Title: Unspeakable Secret
Cast: Kyuhyun (17) , Donghae(18) , Siwon(18), Eunhyuk(18)-Cameo
Gendre: Brothership/ Familly/ Friendship
Rating: T
Chapter: 7
Aku tidak suka adik yang lemah sepertimu, jika kau seperti ini terus maka jangan pernah memanggilku hyung lagi/ aku ingin menghapus ingatanku ini, aku benci ingatan ini/ dari sekian banyak manusia didunia ini, kenapa harus kau ?/
"Wae? kenapa aku harus mengingat semua ini hyung? Kenapa?"
Donghae memeluk Kyuhyun dan membiarkan Kyuhyun untuk menangis dalam pundaknya.
"Menangislah Kyu agar semua beban beratmu berkurang... menangislah..." ucap Donghae. Kyuhyun menangis dengan keras didalam pelukan Donghae.
Junhae memandang dari jauh Kyuhyun yang tengah menangis keras dalam pelukan Donghae. Hatinya juga ikut sakit melihat Kyuhyun seperti itu tetapi dia tidak bisa berbuat apapun untuk Kyuhyun.
Mianhae Kyuhyun-ah... kami sangat menyayangimu... maafkan kami yang tidak bisa menceritakan rahasia yang kau lupakan... maafkan appa yang membuatmu mengingat kenangan pahit itu dengan cara seperti ini, aku harap kau tidak membenci kami...
Selanjutnya...
Donghae masih memeluk tubuh Kyuhyun erat berharap dongsaengnya dapat melepas semua beban yang ada pada dirinya saat ini. Namun pelukan Kyuhyun seakan terasa semakin melemah dan semua berat tubuh Kyuhyun tertumpu pada Donghae sehingga membuat Donghae terhuyung kebelakang menahan tubuh Kyuhyun.
"Kyuhyun-ah!" panggil Donghae yang terkejut karena Kyuhyun yang tiba-tiba pingsan didalam pelukannya. Junhae yang memang melihat kejadian tersebut segera menghampiri Kyuhyun dan menggendong tubuh Kyuhyun yang telah kehilangan kesadarannya. Teriakan keras Donghae terdengar hingga kedalam kamar Minsoo dan membuat Minsoo terkejut.
Junhae segera membaringkan tubuh Kyuhyun diatas ranjang dan memeriksa selang infus yang masih menancap kuat ditangan Kyuhyun.
"appa..." panggil Donghae pelan dengan perasaan khawatir pada Kyuhyun.
"arra..." jawab Junhae singkat membuat Donghae memandang sang appa dengan sedih.
Donghae tidak berani bertanya ataupun membuka pembicaraan setelah mendengar nada keras dan singkat dari sang appa. Donghae tahu jika saat ini memang bukanlah waktu yang tepat untuk membahas maupun menanyakan hal-hal yang berhubungan dengan Kyuhyun.
Minsoo nampak memasuki kamar Kyuhyun dan segera menghampiri tubuh Kyuhyun.
"Kyuhyun-ah!" panggil Minsoo sambil memegang tangan Kyuhyun yang tergeletak lemas.
"apa yang terjadi padanya yeoboo? Kenapa Donghae meneriakkan nama Kyuhyun?" tanya Minsoo pada Junhae yang berdiri didepannya.
"Kyuhyun sempat sadar dan kembali jatuh pingsan" jelas Junhae singkat.
"mwo? bagaimana bisa..."
"dia sudah mengingat semuanya eomma" Donghae memotong ucapan Minsoo.
Minsoo memandang Donghae dengan pandangan bertanya.
"apa maksudmu Hae-ya?" tanya Misoo pada Donghae.
"ingatannya sudah kembali.." ucap Junhae pada Minsoo.
Minsoo tertegun sejenak mendengar penuturan Junhae padanya.
Tanpa disadari, mata Kyuhyun mulai terbuka secara perlahan.
"eom... ma..." panggil Kyuhyun pelan. Minsoo segera tersadar dari lamunannya setelah mendengar panggilan Kyuhyun. Junhae dan Donghae juga segera menghampiri Kyuhyun.
"Kyuhyun-ah... gwaenchana? Dimana yang sakit nak?" tanya Minsoo dengan nada khawatir dalam setiap ucapannya. Kyuhyun hanya diam memandang wajah Minsoo yang terlihat sangat cemas. Mata Kyuhyun mulai berair sambil terus menatap wajah Minsoo. Wajah keduanya nampak sangat sedih dan seoalah enggan untuk menerima kenyataan yang ada.
Kyuhyun mencoba menggenggam tangan Minsoo yang sedang memegang tangannya sehingga membuat Minsoo beralih menatap wajah Kyuhyun. Mata Minsoo dan Kyuhyun kini saling bertemu. Minsoo begitu tahu dan mengerti apa arti tatapan Kyuhyun padanya.
"ceritakan padaku semuanya..." ucap Kyuhyun dengan mata merahnya.
"Kyuhyun-ah..." panggil Minsoo pelan.
"eomma, jeball!" Kyuhyun segera memotong ucapan Minsoo dan berharap sang eomma tidak mengalihkan pembicaraan. Hal yang ingin Kyuhyun ketahui hanyalah tentang siapa dia yang sebenarnya. Minsoo memandang sejenak wajah pucat Kyuhyun dengan mata merah yang digenangi airmata.
Kini tangan Minsoo membalas genggaman tangan Kyuhyun dengan kuat.
"Apa yang ingin kau ketahui? Eomma akan menjawab semuanya dengan jujur... katakanlah..." ucap Minsoo mencoba setenang mungkin. Minsoo kali ini begitu terlihat serius dengan apa yang akan dia ucapkan pada Kyuhyun.
Kyuhyun memandang mata Minsoo yang sedang memandangnya. Hatinya begitu sakit saat melihat dan mengetahui jika wanita didepannya ini, bukanlah eomma kandungnya. Wanita yang sangat cantik dan baik dengan senyum malaikatnya ini, bukanlah wanita yang melahirkannya. Hatinya semakin sakit saat menyadari jika eomma kandungnya telah menelantarkan hidupnya dan tak pernah punya keinginan atas dirinya.
"eomma..." Kyuhyun memanggil Minsoo pelan.
"nde..."
"apa kau menyayangiku?" tanya Kyuhyun.
Baik Junhae dan Minsoo sangat terkejut dengan ucapan Kyuhyun. Bagaimana bisa Kyuhyun menanyakan hal yang sudah jelas pada Minsoo.
"kenapa kau bertanya seperti itu Kyuhyun-ah? Kami semua sangat menyayangimu.." ucap Minsoo.
"bahkan eomma kandungku pergi meninggalkanku, kenapa kalian menyayangiku? Apa kalian hanya kasihan padaku?" tanya Kyuhyun.
"mwo? apa yang kau bicarakan?" tanya Donghae menyela ucapan Kyuhyun.
"Kyuhyun-ah..." ucap Minsoo yang terkejut dengan pernyataan Kyuhyun.
"kenapa?... kenapa aku harus mengingat semua ini! Kenapa harus aku!" ucap Kyuhyun penuh emosi. Kini Kyuhyun sudah mengingat semua tentang bagaimana Taeri yang meninggalkannya sewaktu kecil. Kyuhyun bisa mengingat bagaimana Taeri tak mengharapkan kehadiran Kyuhyun kembali bahkan Taeri tidak pernah mengunjungi Kyuhyun sekalipun.
Kyuhyun memejamkan matanya dan terlihat setetes air mata membasahi wajahnya. Hatinya begitu sakit saat kenangan yang tak diharapkannya kembali datang padanya. Kyuhyun memukul-mukul dadanya yang terasa sangat sesak. Minsoo yang melihat itu berusaha menghentikannya dengan memegang tangan Kyuhyun.
"hentikan Kyuhyun-ah, kau akan menyakiti dirimu sendiri..." ucap Minsoo yang ikut menangis melihat Kyuhyun seperti itu.
Minsoo memeluk Kyuhyun yang sedang berbaring dengan erat berharap Kyuhyun dapat lebih tenang.
Rasa marah dan kecewa yang ada didalam hatinya begitu besar tetapi dia tidak tahu harus melampiaskannya kepada siapa. Kenyataan yang harus dia terima sangat membuatnya sedih. Disisi lain dia sangat kecewa pada keluarga yang menyembunyikan identitasnya tetapi Kyuhyun mencoba mengerti jika semua itu mereka lakukan untuk kebaikannya. Kini Kyuhyun benar-benar kehilangan arah dan tujuan dalam hidupnya. Kyuhyun merasa tak punya keluarga lagi setelah kenyataan yang sebenarnya terkuak.
Dua hari berlalu namun Kyuhyun hanya berbaring diatas tempat tidur tanpa melakukan kegiatan yang biasa dia lakukan. Kadang Donghae harus memaksa Kyuhyun untuk makan meskipun pada akhirnya hanya sia-sia. Saat ini dimata Donghae, Kyuhyun seperti mayat hidup yang hanya diam dan melamun.
Kyuhyun nampak berbaring di ranjangnya dengan selimut tebal yang selalu menutupi tubuhnya.
"Kyuhyun-ah..." panggil Donghae yang datang mendekati Kyuhyun.
"makanlah... eomma sudah memasakkan makanan kesukaanmu" ucap Donghae lagi.
Kyuhyun hanya diam dan melamun tak mengindahkan ucapan Donghae.
Donghae menjadi kesal karena sikap Kyuhyun yang sama sekali tidak berubah sejak dua hari kemarin.
"YA! Sampai kapan kau akan seperti ini HUH!" teriak Donghae sambil menarik selimut Kyuhyun sehingga memperlihatkan tubuh Kyuhyun yang meringkuk. Donghae mendekati Kyuhyun dan menarik lengan Kyuhyun, berusaha mendudukkan tubuh Kyuhyun. Namun saat melihat wajah Kyuhyun yang pucat membuat Donghae melepaskan tangan Kyuhyun. Tubuh Kyuhyun kembali berbaring, sedangkan Donghae berdiri disamping ranjang sambil memandang Kyuhyun.
"apa kau akan terus seperti ini? Apa hanya karena masalah itu sehingga membuatmu menjadi begini Kyu?" nada bicara Donghae menjadi sedikit melemah namun tetap terdengar tegas.
"kau..." Donghae menghentikan sejenak ucapannya.
"apa kau sudah tidak memperdulikan kami lagi?" tanya Donghae sedih.
Kyuhyun masih diam dan melamun namun dia bisa mendengar semua yang diucapkan oleh Donghae. Kyuhyun sadar jika setidaknya ada Donghae, appa dan eomma angkatnya yang masih memperdulikannya.
"setidaknya hargailah makanan yang sudah dibuatkan eomma" ucap Donghae tegas.
Donghae memandang Kyuhyun sejenak dan menghembuskan napas beratnya.
"jika kau seperti ini terus, maka jangan pernah menganggapku hyungmu lagi..." ucap Donghae sambil beranjak dari hadapan Kyuhyun. Namun tangan Kyuhyun menahan langkah Donghae.
"kajima hyung..." Kyuhyun kini memandang Donghae dengan mata merahnya.
"jika kau pergi, maka aku tidak akan punya siapa-siapa lagi hyung,," ucap Kyuhyun sedih.
"aku takut..." lanjut Kyuhyun.
Donghae merasa iba melihat Kyuhyun yang seperti itu. Donghae memeluk tubuh Kyuhyun dengan erat. Tidak bisa dipungkiri jika Donghae juga ikut merasakan sakit hati yang Kyuhyun rasakan.
"arraseo... berjanjilah kau akan lebih kuat, aku akan selalu berada disisimu Kyu" ucap Donghae dengan tulus.
Donghae mengajak Kyuhyun untuk makan bersama dengan Minsoo dan Junhae. Setibanya dimeja makan Minsoo dan Junhae terkejut dengan kedatangan Kyuhyun.
"Kyuhyun-ah..." panggil Minsoo dengan raut yang bahagia.
Kyuhyun melemparkan senyuman pada Minsoo dan Junhae. Kyuhyun duduk dimejanya, disebelah Donghae.
Minsoo masih memandang Kyuhyun sehingga membuat Kyuhyun menjadi tidak enak hati.
"eomma,, apa kau tidak ingin mengambilkan aku makanan?" ucap Kyuhyun yang membuat Minsoo tersadar dari lamunannya.
"ah, nde..." ucap Minsoo yang dengan segera mengambilkan Kyuhyun nasi dan beberapa lauk kesukaan Kyuhyun.
"makanlah yang banyak Kyu..." ucap Minsoo sambil memberikan makanan yang sudah diambilnya.
Junhae nampak senang melihat Kyuhyun yang kembali tersenyum meskipun senyuman itu sedikit dipaksakan oleh Kyuhyun.
Kyuhyun memakan makanan yang diberikan Minsoo. Sedikit makanan yang dimasukkan kedalam mulutnya karena sejak awal dia memang tidak mempunyai nafsu makan.
"apa masakannya tidak enak? Apa kau ingin makanan yang lain?" tanya Minsoo yang khawatir melihat Kyuhyun hanya makan sedikit makanan.
"eh, anio eomma..." jawab Kyuhyun.
"Kyuhyun-ah..." panggil Junhae pelan.
"ne..." jawab Kyuhyun menghentikan aktivitas makannya.
"sebaiknya kau pindah sekolah saja, eommamu akan mengurus semuanya" ucap Junhae.
Kyuhyun begitu terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Junhae.
"akan lebih baik jika sekarang kau menghindari Siwon dan Taeri" ucap Minsoo menambahkan.
Kyuhyun hanya diam mendengar saran kedua orangtua angkatnya tersebut. Jujur bagi Kyuhyun mungkin saat ini solusi terbaik adalah menjauh dari Taeri dan Siwon namun dia begitu sulit untuk berpikir saat ini.
"eomma, sebaiknya aku tidak perlu pindah sekolah" ucap Kyuhyun.
"wae? jika kau terus disana maka itu tidak akan baik buat kamu Kyuhyun-ah" ucap Minsoo.
"anio, gwaenchana eomma..." ucap Kyuhyun sambil melanjutkan makannya.
Donghae memandang eommanya agar tidak membahas hal itu untuk saat ini.
Kyuhyun memutuskan untuk pergi bersekolah bersama Donghae karena sudah tiga hari Kyuhyun tidak masuk sekolah.
Siwon yang datang terlebih dahulu merasa senang saat melihat Kyuhyun sudah kembali bersekolah.
"Apa kau sudah merasa baikan sekarang? Aku ingin menjengukmu tetapi Donghae melarangku" ucap Siwon pada Kyuhyun yang berjalan menuju arah tempat duduknya yang berada disebelah Siwon. dari ucapan Siwon terdengar jika Siwon tulus dan benar-benar khawatir mengingat beberapa hari sebelumnya kondisi Kyuhyun cukup mengkhawatirkan.
Tetapi ucapan Siwon hanya dibalas dengan tatapan penuh arti dari Kyuhyun. Tatapan tersebut sangat berbeda dengan sikap ramah yang Kyuhyun tunjukkan pada Siwon sebelumnya.
Dibelakang Kyuhyun terlihat Donghae yang masuk bersama Eunhyuk. Tatapan yang ditunjukkan Donghae juga berbeda pada Siwon.
Donghae menarik tangan Kyuhyun seolah menjauhkannya dari jangkauan Siwon.
"duduklah disini bersamaku Kyu" ucap Donghae pada Kyuhyun.
"wae? apa kau sudah bosan duduk bersamaku?" tanya Eunhyuk dengan polosnya.
"anio... kau membosankan!" ucap Donghae pada Eunhyuk sembari meninggalkan kelas.
"mwo? apa aku berbuat salah padamu?" Eunhyuk berteriak sambil mengikuti arah perginya Donghae untuk meminta kejelasan pada Donghae.
Kyuhyun hanya diam dan melamun. Tidak ada niatan pada dirinya untuk berbicara pada Siwon. Sikap Kyuhyun membuat Siwon semakin tidak bisa membiarkannya begitu saja.
"Kyuhyun-ah... wae? ada apa denganmu?" tanya Siwon pada Kyuhyun yang saat ini duduk didepannya.
Kyuhyun hanya diam saja dan tidak berniat menjawab pertanyaan Siwon.
Siwon semakin yakin jika Kyuhyun sedang marah padanya.
"wae?" tanya Siwon yang saat ini sudah berdiri disebelah Kyuhyun sambil memegang pundak Kyuhyun meminta penjelasan.
Kyuhyun memandang sejenak wajah Siwon dengan tatapan tajamnya dan dia mulai beranjak hendak meninggalkan Siwon.
Siwon dengan sigap memegang tangan Kyuhyun.
"apa aku melakukan kesalahan?" tanya Siwon pada Kyuhyun lagi.
Kyuhyun berusaha melepaskan tangan Siwon yang kekar dari tangannya, namun kekuatan Kyuhyun tidak bisa menandingi kekuatan Siwon.
"lepaskan" ucap Kyuhyun lemah.
"anio, sebelum aku tahu apa alasan yang membuatmu bersikap dingin padaku?" ucap Siwon.
"lepaskan dia" ucap Donghae pada Siwon.
Siwon hanya memandang Donghae namun masih memegang tangan Kyuhyun.
Namun kejadian tersebut tidak berlangsung lama karena guru kelas mereka sudah memasuki kelas dan siap memulai pelajaran. Siwon pun dengan terpaksa melepaskan tangannya dari Kyuhyun.
Saat jam istirahat, Siwon kembali tidak menyerah untuk mencari tahu alasan Kyuhyun bersikap seperti itu padanya.
"Kyuhyun-ah..." Siwon mencoba kembali menahan langkah Kyuhyun yang hendak meninggalkan kelas namun hal itu sia-sia saat tangan Kyuhyun dengan kerasnya menghempaskan tangan Siwon.
Donghae dan Eunhyuk begitu terkejut dengan hal tersebut.
Dengan tanpa rasa bersalah, Kyuhyun meninggalkan Siwon begitu saja. Donghae dengan cepat mengikuti arah langkah Kyuhyun yang ternyata menuju atap kelas.
"wae? kenapa mereka menjadi aneh?" batin Eunhyuk.
Kyuhyun terlihat menatap jauh jauh langit diatas gedung sekolahnya tersebut.
Nampak Donghae dengan nafas yang terengah-engah berjalan mendekati Kyuhyun.
"Kyuhyun-ah..." panggil Donghae pelan.
Kyuhyun menoleh dan menatap Donghae.
"hy..hyung... ini tidak seperti yang aku bayangkan..." ucap Kyuhyun.
Seolah mengerti isi pikiran Kyuhyun, Donghae beranjak mendekati Kyuhyun dan memeluk tubuh dongsaengnya itu.
"sangat sulit buatku untuk berhadapan dengannya..." ucap Kyuhyun dalam pelukan Donghae.
Kini Donghae mengerti dengan sikap kasar Kyuhyun pada Siwon hanyalah cara Kyuhyun untuk membuat Siwon menjauhi Kyuhyun. Donghae dapat mengerti posisi Kyuhyun dimana dia harus berhadapan dengan anak tiri dari eomma kandung yang telah membuangnya.
"bagaimana bisa... eomma adalah eomma tiri Siwon? kenapa..." ucap Kyuhyun samar-samar.
"gwaenchana Kyu, hyung bisa mengerti perasaanmu" ucap Donghae menenangkan Kyuhyun.
"apa yang kau bilang Kyu?"
"Siwon-ah?"
TBC...
Hihihi mianhae... FFnya pasti dilanjut kok, karena skrg author udah selesai sidang skripsinya hohoho... sambil nunggu wisuda bakal dilanjut lg kok... mian karena udah hiatus lama bgt ^^
