Panik

:V-I-X-X:

:LeoN-HaKen-Navi-Nbin-Nhyuk:

::


author sempilin dua aktor lawan main N di Cheer Up dan Xiumin EXO biar tambah seru

chap ini member lain pada kelimpungan karena nggak nemuin N di pagi hari, jadinya bisa bayangin rusuhnya kan?

no bash!

selamat membaca^^


Dorm VIXX

BRAK! BRUK! CKLEK! BRAK! CKLEK! BRAK! DUAGH!

"AWWW!" pekik Jaehwan yang kakinya membentur sofa cukup keras. Namun tak ada satupun yang menghiraukannya, mereka panik sungguh!

"Dimana dia?" gerutu Wonshik kesal karena tidak menemukan orang yang sejak tadi pagi mengganggu pikirannya juga saudara-saudaranya.

BRAK!

"SIAL! Dia ada dimana sebenarnya?" geram Hongbin marah. Sanghyuk membuka kamar dan menutupnya, mengobrak-abrik seluruh ruangan, bahkan kamar milik Manager Micky.

"APA YANG KALIAN LAKUKAN, HAH?! CEPAT BERESKAN!" teriak sang manager garang, karena saat masuk dorm, yang ia dapati adalah dorm yang rusuh seperti habis diterpa angin kencang. Bahkan lebih parah dari itu.

"TIDAK BISA HYUNG!" teriak mereka kecuali Taekwoon yang mendesis kesal.

"CEPAT BERESKAN, BODOH! ATAU AKU LAPORKAN PADA CEO KALIAN MENGGANGGU KENYAMANAN TETANGGA!" ancam manager.

"MWO? ANDWAE!" balas mereka berteriak.

"CEPAT BERESKAN!" amuk sang manager.

"NEE!"

.

Sebenarnya kenapa dorm VIXX begitu rusuh pagi-pagi? Jawabannya hanya satu, kalau mereka sudah mulai gila dan bertingkah absurd, maka jawabannya hanya mengacu pada satu orang, CHA HAKYEON.

Ya, pagi tadi mereka bangun secara otomatis karena rasa kantuk yang sudah hilang, bahkan Wonshik juga bangun dengan sendirinya. Perasaan mereka satu kalau sudah menyangkut hyung tertua mereka. Karena merasa ada yang tidak beres, mereka pun bangun, Taekwoon yang memang satu kamar dengan Hakyeon langsung panik saat tak mendapati Hakyeon disebelahnya. Otomatis dia keluar kamar seperti orang kesetanan dan mendobrak semua pintu, bahkan kamar mandi. Untungnya kamar mandi kosong.

Dan pagi itu, semua sibuk mencari Hakyeon yang tiba-tiba menghilang dari dorm tanpa kabar, bahkan ponselnya ada di meja nakas.

.

Minhyuk's side

Hakyeon mengerucutkan bibirnya kesal saat mendapati sosok Minhyuk dan Jisoo, Kim Jisoo, aktor yang bermain bersamanya di Cheer Up, tertawa kecil melihatnya yang berpenampilan absurd namun masih terlihat manis. Bagaimana tidak? Bangun-bangun ia sudah dikejutkan dengan dua sosok namja tampan yang berdiri sembari tertawa kecil melihatnya. Penampilannya sendiri? Dia masih memakai piyama biru mudanya dan beanie di kepalanya. Bagaimana tidak manis?

"Minhyukkiee! Jisoo-yaaa! Berhenti tertawa!" kesal Hakyeon.

"Ayolah hyung, kau nampak manis. Jika Won Geun hyung tahu, dia pasti akan meledekmu habis-habisan, beruntungnya ia tak ada di sini!" ujar Jisoo. Hakyeon mengerucut.

"Baiklah, misi penculikan Cha Hakyeon, sukses! Cepat mandi, pakaianmu sudah aku siapkan! Cepat! Setelah itu kita bertiga jalan-jalan!" Hakyeon semakin merengut lucu saat tubuh kecilnya dibopong Jisoo ke kamar mandi.

"Ya Tuhan!" keluhnya.

Sepuluh menit kemudian, Hakyeon selesai mandi. Berhubung ketiganya ada di apartement Jisoo, jadi mereka sarapan dulu di sana sebelum jalan-jalan.

"Kenapa kalian menculikku? Dan bagaimana kalian tahu password dormku? Bagaimana bisa kalian membawaku tanpa membangunkan Taekwoonie? Atau setidaknya membangunkan Hongbin? Bagaimana kalian tidak menimbulkan suara sama sekali? Bagaimana kalian bi-HHMPPPH!" mulut Hakyeon disumpal sandwich oleh Minhyuk. Telinga kedua namja tampan itu panas mendengar celotehan Hakyeon.

"Jawabannya hanya satu! Kami mau menghabiskan waktu dengamu! Masalah yang kau tanyakan itu, kami sudah merencanakannya sedemikan rapi!" jawab Jisoo. Hakyeon merengut kesal dengan bibir penuh, sehingga pipinya yang tembam semakin menggembung lucu.

"Kami kesulitan mencari waktu yang pas untuk menghabiskan waktu denganmu. Berbicara denganmu saja susah, ada saja alasan dongsaengmu yang overprotektif itu!" gerutu Minhyuk.

"Tapi kan nyam nyam nyam kalian bisa bicara nyam nyam pada-HMMPH!" kali ini Jisoo yang menyumpal mulut mungil Hakyeon.

"Makan dulu baru bicara, hyung!" kesal Jisoo. Beruntung namja di hadapannya ini manis, kalau tidak? Sudah tinggal nama.

"UHUK! YA! KALIAN INGIN MEMBUNUHKU, EOH?!" kesal Hakyeon. Dua namja tampan itu tetap memakan sandwich mereka dengan khidmat. Membuat Hakyeon menggerutu sebal.

"Cepat selesaikan lalu kita bisa berangkat!" ujar Minhyuk.

"Nee~" sahut Jisoo dan Hakyeon.

.

Dorm VIXX

"Hakyeon hyung kemana sih?" rutuk Sanghyuk kesal saat namja tampan itu tak mendapati hyung manisnya itu.

"GAAHH! Dia pergi kemana? Kenapa ponselnya tidak dibawa?" marah Taekwoon.

"Gzzz~ semoga saja dia baik-baik saja!" doa Hongbin.

"Harus! Siapapun yang membawanya, akan habis di tangan kita!" desis Wonshik.

"Hakyeon hyung~" lirih Jaehwan. Dia bad mood seharian karena tidak ada Hakyeon di sisinya.

Micky manager yang melihat mereka hanya menggelengkan kepala.

"Dia jalan-jalan mungkin. Masak tiap hari harus bertemu dengan kalian-kalian? Aku tahu kalian menyayanginya, tapi biarkan dia bebas juga bersama teman-temannya!" ujar Micky manager.

"HYUNG DIAM SAJA!" Micky manager hanya bisa mengelus dadanya.

"Dasar anak-anak!" gumamnya lalu pergi dari dorm, malas mengurusi anak-anak yang pada khawatir pada eomma mereka itu.

.

Amusement Park

"Yo!" sosok Won Geun berdiri menjulang melambaikan tangan padanya, di sampingnya ada Minseok.

"Kajja!" ajak Minseok sembari menyeret lengan Hakyeon.

"Waa waa, Minseok-ah!" meskipun tubuhnya mungil, Minseok memiliki tenaga yang kuat. Membuat Hakyeon kewalahan.

"Ayo bermain sepuasnya! Sebelum donsaeng-donsaengmu datang mengacau!" canda Minseok. Hakyeon hanya menggelengkan kepalanya. Di kepalanya sudah tersusun rencana untuk membeli beberapa snack, latte, dan beberapa lainnya untuk menyogok dongsaeng-dongsaengnya agar tak marah padanya, dan tidak menjadikannya tahanan dorm!

"Kajja!"

Mereka berlima mencoba banyak wahana, makanan dan lainnya. Hingga jam menunjukkan pukul 3 sore. Hakyeon menghela nafas.

"Waktunya aku pulang!" ujar Hakyeon. Minseok cemberut.

"Kau langsung pulang? Kami masih merindukanmu!" ujar Minseok.

"Ne, akan sangat susah jika kau sudah dikelilingi member VIXX!" ujar Minhyuk.

"Ayolah hyung~" ujar Won Geun dan Jisoo.

"Sudahlah, kalian bisa bertemu denganku! Aku akan memberi pengertian pada mereka!" ujar Hakyeon.

"Jinjjayo?!" tanya keempatnya, Hakyeon mengangguk.

"Sudah ne? Aku harus membeli 'sogokan' untuk mereka agar tak menjadikanku tahanan dorm!" mereka berlima tertawa.

"Sudah ne, annyeong~"

"Annyeong~"

.

Dorm VIXX

CKLEK!

"Aku pulang~" lirih Hakyeon, dia celingukan mencari dongsaengdeulnya. Saat melangkah, matanya memanas melihat kelima dongsaengnya tertidur di ruang tengah menunggunya. Taekwoon tidur di sofa, Wonshik dan Hongbin tertidur bersandar pada sofa, Jaehwan dan Sanghyuk tidur di lantai dekat kaki Wonshik dan Hongbin.

"Mianhae~" lirihnya, ia kecup satu per satu pipi dongsaeng tampannya itu.

"Mianhae~" lirihnya lagi. Ia pergi ke dapur menatap semua barang bawaan yang ia beli dengan meminjam uang Minhyuk beberapa, besok ia kembalikan.

GREP!

"Hyungg~" suara serak Jaehwan yang memeluknya dari belakang mengagetkannya.

"Kau dari mana saja?" tanya Jaehwan. Hakyeon tertawa pelan. dia berbalik dan masih berada di pelukan Jaehwan, mengecup pipi dongsaengnya.

"Aku 'diculik' Minhyuk dan Jisoo, mereka mengajakku jalan-jalan, maafkan aku yang tidak memberi tahumu dan yang lain, eoh?" Jaehwan memeluk hyungnya, menghirup aroma manis Hakyeon. Muncul Taekwoon, Wonshik, Hongbin, dan Sanghyuk. Hakyeon tersenyum kecil melihatnya, ia lepaskan pelukan Jaehwan, lalu berjalan menuju Sanghyuk, dia peluk Sanghyuk lalu mencium pipinya.

"Maafkan hyung ne?" lirihnya, Sanghyuk menatapnya menuntut namun lembut kemudian mengangguk.

"Binnie?" Hakyeon melepas Sanghyuk dan memeluk Hongbin, namja tampan berdimple itu memeluknya erat.

"Jangan ulangi lagi hyung~" lirih Hongbin serak, bangun tidur.

"Ne, arraseoo~" Hakyeon cium pipi Hongbin lembut. Dia lepas Hongbin lalu ganti memeluk Wonshik.

"Hyung~" suara serak Wonshik membuatnya tertawa pelan.

"Aigoo~ maafkan aku ne, Wonshik-ah? Aku tak akan ulangi lagi~" Wonshik mengangguk lalu Hakyeon mencium pipinya. Hingga sampai kepada Taekwoon. Dia tersenyum lalu memeluk namja tampan itu.

"Hakyeon-ahhh~" lirih Taekwoon.

"Maafkan aku ne, aku membelikan persediaan lattemu, sshht~" Hakyeon menepuk punggung lebar Taekwoon. Lalu mengecup pipinya dan melepas pelukannya.

"Cuci muka dan mandilah! Kita makan di luar, aku yang traktir!" ujar Hakyeon, mereka mengangguk dan segera berlari menuju kamar mandi.

"AKU DULU WONSHIK!"

"TIDAK! AKU DULU TAEKWOON HYUNG!"

"SINI BIAR AKU DULUAN HYUNGDEUL! MENYINGKIR!"

"TIDAK BISA! AKU DULU MAKNAE!"

"AKU DULUAANNNN!"

"YAK JANGAN BEREBUT! GANTIAN!"

.

Dan keramaian Dorm VIXX berlanjut.

.

.

:TBC/END: