''Hatttcchhii !'' Kyuhyun mengusap hidungnya yang gatal. Pagi itu entah sudah berapa kali dia mengusap hidungnya yang sudah memerah. Ditariknya kertas tisu yang sudah ia sediakan di meja nakas.
''Aish, kepalaku berat.''
Kyuhyun membaringkan kembali tubuhnya yang terasa tidak enak. Ditariknya selimut sampai menutupi dagunya. Cuaca pagi itu tidak terlalu dingin tapi bagi Kyuhyun serasa musim salju.
''Hattcchii...!''
Kyuhyun meringkuk dibawah selimut putihnya. Matanya terpejam mencoba mencari kehangatan dari boneka Angry Bird besar yang dipeluknya. Kyuhyun tidak peduli dengan pekerjaan rumahnya yang menumpuk. Dimulai dari cucian, setrikaan, sampai sarapan untuk Siwon.
''Ya!'' pekik Kyuhyun saat Siwon membuka selimut yang melilit di tubuhnya.
''Ya! Aku sakit Ahjushhi, kalau mau sarapan pesan saja.'' Kyuhyun menarik lagi selimutnya tapi Siwon kembali membukanya, ''Ya! Apalagi?'' katanya geram.
''Minum dulu susumu. Setelah itu aku bisa buatkan sarapan, kau ingin makan apa?''
Kening Kyuhyun mengernyit, matanya membulat menatap Siwon. Eh? Siwon bahkan tidak memakai pakaian kerjanya. Apa dia libur sekarang? Kyuhyun melirik kalender dan hari itu tidak tanggal merah.
''Hey,''
Kyuhyun tersadar dari lamunannya, ''Eoh?''
Siwon hanya terkekeh melihat wajah polos Kyuhyun sekarang, ''Aku bilang kau mau sarapan apa?'' ulang Siwon.
Kyuhyun masih bingung tapi kemudian ia merasa perutnya juga lapar, ''Aku mau sup saja,'' ucapnya. Siwon tersenyum kemudian menyelimuti Kyuhyun. ''Wait a minute'' ucapnya kemudian keluar.
Apa sekarang rumah Siwon tengah di datangi makhuk halus? Makhluk itu merasuki Siwon sehingga Namja itu begitu baik pagi itu? Bukankah biasanya Siwon akan memaksanya bekerja dan tanpa bantahan? Apa ini semacam rasa bersalah karena kemarin sudah membuat Kyuhyun hampir patah tulang?
''Aarrhgg..'' Kyuhyun kembali meringis saat punggungnya masih terasa ngilu.
-Sweet Love-
Kyuhyun merasa panas menerpa pipi putihnya. Ia mengerjapkan matanya menatap Siwon yang berdiri dengan mambawa nampan berisi sup pesanan Kyuhyun. Siwon menyimpan gelas berisi air putih hangat di atas nakas.
''Perlu aku suapi?'' tawar Siwon mendudukan dirinya di pinggir ranjang. Kyuhyun yang sudah duduk menggeleng cepat.
''Panas sekali... Kemarin sih kau hujan-hujanan..''
Wait..! Apa benar makhluk halus itu memasuki Siwon? Bagaimana bisa? Siwon itu hamba yang taat beribadah bukan? Kyuhyun sebenarnya memanfaatkan kebaikan Siwon, tentu baik karena Siwon tidak menyuruhnya melakukan pekerjaan rumah. Tapi kalau begini? Kyuhyun merasa... Akh! Kemana Siwon yang asli?
''Ahjusshi, kau sakit?'' tanya Kyu gugup, Siwon tersenyum kecil. ''Bukan aku, bukankah kau yang sakit? Lihat, aku sudah membawakan obat flu,'' jawab Siwon.
Sejak kapan Siwon begitu perhatian padanya? Sejak kapan pemuda itu begitu manis berbicara? Sejak kapan juga Siwon bisa memasak? Kyu suka Siwon berubah tapi tidak sederastis ini bukan?
''Ada apa denganmu?''
''Aku kenapa?'' Siwon balik bertanya.
''Kau aneh Ahjusshi, apa kau baru bertemu dengan roh baik?''
''Haha... Roh baik apa kau ini lucu... Awwwww...'' tawa Siwon berubah, saat merasakan ponsel mengenai kepalanya. Pelakunya adalah Kyuhyun yang mengetuk kepalanya, ''Wahai roh baik yang merasuki Siwonku, jebal aku mohon kembalikan dia seperti semula! Cepatlah keluar sekarang juga...!''
''Wait, kau memanggilku apa? Siwonku?'' goda Siwon.
''Ah, aniya.. '' Kyuhyun gelagapan. ''Aku tidak berkata seperti itu..''
''Aku punya dua telinga yang sehat Baby,''
Kyuhyun semakin di buat gelagapan. Bukan Kyuhyun kalau tidak bisa mengelak, di kondisi yang terjepet seperti itu bagaimana caranya agar Siwon berhenti menggodanya.
''Aku lapar.'' ucapnya manja. Siwon hanya geleng-geleng, mencoba mengelak rupanya.
Siwon mengambil nampan dan meletakannya di pahanya. Siwon mengambil sendok, ''Makanlah..'' Siwon menyuapi Kyuhyun. Kyuhyun mau tidak mau menerima suapan Siwon. Dari pada Siwon menanyakan hal yang tadi lagi kan?
-Sweet Love-
''Hallo, Hee Eomma.'' ucap Siwon saat panggilannya terjawab. Saat ini pria itu tengah membersihkan kaca, memindahkan telponnya ke telinga kanan agar suara mertuanya lebih jelas.
''Bagaimana Kyuhyun-ku?''
''Dia sakit eomma. Dia terserang flu'' jawab Siwon.
''Kasihan sekali Babyku, kalau aku ada disana aku akan memberikannya warm-message,''
''Warm-message?''
''Itu adalah kesukaannya. Kalau dia sakit aku akan memberikannya pijatan di kaki dan tangan. Lalu kami saling berpelukan agar dia hangat,''
Jadi itu yang Kyuhyun suka? Manis sekali. Siwon ingin memberikan itu untuknya.
''Coba rebut hatinya dengan cara - cara yang disukainya, ingat anakku itu tidak suka pemaksaan,'' Heechul memberitahu.
''Aku mengerti eomma. Terima kasih,''
Siwon menekan tombol 'end call' dan tersenyum sendiri.
''Okay! Choi Kyuhyun aku datang!''
-Sweet Love-
''Wake up, baby. Waktunya makan malam,''
Bisikan itu membuat Kyuhyun serasa di hantam ribuan nyamuk yang mengelilingi sekitar kepalnya. Bisakan itu membuat telinganya gatal dan ingin membunuh siapa saja yang mengeluarkan suara itu! Suara yang mengganggu tidurnya!
Kyuhyun menoreh kebelakang dan mendapati Siwon yang berdiri dengan hanya memakai kaus dalam putih dengan celana training yang tentu memperlihatkan otot bisepnya yang kokoh.
Kyuhyun menghela napasnya pendek, ''Kau kemanakan Ahjusshi, hah!'' alis Siwon mengernyit, ''Maksudmu?''
''Aku tanya kau kemanakan Ahjusshi! Dia bukan seperti ini! Dia itu menyebalkan, suka mengatur, tidak pedulian dan yang paling penting dia tidak sama sepertimu...!''
''Aku adalah Choi Siwon, masih sama seperti sebelumnya. Aku suamimu Kyu. Apa perlu aku perlihatkan buku nikah kita?''
Mata Kyuhyun semakin melebar, kenapa namja ini jadi sabar? Oke. Kyuhyun sudah tidak tahan.
''Perjanjian itu kemana? Aku yakin tidak ada pasal yang mengatakan kalau kau akan berubah seperti ini, jinjja kemana buku itu..'' Kyuhyun berusaha mencarinya. Siwon menghentikannya dan mendudukan Kyuhyun dia tempat tidur.
''Sudahlah, sekarang kau harus makan. Kalau tidak kau tidak akan pernah sembuh,''
Siwon tersenyum kemudian menaruh baki perak diatas paha Kyuhyun.
''Habiskan tidak boleh tersisa,''
-Sweet Love-
''Jam berapa ini?'' tanya Kyuhyun setelah selesai makan. Siwon melihat jam yang melingkar di tangan kirinya, ''Jam delapan. Wae?''.
''Aniya! Nyalakan televisinya!''
Siwon menurut dan memberikan remote pada Kyuhyun. Kyuhyun menyalakan televisi langsung di Channel favoritenya.
''Sleepless in Seattle? Kau suka film seperti ini?'' tanya Siwon.
''Kalau tidak suka keluar saja! Lagipula kau tidak akan suka pada film romantis.''
''Aniya, apapun yang kau suka aku akan menyukainya,''
Kyuhyun memutar matanya, dia sudah capek meminta roh itu keluar dari tubuh Siwon. Kyuhyun fokus kembali menonton film, tangannya yang ditopang siku menjadi menyangga untuk kepalanya.
''Kyu,'' panggil Siwon. Kyuhyun hanya berdehem, ''Hmm..''
''Berputarlah..''
''Ya...! Ya..!'' pekik Kyuhyun.
Siwon mengangkat kaki Kyuhyun ke pangkuannya dengan pelan.
''Apa yang kau lakukan?''
''Warm-message. Relakslah baby,'' Siwon mulai memijatnya pelan.
Kyuhyun hampir gila dengan perlakuan Siwon hari ini. Entah apalagi yang akan Siwon lakukan sampai membuatnya semakin ikut gila.
''Menontonlah, selagi aku melakukan ini.'' ucap Siwon mengerti Kyuhyun hanya menatap tangannya yang tengah memberikan pijatan di kakinya.
Harus diakui, Kyuhyun begitu menikmati perlakuan Siwon padanya. Siwon menekankan jempolnya di lengkukan telapak kaki Kyuhyun. Kulit kakinya melebihi seorang Yeoja, begitu halus dan terawat. Bagaimana bisa seorang Namja mempunyai kulit sehalus wanita?
''Kakimu halus,'' puji Siwon.
Kyuhyun hanya tersenyum kecil, matanya tidak bisa lepas memperhatikan jari Siwon. Bahkan ia mengabaikan film yang sudah di tunggu-tunggunya.
''Bagaimana lebih baik?'' tanya Siwon menghentikan pijatannya. Kyuhyun terdasar kalau dia benar-benar menikmati itu.
Kyuhyun mengagguk dan menjauhkan kakinya. Siwon tersenyum dan mengambil obat flu di atas nakas.
''Minum obatmu, lalu tidur.'' suruh Siwon lembut. Entah kenapa Kyuhyun menurut begitu saja. Apa dia sudah terjerat oleh Siwon? Begitu mudah mengiyakan ucapan Siwon? Tidak mungkin! Mata Kyuhyun melotot dan melirik namja itu, Siwon hanya tersenyum dan ikut merebahkan dirinya di samping Kyuhyun.
''Selamat tidur,'' ucap Siwon kemudian memunggungi Kyuhyun.
Sesaat Kyuhyun berpikir, apa dia ingin Siwon kembali seperti dulu? Atau tetap seperti itu?
-Sweet Love-
TBC.
DON'T BASH GOOD PEOPLE.
