Musim telah berganti, seiring dengan berjalannya waktu Kyuhyun sudah mulai terbiasa melakukan segala hal seorang diri, meski kadang ia masih meminta bantuan hyungdeulnya kecuali Kibum mengingat dia sekarang adalah selebriti yang sedang naik daun, jarang pulang,menelfon jika keadaan sangat mendesak karena jadwalnya yang padat, biasanya dia hanya akan menyapa saudara-saudaranya di sebuah acara televisi dan mengucapkan bahwa dirinya akan segera pulang, namun Kyuhyun dan hyungdeul sudah bosan dengan janji-janji Kibum yang itu karena tidak jarang mereka kecewa dengan Kibum yang tiba-tiba menelfon memberi kabar bahwa dia tidak jadi pulang karena masih ada urusan ini itu. Meski begitu, semua tetap menyayangi Kibum, terutama Kyuhyun yang sudah sangat lengket dengan Kibum sejak mereka masih ada dirahim eommanya. Hari-hari tanpa Kibum terasa begitu aneh menurut Kyuhyun, namun dia pernah berkata tidak ingin mengganggu hyungnya jika hyungnya sedang dalam waktu senggang, Kyuhyun membiarkan hyungnya istirahat saja.

KiHyun school...

"Kyuhyun-ah, nanti siang apa kau ada acara?" tanya Henry sambil berbalik menghadap Kyuhyun yang duduk dibelakangnya.

"euumm, entahlah memangnya kenapa?" jawab Kyuhyun bertanya balik.

"aku dan Changmin mau pergi ke toko elektronik, laptopku perlu diservis, apa kau mau ikut?" tawar Henry, Kyuhyun melirik sekilas kearah Kibum dengan ekor matanya, terlihat Kibum dengan raut wajah yang terlihat tidak mengijinkan Kyuhyun untuk pergi dengan teman-temannya.

"Ooh, eum baiklah aku ikut" jawab Kyuhyun lantang, ia sedikit merasa bersalah membuat hyungnya kecewa, mungkin Kibum tidak ingin Kyuhyun pergi agar jam tidur siangnya tidak tersita.

"Yak!" pekik seseorang yang datang tiba-tiba dan menggebrak meja Kyuhyun membuat KyuRy terkejut.

"Yak tiang! Kau mengagetkanku!" bentak Henry tidak trima dengan perlakuan Changmin membuat jantungnya hampir loncat dari tempatnya.

"hehehe, mian" jawab Changmin dengan cengiran bodohnya, seketika ekspresinya berubah menjadi melas "chingudeul, kajja kita ke kantin, aku lapar" lanjutnya sambil mengelus perutnya.

"ah, kau benar tiang, palli palli, aku juga lapar" Henry menarik lengan Changmin dan melangkahkan kaki, namun ia berhenti dan berbalik.

"Kyuhyun-ah, kau tidak ikut, eoh?" tanya Henry, Kyuhyun hanya tersenyum dan menundukkan kepalanya.

"kau tenang saja, aku dan Changmin akan membantumu menghabiskan makananmu, kajja!" ajak Henry menarik lengan Kyuhyun dengan tangan satunya, jadinya ketiganya berjalan degandeng Henry ditengah. Kibum melihat punggung ketiganya, ingin rasanya ia bergabung dengan mereka, ah dengan Kyuhyun tepatnya.

"kau mau kekantin juga Kibum-ah?" tanya Siwon yang sejak tadi memperhatikan Kibum.

"ah-ani" jawab Kibum "Siwon-ah, kenapa aku tidak boleh bergabung dengan teman-teman yang lain? Terutama Kyuhyun, dia adikku" lanjut Kibum bertanya.

"kau kan sud-" jawaban Siwon terputus karena Kibum menyelanya.

"berikan aku alasan lain, jangan katakan karena aku sekarang selebriti dan jika aku dekat dengan salah satu atau banyak teman disekolah ini mereka akan mengetahui hal-hal yang seharusnya menjadi privasiku lalu mereka akan membocorkanya ke netizen" sela Kibum mengulang kata-kata Siwon dulu saat Kibum bertanya hal yang sama.

"arasseo" desah Siwon "memangnya semua ini belum cukup untukmu? Kau terkenal, banyak yang mengenalmu, kau tidak perlu punya banyak teman, kau sudah mempunyai fans" jawab Siwon.

"tapi kalau itu adalah adikku sendiri apa aku perlu menjaga jarak dengannya? Dan kurasa kau curang Siwon-ah, kau sendiri tenang-tenang saja jalan-jalan dengan adikmu ke mall, dan itu bersamaku, tapi kenapa kau melarangku setiap aku ingin mengajak Kyuhyun jalan-jalan?" ungkap Kibum, ia sudah muak dengan perlakuan Siwon yang melarangnya ini itu, padahal Siwon bukan manajernya, dan manajernya sekalipun tidak pernah mengatakan bahwa Kibum tidak boleh berinteraksi dengan siapapun disekolah, maksudnya boleh berinteraksi namun jangan sampai membicarakan hal-hal privasinya.

"a-aku, aku melakukan ini demi kau Kibum-ah, aku takut Kyuhyun membocorkan semua tentangmu ke media karena Kyuhyun yang paling dekat dan mengerti semua tentangmu baik itu luar maupun dalam" jelas Siwon "dan, sebenarnya aku iri, aku iri dengan Kyuhyun yang selalu mendapat perhatianmu jika kau sedang bersamanya lalu kau akan menganggap semua yang disekitarmu tidak ada" lanjutnya.

"Siwon-ah kau-" heran Kibum, ia terkejut dengan pengakuan Siwon.

"kau tahu Kibum-ah, selama ini aku tidak mempunyai teman. Sebelum aku bertemu denganmu aku tidak mempunyai teman satupun, mereka takut berteman denganku karena kekayaan appa ku, mereka merasa minder berteman denganku. Dan kau orang pertama yang menyapaku sewaktu di gereja, aku sangat berimakasih pada Tuhan karena sebelum kau datang aku berdo'a pada Tuhan agar dikirimkan teman walau hanya satu sekalipun" aku Siwon dengan mata berkaca-kaca.

"Si-Siwon-ah" Kibum memeluk Siwon "kau tenang saja, aku tetap temanmu dan selamanya kau temanku, tapi kau harus tahu, Kyuhyun itu adikku dan selamanya dia itu adikku, aku tidak bisa jauh darinya, aku dan dia kembar. Kami saling membutuhkan satu sama lain" jelas Kibum selembut mungkin membari pengertian pada Siwon.

"maafkan aku, aku egois" maaf Siwon

"sudah, tidak apa-apa" jawab Kibum tersenyum.

Disaat yang bersamaan, Kyuhyun masuk kekelas, ia kembali dari kantin karena ada yang tertinggal, namun ia urungkan untuk mengambilnya karena ia melihat Kibum memeluk Siwon.

'sekarang sudah ada yang menggantikanku' batin Kyuhyun, ia kembali ke kantin lagi menyusul ChangRy.

.

.

.

"KYUHYUUUUNN...!" pekik seseorang, suaranya menggema dirumah yang tidak terlalu mewah itu.

"ada apa? Aku belum tuli hyung, seharusnya kau tidak usah berteriak" jawab siempunya nama dengan santainya.

"kau kusuruh menunggu kue yang ku oven, tapi kau meninggalkannya! Aish! percuma kan, sudah susah-susah membuatnya ini?" omel Donghae marah-marah melihat kuenya berwarna hitam-hitam dengan bau khasnya a.k.a gosong.

"hehe, salahkan perutku ini hyung, dia sakit diwaktu yang tidak tepat" jawab Kyuhyun dengan cengiran babo nya.

"KYUHYUUUUNN...!" pekik seseorang diruangan lain.

"Aish! sekarang apalagi?" desah Kyuhyun sambil berjalan malas menghampiri suara hyungnya yang lain meninggalkan Donghae neratapi kue-kuenya.

"kau ambil buat apa saja uang hyung di kotak ini, huh?" pekik Leeteuk menunjuk kotak yang biasa dia buat untuk meletakkan uang jika Kyuhyun membutuhkan dan tinggal ambil saja.

"buat jajan lah hyung, apa lagi?" jawab Kyuhyun santai.

"Aigoo aigoo, sejak tidak ada Kibum kau jadi boros begini, eoh?" geram Leeteuk, ia menjewer telinga Kyuhyun "bagus yaa?" lanjutnya.

"Aw! Aw appo hyung, ampuunn, ampun hyung!" rengek Kyuhyun. Namun Leeteuk tidak melepaskan jewerannya.

"KYUHYUUUUNN...!" suara lain menginterupsi kegiatan TeukKyu

"Kibum hyung?" ucap Kyuhyun pelan setelah melihat orang yang berada di pintu utama rumahnya "Aw aw, hyung hentikan!" lanjutnya meringis kesakitan karena Leeteuk kembali menjewer telinganya.

"Kibum-ah, adik kesayanganmu ini sudah mulai nakal sekarang, sejak kau sering meninggalkannya, dia jadi boros, kau tahu, uang yang hyung letakkan disini untuk dia jajan sebulan sudah habis, padahal baru seminggu yang lalu hyung menaruhnya" adu Leeteuk tanpa melepaskan jewerannya.

"Eoh? Begitukah? Hmmm, sudah berani ya rupanya, aigoo" Kibum melangkahkan kakinya mendekati Kyuhyun sambil menyeringai.

"Ki-Kibum hyung, ka-kau mau apa?" Kyuhyun tergagap melihat seringaian Kibum.

SREETT!

"kalau bukan memelukmu, apa lagi?" jawab Kibum yang sudah mendekap tubuh Kyuhyun.

"hhhh, ku kira apa" jawab Kyuhyun biasa, ia tidak seheboh seperti biasanya jika Kibum pulang atau memeluknya, Kibum sedikit curiga dengan hal ini.

"Yak! Kau tidak memarahinya, eoh?" pekik Leeteuk kesal karena bukannya marah Kibum malah memeluk kyuhyun.

"tentu saja tidak hyung, adikku tersayang ini tidak boleh dimarahi, benarkan Kyu?" tanya Kibum setelah melepas pelukannya.

"eum, itu benar" jawab Kyuhyun mantap "hyung, appo" adunya [ada Kibum karena telinganya dijewer Leeteuk. Leeteuk tiba-tiba aja langsung ngacir ngliat kemanjaan Kyuhyun.

"mana-mana? Oh, sini-sini, sakit ya, iya?" tanya Kibum sambil meniup-niup telinga Kyuhyun.

"heu'eum hihihi, itu geli hyung" jawab kyuhyun terkikik geli karena pelakuan Kibum.

"geli? Bagaimana dengan yang ini?" Kibum malah menggelitiki perut Kyuhyun.

"ah-ah! ARGH! Itu geli hyung, hentikan geli geli!" teriak Kyuhyun sampai-sampai ia jatuh kelantai dan guling-guling disana karena kegelian, Kibum malah senang bisa mengerjai adiknya, dia sudah sangat lama ingin merasakan momen ini.

.

.

.

Disuatu malam, TeukHaeBumKyu sedang makan malam. Kebetulan hari ini Kibum pulang.

"hyungdeul, Kyu-ah, ada hal yang ingin kusampaikan" ucap kibum setelah selesai makan malam.

"katakan saja Kibum-ah" jawab Leeteuk mewakili dirinya dan Haekyu.

"emm, mungkin ini terlalu cepat. Hyungdeul, Kyu-ah, besok lusa aku akan ke China, aku ada syuting disana, aku tidak tahu tepatnya sampai kapan" ujar Kibum memperjelas maksudnya.

"China? Dua minggu?" gumam Leeteuk.

"Aaa, pulang bawa barongsai, ne? Jangan lupa" pesan Donghae.

"jadi kau mengijinkanku hyung?" tanya Kibum pada Donghae.

"tentu saja, kenapa tidak?" jawab Donghae.

"eum, gomawo hyung :))" ucap Kibum "lalu, bagaimana dengan leeteuk hyung, dan...kau Kyu?" tanya Kibum sedikit ragu, sebenarnya Kibum tidak perlu meminta izin untuk pergi syuting di China karena itu memang sudah tuntutan pekerjaan, namun sebagai adik yang baik dia ingin meminta restu dari keluarganya.

"hyung mengijinkanmu juga, itukan tuntutan pekerjaan, dan Kyuhyun kurasa dia juga pasti setuju, benarkan Kyu?" tanya leeteuk sambil merangkul leher kyu yang duduk tepat disampingnya, Kyuhyun hanya mengangguk sambil tersenyum –dipaksakan-

"gomawo hyung" ucap Kibum, ia merasa sedikit aneh dengan sikap Kyuhyun akhir-akhir ini.

Saat waktu akan tidur, Kibum melakukan kegiatan seperti dulu yang biasa dia lakukan jika Kyuhyun akan tidur, mengelus rambut Kyuhyun

"hyung, sebenarnya tidak usah kau elus aku juga sudah bisa tidur sendiri sekarang" ucap Kyuhyun.

"hyung tahu, hyungkan merindukan saat-saat seperti ini" jawab Kibum

"eumm, apa hyung tidak capek?" tanya Kyuhyun

"ani, kalau itu menyangkut dirimu, hyung tidak akan pernah merasa lelah" jawab Kibum jujur

"oh ya?" tanya Kyuhyun meyakinkan

"tentu saja" jawab Kibum pasti

"tapi...hyung tidak akan meninggalkanku kan?" tanya Kyuhyun setelah sekian lama Kyuhyun tidak menanyakan hal ini pada Kibum.

"kenapa kau bertanya itu lagi Kyu? Apa kau benar-benar punya firasat hyung akan meninggalkanmu, huh? Sekarang hyung yang gantian bertanya, apa Kyu akan meninggalkan hyung?" tanya Kibum membalikan pertanyaan Kyuhyun, yang ditanya terlihat sedikit terkejut dan menoleh kearah Kibum.

"kenapa hyung bertanya seperti itu? Memangnya aku mau pergi kemana? Hyung ini ada-ada saja" jawab Kyuhyun.

"hahaha, kau sendiri malah bingung kan? sekarang kau sudah tahu kan Kyu bagaimana saat kau mempertanyai hyung seperti itu?" pernyataan Kibum yang tepat.

"a-eh, tap-tapikan aku memang tidak akan pergi kemana-mana hyung" alasan Kyuhyun

"hyungpun begitu, hyung juga tidak akan pergi kemana-mana" kata Kibum

"tapi hyung akan pergi ke China, dan itu pasti dengan Siwon" ucap Kyuhyun memajukan bibirnya dan meletakkan tangan didepan dada

"itu benar, dan hyung juga akan mengajakmu" ucap Kibum

"Mwo?!" Kyuhyun menatap Kibum dengan mata membelalak

"dan kau harus mau" sambung Kibum

"Shirreo..! aku tidak mau jadi obat nyamukmu dan Siwon!" tolak Kyuhyun langsung

"yasudah, biar hyung nanti yang jadi obat nyamukmu dengan Siwon, kau belum mengenal Siwon Kyu, cobalah bersikap baik padanya, dia itu orang yang baik" nasehat Kibum

"baik? Aku rasa dia punya niat merebutmu dariku" ucap Kyuhyun kesal

"memang awalnya begitu, tapi hyung sudah bicara padanya. Ayolah Kyu, Siwon itu hanya ingin punya teman, dia tidak punya teman selain hyung" bujuk Kibum

"sudah pasti tidak ada yang mau berteman dengan dia karena sifat perebutnya itu" Kyuhyun masih kukuh

"hhhh, sejak kapan kau jadi anak ngeyel begini" Kibum mulai jengah "apa benar yang dikatakan Leeteuk hyung tadi jika selama aku tinggal kau berubah jadi anak yang nakal?" Kibum hendak melangkahkan kakinya namun Kyuhyun menahan tangannya

"ani hyung, maafkan aku, aku tidak nakal, aku jadi anak baik kok, suwer deh" ucap Kyuhyun bersuwer ria

"lalu barusan ini apa?" terka Kibum

"ak-aku, aku hanya tidak suka dengan Siwon" jawab Kyuhyun pelan dan menundukkan kepalanya.

"hhhh, Kyu dengar, hyung tidak pernah mengajarimu untuk membenci seseorang, bagaimana jika kau dibenci balik oleh seseorang nantinya?" tanya Kibum

"mianhae hyung, tapi aku hany-" ucapan Kyuhyun terpotong

"sudahlah Kyu, hyung hanya memintamu untuk bersikap baik pada Siwon, jadikan dia sahabatmu juga-" sela Kibum namun terpotong juga

"sahabatku hanya hyung, temanku hanya hyung,dan hanya hyung yang-" ucapan Kyuhyun terpotong lagi saat dia menyela ucapan Kibum

"Kyuhyun-ah! kau tidak bisa terus bergantung pada hyung, apa-apa harus hyung,dan semua-semua harus hyung, kau ha-" lagi-lagi Kyuhyun menyela

"apa hyung tidak suka jika aku dekat-dekat dengan hyung? Apa hyung sekarang sudah mulai risih jika kutempeli? Apa hyung sudah tidak sayang lagi padaku?" tanya Kyuhyun sedih

"bukanbegitu Kyu maksud hyung, kita sudah besar Kyu, kita harus bisa mandiri, apa kau tidak berfikir untuk satu langkah lebih maju? Apa kau ingin terus mengandalkan hyung?" tanya Kibum lembut, ia mendudukkan dirinya disamping Kyuhyun

"tapi aku tidak mau pisah dari hyung" jawab Kyuhyun manja

"suatu saat nanti kita juga akan hidup terpisah Kyu, apa kau tidak ingin punya keluarga jika kau dewasa nanti?" tanya Kibum lagi, hmmm kurang wajar memang pertanyaan Kibum karena dia masih SMP

"tapi bagaimana hyung?" tanya Kyuhyun lagi

"mencoba dulu kan tidak ada salahnya Kyu. Lagipula, selama ini kau juga bisa kan tidur tanpa hyung? Padahal dulu kau bilang tidak akan bisa jika tidur tanpa hyung temani" pernyataan Kibum lagi

"iya sih hyung" jawab Kyuhyun malu-malu

"nah, mulai sekarang Kyu harus belajar untuk mengenal sekitar, cobalah lebih dekat dengan Siwon, kau pasti senang berteman dengannya" ucap Kibum menyunggingkan senyum

"baik hyung, akan kucoba" Kyuhyun bertekad

"bagus, itu baru namanya adik hyung" balas Kibum mengacak surai coklat Kyuhyun

Kyuhyun memeluk Kibum

"hyung"

"ne"

"You are My Hyung, My Hyung,My Hyung and My Hyung forever"

"hahaha, iya aku hanya hyungmu Kyu"

"Siwon tidak boleh-"

"ssssttt, kau sudah janji"

"arasseo~" desah Kyuhyun malas, Kibum terkekeh kecil sambil mengusap punggaung Kyuhyun

.

.

.

Kini, semua sudah berubah, Kyuhyun yang mulai mandiri dan Kibum yang selalu dalam suasana hati yang senang malihat Kyuhyun menepati janjinya untuk mau berteman dengan Siwon, hanya dengan Siwon, Kyuhyun belum mau berinteraksi dengan orang lain jadinya temannya sekarang hanya Siwon,Changmun,Henry,Siwon, dan Kibum pastinya, aah jangan lupakan kedua hyung anehnya. Setiap ada syuting didaerah dekat rumah Kyuhyun menyempatkan waktunyauntuk mendatangi Kibum dan Siwon jika sedang syuting bersama, Kyuhyun selalu membuat lelucon dan itu selalu membuat Siwon dan Kibum senang dan sejenak melupakan kegiatan syuting yang melelahkan.

THE END

Maafkan saya karena ceritanya gagal, dan terimakasih untuk semuanya