Disclaimer : Mereka punya diri mereka sendiri serta orang tua mereka

Rate : T ~

Genre : Romance and Humor *mel tak yakin sama genrenya jadi terserah kalian aja yang menentukan ne .. ^^

Pair : Yunjae, Sibum, Changkyu, Hanchul, Haehyuk and other menyusul ~

Warning : Typo,Gaje, BoysXboys, OOC, EYD yang tidak sesuai, Humor yang dipaksakan dan pastinya ceritanya pasaran~

Melchan

~ o0o ~

Malam yang sangat tenang di rumah keluarga Kim, Mengingat anak tertua keluarga Kim sedang mempunyai acara bersama calon namjachingunya. Hal ini sangat di rasakan oleh kedua anak keluarga Kim lainnya, siapa lagi kalau bukan Kim Jaejoong dan Kim Kyuhyun yang saat ini tengah menikmati malam yang tenang tanpa ada perintah kakak tertua mereka. Mereka menikmati malam yang sangat tenang ini dengan menikmati pemandangan malam kota seoul di beranda atas rumah mereka sambil menunggu makan malam yang dibuat oleh umma mereka jadi.

Kim Kyuhyun yang tengah menikmati langit seoul harus sedikit terganggu berkat panggilan hyungnya yang ada disebelahnya. "Kyu"

"Hmm" tanpa melihat ke hyungnya, Kyuhyun kembali memerhatikan langit, menunggu hyungnya berbicara lagi.

"Kyu, aku mau tanya nih?"

"Tanya apa Jae hyung"

"Kenapa setiap ada Minnie, kau selalu berusaha menghindar ataupun kelihatan ketakutan. Memangnya apa yang di perbuat sama Minnie, Kyu?" tanya Jaejoong yang memang sangat penasaran dengan sikap Kyuhyun terhadap Changmin.

Mendengar pertanyaan hyungnya tentang Changmin, membuat evil magnae keluarga Kim teralihkan perhatiannya ke Jaejoong yang sedang menunggu jawabannya. Kyuhyun menghela nafasnya dan mulai menjawabnya "Sebenarnya hyung, kyu bersikap seperti ini karena perbuatan Changmin saat dia masuk sekolah pertama kali"

"Memangnya apa yang dia lakukan padamu, Kyu?"

Kyuhyun yang melihat Jaejoong yang benar-benar penasaran membuatnya ingin menceritakan hal yang selama ini selalu di sembunyikannya. Dengan ragu-ragu Kyuhyun mulai menceritakan segalanya yang menyebabkannya bersikap seperti itu kepada Changmin "Baiklah hyung akan kyu ceritakan, saat itu .."

.

.

~ Flashback ~

Kyuhyun melangkahkan kakinya keluar dari ruangan Lee Songsaengnim, dirinya begitu terlihat lemas tak berdaya akibat diceramahi oleh Songsaengnimnya yang bisa dikatakan killer tersebut. Untungnya songsaengnimnya itu tidak memberikannya hukuman hanya memberikannya ceramah yang sangat panjang.

Kyuhyun keluar dari ruangan itu dengan lemas, membuatnya tidak menyadari kehadiran namja tinggi yang kini tengah bersender di dinding sampingnya. Hingga suara namja tinggi itu menyadarkannya tentang keberadaan seseorang di depan ruangan tersebut.

"Kim Kyuhyun nama yang manis" ucap namja tinggi tersebut. Kyuhyun mendengar namanya disebut-sebut segera menengok ke arah namja tinggi yang kini ada di sampingnya. Kyuhyun mendengus melihat gerak-gerik namja tinggi yang sangat terlihat sok tampan.

Namja tinggi itu mengulurkan tangannya ke Kyuhyun dan mulai memperkenalkan dirinya kepada Kyuhyun "Jung Changmin, Imnida"

Kyuhyun yang sedang kesal kepada namja tinggi yang membuatnya harus mendengar ceramah Lee Songsaengnim tak menggubris perkenalan diri Changmin, malah kini dirinya kembali melangkahkan kakinya mulai meninggalkan namja tinggi tersebut.

Namun, bukan Changmin namanya jika dia menyerah begitu saja pada Kyuhyun, namja cantik yang sudah mengambil hatinya saat pertama kali bertemu. Changmin pun menahan lengan Kyuhyun membuat namja cantik tersbut menghentikan langkahnya dan menengok ke arah belakang, tempat Changmin berdiri.

Begitu melihat langkah Kyuhyun berhenti hal ini segera di manfaatkan oleh Changmin dengan membalikkan tubuh Kyuhyun menghadap ke arahnya dan menahan tubuh Kyuhyun dengan kedua tangan Changmin di bahu Kyuhyun.

Dengan pandangan serius Changmin menatap Kyuhyun "Kau tahu, aku sangat menyukaimu saat pertama kali kita bertemu di toko kue itu. Aku ingin kau menjadi namjachinguku" ucap Changmin.

Kyuhyun yang mendengar pernyataan Changmin yang to the point tidak membuatnya berekspresi apapun. "Terus apa yang harus kubilang? Apa harus kubilang 'aku mau menjadi namjachingumu~', tidak akan. Karena aku tidak menyukaimu ataupun mencintaimu, sekarang lepaskan tanganmu tuan Jung" ucap Kyuhyun yang berusaha melepaskan tangan Changmin namun tetap saja seorang uke tidak akan pernah menang dari semenya.

Lengan Changmin malah semakin kuat mencengkram bahu Kyuhyun, dan secara perlahan-lahan jarak di antara keduanya semakin kecil. Membuat Kyuhyun bisa merasakan deru nafas dari sang namja tinggi tersebut "Apa yang ingin kau lakukan, menjauhlah dariku dan lepaskan tanganmu" begitulah ucapan Kyuhyun yang sangat gugup melihat kini bibir namja tinggi tersebut semakin dekat ke arahnya.

Tak memperdulikan keluhan yang keluar dari namja cantik keluarga Kim, Changmin terus mendekat dan ..

CHU~

Changmin mengecup bibir Kyuhyun walaupun hanya sebentar. Sedangkan Kyuhyun yang di cium tiba-tiba berusaha meloading apa yang tengah terjadi dengannya.

1% ..

15%..

55% ..

Please Wait ..

80% ..

95% ..

99% ..

100% ..

Begitu menangkap apa yang tengah terjadi pada dirinya, secepat kilat di dorongnya tubuh Changmin sejauh-jauhnya tak peduli akan apa yang terjadi pada diri namja tinggi tersebut yang ternyata sudah jatuh terjengkang ke belakang akibat dorongan dari Kyuhyun.

"APA YANG KAU LAKUKAN EOH? KAU .." teriak Kyuhyun di depan Changmin yang berusaha berdiri lagi di hadapan kyuhyun.

Sebuah senyum evil kini tersemat di wajah tampan Jung Changmin, dengan langkah pasti di dekatkannya sang mangsanya. Begitu sampai di hadapan Kyuhyun yang sudah memiliki semburat di kedua pipinya, Changmin berbisik kepadanya "Kau tahu kyu, aku tidak pernah di tolak oleh siapapun" disini Kyuhyun mendengus "Kau tidak percaya? Baiklah mulai saat ini aku akan membuatmu menyukaiku serta membuatmu mengatakan 'I love you' kepadaku, jadi tunggu saja Kim Kyuhyun"

DEG

Changmin meninggalkan Kim Kyuhyun tentu dengan senyuman evilnya yang masih tersemat di wajah tampannya, sedangkan sang evil magnae keluarga Kim tengah memegang dadanya yang terus berdetak tak beraturan, usai pernyataan Changmin yang akan membuatnya jatuh cinta kepadanya.

DEG

DEG

DEG

"Ada apa denganku?" gumamnya.

~ End Flashback ~

.

.

"Mwo? Jadi Changmin sudah menciummu?" pertanyaan yang keluar dari Kim Jaejoong begitu mendengar cerita Kyuhyun. Sedangkan sang pencerita alias Kyuhyun hanya mengangguk saja lalu membawa salah satu tangan hyungnya ke dadanya "Kau merasakannya kan, hyung? Jantungku selalu berdetak tak beraturan jika aku berada di dekat Changmin, karena itulah hyung aku selalu menghindarinya"

Setelah penuturan dongsaengnya Jaejoong berpikir tentang dongsaengnya itu "Aku merasakannya, Kyu. Jangan-jangan kau itu.."

"Itu apa hyung?"

Jaejoong pun menarik nafasnya untuk menjawab sedangkan Kyuhyun takut hyungnya mengatakan kata-kata yang akan meruntuhkan gengsi Kyuhyun, sebuah kata-kata yang selalu dinantikan seorang Jung Changmin.

1 Detik ..

2 Detik ..

3 Detik ..

4 Detik ..

"Itu mungkin karena kau punya penyakit Jantung, Kyu makanya jantungmu berdetak tak karuan seperti itu" jawaban yang sangat polos dari seorang Kim Jaejoong.

GUBRAK

Kyuhyun terjengkang kebelakang dengan tidak elitnya, sedangkan hyungnya masih menunjukkan wajah polosnya.

'ckckck percuma saja kau bercerita panjang lebar seperti itu Kyuhyun, ternyata hyungku memang pabbo' batin Kyuhyun sambil berusaha duduk kembali dari keterjengkangannya.

Jaejoong yang melihat sikap aneh adiknya itu pun malah mengatakan hal yang sangat polos sekali "Kau Kenapa, Kyu? Jangan-jangan benar kyu sakit jantung ya? OMO kyu besok kau harus segera ke dokter periksakan jantungmu, hyung tak ingin kau sakit jantung kyu apalagi meninggal di usia yang masih muda begini, kasihan sekali dirimu kyu"

PLETAK

Sebuah suara yang berasal dari pukulan Kyuhyun kepada hyungnya yang berbicara aneh apalagi mendoakan dirinya meninggal.

"Aiisshh appo, Kyu" ringis Jaejoong merasakan sakit di kepalanya.

"JOONGIE, KYUNNIE MAKANAN SUDAH SIAP, CEPAT TURUN" sebuah teriakan dari sang umma membuat keduanya menghentikan pembiacaraan tersebut.

"Iya Umma" sahut kedua kompak dan mereka pun pergi ke meja makan dimana seluruh keluarga berkumpul untuk makan.

.

.

CKLEK

Sebuah suara pintu terbuka menampakkan seorang namja tampan bermata musang dengan beberapa belanjaan di kedua tangannya.

Namja tampan tersebut melangkahkan kakinya memasuki apartementnya, begitu kakinya memasuki apartementnya terdengar suara ribut dongsaeng yang tengah asyik bermain PSP serta sebuah bungkusan chip di tangan satunya.

"Minnie daripada kau bermain terus seperti itu, mending bantu hyung memasukkan semua belanjaan ini ke kulkas" pinta sang hyung.

"Baiklah Minnie akan bantu hyung" ucap Changmin membantu Yunho membawakan belanjaannya ke dapur dan mereka membongkar belanjaan serta memasukannya ke kulkas.

Di tengah-tengah acara mari membongkar belanjaan keluarga Jung, Changmin melihat sebuah bungkusan yang ada di samping hyungnya. Dengan penasaran diambilnya bungkusan tersebut dan melihat isinya, begitu melihat isinya dongsaeng Yunho tersebut bertanya kepada hyungnya karena isinya sangat bukan Jung sekali "Hyung ini punya siapa? Tak mungkin kan hyung membeli ini? Ini bukan punya hyung kan?"

Yunho yang mendengar pertanyaan Changmin mengarahkan pandangannya ke arah bungkusan yang di tunjukkan kepadanya, secepat kilat diambilnya bungkusan tersebut dari Changmin "Ini untuk Joongie, Minnie"

"Ooh hyungnya My baby Kyu"

"Kemana Siwon hyung? Kok tak terlihat?" tanya Yunho mengalihkan pembicaraan.

Dan ternyata tanpa dialihkan pun, Changmin sudah teralihkan perhatiaannya begitu melihat sebuah apel dari salah satu belanjaan keluarganya, dengan segera diambilnya apel tersebut serta digigitnya "hung hehang honhon honhel hama hihum hung (hyung sedang nonton konser sama kibum hyung"

Yah walaupun Changmin menjawabnya dengan sangat tidak jelas. Namun, Yunho sudah terbiasa hingga dirinya dan seluruh keluarga Jung sudah pasti akan mengerti jawaban Changmin.

"Hyung" panggil Changmin begitu selesai mengunyah apelnya.

"Wae?"

"Sepertinya keluarga Jung sudah terjerat akan pesona keluarga Kim hingga kita semua jatuh cinta dengan keluarga Kim" jawab Changmin menunggu reaksi hyungnya.

"Sepertinya begitu" tanggapan yang sangat singkat dari seorang Jung Yunho.

Mari kita tinggalkan mereka yang sepertinya akan terus sibuk membongkar belanjaan mereka.

.

.

Malam itu di keluarga Kim terlihat seluruh keluarga sangat menikmati makan malam tanpa seorang Kim Kibum. Sang Appa Kim yang dari tadi tidak melihat salah satu anaknya saat pulang kerja tadi menanyakan keberadaannya kepada seluruh keluarganya "Dimana Bummie? Daritadi tidak kelihatan? Memangnya dia tidak makan malam di rumah?"

Pertanyaan sang Appa Kim membuat seluruh keluarga menghentikan aktifitas makannya sebentar dan salah satu anak keluarga Kim alias Kyuhyun menjawab pertanyaan Appa Kim "Bummie hyung nonton konser sama calon namjachingunya, Appa"

"Memangnya nonton konser apa sih? Umma hanya tahu dia pergi ke konser tapi umma tidak tahu konser apa?" tanya Umma Kim yang sangat penasaran dengan jenis konser anaknya menonton.

"Katanya sih konser musik klasik Mozart, umma" kali ini yang menjawab pertanyaan umma Kim adalah anak keduanya.

"Ooh pantes Bummie mau datang ke konser itu" seru umma Kim gembira mendengar anaknya pergi ke konsernya mozart.

"Memangnya kenapa umma?" tanya kedua anak Kim yang tersisa.

Dengan senyum berkembang, Kim Heechul mulai menjelaskannya "Bummie itu sangat menyukai semua musik mozart saat dia berumur 3 tahun, umma selalu menyetelkan lagu mozart kepadanya dan dalam waktu 5 menit dirinya sudah tertidur pulas, sampai sekarang jika Bummie mendengar musik klasik mozart maka Bummie akan langsung tertidur pulas"

Ucapan Umma Kim membuat wajah kedua anaknya pucat, kedua anak keluarga Kim tersebut sudah bisa membayangkan hyung mereka pasti akan segera tertidur dan pastinya itu sangat memalukan untuk hyung mereka apalagi dihadapan calon namjachingunya.

Dan jika hyung mereka tidak bisa mendapatkan calon namjachingunya maka yang akan menjadi sasaran sakit hatinya pastinya kedua dongsaengnya.

Daripada terus berspekulasi lebih baik kita lihat keadaan anak pertama keluarga Kim.

.

.

Di sebuah gedung pertunjukkan dimana sebuah konser yang memperdengarkan lagu-lagu ciptaan mozart terdengar begitu indah membuat siapapun akan terhanyut dengan lagu yang disajikan. Semua orang menikmati sajian pertunjukkan tersebut namun hanya satu orang yang sangat menikmatinya sampai-sampai membuat dirinya tertidur pulas dengan mulut sedikit terbuka (*bayangin kebiasaan yunho saat tidur) sungguh sangat memalukan bagi seorang Kim Kibum yang sangat menjaga imagenya di depan semua orang.

Begitu konser selesai, seseorang membangunkan Kibum dari tidur nyenyaknya "Bummie bangun chagi"

Kibum pun membuka matanya dan betapa terkejutnya melihat Siwon membangunkannya dari tidurnya, secepat kilat dirinya segera bangun "Mianhae Wonnie aku.."

"Kenapa Bummie?"

Dengan wajah yang menunduk malu, Kibum menjawabnya "Mi-mian Wonnie aku tertidur tadi, sekarang pasti kau malu ya"

Namja tampan yang memilik lesung pipit itu tersenyum melihat sikap Kibum dan segala perkataannya "Aku tidak malu kok Bummie justru seharusnya aku yang minta maaf padamu yang mengajakmu ke konser ini di saat kau capek dari aktifitasmu seharian ini di kantor pasti kau ingin beristirahat kan, Mianhae Bummie"

Kibum mengangkat wajahnya mendengar perkataan Siwon, pandangan mata mereka bertemu. Hal ini membuat Siwon semakin lama semakin mendekat ke arah Kibum. Hingga sebuah suara menghancurkan 'suasana romantis' yang tercipta. "Woaah Bummie dan Siwon-ah ada disini juga, eoh"

Siwon dan Kibum yang mendengar nama mereka dipanggil menorehkan kepalanya ke asal suara yang berasal dari namja cantik berambut pirang serta namja tampan di sebelahnya siapa lagi kalau bukan Hyukjae dan Donghae, teman kerja satu divisi Kibum.

"Lho Hyuk, Hae apa yang kalian lakukan disini?" tanya Kibum berusaha menjaga jarak dari Siwon.

"Tentu kami nonton konser ini dong yah walaupun yang menikmatinya hanya Hae saja, terus kalian berdua sedang apa disini? Sedang kencan ya?" ucap Hyukjae sedikit curiga melihat dua orang yang di kantor tidak terlihat dekat kini sedang bersama berdua.

Mendengar ucapan Hyukjae membuat Kibum bingung akan jawaban yang diberikan, "Bu-bukan kok kami.." ucapan Kibum harus terpotong oleh sebuah suara yang berasal dari namja pemilik lesung pipit "Kami memang sedang kencan kok"

"Benarkah? Kalau kalian sudah kencan berarti kalian sudah jadian dong, wuaa selamat ya Bummie" seru Hyukjae begitu mendengar perkataan Siwon yang sudah sangat diartikan salah olehnya. Namjachingunya alias Donghae juga memberikan selamat kepada Kibum membuat Kibum semakin tidak tahu harus bersikap apa.

"Nah Hae ayo kita keluar dari sini, kalian juga ayo" ucap Hyukjae yang sudah menggandeng lengan namjachingunya dan kini sudah berjalan ke pintu keluar. Hal ini tentu dimanfaatkan oleh Kibum untuk menjelaskan perihal perkataan Siwon kepada kedua sahabatnya itu.

"Wonnie apa yang tadi kau katakan? Mereka jadi salah paham kan"

Siwon kembali memberikan senyuman termanisnya kepada Kibum serta menggandeng tangan Kibum "Tak apa-apa kan kalau mereka salah paham toh kau dan aku juga akan ke hubungan seperti yang mereka katakan"

BLUSH

Perkataan Siwon tadi langsung membuat semburat merah keluar di kedua pipi putih Kibum. Membuat Siwon yang melihatnya semakin melancarkan rayuannya "Kau manis Kibum kalau seperti ini. Nah Bummie ayo kita pulang"

Dengan langkah pasti keduanya keluar dari gedung pertunjukkan tersebut. Sungguh hari ini adalah hari yang membuat hati Kibum berbunga-bunga akan perlakuan Siwon kepadanya.

.

.

.

TBC

Mianhae atas humor yang sangat garing dan buat moment yunjaenya di chap depan aja ya habis buat yunjae kayaknya bakal butuh satu chap full, jadi chap depan aja ne..

Thanks for : Jejekyu red shappire, aoi ao, bang3424, indah yunjae, vic89, J-twice, Liekyusung, Himawari ezuki, EXOtic panda, Kang shin ah, Rucho D'evil, dhiniekim, laelajaejoong7, manize83, chintyachance, haengbokhagae, keypoo, nataliakim8624, 89, paradisaea rubra, ukekyushipper, Zoekyu and juga para silent readers.

REVIEWnya dong ^^