~Belong~
NARUTO © MASASHI KISHIMOTO
DREAM GIRL © WISMA RYUZAKI
"Hari Minggu Melelahkan"
Page 7
.
.
.
Jika ada kesamaan dalam judul atau jalan ceritanya, itu hanya kebetulan! -,- dan bagi yang berniat mengikuti cerita fic ini dilarang asal menebak kelanjutannya ^-^
.
.
.
Pair : Sasuke Uchiha & Sakura Haruno
Genre : Drama
Rated : Semi "M"
.
.
.
Caution! Masih banyak typo, kalimat gaje, kata-kata kurang efisien, dan EYD dalam tahap pembelajaran. Kurang teliti mengetik dan tidak suka meralat kembali cerita yang sudah dibuat! Belajar membuat fic tidak AU
Warning! Don't Like? Don't Read!
Flame? Up to you reader-san
.
.
.
Ittadakimashu Reader-san
.
.
.
TAYUYA Point Of View
Apa aku salah melakukan sesuatu yang egois? Tapi sungguh tidak ada cara lain yang ada diotaku ketika aku lihat Sakura yang sedang berlari kecil dari arah berlawanan kearah Sasuke. Dan sungguh saat itu otaku langsung melakukan sesuatu yang tak aku pikir dua kali.
Aku juga perempuan yang mempunyai kenormalan yang sama bukan? Aku juga sama-sama menyukai Sasuke seperti hal nya Sakura menyukainya 'dia. Tapi kenapa Sakura yang selalu berhasil menarik perhatiannya? Padahal aku sudah sejak lama satu kelas dan sering menyatakan perasaanku yang sebenarnya salah satunya bertepatan ketika hari valentine. Tapi ia selalu mengatakan jika ia tidak suka berpacaran dan dalam kamus hidupnya ia tidak akan mempunyai kekasih.
Tapi saat kedatangan Sakura kesekolah Konoha Senior High School, semuanya nampak berubah! Aku juga satu jenis kelamin bersama Sakura dan aku bisa merasakan jika gadis itu juga menyukai Sasuke. Jika saja Sakura tidak ada kesekolahku mungkin saja Sasuke akan terenyuh karena perasaanku dan akhirnya ia menerimaku sebagai kekasihnya. Namun kenapa? Kenapa disini selalu aku merasa tidak pantas? Kenapa selalu ada orang ketiga? Dan aku merasa seperti dikucilkan jika berdekatan dengan orang yang aku suka, juga aku selalu merasa tidak dianggap istimewa oleh orang aku anggap lebih dari siapapun.
Tapi sekarang aku menang! Setidaknya Sasuke bersama denganku bahkan menggendong tubuhku karena alasanku yang masuk akal. Aku merasa bersalah mengganggu acara larinya, namun aku harus keras kepala untuk mempertahankan Sasuke dari gadis bengal semacam Sakura.
Biarkan saja dia! Aku harus mementingkan diriku sendiri! Aku tidak ingin terus dipandang sebelah mata oleh orang yang benar-benar aku sukai.
END TAYUYA Point Of View
"Dia tidak mengalami luka apapun dikakinya, mungkin itu hanya sakit semata karena terjatuh." Ujar dokter yang sudah memeriksa kaki Tayuya. Sasuke terus mendengarkan perkataan dokter sampai selesai.
"Kau bisa pulang sekarang? Aku masih harus menlakukan pemanasannya." Jelas Sasuke menatap Tayuya datar, tatapan inilah yang selalu menjadi andalan Sasuke ketika menghadapi seseorang yang membuatnya respot dan Tayuya sangat membenci tatapan datar yang dilayangkan Sasuke untuknya.
Tayuya hanya bisa menganggukan kepalanya, ia tidak bisa mengelak lagi dengan alasan. Karena sekarangpun sudah dijelaskan oleh dokter jika kakinya tidak apa-apa.
"Aku pergi, lainkali hati-hatilah!" jelas Sasuke kemudian meninggalkan ruangan dokter yang sempat ia tempati bersama dengan Tayuya.
.
"Sialan!" decak Sasuke terus melihat jam yang ada diponselnya, bahkan Sasuke tidak ingat dimana ia meninggalkan headsetnya. Tapi bukan itu yang nomor satu bagi Sasuke, yang menjadi perhatian nomor satunya saat ini yaitu latihan yang tertinggal.
Sasuke baru diperkirakan sampai 8 keliling putaran taman Konoha, dengan waktu hanya 15 menit dan taman Konoha itu tidaklah sempit seperti taman-taman yang ada dikota lain. Taman Konoha adalah taman terluas karena Konoha dikenal sebagai kota terpadat.
"Sasuke kenapa kau lama sekali sampai disini?" tanya Naruto ketika Sasuke benar-benar selesai dengan 4 putarannya.
"Kau masih harus lari enam putaran lagi!" perintah Kakashi.
Sasuke menggelengkan kepalanya cepat dan mendekat dengan keringat yang bercucuran dari pelipisnya. Beberapa gadis bahkan sering ada yang mencuri pandang pada wajah Sasuke yang terlihat sangat menggairahkan.
"Aku sudah lari sampai sepuluh putaran sensei! Hanya jika diukur dari jarak rumah sakit Konoha!" jelas Sasuke masih menahan agar nafasnya terdengar normal.
Kakashi mengernyit mendengar pengakuan Sasuke. "Kau pergi ke rumah sakit Konoha untuk apa?" tanya Kiba mewakili Kakashi yang akan menyeruakan suaranya.
Sasuke menelan ludahnya sebelum menjawab. "Aku mengantar Tayuya yang jatuh." Jawab Sasuke seadanya.
"Gadis itu! Mungkin dia hanya sebatas mencuri waktu latihanmu untuk berdua dengannya!" jelas Kiba.
"Tapi menurutku karena Sasuke yang tidak peka." Ujar Sai angkat bicara, dengan wajah tersenyum polos membuat Sasuke ingin menelannya hidup-hidup.
"Oi~ Jangan bahas tentang itu lagi! Sekarang kita langsung pergi kesekolah!" jelas Kakashi, yang disambut anggukan kepala cepat dari Naruto, Kiba, Sai, Neji, dan Shikamaru yang beberapa kali menguap malas.
Sasuke seakan enggan berjalan ia hanya berdiam sejenak dikursi taman untuk mengatur nafasnya, sedangkan teman-teman dengan Kakashi pergi lebih dulu darinya.
"Ini!" seseorang mengurulkan tangannya dan menyerahkan sebuah handuk berwarna biru pada Sasuke membuat Sasuke yang sedang menunduk bertanya-tanya dalam hatinya.
Sasuke dongakan kepalanya dan saat itu ia dapat melihat wajah Sakura yang menatapnya datar. "Kau lelah bukan? Cepatlah terima ini! Aku masih harus meneruskan lari pagiku! Dan jangan pikir jika aku membuntutimu kesini!" jelas Sakura dan sengaja melemparkan handuk tepat diatas rambut raven Sasuke yang bermodel mencuat kebelakang.
Sasuke memandang Sakura yang sedang lari kecil meninggalkannya, ia tersenyum tipis ketika Sakura datang secara tiba-tiba dan memberikan sebuah handuk yang sangat ia perlukan saat ini untuk mengusap keringat yang bercucuran, walau mendecak sebal karena Sakura se enaknya menyimpan handuk diatas rambutnya tapi Sasuke sungguh berterimakasih dalam hatinya.
.
"Jika saja para gadis taman tidak melihat kearah Sasuke-kun aku tidak akan sampai memberikan handuku padanya!" decak Sakura masih disela-sela lari paginya.
Jujur saja Sakura lari pagi karena ingin melihat Sasuke yang sedang melakukan pemanasan fisik utama. Namun saat ia baru saja menemukan sosok pemuda itu, yang Sakura lihat Sasuke sedang menggendong Tayuya, gadis yang baru Sakura tau beberapa hari kebelakang karena mereka satu sekolah dikelas yang sama.
.
Sasuke berdiri kemudian menyusul teman-temannya yang sedang masuk kedalam mobil atau menaiki motor mereka masing-masing. Jika sebelumnya Sasuke yang paling bersemangat untuk melakukan pemanasan, latihan atau bahkan mengajak temannya pergi, maka sekarang Sasuke juga yang paling malas melakukan semua kegiatan yang sebelumnya sangat ia suka.
Semuanya berubah ketika... Sakura datang dan mengganggu kehidupan tenangnya disekolah! Gadis itu selalu saja membuat Sasuke kalah dengan hati dan otaknya. Sasuke selalu kalah ketika badannya bergerak tanpa ia perintah dan ia inginkan sekalipun.
Masuk kedalam mobilnya Sasuke segera mengejar beberapa kendaraan teman-temannya agar ia tidak semakin terlambat dan mendapat cemoohan dari sahabat kuningnya, si Ketua OSIS Konoha Senior High School.
.
"Dengar! Latihan kita hanya sampai satu Minggu lagi! Jadi kalian harus benar-benar latihan agar sekolah kita menang!" jelas Kakashi sebelum latihan inti dilakukan oleh anak didiknya.
Sasuke mengangguk paham disertai dengan anggukan teman-temannya. Hal ini sudah sering mereka dengar, dan Sasuke sendiri memenangkan perlombaan basket dan dinobatkan sebagai raja nya pada setahun saat ia masih ada baru mengikuti ekskul basket.
Jadi kali ini hanya teman-temannya saja yang terus merasakan kegelisahan akan hari lomba yang semakin mendekat. Sedangkan Sasuke? Ia hanya menyikapi semuanya dengan santai dan datar.
"Sasuke walau kau sudah berpengalaman tapi lomba tetap tidak bisa kau remehkan begitu saj!" nasehat Kakashi, Sasuke menganggukan kepalanya paham.
"Tapi sensei Sasuke pasti akan banyak masalah disaat-saat latihan kita! Bukankah penyebab Sasuke selalu tidak fokus adalah karena siswi baru yang diwali kelasi oleh sensei?" tanya Sai menatap Kakashi dan Sasuke bergantian.
Sasuke menatap Sai dengan tatapan mautnya, berani-beraninya mayat hidup ini mengumbar info seenaknya! Decak Sasuke dalam hati.
Latihan berlangsung sebelum Sasuke berniat adu mulut atau mengelak dari perkataan Sai. Rupanya Kakashi sudah bisa memprediksi apa yang akan dilakukan Sasuke selanjutnya.
"INGAT! FOKUS!" teriak Kakashi pada seluruh anak didiknya.
.
.
.
Lelah sekali rasanya hari Minggu ini, latihan selama 6 jam sukses membuat tenaga Sasuke terkuras habis. Namun lelaki itu masih tidak menunjukan rasa lelahnya bahkan saat sekarang ia sudah sampai dirumahnya.
"Bagaimana latihannya Sasuke-kun? Sudah selesai? Kenapa lama sekali?" tanya Mikoto menatap kasihan pada anak bungsunya yang kentara sekali diwajahnya jika ia sedang lelah.
"Hn, sudah Ibu. Banyak kesalahan saat latihan tadi," ujar Sasuke menjawab pertanyaan Ibunya.
"Dimana Ayah dan Kakak?" tanya Sasuke ketika mendapati jika dirumahnya hanya ada ia bersama dengan Mikoto serta para pembantu Uchiha.
"Ayah sedang pergi dengan Itachi untuk bisnis yang ada di Oto, cabang perusahaan disana menurun jadi Ayah dan Itachi memutuskan untuk tinggal disana sampai masalah perusahaan bisa dikendalikan." Jawab Mikoto.
Sasuke tersenyum tipis, setelah hari libur ini selesai besok Sasuke akan dibuat lelah lagi karena besok tentu ia pasti akan bertemu kembali dengan Sakura.
"Kenapa kau tersenyum? Kau sedang bahagia?" tanya Ibunya pada Sasuke yang tanpa sadar memasang senyuman tipis dibibirnya dan melukis nilai plus bagi wajah tampannya.
"Tidak Ibu aku sedang ingin tertawa saja," Jawab Sasuke mengelak. "Aku harus keatas Ibu, selamat malam." Ujar Sasuke lagi kemudian pemuda itu pergi dari hadapan Ibunya.
Mikoto mengangguk walau ia bingung karena tidak biasanya Sasuke tiba-tiba tersenyum sendiri. Biasanya anak bungsu Uchiha itu akan tersenyum seperti tadi jika sedang bersama dengan Itachi saja atau bahkan membicarakan sesuatu yang menggelikan.
Sungguh hari yang aneh bagi Mikoto, Sasuke pergi selama satu hari jika dibulatkan dan kembali lagi dengan berbagai keanehan.
.
"Sakura kau harus menjelaskan kemana kau pergi kemarin malam?" tanya Mebuki yang kini sedang berada di ruang tengah bersama dengan suaminya, Kizashi Haruno.
"Apa yang perlu aku jelaskan?! Tumben sekali kalian ingin tau urusanku?! Tapi maaf Ayah, Ibu aku sedang tidak berminat berbicara sekarang!" jawab Sakura kemudian menaiki anak tangga penghubung kamarnya.
"Sakura kemari!" Mebuki mengejar anak tunggalnya itu dengan ekspresi marah dan di ikuti oleh kepala keluarga, Kizashi.
"Apa lagi Ibu, Ayah?! Aku sudah katakan jika ini urusanku! Bukankah kalian selalu mengatakan jika aku terlahir bukan keinginan kalian?! Jadi jangan tanya apa yang aku lakukan selama tidak dirumah karena aku yakin walau aku berbicara kalian tetap melupakannya!"
BRUK
Dan pintu kamarpun ditutup keras oleh Sakura.
Kizashi dengan Mebuki hanya bisa menghela nafasnya, kesalahan 'lalu' itu rupanya masih tersimpan dimemori anak tunggal mereka.
"Padahal aku sudah mencoba bersikap sebagai Ayah yang baik baginya," ujar Kizashi bergumam.
"Dan aku sudah mencoba menjadi Ibu yang baik untuknya." lanjut Mebuki.
Namun sekali lagi, karena mereka berdua mengakui kesalahan mereka atas kejadian 'dulu. Jadi mereka harus menanggung segala sikap tidak meng enakan dari Sakura.
TBC
1626 word
A/N
Adduuhhh malunyaaaa typo yang kemarin bertebaran bingitzz :3 -,- maklum waktu kemarin Wisma cape dan sambil ngantuk buat nya ;D
Sebelumnya Wisma berterimakasih bagi para reviewer dan para reader yang setia menunggu fic ini update, namun alasan Wisma off dulu di chap delapan nanti karena Wisma harus mengerjakan fic yang ada diakun Nike Wicaes ;) berhubung disana itu fic perdana Wisma jadi harus Wisma kerjakan sefokus mungkin :)
Balas Review dulu yah ;)
~NethyTomatocherry "Aduuuuh maaf bungsu reviewer chap 5 aku balas di chap 6 ;D Hahaa makasih pujiannya :3 ini sudah lanjut RnR dan semangatnya aku terima dengan senang hati ;)"~
~Cherry853 "Haha kayanya yang kemarin Iyaah tapi gatau nih di chap 7 :D makasih semangatnya dan semoga ini seru menurutmu ;) hahaha update kilatnya Cuma sampai sekarang aja ditunggu RnR this chap :)"~
~Yoktf "Oeyy aku memang masih 14 tahun vroh :3 hihihi but makasih pujiannya ;* RnR nya ditunggu buat chap 7 :)"~
~Sasara Keiko" Hu uh... maluunyaaa :3 hahaha aku juga gatau di chap 7 ini bakal banyak typo atau kalimat gaje lainnya tapi setidaknya pas ngerjain fic chap 7 ini author sudah dalam keadaan sepenuhnya kaga ngantuk -,- *udah bobo siang ;D* ditunggu RnR nya lagi :*"~
~Mantika Mochi "Kyyaaaa senpai jangan dikasih tau, sungguh aku sangat malu :3 but makasih senpai jadi aku setidaknya tau bagian mana aja typo beratnya ;D"~
~Namaku siapa(?) "Hahaha makasih ;D , ada apa yah :3 hehe gatau aja kalo jam 10 ide-ide itu suka berkeliaran ;D tapi kalo kemarin chap 6 berhibut sama ngantuk :O haha Sasuke disiksanya secara batin bukan fisik kalo sama Sakura, dan karena aku suka Sasuke yang tetap stay cool B) jadinya aku usahain buat pertengkarannya atau konflik kedua sejoli itu tidak sampai Sakura harus jadi cengeng atau Sasuke banyak omong :D Aku cewe dan aku tidak suka direndahkan ! itu lah mottoku :3 *gaje* haha makasih RnR nya, aku tunggu RnR this chap nya ;)"~
~Dianarndraha "Yeaaay suddaaah ;D ditunggu RnR nya :*"~
~Caesarpuspita "Aku kaga typo lagi nulis nama senpai :p haha senpai mah suka gitu ahh aku itu pegelan kalau berhubungan sama ngetik ;D hihihi but makasih pujiannya senpai :* hahaha fic pertama yang aku kerjain 'secara serius gituuu loh 8)... rencana chap yah? Mungkin hitung saja sampai tanggal 15 Juni nanti, dan setiap satu hari satu chap jadi berapa yah aku publish akhirnya? :3 aku lambatin aja alurnya biar ngalir :)"~
~NikeLagi-,- "Hahaha waktu senpai SD juga kaya gitu ko :3 tapi Alhamdulillah hasilnya lumayan membanggakan :* ... ada Tayuya? Ya ga apa-apalah -,- gimana dia aja mau muncul atau kaganya ;D ... makasih semangatnya dan ini sudah dilanjut :*"~
~Ikalutfi97 "Hahaha bukan kenapa sama ngapain. Orang latihannya ditaman -,- dan Tayuya kebetulan ceritanya lagi lari pagi geto :3 Haha Sakura aku buat tidak kekanakan ko ;) aku buat dia sedikit sabar namun akan balas dendam :v ... hehehe ya iya dung aku masih 14 TAHUN bukan 17 atau 21 tapi ada yang bilang aku pantes usianya sampai 25 busyeeettttt korup usia coy ;D *abaikan-,-* Salam kenal juga :) I Like You ;)"~
~Nathalie . Ichino "Susah kalo :) hahaha iyaaa nanti Sakura juga udahan buat balas dendamnya but di chapter tengah atau akhir ;D ... itulah konflik keluarganya :) aku jawab apa yang terjadi dan apa yang buat Sakura bad di chap yah :) dan ini sudah lanjuut"~
~Luca Marvell "Bukan :) dia Cuma lagi lari ;) hahaha maybe iyaa :D ditunggu RnR nya lagi"~
~Rya-chand "Hahaha emg dr first jg senpai Sasu mah udh nydr pnya prsaan lain sm Saku tp dia elak.. lht sj pas wkt ke Tayuya itu :3 beda kan ? ;) tp klo jadian, mungkin bukan sekarang-sekarang karena aku pikir alurnya pasti gancang :D"~
~Sakura Uchiha Stivani "Suddaaah :D makasih review nya :* ditunggu RnR this chapnya ;)"~
~Imahkakoneai "Hahaha jangan jadi pembunuh dung hahaha jika seperti ini namanya begal kalo gitu :D Ishh Sasuke kaga OOC ko :D waktu di Naruto aslinya aja waktu sama Karin Sasuke sempat nolong :3 ... tau ga tadinya fic 7 kumpulan masalah lanjutan dari chap 6, namun karena lihat review darimu jadi aku ubah 360 derajat semua isi ceritanya :D takut beneran bawa golok ke Tayuya sih *bercanda-,-* haha tenang saja pair nya SasuSaku, walau banyak masalah kalau aku buat takdir nya SasuSaku mah ya pasti tetap SasuSaku tenang saja :* dan makasih buat RnR nya"~
~Shivatand "Hahaha aku punya akun sampingan say ;) hohoho pending satu hari saja ko :3 hahaha makasih buat penasarannya kalo gitu ;D *apa hubungannya?-,- abaikan* makasih RnR nya semoga suka this chap ;) oh ya kenapa ngga log-in?"~
~Viona "Hihihi aku kan update kilat :3 haha makasih sudah RnR setiap chap nya :* dan aku tunggu RnR this chap ;)"~
~Hermanhs9d "Ahhahaa iyaa satu hari ko dilewatnya ;) ditunggu RnR this chap :D"~
Dan seperti biasa thanks to reviewer setia dan reviewer baru atau reader yang sebatas pembaca setia :*
Dan ini chapter terakhir karena aku sambung dua hari kedepannya ;) bagi yang mau chatting atau berhubungan tentang FFN sama Widya bisa di cari ID Line nya ~2307us~ tahukan kode siapa itu ? :3 Ayahhhkuuu *ngarep* :D
Wisma Ryuzaki Undur Diri, 21-05-2015
