BERKUNJUNG KE RUMAH AUTHOR

Author : Usagi Yumi

Pairing : No Pairing

DISCLAIMER

Inazuma Eleven Bukan milik Yumi, Tapi para OC asli milik Yumi

WARNING

Gaje, Abal, OOT, OOC (maybe?), aneh, typo, dll.

CAUTION

Jika ada sesuatu hal yang menimpa diri anda seperti terkena sakit kepala, sakit perut, sakit jiwa (?), tumor otak (?) dll, tolong hentikan membaca cerita ini dan hubungi dokter (readers : Emangnya apaan?)

HAPPY READING

Chapter 7. Nani!? Syuting ditunda?

Minggu, 20 Oktober 2013

Kota Simulasi

"Hahahahaha... Kau lucu sekali... Hahahaha..."

"CUT! Minamisawa, kau kurang penghayatan,"

"Maafkan aku,"

Saat ini, tengah diadakan syuting untuk pembuatan fic baru dengan tokoh utama Kurama dan Minamisawa. Tetapi, tampaknya Minamisawa melakukan kesalahan.

"Minamisawa... Kumohon kau coba tertawa," Mohon Rai selaku sutradara. Sudah berulang-ulang kali Minamisawa melakukan kesalahan di bagian ini.

"Baik. Akan kucoba. Tetapi, mungkin Kurama harus mengulangi bagian sebelumnya,"

"Baiklah... Kurama! Ulangi dari adegan tadi,"

"Baik!"

"Ok! Action!"

"A-"

"Berhenti!"

"Eh?"

Tiba-tiba, datanglah seorang Author berumur 12 tahun. Pasti udah tahu siapa, 'kan?

"Eh... Si Yumi... Tumben lo balik kesini telat," Ucap Rai.

"Gue cuman ada masalah aja,"

"Kenapa lo? Hari Jum'at masuk UKS lagi?" Tanya Aiko yang kebetulan menjadi penata rias saat syuting kali ini.

"Bukan masuk UKS lagi! Gue dibawa ke rumah sakit!" Jawab Yumi yang wajahnya asem kaya cuka punya tukang bakso di pengkolan.

"Gue denger-denger, lo darah ren-"

"JANGAN BAHAS LAGI! GUE MALES BAHASNYA!" Teriak Yumi yang memotong perkataan Ayame yang kebetulan jadi kameramen disana.

"Maaf, Yumi..." Ucap Ayame meminta maaf.

"Iya... Gue maafin. Ok! Gue datang ke sini mau ngumumin sesuatu. Syuting fic ini akan ditunda untk beberapa waktu,"

"E-EH!? N-nani!? Kok ditunda?" Tanya Kurama dan Minamisawa yang kaget karena pasalnya mereka berdualah tokoh utama di fic ini.

"Aku mau membuat fic baru dulu untuk menyambut halloween," Jawab Yumi.

"Eh? Tapi bukannya Usagi tidak merayakannya, ya?" Tanya Minamisawa.

"Memang tidak. Aku hanya sebatas menghormati bagi yang merayakan. Terutama mereka yang datang dari Eropa dan Amerika pasti merayakannya. Seperti Edgar, Mark, Dylan. Mereka pasti merayakannya,"

"Begitu, ya... Jadi? Sudah ditentukan siapa saja yang mendapat peran?" Tanya Kurama. Yumi hanya tersenyum.

"Tentu saja sudah!" Jawab Yumi dengan senyuman lebar menyaingi senyuman Endou.

"Kalau begitu, kalian beristirahatlah dulu selama beberapa waktu! Aku mau mencari para pemeran untuk fic menyambut halloween!" Ucap Yumi sembari melambaikan tangan lalu berlari pergi.

"Hmmm... Terkadang Usagi-san itu kekanak-kanakan, ya?" Ucap Minamisawa meminta persetujuan Kurama.

"Benar juga. Lagipula, mau dilihat dari mana pun, dia itu tetap kouhai kita dan dia masih punya sisi feminim," Ucap Kurama menyetujui ucapan Minamisawa.

"Hei! Kurama!" Panggil Minamisawa.

"Hm?"

"Kau tidak akan tanggung jawab?"

"Tanggu jawab apaan? Emang gue ngehamilin cewek?"

"Bukan... Bukan itu!"

"Lah? Terus kenapa?"

"Bukannya pas tadi syuting lo ngehajar beneran anak-anak yang berperan menjadi anak SMA?"

"Emang napa? Bukannya itu cuman robot atau boneka?"

"Itu beneran,"

"Alah... Masa beneran? Tuh palingan cuman robot atau boneka replika dari Ibuki, Kusaka, ama Minaho!"

"Lu gak tau sesuatu, Kurama?"

"Tau apa, 'sih?"

"Lo tau 'kan kalau Usagi itu ngundang kakaknya si Tsurugi ama anak yang bernama Amemiya?"

"Iya. Terus?"

"Selain mengundang kakaknya Tsurugi dan Amemiya, mereka juga ngundang anak-anak Shinsei Inazuma Japan,"

"Wah? Masa?"

"Iya!"

"Ciyus?"

"Ciyus!"

"Mi apa?"

"Mi cool!"

"Minuman ajah yang lo pikirin! Tapi lo beneran, 'nih?"

"Ihhhh... Beneran!"

"J-jadi... Y-yang tadi itu..."

"?"

"... ORANG BENERAN!?"

"EMANG IYA, BAKA!"

"HUAAAAAAA! GOMENNASAI!" Ucap Kurama yang sedang panik dan terus membungkuk ke arah Ibuki, Kusaka, dan Minaho yang tengah pingsan dan dirawat oleh Majo.

Depan Apartemen Yumi

"Haduh! Pada kemana, 'sih?" Keluh Yumi frustasi karena daritadi orang yang dia cari belum ketemu.

"Padahal udah maghrib. Masa 'sih masih ada yang pergi keluar?" Ucap Yumi yang entah kepada siapa. Yumi pun berjalan keluar dari halaman apartemen dan tiba-tiba (SFX: JENG JENG!) ... IA NEMU TUKANG SEBLAK! (readers: GUBRAK!)

"Mang! Tunggu, Mang!" Dan Yumi yang penggemar seblak, otomatis langsung manggil emang-emang yang jualan seblaknya. Si yang tukang jualan seblak pun berhenti mendorong gerobaknya dan menunggu Yumi menghampirinya.

"Mang! Masih ada seblak kerupuknya, gak?"

"Aduh... Neng... Tinggal ada yang makaroni,"

"Yah... Ya udah deh... Gak apa-apa... Makasih ya, Mang!"

"Iya, Neng... Maaf ya Neng..."

Gerobak seblak pun pergi menjauh. Yumi cuman pasang wajah sedih gara-gara gak dapet seblak.

"Ukh... Pengen seblak..." Gumam Yumi yang masih ngidam(?) seblak.

"Eh? Usagi-san? Ngapain di sini?" Tanya Midorikawa sembari menghampiri Yumi.

"Eh? Midorikawa-kun?" Yumi menoleh ke arah Midorikawa dan dia pun teringat dengan tujuan awalnya.

"Ah! Midorikawa-kun! Kau akan menjadi pemeran utama dalam fic buatanku! Kau mau, 'kan?"

"Hmmm... Bukannya kau sedang buat fic dengan peran utamanya Minamisawa-kun dan Kurama-kun, ya?"

"Syuting fic tersebut di tunda dulu. Aku mau membuat fic dalam rangka menyambut halloween!"

"Sou ka... Aku 'sih, mau-mau saja... Tapi asalkan aku memanggilmu dengan nama kecil,"

"Aku 'sih tidak masalah mau dipanggil dengan marga atau nama kecil,"

"Ya sudah, Yumi-chan!"

"Jangan panggil aku dengan embel-embel 'chan'!"

"Tapi 'kan lebih imut kalau ditambah 'chan'~"

"Ah! Terserah! Aku menyerah!"

"Ahahaha... Nee, sebenarnya kau ngapain 'sih malam-malam masih di luar?"

"Tadinya ada tukang seblak ngelewat... Cuman, seblak kerupuknya udah abis dan tinggal ada yang makaroni,"

"Hmmm... Gimana kalau kamu ikut aku beli nasi goreng? Siapa tau bisa jadi pengganti seblak. Aku traktir 'deh..."

"Hontou? Arigatou Midorikawa-kun!"

"Douita Yumi-chan... Ayo berangkat!"

Mereka pun berjalan di malam hari sembari berbincang-bincang. Soal kebiasaan, cerita lucu, pengalaman, dan berbagai hal yang menarik diperbincangkan. Tampaknya, Yumi langsung akrab sama Midorikawa.

Tapi, perasaan 'kok Yumi selalu cepat akrab sama orang yang kebanyakan berpenampilan seperti perempuan, ya? Pertama, Kazemaru. Kedua, Midorikawa. Ketiganya siapa, ya?

"Nee, kalau kau mau, Yumi-chan boleh manggil aku Ryuuji,"

"Gak mau! Aku lebih seneng manggil Midorikawa-kun! Lebih enak!"

"Ahahaha... Aneh-aneh saja. Sebenarnya siapa saja character Inazuma Eleven yang mau dijadikan pemeran?"

"Ummm... Kamu, Hitomiko-san, Hiroto-san, Nagumo-kun, Suzuno-kun, Saginuma-kun, Reina-san, dan Kageyama-san,"

"Kageyama Reiji?"

"Hm! Tetapi, Kageyama-san, Hitomiko-san, dan Saginuma-san cuman muncul sebentar. Ya... Hanya karakter pelengkap gitu, 'deh..."

"Tenang saja. Mereka lebih senang muncul sebentar di sana. Mereka 'kan tipe yang... Ya... Kau tau sendiri lah..."

"Iya... Aku tau..."

"Eh? Kita sudah sampai! Aku pesan dulu, ya? Kau duduk saja di bangku,"

"Baik, Midorikawa-kun!"

Selagi Midorikawa memesan nasi goreng, Yumi menunggu di bangku pengunjung tempat di mana orang-orang makan nasi goreng di situ. 30 menit Yumi menunggu, Midorikawa pun menghampiri Yumi sembari membawa 2 keresek yang berisi beberapa bungkus nasi goreng. Karena hari sudah lumayan larut, mereka 'pun buru-buru pulang ke apartemen.

"Lama amat 'sih lo! Perut gue udah ngadain konser rock 'nih!" Protes Haruya ketika Midorikawa datang ke kamar yang ditempati Haruya dan Fuusuke yang kali ini ditambah Reina dan Hiroto.

"Bawal amat sih! Yang penting udah dibeliin!" Cibir Midorikawa sembari menyodorkan nasi goreng yang dibelinya. Semua orang yang ada di situ langsung menyerbunya kecuali Midorikawa, Fuusuke, dan Yumi yang dengan sabar menunggu giliran menunggu ngambil nasi goreng.

Setelah semua sudah mendapat sebungkus nasi goreng masing-masing dan telah memakannya sampai habis, mereka pun membahas soal fic yang akan dibuat Yumi.

"Jadi? Ngapain Usagi-san ada di sini?" Tanya Reina.

"Aku mau membicarakan fic untuk menyambut halloween. Nah... Kebetulan kalian yang ada di sini dapat pemeran. Jadi, silahkan baca naskahnya," Ucap Yumi sembari menyodorkan naskah yang dibuatnya. Para pemeran langsung membaca naskahnya.

"A-ano... T-tapi... I-ini fic tidak berhubungan sama sekali dengan halloween," Komentar Hiroto.

"Lalu tidak mengandung acara halloween," Komentar Suzuno.

"Sebenarnya, aku sengaja membuat fic ini tanpa mengandung unsur halloween karena aku tak menyangka akan diupdate pas hari halloween,"

"Begitu... Ya sudah. Kami setuju-setuju saja. Jadi? Kapan syutingnya?" Tanya Hiroto.

"Besok," Jawab Yumi.

"Ok! Besok, kita mulai syutingnya!'

~TBC~

Mind to RnR?