Preview chap 6
"oh ya ngmong-ngomong, kalian berdua hanya teman sekelas atau ada hubungan yang lain" Tanya sungmin pada kibum dan kyuhyun.
Mendengar itu kyuhyun langsung tersenyum. Siwon langsung gelisa ingin mendengar jawaban dari pertanyaan sungmin.
"seben.." kata kyuhyun tapi kibum langsung memotongnya
"kita teman sekelas sekaligus sahabat baik. Hanya itu" jawab kibum datar
Mendengar jawabn kibum siwon akhirnya tersenyum.
"lalu noona dan andrew ssi sendiri bagaimana" Tanya kibum penasaran
Ini pertanyaan yang selalu muncul diotaknya sejak sungmin hadir.
"ah kita berdua ya, Andrew ini bisa dibilang dongsaeng sekaligus teman dan sahabatku. Kita….
Chap 7
"ah kita berdua ya, Andrew ini bisa dibilang dongsaeng sekaligus teman dan sahabatku. Kita dulunya tetanggaan. Dan kebetulan orang tua kita itu sahabatan dari dulu. Jadi kita sudah seperti saudara. Dulunya waktu kita kecil setiap dia diganggu teman-temannya aku yang selalu melindunginya. Hhha dulu dia tak setinggi ini." Penjelasan sungmin
"oh seperti itu" kata kibum datar, tapi sebenarnya dalam hatinya mendengar itu dia merasa lega.
"tapi sejak aku pergi belajar diluar negri aku sudah tidak pernah melihatnya lagi" kata sungmin
"tapi bukannya jaman udah canggih, kan bisa videocall" sambung kyuhyun.
"iya awalnya kita sering videocall tapi sejak Andrew mulai de…
"ehem" potong siwon sebelum sungmin melanjutkan perkataanya
"mulai de apa?" Tanya kyuhyun
"ah itu dia mulai ikut demo dimana-mana" kata sungmin berbohong sambil tertawa hambar.
"rupanya andrew ssii seorang aktivis ya" balas kyu
"Ii iya seperti itu" jawab siwon garing. Dalam hatinya hamper saja ketahuan.
"oh iya, awalnya aku tau kibum menyewakan kamarnya pada orang yang tidak dikenalnya apalagi wajahnya tidak pernah dilihat aku sempat khawatir, takutnya Andrew ssi orang jahat. Tapi melihat bahwa sungmin noona adalah sehabatnya aku jadi tenang. Paling tidak aku tau kalau Andrew bukan orang jahat" penjelasan kyuhyun.
"hahaah jangan karena dia tidak pernah menampakan wajahnya dia dikatakan orang jahat. Tidak perlu khawatir, aku jamindia bukan orang jahat" sambung sungmin
Terlihat sedari tadi hanya sungmin dan kyuhyun yang asik bercerita, sedangkan siwon dan kibum hanya diam sambil makan. Siwon memikirkan perkataan kibum bahwa ia dan kyuhyun hanya sebatas sahabat. Dia merasa senang mendengarna, tapi siwon bingung mengapa dia merasa senag. Sedari tadi itu yang dia pertanyakan. Mengapa ia senang. Ah terlalu lama tinggal bersama kibum bikin dirinya semakin gila. Sementara kibum sama halnya dengan siwon. Dia merasa senang bahwa Andrew dan sungmin bukan sepasang kekasih.
"apa akhir pekan nanti kalian sudah punya acara?" Tanya sengmin. Yang akhirnya membangukan siwon dan kibum dari pikiran mereka masing-masing.
"belum" jawab ketiganya kompak
"baguslah. Begini kan akan ada rapat di Muju Deukyusan Resort (salah satu tempat wisata ski dikorea), bagaimana kalau kalian ikut. Sekalian menemani aku sebelum berangkat ke jerman, soalnya seninnya aku sudah harus berangkat"
"apa? Noona sudah mau pergi lagi? Kenapa tidak bilang padaku?" Tanya siwom kaget mendengar berita sungmin akan pergi
"bukanya aku sudah bilang tadi kalau aku sedang mempersiapkan studyku kembali makanya aku hanya setengah hari dikantor supaya aku tidak terlalu banyak pikiran sebelum pergi untuk belajar lagi" jawab sungmin
"tapikan aku pikir masih lama, taunya sudah akan berangakat"
"sudahlah, tidak usah cemberut seperti itu. Kau masih seperti dulu, waktu noona mengatakan akan kuliah diluar negri"
"ani, aku tidak seperti dulu. Kalau dulu aku akan merajuk dan mengurung diri tidak mau ketemu noona, tapi sekarangkan tidak. Aku sudah bisa memahaminya. Itu untuk masa depan noona kok." Penjelasan siwon lebih bijak
"hahaah simbaku sudah dewasa sekarang" sungmin sambil tersenyum
"berapa lama noona akan kuliah disana?" sambung kyuhyun
"ya sekitar 2 atau 3 tahun"
"oh. Aku dengar salah satu universitas disana sangat bagus. Jadi appaku menyarankanku juga untuk kuliah disana bila sudah lulus nanti."
"oh begitu, jika perlu info tentang universitas disana hubungi saja noona ya"
"nee" jawab kyuhyun
"yah padahal baru juga aku menggenal oennie, eh oennni sudah mau pergi jauh"
"ah iya, mau bagaimana lagi. Masih mau berlama-lama di korea, tapi aku juga sudah harus study lagi demi perusahaan appa nantinya. Appa semakin tua, aku satu-satunya yang bisa diandalkan"
Setelah beberapa menit akhirnya acara makan malam mereka selesai. lalu sungmin dan kyukyun pamit untuk pulang.
"kibum ah aku balik dulu yah" pamit kyukyun pada kibum
"iya hati-hati dijalan, sampai ketemu besok disekolah"
"simba , kibum aku balik dulu yah" pamit sungmin
"nde" jawab siwon dan kibum berbarengan
Sungmin dan kyuhyun berjalan berbarengan ke parkiran sambil mengobrol. Sesampainya di parkiran, sungmin masuk ke mobilnya dan kyuhyun menuju motornya. Ketika sedang menyalakan mobilnya ternyata mobil sungmin tidak mau hidup. Melihat hal tersebut kyuhyun langsung menghampiri sungmin.
"mobil noona kenapa?" Tanya kyuhyun
"mollayo. Tiba-tiba tidak mau menyala"
"ah aku juga tidak mengerti dengan mesin"
"ah biarlah, nanti aku telfon mobil Derek supaya bisa diderek sampai kebengkel. Aku mau tahan taksi dulu ya" jawab sungmin sambil mengambil tasya dan keluar dari mobilnya.
"ah noona, tidak usah mencari taksi, sini aku antarkan saja noona." tawar kyukyum
"ah maaf merepotkan"
"tidak perlu sungkan noona"
Kyuhyun mulai menyalakan motornya. Sungmin langsung naik kemotor kyuhyun. Ketika kyuhyun menjalankan motornya, sungmin agak kaget. Ini kali pertamanya naik motor. Karena kaget sungmin langsung memeluk pinggang kyuhyun. Menyadari dia sedang memeluk pinggang kyuhyun sungmin langsung kikuk. Kembali dilepaskan tangannya.
"ah mian, aku tidak sengaja. Soalnya aku agak kaget, baru pertama naik motor."
"tidak apa-apa. Kalau noona agak takut peganggan saja di pinggangku"
"ah iya, baiklah" jawab sungmin agak ragu. Walaupun canggung sungmin mulai melinggkarkan kedua tangannya di pinggang kyuhyun.
Sungmin tersenyum melihat tangannya yang terlingkar manis di pinggang kyuhyun. Jantungnya berdetak dengan kencang. Dia berharap sehabis ini dia tidak terkena serangan jantung.
Akhir pecan di Muju Deukyusan Resort
"kya akhirnya sampai juga" kata siwon ketika sampai di muju deukyusan.
"yang itu kamar Andrew dan kyuhyun dan yang ini kamar ku dan kibum, dan ini kunci kamar kalian" kata sungmin sambil menyerahkan kunci pada siwon
Siwon langsung mengambil kunci dari tangan sungmin.
"oh iya, abis ini aku mau mengikuti rapati, kalian mau menungguku selesai rapat sambil istirahat atau mau langsung mencoba arena ski disini?" Tanya sungmin pada mereka bertiga.
"aku mau istirahat saja dulu, nanti sebentar baru bermain ski" jawab kyuhyun
"aku mau langsung pergi bermain, sudah lama aku tidak pergi berski" jawab kibum
"aku juga mau langsung bermain" jawab siwon.
"baiklah kalau begitu" kata sungmin
Setelah memasukan barang bawaanya kedalam kamar sungmin langsung pergi untuk rapat. Sementara kibum sudah siap dengan pakaiannya. Ketika kibum keluar kamar, bertepatan dengan siwon keluar kamarnya (disini kamar mereka tuh berhadapan).
"kita pergi bersama" kata siwon
"nee" jawab kibum datar
"kaja"
Arena ski
Terlihat lumayan banyak pengunjung. Semuanya asik bermain ski.
"yack kau, mau bertanding denganku?" tantang siwon pada kibum
"siapa takut" jawab kibum antusias
" siapa yang sampai disana lebih dulu dia yang menang"
"iya aku tau"
Akhirnya mereka besiap untuk meluncur. 1 2 3 mereka mulai meluncur. Terlihat siwon mendahului kibum. kibum tidak mau kalah, dia berusaha mengejar siwon. Tapi kibum belum bisa mengejar siwon, ketika beberapa meter lagi akan sampai siwon menabrak bongkahan batu, dan siwon terjatuh. Akhirnya kibum yang sampai deluan sedangkan siwon jatuh lalu terguling-guling sampai dibawah, tepatnya di bawah kaki kibum.
"hahaha aku yang menang" kata kibum sambil tertawa riang
"kalau bukan karna batu itu, pasti aku yang menang" kata siwon kesal masih tetep tergapar di salju yang dingin.
"tidak usah banyak alasan, kalah ya kalah" kata kibum mengejek
"sudalah. Tolong bantu aku bangun" pinta siwon sambil menggulurkan tangannya
Kibum menyambut uluran tangan siwon, bermaksud membantu siwon bangun. Ketika dia berusaha menarik siwon, karena berat badan siwon yang tidak sepadan dengan kibum akhirnya malah kibum yang terjatuh menindis badan siwon. Posisinya sekarang kibum sedang berada diatas siwon. Mereka masih terdiam dengan posisi mereka. Kibum jadi melihat mata siwon dengan dekat. Dia merasa mata siwon begitu tidak asing. Deg jantungnya jadi berdegup kencang. Sama halnya dengan siwon. Kibum buru-buru berdiri. Setelah kibum berdiri siwon pun langsung bangun. Mereka terlihat canggung.
Tiba-tiba kibum melihat kereta gantung
"a.. aku mau naik itu. Mau mencoba meluncur dari atas ke arena professional. Kau ma.. mau ikut" kata kibum terbata
"baiklah" kata siwon
Lalu mereka pergi ke atas gunung untuk meluncur dari arena professionalmenggunakan kereta gantung. Kibum merutuki dirinya sendiri, kenapa dia malah mengajak Andrew naik keatas menggunakan kereta gantung dimana tak ada seorangpun pengunjung yang naik kereta tersebut selain mereka berdua dan akhirnya malah membuat suasana semakin canggung. Kini mereka hanya berdua di atas kereta gantung. Sedari tadi mereka hanya diam sambil menikmati pemandangan dari atas. Pemandangannya terlihat sangat indah. Hamparan salju putih yang inah dan luas.
Sementara diluar sana
"diumumkan kepada semua pengunjug untuk kembali kehotel. Karena akan ada badai salju. Jadi demi keselamatan semuanya diharapkan kembali.
Petugas sudah menutup arena salju dan melarang semua penumpang yang mau pergi keatas menggunakan kereta gantung.. Entah mengapa mereka bisa melupakan 2 pengunjung ini, siwon dan kibum yang sudah lebih dulu naik kereta gantung tersebut.
Tiba-tiba kereta gantung yang dinaiki siwon dan kibum berhenti.
Karena asik memandangi pemandangan yang indah mereka tidak sadar kereta yang mereka naiki berhenti.
Setelah beberapa menit karena merasa aneh dari tadi hanya pemandangan yang sama dan juga tak kunjung sampai di puncak. kibum akhirnya sadar keretanya berhenti
"keretanya berhenti" kata kibum
Akhirnya siwon tersadar
Dia melihat ke sekeliling lalu kebawah. Arena ski yang tadinya rame dengan orang yang terlihat seperti semut dari atas kini sudah tidak ada. Yang tersiai kini hanya salju putih. Dia mulai binggung, begitupun dengan kibum yang melai panic. Siwon mencari ponsenya tapi sayang sedari tadi dia tidak menemukan ponselnya
Kibum heran melihat Andrew yang sedang mencari-cari
"kau cari apa?" tanya kibum
Tapi siwon tetap tidak menjawab. Dia tetap sibuk mencari ponselnya di jeket, di kantong celana dan baju tapi tidak ketemu.
Bukanya menjawab pertannyan kibum siwon malah bertannya balik
"ponselmu mana?" Tanya siwon pada kibum
"aku meninggalkan ponselku dikamar" kata kibum
"aggghh bagaimana ini ponselku jatuh, dan ponselmu tidak ada, bagaiman kita bisa minta tolong"
"kita tunggu beberapa menit saja dulu, mungkin kereta berhenti karena ada yng akan naik kereta di belakang kita" kata kibum berusaha untuk tenang padahal dia mulai takut.
"ani, aku rasa meraka lupa ada kita disini. Pasti terjadi sesuatu dibawah sana, coba kau lihat. Tadi dibawah ramai dengan pengunjung, tapi kini sudah tidak ada satupun manusia yang terlihat padahal inikan masih siang"
"ah oettokhe" kata kibum mulai menanggis
"aku juga tidak tau. Satu-satunya yang bisa kita perbuat hanya berdoa dan menunggu ada yang menyadari kita tidak ada dihotel lalu mencari kita. Dari pada menangis lebih baik kita berdoa dan jangan panic" kata siwon berusaha menenangkan kibum.
Mereka sudah 2 jam diatas kereta gantung, kini langit mulai gelap dan Angin semakin kencang, saljupun mulai turun dengan sangat lebat. Udarapun semakin dingin. Kibum mulai menggigil. Melihat kibum menggigil siwon mulai bingung. Dia mulai membuka jeketnya untuk dipakaikan pada kibum. kibum tersadar melihat andre yang memakaikan jeket pada dirinya. Kibum menolaknya, karena dia tau pasti udara sangat dingin. Dia saja yang sudah pakai jeket saja menggigil apalagi kini siwon melepas jeketnya untuk dipakaikan pada kibum.
"tiiiidaaak uuusaaah. Kau pakai saja jeketmu. Bisa-bisa kau akan membeku nantinya. Jeketku ini sudah cukup kok" kata kibum mengembalikan jeket siwon sambil menggigil
"ani, aku namja. Tubuhku bisa lebih tahan dari pada kau" kata siwon kembali membungkus kibum dengan jeketnya
Tapi kibum kembali menolak. Begitu terus-terusan. Karena terlalu lama saling tolak menolak jeket, tubuh siwon yang tak menggenakan jeket akhirnya mulai terasa dingin. Siwon kini yang menggigil.
"aku kan sudah bilang, kau pasti akan membeku kalau tidak pakai jeket. Pakai ini" kata kibum sambil menutup tubuh siwon yang dudah diam ditempat karena dingin yang langsung menembus kulitnya.
Setelah kibum memakaikan jeket pada siwon, kembali tubuh siwon berangsung-angsur lebih baik. Dia sudah tidak menggigil tapi tetap saja dia merasakan dingin yang hebat. Begitupun dengan kibum yang kini malah semakin parah. Tubuhnya terasa membeku. Tanpa pikir panjang siwon langsung menarik kibum dan memeluk tubuh kibum. perlahan kibum merasa hangat pada tubuhnya.
1
2
3
Deg deg kibum menyadari posisinya sekarang yang sedang dipeluk Andrew. Kibum merasa hangat bukan hanya ditubuhya tapi juga dihatinya. Akan tapi harga dirinya memaksanya untuk lepas dari pelukan itu. kibum berusaha melepaskan pelukan siwon. Siwon bukannya melepas kibum malah memeluk kibum semakin erat.
"biarkan seperti ini. Kau tidak ingin mati kedinginan disini kan?"
Kibum hanya diam tidak mau menjawab. Hatinya terlalu kacau saat ini.
Terpaan angin menerpa tubuh mereka dan alhasil mereka semakin kedinginan. Kibum yang tadinya canggung dipeluk siwon kini dia mau tidak mau semakin merapatkan tubuhnya pada siwon berusaha mencari kehangatan. Pelukanya semakin erat begitu juga dengan siwon yang semakin eret memeluk tubuh kibum.
Sementara itu di kamar hotel
Sungmin sudah selesai rapat dia bergegas kekamar hendak memanggil kibum dan lainnya untuk makan bersama. Tapi ketika dia sampai dikamar tak ditemukannya kibum. dia berpikir mengkin kibum lagi bersama siwon ataupun kyuhyun. Dia mengetok kamar siwon dan kyuhyun, tapi tak ada jawaban. Lalu didapatinya ternyata kamar siwon dan kyu tidak terkunci. Sungmin langsung masuk kekamar tersebut. Didapatinya kyuhyun yang sedang tidur. Karena tidak mau menggangu kyuhyun, sungmin langsung memanggambil ponselnya dan menghubungi siwon. Tapi ketika dia menghubung siwon, bukannya siwon yang di dapatnya malahan suara operator yang menggatakan nomor yang dituju sedang tidak aktif. Sungmin berfikir mungkin ponsel siwon sedang low, dan mungkin saja sekarang siwon sedang pergi makan dengan kibum karena kelaparan habis main ski. Sungmin bergegas menuju restoran, setelah mencari di restoran tetap tidak ditemukannya siwon maupun kibum. sungmin mulai tidak enak hati. Sungmin kembali kekamarnya mengecek mungkin saja mereka telah balik, tapi tetap saja tak ada. Sungmin panic segera dia pergi kekamar kyuhyun, dia langsung membangunkan kyuhyun yang sedang tidur pulas.
"kyuhyun ssi ireona!" kata sungmin sambil mengguncang tubuh kyuhyun
Merasa ada yang memanggil namanya kyuhyun langsung terbangun. Di lihatnya sungmin yang sedang panic
"noona, wae geure?" Tanya kyu sambil bangun dari tidurnya dan mengambil posisi duduk.
"Andrew ssi dan kibumm ssi eoddiga?"
"bukannya mereka sedang pergi bermain ski"
"tapikan sedari tadi arena ski sudah ditutup karena akan ada badai"
"mungkin saja mereka sedang makan"
"aku sudah mencari mereka diresrtorant tapi teta saja mereka tidak ada"
"lantas kira-kira mereka kemana?"
"mana aku tau. Yang aku takutkan mereka terjebak diluar" kata sungmin mulai khawatir.
"jangan dulu berpikir begitu. Lebih baik kita cari mereka lag" kata kyuhyun sambil bergegas bangun dan mengambil jeket lalu keluar kamar diikuti sungmin. Mereka mulai mencari kesegala sudut hotel. Sudah hamper setengah jam merka mencari tapi tiidak juga mereka temukan siwon dan kibum.
'kita sudah mencari mereka berdua di seluruh sudut hotel, tapi tak ada jejak mereka." Kata kyuhyun yang mulai capek
"iya, aku takut apa yang aku pikirkan benar" jawab sungmin. Setelah itu tiba-tiba sungmin bergegas pergi. Melihat itu kyuhyun langsung engejarnya.
"yack Lee sungmin mau kemana kau" teriak kyuhyun sambil mengejar sungmin. Sungmin mengihiraukan kyuhyun malah berlari semakin kencang.
Ternyata sungmin bergeas lari menuju tempat petugas keamanan disitu.
"pak, kedua teman kami menghiang. Tadi kata mereka mau pergi bermain ski, tapi sampai saat ini mereka belum kembali" lapor sungmin kepada petugas keamanan disitu sambil tergesah-gesah.
"baiklah nona, kami akan segera mencarinya" jawab petugas keamanan.
Petugas keamana segera menghubungi semua rekannya.
Kini sungmin duduk sambil menangis, melihat itu khyuhyun menghampirinnya. Dia mencoba menenangkan sungmin. Dipeluknya sungmin.
"noona, aku tau kau khawatir, tapi bukan hanya noona yang khawatir tapi aku juga. kita harus berdoa agar mereka berdua tidak apa-apa. Aku yakin Andrew ssi dan kibum ah tidak apa-apa" Kata kyuhyun mencoba menenangkan sungmin.
karena terlalu capek beraktivitas dan menangis sungmin kelelahan dan akhirnya malah tertidur dalam pelukan kyuhyun. Menyadari sungmin telah tertidur, Kyuhyun tetap setia menjaga posisinya seperti itu, tidak ingin membuat tidur sungmin terganggu. Diperhatikannya wajah sungmin yang masih menyisakan teteasan air matanya. Diusapnnya perlahan air mata yang ada diwajah sungmin agar sungmin tidak terbangun, dilakukannya dengan hati-hati. Setelah itu, kyuhyun memandang wajah sungmin tanpa sadar kyuhyun merasa hatinya hangat.
Sementara itu
Siwon semakin mempererat pelukannya pada kibum. begitu juga kibum, berusaha merapatkan tubuhnya pada siwon. Untuk mengalihkan rasa dingi yang menusuk tulang, siwon memilih berbicara dengan kibum, sekaligus menjaga agar mereka tidak tertidur yang apabila meereka tertidur akan membuat keadaan semakin parah.
"kibum ssi, kenapa kau begitu menyukai choi siwon?" Tanya siwon untuk mengalihkan rasa dinginnya.
"akupun tak tau. Sejak pertama melihatnya aku langsung menykainnya. Lagipula menyukai seseorang tidak perlu alasankan?" jawab kibum
"hmm benar juga. Kau begitu menyukai choi siwon, apa pacarmu tidak mara oeh?"
"pacar? Aku belum pernah pacaran selama ini. Lagi pula aku tidak pernah menyukai namja selain siwon oppa" jawabnya.
"mwo? Masa tidak ada namja yang kau sukai selain siwon?" siwon terkejut, dan langsung melepaskan pelukannya pada kibum dan memandang kibum kaget.
"nee, tak ada namja yang aku sukai selain siwon oppa" jawab kibum sambil merapatkan tangannya sendiri pada tubuhnya untuk menghangatkan tubuhnya sedikat karena terlepas dari pelukan siwon.
Tiba-tiba siwon menyeringai.
Dia kembali merapatkan tubuhnya pada kibum dan menatap mata kibum dalam
"kau menyukaiku…..
TBC
Hohoho
Oette? Masih tetap monoton? Masih banya miss typo bertebaran?
Mian kalau chap kali ini mengejewakan. Otak fey lagi bercabang-cabang kemana-mana karena pusing mikirin proposal-penelitian-skripsi.
Thanks to:
Nina317Elf, danactebh, ayyaLaksita, .144, meyy-chaan, abilhikmah, princessparkyu, diyas, bumhanyuk, kyurielf, choirierien, anin arlunerz , hera3424, meotmeo
