Hi-chan:" Yup! Yup!! Yippie!!! Welcome back to Ghost Hunter bersama gue, Hi-chan!"
Ichigo:" Lho, si author stress itu mana??"
Hi-chan:" Oh… Dia udah gue ceburin ke jurang tak berujung! Dia nggak bakalan balik, tenang aja…,"
Renji:" Yaaaaaaaaay!!! Gue seneng ngedengernya!" (jingkrak-jingkrak)
Byakuya:" Kalo dia nggak bakalan balik… Gimana nasibnya Toshiro-ku?? Hiks…," (nangis-nangis)
Rukia:" Nii-sama… Ini kan cuman fanfic, nggak beneran!" (nyodorin tissue ke Byakuya)
Hyourinmaru: (nangis gulung-gulung sambil meluk boneka teddy pemberian Hitsugaya pas ultahnya) "HUAAAAAAAAAA~!!! MY CUTE MASTER~!!!!!!!!!! HUAAAAAAAAAAAAAAAA~~~~!!!!!"
Ichigo:" Lha, trus nasibnya ni fanfic gimana? Mana gaji gue 5 bulan belum dia bayar…eh…udah mati duluan…,"
4869fans-nikazemaru:" HI-CHAAAAAAAAAAAAN~!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!" (tampang zombie)
Hi-chan:" HAH?!!!! KAKAK?!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! KOK, BISA SELAMET?!!!!!!!"
4869fans-nikazemaru:" Elo lupa sama elemen zanpakuto gue ya? Gue bisa terbang bebas karena elemen anginnya Nikazemaru, zanpakuto gue! Nih, LAWAN GRAVITASI, NIKAZEMARU!!"
Hi-chan:" Huaaaaaaaaaaaaaaaaaa~!!!!!!!!!!!!!" (diterbangin sampe ke Matahari)
Ichigo:" Syukur, deh, elo nggak mati… Setelah ini bayar gaji gue, lho, ya? Ayo kita mulai ngerespon reviews dari pembaca… Pertama dari mss. Dhyta…,"
Renji:" Iya, donk! Toshiro emang harus cantik kalo jadi putri,"
Ichigo:" Dia kemarin pas latihan di geladi bersih cantik banget, kok! Rambutnya dikasih gel biar lurus… Pake mahkota… Gaun putih… Cantik banget pokoknya! Kayak bidadari jatuh dari langit!"
4869fans-nikazemaru:" Jatuh? Sakit, donk?"
Ichigo:" Err… Maksudnya, kayak bidadari turun dari langit…,"
Rukia:" Ehem! Ehem!! Ichigooooo…," (jealous)
Byakuya:" Yak, lalu… Dia penasaran gimana nasibnya…,"
4869fans-nikazemaru:" Ow! Itu rahasia perusahaan! Silakan baca ndiri! Hmm, oh, udah nyediain lubang kubur buat Hitsugaya kalau dia mati ya? Wow, untung si Hitsugaya lagi nggak ada…,"
Hyourinmaru:" Tapi, gue ada disini! Kurang ajar banget elo jadi orang! Sini, gue bekuin elo!" (pergi buat menghajar mss. Dhyta)
Ichigo:" Kok, elo nggak menghentikan dia?"
4869fans-nikazemaru:" Gue ini fans beratnya Hyourinmaru… Lagi pula Nikazemaru dan Hyourinmaru tu sohib… Jadi, gue cuman nyaranin mss. Dhyta untuk nyediain obor yang buanyaaaaaaak!! Sekalian kalo perlu nyewa Uchiha Sasuke di film Naruto sebagai bodyguard… Dia kan bisa jurus api… Dijamin Hyourinmaru bakalan ngacir!"
Rukia:" Lalu dari kawaii-haruna… Hmm, Yohichi Rokukyuu-san (baca : 4869-san), dia nggak pecaya sama pengalaman ketemu pocongmu…,"
4869fans-nikazemaru:" Ehehe… Waktu itu gue masih kecil banget and polos banget! Ditambah lagi, gue lagi sakit… Gue yang masih polos itu, ngedeketin penampakan itu trus gue pegang-pegang… Soal pengalaman si Afif… Silakan, Hebidame-chan (A/N : kalo nggak salah artinya tidak suka ular)…,"
Hebidame-chan a.k.a Afif:" Heh! Jangan panggil gue pake inisial itu! Jelek tau!"
4869fans-nikazemaru:" Elo, kan, emang takut sama ular…??"
Ichigo:" Ah… Udah, deh, jangan bertengkar…,"
Afif:" Ehem, itu beneran, kok, pengalamannya! Sumpah, deh!"
Renji:" Dan dia ngusulin hantu si muka rata!"
Byakuya:" Selanjutnya ada review dari musuh bebuyutan Renji dan Toshiro… Mmm, mungkin sekarang bakalan jadi musuhnya Rukia dan Inoue juga… Ya, kan?" (noleh ke Rukia tapi orangnya udah nggak ada) " Lho? Rukia manaaa?!!"
Ichigo:" Dia udah pergi buat ngehajar si Solaritica Chika… Chika-san, gue saranin elo buat pake helm pengaman, baju besi, dan obor yang banyak juga!"
4869fans-nikazemaru:" Oh, komposisi antara humor dan horornya udah kerasa ya? Untung, deh… Sempet grogi gue…,"
Hi-chan:" Yup! Next is Hikari Hoshizora! Hmm, dia nggak setuju Rukia peluk-peluk dan nyium-nyium Ichigo…,"
4869fans-nikazemaru:" Aha! Gue sebenernya juga nggak setuju! Gue itu suka IchiRuki pas adegan humornya, doank... Ehehehe… Gue kan fans IchiHitsu!! Kalo Rukia, gue setujunya RenRuki!"
Renji: (blushing) "Mmm, kalo gitu… Bisa nggak elo buatin gue adegan ntuh?"
4869fans-nikazemaru:" Coming soon… Sayangnya, setelah chapter ini, dia mungkin bakalan lebih jaraaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaang muncul…,"
Renji: (nangis darah)
Byakuya:" Dan dia ngusulin Wewe Gombel… Please wait…,"
Ichigo:" And the next is sukuna-hikona! Hmm, sebenernya, Toshiro juga mau kami masukin SD! Tapi, karena dia tu otaknya udah masuk level jenius, ya nggak mungkin dimasukin SD! Keenakan SD yang dia masuki, donk! Menang olimpiade terus…,"
4869fans-nikazemaru:" Makin ancur? Yay! Itu emang alur yang selalu gue terapkan diseluruh fanfic gue… Hmm, nungguin chapter Sundel Bolong ya? Sabar ya, lagi nyari informasi ma ide, nih! Just wait ajaah!"
Byakuya:" Hmm, lalu ada yang dari si kakkoii-chan…,"
4869fans-nikazemaru:" So sweet? Masa, sih? Nggak nyangka! Soalnya gue nggak bakat bikin yang temanya loving-loving… Eh, yang Renji suka…??? Renji, tolong jawab… Elo itu straight atau yaoi, sih?"
Renji:" Mmm, errr… Gue straight, kok! Gue love Rukia…,"
Hi-chan:" Siapa si sosok hitam itu bakal elo ketahui di chapter ini… Silakan baca…,"
4869fans-nikazemaru:" Yah, nggak apa-apa… Makin panjang, makin baik… Eit, enak aja! Ada pajaknya tau! Rp. 1 juta per huruf di potong pajak 100%!"
Ichigo:" Itu, sih, sama aja namanya gratis, bego!" (langsung dilempar ke lokasi Pulau Hantu/Ghost Island sama 4869fans-nikazemaru)
Byakuya:" Ada juga dari Sarugaki Sacchi… Hmm… Si kuntilanak emang rese'! Gue setuju!!"
4869fans-nikazemaru:" Finally, review from sHiRo.13! Pecinta IchiHitsu juga? Yup! Ayo toss!" (toss!) " Hmm, gue emang sengaja… Kan, nggak selamanya dunia perhantuan itu nyeremin… Ehehehe… Gue ndiri juga kadang merinding pas lagi nyari-nyari informasi, apalagi soal pocong… Hiiiy~!!"
Renji:" Dan dia nge-request genderuwo!"
4869fans-nikazemaru:" Hmm, menurut data yang gue dapat… Dia itu termasuk hantu… Ok, tunggu aja… Masih nyari ide!"
Hi-chan:" O, oke… Kami kira cukup segini dulu… Review yang lainnya, ada di omake yang bawah,"
All:" PLEASE ENJOY OUR 7th CHAPTER!!!"
Chapter 7 :
Kuntilanak Case Part 2
" Hai, Ichigo! Kami pulang bawa makanan, nih!" kata Byakuya yang udah pulang bareng Renji. Ichigo menoleh," eh, iya… Makasih…,". Renji mengeluarkan 4 kotak putih yang berisi makan siang mereka.
" Wow… Enak, nih…," kata Renji dengan air liur menetes-netes saat ngelihat isi kotak itu… Nasi putih lengkap dengan ayam bakar, sambal goreng, lalapan, dan mie putih alias bihun… (AAAAAAAARGH!!! GUE JUGA PENGEEEN!!!) Byakuya tampak sedang membawa masuk sekardus air minum untuk tamu karena latihan drama sebentar lagi akan dilaksanakan di rumah mereka.
" Eh, Toshiro mana, Ichigo?" tanya Byakuya sambil melepas dasinya. Ichigo yang lagi menggasak ayam bakar sama Renji menjawab," dia lagi nyuci baju di sungai!"
" Dari kapan nyucinya? Biasanya dia kan udah selesai jam segini?"
" Udah dari tadi, kok! Sejak jam 9…,"
" EGH?!! SEKARANG KAN UDAH JAM 2!! MASA' BELOM PULANG???" jerit Byakuya panik. Dia langsung beranjak," jangan-jangan dia kenapa-napa? Kalian ingat kan kalo kemarin dia sempet digodain preman pas pulang sekolah?"
" Ah, nggak mungkin… Mestinya para preman itu pastinya udah bonyok duluan sebelum bisa ngelakuin apa-apa ke dia…," kata Renji dengan yakin. Tapi, Byakuya tetap pergi tanpa menghiraukan kata-kata Renji dan Ichigo.
Sesampainya di tempat Hitsugaya biasa mencuci cucian pas mesin cuci mereka rusak, Byakuya malah hanya mendapati cucian yang terlantar berantakan. Byakuya mengecek TKP itu. Aneh…Reiatsu Toshiro menghilang di sini…Dan tidak ada jejaknya…Jangan-jangan dia…Byakuya segera berlari kembali ke rumah dengan membawa kabar buruk. Tanpa mengetahui kalau ada sesosok hitam mengawasinya dari atas…
" APA?!! TOSHIRO HILANG?!!!!" jerit seluruh murid yang sudah kumpul di rumah untuk latihan drama. Byakuya mengangguk," sepertinya diculik atau semacamnya…,"
" DICULIK?!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!" jerit mereka lagi. Shock. Hitsugaya emang manis, mungil, dan imut sehingga pasti menarik perhatian orang yang nggak bener… Tapi, dengan tingkah dan reflek Hitsugaya yang kayak 'begitu'… Rasanya mustahil, deh, ada orang yang bisa nyulik dia… Pastinya si penculik itu bakal bonyok/membeku duluan dihajar Hitsugaya…
" Gimana, nih? Tokoh utamanya kan Hitsugaya-taichou…," kata Rukia pura-pura panik. Sebenernya dalem ati dia bahagia banget Hitsugaya ilang. Kalo Hitsugaya ilang, berarti nggak ada yang bakal bisa ngehalangin dia buat mendapatkan Ichigo lagi. Siapa tahu kakaknya, Byakuya, nyuruh dia ngegantiin peran Hitsugaya sebagai sang putri… Ehehehehe…
" Huh! Ini semua gara-gara kau, Ichigo!" tuduh Andre sambil nunjuk hidung Ichigo.
" Gue? Kok, bisa?"
" Kalo elo nggak nyuruh-nyuruh dia nyuci baju… Pasti nggak begini jadinya!"
" Orang dia sendiri yang mau!"
" Jangan bohong! Elo kira dia pembantu elo, apa?!!"
" Emang apa urusan elo? Dasar homo!"
" Kau…,"
" Udaaaaaah! Semua diam! Jangan saling menyalahkan!" kata Byakuya untuk melerai. Lalu dia menghela nafas," sepertinya… Drama kita ini harus dibatalkan…,"
" Unggggh…," Hitsugaya mengerjap-ngerjapkan matanya. Tempat itu sangatlah asing baginya. Tubuhnya terasa lemas sekali… Dia mencoba mengingat apa yang terjadi tadi… Mencuci baju di sungai dekat rumah… Kuntilanak muncul tiba-tiba… Sesuatu yang tajam, basah, dan dingin menancap di lehernya…
" WHAT THE HELL?!!!!!!!!!! DIMANA, NEH?!!!! WHERE AM I?!!!!!!!" jerit Hitsugaya yang langsung mengambil posisi duduk. Kini dia sekarang berada diatas sebuah ranjang terbuat dari kayu yang berlapis serabut. Dirinya diselimuti kain warna hitam seperti jubah. Jubah yang rasanya familiar… Ruangan itu cukup gelap dan terlihat angker…
" Hmm, sudah bangun ya? Nggak kusangka pengaruhnya cuma sebentar…," kata sosok yang kini sedang melangkah masuk ke ruangan itu. Hitsugaya menoleh ke asal suara itu." Kau… Si, siapa kau…?? Dimana ini…???"
" Gue? Elo nggak tau siapa gue? Gue suaminya Kuntilanak!" kata sosok itu yang ternyata memakai setelan jas rapi hitam, taring panjang dan tajam… Dia itu adalah…
" K, kau… Kalau tak salah………………………………… Dra, Drakula…??"
" Yup, seratus untukmu, anak manis!" kata sosok hitam yang ternyata Drakula itu.
" A, apa… mau kalian? Apa itu sangat penting sampai kalian… emmm… menculikku?" tanya Hitsugaya memberanikan diri. Dia mengingat profil tentang drakula yang pernah dia baca… Si Drakula hanya tersenyum…
Drakula
[foto drakula yang bangkit dari peti matinya]
Ciri-ciri : Berpakaian setelan jas hitam (bagi drakula cowok), bergaun putih (bagi drakula cewek), suka menghisap darah manusia, takut sinar matahari, dapat berubah menjadi kelelawar
Kemunculan : pada umumnya malam hari dan everywhere
Lain-lain : biasanya gentayangan karena ingin menuntut balas dendam
Asal : Daerah barat (Amerika, Eropa, dan sekitarnya)
Waduuh…Penghisap darah lagi, nih…Mati aku! keluh Hitsugaya dalem ati. Eh, tapi…Dia setan dari Barat…Kok…Ada disini?! Mana istrinya setan Indonesia lagi…Hitsugaya meremas jubah hitam yang menyelimutinya.
" Kalau nggak salah… Elo itu hantu dari luar, deh… Kok, bisa nyasar kesini? Mana muncul di siang bolong pula… Bukannya elo bakal terbakar kalo kena sinar matahari?" tanya Hitsugaya lagi. Si Drakula tersenyum lagi. Ni Drakula waras nggak, seh?!! Senyum-senyum mulu…Jangan-jangan dia ini fans-nya Ichimaru Gin? Senyum terus…
" Itu berkat jubah keramat dan lotion ajaib warisan nenek moyang gue, mbah kalong wewe!" kata sang drakula bangga sambil nunjuk jubah hitam yang menyelimuti Hitsugaya dan sebotol sun block yang dia pegang. Hitsugaya sweat drop…
" Haah…?? Sun block…???? Emang mempan…??? Baru tau…,"
" Jangan menghina loe! Ini produk baru dan impor, tau! Dasar shinigami katrok!" ejek sang drakula.
" Embeeeeeeeer… Gue kan udah mati lebih dari 100 tahun yang lalu… Orang yang namanya es krim aja gue juga baru tau 5 hari yang lalu!" kata Hitsugaya terang-terangan. Si drakula langsung jaw drop!
" HAH?!! LEBIH DARI 100 TAHUN?!!!!"
" Iya, emang napa?"
" Kok, masih kecil?!" sebuah tinjuan maut menyambut si drakula." EMAAAAAAAAAAAAAAK!!!"
" Dasar hantu kurang ajar! Gue bekuin elo biar MATI RASA!!" ancam Hitsugaya sambil mengunci leher si drakula.
" Heeeh… Yang bener 'biar tahu rasa'! Bukan 'mati rasa'!!"
" Lho, kan kalo elo gue bekuin, kulit elo bakalan mati rasa?"
" Oh, iya ya…,"
" By the way, ngapain elo ngebawa gue di sini? Dan dimana ini??"
" By the way juga… GIMANA GUE BISA NGOMONG KALO LEHER GUE ELO KUNCI GINI, CEBOL?!!!"
" Eh, Ehem… Maaf…," kata Hitsugaya sambil ngelepas kunciannya pada leher Drakula. Terdiam sejenak." APA?!! ELO TADI MANGGIL GUE APA?!!! 'CEBOL'?!!!!!!!!!!!!!!!!!" suhu ruangan langsung turun drastis.
" Ehem… Bercanda… Tentang lokasi kita sekarang, gue nggak mau ngasih tau… Tapi, tentang alasan gue dan istri gue ngebawa elo kesini… Bakalan gue beritahu…,"
" Beri gue 'tempe' aja sekalian! Jangan bertele-tele, donk!" protes Hitsugaya.
Kuntilanak lalu muncul dan merangkul kepala Hitsugaya. Jantung Hitsugaya langsung berasa mau copot saking kagetnya pas Kuntilanak mencium pipinya lembut dan Drakula ikutan merangkul pinggangnya lalu menjilati lehernya.
HUAAAAAAAAAAAAAAAA!! Mau apa mereka?!! Jijiiiiiiiiiiiiiiiiiiik!!!!!!!!!!!! Jangan-jangan… Gue mau diperkosa terus dimakan?!! Oh my God!!!!!!!!!! NOOOOOOOOO~!!!!!! Kalo gue mati, orang yang pertama kali gue gentayangin adalah Kurosaki! Sebab gara-gara dia gue begini!!
" Hmmm…… Jangan takut begitu," kata Drakula yang sekarang ganti mencium pipi Hitsugaya. Hitsugaya langsung gemetaran karena takut dan ngeri…
" Kami… melakukan hal ini karena…," kata Kuntilanak sambil menatap wajah Hitsugaya lurus. Hitsugaya jadi penasaran. Sungguh mati, aku jadi penasaran… (kok, jadi dangdutan?)
" Ka, karena… Apa…???"
" Karena……………………………………………," si Drakula mengambil nafas." Karena kami ingin mengangkatmu..........................................................sebagai anak kami……,"
" APAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA~?!!!!!!!!!!!!!!!!"
" Kumohon, Pak… Masa' hanya karena Toshiro hilang drama ini di batalkan??" pinta Reno dengan muka memelas kepada Byakuya. Byakuya yang memasang tampang murung meliriknya.
" Sebenarnya… Aku juga… tidak mau membatalkannya… Tapi, tanpa pemeran utama… Apa yang bisa kita lakukan???" keluh Byakuya putus asa. Seluruh daun di pohon dan bunga yang ada di halaman rumah berguguran pertanda betapa murungnya Byakuya. (A/N : kan, kalo Hitsugaya pas marah/murung suhu sekitar jadi dingin/malah turun salju… Nah, kalo Byakuya kayaknya bagusan gini… Ehehehe…)
" Nii-sama…," Rukia menenangkan kakaknya." Tanpa Hitsugaya-taichou pun dunia nggak bakalan kiamat, kok! Hitsugaya-taichou pasti nggak apa-apa!"
" Hmm, kau benar, Rukia… Bagaiman kita bikin drama lagi yang lebih simpel…? Contohnya… Sponge Bob Square Pants! Kan lucu, tuh!" usul Byakuya yang dengan mantap mengusulkan film favoritnya. Semua orang di situ langsung jaw drop plus sweat drop…
" Bagus juga… Gue setuju! Kita tinggal nyuruh si Ichigo jadi Sponge Bob!" kata Renji. Semua mengangguk setuju kecuali Ichigo.
" Apaaaaaaaaaaaa?!!!!! Gue jadi Sponge Bob?! Yang bener ajaaaaaaaa! Kalo gitu elo yang jadi Patrick Star-nya!" kata Ichigo kesel. Akhirnya 2 orang itu saling berkirim death glare selama 2 menit… Lalu…
" Squid ward!" Ichigo nunjuk Andre.
" Hah?!! Gue?!!!" Andre bingung.
" Sandy Cheeks!" Renji nunjuk ke Rukia.
" Sandy??? Yang musang itu ya?? Boleh juga…," komentar Rukia yang sebenernya juga penggemar film Sponge Bob (sweat drop).
" MR. KRAB!!" sorak Renji dan Ichigo berbarengan sambil nunjuk ke Byakuya. Byakuya kontan nggak setuju.
" Gue nggak sebegitu cinta sama uang kaleeeee… Dan gue nggak pelit kayak Mr. Krab!" komentar Byakuya.
" Tapi, elo kan berduit! Mr. Krab kan juga berduit banyak kayak elo… Lagian juga sama-sama pelitnya…," kata Ichigo. Renji mengangguk setuju.
" Sialan kalian! Padahal gue yang selalu ngebayar tagihan telepon dan listrik di rumah! Udah gitu, kemarin kalian gue beliin komputer plus modemnya! Trus, seluruh pakaian dan perlengkapan lainnya juga gue yang ngebeliin! Apa itu masih bisa dibilang pelit?!!" kata Byakuya dengan latar belakang berapi-api karena marah. Renji dan Ichigo sweat drop.
" Kalo begitu, begini saja…," Reno, sang ketua kelas, mulai bicara." Bagaimana kalau kita tetap berlatih saja tanpa Toshiro? Soal pemeran utamanya, kita bisa memilih seseorang untuk menggantikan… Gampang kan??"
" Iya ya… Kenapa nggak ke pikiran dari tadi ya…???" heran Byakuya sambil mengangguk setuju. Mata Rukia langsung bersinar-sinar penuh harapan. Yup! Semoga…Semoga Nii-sama memilihku…Ichigo, I'm coming~!!
" Tolong gantikan posisi Toshiro…………… Rukia…," kata Byakuya pada akhirnya. Rukia langsung lonjak-lonjak kegirangan.
" Yaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaay!! Horeeeeeeeeeee~!!! Gue main dramaaaa~!!!" soraknya senang.
" Eh? Rukia? Tapi, taichou…," kata-kata Renji terpotong oleh Byakuya.
" Mau tidak mau harus digantikan Rukia untuk sementara… Gaun Aurora itu kan udah dibuat seukuran Toshiro. Jadi yang bisa make gaun itu selain Toshiro ya cuman Rukia…,"
Renji menggigit jarinya dengan kecewa dan cemburu. Ichigo mendelik shock… Sedang Byakuya…
" Kurosaki Ichigo… Jangan sampai kau benar-benar mendaratkan bibir kotormu ke Rukia! PAHAM?!!" ancam Byakuya ke Ichigo. Ichigo cepat-cepat mengangguk.
" I, iya…," pupus sudah harapan Rukia untuk ciuman sama Ichigo… Dia langsung menggigit jari dengan kecewa sedang Renji kini tersenyum bahagia mengetahui kalo Ichigo nggak bakalan nyium Rukia beneran… Ehehehehe… Impas, nih, ceritanya…
Selagi semuanya mengurusi drama… Hitsugaya…
" Ja, jadi… Anak kalian…??" tanya Hitsugaya dengan nada nggak percaya. Drakula mengangguk mantap." Ya… Istriku ini… Jatuh hati padamu dari pandangan pertama…,"
" Ta, tapi… A, aku kan…," gue kan shinigami? Masa' punya ortu Drakula ma Kuntilanak? Itu sama aja dengan seorang anak baik hati ternyata punya ortu Espada!! Sama-sama nggak mungkin dan aneeeeeeeeeeeh!!!!!!!!!
" Kau begitu mirip dengan anakku dulu…," kata si kuntinak sambil menitikkan air mata (owww, kok, jadi dramatis gini??)." Dia dulu juga kecil dan manis sepertimu… Hiks… Sayang dia tewas karena kebakaran… Hiks… Padahal… Hiks… Pa, padahal…," tangis kuntilanak itu sudah tak terbendung lagi.
" Sudah sayang… Tenanglah… Dia pasti sekarang ada di surga…," hibur Drakula sambil memeluk istrinya itu. Adegan yang benar-benar memilukan… Hati Hitsugaya langsung luluh… Kasihan…Apa yang harus ku lakukan???
" Mmm, maaf… Tapi… Aku tidak bisa… A, aku-," kata-kata Hitsugaya dipotong oleh…
" Akting gue bagus, nggak??" celetuk Kuntilanak yang ternyata… CUMAN PURA-PURA NANGIS?!! Brengsek~!! umpat Hitsugaya dalam hati.
" Ehehehe… Begini-begini kami ini mantan aktor dan aktris terkenal, Shiro!" kata Kuntilanak itu sambil senyum-senyum. Drakula juga ikutan senyum.
" Ngelihat kalian yang begitu menghayati drama yang kalian perankan itu membuat kami ingat masa lalu…," imbuh Drakula. Alis Hitsugaya naik-turun… Siapa juga yang menghayati???
" Menurut penyeleksian kami… Drama kalian itu bagus sekali! Apalagi caramu berakting! Benar-benar pantes banget!" komentar Kuntilanak.
" Maksud kalian… Gue pantes jadi cewek? Bangsat!"
" Kamu, sih, jadi yang mana pun pantes! Jadi cowok tetep keliatan keren, jadi cewek tetep keliatan manis!" kata Drakula." By the way… Kau mau tidak jadi anak kami? Kalau jadi anak kami… Bakalan kami jadiin kamu bintang terkenal internasional, lho!"
" NOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO~!!! GUE NGGAK MAU~!!!!!!!!!!!" jerit Hitsugaya yang lantas berlari keluar dari pintu kamar itu. Yang bener aja! Gue ini shinigami! Kapten divisi 10 di Gotei 13! Masa' jadi anaknya Drakula sama Kuntilanak?! Apa kata duniaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa~???
" Eh! Dia kabur!" kata Kuntilanak.
" Ayo, kita kejar! Dia kan calon anak kita!" sahut Drakula yang lantas melirik anak buahnya. Anak buah drakula langsung mengejar Hitsugaya.
Syuuuuuuuuuuuuuuuuuut~!!! Segerombolan kelelawar menghadang jalan Hitsugaya untuk kabur. Hitsugaya yang kaget dengan penghadangan mendadak itu kontan menabrak gerombolan kelelawar itu. Gerombolan itu langsung mengerumuni Hitsugaya dan menyerangnya.
" HUAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA~!!!!!!!!!!"
Drakula yang mengejar Hitsugaya dengan wujud kelelawar langsung berubah menjadi bentuk manusia lagi. Kuntilanak tampak berada di belakangnya dengan nafas ngos-ngosan.
" Hhh… Hhh… Buset… Cepet banget Shiro kalo lari!" kata Kuntilanak.
" Elo kan bisa terbang ngelayang? Kenapa malah tetep lari biasa?" tanya Drakula.
Si kuntilanak menepuk jidatnya." Oh iya, lupa…,"
" Gyaaaaaaaaaaaaaaaaa!!! Heeeeeeeelp!!!!!" jerit Hitsugaya yang masih di serang gerombolan kelelawar itu.
" Eh, Sayang! Cepet usir anak buahmu dari Shiro!" kata Kuntilanak pada Drakula.
" Sudah! Kalian boleh pergi!" perintah Drakula pada gerombolan kelelawar itu. Kelelawar-kelewar itu langsung berhenti menyerang Hitsugaya dan pergi meninggalkan Hitsugaya.
" Wow………," kata si drakula saat melihat Hitsugaya. Ternyata, akibat penyerangan kelelawar itu… Kemeja Hitsugaya tercabik-cabik! Muka Hitsugaya memerah menyadari bahwa sekarang tubuh bagian atasnya sudah nyaris terbuka.
" Heh! Sama anak sendiri nggak boleh nafsu!" kata Kuntilanak mengingatkan sambil mengemplang kepala Drakula. Si drakula cuman terkekeh seraya menyelimuti tubuh Hitsugaya yang terbuka dengan jubah hitamnya.
" Nih, Shiro… Pake baju ini dulu aja ya?" kata Kuntilanak sambil nyodorin Hitsugaya selembar kimono merah muda dengan sabuk ungu muda. Sebuah kimono cewek yang sangat… feminim… Mata Hitsugaya langsung copot… (-di tendang Hitsugaya) Eh, maaf, maksudnya… Mata Hitsugaya nyaris copot (nah, ini baru bener…) pas ngelihat kimono itu.
" YANG BENER AJAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!!!!"
" You just have two choices in here! Wear this kimono or settled like that?" said Dracula (oiiiiiii! Ini fanfic Indonesia!! Bukan English!). Hitsugaya mau nggak mau menerima kimono itu lalu memakainya di kamar.
" Kyaaaaaaaaaa! Betapa manisnya anak mama!!!!!" jerit Kuntilanak gaje pas Hitsugaya udah selesai make kimono itu. Drakula mengacungkan jempolnya. Sedang Hitsugaya hanya menghela nafas…
" Denger ya… Gue bukan anakmu dan tolong biarkan aku kembali ke rumah, bangsat!" pinta Hitsugaya. Drakula menggeleng.
" Apa itu sikap seorang anak pada orang tua?" katanya. Alis Hitsugaya naik-turun lagi. Ok, sekarang bisa kita lihat Hitsugaya sedang akan beraksi…
" Papa…," Hitsugaya naik ke pangkuan Drakula." Boleh tidak Shiro main keluar?" pinta Hitsugaya yang kali ini pake nada manja. Matanya membulat dan lucu. Wajah dibuat se-innocent mungkin. Dia jamin para cowok pada klepek-klepek pas memandangnya dan para cewek pasti langsung nyari kamera. Kuntilanak makin jerit-jerit kegirangan." KAWAII~!!!!!!"
" Hmm, anak manis… Sayangnya sekarang belum boleh… Sebelum kamu memenuhi permintaan papa dan mama," kata Drakula. Hitsugaya mencibir dalam hati. Tuh, kan! Pasti ada maunya!
" Apaan?" tanya Hitsugaya.
" Kamu… tahu tarian khas Jepang?" tanya Kuntilanak.
" Mmm… sedikit…,"
" Kalau begitu… Hibur kami dengan tarian itu!" perintah Drakula sambil nyerahin Hitsugaya 2 kipas buat menari. Hitsugaya langsung jaw drop.
" Na, nari…??? Dihadapan kalian?! Sekarang?!!!!!!!!"
" YA SEKARANG, DONK! Masa' taun depan?!!" kata Drakula sambil menggeram dan memamerkan deretan giginya yang super tajam. Hitsugaya dengan terpaksa akhirnya menari dihadapan mereka… Someone please help meeeeeee!!!!
1 hari sebelum hari H…
" AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAARGH!!!!!! GUE STRESS!" jerit Byakuya sambil membentur-benturkan kepalanya ke dinding. Rukia segera menahannya.
" Nii-sama??? Nanti kalo gegar otak gimanaaaaa????"
" Biarin! Gue stress!! Drama kita hancur!" memang, drama mereka jadi makin hancur semenjak hilangnya Hitsugaya. Ditambah lagi, Rukia nggak bisa-bisa ngehayati peran. Byakuya jadi shock hebat. Makan nasi nggak doyan… Sekarang malah jadi doyan makan rumput di colek sambel… (yaiks! Gila! Yang bener aja!)
" Kita bener-bener harus nyari Toshiro!" kata Ichigo.
Renji menggigit jarinya," Gue kangen masakan dia…," tendangan dari Rukia menyambut wajah Renji.
" Jadi, elo mau bilang masakan gue nggak enak?!"
" Ya, nggak gitu… Gue cuman kangen aja…,"
" Tapi… kita nyarinya pake apa?" tanya Byakuya.
Ichigo menghela nafas," Lha, itu masalahnya… Kita nggak tau… Reiatsu-nya nggak ter-," kata-kata Ichigo terputus sejenak.
" Oh iya! Gue tau cara buat nyari dia!!" seru Ichigo. Mata Byakuya langsung bersinar-sinar kayak lampu disko. Renji langsung ngambil kacamata hitamnya.
" Hah?! Yang bener?!! Gimana caranya???"
" Pake mod soul! Kita bisa minta bantuan Nova! Mod soul yang ada di Urahara itu kan bisa melacak keberadaan seseorang!" kata Ichigo riang. Mata Byakuya makin bersinar, sehingga mereka kesilauan. Sumpeh, terang matanya Byakuya ngalah-ngalahin lampu 100 watt!
" Nii, Nii-sama!" Rukia nutup matanya saking silaunya.
" Si, silau, men!" keluh Ichigo. Sedang Renji tenang-tenang aja karena udah make kacamata hitam.
" Ups, sorry…," Byakuya akhirnya memadamkan lampu di matanya dengan cara menekan hidung sekali. (Emangnye Byakuya apaan?!! Senter?!!!)
Akhirnya mereka ber-4 mendatangi toko Urahara untuk meminjam Nova melalui gerbang Senkaimon. Begitu sampai dirumah lagi bersama Nova, mereka langsung memulai pencarian.
" Gimana, Nova? Udah ketemu belum??" tanya Ichigo kepada boneka kura-kura hijau itu. Nova mengangguk.
" Iya! Terasa! Di sana!" kata Nova sambil menunjukkan arahnya. Lalu mereka ber-4 yang sudah berwujud shinigami mengambil langkah shunpo ke arah yang ditunjuk Nova. Akhirnya mereka sampai pada sebuah pohon beringin yang besar dan angker.
" Disini?" tanya Rukia kepada Nova.
" Iya, disini!" jawab Nova yakin. Mereka ber-4 celingak-celinguk." Mana? Nggak ada apa-apa!" kata Renji. Byakuya tiba-tiba mengangkat pedangnya.
" Chire, Senbonzakura…," seribu bunga sakura menyebar ke segala arah. Bwuuuuush! PRAK!! Salah satu sakura tampak membentur sesuatu sampai pecah.
" Hm, portal dunia lain ya?" tebak Renji.
" Kurosaki Ichigo…," panggil Byakuya dengan nada cool.
" Gue tau!" kini Ichigo mengangkat pedangnya." GETSUGA TENSHOU!!!" Ichigo mengarahkan pedangnya ke pintu dunia lain itu. PRAAAAAAAAANG!!!! Pintu dunia itu langsung terbuka. Sederet lorong tangga yang gelap terlihat.
" Ayo, masuk!" komando Byakuya. Semua langsung masuk.
" Tidak salah lagi! Toshiro memang disini! Reiatsu-nya semakin dekat! Kau hebat Nova!" kata Renji sambil memuji Nova. Nova yang pemalu langsung memerah dan mempererat pegangannya di bahu Ichigo.
" Toshiro~!!!!" seru mereka sambil membuka pintu ruangan tempat reiatsu Hitsugaya berasal. BRAAAAAAAAAAAAAAAAK~!!!
" GYAAAAAAAAAAAA~!!! KELUAAAAAAAAAAAAR~!!!!!!" perintah Hitsugaya yang ternyata… lagi ganti baju… Dengan muka merah mereka kembali keluar.
" So, sorry!!!" Brak! Pintu kembali tertutup. 30 menit kemudian Hitsugaya keluar dengan berpakaian kimono biru bersabuk merah muda dan menggendong Nova yang mukanya udah merah menyala di dadanya.
" Eh?! Kok, elo pake kimono? Dan kenapa Nova bisa elo gendong? Perasaan tadi dia di bahu gue…," tanya Ichigo keheranan. Nova yang udah merah kayak tomat itu menjawab," tadi aku jatuh dari bahumu pas kalian mau keluar dari kamar itu…,"
" Dan alasan kenapa gue pake kimono, itu bukan urusanmu! Suka-suka gue, donk! Iya, kan, Nova?" jawab Hitsugaya sambil tetap menggendong Nova.
" Ngomong-ngomong… Dimana si kuntilanak dan sosok hitam itu??? Ini rumah mereka kan??" tanya Renji.
Hitsugaya menyerahkan Nova ke Ichigo." Ikut aku…,"
Ke-4 orang itu langsung mengikuti Hitsugaya. Sebelum itu, Ichigo dan Renji sempet bertanya ke Nova tentang gimana penampakan Hitsugaya pas ganti baju. Nova yang super pemalu langsung masuk ke cangkangnya seperti kura-kura.
" Mereka disini…," kata Hitsugaya sambil membuka sebuah pintu. Byakuya, Ichigo, dan Renji langsung menyerbu masuk sampai Hitsugaya terdorong. Byakuya langsung mengacungkan pedang ketenggorokan Drakula. Si kuntilanak yang lagi bawa ceret berisi darah dan gelas langsung terlonjak kaget. Gelas yang dia bawa melayang dan pecah berantakan di lantai sedang ceretnya masih selamet di tangannya.
" Kyaaaaaaaaaaaaaaaaaa~!! Cowok yang kemarin!!!! Kereeeeeeeeeeeeeeen~!!! Namamu Byakuya kan??" kata si kuntilanak sambil senyum-senyum seneng. Ceret yang dia bawa nyaris terlempar dari genggamannya.
" Diam! Dan jangan bergerak!" kata Byakuya dengan nada ancaman." Dasar iblis! Pemakan darah! Pembunuh! Penculik!! Bangsaaaaaaaaat!!!"
" Eh, Toshiro! Kok, diminum? Itu kan darah?!!" Ichigo kaget pas ngeliat Hitsugaya meminum segelas darah dari ceret yang dipegang Kuntilanak.
" Darah mbah-mu?!! Ini jus tomat, o'on!" kata Hitsugaya.
" Eh? Jus tomat???" semua yang di situ sweat drop.
" Mereka ini nggak pernah membunuh orang… Mereka hanya mau makan bangkai hewan dan minum jus tomat sebagai pengganti darah!"
" Terserahlah! Renji! Ichigo! Basmi mereka!" perintahnya. Renji dan Ichigo langsung mengangkat pedang mereka.
" HEYAAAAAAAAAAAAAAAAAH!! KON-,"
" JANGAAAAAAAAAAN! BERHENTIIIIIIIIIIII~!!!!" jerit Hitsugaya yang tiba-tiba langsung muncul untuk menghadang 2 orang itu. Mau tak mau Renji dan Ichigo berhenti. Karena kalo tidak, bisa-bisa yang kena malah Hitsugaya. What the hell?? Kenapa Hitsugaya malah nolong 2 hantu yang telah menculiknya???
" Toshiro? Apa-apaan ini???!" tanya Byakuya kesal.
" Jangan! Jangan konsou mereka!" kata Hitsugaya.
" Toshiro?! Tak kusangka ternyata kau berkhianat!" kata Ichigo.
" Bu, bukan… A, aku…,"
" Ayo, konsou mereka Ichigo! Lalu kita bawa kapten ini ke tempat eksekusi!" kata Renji.
" Ja, jangan! Kumohon!!! Jangan konsou mereka! Jangan konsou mereka sekarang! Ku, kumohon…," pinta Hitsugaya dengan mata berkaca-kaca. Oww… Hitsugaya kayaknya mau nangis, tuh… Jelas mereka ber-4 jadi nggak tega. Nova melompat ke arah Hitsugaya.
" Hi, Hitsugaya-taichou? Ada apa ini?" tanyanya. Hitsugaya memeluk Nova erat-erat di dadanya sambil menangis. Hati Byakuya, Ichigo, dan Renji langsung luluh…… Begitu juga Rukia… Oooh…
" Baiklah, Toshiro… Tapi, kenapa kau melarang kami meng-konsou mereka sekarang?" tanya Byakuya. Tiba-tiba…
" HUAHAHAHAHAHAHAHA!!! Gimana aktingku tadi? Keren nggak???" tanya Hitsugaya yang ternyata… cuman akting…???????????????????? Semua yang ada disitu langsung jaw drop!! Jadi… Hitsugaya ngerjain mereka…????? Oh my God!!! Akhirnya seisi ruangan itu pun ikutan ketawa.
" BWAHAHAHAHA!!! Bagus!! Bagus banget aktingmu, Toshiro!!" kata Ichigo sambil ngacungin 2 jempolnya. Hitsugaya tersenyum puas…
Besoknya adalah hari mereka pentas. Hitsugaya sudah menjelaskan alasan mengapa dia melarang mereka untuk meng-konsou Kuntilanak dan Drakula. Ternyata, 2 hantu itu memohon kepada Hitsugaya untuk diizinkan menonton drama mereka sebelum di konsou. Mereka bahkan berjanji mau di konsou dengan tenang setelah drama itu selesai.
Agar tidak menimbulkan kegemparan karena ada hantu yang nonton drama… Rukia sudah menyiapkan kostum untuk Kuntilanak dan Drakula. Si kuntilanak memakai baju serba panjang dan rambutnya di creambath juga di potong model shaggy sebahu. Sedang si drakula, disuruh memakai topi. Treneeeeeeeng! Selesai sudah!
" Kyaaaaaaaaaaa~!! Taichou kawaii~!!!!!!!" Matsumoto langsung melompat memeluk kaptennya yang sudah memakai kostum. Hitsugaya yang lagi ngegendong Nova terlonjak dan nyaris jatuh dari sepatu hak yang dia pakai.
" Ma, Matsumoto?? Kok, bisa disini??? Siapa yang ngundang elo??!" tanya Hitsugaya kaget setengah mati.
" Aku kan kangen sama taichou-ku yang imut-imut iniiiii~!! Lagi pula nggak cuman aku aja yang kesini!" lapor Matsumoto.
Hitsugaya mendelik," APA?!! SIAPA AJA YANG KESINI?!!!"
" Mmm, Ikkaku… Yumichika… Ukitake-taichou… Kyouraku-taichou… Urahara-san… Banyak, deh, pokoknya!" kata Matsumoto. Hitsugaya menggeram. Mati aku!
" Eh, Ichigo! Ichigo!" panggil Kon yang lagi di bahunya Ichigo. Ichigo yang udah siap dengan kostum pangeran meliriknya," apa?"
" Itu, tuh! Cewek yang pake kostum putri itu! Cakep banget… Walau rada cebol…," kata Kon sambil nunjuk ke arah Toshiro. Ichigo mengernyitkan dahinya.
" Itu kan Toshiro! Dia yang jadi pemeran utama alias si Putri Aurora…,"
" EH?! SI KAPTEN CEBOL ITU?!!! CAKEP BANGET?!!!!!!!!!" jerit Kon shock. Hitsugaya emang jadi agak sulit di kenali. Rambutnya di beri gel sehingga lurus lalu di beri mahkota… Bibirnya di beri lip-gloss aroma strawberry… Gaun putih yang panjangnya ¾ itu benar-benar serasi sama kulit Hitsugaya yang putih bersih… Dan beri tepuk tangan meriah untuk Rukia yang sudah merelakan diri menjadi penata rias!
" Wow, it's our princess… Hello, Shiro-chan!" sapa Kyouraku yang mendekati Hitsugaya bersama Ukitake.
Ukitake tersenyum," wow, kau cantik sekali, Shiro-chan!" pujinya jujur. Kali ini dia bukannya membawa permen, tapi malah membawa seikat bunga. Hitsugaya heran bukan main.
" Yup! Ini bunga untukmu Shiro-chan! Sukses ya!" kata Ukitake. Hitsugaya hanya bisa tersenyum. Gue malah berharap drama ini hancur…
Akhirnya drama selesai 1 jam kemudian. Seluruh penonton bertepuk tangan super meriah saat drama itu selesai. Hitsugaya langsung ngacir ke ruang olah raga dan melampiaskan seluruh reflek yang dari tadi dia tahan ke guling tinju yang udah disiapin Byakuya. Bener-bener untung, deh, si Ichigo karena Hitsugaya berhasil menahan refleknya pas Ichigo nyium dia. Drama itu berjalan mulus dan bagus sekali. Pak kepala sekolah memuji Byakuya, sang sutradara, habis-habisan dan menjanjikan gaji 3x lipat untuknya.
Hitsugaya menerima banyak sekali bunga dari para fans-nya sebagai ucapan selamat. Ichigo pun begitu, hanya saja dia dapet bonus death glare dari fans Hitsugaya karena udah menciumnya. Rukia nangis-nangis di WC karena patah hati. Lalu Renji datang dan nembak dia. Rukia langsung menerima cinta Renji. Cinta ternyata bisa juga tumbuh di WC juga ya… Ehehehehe……
Andre, yang meranin tokoh penyihir jahat, suaranya langsung ilang gara-gara kebanyakan niru suara ketawanya nenek sihir buat drama. Pada akhirnya para shinigami itu pun berkumpul lalu menemui Drakula dan Kuntilanak itu.
" Sudah siap untuk konsou?" tanya Hitsugaya sambil menyiapkan Hyourinmaru.
Kuntilanak dan Drakula itu mengangguk." Ya! Terima kasih karena sudah mengijinkan kami menyaksikan drama kalian itu!"
" Tak masalah… Kita kan sama-sama arwah…," kata Renji sambil meluk Rukia mesra. Rukia pun membalas pelukannya. Byakuya langsung tersenyum bahagia ngeliat Rukia jadian sama Renji. Gomen ya buat fans IchiRuki!
" Ayo, Kurosaki…," kata Hitsugaya pada Ichigo yang juga udah siap dengan pedangnya." Konsou!"
Arwah kuntilanak dan drakula itu pun menghilang lalu menjadi kupu-kupu hitam… Rukia, Matsumoto, Ukitake, dkk. akhirnya juga pamit untuk pulang. Kini 4 cowok itu mulai menghadapi hari kembali…
4869fans-nikazemaru:" Chapter ini hasilnya nanggung banget!! Adooh… Sorry ya kalo jelek! Chapter berikutnya gue usahin lebih bagus! Pas pengerjaan chapter ini pikiranku lagi bercabang-cabang!" (nangis-nangis)
Hi-chan:" Eh, ada review yang ketinggalan! Dari Kirazu Haruka! Oh, ngebaca fanfic ini karena rekomendasi temen ya? Yup, thanks karena udah mau ngebaca!"
4869fans-nikazemaru:" Oh, beneran bagus ya? Ya, syukur, deh… Gue sempet takut ada yang nggak suka… Oh, dan sorry kalo fanfic-ku panjang! Dan kayaknya jumlah chapter fanfic ini bisa nyampe lebih dari 20! Hantu Indonesia banyak banget, sih! Jadi, tolong beri gue usulan tentang hantu apa yang baiknya muncul,"
Hitsugaya:" Thanks udah ngasihani gue… Hiks… Nasib, nasib……,"
Hyourinmaru:" Huaaaaaaaaaa~!! Terima kasih karena udah ngebalikin Shiro-chan-ku!!" (terbang ke Hitsugaya)
Hitsugaya:" Hyou-chan~!!!!!!! Imuuuuuuuuuuut, deh! Nova juga!" (meluk Hyourinmaru dan Nova)
Hyourinmaru & Nova: (blushing)
Hi-chan:" HitsuKarin? Hmm, gimana, Mas?"
4869fans-nikazemaru:" Gue sebenernya… BENCI HITSUHINA DAN HITSUKARIN! Gue kira si Hinamori tu pantesnya jadi kakaknya Hitsu sedang si Karin pantesan jadi temennya, doank… Nggak boleh lebih dari itu! Huaaaaaaaaaaaaaaaa~!!!!"
Ichigo:" Calm down, author gila…,"
Renji:" Thanks karena udah ngebuat adegan buat gueeeeeeee!!!"
Byakuya:" Huff… Syukur, deh, Toshiro nggak kenapa-kenapa!"
4869fans-nikazemaru:" Yup! Sama-sama! Dan tentang chapter selanjutnya… Gue masih bingung mau ngirim yang mana… Jadi buat readers, kalian boleh nebak antara Wewe Gombel/Kalong Wewe, boneka hidup, dan tuyul!"
Ichigo:" Menurutku, chapter 7 ini horornya nggak kerasa!"
4869fans-nikazemaru:" Emang! Oya, gue meminta kesediaan para pembaca untuk melihat dan mengomentari hasil gambaranku yang udah ku kirim ke deviantart! Silakan klik link yang ada di profilku!"
Byakuya :" Lalu ada yang dari reirin...,"
4869fans-nikazemaru:" Hmm, soal couple itu... Gue lumayan suka, sih... Tapi syaratnya harus ada humornya! Couple yang gue suka RenRuki ma IchiRuki! Dan soal fanfic gue yang Crazy Medicine itu... Sorry kalo nunggu update-nya lama! Ide gue ilang, sih... Tapi, tenang aja chapter 2-nya sekarang hampir selesai! Sebisa mungkin bakal gue pos minggu depan! Yup, tunggu saja!"
Hi-chan:" Sekian dari kami, sampai ketemu di chapter selanjutnya!"
All:" And please review!!"
