4 years later
Girltalk pov
"Hei katanya ada Maba cantik, ayo lihat"
"Benarkah setauku mukanya pada klise ternyata ada juga pemandangan baru"
"Aukh ah gelap, tapi kalau iya mabanya pasti banyak langsung jatuh cinta"
Itu bisik-bisik sembari mengatakan Maba, ya kalau kalian lihat mabanya begitu pada klise tetapi hanya dua orang sajalah dikatakan sempurna atau diumpamakan seperti dua tangkai bunga mawar yang hidup ditanaman liar
tetapi beda dengan mahasiswa ini kalau sudah dikatakan senpai tapi ia begitu cuek -ok kembali kepercakapan-
"Hai maba cantik nama kalian siapa"
"Iya perkenalkan dong"
"Baumu seperti bau permen kapas"
"Temari, bagaimana ini kita selalu digoda aku begitu risih dengarnya"
"Diamkan saja sakura ini cobaan kalau cantik coba kalau jelek pasti sama saat kelas X dulu"
Bruukk
"Go..gomen saya tidak melihat"
Deg
'Kok deja vu ya'
"Sasuke-senpai, shikamaru-senpai ka.. Kalian..disi" Tiba-tiba temari menarik tangan sakura yang belum selesai mengucapkan kata-katanya tadi
"Hei temari mengapa kau tarik-tarik aku"
"Kumohon sakura tolong jauhi senpai kita dulu saat di VIHS dulu"
"Baiklah temari aku tau kau takut traumaku kambuh lagikan Arigato temari"
"Iya sakura"
Hari demi hari mereka lewati untuk menghindari dari senpai mereka hanya berteman yang mereka kenal karena takut trauma gadis cottoncandy ini muncul lagi
Girltalk pov end
Boystalk pov
"Hei cottoncandymu kembali lagi semoga saja mereka mau membuktikan bahwa itu mereka"
"Karena mereka berdua sudah membuat kita berdua sakit jantung (?)"
"Iya aku ingin mereka berdua mendapatkan sakit jantung juga"
"Pesona mereka berubah dulu mereka berjalan selalu menunduk sekarang dengan bebas ia lakukan, dulu mereka culun sekarang begitu cantik tapi mengapa mereka tadi menghindar"
"Aku rasa dulu ia pernah mengalamai suatu kejadian sehingga melihat kita seperti ketakutan"
"Semoga kita bisa membuktikan mereka bahwa itu mereka"
Boystalk pov end
Beberapa bulan kemudian...
Shikamaru sembari dari tadi sedang berperang dengan batinnya
'Aku ingin membuktikan bahwa itu adalah kamu tapi mengapa kau selalu menghindar. Aku ingin mendapatkanmu tapi itu butuh perjuangan keras' batin shikamaru
'Hah..itu dia'
"Hei temari apa kau sibuk"
"Ahh gomen ne aku sibuk lain kali saja senpai" ucap temari sambil memeperlihatkan senyum palsunya itu
"Ahh aku tau kau sibuk untuk menghindari kami bukan"
"Gomen ne sekali lagi aku sibuk sekali"
Beberapa hari kemudian...
Sasuke sembari dari tadi sedang berperang dengan batinnya
'Aku ingin meminta maaf padamu tapi mengapa kau selalu menghindar. Aku ingin mendapatkanmu tapi itu butuh perjuangan keras' batin sasuke
'Hah..itu dia'
"Hei sakura apa kau sibuk"
"Ahh gomen ne aku sibuk lain kali saja senpai" ucap sakura sambil memeperlihatkan senyum palsunya itu
"Ahh aku tau kau sibuk untuk menghindari kami bukan"
"Gomen ne sekali lagi aku sibuk sekali"
"Apa kau ada masalah, aku hanya ingin meminta maaf pada 4 tahun yang lalu"
"Oh itu, aku sudah maafkan senpai kok" ucap sakura mencoba tegar dari traumanya
Saki~
"Kenapa kau disini" ucap temari
"Ah maaf senpai aku mau ngobrol dengan sakura ya, jaa ne"
Sakura dan temari selalu menghindar dari shikamaru dan sasuke hingga sampai hari kelulusan shikamaru dan sasuke
"Hei shikamaru apa kau sudah meminta maaf pada gadis tersebut" tanya sasuke pada shikamaru disela-sela pengarahan rektor untuk ucapan salam
"Belum, selama ini ia selalu menghindar"
"Aku rasa kita akan menyesal nanti"
"Kau benar"
Beberapa tahun kemudian...
Temari pov
"Temari besok hari kelulusan"
"Iya otou-san okaa-san, apakah kalian berdua akan datang dikelulusan kuliahku"
"Kami pasti akan datang"
Acara kelulusan
'Selamat atas kelulusan kalian dan trrima kasih telah memiliki universitas ini'
"Akhirnya selesai juga acaranya"
"Permisi, apa bisa bicara denganmu" ucap seseorang dengan tampilan wajah yang tertutup topi jaket
"Tentu saja, ada apa"
"Sebelumnya aku mau bicara ditempat jauh dari keramaian"
"Oh baiklah ayo"
"Ada apa, apakah ada hal penting"
"Ada hal yang sangat penting, ini aku kembalikan padamu" ucap pria tadi sembari membuka topi jaket tadi
"Shikamaru senpai" ucap cengo temari
"Maaf sebelumnya ini membuatmu kaget, apakah kau mau menjadi pacarku?"
"Apakah ini akal-akalan senpai saja. Maaf kalau ini beneran tapi mengapa saat aku buruk rupa senpai menjelek-jelekkan ku didepan banyak orang lalu sekarang senpai menembak ku karena cantik saja kan. Aku sudah menduga bahwa manusia melihat dari tampilan luar saja. Maaf senpai aku pergi dulu dan terima kasih senpai sudah menyimpan jepitan buruk rupa ini" kesalmarah menjadi satu diucapan temari saat itu
Temari pov end
Sakura pov
"Permisi, apa bisa bicara denganmu" ucap seseorang dengan tampilan wajah yang tertutup topi jaket
"Tentu saja, ada apa"
"Sebelumnya aku mau bicara ditempat jauh dari keramaian"
"Oh baiklah ayo"
"Ada apa, apakah ada hal penting"
"Ada hal yang sangat penting, ini aku kembalikan padamu" ucap pria tadi sembari membuka topi jaket tadi
"Sasuke senpai" ucap cengo sakura
"Maaf sebelumnya ini membuatmu kaget, apakah kau mau menjadi pacarku?"
"Apakah ini akal-akalan senpai saja. Maaf kalau ini beneran tapi mengapa saat aku buruk rupa senpai menjelek-jelekkan ku didepan banyak orang lalu sekarang senpai menembak ku karena cantik saja kan. Aku sudah menduga bahwa manusia melihat dari tampilan luar saja. Maaf senpai aku pergi dulu dan terima kasih senpai sudah menyimpan jepitan buruk rupa ini" suasana hati sakura saat itu kacau, menagis marah menjadi satu
TBC
Hai minna
Jangan lupa RR
