New Member Adventure

TFP: phuah! Ulanganku udah selesai, maaf bagi yang penasaran gimana kelanjutan chapter lalu

Dain: benarkah? Akhirnya lanjutannya ada lagi!

Theo: terserahlah, cepat mulai, aku saja yang Disclaimer

(suara Theo): Pokoknya bukan milik author pencipta saya...jelas bukan?

-Chapter 6: Message From The Fairy-

Normal POV

"...jangan Theo! Cahaya itu adalah...senter ku yang jatuh..." GUBRAK! Masa sih senter? "Dain, jaga item mu agar tidak bertebaran..." kata Theo. Tunggu, Theo gak marahan lagi? Jawabannya ternyata cukup simpel: dia malas mau marah-marah lagi, kalau dia lagi rajin(?), DS-Maverick nya pasti sudah ditodongkan kekepala Dain. Memang benar yang bercahaya itu senter Dain yang made in Kungji Village(?), Limited Edition lagi(?). lantas, kenapa Dain mencegah Theo untuk berlari kearah cahaya itu? Lagi-lagi jawabannya simpel: 1, itu senter Limited Edition, takutnya pas Theo lari, nanti keinjak atau ketendang. 2, karena kalau bolak-balik kearah cahaya itu, hanya membuang-buang waktu kan?

"ayo lanjut lagi" ajak Theo. Merekapun melanjutkan perjalanan mereka. Mendaki gunung, lewati lembah (?) tunggu, ini cerita Grand Chase atau Ninja Hatori sih? Ah...udah deh, yang penting sekarang mereka udah sampe didepan singgasana Black Fairy Queen

"ah!" teriak Dain tiba-tiba "ada apa? Ada apa?" kata Theo panik "Theo, ini..." kata Dain "...senterku batere nya habis" kata Dain dengan polos nya. Kalau cerita ini bisa jadi Anime, saat ini ada aura gelap keluar dari tubuh Theo "AKU GAK PEDULI! MAU BATERE NYA HABIS KEK, APA KEK, TERSERAH!" kata Theo mengeluarkan segenap(?) kemarahannya

Sementara itu...

Black Fairy Queen POV

'sialan kau, Kaze'aze, kau mengkhianatiku' batinku terus mengulang-ngulang kalimat tersebut 'Grand Chase, kalian adalah satu-satunya harapanku untuk membalaskan dendamku, cepatlah kemari' pikirku lagi. Tak lama setelah aku berpikir seperti itu, terdengar suara "AKU GAK PEDULI! MAU BATERE NYA HABIS KEK, APA KEK, TERSERAH!". Suara itu dekat sekali dengan singgasana ku! Apakah itu suara 'mereka'(1), atau Grand Chase? Dengan berpikir seperti itu, pintu singgasanaku tiba-tiba terbuka...

Back to Theo & Dain

Normal POV

"ah...sudahlah, memarahi mu juga tak ada gunanya, yang penting, sekarang kita dobrak pintu ini" kata Theo pada Dain "baiklah, silahkan hancurkan Theo" kata Dain "Hea! Burst Bullet!" kata Theo sambil menembakkan 5 peluru yang dapat meledak kearah pintu itu. Hasilnya? Tentu saja pintu itu roboh dan menampakkan sosok peri gelap Black Fairy Queen

"akhirnya, kita menemukan Black Fairy Queen setelah sekian lama! Banzai!" kata Dain sambil mengangkat kedua tangannya keatas "memangnya kau pikir karena siapa pencarian kita jadi lama?" kata Theo sambil mengisi ulang DS-Maverick nya. Dain hanya cengengesan menanggapi kata-kata Theo.

Black Fairy Queen POV

'siapa itu? Yang memegang pistol itu...wajahnya mirip Wulfric Drane.D., lalu yang itu...tidak mungkin! Cross Light Dain?' batinku setelah melihat 2 sosok yang kukenal "rah! Apa mau mu kemari!" teriak ku

Normal POV

"rah! Apa mau mu kemari!" teriak Black Fairy Queen pada Theo dan Dain "kami adalah Grand Chase, datang kemari untuk menjawab permintaanmu, Black Fairy Queen" kata Dain "heh...memangnya aku akan percaya bahwa kau adalah Grand Chase? Kau disuruh oleh Kaze'aze untuk membunuhku bukan?" kata Black Fairy Queen pada Dain. Dain hanya tersenyum "apa artinya aku membunuhmu kalau aku bukan lagi salah satu dari 'mereka'(2)?" kata Dain "sekarang aku adalah Grand Chase...keadilan adalah motivasi ku" kata Dain lagi

"aku tetap tak akan percaya! Siapkan dirimu, Dain!" kata Black Fairy Queen memanggil meteor raksasa "apa itu! Ayo lari Da-UGH!" kata Theo setelah dibuat pingsan oleh Dain "maaf Theo, masalah ini harus ku tangani sendiri" kata Dain

TBC

TFP:ah...saaya gak punya komentar apa-apa kecuali...RnR please?

A/N: 'mereka' itu siapa? Apakah berhubungan dengan masa lalu Dain? Sabar, ntar juga dikasih tahu