21 januari 2014


Disclaimer Naruto_:

Orang jepang berinisial 'MK'

Disclaimer Retaliation_:

Vin'diesel No Giza

warning_:

membingungkan. Kurang sempurna.


A/N:

( 'wewewew' ) = dalam hati/pikiran.

( "wewewew" ) = bicara biasa.


Chapter 7.

.

Naruto, saat ini dia masih di atap gedung, dia hanya duduk dan kini matanya tertuju ke langit amegakure yang mendung tetapi perlahan-lahan mendung itu menghilang.

'Kuharap kau tak akan terus menangis' batin naruto sambil tersenyum.

Ttapi senyum itu memudar dig anti dengan hidup tatkala dia merasakan ada sosok yang berdiri beberapa meter dibelakangnya.

"Kau ikutlah denganku!" ucap sosok yang ada dibelakang naruto dengan nada datar. Tetapi setelah beberapa menit naruto sama sekali tak bergerak se inchi pun.

Tak ada jawaban, kemudian sosok tersebut kembali berbicara, dan kali ini dengan nada mengancam.

"Hei kau dengar?. Ikut aku atau aku akan memaksamu"

Tetapi tetap sama saja, naruto masih membelakanginya dan tak bergerak.

"Baiklah kalau itu maumu."

Sosok itu mendekati naruto dengan hati-hati.

Setelah berada di belakang naruto, sosok itu terlihat heran melihat naruto yang hanya duduk diam, Tapi itu bukanlah urusannya, sosok itu kemudian membungkus tubuh naruto kecuali wajahnya dengan kertas-kertas yang terkelupas dari tubuhnya, setelah itu naruto juga dia ikat dengan seutas tali.

Diangkatnya naruto untuk berdiri dan naruto hanya menurut saja. .dan sosok itu menyeret naruto dan membawanya pergi dari tempat itu.

"Jangan macam-macam." Ancam sosok itu

Naruto sepintas menoleh untuk melihat siapa yang membawanya.. Sosok perempuan berambut ungu dengan selipan bunga yang juga berawarna ungu Dan memakai jubah hitam dengan hiasan awan merah persis seperti seperti musuh yang ia lawan kemarin. .itulah yang dilihat naruto.

"Siapa namamu?."

Setelah sekian lama berjalan dalam diam, akhirnya naruto berbicara.

Sosok itu agak tersentak, tapi dengan cepat dia langsung mengembalikan expresinya seperti semula.

"Kukira kau patung karena diam terus, kau tak perlu tahu siapa namaku." Jawab sosok itu dengan suara feminim tapi tegas.

"Ya baiklah, aku diculik atau disandera nih? Ah tapi itu gak penting. Aku sudah lapar nih biasanya orang diclik atau disandera mereka akan diberi makanan kan." Ucap naruto yang mulutnya sudah keluar air liur karena sudah membayangkan makanan apa yang ia santap nanti.

Mendengar apa yang diucapkan naruto, sosok itupun langsung sweatdrop.

"A-apa maksudmu berkata begitu?."

Sosok itu kelihatan kebingungan karena mendengar perkataan naruto, dan tanpa melihat si 'penculik' naruto hanya menjawab enteng.

"Ya aku memang sengaja untuk kau culik, supaya nanti aku dapat makanan"

"Dan tenang saja, setelah makan aku pasti akan melawanmu kok" Tambah naruto.

"Ya, kau akan makan 'di surga' beberapa saat lagi" Sanggah sosok perempuan itu dingin sambil mengeratkan tali yang mengikat naruto, dan naruto kembali dalam diamnya, mengikuti kemana dia akan dibawa.

Wak wak wak

Akhirnya mereka sampai di suatu tempat bangunan seperti tower yang menjulang tinggi, dan bangunan itu yang paling tinggi diantara bangunan-bangunan disampingnya. Naruto digiring masuk dan menaiki bangunan tersebut.

'Hhah, aku tambah lapar' batin naruto.

Dan akhirnya juga, mereka telah sampai ditempat paling atas di gedung itu, mereka disambut sosok berambut orange dengan banyak tindikan benda hitam seperti besi di wajah kan telinganya.

"Pain, dialah penyusupnya, dan dari ciri-cirinya, juga dialah yang mungkin menyerang deidara dan sasori." ucap orang yang membawa naruto.

"Yah aku juga sudah menebaknya konan." jawab pain datar yang matanya menatap naruto yang wajahnya tertunduk.

'Konan,pain,sasori dan deidara. Hmm menarik heh.' Batin naruto

Naruto menunduk dan matanya tertutup, Kenbunshoku telah ia aktifkan untuk melihat apa saja yang ada diruangan itu.

'Hmm, ada satu orang yang 'mengintip' heh?.' Batin naruto.

"Baiklah aku akan mengeksekusinya sekarang." Ucap pain

"Kau harus merasakan apa itu rasa sakit, dan mati itu adalah takdirmu." kemudian ditangan kanan pain keluar sebuah batang besi berwarna hitam yang memiliki diameter satu centimeter dan ujungnya sangat lancip lalu membidikkan besi itu tepat di dahi naruto.

Mendongakkan kepalanya dan melihat itu naruto mata pain, lalu tertawa lirih.

"hhahaahaa, terpuruk dalam masa lalu, menyedihkan." Sindir naruto, tetapi masih dapat didengar oleh pain dan konan.

"Kau tidak tahu apa-apa, jika ingin merasakan rasa sakit seseorang, maka kau juga harus mengalami hal yang sama" ucap pain.

"Hhehee, akan kuperlihatkan jika ingin merasakan sakit orang lain tanpa merasakan apa itu sakit." Jawab naruto.

"Room"

Keluar kubah transparan berwarna biru, yang keluar dari tangan belakang naruto dan kubah itu melingkupi ruangan itu.

Dan saat itu juga pain langsung melemparkan besi hitam itu.

'CTAANKK'

Besi itu melaju terus dan menabrak dinding, dan tidak mengenai naruto karena yang ada di tempat naruto yang ada hanyalah tali dan kertas yang mengikatnya, ia sudah menghilang.

Melihat itu pain dan konan langsung bersiaga, mata mereka melihat-lihat semua area ruangan tersebut.

"Kau mencariku kawan?." Ucap naruto tepat di belakang konan.

Konan terkejut dan secara reflek langsung menyerang naruto yang ada dibelakangnya tepat di kepala dengan kunai origami yang ia keluarkan dari lengan jubah tangan kanannya.

Naruto yang melihat itu hanya diam saja dan tersenyum.

'SYUUTT STAAPP'

Serangan konan hanya menembus tubuh naruto dengan meninggalkan bekas cahaya di bagian kepala yang tertembus kunai. Dan setelah itu tangan kiri naruto langsung menangkap tangan kanan konan.

Saat ini posisi mereka berhadapan dan sangat dekat sekali.

"Kau sangat agresif" ucap naruto datar.

'Apakan kubah transparan ini sebuah barrier fuin?' batin pain, ia sedang menganalisis keadaan sambil melihat pertarungan yang ada didepannya.

"Mesh"

Setelah mengucapkan itu Naruto menyerang dada kiri Konan dengan tapak tangan kanannya. Dan tiba-tiba jantung konan terbungkus kubus transparan keluar dan jatuh kebelakang dari tubuhnya. Tetapi konan tidak menyadari kalau jantungnya telah lepas dari tubuhnya, kecuali pain yang berada di belakang hanya menyaksikan itu.

Setelah itu naruto kembali menghilang dari hadapan konan dan langsung mengambil jantung konan yang jatuh.

"Heh? Jantung siapa ini ya?." ucap naruto.

Konan pun langsung membalikkan badannya dan konan hanya bingung, jantung siapa yang dipegang musuhnya, tanpa pikir jauh konan langsung melesat dan langsung menyerang kembali naruto yang tak jauh darinya.

Melihat itu naruto hanya diam dan meremas jantung yang ada ditangannya.

"Arrrgghhh sakit" tiba-tiba konan menghentikan serangannya dan memegang dadan kirinya yang ada di balik jubahnya. Tubuhnya sampai tertelungkup menahan sakit.

"Uh rupanya ini jantungmu. Sangat sehat." ucap naruto sambil melihat jantung yang ada di tangan kanannya.

Pain yang sedari tadi diam langsung menyerang naruto dari belakang dan menghunuskan besi hitam yang keluar dari balik jubanhya.

Dan seperti biasa serangan itu hanya menembus tubuh naruto, pain yang melihat itu terkejut. Dan serangannya malah hampir mengenai konan yang sedang tertelungkup menahan sakitnya kalau dia tidak segera menghentikan serangannya.

"Cukup pain, konan"

Tiba-tiba datang sosok orang dari belakang naruto. Dan orang itu mengenakan jubah hitam tetapi tanpa ada hiasan awan merah plus topeng orange spiral yang menutupi wajahnya.

"Yah kukira kau hanya ingin menonton saja, ternyata kau keluar" Ucap naruto yang masih melihat pain dan konan.

Orang itu tersentak kaget, walaupun kaget tetapi wajahnya terlindungi oleh topengnya.

"Kau sudah mengetahuiku?." Tanya sosok itu.

"Tidak tahu, aku hanya menebaknya." Jawab naruto.

Sosok itu hanya sweadrop mendengar jawaban naruto yang seolah-olah itu hanya asal jawab. Dan kemudian sosok itu melihat pain dan konan.

"Kalian, pergilah!." Perintah 'Satria topeng' itu.

Naruto yang mendengar itu langsung menghilangkan kubah transparan miliknya dan menatap konan.

"Ini jantungmu" Ucap naruto sambil melemparkan sebuah jantung yang terbungkus kubus transparan. Dan konan pun langsung menangkapnya, tapi ada raut kebingungan di wajahnya. Bagaimana cara ia mengembalikan jantungnya ke tubuhnya?.

Tapi tangan konan langsung dipegang pain dan langsung membawa konan pergi meninggalkan tempat itu.

.

.

.

TBC.

Devil fruit Naruto:

Ope Ope No Mi (Operation): Ope Ope no Mi memungkinkan pengguna untuk melakukan apapun pada korban yang masuk dalam lingkup Bulatan birunya. seperti membelah Tubuh lawan dengan sangat mudah dan tanpa melukainya.
ia juga dapat memindahkan sesuatu sesukanya(masih dalam lingkup lingkaran).

Gura Gura No Mi (Tremor Tremor): Kekuatan utama buah ini adalah bahwa hal itu memungkinkan pengguna untuk menciptakan getaran buah ini secara mendetail adalah meretakkan apapun yang dipukul pengguna. dapat menenggelamkan sebuah pulau dengan sangat mudah. menciptakan dan menciptakan gelombang Tsunami Raksasa. Merupakan buah iblis tipe paramecia terkuat yang bisa menghancurkan dunia.

Pika Pika No Mi (Light): Kekuatan utama buah ini, seperti jenis Logia lain, memungkinkan pengguna untuk menjadi Elemen yang mereka kuasai. Dalam hal ini,Naruto mampu berubah menjadi cahaya. Naruto dapat menciptakan berbagai macam serangan dengan Sinarnya(dari Tangan,Kaki,dan Jari) dan menciptakan sebuah ledakan (Jika ditambahkan Haki penahan), buah ini dapat mempercepat gerakannya bagaikan kecepatan cahaya, ataupun juga menembakkan sinar laser ke arah lawan.

Sword: (Masih saya rahasiakan).


A/N: Saya lagi patah hati, jadi ya begitulah, Suram... Word terlalu sedikit?. Salahkan teman saya, Pinjam FD malah di rusakin, data hilang,.. tapi saya pasti akan tulis kembali jawaban review sudah tertera di chap 7 ini, oke. MOVE ON yeah.

Sekian.

Review boleh, gak Review juga boleh..

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA KARANGANKU.