. yak berhenti kyuhyun, oke oke aku tak akan memanggil mu seperti itu lagi" cangmin mencoba menghentikan tindakan brutal kyuhyun.
Kyuhyun tersenyum puas."bagus, anak penurut"
.kyuhyun merapikan penampilannya, yg sempat kusut karna tadi memukul cangmin"aku tak tau jika kau bisa sebrutal ini kyuhyun" cagmin mengelus ngelus keplanya yg tadi kena pukulan tas kyuhyun.
"Itu balasan untuk mu oppa"
"Ikhh.. ini sakit sekali.. apa isi dari tas mu sih"
kyuhyun menganggat satu sudut bibirnya "Hanya ada beberapa buku dan kamus b .inggris "
"Pantas saja sakit sekali"
Cangmin memperhatikan kyuhyun"mengapa kau memakai masker?"
"Aku hanya tak ingin tertular penyakit rabies mu"
"Aku bukan hewan yg bisa menulari mu penyakit itu kyuhyun"
Kyuhyun mengendus, "kau menularkannya oppa "
"Aku, kapan aku menurakannya"
"Kemarin"
Cangmin tersenyum jahil kepada kyuhyun "ingin mengulainya ?"
Kyuhyun menatap tajam cangmin "jangan bermimpi"
Cangmin tertawa, sangat menyenangkan menggoda kyuhyun. Kyuhyun memanyunkan mulutnya didalam masker dan menyilangkan tangannya didadanya "kau menyebalkaaan oppaaaa... "
Dan mereka melanjutkan pertengkaran mereka.

Siwon yg berdiri satu meter dibelakang kyuhyun hanya terdiam sendu melihat pertengkaran mereka
'Mereka sangat cocok, apa sekarang aku harus mundur '

Siwon menunduk, dia mengis dalam diam.
'tidak .. aku tidak bisa' siwon mengangkat kepalanya, 'Aku tak bisa melepaskan mu, apapun itu aku harus mengambilmu kyuhyun, aku tak perduli dengan apapun, aku harus memiliki mu, aku tak ingin pergi dan aku tak ingin kau menjadi milik cangmin, atau siapapun tidak akan'

Siwon mengepalkan tangannya, dia melangkahkan kakinya menuju cangmin dan kyuhyun yg sedang tertawa.

Siwon menarik kyuhyun untuk menghadapnya, membuka paksa masker kyuhyun dan kemudian..

Chup`~

Siwon mencium Kyuhyun dibibirnya, menggerakkan bibirnya, dan menahan tengkuk kyuhyun dengan tangan kanannya agar tidak bergerak, kyuhyun yg kaget masih membuka matanya melihat siwon yg memejamkan matanya.
siwon menarik pinggang tangan kirinya merapatkan tubuh mereka.
Kyuhyun yang tebuai dengan pergerakan bibir siwon di bibirnya, memejamkan matanya, mengikuti permainan siwon dibibirnya, menaikan tangannya memegang kemeja pink yang digunakan siwon. Membuka mulutnya agar siwon bisa lebih dalam menciumnya.
Tidak memperdulikan dimana mereka dan tatapan orang kepada mereka, siwon dan kyuhyun hanya menikmati apa yg mereka lakukan sekarang.
Menyalurkan cinta mereka yang sangat mereka ingin keluarkan sejak dulu.

"Aku mencintaimu kyuhyunie, sangat mencintaimua" ucap siwon disela sela ciuman mereka.

Kyuhyun tersenyum dan semakin memperdalam ciuman mereka.

Sedangkan cangmin hanya terbengong melihat pemandangan didepannya.

Tbc.

Komen kalian gg tampil disini.
Tapi hanya masuk email saya.
Aneh, ada yg tau kenapa?

Trimakasih yg udh komen ^^

Akhir kata...

I miss youu..
Muaachh...