Tokyo ,Japan

10:00 AM

Langit cerah Tokyo menjadi saksi perayaan kemerdekaan Negara Macan Asia tersebut..

sorak sorai para penonton yang hadir guna melihat perayaan besar yang dimeriahkan artis artis papan atas tersebut dan tak lupa atraksi dari khusus dari bintang tamu lain nya.

Panggung besar yang megah berdiri kokoh ditengah lapangan yang luas itu.

Berbagai parade menghiasi pemandangan hari itu,menambah semangat para lautan manusia yang hadir.

Tak jauh dari panggung megah itu ,tampak beberapa tenda mewah didirikan khusus untuk tamu tertentu,Mulai dari beberapa petinggi Jepang serta perwakilan dari beberapa negara tetangga , hingga artis artis papan atas hadir dan berteduh ditenda yang telah disediakan pendingin udara serta berbagai sajian tradisional hingga internasional.

Setelah para artis bergantian menaiki panggung dan menghibur para penonton yang tumpah ruah itu,kini acara yang ditunggu pun tiba.

Pidato langsung sang Kaisar Jepang.

Lapangan luas itu mendadak hening,mereka mendengarkan sambutan sang kaisar yang mereka hormati.

Tak jauh dari panggung,tepatnya pada tenda putih megah,terlihat sekumpulan gadis cantik dan pria tampan yang tak henti2nya mendapatkan kilatan blitz dari kamera para awak media.

Ya..tenda mewah itu hampir seluruhnya diisi oleh para artis ternama yang menjadi tamu kehormatan.

"Ne..Hinata chan ,lama tak bertemu.Tak kusangka kita bertemu disini " ucap gadis cantik bersurai pirang nan cantik itu.

"Shion chan!! akhirnya bertemu,aku sempat milihat fashion show mu bulan lalu di Paris,namun aku terburu-buru kembali ke Jepang hingga tak sempat menyapamu" jawab sang gadis bersurai indigo dan manik bulan yang indah itu.

"Benarkah?wah sayang sekali,padahal aku sangat merindukanmu ,terlebih setelah menonton film terbarumu.selamat hinata chan,akhirnya impianmu menembus layar kaca holliwood tercapai" ucap tulus gadis bernama shion itu.

"Arigatou Shion chan,aku juga tak menyangka akhirnya salah satu impianku dapat tercapai" ungkap gadis bernama hinata itu dengan senyum manisnya.

"salah satu impianmu?" Ucap Shion,mengulangi perkataan gadis Hyuuga itu.

"Uhm.."

"Berarti kau masih punya impian lain?kukira semua impian mu sudah tercapai ,melihat karirmu yang sangat bersinar " kini giliran wanita bersurai pink disampingnya yang angkat bicara ,merasa tertarik dengan obrolan mereka.

"Apa impian mu yang belum tercapai hinata chan?" tambah seorang gadis yang notabene adalah rocker wanita papan atas Jepang,Yang juga sahabat sang gadis indigo

"Uhm..aku ingin bertemu Naru kun, sahabat masa kecilku,Bahkan hanya semenit pun tak masalah.." Jawab sendu gadis manis itu sambil menatap langit biru yang mengingatkan nya akan sang sahabat.

"Kau masih berharap untuk bertemu dengan nya? " tanya gadis bersurai pink bernama sakura itu,entah kenapa dia ikut sedih melihat ekspresi sendu sang sahabat.

"Ne hinata chan,ini sudah belasan tahun dan dia sama sekali tak pernah kembali..lebih baik kau berhenti mengharapkan nya,itu hanya akan menambah kesedihan mu" kini giliran ino berbicara,dia merasa gemas sendiri akan sahabatnya itu.

"Kau sudah menunggunya bahkan sebelum kita bertemu di junior high hinata chan.Berhentilah mengharapkan nya" ucap sakura turut menasehati hinata.

"Ne..apa yang sedang kalian bicarakan?" Tanya gadis bernama shion yanybmerasa bingung dengan perbicangan para gadis dihadapan nya.

"Hehe..kami sedang membicarakan seseorang dari masa lalu Hinata chan ,Dia telah menantinya selama belasan tahun " jelas gadis berpony tail ,Ino Yamanaka.

"Eh..?selama itu?" Tanya shion takjub.

"Umm..." Jawab hinata sambil menunduk dengan raut sendu.

"Sudahlah,lupakan saja.Belum tentu sahabat kecilmu itu merasakan hal yang sama seperti yang kau rasakan" ucap shion prihatin.

"Tak semudah itu " guman hinata sambil mengelus gelang yang tersemat di tangan putih nya.

"Naru kun..dimanakah dirimu saat ini??" Batin hinata pilu..

Sakura,ino dan temari hanya dapat menghembuskan nafas kasar,selalu seperti ini jika mereka menasehati sang gadis indigo akan keteguhan hatinya menanti sang sahabat masa kecil yg kini entah dimana...

padahal dia telah mempunyai seorang kekasih yang tampan nan rupawan,sang aktor papan atas,Toneri otsusyukih.

Tak terasa,sambutan sang kaisar pun berakhir,Dan kini telah mencapai acara puncak,dimana akan menampilkan parade khusus dari angkatan bersenjata Jepang.

Berbagai atraksi drumband memukau para penonton,dilanjutkan atraksi terjung payung dari langit tokyo...

Ratusan pasukan penerjun,terjun dengan indahnya menghiasi langit Tokyo.

"Dan sebagai persembahan terakhir,akan ada atraksi manuver dari angkatan udara Jepang yang akan berkolaborasi dengan tamu kehormatan kit,Team terbaik dari Special Air Service ,Last Team.

Perwakilan dari pasukan elite terbaik di dunia ini telah banyak membantu menjaga kedamaian dunia" ucap sang pembawa acara dari atas payung..

Dan tak lama setelah atraksi terjun payung usai,terdengar suara khas mesin pesawat dari langit biru.

"Okay ,langsung saja kita tampilkan di langit tokyo yang cerah ini.Atraksi manuver indah dari para pilot jet tempur terbaik yang jepang miliki,yang akan berkolaborasi dengan team terbaik dari pasukan elite terbaik di dunia!!"lanjut sang pembawa acara dengan semangat.

Secara serempak semua yang disitu mendongakan kepala mereka keatas,menatap langit yang cerah.

Dalam hitungan detik,satu persatu jet tempur muncul dari balik awan,meliuk liuk dilangit tokyo,melakukan berbagaibmanuver indah,Menbuat semua mata yang melihatnya terpukau.

" Sebagai info tambahan ,beberapa pilot terbaik dari team elite tersebut ternyata masih memiliki darah Jepang,bahkan ada pula yang berdarah jepang murni,ini tentu hal yang sangat membanggakan bagi masyarakat jepang" lanjut sang pembawa acara sambil membaca kertas kecil yang baru diterimanya.

"Baru saja saya sedikit mendapat beberapa data para pilot keturanan jepang tersebut ,mari kita sambut penampilan mereka" sang pembawa acara mencoba membaca kertas kecil tersebut dengan seksama ,sebelum melanjutkan ucapan nya.

"Woow..pesawat yang berlogo ular hitam ini dapat dipastikan di kemudikan oleh pemuda berdarah Jepang murni,Keturunan darinclan uchiha, ya Captain. Uchiha sasuke.."

Sontak teriakan riuh terdengar setelah jet tempur yang ditunjuk itu melakukan manuver indah menyerupai gerakan ular,dan setelah itu bermanuver seakan membentuk bunga sakura.

Dan diakhiri manuver rendah,samar-samar terlihat sang pilot mengacungan jempol nya.

Tepuk tangan menambah keriuhan suasana itu, tak lupa jepretan dari berbagai camera para awak media maupun penonton yang terkesima dgn atraksi itu.

"Selanjutnya pesawat dengan logo kepala anjing itu,dapat dipastikan diisi oleh pria berdarah campuran Jepang,Perwira Muda dari clan Inuzuka, 1stletnant Inuzuka Kiba" Teriak sang pembawa acara.

Dan teriakan riuh pun kembali terdengar,saat jet tempur itu melalukan manuver lucu berbentuk kepala anjing,ditutup dengan terbang rendah diatas lapangan,terlihat jelas sang pilot melambaikan tangan nya.

"Terakhir...Dan yang sangat membanggakan bagi kita ,jet tempur dengan logo Rubah Kitsune ini di kemudikan langsung oleh Sang Leader dari Last team,Sang leader merupakan keturunan langsung darinClan Namikaze.Putra Tunggal dari Panglima Pasukan perdamaian Dunia, Major General.Namikaze Minato.

Kita sambut,Captain.Namikaze Naruto !!"

Tampak sebuah jet tempur berlogo rubah meliuk indah disertai manuver tajam yang memukau..

Semua mata dibuat tak berkedip dengan kelihaian Sang pilot dari clan Namikaze itu..

Namun diantara semua mata yamg seakan terhipnotis itu,Terdapat sepasang manik bulan yang berkaca2.

Rasa syok,takjub,dan bahagia.semua rasa bercampur jadi satu,seakan ini hanyalah mimpi saat mendengar nama sang sahabat yang dirindukan disebut oleh sang pembawa acara.

" Naru kun..." Guman hinata tak mampu membendung air mata nya

"Di..Dia..??! "Ucap sakura patah-patah.

"Orangnya?" Ino hanya mampu mengucapkan sepatah kata.

Mereka semua ingat betul nama sahabat kecil yang dirindukan sang gadis indigo.

Dan mereka pun tak kalah syok dan takjub nya saat mendengar nama orang yang mereka bahas beberapa saat yang lalu,diucapkan dengan jelas oleh sang pembawa acara dari panggung megah itu.

"Rubah kitsune?bukankah itu nama sandi salah seorang pasukan yang menyelamatkan kita dari pembajakan pesawat beberapa tahun yang lalu??" Kini temari yang angkat bicara.

Ucapan temari serta merta mengingatkan hinata atas insiden beberapa tahun yany lalu,saat dirinya bersama sahabat yang team nya dan beberapa orang lain terperangkap dalam pembajakan pesawat.

"Mata biru..surai kuning itu.."

"Benarkah itu dia?" Tanya sang gadis indigo,entah pada siapa..

Manik sewarna bulan itu memandang takjub manuver yang dilakukan pesawat berlogo rubah kitsune itu.

Dan tak lama..jet itu pun terbang rendah,seakan memberi kan penghormatan..

Tampak jelas dari lapangan itu,sang pilot yany berada didalam pesawat memberikan gerakan hormat dengan tangan nya..

Sontak hal itu semakin memicu teriakan dan tepuk tangan riuh ,bahkan beberapa orang melambaikan tangan pada sang pilot yang tertutup helm serta masker itu,hingga mata sang pilot pun tak terlihat akibat kaca hitam dari helm khusus yang digunakan nya.

"Tapi..jika itu memang dirimu,kenapa saat itu kau bersikap dingin,bahkan seolah menghindariku Naru kun.." Batin hinata sambil tersenyum pilu menatap jet tempur sang rubah kitsune yang telah kembali menghilang diatas awan...

Sekali lagi Naruto dkk cuma saya pinjem dr pakde masashi kishimoto..

Dan sekali lagi mohon maaf kalo kata/alur dll yg tidak sesuai dengan yg kaka kaka inginkan..tolong dimaklumi,saya masih newbie..mau dibaca syukur,ngga dibaca yo rapapo...mau caci maki jg rapopo..adek mah ikhlas ,

Tokyo 12.00 pm

Setelah kolaborasi menakjubkan para pilot terbaik jepang dengan pilot terbaik dunia itu,kini satu persatu jet tempur tersebut mendarat dgn mulus di landasan pacu dekat lapangan tersebut.

ribuan manusia saling berebut untuk mengabadikan para pilot itu,para awak media pun telah berada diposisi masing-masinh sesuai dengan yang telah ditentukan oleh panitia.

Dari arah tenda tamu khusus,dapat terlihat jelas para jet itu mendarat dengan sempurna..

Diawali para pilot tempur jepang,satu persatu mereka turun, memberi penghormatan pada para penonton, lalu berjalan menuju tenda khusus yang berisi kaisar serta para petinggi,guna memberi penghormatan khusus.

Tepuk tangan dan teriakan riuh mengiringi para pilot andalan jepang itu ,yang mampu berkolaborasi dengan baik bersama para pilot terbaik dunia, tentu hal yang membanggakan.

Tak lama setelah para pilot andalan jepang tersebut memberi penghormatan ,mereka diarahkan menuju tenda khusus untuk menikmati hidangan serta hiburan penutup dari para artis ternama.

Kini giliran para jet tempur pasukan elite dunia itu yang melakukan pendaratan ,

Semua mata terpaku pada arah landasan pacu itu.

Mereka menunggu kemunculan perdana pilot dari team pasukan elite terbaik di dunia,yang selama beberapa tahun belakangan banyak mengukir prestasi dalam perang melawan teroris dan menjaga perdamaian dunia.

Namun sejauh ini yang selalu muncul dalam tiap konferensi pers yanh digelar hanyalah juru bicara kemiliteran ,tak pernah sekali pun para pilot itu muncul,menampakan batang hidungnya di khalayak umum.

Maka tak heran kini semua mata yang ada disitu terfokus pada landasan pacu yanhh akan menjadi tempat parkir sementara bagi jet tempur canggih tersebut.

Mereka semua menunggu detik-detik muncul nya para pilot dari last team,terlebih setelah mengetahui jika beberapa dari mereka masih keturunan jepang, hal yang sangat membanggakan sang kaisar dan warga jepang lain nya.

6 pesawat jet tempur tersebut mendarat secara teratur dan sempurna,bahkan tiap jet yang mendarat hanya berjeda sekian detik dgn jet lain nya,menandakan kemahiran mereka dalam mengemudikan burung besi tersebut.

Tak membutuhkan waktu lama bagi 6 jet tersebut untuk terparkir dengan rapi dan langsung disambut dengan kilatan blitz berbagai camera.

Seperti slow motion,perlahan tapi pasti setelah melepas safety belt ,masker oxygen,para pilot itu turun dari jet masing-masiny dan membuka helm mereka sambil berjalan beriringan.

Tubuh tinggi,tegap,wajah rupawan yang tertutup kacamata hitam mereka seakan menghipnotis semua mata yang berada disana.

Tak ada yang menyangka jika para pilot itu memiliki wajah rupawan dibalik helm dan maskernya..

Setelah menitipkan helm pada para petugas dilandasan pacu,dengan diiringi jepretan kamera dari para awak media dan penonton yang mengelilingnya,mereka disambut langsung oleh para petinggi militer jepang,setelahnya mereka diarahkan menuju tenda sang kaisar.

Manik bulan sang gadis indigo itu terpaku pada pemuda bersurai pirang,yang turun dari jet tempur berlogo rubah kitsune itu..

Meski irish mata nya tertutup oleh bingkai kacamata rayban hitam yg pas membingkai wajah rupawan dengan rahang tegas milik sang pilot,tapi manik bulan nya masih dapat melihat jelas wajah tampan yang dihiasi guratan tanda lahir dimasing2-masing pipi sang pilot.

Sekilas gambaran sahabat masa kecil nya terbayang diingatan nya.

Bocah pirang itu kini telah menjadi pria rupawan yg sangat menakjubkan..

Ketiga gadis sahabat sang indigo pun tak dapat berkedip ,mereka terpukau akan keindahan duniawi dari para pilot tersebut.

"Hinata chan..." Guman sakura pelan,ia tak bisa berkutik menatap para pilot tersebut,terlebih saat menatap pilot bersurai raven yang turun dari jet berlogo ular itu.

"Hm?" Jawab hinata tanpa melepaskan juga tatapan nya dari sang pilot yang kini tengah berjalan kearah tenda samping mereka,dimana sang kaisar tengah menunggu para pilot yang menjadi tamu kehormatan nya.

"Benarkah itu Naru kun mu?" Tanya sakura memastikan jika sahabat kecil yang ditunggu sang gadis indigo itu adalah sang pilot rupawan itu.

"Hmm.." Hinata tak tau harus menjawab apa,disatu sisi hatinya sangat yakin jika pilot itu benarlah sang sahabat kecilnya,namun disatu sisi,terselip keraguan yg mendalam,entah kenapa.

"Mereka...menakjub kan" ucap ino tanpa mengedipkan pula matanya pada pilot berkulit putih pucat dan berwajah datar tersebut.

"Sempurna.." Guman temari

Akhirnya para pilot tersebut sampai di tenda sang Kaisar jepang,dan langsung memberikan penghormatan militer.

Setelah itu 3 dari 6 pilot rupawan itu menundukan badan tegapnya ,memberi penghormatan khas jepang dan dapat terdengar salah seorang dari mereka mengucapkan beberapa patah kata dalam bahasa jepang yang lancar.

Hal itu semakin menguatkan bahwa memang mereka berdarah jepang dan belum melupakan budaya jepang.

Setelah berbincang bincang bersama sang kaisar,para pilot itu dipersilahkan untuk mengistirahatkan diri di sofa khusus dalam tenda tersebut,sambil menikmati hidangan yang disediakan..

Mereka seakan tak peduli dengan tatapan terpukau dan memuja dari sebagian besar penghuni tenda tersebut.

Dengan santainya mereka mengambil minum dan duduk santai disofa tersebut.

Dan akhirnya manik biru sejernih lautan itu tak sengaja bertatapan dengan manik bulan yang memandanginya tak kala ia membuka kacamata yang digunakan nya.

Waktu seakan berhenti,degup jantung kedua pemilik manik itu seakan saling berlomba tanpa disadari pemiliknya masing-masing,namun itu hanya terjadi sekian detik.

Seakan tak terjadi apapun,sang pemilik manik biru tersebut kembali menutupi maniknya dengan kacamata hitamnya dan secara perlahan memalingkan wajahnya kearah lain..

nyut...perih,itulah yang dirasakan sang gadis pemilik manik bulan itu,tak kala pemilik manik biru tersebut mengacuhkan nya*

Tak berselang lama ,para pilot rupawan tersebut meninggalkan tempat itu dengan dijemput oleh sebuah mobil hitam .

Semua mata menatap kepergian mereka dengan rasa penasaran dan kekecewaan yang mendalam.

Kekecewaan yang teramat mendalam lebih dirasakan oleh sang gadis bermanik bulan tersebut..

Hal itu tak luput dari mata para sahabatnya..

"Hinata chan..." Batin mereka sendu...