Disclaimer: punya J.K Rowling, jd bukan punyaku!

Chapter 7: Latihan Terbang

Al selalu berpikir tentang kapan dia akan mendapat surat dari ayah atau Ibunya, atau mungkin Lily.

James selalu mendapat yang dia inginkan tanpa Mom atau Dad. Setiap hari James punya Al untuk menjadi bahan kejahilannya.

"Al, kau harus bersabar" kata Jane Thomas.

"AL! Kita akan mendapat latihan terbang hari ini!" kata seseorang, yang berlari dari pintu aula besar ke meja Gryffindor, Scorpius.

"tapi Proffesor Longbottom, tidak bilang apa-apa soal terbang..." kata Bobby, tentu saja dia harus memanggil ayahnya Proffesor disini.

"kau mau masuk tim Qudditch, tidak?" tanya Samuel, lebih mudah bila memanggilnya Sam.

"aku tidak tertarik" jawab Bobby.

Proffesor Longbottom datang ke meja Gryffindor dan menghampiri mereka.

"anak-anak kelas satu... kita akan latihan terbang hari ini!" katanya.

"kenapa anda tidak bilang dari kemarin?" tanya Rose.

"aku hampir lupa untuk memberitahu kalian!" kata Proffesor "nikmati sarapan kalian!" setelah itu dia pergi meninggalkan mereka.

Beberapa menit kemudian burung hantu berterbangan di langit-langit aula besar. Salah satu dari burung itu adalah burung hantu salju milik Al, Hermius.

Hermius menjatuhkan surat dari atas Al, dan Al menangkapnya.

"Surat dari Dad!" Seru Al, kepada Scorpius dan Rose.

Rose juga mendapat coklat kodok dari Hugo dan surat dari Orangtuanya. Scorpius berusaha, membuat burung hantu-elangnya, pergi dari mejanya untuk memakan sisa makanannya.

Al hanya bisa mengelangkan kepalanya dan dia mulai membuka surat itu.

Dear Al,

Aku hanya berharap kau tidak mebuat kekacauan di sana. Dan jadilah anak yang baik. Aku tidak tahu kenapa aku berkata begini tapi...aku rasa kau punya masalah di sekolah, dan itu jarang terjadi padamu yang tenang. Jadi jangan sungkan membicarakan masalahmu padaku. Dan aku mohon agar kau menceritakan masalahmu pada Scorpius atau Rose, akan membuatmu lebih baik. Sampai ketemu di natal.

Love,

Dad.

'dari mana dia tahu kalau aku bersahabat dengan Scorp?' tanya Albus dalam hati.

Pelajaran terbang bersama Ms Bell baru saja dimulai. Ms Bell sedang memperlihatkan caranya memanggil sapu.

"katakan 'UP' setelah tangan mu ditaruh di atas sapu" katanya.

Dan hanya dalam hitungan detik Al sudah bisa membuat sapunya tertangkap di tangannya. Yang kedua Scorp berhasil membuat sapunya mengenai hidungnya.

"jangan tertawa" katanya.

Rose masih bersikeras untuk memanggil sapunya, walau Ms Bell sudah menyuruh mereka berhenti melakukannya dan mengambilnya dengan cara biasa.

"aku akan ke toilet dulu.." kata Ms Bell yang berlari kembali ke kastil. Dan beberapa menit kemudian Proffesor Longbottom berlarian mengejar sesuatu.

"tolong aku, untuk mengambil polong menjerit itu!" Proffesor Longbottom terjatuh, ketika dia hampir saja berhasil, menangkap polong yang seukuran dengan Snitch itu. Polong itu memang nampak seperti snitch berwarna hijau dan sama cepatnya dengan Snitch.

Dengan tanpa berpikir panjang Al sudah naik ke sapunya lebih dulu.

"aku tidak mau kau membuat kita ke kurangan poin lagi karenamu! Kau sudah mengamil setengah poin Gryffindor di kelas Proffesor Andreas!" kata Rose, yang menahan Albus.

"aku hanya mau membantu!" kata Al, yang melesat ke udara dengan cepatnya.

Dia berusaha mengejar Snitch itu.. eh.. Polong menjerit itu. Al berrusaha mencarinya kemana-mana dan Hap! Dia menemukannya!.

"Albus Potter!" seru seseorang dari bawah, suara diantara suara aplaus para murid Gryffindor yang juga terpesona.

Proffesor Longbottom sudah sangat senang sekali.

"ikut aku!" katanya sambil tidak menampakan kecurigaan sedikitpun.

Oh bagus... Al akan di keluarkan? Dia hanya berharap hanya akan mengurangi poin asramanya saja, walau akn mebuatnya dibenci semua Gryffindor. Berharap agar kepala Asramanya ini bisa memaafkannya atas pelangaran peraturan.

Proffesor Longbottom masuk ke kelas Herbologinya dan memanggil seorang murid kkelas lima.

"ini Nathaniel Wood" katanya, memperkenalkan Nathan.

"Albus Potterr" kata Al, dengan gugup.

"aku baru saja menemukan Seeker baru untukmu!" kata Proffesor Longgbottom.

"aku..?" tanya Al, sekarang dia berimajinasi kalau dia menjadi Seeker termuda setelah ayahnya.

"tapi, dia kelas satu.." kata Wood.

"tenang saja, aku akan memberitahu McGonagall" kata Proffesor Longbottom.

"aku Nathaniel Wood, Kapten Tim Quidditch Gryffindor" kata Wood.

"ku rasa, sapu yang cepat adalah sapu yang cocok untuknya..." kata Proffesor Longbottom.

"aku sudah punya sapu..." Al dipotong oleh Wood sendiri.

"apa sapumu?" tanya Wood.

"Cowbat 900" kata Al.

"itu kurang cepat! aku mengajurkanmu membeli, Firebolt 2002!" kata Wood, sangat antusias.

"akan ku usahakan" kata Al.

"jangan beritahu siapapun tentang ini!" kata Wood sambil mengedipkan matanya.

"jadi Al, kau bersedia masuk ke tim?" tanya Proffesor Longbottom.

"Tentu saja!" Al mengucapkan terimakasih dan Pergi meninggalkan Proffesor Longbottom dan Wood.

"aku masuk tim!" bisik Al ke sepupu dan sahabatnya, di ruang rekreasi Gryffindor.

"OMG! Albus! aku turut senang!" kata Scorp, melupakan Prnya.

"aku harus membalas Dad..." Al berlari, menuju kamarnya dan mengambil selembar perkamen dan pena bulu.

Dear Dad.

Aku masuk Tim! Aku tidak menyangka akan menjadi seeker termuda setelah kau!. Dan tolong berikan aku sapu baru, walau aku tahu sapu sangat mahal tapi tolong(ini ide Nathan Wood, kapten Gryffindor) belikan Firebolt 2002!. Dan aku usahakan, membicarakan tentang masalah ku ke Scorp dan Rose. Aku merasakan sakit yang luar biasa saat pelajaran Proffesor Andreas, dibagian dahi kananku. Tapi hari ini aku baik-baik saja.

Love your son,

Albus S.P

P.S: see you in Christmas!

Al masih belum memberitahukan tentang itu ke sahabatnya, tentang dahinya yang sakit.

A/N: aku tahu ini agak mirip dengan kejadian Harry, tapi aku juga ingin Al menjadi seeker apalagi untuk Gryffindor. Dan yah, beritahu aku yang punya Pottermore... ;D

Neville adalah kepala asrama Gryffindor