A.W.K.W.A.R.D

Itu yang Sehun, Kris dan Luhan rasakan ketika berada di ruangan bertuliskan :

'Headmaster Office'

'Seo Jo Hyun'

Bagaimana tidak? Perempuan yang dikenal murid muridnya sebagai ibu kedua mereka telah berubah wujud menjadi ibu tiri mengerikan.

Ironis sekali.

"Jadi kalian ingin mengatakan apa…?"

"Oh ayolah Seohyun-shi kami hanya mengajar yang baik dan benar" bela Kris.

BRAK!

Terdengar suara gebrakan meja.

"Baik dan benar katamu! Kau pikir mengajari bocah dibawah umur dengan pelajaran setingkat SMP dan SMA baik dan benar Kristine Wu!" ujar Seohyun marah hingga wajahnya memerah sampai ke ubun-ubun.

"Hey dia menjawabnya dengan benar apa yang kau khawatirkan?" ujar Kris tak kalah emosi.

Diruangan tersebut ada Sehun, Luhan, Kris, Minseok, Taemin, Jimin, Taehyung dan Yongguk.

"Dan kau Sehan! Apa yang ada diotakmu!? kau mengajari senam yang tidak bisa kubilang senam! itu dance tingkat dewasa!" amuk Seohyun kembali.

"Dan kau Hannie! Teganya kau melakukan pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur! Dan yang lebih mencengankan kalian ternyata laki laki! " ujar Seohyun.

Yah ini semua berasal dari tuan Rusa kita yang tampan…

Flashback

Minseok yang mengikuti saran teman temannya pun mencari songsaenim barunya yang tengah mencuci muka diwastafel sekolah ia pun menghampiri sang songsaenim.

"Eung songsaenim" ucap Minseok.

"Ah Kim Min Seok-ah" ujar Luhan masa bodo dan terkesan dingin membuat Minseok gugup.

"A…ano..songsaenim anno…" Minseok gugup perkataan yang sudah dipikrkannya matang-matang mendadak buyar seketika. Minseok hanya menundukkan kepalanya malu. Luhan yang melihatnya mendadak usil karna tahu Minseok akan minta maaf, maka otak jahilnya tersebut menyuruhnya untuk menjahili sang baozi.

"Wae?" tanya Luhan.

"Nan… mianhamnida…" akhirnya kalimat itu keluar juga.

"Maaf kau bilang? Untuk apa haha kau yang bilang sendiri bahwa kami sudah kelewatan batas" tawa Luhan yang hambar membuat mata Minseok berkaca – kaca. Dia merasa dirinya direndahkan ia menunduk dengan dalam lalu berjalan keluar.

Grep~

Luhan menarik tangannya dan dengan sekali hentak dan mensejajarkan posisi mereka –Luhan jongkok-

"Apa aku keterlaluan hingga membuatmu menangis?" itu yang Luhan katakan dengan satu helaan nafas berat.

Luhan paling benci ini melihat orang lain menangis karna dirinya.

Bahkan setidaknya mantan mantannya yang mungkin sudah setara dengan jumlah bintang dilangit itu ketika menangis dihadapannya ketika tertangkap basah selingkuh pasti paling akan menamparnya.

Beda dengan Minseok…

Dan Luhan benci itu.

Setidaknya jika orang lain terluka karna dia, dia masih mendapat rasa sakitnya atas luapan amarah mereka, tapi Luhan benci dengan orang yang seperti Minseok karna secara tidak langsung ia memupuk rasa bersalah dan Luhan amat sangat membenci orang dengan type seperti itu.

"A..ak..aku" Minseok tergagap matanya yang berkaca – kaca semakin gugup. Menurutnya Songsaenimnya ini aneh, dia sesosok perempuan dengan wajahnya yang Minseok akui 'cantik' tapi entah kenapa aura yang mirip 'ayahnya' tampak ada didalam tubuh songsaenimnya ini.

Yah sebut saja 'maskulin' meski sulit untuk mengatakannya uri Minseokie….

"maafkan aku." Satu kalimat itu sukses membuat Minseok terkejut masalahnya dia datang kesini untuk minta maaf dan kenapa jadi Luhan yang minta maaf? Dengan wajah merasa bersalah seperti itu?

Chup~

Luhan termangu shock, benarkah ini? Benarkah ini!? Minseok menciumnya? Bocah yang selalu jadi target mimpi basahnya!

"Songsaenim…mianhamnida…jangan menangis" Minseok tanpa sadar mengeluarkan aegyeonya.

Oh Kim Min Seok yang malang~

Kau membangukan Rusa yang kelaparan.

Tiba – tiba saja Luhan melumat bibir plum itu lembut. Minseok tentu saja cukup kaget tapi ada perasaan hangat yang menjalar di areal perutnya.

Perasaan nyaman...

Beginikah rasanya orang dewasa ketika berciuman di TV?

Oh ternyata Minseok juga suka nonton drama percintaan.

Kembali ke LuMin yang lebih tepatnya Luhan yang sibuk melumat bibir itu lembut tangannya yang tidak tinggal diam itu mengelus perut sang anak.

"nghh…songsaenimhh…"

Bingo!

Luhan menyeringai dalam ciumannya setelah mengetahui letak titik sensitive si anak. Ia mulai memperdalam ciumannya hingga suara teriakan memekakkan telinga itu merusak suasana yang ia ciptakan.

"KYAAA! SEOHYUN SONGSAENIM HANNIE SONGSAENIM KANIBAL!" dan orang yang teriak teriak itu adalah Key yang melempar bukunya asal dan lari mengelilingi tubuh sang songsaenim dengan kedua tangannya yang terjulur keatas sambil dogoyang - goyang/?

'Seo Jo Hyun' yang terpaku menatap sang guru dan sang murid yang tengah berciuman panas ditoilet…

"Xiao Hannie aku menunggumu diruanganku"

Flashback End

Luhan hanya menunduk wignya sudah ia lepaskan, tak berbicara sepatah kata apapun, disampingnya Minseok tengah mengigil tau itu dan mencoba mengenggam tangan mungil sang anak. Ia tak mengerti duduk permasalahannya yang jelas ia ingat songsaenimnya ini adalah orang yang sama saat Minseok ke department store dan diantar oleh Luhan.

"Aku mencintainya. Meski kalian menganggapku laki laki brengsek, jahanam, pengecut,bajingan, aku mencintainya dengan segala kehinaanku ini"

Ruangan itu cukup hening atas pernyataan tersebut sampai Seohyun meninterupsi

"Kalian bertiga dipecat" putus Seohyun final. Mengundang dengusan KrisHunHan yang sontak keluar dari ruangan tersebut.

"Lu..Luhan…Luhan gege" panggilan halus yang terdengar patah - patah tersebut berasal dari Minseok menahan sang tuan Rusa yang hendak keluar sekaligus KrisHan.

Luhan tersenyum, pertama kalinya ia dipanggil Gege biasanya orang memanggil dia hyung,sajangnim, atau namanya sendiri. Ia tersenyum bahagia sekaligus sedih.

Karna ini akhirnya. Pihak sekolah tak akan mungkin tidak melapor pada orang tuanya Minseok bukan?

"Seohyun songsaenim…jangan hukum Luhan gege…itu..itu…aku yang memintanya!"

Sontak seluruh orang diruangan itu terkejut kaget, termasuk anak anak yang sedang menguping pembicaraan tersebut diluar.

"Omo! Hyungie sudah melakukan itu bersama songsaenim?" – Jongin

"Key-ah Minseok hyung yang kanibal!" – Tao

"Huh? Tapi tadi aku melihatnya dengan mata kepalaku sendiri! Hanie songsaenim duluan yang mengigit Minseok hyung!" – Key

"Tapi tadi kau dengar tidak Minseok hyung yang memintannya!" -Tao

"Heish gara – gara kau Songsaenim diomelin kan" – Hyuna

"Kamu sih Key sok tahu" – G Dragon

"Heish mian! mian! Aku pikir kan songsaenim kanibal!"

"Jadi siapa disini yang kanibal!?" – Jungkook

"Tidak mungkin hyungku! Dia masih suka nasi goreng kimchi buatan eomma!" – Jongin

"Lalu siapa dong?" kompak IU dan Sohee

"Ah! Aku pusing pokoknya Key kau harus minta maaf pada songsanim nanti!" – Ahra

"Sudah ah cha, kita balik" – Yura

Dan segerombolan ibu ibu arisan –ekhem maaf- segerombalan anak anak itu telah bubar setelah berdebat siapa yang sebenarnya kanibal disini?

TO BE COUNTINUED

Author Cuap – cuap :

Hola! Sudah lama tak berjumpa pada readers sekalian aku rindu padamu nak/? /g

Anyway, maaf author updatenya pendek banget karna ditengah kesibukan menjelang un nih / h-2 qaqa ;-;/ mohon doa restunya ya/? dan maaf kalau updatenya pendek dan masih banyak EYD yang salah juga bagi para readers yang menanyakan tentang marga Luhan sengaja kuberi 'Xi' bukan 'Lu' karna sudah cukup nyaman/?

Dan sejujurnya author gak niat update hari ini tetapi/? Teman seperjuangan author di ffn kemarin malam dan baru dibaca sekarang /maafakan daku senpai/ mengirim sebuah chat :

"nak ada author yang sepertinya carsen/?"

Sontak saja saya kebingungan dan akhirnya saya menyadari ada sebuah ffn yang berjudul 'PLEASE DEHHH' karya author ber pen-name 'Storm Coment' dan ternyata itu yang membuat teman author saya ini cukup tersinggung.

Dan saya juga sih tersinggung wkwkwk.

Nah makanya saya berniat menulis cuap – cuap saya tapi sekalian update aja lah/? Kangen juga sama ff ini ;-; dan readersnya /xoxo satu satu/

Well kita luruskan ya kawan – kawan pendapat author 'Storm Coment' ini meski nanti akan ada pro dan kontra.

Dan semoga saya mendapat hidayah amin/?

Situs yang kalian sebut ffn ini kepanjangan dari fanfiction atau dalam bahasa indonesianya fan fiksi atau diperjelas kembali adalah suatu karangan Fiksi yang dibuat oleh Fans.

Berbicara tentang fiksi sudah pasti artinya hanya semu belaka bukan fakta yah simpelnya Imajinasi. Jadi kalau ada author yang bikin ff yaoi,yuri,bdsm,nc,gs dan sebagainya dan dikatakan imajinasinya kebablasan itu salah besar. Apalagi dibilang tidak masuk akal. Hello kawandku yang namanya imajinasi jelas tidak masuk akal kamu pikir baca ff straight dan tokoh utamanya seorang vampire dibilang masuk akal? Kan nggak.

Nggak ada yang namanya imajinasi kebablasan karna ketika kalian berimajinasi itu artinya kalian mengeksplor pikiran kalian jadi imajinasi seperti itu tidak bisa disebut kebablasan, itu adalah minded mereka dan kita harus menghargai itu lepas dari pro dan kontranya.

Lalu dibilang readers atau author berotak mesum. Sungguh bagian ini bener bener bikin saya ketawa puas. karna saya lumayan 'creepy' menyangkut yaoi hohoho~~

Apakah semua orang yang membaca rated –m dikatakan mesum? Tentu tidak. Mesum adalah ketika orang itu memikirkan sex dan sex disetiap detiknya. Apakah author dan readers yang menulis/membaca ff ber-rated m itu memikirkan sex disetiap detik hidupnya? Jelas tidak contoh simpelnya. Ya saya sendiri masih memikirkan rumus aljabar, dan kongruen kesebangunan dibanding memikirkan menonton anime Love Stage kesukaan saya/?

Lagipula lepas daripada itu, kami para author sudah sadar menempatkan fanfic di rated m jika mengandung unsur atau konten berbau 'dewasa' dan bahkan sebagian saya lihat sebelum memulai cerita mereka telah memberi warning di awal cerita. Dan jika readers dibawah umur membacanya apa mau dikata? Masih disalahkan kami juga? Tentu tidak bisa menyalahkan author karna itu atas kemauan para readers sendiri DAN sebagian besar orang yang dibawah umur membaca rated M justru lebih tertarik dengan alur ceritanya dan moment bias mereka sendiri.

Saya sadar saya juga masih dibawah umur untuk menulis fict berated-m , namun bukan berarti saya tidak bisa mengontrol hormon saya sendiri ini semua tergantung dari kita bagaimana caranya mengontrol diri. Dan si 'storm coment' ini tidak bisa bahkan tidak boleh menyamai semua pikiran orang.

Lalu tentang fans yang menikmati ff yaoi tapi biasnya gak pengen dikatakan gay.

Part ini juga menarik saya/? Untuk tersenyum… miris.

Apakah kamu pikir ada official couple seperti taoris,chanbaek,chenmin atau crack pair sejenis hunkai,krisho,baeksoo dan semacamnya tercipta dari fans?

Iya memang. Tapi tidak sepenuhnya.

Ada campur tangan 'Bias mereka sendiri'

Atau mari kita sebut saja 'Skinship moment'

Fans gak mungkin berfantasi tentang 'wah Tao sama Kris cocok banget' atau 'Sehun sama Luhan kalau nikah punya anak kayak gimana ya?' dan sejenisnya kalau gak ada moment seperti Kris mengajak Tao jadi dance partnernya di salah stasiun tv china atau Sehun yang mengatakan jika member exo jadi perempuan ia akan memilih Luhan untuk diajak kencan. Intinya adalah karna moment – moment itulah fans membuat ship couple dan mereka menshipper couple tersebut.

Sehabis itu?

Tentu mencari facts – facts couple mereka, menyimpan foto atau video moment couple mereka dan jika belum puas…

Mereka menulis/membuat fanfics

Nah disinilah lahirnya fanfikcs

Sebuah cerita karangan fans dan murni imajinasi fans itu sendiri.

Apakah dengan itu mereka mengharapkan idola mereka gay? Tentu tidak, itu hanya murni untuk kesenangan pribadi mereka sendiri pasti menginginkan bias mereka hidup normal jauh dari lubuk hatinya.

Contohnya kayak sungmin yang menikah, lantas apakah istrinya sungmin dijudge? Atau ff kyumin tiba tiba menghilang dari dunia per ffan/?

Tentu tidak itu semua hanya untuk kesenangan pribadi jadi baik si author 'Storm Coment' ini maupun saya sendiri tak bisa menghina karya orang lain karna itu menyangkut hak manusia itu sendiri dan mereka juga tidak boleh menghina karya saya.

Mengkritik boleh atau memberi saran tapi bukan untuk menjelek – jelekkan karya orang lain.

Pada prinsipnya cerita,naskah drama, atau script sinetron/film yang ditulis oleh penulis adalah ungkapan imajinasi mereka sendiri lepas dari apakah itu roman,humor,erotis, dan berbagai genre lainnya yang bertujuan untuk memuaskan dahaga penulis itu sendiri dan para pembaca atau penikmat karya karya mereka.

Intinya. Apa yang dikatakan oleh author 'Storm Coment' ini tidak sepenuhnya salah dan tidak sepenuhnya benar. Yang memancing rusuh adalah dia menjatuhkan orang lain baik secara sadar maupun tidak dan jelas mengunakan kata kata yang cukup kasar. Lepas dari grammarnya yang kata orang acak – acakan karna saya sendiri pun masih sama jeleknya grammarnya

Dan mari kita akhiri pidato panjang ini dengan

SALAM SUPER PANDA AND DRAGON :v