Konichiwa minna-san

Chapter 8 ini bakal menjadi chapter terakhir(walaupun ini masih chapter 7). Hiks...hiks... terus aku pengin bilang kalau, maafkan saya karena selalu mengupdatenya lama banget padahal udah jadi. Aku pengin di chapter ini shugo charanya banyak yang muncul. Menurutku nggak mungkin sih. Makanya tolong review cerita yang ini. Cerita yang ini bakal sama kayak yang chapter 3, tapi batsu tama + bibit chaosnya ada banyak. Kalau di chapter 3 cuma satu, hah? Aku belum bilang ya? OK... cerita dimulai!

disclaimer : kamichama karin buatan koge-donbo, shugo chara buatan peach pit


Hari ini 14 Maret. Yaitu hari white day. Hari dimana anak cowok memberi balasan valentine ke anak cewek yang memberikan cokelat di bulan lalu. Sementara itu Amu dan yang lainnya mempersiapkan diri untuk hari kelulusan di minggu depannya(tanggal 21). "Amu! Rapihikan kursi ini!" kata Rima menyuruh.

"Aku itu bukan pembantu tahu! Lagi pula aku sibuk menyapu." Jawab Amu.

"Amu-chan! Akhirnya tepat waktu." Kata Tadase setelah berlarian.

"Ada apa Tadase-kun?" tanya Amu.

"Ini." Katanya sambil memberikannya.

"Wah! Lucunya...!" kata Ran,Miki,Suu dan Daiya bersamaan.

"Botol berisi pasir bintang, ya." Kata Miki melihatnya.

"Mirip kayak aku deh. Soalnya bersinar," kata Daiya sambil tersenyum.

"Asal bersinar, ya... =.=" kata Ran.

"Aku berpikir banyak hal yang terjadi, seperti bertemu shugo chara, bertemu denganmereka semua, menghentikan rencana easter, mencari embrio, lalu sekarang Karin dkk datang kesini. Waktu sudah berjalan dengan cepatnya," pikir Amu.

"Mikir apa Amu-chan? Pasti mau sedih karena sebentar lagi mau lulus?" tanya Suu.

"Mana mungkin!"

Sementara itu Karin. "Karin-chan! Kok diam saja sambil mondar-mandir sih?" tanya Shii-chan.

"Habis Amu dkk lagi menyiapkan upacara kelulusan mereka,sih. Makanya nggak ada yang bisa diajak ngobrol selain Shii-chan." Jawab Karin.

"Padahal masih ada Kazune, Michi, Jin dan Suzune. Kenapa nggak ngobrol sama mereka?" tanya Shii-chan.

"Nggak punya ide. Lagi pula cuacanya hangat nih. Kita tidur saja," kata Karin mengusulkan.

"Karin!" panggil Kazune.

"Kazune-kun kenapa?" tanya Karin.

"Lihat ini Karin!" katanya sambil memberikan handphonenya.

Ternyata ada sms dari Kirio soal kembali ke dunia semula. Katanya kalau mau kembali ke dunia semula, kita harus melawan batsu tama + bibit chaos. Disalah satu dari banyaknya batsu tama, ada gantungan kunci zeus yang bisa membuat mereka kembali ke dunia asal. "Gawat dong! Kita harus minta tolong Amu dkk..." kata Karin mau berlari untuk memanggil Amu dkk.

"Tunggu Karin!" kata Kazune. "Lebih baik kalau kita bertarung tanpa bantuan mereka,"

"Eh...kok gitu sih? Tanpa Amu batsu tama + bibit chaos nggak akan..."

"Sudah! Lebih baik kita saja!" kata Kazune memotong pembicaraan Karin.

Lalu grup Karin langsung pergi untuk melawan bibit chaos + batsu tama, kecuali Suzune. Suzune sedang minum teh dan makan kue di royal garden. "Suzune suka kuenya?" tanya Amu.

Suzune menjawab dengan mengangguk. Lalu...

"Karin dkk kemana sih? Kok nggak datang?" kata Amu sambil berpikir.

"Mungkin dia lagi menuju ke sini" jawab Tadase.

"Mungkin." Kata Amu lalu berpikir lagi. "Lama banget sih!"

"Meong meong..." kata Shii-chan datang. "Suzune, gawat meong...!"

"Ada apa?" tanya Suzune.

"Eh? Papa dan Mama sedang bahaya? Karena bibit chaos dan batsu tama? Yang banyak sekali?" kata Suzune ke Shii-chan.

"Apa?" pikir Amu.

Sementara itu, Karin dkk lagi di belit oleh batsu tama + bibit chaos. "Rasakan itu. Hahaha..." kata Rika Karasuma sambil tertawa.

"Sesak...nafasku mau habis rasanya..." pikir Karin.

"Chara nari : Amulet Diamond."

"Twinkle Hold!" serang Amu sehingga Karin dkk tidak dibelit batsu tama + bibit chaos.

"Maaf menunggu!" kata Amu.

"Amu! Dan teman-temannya, Suzune-kun, Shii-chan!" kata Karin.

"Serang mereka! Batsu tama + bibit chaos!" seru Rika.

"Juggling Party!" serang Rima.

"Go! Go! Bebek!" serang Yaya tapi, "Kok kalian nyerah? Maju terus dong!"

"Blaze Shoot!"serang Nagihiko.

"Holy Crown!" Tadase buat pelindung agar semuanya bisa menyerang.

"Ayo Karin!" kata Kazune.

"Eh? Apa?" tanya Karin.

"Kita menyerang lah..." jawab Kazune.

"Love Attack!"

"Karin, ayo kita serang!" kata Amu.

"Star Love Sho..." tetapi kaki Amu diserang batsu tama + bibit chaos, sehingga Amu terjatuh.

"Amu-chan!" kata para Shugo charanya. "Kamu tidak apa-apa?"

"Tidak apa-apa. Kenapa kita terus bertarung tanpa berhenti?" tanya Amu.

"Karena mereka orang jahat," jawab Miki.

"Setiap kejahatan yang mereka lakukan selalu berdampak buruk bagi kita semua." kata Amu.

Batsu tama + bibit chaos sudah membuat semuanya diserang sampai pelindung(holy crown)nya pecah. "Karin! Evolusi cinta!" kata Kazune.

"Love Evolusion!"

" Sampai kita harus bertarung. Aku tidak mau kalah. Walaupun kita sudah dijatuhkan!" kata Amu.

"Akh!" Karin terjatuh.

"Karin! Kamu nggak..." tetapi Karin malah memegang tangan Amu.

"Eh?" kata Amu binggung.

"Ayo kita kombinasikan kekuatan kita!" kata Karin.

'PYASH...'

"Amu-chan! Humpty Locknya..." kata Suu sambil menunjuknya.

"Bersinar! Apa maksudnya ini?" tanya Ran.

"Jangan-jangan..." kata Daiya menduga.

"...Chara...nari...?" kata Amu.

"Karin –chan cincinnya..." kata Shii-chan.

"Eh? Kekuatan apa ini? Rasanya hangat sangat kuat." Kata Karin binggung.

Setelah menyatukan kekuatan mereka, Karin dan Amu berubah.


Rai : Selesai! Nantikan chapter terakhir!

Karin & Amu : Beneran! Kalau gitu kita harus dandan buat perpisahan nanti dong!

Rai : Nggak usah segitunya kali.

Amu : Mungkin chapter selanjutnya aku bakal lulus.

Karin : Kalau aku mungkin bakal kembali ke duniaku.

Rai : Jangan kasih tahu hint chapter selanjutnya dong! Kan ceritanya jadi nggak seru.

Amu & Karin : (tebakan yang beruntung)

Iya kami nggak ngomong deh...

Rai : Bagus! Kalau begitu untuk para pembaca, kita angket lagi. Buat perubahan mereka berdua. Ini bagian serangan.(paling susah. Kalau chara narinya sih udah)

Serangan yang cocok apa ya?

a. Love combine

b. Hedeclomond Love (Hedeclomond : heart spade clover diamod)

c. Negative heart(bersama-sama walaupun Karin masih jadi dewa)

d. Ada ide nggak...T.T(susah nyarinya nieh...)

Rai : Mohon bantuannya para pembaca! Deadlinenya 22 April 2012. Jadi aku harus cepet updatenya nih. (soalnya suka lama updatenya walaupun udah jadi beberapa bulan yang lalu)

Rai, Karin, Amu : Bye...bye... sampai ketemu di chapter berikutnya.