Found His Last Family
T Rated / Canon / Family & Friendship / Naruto Namikaze
Naruto is Masashi's, but Kazuki Namikaze is mine
.
"Teme! Sakura-chan! Apa yang terjadi pada Kazuki Ba-san?" seru Naruto saat bertemu Sasuke dan Sakura di dekat Ichiraku Ramen. "B-Ba-san.. Ba-san diculik, Naruto.." kata Sakura pelan. Sasuke menunduk pelan. "APAAAA?"
Chapter 7
"Kazuki Ba-san diculik? Oleh siapa? Orang sialan!"
"Tenanglah dulu, Naruto! Kita harus mencari Ba-san dulu!"
Naruto mendecih. Ia membuat satu kagebunshin yang mengumpulkan cakra senjutsu. "Punya dugaan dimana Ba-san dibawa, siapa yang menculik Ba-san, apa tujuannya, dan kenapa Ba-san diculik?" tanya Naruto asli.
"Untuk sementara, dugaan terbesar adalah Orochimaru untuk mengacaukan pelantikan Minato Ji-san. Alasan kenapa basan, karena Minato Ji-san sangat menyayangi kakaknya dan akan melakukan yang terbaik untuknya. Tempatnya belum pasti. Mungkin di luar desa." jawab Sasuke.
BOFF!
"Hm. Cakra Ba-san masih di dalam desa. Bawah tanah, arah jam 4. Markas anbu Ne. Ck! Pasti Danzou! Kakek tua bangkotan sialan! Cakra ini.. Cakra Orochimaru dan Danzou! Mereka bekerja sama!"
Naruto menggeram kesal. Ia sudah dalam mode sennin. "Bawah tanah, arah jam 4? Kita harus segera ke sana! Kita harus menyelamatkan Ba-san!" ujar Sakura.
"Itu tidak perlu, Naruto, Sasuke, Sakura."
Mereka bertiga lekas menoleh ke belakang. "Ba-basan? Bukannya kau diculik?"
Sosok Kazuki Namikaze mengangguk "Ya. Aku diculik. Tapi mereka salah menculik. Aku Kazuki Namikaze masa ini. Dan yang diculik adalah Kazuki Namikaze masa depan. Seharusnya, akulah yang diculik. Aku akan menghentikan aliran waktu dan menukarkan diriku dengan diriku dari masa depan. Kalian jangan menggagalkan penculikan ini, karena akan mengubah sejarah yang sangat penting. Sekarang, aku belum bisa membaca pikiran dan telepati. Jadi berbicara saja kalau ada yang ingin disampaikan."
Team 7 menganga mendengar penjelasan Kazuki masa lalu. "Kyuu-chan, tolong kau jaga mereka. Aku akan menghentikan aliran waktu dan menukarkan diriku, dan aku tahu kalau Katami-kun akan menolongku." Kazuki masa lalu tersenyum pahit. Ia tahu akan rasa sakit yang akan dirasakannya.
Gadis berambut pirang kemerah-merahan dan bermata onyx yang tadi mengikuti Kazuki mengangguk. Namanya Kokyuu Reitokaze, yang merupakan kakak dari kekasih Itachi, Ai Fujisaki (ikut klan ibu). Salah satu sahabat Kazuki selain Shitoru Haruno, paman Sakura dan Ari Haruno, kembaran beda gender Shitoru.
"Nah, aku akan segera menyelamatkan diriku di masa depan. Baik-baiklah."
Kazuki masa lalu menatap team 7 yang terlihat sedikit terkejut. Kokyuu mengangguk di belakang mereka. "Jikan-nin no Jutsu."
Cring.. Cring..
Waktu berhenti. Begitu pula dengan gerakan orang-orang, kecuali Kazuki masa lalu. "Ternyata memang harus ya? Rasanya.. Mengerikan.." Kazuki masa lalu menunduk pelan, sambil menggigit bibir bawahnya pelan. Ia tahu, sangat tahu, kalau nanti akan terasa sangat sakit.
"Ini konsekuensinya. Lebih baik aku ke Katami-kun dulu."
Kazuki masa lalu berlari menuju distrik Uchiha. Ia tahu kalau Katami Uchiha/Katami Namikaze, suaminya, memang tidak bisa bergerak karena jutsu-nya. Sesampainya di distrik Uchiha tempatnya dan Katami tinggal, Kazuki masa lalu mencari Katami. Katami yang tadinya sedang makan langsung terhenti akibat Jikan-nin Kazuki masa lalu.
"Katami-kun.. Gomen aku membuatmu seperti ini. Tapi ini tidak akan lama. Aku sudah meninggalkan petunjuk. Pecahkan ya? Aku pergi dulu. Aishiteru, Katami-kun."
XX-Skip Time-XX
"Dimana Kazuki Ba-san?"
Kazuki masa lalu sukses menukarkan dirinya dengan Kazuki masa depan. Jikan-nin sudah dilepas. Semua orang mulai beraktivitas. Pertanyaan-nya adalah.. Dimana Kazuki masa depan sekarang?
Kokyuu menatap team 7 seraya tersenyum kecil. "Ia di masa lalu sudah menukarkan dirinya dengan ia di masa depan. Tidak perlu cemas, walau ia akan merasakan sakit, toh akhirnya ia mendapat sesuatu yang berharga. Akan kuceritakan pada kalian apa yang akan terjadi, karena sebenarnya aku berasal dari masa setahun setelah ini. Jadi aku tahu yang terjadi."
Naruto, Sasuke, dan Sakura mengangguk.
Story From Kazuki Side
"Apa mau kalian?"
Kazuki menatap Orochimaru dan Danzou penuh kebencian. Tubuhnya terikat di sebuah kursi dengan gelang penahan cakra. "Khu khu khu khu khu.. Kami akan menghancurkan pelantikan Minato Namikaze dengan kau. Dan kami akan menjadikan kau kelinci percobaan."
"Bodoh! Pelantikan adikku sudah terselesaikan! Kalian tidak akan bisa menghancurkannya! Kalian sudah terlambat!"
Danzou menyeringai. "Memang. Tapi jika kau mati, maka dia akan hancur dan ikut mati. Istrinya akan putus asa dan bunuh diri. Dengan begitu, kursi hokage akan ada dalam tangan kami. Lagipula, kami mendapat kelinci percobaan kuat gratis. Ini menguntungkan."
Kazuki menggeram. "Dasar sialan." desis Kazuki. Ia tidak dapat berpikir jernih. Ini menyebabkan ia tidak dapat melihat ke masa yang akan datang. Melihat apa yang dilakukan Danzou dan Orochimaru, juga melihat apa yang akan terjadi padanya.
Tiba-tiba, tubuh Kazuki serasa dialiri listrik berkekuatan tinggi. Seluruh badannya terasa sakit, terutama di bagian kepala, pusat dari seluruh anggota tubuhnya. Tepatnya di bagian otak.
"KYAAAAAAAA! AAAAAAAAAAAKHH!"
"Khu khu khu khu khu.."
'Kami-sama.. Sakit.. Apa yang akan terjadi padaku? Katami-kun.. Tolong aku.. Minato-chan.. Kushina-chan.. Uhuk!'
Orochimaru berjalan mendekati Kazuki yang sudah tergeletak lemas. Tidak memiliki tenaga lagi. Aliran listrik yang tadi mengalir di tubuhnya, sebenarnya adalah saluran untuk percobaan. Berfungsi untuk memberikan kekuatan yang tidak terduga. Untuk kelinci percobaan, tentunya.
"Khu khu.. Bagaimana rasanya, Konoha no Kaminari Hikari?"
Kazuki menatap benci pada Orochimaru. "Dasar kau.. Hah.. Sialan.." Tidak ada yang bisa dilakukannya. Cakra tertahan di gelang penahan cakra, dan tenaganya hilang akibat aliran listrik tadi. "Sepertinya sedikit permainan akan mengasyikkan. Kau mau, Danzou?"
"Tentu saja. Ini tidak akan menyakitkan. Kau akan menyukainya, Kazuki Namikaze."
Dua orang antagonis itu mengangkat wajah Kazuki, dan tanpa aba-aba seseorang diantara mereka menyerobot bibir Kazuki. Mata Kazuki membulat. "MMPH! MMPH! Le-leppas-mmph!"
Sementara itu, seorang lainnya meraba-raba tubuh Kazuki. Dengan kurang ajar-nya, ia meremas sesuatu di bawah leher Kazuki. "HMMMMMMMPHH!" Kazuki terus memberontak. Tidak ada orang yang berhak menyentuhnya kecuali suaminya, Katami.
Orang yang mencium paksa dirinya adalah Orochimaru, sedangkan yang meraba tubuh Kazuki adalah Danzou. Orochimaru kian mengganas, lidahnya membuka paksa mulut Kazuki dan mengamuk di dalam mulutnya. Sedangkan Danzou menurunkan pakaian yang Kazuki kenakan.
'TIDAK! KATAMI-KUUUUN! TOLONG AKU! AKU TIDAK MAU BEGINI TERUS! AKU HANYA MILIK KATAMI-KUN!'
Danzou terus meraba-raba tubuh Kazuki. Sampai bagian terlarang pun sudah dijamahnya. Sedangkan Orochimaru menjelajahi tubuh Kazuki dengan mulut dan lidahnya yang menjijikkan itu.
Air mata merembes dari kedua safir Kazuki. Ia menahan suaranya mati-matian. 'Katami-kun.. Gomenasai.. Aku sudah kotor.. Hiks.. Katami-kun..'
"AAAAKH!"
Kazuki menjerit saat seseorang di antara mereka menusuk sesuatu di bagian bawahnya dengan jari. Sudah pasti Danzou. Setelah itu, Orochimaru melakukan hal yang sama. Hanya saja ia melakukannya dengan lidah.
Mereka berdua siap menerobos Kazuki. Orochimaru dari depan, dan Danzou dari belakang. Mereka sudah mulai masuk. Kazuki terus menjerit. Ia tidak sudi diperlakukan seperti ini. Diperkosa oleh 2 orang yang sangat ia benci.
Air mata masih setia mengalir dari kedua safir Kazuki. Mengaliri pipinya, membuatnya terlihat amat menyedihkan.
BRAKK!
Pintu markas persembunyian Danzou dan Orochimaru didobrak. Sontak, mereka menghentikan kegiatan mereka pada Kazuki. Orang yang mendobraknya berlari dengan cepat dan menghajar Danzou dan Orochimaru tanpa diketahui sosoknya. Danzou dan Orochimaru kabur, sedangkan sosok itu menuju Kazuki yang sudah pingsan dan memeluknya dengan sangat lembut.
"Maaf aku terlambat, Kazuki-chan. Aku tidak akan membencimu, karena kamu juga berusaha melepaskan diri. Kamu tidak kotor, sayang. Kamu masih milikku."
Katami Uchiha, sosok itu sekaligus suami Kazuki, memakaikan pakaian Kazuki. Hatinya miris melihat keadaan Kazuki yang terlihat berantakan. Air mata yang masih mengalir, peluh yang membasahi tubuhnya, juga bercak-bercak merah di sekujur tubuhnya.
Dengan perlahan, Katami mengangkat tubuh Kazuki dan membawanya keluar. 'Aku tidak tahu kenapa bisa.. Tapi tadi aku mendengar suaramu yang menjerit di kepalaku, Kazuki-chan. Seperti telepati.'
Katami menggendong Kazuki dengan bridal style dan membawanya ke Rumah Sakit Konoha. Tsunade yang melihat Kazuki langsung turun tangan untuk mengobati sang Konoha no Kaminari Hikari.
"Apa yang terjadi padanya, Uchiha?" tanya Tsunade setelah memastikan Kazuki tertidur dengan aman. Keadaannya sudah lebih baik, tidak seburuk tadi yang begitu berantakan, kulit sedikit terkelupas akibat listrik, dan air mata yang tidak berhenti. Sekarang ia sudah memakai pakaian rumah sakit dan keadaannya sudah membaik.
"Apa keadaannya benar-benar parah?"
"Ck. Pendarahan akibat listrik dalam tubuhnya, adanya darah mengering di beberapa bagian organ tubuh dalam, sedikit kerusakan di sel otak, badan yang penuh luka, dan trauma. Apalagi kalau bukan parah? Hampir saja kau terlambat membawanya."
Katami menghela nafas berat. "Ia disandera Orochimaru dan Danzou untuk menggagalkan pelantikan Minato. Setelah disiksa menggunakan aliran listrik, ia hampir diperkosa oleh 2 orang itu."
Mata Tsunade membulat. "A-APA?"
"..."
Katami menunduk. Ia merasa ini salahnya karena tidak memperhatikan Kazuki yang amat dicintainya. Ia merasa ini salahnya sampai Kazuki terluka parah dan mengalami trauma.
"Sudahlah. Ia akan sadar sekitar 3 jam lagi. Jaga dia baik-baik, Uchiha. Aku akan mengabari Minato."
Tsunade melangkah meninggalkan Katami. Katami pun langsung masuk ke kamar rawat Kazuki. "Kazuki-chan, maafkan aku. Cepatlah sadar." Ia menggenggam tangan Kazuki yang tertidur. Tangannya terasa dingin.
BRAKK!
Katami menoleh. "Minato. Kushina." Minato dan Kushina sudah sampai menggunakan hiraishin. Pintu kamar Kazuki memang ditandai. Kamar rawat yang Kazuki tempati itu tempat khusus, selalu ditempati oleh Kazuki saja.
"Katami-nii! Kazuki-nee kenapa?" tanya Minato cepat.
"Dia.. Dia diculik Danzou dan Orochimaru untuk menggagalkan pelantikanmu. Lalu dia disiksa. Dialiri listrik berkekuatan tinggi. Tapi Kazuki-chan itu perempuan yang kuat, ia bisa bertahan. Kemudian.. Mereka.. Hampir memperkosa Kazuki-chan.."
"DANZOU DAN OROCHIMARU SIALAN!" raung Minato. Ia langsung kembali ke kantor hokage dan memerintahkan para ANBU untuk menangkap mereka berdua. Kushina masih di ruang rawat Kazuki.
Perlahan, Kushina membelai pipi Kazuki. "Kazuki Onee-san, cepatlah sadar. Tidak akan ada lagi yang bisa menyakiti neesan. Kami akan menjaga neesan disini. Aku tahu neesan trauma, tapi bukankah masih ada kami?"
Aneh. Setelah Kushina mengatakannya, mata Kazuki mengerjap dan akhirnya terbuka. Kushina mundur, agar Katami bisa leluasa. "Kazuki-chan.." Katami langsung memeluk Kazuki dengan lembut. Kazuki hanya bisa terdiam. Kemudian, tubuhnya bergetar dan air mata ketakutan kembali keluar dari kedua mata safirnya.
"Hiks.. Aku.. Kotor.."
Kushina mendekati Kazuki lagi lalu menghapus air matanya. "Kazuki-nee sama sekali tidak kotor. Kazuki-nee tetaplah Kazuki-nee yang hanya dimiliki Katami-nii. Kazuki-nee sudah berusaha melepaskan diri kan?"
Kazuki balas memeluk Katami dengan erat. Walau ia merasa sakit dan hampir kotor, tapi ia mendapatkan 2 kekuatan lain. Telepati dan Membaca Pikiran.
End Of Story From Kazuki Side
"Jadi Kazuki Ba-san hampir diperkosa?" seru Naruto. Kokyuu mengangguk.
"Ya, untungnya sebelum mereka berhasil menerobos pertahanan Kazuki, Katami datang dan menolongnya. Itu nyaris sekali. Sampai-sampai, Kazuki trauma dan tidak mau melakukan seks, bahkan dengan Katami. Makanya mereka tidak memiliki anak."
"Jangan bicarakan itu di depan mereka, Kyuu-chan. Aku memang trauma, dan itu membuatku sangat membenci Orochimaru dan Danzou."
Sontak, mereka berempat menoleh ke arah belakang team 7. "Aku Kazuki Namikaze masa depan. Diriku masa lalu sudah menukarkanku dengan dirinya. Hari ini.. Hari yang paling kubenci seumur hidupku. Naruto, Sasuke, Sakura, kita kembali. Ayo, Kyuu-chan. Kami akan mengantarmu ke masa setahun setelah ini, lalu kembali."
TBC
'Chapter 7 : History of 2 Special Power' sampai sini! Nasib Kazuki bener-bener malang kan? Khu khu khu.. #ditabokKazuki
Kazuki : Author sialan! Masa hampir diperkosa? Sialan!
Author : #nyengir Supaya keren, dong.
Kazuki : Cih! Ga sudiii! Katami-kuuun!
Katami : Kenapa, Kazuki-chan?
Kazuki : Tuh, author bejat nan sialan, yang seenaknya bikin aku hampir diperkosa!
Katami : Sudahlah, Kazuki-chan..
Author : Katami aja ngerti. Oh iya, readers dan reviewers, udah tau kan siapa OC yang dipilih? Perannya ga terlalu banyak sih. Gomen ya, Kokyuu-chan~ Di chapter depan, OC masih muncul. Jadi Kokyuu Fujisaki tetep ada! Oh iya, chapter ini jadi semi-M deh. Apa udah M ya? Gimana yaa.. Nanti dulu deh. Bales review oleh Kazuki dan Katami!
Kazuki : Huuh. Yang pertama, Wulan-chan.
Katami : Ok, arigatou. Selanjutnya, Brian123.
Kazuki : Hehehe.. Author-nya sibuk di sekolah. Udah update kan? Lanjut! Can Rez'Alv.
Katami : ==" Ini udah update. Namikaze Kokyuu.
Author : Makasih buat OC-nya~ Tapi gomen sifatnya beda yaa~ Ini udah di-update.
Kazuki : Terus lanjut! kitsune murasaki ingin mati. What? Penari ular dan tua bangkotan? COCOK! Emang tuh author, seenaknya aja! Disini makin apes!
Katami : Hahahahaha.. Selanjutnya, emi. Kejaaaam... Masa dimakan? Hehe. Arigatou!
Kazuki : Kudo Widya-chan Edogawa. Iya, udah tau kan sekarang? Ini udah update!
Author : Kelarr.. Gomen ya lama update! Author sibuk di sekolah. RnR please!
EDITED : Julukan Kazuki dan beberapa kalimat
