Disclaimer: I don't own YuGiOh!

Genre: Adventure,Angst,Drama AU

Main Idea/Story : Amelia Kai

Editor/Script writer: Hikari Rio

A/N: Tuan Rhein disini diperankan oleh Sugoroku Mutou.

Stainned Gold Pt.2 - Realization

Perpustakaan Stanford…

"Sejak saat itu Crawford… tidak diketahui kabarnya. Ia seolah-olah lenyap ditelan bumi, lady Chyntia melahirkan seorang bayi lelaki, bayi itu dibawa oleh Count Stanford yang sebelumnya telah kembali setelah Crawford menghilang", ujar tuan Rhein mengakhiri ceritanya pada Lard.

"Dan bayi itu adalah Seth…" Lard berbisik sedih. "Tapi… mengapa Crawford tiba-tiba menghilang dan count Stanford kembali setelah membuang Chyntia, dan… apa orang yang bernama lady Chyntia itu masih di rumah sakit jiwa?", masih banyak sekali hal yang tidak dimengerti Lardiast.

"Akupun sudah menyelidiki beberapa misteri yang tersembunyi dari pertanyaanmu itu, menurut suster yang dulu merawat Lady Chyntia, kelahiran Seth sungguh suatu keajaiban karena ia terlahir dari ibu yang mengalami gangguan jiwa. Tapi, sejak saat itu lady Chyntia semakin menjadi gila,emosinya sangat tidak terkendali sehingga ia dimasukkan ke ruangan khusus, tetapi anehnya seminggu setelah ia di karantina, ia menghilang tanpa meninggalkan jejak, dan saat itu count Stanford yang telah diberitahu bahwa ia telah memiliki putra, langsung datang dan membawa anak lelakinya itu tanpa berkata sepatah katapun pada pihak rumah sakit."

Tuan Rhein menarik napas. Raut wajahnya yang paruh baya kini terlihat benar-benar lelah. Ia membenarkan letak kacamatanya sebelum melanjutkan."…dan empat tahun kemudian count Stanford menikah dengan seorang wanita kelas atas namun hidup wanita itu singkat. Setelah Mark lahir, wanita itu meninggal. Selanjutnya aku tidak mengetahui mengapa nama Crawford bisa terdengar sebagai pengedar toksik atau bagaimana nasib viscount Radfiell dan putrinya sekarang. Hanya hal tersebut yang bisa kujelaskan padamu, Lardiast Havard." Ia mengakhiri ceritanya.

Lardiast terdiam, begitu rumitnya hal ini,tujuannya hanya mencari keberadaan Crawford, tapi ia sama sekali tidak menyangka bahwa bangsawan yang baru ia temui dua hari itu telah memberikan informasi yang sungguh di luar dugaannya. Selama ini ia berpikir, Crawford hanyalah orang sinting yang menciptakan obat-obatan untuk merusak mental dan fisik warga Ancretest. Ternyata …kenyataan hidupnya di masa lalu sungguh benar-benar kelam. Ia memulai ragu-ragu.

"Tuan Rhein… A- aku masih belum paham maksud pertukaran peran dari Seth. Dan untuk ukuran seorang guru privat, anda sungguh hebat tuan Rhein, anda begitu tahu secara detail tentang keluarga Stanford ini". Ujar Lard masih penuh selidik bertanya pada Rhein. Matanya delimanya berbinar penasaran.

"Hmm, aku ini sudah lama sekali menjadi tutor untuk keluarga ini, keturunan Stanford yang paling kukagumi adalah Seth. Ia pandai sekali menyembunyikan perasaannya. Kau tahu… sejak kecil ia diasingkan dari dunia luar. Tuan Gerald sedikitpun tidak bersikap sebagai ayah padanya maupun pada Mark adiknya, Seth dan Mark sepertinya dipersiapkan hanya untuk meneruskan nama keluarga saja oleh sebab itu Seth sudah menjadi count pada usia 10 tahun meskipun tuan Gerald masih hidup." Tuan Rhein setengah kagum dan simpati pada mantan muridnya itu.

"...ia tidak diijinkan melakukan apapun selain mempelajari hal kebangsawanan dan belajar menjadi seorang dokter untuk meneruskan gelar keluarga Stanford, bangsawan dunia kesehatan yang terkemuka. Seth berpikir.. dirinya hanya penerus nama keluarga oleh karena itu ia bisa bebas ke dunia luar bila ia mengajak orang lain untuk menggantikan dirinya. Tak peduli orang itu siapa, yang penting tidak merugikan nama Stanford.." Jelasnya.

"Mengapa orang itu harus diriku, kenapa?.." Ia bertanya bingung. "Kenapa?",tambah Lard dengan sedikit nada kekesalan.

"Sudah kukatakan tadi, nyawa adik Seth sedang terancam, kira-kira setahun yang lalu Mark pernah menghilang…dan ketika ditemukan ia sudah dalam keadaan overdosis, Seth melakukan penyelidikan dan sampailah ia pada sebuah nama… Crawford." Disini Lard agak terkejut. Sang tutor pun melanjutkan.

"Crawford ingin membalaskan dendamnya pada keluarga Stanford. Dan Seth tidak mengetahui Crawford ada di mana, ia hanya tahu toksik yang ia sebarkan beredar di Black Hidden, oleh karena itu ia memilihmu karena kau punya tujuan yang sama, kau juga sebagai orang terkuat dan tercerdas dalam duniamu sebagai gerilyawan maupun sebagai night thief. " Tuan Rhein mengakhiri sembari menunjuk Lard . Lard tersenyum kecil.

" Sebenarnya… ia ingin bekerja sama denganmu, tapi count Gerald tidak membiarkannya berbuat sesuka hatinya. Ia harus meninggalkan seorang penerus, memang hal ini sangat egois tapi cobalah kau pahami keadaan dia saat ini. Walaupun aku bukan orang tuanya tapi dengan melihat latar belakang keluarganya yang seperti itu siapapun pasti.."

"Baiklah, cukup Tuan Rhein, aku mengerti. Jika sudah tidak ada hal penting lagi yang bisa kau informasikan kepadaku aku ingin pamit.", lagi-lagi Lardiast menyela Rhein. Baginya sudah cukup mendengarkan alasan untuk menahannya disini, sebagai pengganti Seth.

"Maaf Lardiast, jika saja ada jalan keluar lain, jalan lain, tetapi…" Tangan keriput sang tutor mengenggam Lard dengan perlahan, ia berkata dengan yakindan agak memohon. "…aku tetap percaya padamu."

Lardiast hanya sebentar menatap Rhein dan tersenyum ragu. Lalu, ia beranjak dari tempat duduknya dan berlalu meninggalkan perpustakaan keluarga Stanford yang megah. Tetapi, ia tidak segera menuju bangunan utama. Ia memutar dan membiarkan dirinya menemukan tempat untuk menyendiri, di tepi danau yang mengelilingi perpustakaan.

Angin lembut bertiup menyapu poni keemasannya, membingkai mata delima yang kini menerawang kea rah air danau yang tenang.

"Seth…dia..dia kenapa kenyataannya harus jadi seperti ini?" Ia tertunduk frustasi. "Sumber masalah obat-obatan itu ada di sini dan aku berada sangat dekat dengan tujuanku, tapi keluarga Stanford memang tidak punya perasaan, dendam yang dimiliki Crawford telah berakibat fatal, bukan hanya untuk keluarga Stanford tetapi juga seluruh warga Ancretest yang terlibat termasuk...diriku", Lardiast mencabuti rumput di sekitarnya, ia ingin berteriak sekencang-kencangnya. Tekadnya semakin kuat untuk menemukan Crawford… untuk itu ia harus menyelesaikan awal dari permasalahan semua ini, ia harus menghadapi biang dari semua yang telah terjadi, Gerald Stanford.

TBC...

Yu...gmana2?? review atuh..daku melihat hanya dari grafiknya saja.. (Punten ini chapter di delete beberapa kali..soalnya brantakan banget, n ntah kenapa ga mau ngupload dengan lancar...)

Tapi.. ada pengunjung dari Norwegia n Jepang!! Owo

Wah..Thank you very much!!

Update berikutnya cepet ko...hari ini juga..hehe..

Hope u like it..