Disclamer : bukan punya saya
Warning: typo dll...
Lemon ntr.
Sudah empat hari kaguya tinggal di rumah naruto, dan selama itu pula kaguya selalu melayani nafsu naruto. dia tidak punya pilihan selain menurut karna naruto selalu mengancam akan menyebarkan rekaman diri nya waktu itu.
Seperti saat ini diri nya hanya pasrah saat lelaki itu terus menghujam vagina dengan brutal, padahal ini masih pagi.
"ahhh... ahhh... ahhh... s-sudah a-aku sangat lelah" ujar kaguya saat naruto terus menggerakan penis di dalam vagina milik nya.
"uhhh... aku belum puas jadi nikmati saja ahhhh..."
Dengan brutal naruto terus menggenjot wanita di bawah nya yang saat ini terus mendesah karna penis besar nya. dia menatap kaguya yang kini tampak sangat mengairah kan dengan tubuh polos penuh keringat. Wanita itu berbaring di bawah nya dengan kaki yang mengangkang serta buag dada yang terus bergoyang naik turun.
"ahhh... ahhh... ahhh... a-aku akan keluar uhhh..."
Mendengar ucapan kaguya naruto semakin bersemangat menggerakan pinggul nya. dia juga merasa akan segera keluar karna penis nya terus di jepit vagina kaguya.
"ahhh... ahhh... ahhh... ahhh... a-aku keluar uhhh... aku keluarrrr... kyahhhh..." tubuh nya menegang dengan dada mebusung saat merasakan klimaks.
"uhhh... aku juga kaguya guhhhhh..."
Crot.. crot.. crot..
naruto membenamkan penis nya di dalam vagina kaguya sambil menyemburkan sperma nya. membuat kaguya memejamkan meta nya saat merasakan cairan panas mengalir masuk kedalam rahim nya.
"kau terlihat sangat menikmati saat spermaku mengalir masuk kedalam rahim mu kaguya." ujar naruto sambil melihat kaguya yang memejam kan mata nya.
Mendengar ucapan naruto tentu saja membuat kaguya sangat malu. Diri nya terlihat menikmati pergumulan ini. Padahal dia di paksa tapi kenapa tubuh nya menikmati setiap sentuhan naruto. tapi jika boleh jujur dia memang selalu menikmati saat penis besar itu memasuki vagina nya. hanya saja dia tidak mau mengakui itu semua.
"hey.. ini masih pagi, tapi kau sudah membuat kaguya mendesah sangat keras naru."
Naruto dan kaguya menolah saat mendengar suara wanita dari arah pintu kamar. dan mereka melihat kushina yang saat ini berdiri di depan pintu yang sudah terbuka itu.
Kushina berjalan masuk kedalam kamar dengan senyum di wajah nya. dia mengenakan pakaian rumahan berupa rok merah selutut dan kaos lengan pendek warna biru. Rambut nya di biarakan tergerai seperti basa.
Melihat kushina sudah berdiri di samping ranjang, naruto mencabut penis nya dari dalam vagina kaguya. lalu dia menarik kushina hingga wanita itu berbaring di samping kaguya yang masih kelelahan.
"ahhh... dasar anak nakal kau sudah bermain dengan kaguya tapi kau masih belum puas juga." Ujar kushina saat tubuh nya mulai di gerayangi oleh naruto. bahkan naruto kini sudah menindih tubuh nya.
"aku tidak akan puas sebelum menikmati tubuh my kushi-chan. "
"Tapi hari ini kau ada rapat penting, jadi mandi sana dan bersiaplah jangan sampai terlambat."
Mendengar ucapan kushina naruto mendecih kesal. Dia lupa kalau hari ini ada rapat. Jadi dengan berat hati dia bangkit dari atas tubuh kushina lalu berjalan kekamar mandi. Tapi sebelum benar- benar masuk kekamar mandi dia mengucapkan sesuatu yang membuat kushina tersenyum senang.
" persiapkan dirimu untuk nanti malam kushi-chan. karna aku tidak akan membiarkan kau beristi rahat." Ujar naruto sambil tersenyum. Dia menutup pintu kamar madi dan memulai ritual paginya.
sementara di atas ranjang kini hanya tinggal kushina dan kaguya saja. Kushina mendudukan diri nya lalu menatap wanita yang kini tidak mengenakan apapun di tubuh nya itu dengan senyum.
"seperti nya kau mulai menikmati penis naruto kaguya-chan" ujar kushina dengan senyum nakal nya. kushina masih ingat saat pertama kali kaguya tinggal di sini, wanita berambut putih itu selalu memberi perlawanan saat setiap kali naruto ingin bersetubuh dengan nya, tapi setelah beberapa hari sudah tidak ada perlawanan lagi dari kaguya. dia hanya akan mengutarakan penolakan tapi tidak melakukan apa apa saat naruto memakai tubuh nya.
Kaguya hanya diam mendengar ucapan kushina, jujur saja diri nya mulai menikmati setiap sentuhan naruto pada tubuh nya, meski awal nya menolak tapi setelah empat hari naruto selalu menyetubuhi nya kaguya jadi ingin selalu merasakan penis naruto memasuki vagina nya. setiap kali penis besar itu menghujam vagina milik nya membuat diri nya merasa melayang dan itu memang sangat nikmat.
" sebaik nya kau membersihkan diri di kamar ku sebelum naruto keluar dari kamar mandi, kau tau kan kalau dia tidak pernah puas. Melihat kau masih telanjang aku yakin kalau naruto akan menikmati tubuh mu lagi"
Menuruti ucapan kushina kaguya turun dari ranjang, tidak lupa dia memunguti pakain nya yang tercecer di lantai lalu pergi untuk membersihkan diri di kamar kushina.
SKIP...
Tidak terasa waktu sudah menunjukan pukul tiga sore. Saat ini di rumah kushina terlihat mikoto dan kushina sedang sibuk di dapur mereka sedang membuat kue. Bukan hanya mereka berdua tapi juga ada kaguya yang membantu mengaduk adonan meski masih sering melamun. Entah apa yang dia pikirkan.
"apa adona nya sudah siap kaguya-chan?"
" a-ahh.. iya ini sudah selesai kushina-san." Jawap kaguya sambil menyerahkan adonan kue pada kushina.
" hehehe.. aku seperti mempunyai menantu saja". Ujar kushina dengan senyum.
Ucapan kushina membuat kaguya tersipu. Yah tidak bisa di pungkiri memskipun diri nya sudah menerima perlakuan tidak menyenang kan dari naruto tapi tetap saja hati kecil nya masih menyimpan rasa pada lelaki berambut pirang itu.
" sperti nya dia cocok jadi menantu mu kushina. Selain cantik dia juga sangat baik." Sahut mikoto yang sedang menuangkan adonan kue pada cetakan.
" aku tidak masalah asal dia mau berbagi dengan kita mikoto. ne.. bagai mana kaguya apa kau mau jadi menantuku, tapi kau harus mau berbagi dengan kami."
Mendengar pertanyaan kushina tentu saja membuat kaguya bingung, diri nya sudah tidak suci lagi, dan lelaki yang mengambil kesucian nya adalah naruto. maka dari itu jika saja lelaki itu menyatakan perasaan nya tentu saja kaguya akan menerima nya karna diri nya masih menyukai lelaki itu. Lagi pula dia tidak punya pilihan lain, dia takut kalau tidakl ada lelaki yang mau denga nya karna dia sudah tidak suci lagi.
Kaguya mengangguk dengan malu-malu untuk menjawap perta nyaan kushina. Mungkin ini pilihan yang tepat meskipun diri nya harus berbagi dengan banyak orang.
"benarkah..aku sangat senang sekali kaguya-chan. " ujar kusina sambil memeluk calon menangtu nya itu dengan erat. " mulai sekarang kau harus memanggil ku kaa-san.!"
"b-baik lah k-kaa-san. Tapi apa naruto mau menerima ku jadi istri nya.?"
"kau tenang saja dia pasti mau kok, mana mungkin dia menolak wanita secantik dirimu."
Kaguya sangat senang mendengar ucapan kushina yah meskipun harus berbagi denga orang lain tapi tidak papa yang penting diri nya bisa menjadi istri naruto itu adalah hal yang selalu dia impikan.
" hey... sudah hentikan acara peluk-peluka nya dan bantu aku menyelesaikan kue-kue ini."
Mendengar ucapa mikoto kushina melepas peluka nya pada kaguya.
" kau mengganggu kesenangan ku saja mikoto" ujar kushina sebal, tapi dia menuruti permintaan mikoto.
"ayo kaguya kita selesaikan membuat kue-kue ini." Ajak kushina dengan semangat.
"haik.. kaa-san.."
Dan mereka bertiga mulai sibuk lagi dengan kue yang sedang mereka buat. Tapi kali ini kaguya membantu dengan senyum di wajah nya.
Sementara itu dengan naruto saat ini dia sedang duduk di ruangan kantor nya. dia tidak sendiri tapi ada wanita berambut indigo yang saat ini sadang berjongkok di bawah nya. yah dia adalah hinata wanita berambut indigo itu kini sedang sibuk memaju mundurkan kepala nya di antara selangkangan naruto dengan penis yang keluar masuk di dalam mulut nya.
"emmhhhh... puuaaaahhhh... lihat penis mu semakin membesar naru mulutku hampir tidak muat untuk mengulum nya."hinata melepas kuluma nya lalu mengocok penis itu dengan tangan nya.
"tentu saja hinata jika tidak besar mana mungkin kau akan ketagihan dengan penisku." Jawap naruto sambil menikmati kocokan tangan hinata.
"yahh... penismu memang sangat nikmat sampai-sampai membuatku menghianati sasuke. tapi aku tidak menyesal jika bisa terus merasakan penis mu menghujam vaginaku."
Mendengan ucapan hinata naruto tersenyum dengan senang. dia memandang istri dari sasuke itu yang kini tidak mengenakan sehelai benang pun di tubuh nya, membuat dia bisa melihat payudara besar hinata dengan jelas.
" baiklah sekarang saat nya membuat mu menjerit keenakan."
Hinata tersenyum senang mendengar ucapan naruto, dia berdiri lalu duduh di atas meja tepat di hadapan naruto.
"aku siap merasakan penis besarmu memasuki vaginaku naru." ujar hinata sambil mebuka paha nya di hadapan naruto.
Naruto sendiri kini berdiri lalu mulai melepas semua pakaian nya dan setelah selesai dia mulai mendekatkan penis nya pada vagina hinata.
"lihat vaginamu sangat basah hinata." ucap naruto sebelum memasukan penis nya.
"itu karna tadi kau sudah membuatku klimaks naru."
yah naruto memang sudah membuat hinata merasakan oregas me dengan rangsangan jari nya tadi. Maka dari itu kini vagina hinata sudah sangat basah.
"yah dan sekarang aku akan membuatmu klimaks lagi."
Selesai dengan ucapa nya naruto langsung menghentakan penis nya yang sudah siap kedalam vagina hinata, aksi naruto tentu saja membuat hinata kaget dia sampai mendongakan wajah nya. wanita berambut indigo itu terlihat begitu menikmati saat penis naruto menembus vagina nya dengan tiba-tiba.
" ahhh... penis mu masuk sangat dalam naru, uhhh... ini nikmat sekalihh..."
"aku akan membuatmu lebih nikmat lagi hinata."
Naruto mulai menggerakan pinggul nya membuat hinata yang duduk di meja mendesah nikmat.
"ahhh... ahhh... ahhh... ahhh... yahhhh... terus naruhhh... ahhh... terus tusuk vaginaku dengan cepat ahhhh..."
Menuruti permintaan hinata naruto mempercepat geraka nya sementara tanga nya memegangi pinggul hinata. Hinata sendiri meletakan tangan nya di pundak naruto. tubuh nya terus terhentak menerima sodokan penis naruto di vagina nya.
"ahhh...yahhh... ini nikmat sekali naru uhhh... vaginaku merasa sangat nikmat karna penismu ahhh... ahhh... ahhh... uhhhh..."
Desahan hinata semakin keras setiap kali penis naruto menghujam vagina, nya dia memejamkan mata sambil mendongak karna merasakan sensasi yang begitu nikmat.
Naruto sendiri hanya menyeringai senang karna bisa membuat hinata mendesah nikmat, dia menatap wajah istri dari sasuke itu yang terlihat sangat senang setiap menerima sodokan penis nya.
Masih dalam posisi yang sama yaitu hinata yang duduk di atas meja denan kedua paha yang terbuka lebar serta naruto yang berdiri di depa nya sambil terus menggerakan pinggul nya, mereka seakan tidak peduli bahwa saat ini mereka sedang bercinta di kantor, toh mereka mengunci pintu jadi tidak perlu kawatir kalau ada orang yang tiba-tiba masuk.
"ahhh... ahhh... ahhh... yeahhh... uhhh... a-aku mau keluar naru uhhh... aku sudah tidak bisa menahanya lagihhh... ahhh... ahhh... ahhh..."
"Jangan di tahan hinata keluarkan saja" jawap naruto sambil terus memompa vagina hinata.
"ahhh... ahhh... yahhh a-aku keluar naru ahhh... aku keluarrr... kyaaahhhhhhhh..."
desahan panjang hinata menjadi tanda bahwa diri nya sudah mendapatkan klimaks nya. bukan hanya itu tubuh nya juga menegang dengan wajah yang mendongak keatas serta dada yang membusuh indah.
Naruto merasa penis nya di jepit oleh vagina hinata dengan sangat kuat saat wanita itu mencapai klimaks, dia juga merasakan cairan hangat yang membasahi penis nya yang masih terus bergerak di dalam vagina hinata.
"ahhh... ahhh... uhhh... berhenti naru ahhh... aku baru saja keluar uhhh... biarkan aku istirahat sebentar ahhhh..."
"kita tidak akan berhenti sebelum aku benar-benar puas hinata, jadi diam dan nikmati saja."
Setelah Mendengar ucapan naruto tentu saja hinata tau kalau ini tidak akan selesai dengan cepat, dia berharap semoga diri nya masih bisa berjalan saat ini selesai.
Naruto yang merasa bosan dengan posisi itu menghentikan geraka nya lalu menuntun hinata untuk berdiri. Dia mengangkat kaki kanan hinata denga tangan kiri sehingga hinata kini berdiri dengan satu kaki. Sementara hinata dia memeluk leher naruto dengan kedua tangan nya agar tidak terjatuh.
"kita lanjutkan hinata" kata naruto menggoda, dia mulai menggerakan pinggul nya lagi membuat hinata kembali mendesah.
"ahhh... ahhh... yahhh... nikkmat sekali naru uhhh... penismu menyentuh rahimku uhhh..."
Dalam posisi berdiri hinata merasakan penis naruto memasuki vagina nya semakin dalam membuat nya merasa seperti melayang. Kini tubuh nya juga sudah mengkilap karna keringat membuat nya terlihat sangat menggoda untuk di nikmati.
" ahhh... ahhh... ahhh... l-lagi naru berikan aku terus ahhh... jangan berghenti ohhh... ini nikmat sekali ahhh..."
Naruto sangat senang mendengar ucapan hinata. dia sangat puas bisa membuat hinata seperti ini mendesah dalam kenikmatan yang dia berikan. Dia juga sangat senang melihat ekspresi hinata setiap kali mereka bercinta, wanita itu akan memperlihatkan wajah sayu menggoda nya membuat nya semakin bersemangat menggenjot hinata.
"ahhh... ahhh... ahhh... ahhh... aku mau keluar lagi naruhh... ohhh... "
"aku juga hinata, aku akan mengeluarkan nya di dalam." Naruto mempercepat lagi gerakan pinggul nya saat merasa akan klimaks. gerakan cepat nya membuat tubuh hinata terhentak kasar.
"uhhh... yahhh... naruhh... keluarkan di dalam ahhh... ahhh... ahhh... penuhi rahimku dengan sperma panas mu uhhh... uhhh... uhhh..."
Plak. Plak. plak. plak.
Suara benturan selangkangan mereka terdengar keras.
"ahhh... ahhh... ahhh... a-aku kelauar naru aku keluar... kyahhhhh..." hinata memeluh tubuh naruto dengan erat saat gelombang orgasme menghantam tubuh nya. bahkan tubuh nya sampai bergetar saking kuat nya orgasme yang dia rasakan.
"uhhh... aku juga hinata guuhh..."
naruto menyemprotan spermanya di dalam vagina hinata membuat wanita itu memejamkan mata saat merasakan cairan panas memenuhi rahim nya.
"hah hah hah hah. Aku lelah sekali naru hah tubuhku sangat lemas." Hinata kini sudah berdiri dengan kedua kaki nya tapi dia masih memeluk naruto karna dia merasa kaki nya tidak mampu menopang tubuh nya sendiri. Dengan kemaluan yang masih menyatu hinata menyandarkan kepala nya di dada naruto mencoba untuk istirahat.
"tapi aku belum selesai hinata, jadi kau belum boleh istirahat."
Ucapan naruto membuat hinata tersenyum dia tau laki-laki ini tidak akan puas hanya dengan sekai orgasme jadi dia hanya pasrah saat tubuh nya di bawa ke atas meja lalu di tidurkan di sana. Dan saat dia bersiap menerima sodokan penis naruto lagi suara dering hp mengalihkan perhatian nya dan naruto.
Masih dalam posisi berbaring dengan penis naruto di dalam vagina nya hinata mengambil hp didalam tas yang ada di sebelah tubuh nya. dia melihat nama yang tertera di layar hp nya dan mengetahui bahwa yang menelfon adalah suami nya. setelah menyuruh naruto untuk diam hinata menjawap telfon tersebut.
"halo sasuke-kun."
"ya hinata. kau sedang apa? Aku sangat meindukanmu."
"aku habis belanja untuk makan malam karna persediaan sudah hampir habis."
jawap hinata berbohong.
Andai kau tau sasuke saat ini istrimu sedang berbaring di atas meja dengan penis naruto memenuhi vagina nya.
"hn. Aku sangat rindu dengan masakan mu hinata."
"tenang saja sasuke-kun, saat pulang nanti aku akan memasakan masakan yang sangat enak untuk mu. ahhh..."
Tiba tiba hinata mendesah di ahir ucapa nya saat merasakan penis naruto bergerak di dalam vagina nya. dia menatap naruto sambil menggelengkan kepala .
"kau kenapa hinata?"
"t-tidak sasuke-kun aku hanya terpeleset."
Seringai naruto semakin lebar saat mendengar kobohongan hinata pada sasuke. dia sedikit mempercepat tempo gerakan nya membuat hinata harus berjuang untuk menahan desaha nya.
"berhati-hatilah hinata kau bisa terluka kalau sampai jatuh."
"i-iya. Aku akan berhati hati. em.. sudah dulu ya sasuke-kun aku ingin memasak makan malam dulu."
Itu hanya alasan hinata saja untuk segera mengahiri obrolan dengan sasuke, karna dia tidak bisa menahan desaha nya lebih lama lagi.
"baiklah, lagi pula aku masih sibuk. hati hati di rumah hinata."
"iya sasuke-kun"
"dasar kau tidak bisa menunggu sebentar yah!" ucap sebal hinata. dia menatap lelaki yang sedang menggagahi nya dengan wajah kesal.
"tapi kau menikmati nya kan? Bukti nya kau sampai menahan desahan mu."
"itu karna aku tidak mau sasuke tau. Bagai ma-ahhh..." hinata tidak bisa melanjutkan ucapa nya karna harus mendesah saat tiba-tiba naruto menghentakan penis nya kedalam vagina nya.
"sudah bicara nya lebih baik sekarang kita lanjutkan permainan kita." Dengan seringai senang naruto mempercepat geraka nya, tidak peduli dengan hinata yang mendesah semakin keras. Dia ingin tau sekuat apa hinata kalau harus melayani diri nya seorang diri.
Waktu sudah menunjukan pukul enam ini di rumah naruto terlihat tiga orang yang sedang menata makanan di meja makan. Mereka adalah kushina mikoto dan kaguya. kali ini kaguya terlihat lebih ceria dia sudah tidak murung lagi seperti kemarin. mungkin karna pembicaraan nya dengan kushina tdi pagi.
Ting tong.
"mungkin itu naruto. kaguya tolong bukakan pintu nya."
"haik kaa-san."
Dengan langkah ringan kaguya benjalan menuju pintu depan. Kushina yang melihat itu hanya tersenyum senang. tidak menyangka bahwa kaguya akan sesenang itu, padahal naruto pernah memperkosa nya tapi kaguya tetap masih menyukai naruto.
"okaeri naruto-kun" ucap kaguya setelah membuka pintu dia menyambut naruto dengan senyum di wajah nya.
Ekspresi bingun terlihat jelas di wajah naruto. tentu saja karna melihat kaguya yang menyambut nya di depan pintu di tambah dengan senyum. padahal tadi pagi kaguya masih tampak murung setelah bercinta dengan nya, tapi sekarang?
"tadaima" jawap naruto masih kebingungan. Dia melihat hinata yang berdiri di sebelah nya wanita itu juga nampak sedikit terkejut dengan perubahan sikap ingin pusing memikirkan nya naruto berjalan masuk di ikuti hinata dan kaguya di belakang nya.
"kau sudah pulang naru" ujar kushina di meja makan.
"hai "
"mau makan atau mandi dulu?"
"aku mau mandi dulu, badanku bau keringat." Jawap naruto sambil meletakan tas nya. lalu berjalan menuju kamar nya untuk membersikan diri. sementara para wanita cantik itu kembali menata makanan kali ini di bantu hinata.
Di dalam kamar mandi saat ini naruto sedang membersihkan diri nya di bawah shower, tapi kegiata nya harus terganggu karna sebuah tangan lembut memeluk nya dari belakang, dan saat dia menoleh ke belakang dia melihat kushina yang saat ini ersenyum menggoda kearah nya. dia juga bisa melihat dada besar kushina karna saat ini wanita itu tidak mengenakan apapun di tubuh nya.
"apa kau sedang menggodaku kushi-chan?"
"menurut mu." jawap kushina sambil meremas penis naruto dari belakang.
Kushina merasakan penis naruto yang mulai membesar di dalam genggama nya.
"ara.. lihat penismu langsung tegang padahal aku baru menyentuh nya." ucap kushina menggoda.
"apa kau tau kenapa kaguya terlihat senang hari ini?" kusina bertanya sambil terus meremas penis naruto.
"yah aku cukup heran padahal tadi pagi dia masih murung. Tapi tadi dia malah membukakan pintu dengan wajah tersenyum. Apa ada sesuatu yang ku lewatkan"
"ya tadi pagi aku bicara dengan nya. aku bertanya apa dia mau jadi menantuku tapi dengan siarat dia harus mau berbagi. Kupikir dia akan menolak setelah apa yang kaguya alami, tapi justru sebalik nya dia mau menjadi menantuku yang arti nya dia ingin jadi istrimu, kata nya juga dia mencintai mu."
Mendengan ucapan kushina membut naruto tersenyum. Bukan hal yang buruk kalau dia menjadikan kaguya istri lagipula kaguya sangat cantik dan menggoda di tambah dia juga wanita yang baik, dan lagi kaguya mau berbagi dengan kata lain naruto masih bisa menikmati tubuh para wanita nya.
"hem.. aku tidak keberatan lagi pula dia mau berbagi, itu yang terpenting hehehe."
"dasar bocah mesum, kau senang sekali yah...?
Naruto berbalik sehingga kini dia berhadapan dengan kushina dia memandang wanita busty itu dengan seringai.
"Mau bermain sebentar"
"lama pun boleh naru.." jawap kushina menggoda.
Naruto langsung membalik tubuh kushina menghadap diding dia ingin menusuk vagina kusina dari belakang. Mengerti maksut naruto kusina membungkukkan tubuh nya lalu kedua tanga nya pertumpu pada dinding. Tanpa pemanasan terlebih dahulu naruto memasukan penis nya kedalam vagina kushina dengan pelan.
"ahhhh...yahhh... nikmat seali naruhh... ohhhh... vaginaku sangat penuh uhhh..."
"kita baru mulai dan kau sudah mendesah seperti itu kushi-chan."
"itu karna penis mu sangat nikmat naru, ayo sekarang kerakan penis mu tusuk vaginaku dengan kuat."
Menuruti permintaan kushina naruto mulai menggerakan pinggul nya membuat kushina mendesah dengan erotis. Desahan kushina memenuhi kamar mandi yang mereka pakai untuk bercinta.
"ohhh... ini sangat nikmat ahhh... ahhh... ahhh... terus naru ahhh... lebih cepat lagihh..."
Naruto tersenyum senang mendengar desahan kushina. Dia memegang pinggul kushina lalu menggerakan pinggul nya lebih cepat lagi.
Plak. Plak. Plak. Plak.
"ahhh... ahhh... ahhh... ahhh... ahhh... ohhh... penis mu menyentuh rahim ku ahhh... nikmat sekalihh..."
Meskipun di guyur air shower yang dingin tapi tubuh mereka sangat panas karna kegiatan yang mereka lakukan. naruto terus menggerakan pinggul nya dengan cepat sementara kushina mendesah dengan lidah menjulur. Kushina terlihat sangat menikmati setiap kali penis naruto menyentuh rahim nya membuat desaha nya semakin keras.
"ahhh... ahhh... ahhh... a-aku mau keluar naruhhh... ahhh ... aku tidak bisa menaha nya ohhh..."
"keluarkan saja kushi-chan jangan di tahan"
"ohhh... yahhh... ahhh... ahhh... ahhh... a-aku keluar naru ahhh... aku keluarr... kyahhhhh..."
Saking kuat nya orgasme yang kushina rasakan sampai membuat tubuh nya menegang, kaki nya juga menjinjit dan wajah nya mendongak ke atas, Saking nikmat nya orgasme yang dia dapatkan.
"hah hah hah kau hebat naruhh... hah." Kushina bicara sambil terengah dia sangat lelah. Tapi naruto tidak peduli dia menegakan tubuh kushina lalu meremas dada besar kushina dari belakang. Lalu dia menggerakan penis nya yang masing berada di dalam vagina kushina. Membuat wanita berambut merah itu kembali mendesah.
"ahhh... ahhh... ahhh... uhhh... nikmat ahhh... nikmat sekali laruhh... ahhh..."
Naruto tidak menjawap dia sibuk meciumi leher kushina untuk menambah rangsangan, tanga nya juga masih sibuk meremas dada kushina.
"ohhh... labih naru berikan aku lebih ahhh... ahhh... ahhh...ahhh..."
"baiklah kushi-chan" jawap naruto dia menyuruh kushina untung menungging agar bisa memasukan penis nya lebih dalam. Dan saat kushina sudah dalam posisi doggy style naruto kembali bergerak dengan cepat.
Kushina tersenyum dengan wajah sayu setiap kali merasakan penis naruto keluar masuk di dalam vagina nya dia terlihat begitu menikmati.
"bagai mana kushi-chan apa kau mau lebih cepat lagi?"
"ohhh... yahhh... naru lebih cepat lagi ahhh... ayo terus tusuk vaginaku dengan cepat ahhh... ahhh... ahhh..."
Gerakan naruto kian cepat dan brutal, dia tidak peduli dengan tubuh kushina yang terhentak dengan kasar karna diri nya, toh kushina yang memintanya lagipula kushina terlihat sangat senang.
"ahhh... ahhh... ahhh... a-aku mau keluar lagi naru ahhh... ahhh... ahhh... ohhh..."
"aku juga kushi-chan uhhh... "
"di dalam naru ahhh... penuhi vaginaku dengan spermamu ahhh... ahhh... ahhh...yahhh... aku keluar naru aku keluarr... kyahhhhhhh..."
"aku juga gushi-chan guhhhhh..." naruto memasukan penis nya sangat dalam lalu menyemburkan sperma nya di dalam vagina kushina. Saking banyak nya sperma yang naruto keluarkan sampai tidak mampu di tampung semua oleh vagina kushina.
"hah hah hah aku lelah sekali naru." Ujar kushina dengan nafas memburu.
"padahal aku masih mau lagi kushi-chan tapi sudahlah kita lanjukan lagi nanti, sebaik nya kita keluar kalau tidak mau masuk angin."
lalu Mereka berdua keluar dari kamar mandi masih dengan keadaan tanpa busana, lalu saat mereka ingin memakai pakai suara pintu di buka mengalihkan perhatian mereka.
"ho.. pantas ku cari di bawah kau tidak ada ternyata kau bermain dengan naru kushina! Dasar curang kenapa kau tidak mengajak ku."
Orang yang baru saja bicara adalah mikoto dia mengenakan rok hitam selutut dan kaos putih ketat memperlihatkan lekuk tubuh nya yang sangat menggoda.
"hehehe maaf mikoto." ujar kushina sambil tersenyum.
"kalau begitu sekarang giliranku naru." Mikoto berjalan lalu duduk di atas ranjang dia berpose menggoda untuk memancing naruto.
"ayo naru jangan buat aku menunggu."
Naruto menyeringai Melihat mikoto yang sudah tidak sabar merasakan sentuhanya. Dia menaiki ranjang lalu mulai mencubu mikoto. di mulai dengan menciumi leher serta meremas dada mikoto, itu sudah bisa membuat mikoto mendesah keenakan.
"emmhhh... ahhh... yahhh naru remas dadaku ohhh..."
Kushina yang melihat itu semua merasa tubuh nya kembali panas. Dia ikut naik ke atas ranjang lalu ikut menggerayangi tubuh mikoto dari belakang, Karna sekarang mikoto sedang duduk di atas ranjang.
Kushina dan naruto mulai melepas pakaian mikoto hingga kini tubuh nya polos tidak ada satupun benang yang menutupi. Kalau mereka memang sudah telanjang dari tadi karna belum sempat memakai pakaian.
"ohhh... yahhh... naruuuhhhh... di situ ahhh... gerakan jarimu lebih cepat ahhh..."
Dengan mata terpejam mikoto mendesah saat merasakan jari naruto bermain di vagina juga meresakan remasan kushina di dada nya yang semakin kuat.
"lihat mikoto vaginamu sudah becek padahal kita baru mulai."
"itu salahmu naru ahhh... karna bermain di vaginaku uhhh... aku sudah tidak kuat ahhh aku mau keluar."
Padahal naruto baru menggunakan jari nya tapi mikoto sudah merasa akan keluar.
Mendengar ucapan mikoto naruto mempercepat kocokan cari nya di vagina mikoto, membuat wanita itu semakin belingsatan karna rasa nikmat yang ia rasakan.
"ahhh... ahhh... ahhh... a-aku keluar naruhh... kyaaahhhh..."
Mikoto mendesah panjang saat merasakan klimak vagina nya semakin becek oleh cairan nya sendiri.
"dasar payah baru juga mulai tapi kau sudah keluar mikoto."
Kata kata ejekan itu keluar dari mulut kushina yang kini sudah berhenti memainkan dada mikoto.
"itu karna naru sangat hebat kushina, aku jadi tidak bisa bertahan lama. Sekarang berbaring lah naru biar aku yang di atas."
"bailah, aku biarkan kali ini kau yang mengatur permainan."
Naruto mulai berbaring di ranjang sementara mikoto dia menaiki tubuh naruto dia duduk tepat di atas penis naruto.
" aku mulai naru" mikoto sedikit mengangkat tubuh nya lalu mengarahkan penis naruto yang sudah tegang tepat di liang vagina nya. dan saat mikoto menurunkan tubuh nya penis besar mulai masuk kedalam vagina mikoto.
"ahhh... " desah mikoto saat penis naruto berhasil masuk kedalam vagina nya. dengan posisi woman on top seperti ini maka mikoto yang mengendalikan permainan. Dia mulai menaik turunkan tubuh nya sehingga penis naruto mulai keluar masuk di dalam vagina nya.
"ahhh... ahhh... ahhh... ini nikmat sekali naru ohhh... penismu menyentuh rahim ku ahhh... ahhh... ahhh..."
Melihat mikoto yang tengah asik membuat kushina ingin bermain lagi. die mengambil posisi di hadapan mikoto lalu mengarahkan vagina nya di hadapan wajah naruto.
"naru ayo buat aku klimaks dengan lidah mu."
Mengerti maksut kushina naruto mulai menjilati vagina nya dengan rakus membuat kushina ikut mendesah bersama mikoto.
"ahhh... yahhh... masukan lidah mu naru uhhh... masukan lebih dalam lagi ahhh..."
Melihat mikoto yang masih asik dengan aksi nya kushina menyambar dada mikoto yang bergoyang di hadapa nya. kushina mengulum puting kiri mikoto sementara tangan nya meremas dada mikoto yang satu nya lagi.
"ahhh... ayah... hisap lebih kuat kushina ohhh... ini nikmat sekali ahhh..."
mendepat rangsangan di vagina serta kedua dada nya membuat desahan mikoto semakin keras. Wanita itu sampai mendongakan wajah nya saking nikmat nya sensasi yang ia rasakan.
"emmphh... emmhhhh... " desah kushina tertahan karna dia masih asik menghisap dada mikoto.
Naruto sendiri dia masih sibuk menjilati vagina kushina sesekali dia menggigit klitoris kushina membuat wanita itu semakin mendesah hebat.
"ahhh... ahhh... ahhh... a-aku mau keluar uhhh... " ujar mikoto di sela desaha nya. wanita itu sudah tidak bisa menahan kenikmattan yang ia rasakan.
"emmpuahhh... ahhh... yahhh... aku juga mikoto uhhh... lidah naru sangat pintar memanjakan vaginaku uhhh..."
Dan setelah beberapa saat ahir nya mereka berdua mendesah panjang saat mendapatkan klimaks nya.
"ahhh... ahhh... ahhh... a-aku keluar naruhh... ahhh... aku keluarrr... kyahhhhh..." mikoto menyemburkan cairan cinta nya membasahi penis naruto yang masih berada di dalam vagina nya.
"ahhh... ahhh... ahhh... a-aku juga naruhhh... kyahhhhhh..." sama seperti mikoto kushina menyemburkan cairan cinta nya yang di minum habis oleh naruto.
"hah hah hah hah. Aku sangat lelah" ujar kushina sambil terengah dia merebahkan tubuh polos nya di samping naruto. sementara mikoto dia masih menduduki naruto dengan penis yang masih berada di dalam vagina nya.
"hem kau sangat nikmat kushi-chan." ujar naruto setelah meminum habis cairan cinta milik kushina. Sementara kushina hanya tersenyum saja menanggapi ucapan naruto. dia sangat lelah karna dia bermain dengan naruto dari tadi bahkan sejak mikoto belum datang, jadi dia ingin istirahat sebentar.
"sekarang biarkan aku yang menghambil alih" ujar naruto pada mikoto. dia membalikan tubuh mikoto sihingga wanita itu kini berada di bawah kungkunga nya.
"sekarang kau hanya perlu menikmati apa yang akan ku berikan mikoto-chan." ucap naruto dengan senyum nakan di wajah nya.
"haik naru, nikmati tubuhku sepuas mu, dan buat aku menjerit nikmat karna tusukan penis mu."
"baik lah, aku mulai sekarang."
Selesai dengan ucapa nya naruto kini mulai menggerakan pinggul nya dengan kuat dan cepat sehingga benturan selangkangan mereka menimbulkan suara plak yang terdengar keras.
"ahhh... ahhh... ahhh... yahh... naru uhhh... seperti itu ahhh... nikmati tubuhku sepuas mu ahhh..."
Kembali mikoto mendesah karna ulah naruto. diri nya hanya pasrah menerima setiap sodokan penis naruto di dalam vagina nya. dengan kaki mikoto yang di tekuk lalu di buka lebar-lebar membuat naruto bisa semakin dalam memasukan penis nya.
"ohhh... vaginamu sangat nikmat mikoto-chan. penisku di jepit sangat kuat oleh vaginamu."
"ahhh... ahhh... ahhh...yahhh... penis mu juga sangat nikmat naru uhhh... sangat besar dan keras ahhh... membuatku selalu ketagihan ohhh... "
"aku siap memuaskan mu kapan saja mikoto-chan, jadi tidak perlu kawatir."
"haik naru ahhh... ahhh... ahhh... aku juga siap melayanimu kapan saja ahhh... ahhh... ahhh... uhhh..."
Naruto sangat senang mendengar ucapan mikoto. begitupun mikoto, dia juga sangat senang karna bisa merasakan penis besar naruto kapanpun dia mau. Meskipun mikoto berselingkuh tapi dia tidak peduli dia sudah ketagihan dengan kenikmatan yang bisa naruto berikan.
"ahhh... ahhh... ahhh... lebih cepat lagi naru ahhh... masukan penis mu lebih dalam lagihh... ahhh... ahhh... ahhh..."
"baiklah mikoto-chan..."
Naruto kembali menambah kecepatan nya membuat mikoto semakin belingsatan di bawah nya. dia menatap wajah mikoto yang begitu menikmati setiap kali penis nya menghujam vagina mikoto.
"ahhh... ahhh... ahhh... a-aku mau keluar naruhh... aku sudah tidak bisa menaha nya uhhh..."
"aku juga mikoto-chan uhhh..."
Naruto semakin brutal saat hampir mendapatkan klimaks nya membuat tubuh mikoto semakin terhentak dengan buah dada yang ikut bergoyang karna ulah nya.
"ahhh... ahhh... ahhh... n-naru a-ku keluar ahhh... aku keluarrr... kyaahhhhhh..." mikoto mendesah panjang saat puncak kenikmatan sudah ia dapatkan dada nya membusung tinggi dengan wajah yang mendongak keatas.
"aku juga mikoto-chan.. guhhhh..."
Naruto menyemprotkan sperma nya kedalam rahim mikoto, saking banyak nya sampai vagina mikoto tidak mampu menampung semua nya.
"Uhhh..." lenguh mikoto saat naruto mencabut penis nya dia merasa sangat kosong pada vagina nya.
"bagai mana mikoto-chan?apa kau menikmati nya.?"
"hah hah hah hah yah... naruhh... aku sangat menikmati nyahh... " jawap mikoto sambil terengah. Wanita itu terlihat sangat kelelahan terbukti dengan nafas yang yang memburu. Sama seperti kushina mikoto masih berbaring untuk mengistirahatkan tubuh nya.
"sudah mikoto?"
Tanya kushina yang berbaring di sebelah nya. wanita berambut merah itu juga masih lelah.
"he he iya. Aku sangat lelah."
Naruto yang hanya jadi pendengar hanya ter senyum saja. Dia mulai memakai pakaian nya.
"sebaik nya kalian berpakain lalu kita makan di bawah. Sekaligus untuk mengisi stamina kalian untuk permainan nati."
Mendengar ucapan naruto tentu saja membuat kushina dan mikoto tersenyum. Mereka bangkit dari ranjang lalu mulai mengenakan pakaian.
"kau memang tidak pernak puas naru, padahan kau baru saja bercinta dengan kami tapi kau masih mau lagi." ujar mikoto di sela memakai pakaia nya.
"itu karna kalian sangat seksi, membuatku tidak tahan untuk menikmati tubuh kalian."
"dasar mesum. Sudah ayo kita kebawah pasti hinata dan kaguya sudah menunggu." Ucap kushina sambil berjalan keluar.
Seperti nya malam ini akan menjadi malam yang panjang, karna bukan hanya kushina dan mikoto saja yang akan naruto nikmati, tapi juga ada hinata dan juga kaguya.
TBC.
Yo apa kabar kalian semua?
ahir nya bisa up lagi. gak mau banyak ngomong jadi tunggu chap berikut nya yah.
